<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tertabrak kereta &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tertabrak-kereta/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 11 Jun 2023 11:17:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tertabrak kereta &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Korban Meninggal Tertabrak KA Teridentifikasi Warga Kedungkandang dan Diduga Alami Serangan Jantung</title>
		<link>https://memontum.com/korban-meninggal-tertabrak-ka-teridentifikasi-warga-kedungkandang-dan-diduga-alami-serangan-jantung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jun 2023 08:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Blimbing]]></category>
		<category><![CDATA[serangan jantung]]></category>
		<category><![CDATA[tertabrak kereta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190653</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Polsek Blimbing akhirnya berhasil mengidentifikasi korban meninggal yang tertabrak kereta api  (KA) Brawijaya di rel perlintasan KM 49 +8-9 atau tepatnya di Jalan Untung Suropati Selatan, Gang I, Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Minggu (11/06/2023) sekitar pukul 04.30. Dikonfirmasi Memontum.com, Kapolsek Blimbing, Kompol Danang Yudanto, mengatakan bahwa identitas korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Polsek Blimbing akhirnya berhasil mengidentifikasi korban meninggal yang tertabrak kereta api  (KA) Brawijaya di rel perlintasan KM 49 +8-9 atau tepatnya di Jalan Untung Suropati Selatan, Gang I, Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Minggu (11/06/2023) sekitar pukul 04.30.</p>



<p>Dikonfirmasi Memontum.com, Kapolsek Blimbing, Kompol Danang Yudanto, mengatakan bahwa identitas korban saat ini sudah berhasil diketahui dan diketahui bernama Firdaus (60), warga Jalan Kolonel Sugiono, Gang IX C, Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Dari keterangan saksi-saksi, diketahui bahwa korban keluar rumah pada Sabtu (10/06/2023) malam. Belum diketahui pasti, namun ada dugaan korban mengalami serangan jantung hingga terjatuh di rel kereta api. Kami masih melakukan penyelidikan,&#8221; ujar Kompol Danang.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-kerawanan-libur-lebaran-polresta-malang-kota-gelar-operasi-ketupat-semeru-2026">Antisipasi Kerawanan Libur Lebaran, Polresta Malang Kota Gelar Operasi Ketupat Semeru 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-produk-lebaran-aman-pemkot-malang-cek-kedaluwarsa-parsel-di-pusat-perbelanjaan">Pastikan Produk Lebaran Aman, Pemkot Malang Cek Kedaluwarsa Parsel di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/aspal-di-jember-mulus-sambut-pemudik-pulang-kampung-jadi-makin-nyaman">Aspal di Jember Mulus Sambut Pemudik, Pulang Kampung Jadi Makin Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-pasar-murah-dprd-kota-malang-dorong-pelaksanaan-hingga-tingkat-kelurahan">Evaluasi Pasar Murah, DPRD Kota Malang Dorong Pelaksanaan hingga Tingkat Kelurahan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/beri-kenyamanan-pemudik-dishub-jember-ramp-check-bus-di-terminal-tawang-alun">Beri Kenyamanan Pemudik, Dishub Jember Ramp Check Bus di Terminal Tawang Alun</a></li>
</ul>


<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, korban terlihat oleh masinis tengkurap di rel kereta api. &#8220;Dari keterangan saksi, bahwa korban terlihat dalam kondisi tengkurap di atas rel saat KA Brawijaya (Malang-Gambir) akan melintas dari arah selatan,&#8221; ujar Kompol Danang</p>



<p>Saat itu, masinis sempat membunyikan klakson akan tetapi korban tetap berada di posisinya. Sehingga, korban tertabrak kereta api dan terseret kurang lebih sejauh 20 meter. &#8220;Korban meninggal di lokasi kejadian,&#8221; jelasnya.<strong> (gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190653</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terseret KA Sritanjung, Klenger</title>
		<link>https://memontum.com/terseret-ka-sritanjung-klenger</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2020 02:32:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[tertabrak kereta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120140-terseret-ka-sritanjung-klenger</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Akibat tak memperhatikan keadaan perlintasan KA tanpa palang pintu, sebuah mobil Toyota Yaris nopol DK 974 JD tertabrak KA Sritanjung, Minggu sore (26/7/2020). Menurut keterangan yang disampaikan oleh Hadi Kepala Stasiun Bangil, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selularnya. Pihaknya membenarkan kejadian tersebut. &#8221; kejadian tersebut terjadi di KM 46+3 signal masuk stasiun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Akibat tak memperhatikan keadaan perlintasan KA tanpa palang pintu, sebuah mobil Toyota Yaris nopol DK 974 JD tertabrak KA Sritanjung, Minggu sore (26/7/2020).</p>
<p>Menurut keterangan yang disampaikan oleh Hadi Kepala Stasiun Bangil, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selularnya. Pihaknya membenarkan kejadian tersebut.</p>
<p>&#8221; kejadian tersebut terjadi di KM 46+3 signal masuk stasiun Bangil atau tepatnya dijalan perlintasan tanpa palang pintu masuk wilayah Kelurahan Pogar-Bangil.Mobi Toyota Yaris Nopol DK 974 JD dikemudikan oleh Yola Nurul F (35) warga jalan Tumar Barat No.6 Denpasar Barat-Bali dan Retno Ayu asal Dampit-Malang (penumpang). Dari arah utara hendak ke selatan melintasi perlintasan KA tanpa palang pintu. Diduga tak mendengar klakson dari KA Sritanjung yang berjalan dari arah barat ke timur, akhirnya mobil tersebut tersambar KA Sritanjung dan terpental sekira dua meter.</p>
<p>Dari kejadian tersebut, tidak mengakibatkan korban jiwa. Pengemudi dan penumpang mobil naas warna tersebut hanya mengalami luka ringan dan syok serta dirawat di RSUD Bangil. Sementara keadaan mobil mengalami kerusakan parah pada bodi belakangnya. Sedangkan perkaranya langsung ditangani oleh pihak petugas lantas Polres Pasuruan,&#8221; terang KS Bangil</p>
<p>Sementara dari pantuan Memo X dilapangan. Kejadian tersebut sempat membuat miris para saksi mata kejadian. Dimana mobil yang ditumpangi korban terpental setelah ditabrak KA Sritanjung dan nyungsep di parit.Warga spontan memberikan pertolongan dan mengeluarkan kedua korban dari dalam mobil naas tersebut bersama petugas dari Stasiun Bangil. <strong>(arf/hen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120140</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nekat Seberangi Rel Tanpa Waspada, Wanita Tewas Tersambar KA</title>
		<link>https://memontum.com/nekat-seberangi-rel-tanpa-waspada-wanita-tewas-tersambar-ka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2020 10:43:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[tertabrak kereta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109308</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Kurangnya kewaspadaan saat hendak menyeberangi rel perlintasan kereta api di Jalan Kenanga kelurahan Gebang Kecamatan Kaliwates, seorang perempuan tewas tersambar kereta api dan tewas seketika, minggu (22/3/2020) sekitar pukul 06.45 pagi. Menurut informasi yang diperoleh memontum.com dari warga setempat di Tempat Kejadian Perkara (TKP), perempuan naas tersebut bernama Rumiyem warga Jalan Cempaka, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Kurangnya kewaspadaan saat hendak menyeberangi rel perlintasan kereta api di Jalan Kenanga kelurahan Gebang Kecamatan Kaliwates, seorang perempuan tewas tersambar kereta api dan tewas seketika, minggu (22/3/2020) sekitar pukul 06.45 pagi.</p>
<p>Menurut informasi yang diperoleh memontum.com dari warga setempat di Tempat Kejadian Perkara (TKP), perempuan naas tersebut bernama Rumiyem warga Jalan Cempaka, Kelurahan Gebang, Kecamatan Kaliwates.</p>
<p>Menurut keterangan dari petugas penjaga palang pintu, Rizal Akbar (25), awalnya dia melihat melihat seorang perempuan (Rumiyem) berada di sekitar rel kereta api dan tiba-tiba melintas rel, bersamaan dengan kereta api Logawa Jurusan Jember &#8211; Cilacap sedang melintas di lokasi.</p>
<p>&#8220;Lalu terjadilah kecelakaan itu. Korban tertabrak kereta dan langsung meninggal dunia di lokasi,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Eva warga sekitar saat di lokasi mengatakan, jika dirinya mengetahui kecelakaan itu dari warga, karena warga sudah ramai, kemudian dia penasaran dengan apa yang terjadi.</p>
<p>&#8220;Saya datang kesini sudah ramai, jadi tidak tahu persis kejadiannya. Karena tak lama kemudian, korban yang kena tabrak langsung dibawa, mungkin ke rumah sakit,&#8221; tambahnya. <strong>(gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109308</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasca Tewasnya Kakak Adik Tertabrak Malioboro Ekspres, Perlintasan KA Gang Dahlia Ditutup</title>
		<link>https://memontum.com/pasca-tewasnya-kakak-adik-tertabrak-malioboro-ekspres-perlintasan-ka-gang-dahlia-ditutup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Feb 2020 13:59:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[perlintasan KA]]></category>
		<category><![CDATA[PT KAI]]></category>
		<category><![CDATA[tertabrak kereta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107294-pasca-tewasnya-kakak-adik-tertabrak-malioboro-ekspres-perlintasan-ka-gang-dahlia-ditutup</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Perlintasan Kereta Api (KA) di Km 52 + 3/4 Gang Dahlia, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jumat (28/2/2020) pagi akhirnya ditutup oleh PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya. Perlintasan KA tanpa plang pintu tersebut dianggap sangat membahayakan. Seperti halnya peristiwa pada Rabu (26/2/2020) pukul 08.35. Kakak beradik Eko Wahyudi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Perlintasan Kereta Api (KA) di Km 52 + 3/4 Gang Dahlia, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jumat (28/2/2020) pagi akhirnya ditutup oleh PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya.</p>
<p>Perlintasan KA tanpa plang pintu tersebut dianggap sangat membahayakan. Seperti halnya peristiwa pada Rabu (26/2/2020) pukul 08.35. Kakak beradik Eko Wahyudi Santoso (27) dan Puji Dwi Laksono (21) keduanya warga Jl Gadang Gang XIB, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, tewas seketika tertabrak KA Malioboro Ekspres No. 171 No Loko 2039816.</p>
<p>Seperti halnya dijelaskan oleh Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto bahwa penutupan perlintasan liar ini karena sangat membahayakan masyarakat pengguna perlintasan.</p>
<p>&#8220;Seperti pada Rabu kemarin, ada 2 pengendara motor yang meninggal usai terserempet kereta api saat melintas di perlintasan ini. Kita tutup secara permanen sehingga tidak bisa digunakan lagi. Kita bongkar jalan semenya, lalu kita pasang patok di pinggir rel dan di berikan portal pantek mati sehingga tidak bisa lagi dilalui. Rencananya kita akan menutup semua perlintasan KA liar, &#8221; ujar Suprapto.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://kotamalang.memontum.com/3755-ditabrak-malioboro-ekspres-kakak-beradik-warga-gadang-tewas-di-lokasi" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Ditabrak Malioboro Ekspres, Kakak Beradik Warga Gadang Tewas di Lokasi</a></p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, Kakak beradik Eko Wahyudi Santoso (27) dan Puji Dwi Laksono (21) keduanya warga Jl Gadang Gang XIB, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (26/2/2020) pukul.08.35, tewas seketika tertabrak KA Malioboro Ekspres No. 171 No Loko 2039816.</p>
<p>Keduanya tertabrak saat mengendarai motor Honda Vario warna merah Nopol N 2519 ABR menyebrang di perlintasan Kereta Api (KA) di KM 52/4 Gang Dahlia, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.. Jenazahnya kemudian dievakuasi dibawa ke kamar mayat RSSA Malang. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107294</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ditabrak Malioboro Ekspres, Kakak Beradik Warga Gadang Tewas di Lokasi</title>
		<link>https://memontum.com/ditabrak-malioboro-ekspres-kakak-beradik-warga-gadang-tewas-di-lokasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Feb 2020 09:33:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta sukun]]></category>
		<category><![CDATA[tertabrak kereta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107104-ditabrak-malioboro-ekspres-kakak-beradik-warga-gadang-tewas-di-lokasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kakak beradik Eko Wahyudi Santoso (27) dan Puji Dwi Laksono (21) keduanya warga Jl Gadang Gang XIB, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (26/2/2020) pukul.08.35, tewas seketika tertabrak KA Malioboro Ekspres No. 171 No Loko 2039816. Keduanya tertabrak saat mengendarai motor Honda Vario warna merah Nopol N 2519 ABR menyeberang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Kakak beradik Eko Wahyudi Santoso (27) dan Puji Dwi Laksono (21) keduanya warga Jl Gadang Gang XIB, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (26/2/2020) pukul.08.35, tewas seketika tertabrak KA Malioboro Ekspres No. 171 No Loko 2039816. Keduanya tertabrak saat mengendarai motor Honda Vario warna merah Nopol N 2519 ABR menyeberang di perlintasan Kereta Api (KA) di KM 52/4 Gang Dahlia, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.</p>
<p>Jenazahnya kemudian dievakuasi dibawa ke kamar mayat RSSA Malang. Informasi Memontum.com menyebutkan, Eko dan Puji, adiknya berboncengan mengendarai motor Vario melaju dari arah barat ke timur. Mereka melintas di perlintasan rel KA tanpa palang pintu di Jl Dahlia.</p>
<p><div id="attachment_107107" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-107107" decoding="async" class="size-full wp-image-107107" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0096-copy.jpg?resize=740%2C360&#038;ssl=1" alt="Jenazah korban saat dievakuasi. (ist)" width="740" height="360" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0096-copy.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0096-copy.jpg?resize=300%2C146&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0096-copy.jpg?resize=768%2C373&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0096-copy.jpg?resize=600%2C292&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0096-copy.jpg?resize=200%2C97&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-107107" class="wp-caption-text">Jenazah korban saat dievakuasi. (ist)</p></div></p>
<p>&#8220;Juga ada motor lainnya beriringan di belakangnya. Saat itu KA sudah cukup dekat,&#8221; ujar Novia (28) warga Jl Kolonel Sugiono Gang X.</p>
<p>Diduga korban sudah melihat ada KA yang melaju dari utara ke selatan. Hal itu dikarenakan kondisi sudah cukup dekat. Namun keduanya tetap memaksakan untuk menyebrang hingga bagian belakang motor tertabrak. Motor korban bahkan terseret hingga 15 meter. Saat warga berdatangan kedua korban diketahuj sudah dalam kondisi tak bernyawa.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-107106" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0091-copy.jpg?resize=740%2C359&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="359" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0091-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0091-copy.jpg?resize=300%2C146&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0091-copy.jpg?resize=600%2C291&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0091-copy.jpg?resize=200%2C97&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kejadian itu cukup mengundang perhatian warga sekitar hingga melapor ke Polsekta Sukun. Jenazah kakak beradik yang bekerja sebagai sales motor di PT Kartika Sari Malang ini kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.</p>
<p>Kapolsekta Sukun AKP Suyoto SH saat dikonfirmasi Memontum.com memebnarkan adanya kejadian itu.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-107105" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0094-copy.jpg?resize=740%2C359&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="359" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0094-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0094-copy.jpg?resize=300%2C146&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0094-copy.jpg?resize=600%2C291&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0094-copy.jpg?resize=200%2C97&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8221; Dari keterangan saksi-saksi saat korban melintas di perlintasan KA Gang Dahlia, Kereta Api sudah mendekat melaju dari utara ke selatan. Namun korban masih tetap melajukan motornya hingga terjadi kecelakaan ini. Motor korban tertabrak pada bagian belakang hingga terseret 15 meter,&#8221; ujar AKP Suyoto SH. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107104</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mondar &#8211; Mandir di Jalur Kereta Api, Warga Tajinan Tewas Tertabrak Penataran</title>
		<link>https://memontum.com/mondar-mandir-di-jalur-kereta-api-warga-tajinan-tewas-tertabrak-penataran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jan 2020 14:41:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta sukun]]></category>
		<category><![CDATA[tertabrak kereta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104888-mondar-mandir-di-jalur-kereta-api-warga-tajinan-tewas-tertabrak-penataran</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Subakin (63) warga Jambearko, RT 12/RW 05, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Sabtu (25/1/2020) pukul 10.48, tewas ditabrak Kereta Api (KA) Panataran di Rel Perlintasan Kereta Api, Jl Satsui Tubun Gang II, T 01/ RW 05, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Kejadian ini cukup menggerkan warga sekitar hingga memadati area Tempat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Subakin (63) warga Jambearko, RT 12/RW 05, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Sabtu (25/1/2020) pukul 10.48, tewas ditabrak Kereta Api (KA) Panataran di Rel Perlintasan Kereta Api, Jl Satsui Tubun Gang II, T 01/ RW 05, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang.</p>
<p>Kejadian ini cukup menggerkan warga sekitar hingga memadati area Tempat Kejadian Perkara (TKP) hingga dilaporkan ke Polsekta Sukun. Jenazah Subakin kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang untuk mendapatkan visum.</p>
<p>Informasi Memontum.com, menyebutkan bahwa Subakin sudah sejak pukul 08.00, terlihat di pinggir rel KA. Purwanto (45) penjaga palang pintu perlintasan KA, warga Dusun Watudakon Gang Durian, Desa Kendalpayak Kecamata Pakisaji, Kabupaten Malang, sempat memberi peringatan agar Subakin agar berhati-hati jika ada kereta api lewat. Sebab Subakin terlihat seperti orang bingung yang pandangannya kosong.</p>
<p>Namun teguran itu tidak dihiraukan oleh Subakin. Dia sama sekali tidak menjawab teguran dari Purwanto. Baru sekitar pukul.10.48, saat KA Penataran lewat, Purwanto mendapat kabar kalau ada yang tertabrak.</p>
<p>Saat Purwanto datang ke lokasi ternyata orang yang tertabrak adalah orang yang sempat diperingatkan oleh nya sekitar 3 jam sebelumnya. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsekta Sukun. Petugas kemudian mendatangi lokasi melakukan penyelidikan hingga akhirnya dikerahui identitas korban dari KTP yang ditemukan.</p>
<p>Kapolsekta Sukun AKP Suyoto SH saat dikonfirmasi Memontum.com membenarkan adanya kejadian itu.</p>
<p>&#8220;Memang benar ada orang meninggal karena tertabrak KA. Kami melakukan penyelidikan dan meminta keterangan para saksi. Oleh saksi Purwanto, korban sudah terlihat di pinggir rel sejak pukul 08.00. Bahkan sudah diberi peringatan namun tidak dihiraukan. Korban sendiri kemudian meninggalkan lokasi awal hingga pukul 10.48, ditemukan meninggal akibat tertabrak kereta api,&#8221; ujar AKP Suyoto SH. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104888</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kakek Buruh Tani Tewas Tersambar Kereta Api Logawa</title>
		<link>https://memontum.com/kakek-buruh-tani-tewas-tersambar-kereta-api-logawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jan 2020 07:46:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[tertabrak kereta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/103214-kakek-buruh-tani-tewas-tersambar-kereta-api-logawa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Nahas nasib seorang kakek buruh tani yang kesehariannya sebagai buruh tani tersebut tewas disambar kereta api logawa jurusan Jember Purwokerto, Kamis (2/1/2020). Korban diketahui bernama Napi (60) warga Palsng Besi, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo itu disambar kereta api saat menyeberang rel sambil memanggul daun jagung yang di panen. Menurut keterangan yang dihimpun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo </strong>&#8211; Nahas nasib seorang kakek buruh tani yang kesehariannya sebagai buruh tani tersebut tewas disambar kereta api logawa jurusan Jember Purwokerto, Kamis (2/1/2020). Korban diketahui bernama Napi (60) warga Palsng Besi, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo itu disambar kereta api saat menyeberang rel sambil memanggul daun jagung yang di panen.</p>
<p>Menurut keterangan yang dihimpun memontum.com di lokasi kejadian, korban seperti biasa mengambil batang jagung untuk di pindahkan dari sawah yang berada di utara rel kereta ke pinggir jalan yang menyebrang rel. kejadian begitu cepat, tiba-tiba dikagetkan dengan teriakan sejumlah buruh tani. Sebab salah satu teman mereka disambar kereta api.</p>
<p>Dugaan sementara korban tidak mengetahui saat kereta logawa tujuan Jember-Purwokerto melintas dari timur ke barat. Dari kejadian tersebut korban mengalami luka pada bagian kepala dan kedua kakinya patah.</p>
<p>Masih di TKP, menurut Kapten Mohamad Halil, Anggota Polsuska Daop 9 Jember mengatakan bahwa dari keterangan saksi-saksi, korban tidak menyadari adanya kereta melintas di jam-jam tersebut.</p>
<p>&#8220;Dugaan sementara, dari keterangan saksi-saksi yang kami terima, kemungkinan korban tidak menyadari jika ada kereta yang melintas dari arah timur,&#8221; terangnya. Korban langsung dievakuasi ke RS Tomang Kabupaten Probolinggo guna kepentingan visum, dan kejadian laka kereta api ini ditangani Unit Laka Polres Probolinggo Kota. <strong>(pix/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103214</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korban KA Panataran, Ternyata Warga Klojen</title>
		<link>https://memontum.com/korban-ka-panataran-ternyata-warga-klojen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Aug 2019 03:04:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Mr X]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta klojen]]></category>
		<category><![CDATA[tertabrak kereta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/91491-korban-ka-panataran-ternyata-warga-klojen</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Kepolisian terus melakukan penyelidikan dan mencari identitas Mr X yangbtewas ditabrak KA Panataran di Jl Setiabudi Bawah. Identitasnya akhirnya diketahui pada Sabtu (31/8/2019) pagi. Yakni Willy Setiawan (36) warga Jl Dr Sutomo, RT 02/RW 05, Kelurahan Klojen, Kota Malang. Seperti diberitakan sebelumnya, seorang laki-laki tanpa identitas tertabrak KA Panataran 438 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Kepolisian terus melakukan penyelidikan dan mencari identitas Mr X yangbtewas ditabrak KA Panataran di Jl Setiabudi Bawah. Identitasnya akhirnya diketahui pada Sabtu (31/8/2019) pagi. Yakni Willy Setiawan (36) warga Jl Dr Sutomo, RT 02/RW 05, Kelurahan Klojen, Kota Malang.</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, seorang laki-laki tanpa identitas tertabrak KA Panataran 438 jurusan Malang-Surabaya di Rel Kereta Api Jl Setiabudi Bawah RT 05/ RW 04 Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jumat (30/8/2019) pukul 20.10. Tubuhnya terseret sejauh 15 meter dan mengalami luka disekujur tubuh, patah kaki kiri, patah lengan kiri dan kanan.</p>
<p>Kejadian ini mengundang perhatian warga sekitar hingga mendatangi lokasi kejadian. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Babinkamtibmas Dan Babinsa Kelurahan Klojen hingga diteruskan ke Polsekta Klojen. Sama sekali tidak ditemukan identitas yang melekat di tubuh korban hingga saat tiba di kamar mayat RSSA Malang, statusnya masih Mr X. Adapun ciri-cirinya umur diperkirakan antara 30 sampai 40 tahun, tinggi 160 cm gemuk, berkaos warna hitam dan sandal jepit warna putih.</p>
<p>Informasi Memontum bahwa korban sudah terlihat disekitar lokasi sejak pukul.18.00. Dia tamoak mondar-mandir disekitar rel KA Jl Setiabudi Bawah. Warga sendiri tidak tidak ada yang mengenalinya. Sekitar pukul 20.10, warga mendengar benturan hingga melihat tubuh korban sudah berada di pinggir rel KA dengan kondisi luka parah. Saat dilakukan pemeriksaan dipastikan kondisi korban sudah tak bernyawa.</p>
<p><strong>Baca :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/28969-mondar-mandir-di-rel-ka-pria-tanpa-identitas-tewas-ditabrak-ka-panataran" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Mondar-Mandir di Rel KA, Pria Tanpa Identitas Tewas Ditabrak KA Panataran</a></p>
<p>Kejadian itu membuat kaget warga sekitar hingga mendatangi lokasi kejadian. Babinsa Kelurahan Klojen dan Babinkamtibmas Kelurahan Klojen serta petugas Polsekta Klojen dan Polres Malang Kota segera tiba di lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.</p>
<p>&#8221; Kami masih melakukan penyelidikan. Saat ini identitas korba masih dalam pencarian,&#8221; ujar Ipda Marhaeni, Kasubag Humas Polres Malang Kota. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91491</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mondar-Mandir di Rel KA, Pria Tanpa Identitas Tewas Ditabrak KA Panataran</title>
		<link>https://memontum.com/mondar-mandir-di-rel-ka-pria-tanpa-identitas-tewas-ditabrak-ka-panataran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Aug 2019 03:01:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Mr X]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta klojen]]></category>
		<category><![CDATA[tertabrak kereta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/91489-mondar-mandir-di-rel-ka-pria-tanpa-identitas-tewas-ditabrak-ka-panataran</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang laki-laki tanpa identitas tertabrak KA Panataran 438 jurusan Malang-Surabaya di Rel Kereta Api Jl Setiabudi Bawah RT 05/ RW 04 Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jumat (30/8/2019) pukul 20.10. Tubuhnya terseret sejauh 15 meter dan mengalami luka disekujur tubuh, patah kaki kiri, patah lengan kiri dan kanan. Kejadian ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Seorang laki-laki tanpa identitas tertabrak KA Panataran 438 jurusan Malang-Surabaya di Rel Kereta Api Jl Setiabudi Bawah RT 05/ RW 04 Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jumat (30/8/2019) pukul 20.10. Tubuhnya terseret sejauh 15 meter dan mengalami luka disekujur tubuh, patah kaki kiri, patah lengan kiri dan kanan.</p>
<p>Kejadian ini mengundang perhatian warga sekitar hingga mendatangi lokasi kejadian. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Babinkamtibmas Dan Babinsa Kelurahan Klojen hingga diteruskan ke Polsekta Klojen.</p>
<p>Sama sekali tidak ditemukan identitas yang melekat di tubuh korban hingga saat tiba di kamar mayat RSSA Malang, statusnya masih Mr X.</p>
<p>Adapun ciri-cirinya umur diperkirakan antara 30 sampai 40 tahun, tinggi 160 cm gemuk, berkaos warna hitam dan sandal jepit warna putih.</p>
<p>Informasi Memontum bahwa korban sudah terlihat disekitar lokasi sejak pukul.18.00. Dia tamoak mondar-mandir disekitar rel KA Jl Setiabudi Bawah. Warga sendiri tidak tidak ada yang mengenalinya.</p>
<p>Sekitar pukul 20.10, warga mendengar benturan hingga melihat tubuh korban sudah berada di pinggir rel KA dengan kondisi luka parah. Saat dilakukan pemeriksaan dipastikan kondisi korban sudah tak bernyawa.</p>
<p>Kejadian itu membuat kaget warga sekitar hingga mendatangi lokasi kejadian. Babinsa Kelurahan Klojen dan Babinkamtibmas Kelurahan Klojen serta petugas Polsekta Klojen dan Polres Malang Kota segera tiba di lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.</p>
<p>&#8221; Kami masih melakukan penyelidikan. Saat ini identitas korba masih dalam pencarian,&#8221; ujar Ipda Marhaeni, Kasubag Humas Polres Malang Kota. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91489</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
