<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tewas tenggelam &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tewas-tenggelam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Aug 2021 13:16:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tewas tenggelam &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bendungan Sampean Baru Bondowoso Makan Korban Jiwa Calon Pengantin</title>
		<link>https://memontum.com/bendungan-sampean-baru-bondowoso-makan-korban-jiwa-calon-pengantin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2021 13:16:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[tewas tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=150342</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Bendungan Sampean Baru yang terletak di Desa/Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, makan korban jiwa, Selasa (10/08) tadi. Adalah Faisol warga Dusun Darungan, Desa/Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso dan disebut-sebut akan menikah, yang dilaporkan menjadi korban bendungan tersebut. Tak ayal, korban yang sesaat usai kejadian sempat dikabarkan tenggelam, pun mengundang kerumunan warga. Hingga akhirnya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso </strong>&#8211; Bendungan Sampean Baru yang terletak di Desa/Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, makan korban jiwa, Selasa (10/08) tadi. Adalah Faisol warga Dusun Darungan, Desa/Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso dan disebut-sebut akan menikah, yang dilaporkan menjadi korban bendungan tersebut.</p>



<p>Tak ayal, korban yang sesaat usai kejadian sempat dikabarkan tenggelam, pun mengundang kerumunan warga. Hingga akhirnya, tubuh korban pun berhasil dievakuasi petugas dalam kondisi sudah tidak bernyawa.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Diperoleh informasi dari Babinsa Desa Tapen, Sertu Lolok, menjelaskan bahwa korban ke Bendungan Sampean Baru bersama dengan seorang temannya, M Farhan. Sesampai di lokasi, korban kemudian langsung mandi dan diduga karena tidak tahu kedalaman, membuatnya terbawa arus hingga tenggelam.</p>



<p>Kapolsek Tapen, AKP Karsiyanto, dikonfirmasi terpisah melalui Kanit Intel Bripka Hendra Darmawan, mengatakan bahwa korban sebelum kejadian meloncat dari atas dan langsung hanyut. Melihat kejadian tersebut, Farhan pun panik dan spontan meminta bantuan warga sekitar.</p>



<p>&#8220;Usai korban ditemukan, selanjutnya dilakukan visum luar di Puskesmas Tapen, karena alasan pihak keluarga menolak untuk diotopsi. Jenazah korban kemudian langsung dibawa pulang ke rumah duka dengan ambulance Puskesmas Tapen untuk dilakukan prosesi pemakaman. <strong>(sam/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">150342</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sehari Semalam Tidak Pulang, Dua Pelajar Tewas Tenggelam</title>
		<link>https://memontum.com/sehari-semalam-tidak-pulang-dua-pelajar-tewas-tenggelam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2020 12:59:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BGS sidomukti]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[tewas tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124479</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Naas dua pelajar asal Dusun Ngajaran Desa Karangbinangun Kecamatan Karangbinangun Kabupaten Lamongan ditemukan tewas mengapung di Bendung Gerak Sembayat (BGS) Desa Sidomukti, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Senin (28/9). Diketahui dua pelajar na&#8217;as tersebut adalah Alfian (15) dan Andre (15) yang sebelumnya meninggalkan rumah pada Minggu (27/09) sekitar pukul 09:00 dengan mengendarai motor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Naas dua pelajar asal Dusun Ngajaran Desa Karangbinangun Kecamatan Karangbinangun Kabupaten Lamongan ditemukan tewas mengapung di Bendung Gerak Sembayat (BGS) Desa Sidomukti, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Senin (28/9).</p>
<p>Diketahui dua pelajar na&#8217;as tersebut adalah Alfian (15) dan Andre (15) yang sebelumnya meninggalkan rumah pada Minggu (27/09) sekitar pukul 09:00 dengan mengendarai motor honda beat, pada akirnya diketemukan tidak bernyawa.</p>
<p>Kepala Desa Karangbinangun, Sugianto menjelaskan, kedua korban keluar dari rumah pada hari Minggu (27/8) sekitar pukul 09.00 WIB. Kemudian, pihak keluarga bersama pemdes mencari keberadaan korban. &#8220;Mereka membawa sepeda motor Honda Beat. Pihak keluarga tidak mengetahui mereka berdua keluar kemana,&#8221; ucapnya usai mengevakuasi pelajar asal Lamongan yang ditemukan dalam kondisi mengapung di BGS Gresik.</p>
<p>Informasi itu kemudian menyebar ke warga yang lain. Pada saat itu pula, pihak kepolisian bersama TNI ke lokasi kejadian dan mengevakuasi korban. &#8220;Saat mendengar info itu langsung ke lokasi, saat ditemukan dua korban sudah tidak bernyawa lagi,&#8221; kata Aipda Dwi Rahmanto Kanitreskrim Polsek Bungah,” Senin (28/9).</p>
<p>Aipda Dwi menerangkan, dari informasi yang ada, kedua korban hilang sejak kemarin pagi. &#8220;Ini nanti divisum. Kemudian nanti kita baru bisa menyimpulkan. Kami juga akan melakukan cek CCTV kantor di BGS,&#8221; pungkasnya. <strong>(sgg/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124479</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
