<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Tewas Gantung Diri &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tewas-gantung-diri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 May 2022 12:11:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Tewas Gantung Diri &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diduga Masalah Ekonomi, Bapak Tiga Anak Ditemukan Gantung Diri</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-masalah-ekonomi-bapak-tiga-anak-ditemukan-gantung-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 May 2022 12:11:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[gantung diri]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Tewas Gantung Diri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169000</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Bapak tiga anak berinisial MT(41), warga kontrak di Jl Kebalen Wetan, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (13/05/2022) sekitar pukul 12.20, ditemukan gantung diri. Jenazahnya ditemukan oleh anaknya, dalam kondisi menggantung di rumah kontrakannya. Informasi Memontum.com, bahwa sehari-harinya korban bekerja serabutan di Surabaya. Sejak setahun ini dia kontrak bersama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Bapak tiga anak berinisial MT(41), warga kontrak di Jl Kebalen Wetan, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (13/05/2022) sekitar pukul 12.20, ditemukan gantung diri. Jenazahnya ditemukan oleh anaknya, dalam kondisi menggantung di rumah kontrakannya.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa sehari-harinya korban bekerja serabutan di Surabaya. Sejak setahun ini dia kontrak bersama istri dan 2 anaknya di Kebalen Wetan. Sedangkan satu anak lainnya tinggal di Madura bersama kakeknya.</p>



<p>Sebelum ditinggal Salat Jumat, korban masih baik-baik saja bersama MR (16), anaknya. Setelah itu, korban ditinggal sendiri di rumah kontakannya. Namun sekitar pukul 12.20, saat MR pulang Salat Jumat, mendapati ayahnya sudah tergantung di depan kamar.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-pemkot-malang-naik-rp-426-miliar-pencairan-tunggu-kebijakan-pusat">THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-serahkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-bencana-puting-beliung-di-kecamatan-bantur">Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/proses-izin-rumit-iai-cabang-trenggalek-hearing-dengar-pendapat-bersama-dprd">Proses Izin Rumit, IAI Cabang Trenggalek Hearing Dengar Pendapat bersama DPRD</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/siswa-sman-3-kota-malang-sambut-antusias-mbg-ramadan">Siswa SMAN 3 Kota Malang Sambut Antusias MBG Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-trenggalek-bersama-eksekutif-bahas-raperda-perlindungan-jaminan-sosial-ketenagakerjaan">DPRD Trenggalek bersama Eksekutif Bahas Raperda Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan</a></li>
</ul>


<p>Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke warga sekitar dan petugas Polsek Kedungkandang. Rodi Rosidi (47), kakak korban yang tinggal jl Mayjend Sungkono, Kecamamatan Kedungkandang, Kota Malang, juga mendatangi lokasi kejadian.</p>



<p>Petugas Polsek Kedungkandang segera mendatangi lokasi melakukan penyelidikan. Jenazah korban sendiri kemudian dibawa ke kamar jenazah RSSA Malang untuk mendapatkan visum dokter.</p>



<p>Kapolsekta Kedungkandang, Kompol Yusuf Suryadi, mengatakan dugaan sementara memang perbuatan nekad itu karena faktor ekonomi. &#8220;Dari keterangan kakaknya, bahwa korban bekerja di Surabaya dan sebelumnya meminta maaf kepada seluruh keluarga. Diduga karena faktor ekonomi,&#8221; ujar Kompol Yusuf. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169000</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pria Asal Gombolirang Banyuwangi Ditemukan Gantung Diri di Ruang Tamu</title>
		<link>https://memontum.com/pria-asal-gombolirang-banyuwangi-ditemukan-gantung-diri-di-ruang-tamu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Dec 2021 11:26:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[gantung diri]]></category>
		<category><![CDATA[Gombolirang]]></category>
		<category><![CDATA[Tewas Gantung Diri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=161019</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Diduga depresi, AY (27) warga Dusun Kertosari, Desa Gombolirang, Kecamatan Kalbat, Kabupaten Banyuwangi, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung cara gantung diri, Kamis (30/12/2021) tadi. Korban kali pertama ditemukan oleh kedua orang tuanya, sepulang dari pasar. Saat ditemukan, korban diketahui sudah tidak bernyawa di ruang tamu rumahnya sendiri. Dengan menggunakan seutas tali tampar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Diduga depresi, AY (27) warga Dusun Kertosari, Desa Gombolirang, Kecamatan Kalbat, Kabupaten Banyuwangi, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung cara gantung diri, Kamis (30/12/2021) tadi. Korban kali pertama ditemukan oleh kedua orang tuanya, sepulang dari pasar.</p>



<p>Saat ditemukan, korban diketahui sudah tidak bernyawa di ruang tamu rumahnya sendiri. Dengan menggunakan seutas tali tampar warna kuning yang dililitkan di lehernya, korban mengikatkan tali tampar tersebut pada kayu atap rumah.</p>



<p>&#8220;Untuk pijakan kaki, korban menggunakan timba bekas warna putih,&#8221; kata Kapolsek Kalbat, AKP Edi Susanto.</p>



<p>Sebelum mengakhiri hidupnya, kata AKP Edi Susanto, korban bersama kedua orang tuanya, sekitar pukul 08.30 pagi sempat sarapan bersama. Kemudian, kedua orang tuanya berpamitan mau ke pasar. &#8220;Sepulang dari belanja dari pasar, kedua orang tua korban terkejut, melihat anaknya menggantung di ruang tamu,&#8221; terangnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-pemkot-malang-naik-rp-426-miliar-pencairan-tunggu-kebijakan-pusat">THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-serahkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-bencana-puting-beliung-di-kecamatan-bantur">Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/proses-izin-rumit-iai-cabang-trenggalek-hearing-dengar-pendapat-bersama-dprd">Proses Izin Rumit, IAI Cabang Trenggalek Hearing Dengar Pendapat bersama DPRD</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/siswa-sman-3-kota-malang-sambut-antusias-mbg-ramadan">Siswa SMAN 3 Kota Malang Sambut Antusias MBG Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-trenggalek-bersama-eksekutif-bahas-raperda-perlindungan-jaminan-sosial-ketenagakerjaan">DPRD Trenggalek bersama Eksekutif Bahas Raperda Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan</a></li>
</ul>


<p>Melihat kejadian tersebut, orang tua korban meminta tolong kepada warga, dan melaporkan ke perangkat desa setempat. Selanjutnya, pihak desa meneruskan ke Polsek Kabat.</p>



<p>Tidak lama berselang, anggota Polsek Kabat datang, dan menurunkan korban. Selanjutnya, membawa korban ke Puskesmas setempat untuk diperiksa secara medis.</p>



<p>&#8220;Hasil dari pemeriksaan tim medis Puskesmas, ditubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban meninggal dunia disebabkan gantung diri,&#8221; paparnya.</p>



<p>Kapolsek Kabat menjelaskan, korban nekat mengakhiri hidupnya diduga karena mengalami gangguan kejiwaan. &#8220;Korban sudah seringkali menjalani perawatan di Puskesmas Kabat. Korban mempunyai riwayat gangguan jiwa, karena pernah beberapa kali menjalani perawatan di rumah sakit jiwa Licin,&#8221; tuturnya. <strong>(aar/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">161019</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seorang Kakek di Mulyorejo Kota Malang Ditemukan Tewas Gantung Diri</title>
		<link>https://memontum.com/seorang-kakek-di-mulyorejo-kota-malang-ditemukan-tewas-gantung-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2021 10:16:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Tewas Gantung Diri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=151198</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang kakek bernama Djumain (76) warga Jl Budi Utomo Dalam, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (19/8). Dia gantung diri di dalam kamar rumahnya dengan menggunakan seikat tali yang diikatkan pada kayu blandar. Informasi Memontum.com bahwa kejadian bahwa pada Rabu (18/8) malam, Djumain sempat mengeluhkan sakit [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang kakek bernama Djumain (76) warga Jl Budi Utomo Dalam, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (19/8). Dia gantung diri di dalam kamar rumahnya dengan menggunakan seikat tali yang diikatkan pada kayu blandar.</p>



<p>Informasi Memontum.com bahwa kejadian bahwa pada Rabu (18/8) malam, Djumain sempat mengeluhkan sakit sesak nafas. Saat badannya dipijit, Djumain meminta dibuatkan miniman hangat.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-pemkot-malang-naik-rp-426-miliar-pencairan-tunggu-kebijakan-pusat">THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-serahkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-bencana-puting-beliung-di-kecamatan-bantur">Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kandang-ayam-di-kabupaten-malang-alami-ambruk-dua-pekerja-meninggal">Kandang Ayam di Kabupaten Malang Alami Ambruk, Dua Pekerja Meninggal</a></li>
</ul>


<p>Pada Kamis (19/8) pukul 00.30, saat ditinggal membuat air hangat, tiba-tiba terdengar suara seperti benturan dari dalam kamar Djumain. Karena penasaran dengan suara tersebut, pihak keluarganya kemudian melakukan pengecekan masuk ke dalam kamar.</p>



<p>Saat itulah Djimain sudah ditemukan dalam kondisi gantung diri. Terang saja hal itu membuat keluarganya merasa syok. Sebab diduga saat itu Djumain sudah meninggal dunia. Kejadian itu pun selanjutnya dilaporkan ke ketua RT setempat hingga diteruskqn ke Polsek Sukun.</p>



<p>Petugas segera mendatangi lokasi melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Djumain. &#8220;Keluarga korban keberatan bila di lakukan visum, karena murni gantung diri dan di tubuh korban juga tidak adanya bekas penganiayaan. Pihak keluarga kemudian membuat surat pernyataan agar tidak dilakukan visum,&#8221; ujar Kapolsek Sukun Kompol Suyoto SH MH. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">151198</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lama Tinggal Sendiri di Masa Tuanya, Warga Oro-Oro Dowo Gantung Diri</title>
		<link>https://memontum.com/lama-tinggal-sendiri-di-masa-tuanya-warga-oro-oro-dowo-gantung-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2021 09:19:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kompol Fani]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta klojen]]></category>
		<category><![CDATA[Suud]]></category>
		<category><![CDATA[Tewas Gantung Diri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132462</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Diduga depresi karena faktor ekonomi, Suud (77) warga Jl BS Riadi IV, RT 12/RW 02, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Selasa (19/1/2021) pukul 06.00, ditemukan dalam kondisi gantung diri di area belakang kamar mandi umum, tak jauh dari rumahnya. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh Ardi Mulyono (45) tetangganya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Diduga depresi karena faktor ekonomi, Suud (77) warga Jl BS Riadi IV, RT 12/RW 02, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Selasa (19/1/2021) pukul 06.00, ditemukan dalam kondisi gantung diri di area belakang kamar mandi umum, tak jauh dari rumahnya.</p>



<p>Kejadian ini pertama kali diketahui oleh Ardi Mulyono (45) tetangganya saat melintas di kamar mandi umum. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke RT setempat hingga diteruskan ke Polsek Klojen dan PMI Kota Malang. Jenazahnya kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang dengan menggunakan ambulan RJT.</p>



<p>Informasi Memontum.com bahwa sehari-harinya Suud tinggal sendiri di rumahnya. Bahkan KK (Kartu Keluarganya) tertera hanya sendiri. Informasinya bahwa Suud memiliki riwayat sakit sesak nafas dan tidak ada biaya untuk berobat.</p>



<p>Diduga Suud melakukan aksinya pada Selasa jelang pagi saat kondisi lokasi masih sepi. Dengan berpijak pada pinggiran sumur, dia pun melakukan aksinya.</p>



<p>Saat ditemukan, Suud dalam kondisi meninggal dengan leher terikat tali tampar warna biru yang diikatkan pada kayu blandar kamar mandi. Kejadian itu membuat geger warga sekitar apalagi lokasi kejadian cukup padat penduduk.</p>



<p>Petugas Polsekta Klojen yang mendapat laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi. Jenazah Suud kemudian dibawa oleh oleh petugas ke kamar jenazah.</p>



<p>Kapolsek Klojen Kompol A Fani Rakhim SIK membenarkan adanya periatiwa gantung diri tersebut. &#8220;Korban sehari-harinya tinggal sendiri. Saat ditemukan kondisinya sudah meninggal. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan,&#8221; ujar Kompol Fani. <strong>(gie)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132462</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Depresi Karena Sakit, Tewas Gantung Diri</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-depresi-karena-sakit-tewas-gantung-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jun 2018 09:37:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Diduga Depresi Karena Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Tewas Gantung Diri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=44134</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang&#8212;-Zainul Arifin (52) warga Jl Jendral Basuki Rahmad II, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Rabu (6/6/2018) sekitar pukul 20.15, ditemukan tewas gantung diri di tangga lantai II yang menghubungkan ke lantai 3 rumahnya. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsekta Llojen hingga petugas segera tiba di lokasi melakukan penyelidikan. DIduga korban nekat mengakhiri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang&#8212;-</strong>Zainul Arifin (52) warga Jl Jendral Basuki Rahmad II, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Rabu (6/6/2018) sekitar pukul 20.15, ditemukan tewas gantung diri di tangga lantai II yang menghubungkan ke lantai 3 rumahnya.<br />
Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsekta Llojen hingga petugas segera tiba di lokasi melakukan penyelidikan. DIduga korban nekat mengakhiri hidupnya karena deprisi akibat sakit pada bagian kaki yang tak kunjung sembuh.</p>
<p>Informasi Memontum.com, menyebutkan bahwa sebelum kejadian Zainul masih sempat berbuka puasa bersama keluarga. Saat itu sama.sekali tidak ada gejala keanehan dan bahkan Zainul juga sempat Sjolat Magrib di Masjid. Selanjutnya dia pulang dan sendirian du rumah. Sebab Sri Astuti (48) istrinya dan M Arief (28) anaknya berangkat Sholat Terawih.<br />
Sekitar pukul 19.30, M Arief pulang ke rumah.</p>
<p>Baru sekitar pukul 19.44 , disusul Sri Astutik pulang ke rumah. Saat itu Sri mengira mengira kalau Zainul, suaminya masih tadarusan di Masjid. Sekitar pukul 19.50, Arief berpamitan mengantar istrinya untuk berobat. Baru sekitar pukul 20.15, Sri Astuti mendapat telp dari Taufiqurahman, salah satu anaknya. Saat itu Taufiq mengatakan kalau ayahnya tidak menjawab telp. Tak lama kemudian, Taufiq kembali telp hingga terdengar nada dering telp milik Zainul di lantai II.</p>
<p>Sri kemudian naik ke lantai II untuk melakukan pengecekan. Saat itulah dia akhirnya mendapati suaminya sudah dalam kondisi gantung diri. Lehernya terikat tali tampar warna biru. Terang saja kejadian itu membuat Sri Astutik langsung shock. Dia kemudian turun dan meminta tolong warga sekitar. Dari hasil penyelidikan sementara korban tewaa murni gantung diri. Sama sekali tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, petugas kepolisian mendapat informasi bahwa sejam 2 bulan ini korban mengalami sakit saraf pada bagian kaki. Bahkan informasinya sudah 5 hari ini Zainul bilang ke istrinya untuk mengiklaskan kepergiannya. Jenazah Zainul sempat di bawa ke kamar mayat RSSA Malang, namun pihak keluarga tidak menghendaki otopsi.</p>
<p>Kasubag Humas Polres Malang Kota Ipda Marhaeni SH membenarkan adanya penemuan itu. &#8221; tidak ditemukan surat wasiat pada diri korban. Namun dari keterangan saksi, korban menderita sakit pada bagian kakinya sejak 2 bulan lalu,&#8221; ujar Ipda Marhaeni. (gie/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">44134</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
