<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tetangga, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tetangga/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Feb 2025 13:25:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tetangga, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Cabuli Anak Tetangga, Kakek di Kota Malang Dibekuk Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/cabuli-anak-tetangga-kakek-di-kota-malang-dibekuk-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[cabuli]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[tetangga,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219595</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tak kuat menahan nafsu, kakek berinisial NR (66), warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, tega mencabuli ISD (10), anak tetangganya sendiri. Akibat perbuatannya itu, tersangka ditangkap petugas PPA Polresta Malang Kota dan dipastikan bakal menikmati masa tuanya di balik jeruji besi. Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Muhammad Soleh, mengatakan bahwa kejadian pencabulan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tak kuat menahan nafsu, kakek berinisial NR (66), warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, tega mencabuli ISD (10), anak tetangganya sendiri. Akibat perbuatannya itu, tersangka ditangkap petugas PPA Polresta Malang Kota dan dipastikan bakal menikmati masa tuanya di balik jeruji besi.</p>



<p>Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Muhammad Soleh, mengatakan bahwa kejadian pencabulan itu terjadi saat NR diminta tolong oleh ibu korban untuk memperbaiki listrik di rumahnya. &#8220;Kejadian awal, itu saat tersangka NR sedang membetulkan listrik di rumah korban,&#8221; ujar Kompol Soleh, saat rilis Senin (24/02/2025) tadi.</p>



<p>Saat itu, terangnya, kebetulan ibu korban sedang pergi berbelanja. Dari situ, NR memiliki niat jahat mencabuli ISD. Terlebih, saat itu kondisi sepi, sehingga tersangka menghentikan pekerjaannya lalu masuk ke dalam rumah korban.</p>



<p>&#8220;Korban diintimidasi sehingga takut. Pelaku kemudian melakukan aksi bejatnya,&#8221; jelas Kompol Soleh.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tangan pelaku meraba korban hingga membuat siswi SD ini semakin ketakutan. Korban merasakan sakit, namun tidak berani berteriak. Korban sendiri, saat itu hanya bisa menangis.</p>



<p>Sementara aksi pelaku baru berhenti, setelah mendengar suara ibu korban pulang belanja. Sedangkan peristiwa ini, awalnya tidak diketahui oleh ibu korban.</p>



<p>Kasus ini baru terungkap, setelah korban benar-benar merasakan sakit pada kemaluannya. Hal ini kemudian, membuat ibunya merasa curiga. Dari sinilah, korban kemudian bercerita kepada ibunya hingga kejadian ini dilaporkan ke Polresta Malang Kota.</p>



<p>Atas laporan ini, NR akhirnya ditangkap polisi pada Selasa (18/02/2025) siang. Dari hasil penyelidikan serta pemeriksaan, tersangka NR mengakui perbuatannya dan langsung ditahan. &#8220;Tersangka NR mencabuli karena gemas melihat korban. Atas perbuatannya, tersangka NR dijerat dengan Pasal 82 UU RI No 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,&#8221; tegasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219595</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seminggu Buron, Pelaku Pembunuhan Tetangga di Krucil Probolinggo Serahkan Diri</title>
		<link>https://memontum.com/seminggu-buron-pelaku-pembunuhan-tetangga-di-krucil-probolinggo-serahkan-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jun 2024 12:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[buron]]></category>
		<category><![CDATA[krucil]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[seminggu]]></category>
		<category><![CDATA[serahkan]]></category>
		<category><![CDATA[tetangga,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210657</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Budiono (50), terduga pelaku pembunuhan terhadap tetangganya, Nurhalima (65) di Desa Bremi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, akhirnya berhasil ditangkap petugas, Rabu (12/06/2024) tadi. Pelaku yang sempat buron sejak kejadian Rabu (05/06/2024) itu, menyerahkan diri dengan diantarkan seorang warga, sekitar pukul 09.00 WIB. Kasatreskrim Polres Probolinggo, Iptu Putra Adi Fajar Winarsa, mengatakan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Budiono (50), terduga pelaku pembunuhan terhadap tetangganya, Nurhalima (65) di Desa Bremi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, akhirnya berhasil ditangkap petugas, Rabu (12/06/2024) tadi. Pelaku yang sempat buron sejak kejadian Rabu (05/06/2024) itu, menyerahkan diri dengan diantarkan seorang warga, sekitar pukul 09.00 WIB.</p>



<p>Kasatreskrim Polres Probolinggo, Iptu Putra Adi Fajar Winarsa, mengatakan bahwa pelaku ditangkap anggota setelah menyerahkan diri dengan diantar oleh tetangganya ke Polsek Krucil. Sebelumnya, terduga sempat kabur usai melakukan aksi pembacokan hingga mengakibatkan hilangnya nyawa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Jadi saat tetangganya ini hendak ke ladang, tanpa sengaja berpapasan dengan pelaku. Kemudian, oleh tetangga tersebut sang pelaku diberikan pengertian. Dari situlah, pelaku akhirnya sadar dan mau menyerahkan diri,&#8221; kata Iptu Fajar.</p>



<p>Dikatakan Kasatrskrim, bahwa terkait kejadian ini, pihaknya sudah memberikan pengertian kepada keluarga pelaku maupun tetangga, agar turut membantu memberikan informasi mengenai tersangka. Termasuk, memberikan pengertian terhadap perbuatan yang sudah dilakukan tersangka, jika bertemu.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, pelaku akhirnya sadar. Pelaku sendiri sebenarnya ada niatan untuk menyerahkan diri, akan tetapi khawatir diamuk warga. Sementara dalam pemeriksaan, pelaku juga mengakui perbuatan tentang pembacokan terhadap korban,&#8221; ujarnya. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210657</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sakit Hati Dituding Maling, Diduga Jadi Motif Warga Krucil Probolinggo Bacok Tetangga</title>
		<link>https://memontum.com/sakit-hati-dituding-maling-diduga-jadi-motif-warga-krucil-probolinggo-bacok-tetangga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 11:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[dituding]]></category>
		<category><![CDATA[krucil]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[tetangga,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210300</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Sakit hati karena dituding sebagai maling, diduga menjadi motif dari kasus pembacokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa Nurhalima (65) warga Dusun Tengah, Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Sebagaimana diberitakan, korban dibacok di dalam rumahnya oleh tetangganya bernama Budiono Alias Husen, Rabu (05/06/2024) tadi. Kasat Reskrim Polres Probolinggo, Iptu Adi Fajar Winarsa, mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Sakit hati karena dituding sebagai maling, diduga menjadi motif dari kasus pembacokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa Nurhalima (65) warga Dusun Tengah, Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Sebagaimana diberitakan, korban dibacok di dalam rumahnya oleh tetangganya bernama Budiono Alias Husen, Rabu (05/06/2024) tadi.</p>



<p>Kasat Reskrim Polres Probolinggo, Iptu Adi Fajar Winarsa, mengatakan bahwa berdasarkan hasil penyidikan sementara, pihaknya mendapatkan informasi terkait motif yang menjadi pemicu diduga pelaku melakukan pembacokan kepada korban yaitu karena sakit hati akibat dituding sebagai maling. &#8220;Dari hasil penyidikan sementara ini, dugaan sementara karena adanya perilaku korban yang membuat diduga pelaku sakit hati,&#8221; terangnya saat dimintai keterangan, Rabu (05/06/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tudingan itu diarahkan kepada pelaku, tambahnya, karena telah menebang pohon pisang milik korban. &#8220;Jadi, si pelaku ini sakit hati karena dituding sebagai maling. Keterangan dari saksi, yaitu karena pohon pisang milik korban telah ditebang oleh pelaku. Tuduhan itulah yang diduga sebagai pemicu peristiwa pembacokan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Fajar mengatakan, saat melakukan olah TKP, pihaknya juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti (BB) berupa satu buah senjata tajam jenis celurit dan rambut korban. &#8220;Korban mengalami luka yang sangat parah di bagian perut dan di bagian kepala. Korban juga meninggal dunia di TKP, atau tepatnya di dapur rumah korban,&#8221; terangnya.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, Nurhalima (65) warga Dusun Tengah, Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh tetangga korban bernama Budionon atau Husen. Korban sendiri ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi berlumuran darah. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210300</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Krucil Probolinggo Tewas Dibacok Tetangga</title>
		<link>https://memontum.com/warga-krucil-probolinggo-tewas-dibacok-tetangga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 07:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[dibacok]]></category>
		<category><![CDATA[krucil]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[tetangga,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210276</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Nurhalima (65) warga Dusun Tengah, Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, tewas setelah di bacok oleh tetangganya di dalam rumahnya, Rabu (05/06/2024) tadi Informasi yang dihimpun, korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa dengan kondisi berlumuran darah di dalam rumahnya sekitar pukul 09.00 WIB. Kejadian tersebut, kemudian dilaporkan ke kepala desa setempat. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Nurhalima (65) warga Dusun Tengah, Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, tewas setelah di bacok oleh tetangganya di dalam rumahnya, Rabu (05/06/2024) tadi</p>



<p>Informasi yang dihimpun, korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa dengan kondisi berlumuran darah di dalam rumahnya sekitar pukul 09.00 WIB. Kejadian tersebut, kemudian dilaporkan ke kepala desa setempat. Sementara terduga pelaku, diketahui bernama Budiono yang kerap dipanggil Husen, yang merupakan tetangga korban.</p>



<p>Kepala Desa Bermi, Yusuf, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa pembacokan yang terjadi pada warganya itu. Dirinya mengatakan, bahwa diduga pelaku masih merupakan tetangga korban.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bahkan, sebelum ditemukan tewas berlumuran darah, sempat terdengar ada keributan di dalam rumah korban. Setelah di cek, korban sudah dalam keadaan berlumuran darah.</p>



<p>&#8220;Kepala Dusun yang mendengar suara cek-cok, antara korban dan tetangganya itu. Korban mengalami luka di bagian perut dan meninggal dunia. Kemudian, jenazah dibawa ke RS Waluyo Jati,” terangnya.</p>



<p>Setelah mendapatkan informasi kejadian tersebut, pihak kepolisian Satreskrim Polres Probolinggo dan Tim Identifikasi mendatangi lokasi kejadian dan sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).</p>



<p>Sementara itu, Kasi Humas Polres Probolinggo, Iptu Merdhania Pravita, membenarkan kejadian itu. Bahkan, pihaknya saat ini masih melakukan olah TKP. &#8220;Saat ini masih olah TKP di lapangan,&#8221; ujarnya.&nbsp; <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210276</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Istri Diejek, Pria Kadur Pamekasan Tusuk Tetangga</title>
		<link>https://memontum.com/istri-diejek-pria-kadur-pamekasan-tusuk-tetangga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Nov 2023 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[diejek,]]></category>
		<category><![CDATA[tetangga,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201619</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Bukiman (40), warga asal Dusun Jalinan Tengah, Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, harus berurusan dengan petugas Polres Pamekasan. Itu karena, dirinya telah melakukan penusukan terhadap Rukli (55), yang tidak adalah tetangganya, Selasa (14/11/2023) dini hari. Usai ditangkap polisi, Bukiman mengaku jengkel kepada korban, karena istrinya sering diganggu oleh korban. Kapolres Pamekasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Pamekasan</strong> &#8211; Bukiman (40), warga asal Dusun Jalinan Tengah, Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, harus berurusan dengan petugas Polres Pamekasan. Itu karena, dirinya telah melakukan penusukan terhadap Rukli (55), yang tidak adalah tetangganya, Selasa (14/11/2023) dini hari.</p>



<p>Usai ditangkap polisi, Bukiman mengaku jengkel kepada korban, karena istrinya sering diganggu oleh korban.</p>



<p>Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, Iptu Sri Sugiarto, saat dikonfirmasi membenarkan mengenai penangkapan itu. Peristiwa sendiri, berlangsung di jalan depan rumah korban.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa kejadian itu bermula ketika korban hendak menaikan sayuran ke mobil. Namun tiba-tiba, tersangka Bukiman langsung menyerang Rukli dengan sebilah pisau.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Korban ditusuk dengan menggunakan pisau sebanyak lima kali. Mengenai bibir, dagu, bahu kiri, lengan kanan, pergelangan tangan kiri dan dada sebelah kanan korban,&#8221; jelasnya, Rabu (15/11/2023) tadi.</p>



<p>Akibat penusukan itu, tambahnya, Rukli pun roboh bersimbah darah. Mengetahui korbannya terkapar, Bukiman langsung melarikan diri. Selang beberapa jam kemudian, istri korban melaporkan kejadian ke Polsek Kadur.</p>



<p>Bukiman sendiri akhirnya berhasil dibekuk Unit Opsnal Satreskrim Polres Pamekasan, Selasa (14/11/2023) sekitar pukul 21.00. &#8220;Motifnya, tersangka sakit hati. Menurut tersangka, korban selalu mengatakan bahwa istri tersangka merupakan istri korban,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara kondisi Rukli saat ini, itu masih dalam perawatan di Rumah Sakit Mohammad Noer Pamekasan dan sudah dalam keadaan mulai membaik. &#8220;Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 351 ayat 2 KUHP,&#8221; tambahnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201619</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penikaman Tetangga Sepulang Ibadah di Probolinggo Bermotif Dendam</title>
		<link>https://memontum.com/penikaman-tetangga-sepulang-ibadah-di-probolinggo-bermotif-dendam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Oct 2023 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[bermotif]]></category>
		<category><![CDATA[dendam]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[penikaman]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sepulang]]></category>
		<category><![CDATA[tetangga,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199542</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Penikaman seorang tetangga hingga mati yang terjadi di Dusun Pendo, Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Senin (09/10/2023) malam, dalam pemeriksaan diketahui bermotif dendam. Adapun alibi yang disampaikan pelaku dalam pemeriksaan awal, yaitu mengatakan karena ada unsur dugaan perkosaan terhadap keluarga pelaku. Kanitreskrim Polsek Banyuanyar, Aipda Andre Okta, mengatakan bahwa kejadian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Penikaman seorang tetangga hingga mati yang terjadi di Dusun Pendo, Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Senin (09/10/2023) malam, dalam pemeriksaan diketahui bermotif dendam. Adapun alibi yang disampaikan pelaku dalam pemeriksaan awal, yaitu mengatakan karena ada unsur dugaan perkosaan terhadap keluarga pelaku.</p>



<p>Kanitreskrim Polsek Banyuanyar, Aipda Andre Okta, mengatakan bahwa kejadian itu berlangsung setelah pelaku mendengar kejadian dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh korban. Karenanya, saat pelaku melihat korban melintas seorang diri di pekarangan rumahnya malam itu, spontan langsung melakukan penikaman kepada korban.</p>



<p>&#8220;Setelah menikam korban, pelaku kemudian lantas menyerahkan diri ke Polsek Banyuanyar dengan diantar orang tua dan warga. Saat ini, pelaku sudah kami amankan dan masih kami periksa dan mintai keterangan lanjutan,&#8221; kata Andre saat dikonfirmasi, Selasa (10/10/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Terkait dugaan perkosaan, dirinya menambahkan, berlangsung sekitar seminggu sebelum kejadian berdarah kemarin malam. Menurut keterangan tersangka, kejadian itu hanya diceritakan kepada dirinya. Karena dendam itulah, kemudian melakukan perbuatan penikaman.</p>



<p>&#8220;Tersangka mengaku, bahwa dugaan itu hanya diceritakan kepadanya,&#8221; paparnya.</p>



<p>Lebih lanjut Andre mengatakan, korban sendiri saat usai ditikam, sempat dievakuasi ke klinik Nurizma Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar. Hanya saja, sebelum dilakukan pertolongan medis, korban sudah meninggal dunia dan diduga karena terlalu banyak mengeluarkan darah akibat tusukan pelaku. &#8220;Untuk ayah pelaku sendiri, memang tidak tahu jika penganiayaan hingga meninggal yang dilakukan oleh anaknya, ini lantaran sakit hati setelah ada dugaan perkosaan. Ayahnya baru tahu, saat menyerahkan anaknya ke Polsek Banyuanyar,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Kamar Mayat RSUD Waluyojati Kraksaan Mujino mengatakan, pada tubuh korban terdapat sekitar tujuh bekas tusukan di bagian dada, kepala dan punggung korban. &#8220;Ada sekitar tujuh luka yang ada di tubuh korban. Luka itu bekas tusukan atau tikaman bukan bekas tebasan atau sayatan,&#8221; katanya.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, Torawi (59) warga Dusun Pendo, Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, meninggal dunia setelah ditikam tetangganya sendiri dengan pisau. Peristiwa yang berlangsung saat korban sepulang menjalankan ibadah itu, diketahui dilakukan oleh Holili Abdianto (23), pada Senin (09/10/2023) malam. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199542</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pulang Kegiatan Keagamaan, Seorang Tetangga di Probolinggo Ditikam hingga Meregang Nyawa</title>
		<link>https://memontum.com/pulang-kegiatan-keagamaan-seorang-tetangga-di-probolinggo-ditikam-hingga-meregang-nyawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Oct 2023 16:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[ditikam]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[meregang]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[pulang]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[tetangga,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199515</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Tosari (59) warga Dusun Pendo, Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, menjadi sasaran penusukan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia, Senin (09/10/2023) malam. Tragisnya, kejadian tragis itu dialami korban seusai pulang dari kegiatan keagamaan dan diduga dilakukan oleh tetangga sendiri, yakni Holili Abdianto (23). Akibat peristiwa itu, korban sempat dievakuasi menggunakan mobil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Tosari (59) warga Dusun Pendo, Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, menjadi sasaran penusukan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia, Senin (09/10/2023) malam. Tragisnya, kejadian tragis itu dialami korban seusai pulang dari kegiatan keagamaan dan diduga dilakukan oleh tetangga sendiri, yakni Holili Abdianto (23).</p>



<p>Akibat peristiwa itu, korban sempat dievakuasi menggunakan mobil patroli Polsek Banyuanyar ke RSUD Waluyojati Kraksaan. Hanya saja, akibat luka serius membuat nyawa korban tidak berhasil ditolong.</p>



<p>Kepala Dusun Pendo, Desa Liprak Kidul, Nur Hasan, mengatakan bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB. Korban saat itu baru pulang dan tiba-tiba ditikam oleh pelaku.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-4-3 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Pulang Kegiatan Keagamaan, Seorang Tetangga di Probolinggo Ditikam hingga Meregang Nyawa" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/R4jKYiRKWqA?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>&#8220;Awalnya korban dicegat. Lalu, pelaku langsung menusuk korban di bagian belakang. Meski sudah ditusuk pakai pisau, korban memang sempat melarikan diri. Tetapi karena mungkin banyak kehilangan darah, ketika sampai di puskesmas Banyuanyar, korban sudah meninggal dunia,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara itu, keponakan korban, Zainal Abidin, mengatakan bahwa saat itu korban dan pelaku seorang diri. Saat kejadian, sebenarnya korban hendak sampai di rumahnya.</p>



<p>&#8220;Korban sebenarnya hendak sampai di rumah. Namun, terjadi peristiwa itu. Korban sempat mencoba kabur, namun jatuh akibat luka tikaman. Akibatnya, korban ditikam lagi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu ipar korban, Sarupi (52), mengatakan bahwa dirinya sempat melerai keduanya setelah korban sempat tersungkur. Hanya saja, usahanya tidak bisa menyelamatkan nyawa korban.</p>



<p>&#8220;Saya sempat berusaha melerai. Namun, korban sudah dalam kondisi luka,&#8221; paparnya.</p>



<p>Akibat peristiwa itu, petugas kepolisian dari Polsek Banyuanyar dan Satreskrim Polsek Probolinggo, turun ke lokasi kejadian. Sementara pelaku, diamankan warga dan diserahkan ke Polsek.&nbsp;<strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199515</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jambret Tas Tetangga Desa Gagal, Warga Klakah Malah Nyaris Dimassa</title>
		<link>https://memontum.com/jambret-tas-tetangga-desa-gagal-warga-klakah-malah-nyaris-dimassa</link>
					<comments>https://memontum.com/jambret-tas-tetangga-desa-gagal-warga-klakah-malah-nyaris-dimassa#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Sep 2023 14:41:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[dimassa]]></category>
		<category><![CDATA[gagal]]></category>
		<category><![CDATA[jambret]]></category>
		<category><![CDATA[Klakah]]></category>
		<category><![CDATA[nyaris]]></category>
		<category><![CDATA[tetangga,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197500</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Seorang pelaku jambret berinisial IA (27), warga Dusun Duren Kidul, Desa Duren, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, benar-benar bernasib apes, Minggu (03/09/2023) malam. Selain aksinya gagal total saat berusaha merampas tas milik tetangga desa, pelakupun juga nyaris dihajar massa dan harus berurusan dengan pihak kepolisian. Informasi Memontum.com bahwa kejadian ini bermula saat IA [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Lumajang</strong> &#8211; Seorang pelaku jambret berinisial IA (27), warga Dusun Duren Kidul, Desa Duren, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, benar-benar bernasib apes, Minggu (03/09/2023) malam. Selain aksinya gagal total saat berusaha merampas tas milik tetangga desa, pelakupun juga nyaris dihajar massa dan harus berurusan dengan pihak kepolisian.</p>



<p>Informasi Memontum.com bahwa kejadian ini bermula saat IA bersama DK, warga Desa Ledoktempuro, Kecamatan Randuagung, mencoba melakukan aksi penjambretan. Dengan mengendarai motor secara berboncengan, keduanya pun mencari sasaran di&nbsp; Jalan Raya Grobogan Kedungjajang.</p>



<p>Mereka kemudian membuntuti korbannya, yang diketahui bernama Ningsih Setyowati, warga Desa Klakah, Kecamatan Klakah. Pelaku AI yang saat itu menjadi joki, pun kemudian membuntuti korbannya yang dibonceng oleh anaknya dengan mengendarai motor.</p>



<p>&#8220;Jadi, dua orang ini berboncengan menggunakan sepeda motor dari arah SPBU Klakah ke Selatan. Mereka mengincar tas slempang milik korban,&#8221; ujar Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Dhedi Ardi Putra, ketika dikonfirmasi Senin (04/09/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kedua pelaku kemudian berusaha memepet korban dan saat jaraknya cukup dekat, pelaku dengan cepat menarik tas slempang yang saat itu dikenakan korban. &#8220;Terjadi tarik menarik. Namun, akhirnya pelaku tidak berhasil menguasai barang milik korban. Karena tidak berhasil, pelakupun akhirnya berusaha kabur. Mengetahui kejadian itu, anak korban justru tancap gas dengan melakukan pengejaran,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Selama melakukan pengejaran, tambahnya, anak korban sambil berteriak meminta bantuan warga sekitar. Sehingga, bersama warga dan petugas yang kebetulan di sekitar lokasi, berusaha mengejar pelaku.</p>



<p>&#8220;Akhirnya pelaku yang menjadi joki berhasil ditangkap, sementara yang dibonceng berhasil kabur,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti&nbsp; sarana yang digunakan pelaku. Termasuk, tas yang jadi sasaran pelaku namun gagal. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/jambret-tas-tetangga-desa-gagal-warga-klakah-malah-nyaris-dimassa/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197500</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemilik Rumah Kerokan di Rumah Tetangga, Rumah Warga Banyuanyar Hangus Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/pemilik-rumah-kerokan-di-rumah-tetangga-rumah-warga-banyuanyar-hangus-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Aug 2023 15:45:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuanyar]]></category>
		<category><![CDATA[hangus]]></category>
		<category><![CDATA[kerokan]]></category>
		<category><![CDATA[pemilik]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[tetangga,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197036</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Rumah milik Suparman (60) di Desa Banyuanyar Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, hangus terbakar pada Selasa (29/08/2023) malam. Kepala Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo, Kusumo mengatakan, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 18.30. Saat itu, pemilik rumah sedang berada di rumah tetangganya. Namun secara tiba-tiba kebakaran terjadi dan api dengan cepat membesar. &#8220;Saat itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Rumah milik Suparman (60) di Desa Banyuanyar Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, hangus terbakar pada Selasa (29/08/2023) malam. Kepala Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo, Kusumo mengatakan, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 18.30.</p>



<p>Saat itu, pemilik rumah sedang berada di rumah tetangganya. Namun secara tiba-tiba kebakaran terjadi dan api dengan cepat membesar. &#8220;Saat itu, Pak Parman bersama istrinya di rumah tetangganya sedang kerokan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Kejadian kebakaran itu membuat warga sekitar panik hingga segera banyak yang berteriak meminta pertolongan sambil mencoba memadamkan api dengan air seadanya. Upaya pemadaman dilakukan warga setempat terus dilakukan sambil menunggu kedatangan petugas Damkar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dijelaskan oleh Kusmo, untuk menuju lokasi, mobil Damkar sempat mengalami kesulitan. Hal itu karena akses jalan menuju lokasi kebakaran cukup sempit. &#8220;Tiga unit mobil Damkar diturunkan ke lokasi,&#8221; katanya.</p>



<p>Setelah tiba di lokasi, dengan cepat petugas Damkar melakukan penyiraman ke titik -titik pusat api. Petugas kemudian berhasil memadamkan api setelah sekitar pukul 21.00. Proses pendinginan petugas juga dilakukan guna memastikan tidak terjadi kebakaran lagi di lokasi.</p>



<p>Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, hanya saja korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 65 juta rupiah. &#8220;Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk penyebab, kami belum bisa memastikan secara detail. Hanya saja kami menduga adanya korsleting listrik di dalam rumah,&#8221; jelasnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197036</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
