<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tewas &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tewas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 May 2024 11:26:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tewas &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lacak Pelaku Begal Pasutri Probolinggo hingga Sebabkan Sang Suami Tewas, Polisi Turunkan K-9</title>
		<link>https://memontum.com/lacak-pelaku-begal-pasutri-probolinggo-hingga-sebabkan-sang-suami-tewas-polisi-turunkan-k-9</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 May 2024 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Pasutri]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sebabkan]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<category><![CDATA[turunkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209880</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Satreskrim Polres Probolinggo terus melakukan penyelidikan kasus pembegalan atau perampokan yang menimpa pasangan suami istri (Pasutri) hingga hilangnya nyawa sang suami, Maskur Mairullah (35), warga Desa Bringi, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Bahkan, untuk mengurai kejadian hingga mengungkap pelaku aksi nekad itu, petugas juga menurunkan Unit K-9 atau anjing pelacak ke lokasi kejadian, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Satreskrim Polres Probolinggo terus melakukan penyelidikan kasus pembegalan atau perampokan yang menimpa pasangan suami istri (Pasutri) hingga hilangnya nyawa sang suami, Maskur Mairullah (35), warga Desa Bringi, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Bahkan, untuk mengurai kejadian hingga mengungkap pelaku aksi nekad itu, petugas juga menurunkan Unit K-9 atau anjing pelacak ke lokasi kejadian, Minggu (26/05/2024) malam.</p>



<p>Tidak tanggung-tanggung, sebanyak dua anjing pelacak dari Unit K-19 Polda Jatim, turut diturunkan. Dua anjing tersebut, dibawa ke TKP pembegalan untuk melacak pelaku.</p>



<p>Kasat Reskrim Polres Probolinggo Iptu Putra Fajar Adi Winarsa, mengatakan bahwa saat pihaknya masih melakukan pengembangan terkait kejadian itu. Salah satunya, dengan menerjunkan dua anjing pelacak.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kasat juga mengatakan, bahwa dari hasil informasi yang didapat, pelaku ini bersenjatakan celurit dan bermasker. &#8220;Berdasarkan penyelidikan dan olah TKP, pelaku menghadang korban di TKP dengan Sajam Celurit. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan juga menunggu hasil Unit K-9,&#8221; katanya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, Pasutri Maskur Mairullah (35) dan Pujiana Marwari (23), menjadi korban begal saat melintas dengan menggunakan motor di Desa Pikatan, Kecamatan Maron, Minggu (26/05/2024) malam. Dalam kejadian itu, sang suami tewas setelah menerima bacokan dari pelaku begal. Sedangkan dompet dan HP, diketahui raib dari diri korban. Sementara sang istri, berhasil selamat dan meminta bantuan warga dengan menggunakan motor yang sebelumnya digunakan bersama sang suami. <strong>(nun/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209880</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bentrok di Kafe Merembet ke Jalanan, Seorang Mahasiswa Tewas dan Satu Motor Dibakar di Malang</title>
		<link>https://memontum.com/bentrok-di-kafe-merembet-ke-jalanan-seorang-mahasiswa-tewas-dan-satu-motor-dibakar-di-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jun 2023 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bentrok]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dibakar]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jalanan,]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kafe]]></category>
		<category><![CDATA[ke]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[merembet]]></category>
		<category><![CDATA[motor]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191805</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Seorang mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggaldewi (Unitri) Kota Malang, yang diketahui bernama Keisnael Murri asal Sumba Barat Daya (SBD) NTT, tergeletak tidak bernyawa dengan luka tusuk di tepi jalan. Korban ditemukan tergeletak di belakang Kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di kawasan Jalan Karya Wiguna, Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Minggu (25/06/2023) dini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Seorang mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggaldewi (Unitri) Kota Malang, yang diketahui bernama Keisnael Murri asal Sumba Barat Daya (SBD) NTT, tergeletak tidak bernyawa dengan luka tusuk di tepi jalan. Korban ditemukan tergeletak di belakang Kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di kawasan Jalan Karya Wiguna, Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Minggu (25/06/2023) dini hari sekitar pukul 02.10.</p>



<p>Kapolsek Karangploso, Iptu Bambang Subinanjar, membenarkan penemuan jenazah tersebut. &#8220;Awalnya, security belakang UMM itu melihat tubuh korban dan kemudian dilaporkan. Kami yang mendapat laporan itu, langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP),&#8221; ujar Kapolsek, Minggu (25/06/2023) tadi.</p>



<p>Saat ini kasus dugaan pembunuhan ini dalam penanganan Satreskrim Polres Malang. Dugaan sementara, peristiwa itu berawal dari sebuah kafe.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Bentrok di Kafe Malang, Seorang Mahasiswa Tewas dan Satu Motor Dibakar #shorts" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/W97WYHwIJCo?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Sementara itu, dari pengembangan informasi yang diperoleh, diduga tewasnya korban berawal dari terjadinya kericuhan di salah satu kafe di Desa Tegalgondo-Katangploso. Tidak diketahui secara pasti, apa yang menjadi penyebab bentrokan ini terjadi. Namun, saat itu kondisi lokasi sudah ramai.</p>



<p>&#8220;Saat saya lihat di sana (kafe), itu sudah ramai semua. Semua marah-marah. Ada sekitar empat sampai lima orang anak yang saya menduga adalah dari teman atau asal korban,” ujar warga di sekitar lokasi, Ilham.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Disaat bersamaan, tambahnya, korban ditemukan sudah bersimbah darah. Berlanjut, kepada teman-teman korban yang kemudian mencari si terduga pelaku penusukan.</p>



<p>&#8220;Tidak tahu pelakunya lari kemana. Namun setelah korban ditemukan tergeletak, teman-temannya mencari keberadaan pelaku. Kalau tubuh korban sendiri, itu dievakuasi sekitar pukul 03.00,&#8221; jelas warga tersebut.</p>



<p>Jenazah korban sendiri, kemudian dibawa ke kamar jenazah RSSA Malang untuk mendapatkan visum dokter. Sementara di lokasi yang diduga sebagai awal kejadian atau kafe, terdapat sejumlah kerusakan. Bahkan, sepeda motor Yamaha All New R15 dibakar di area di dalam cafe. Beberapa rumah warga juga terkena lemparan batu.</p>



<p>&#8220;Entah siapa-siapa dan apa masalahnya. Tiba-tiba saja ramai dan peristiwa itu,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Petugas kepolisian yang datang ke lokasi, pun akhirnya berhasil membuyarkan massa. Kini, kasus ini masih dalam penyelidikan petugas Polres Malang. Termasuk memeriksa sejumlah saksi. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191805</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seorang Pria Ditemukan Tewas Terperosok di Tebing Sungai Metro, Diduga Akibat Pengaruh Miras</title>
		<link>https://memontum.com/seorang-pria-ditemukan-tewas-terperosok-di-tebing-sungai-metro-diduga-akibat-pengaruh-miras</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jun 2023 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[metro,]]></category>
		<category><![CDATA[Miras]]></category>
		<category><![CDATA[pengaruh]]></category>
		<category><![CDATA[pria]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[tebing]]></category>
		<category><![CDATA[terperosok]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191677</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Warga Pisang Candi Barat, Kecamatan Sukun, Kota Malang, dihebohkan dengan penemuan seorang pria yang tergeletak meninggal di tebing Sungai Metro, Jumat (23/06/2023) sekitar pukul 13.30. Dugaan sementara, pria tersebut tewas setelah terperosok ke tebing Sungai Metro, yang memiliki kedalaman hingga 50 meter. Salah satu pemilik warung di sekitar lokasi, Ningsih, mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Kota Malang</strong> &#8211; Warga Pisang Candi Barat, Kecamatan Sukun, Kota Malang, dihebohkan dengan penemuan seorang pria yang tergeletak meninggal di tebing Sungai Metro, Jumat (23/06/2023) sekitar pukul 13.30. Dugaan sementara, pria tersebut tewas setelah terperosok ke tebing Sungai Metro, yang memiliki kedalaman hingga 50 meter.</p>



<p>Salah satu pemilik warung di sekitar lokasi, Ningsih, mengatakan jika korban tersebut bernama Kholil. Sebelum ditemukan tidak bernyawa, korban diduga dalam kondisi terpengaruh minuman keras (Miras). Karenanya, sampai terperosok ke tebing.</p>



<p>&#8220;Dia (korban, red) itu sudah biasa mabuk. Bahkan sebelum ditemukan meninggal, korban sempat ke warung untuk pesan makan. Lalu, duduk-duduk di pinggiran sungai itu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dari situ, ujarnya, korban kemudian tidur-tiduran di sekitar lokasi. Hanya saja, bagaimana korban bisa terjatuh, dirinya tidak paham.</p>



<p>Masih menurut Ningsih, bahwa dirinya juga telah sering memperingatkan Kholil, untuk tidak duduk-duduk di pinggiran sungai tersebut. Namun, karena korban juga sedang mabuk, maka ya tetap duduk dan diam tidak memperdulikan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Tadi sudah tak peringatkan, supaya dia (korban, red) tidak duduk di pinggir sungai. Sudah saya suruh pindah juga, malahan. Dia cuma iya dan iya saja,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pisang Candi, Bripka Rizky Andi Septiawan, menyampaikan jika pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat setempat setelah Salat Jumat. Yakni, laporan adanya seseorang pria yang duduk di bawah pohon bambu terperosok ke sungai.</p>



<p>“Orang tersebut terpeleset dan jatuh kebelakang. Kemudian, terperosok ke dalam tebing sungai sekitar 50 meter dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap Bripka Rizky.</p>



<p>Saat ditanya mengenai identitas korban, dirinya menyampaikan jika masih belum mengetahui secara jelas. Korban berhasil dievakuasi pukul 15.00 dan sudah dibawa ke RSSA untuk dilakukan otopsi.</p>



<p>“Pihak rescue sudah berhasil mengangkat jenazah dari bawah hingga ke atas dan saat ini sudah diangkut ambulan untuk dilakukan otopsi,” imbuhnya.</p>



<p>Kapolsek Sukun, Kompol Nyoto Gelar, saat dikonfirmasi Memontum.com mengatakan masih melakukan penyelidikan. Pihaknya juga mengaku masih belum memastikan terperosoknya korban hingga sampai ke tebing Sungai Metro, apakah karena pengaruh Miras atau tidak.</p>



<p>&#8220;Informasi sementara, korban bernama Kholil, umur sekitar 40 tahun, warga Gadingkasri, Kota Malang. Mabuk atau tidak, nanti yang menentukan dari dokter forensik. Sementara ini masih dalam proses penyelidikan,&#8221; tegasnya. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191677</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lansia Asal Tongas Probolinggo Tewas Tertabrak KA</title>
		<link>https://memontum.com/lansia-asal-tongas-probolinggo-tewas-tertabrak-ka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jun 2023 13:02:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[asal]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[ka]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lansia]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[tertabrak]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<category><![CDATA[tongas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191503</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Nahas dialami Tinali (80), warga Dusun Krajan, Desa Curah Tulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Rabu (21/06/2023) sore. Pria lanjut usia (Lansia) tersebut, tewas setelah tertabrak Kereta Api (KA) 243 Sritanjung jurusan Jogja-Banyuwangi di perlintasan rel Desa Curah Tulis. Danton Polsuska Daop 9 Jember, Kapten Muhammad Halil, mengatakan bahwa peristiwa itu berawal saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Nahas dialami Tinali (80), warga Dusun Krajan, Desa Curah Tulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Rabu (21/06/2023) sore. Pria lanjut usia (Lansia) tersebut, tewas setelah tertabrak Kereta Api (KA) 243 Sritanjung jurusan Jogja-Banyuwangi di perlintasan rel Desa Curah Tulis.</p>



<p>Danton Polsuska Daop 9 Jember, Kapten Muhammad Halil, mengatakan bahwa peristiwa itu berawal saat korban sedang berjalan di atas rel KA. Karena melihat ada seseorang yang sedang berjalan di atas rel, masinis KA Sritanjung yang melaju dari arah Barat ke Timur, membunyikan klakson beberapa kali.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Mungkin karena panik, korban terus lari di atas rel bukan ke pinggir rel. Warga sekitar sempat berteriak ke korban. Tapi diduga karena panik, korban tidak mendengar. Alhasil, korban tertabrak kereta api,&#8221; terangnya.</p>



<p>Saat itu, lanjut Halil, korban baru saja membeli solar di toko sekitar lokasi kejadian untuk diisi ke mesin diesel miliknya ada di sawah. &#8220;Korban membeli solar dengan berjalan kaki dan menyeberangi rel kereta api. Selesai membeli solar, korban berjalan di atas rel menuju sawah,&#8221; katanya.</p>



<p>Warga sendiri, sebelumnya setempat mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan, karena mengalami luka parah di bagian kepala korban. Sekedar informasi, sawah milik korban terletak di sisi utara rel kereta api. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191503</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Adu Banteng Mobilio Lawan Truk Kontainer di Jalur Pantura Paiton, Seorang Sopir Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/adu-banteng-mobilio-lawan-truk-kontainer-di-jalur-pantura-paiton-seorang-sopir-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jun 2023 12:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[adu]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[banteng]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jalur]]></category>
		<category><![CDATA[Kontainer]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[lawan]]></category>
		<category><![CDATA[mobilio]]></category>
		<category><![CDATA[paiton,]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[sopir]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<category><![CDATA[truk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191276</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Kecelakaan lalu lintas (Laka) terjadi di Jl Raya Pantura, Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Minggu (18/06/2023) sore. Laka Lantas yang melibatkan truk kontainer yang dikemudikan Indra (59) warga Sumatra Barat, diketahui beradu banteng dengan mobil Honda Mobilio yang dikemudikan Fredy Irawan Harianto (33) warga Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Kecelakaan lalu lintas (Laka) terjadi di Jl Raya Pantura, Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Minggu (18/06/2023) sore. Laka Lantas yang melibatkan truk kontainer yang dikemudikan Indra (59) warga Sumatra Barat, diketahui beradu banteng dengan mobil Honda Mobilio yang dikemudikan Fredy Irawan Harianto (33) warga Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Akibat kejadian itu, sopir Mobilio yakni Fredy mengalami luka yang cukup parah hingga mengakibatkan korban tewas di lokasi kejadian. Sementara akibat kejadian itu, sontak menjadi perhatian warga.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Adu Banteng Mobilio Lawan Truk Kontainer di Jalur Pantura Paiton, Seorang Sopir Tewas" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/__xHJeZIS3k?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Pengemudi truk, Indra, mengatakan bahwa saat itu dirinya melaju dari arah Barat ke Timur, untuk mengirim minuman dari Jakarta ke Bali. Sesampainya di lokasi, mobil mobilio melaju terlalu ke kanan dengan kecepatan tinggi. Karena jarak sangat dekat, akhirnya terjadi tabrakan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dari depan itu, mobil tersebut mengambil jalur saya. Saya sudah sempat mengerem, tapi akhirnya adu depan. Untungnya, saya pakai sabuk pengaman. Kalau tidak pakai, mungkin saya ada benturan juga,&#8221; terangnya saat ditemui di Pos Lantas Sumberlele Kraksaan-Probolinggo.</p>



<p>Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, mengatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 16.30. Saat itu, Honda Mobilio tersebut hendak mendahului kendaraan yang berada di depannya yang hendak berbelok ke arah Selatan. Karena haluan terlalu ke kanan, sehingga mobil tersebut memakan jalan dari arah berlawanan.</p>



<p>&#8220;Mobilio ingin mendahului kendaran pikap yang ada di depannya. Sehingga, haluan mobil tersebut memakan jalan dari arah berlawanan. Akibatnya, terjadilah benturan antara mobil tersebut dengan truk yang melaju dari arah berlawanan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Ditambahkannya, akibat kejadian itu, sopir mobil Mobilio meninggal di lokasi kejadian. &#8220;Sopir Mobilio meninggal dunia di TKP. Kami langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi korban ke rumah sakit. Sementara kendaraan yang terlibat, masih kami evakuasi. Ada sedikit mengalami kesulitan, karena kendaraan truk kontainer sangat besar,&#8221; tambahnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191276</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pria Paruh Baya di Probolinggo Tewas Usai Ditabrak KA</title>
		<link>https://memontum.com/pria-paruh-baya-di-probolinggo-tewas-usai-ditabrak-ka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jun 2023 04:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[baya,]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[ditabrak]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[ka]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[paruh]]></category>
		<category><![CDATA[pria]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<category><![CDATA[usai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190874</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Seorang pria yang diketahui bernama M Sidik (38), warga Dusun Talang, Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, meninggal setelah tertabrak Kereta Api (KA) Logawa, di perlintasan rel sebelah utara perlintasan KA Bayeman, Rabu (14/06/2023) pagi. Informasi Memontum.com, bahwa pagi itu sebelum kejadian, korban sempat mencari rumput untuk pakan ternaknya di sebelah utara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Probolinggo</strong> &#8211; Seorang pria yang diketahui bernama M Sidik (38), warga Dusun Talang, Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten <a href="https://probolinggo.memontum.com">Probolinggo</a>, meninggal setelah tertabrak Kereta Api (KA) Logawa, di perlintasan rel sebelah utara perlintasan KA Bayeman, Rabu (14/06/2023) pagi.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa pagi itu sebelum kejadian, korban sempat mencari rumput untuk pakan ternaknya di sebelah utara perlintasan KA Bayeman. Saat menyebrang rel KA, diduga korban tidak menyadari adanya Kereta Logawa (Jember-Purwokerto) yang hendak melintas. Alhasil, korban ditabrak KA hingga terserempet dari lokasi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sementara itu, rumput hasil korban mencari pakan untuk ternak, pun berserakan di TKP. Korban meninggal di lokasi kejadian, dengan luka patah kaki sebelah kanan dan luka parah pada bagian kepala. Kejadian ini, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Tongas hingga petugas segera tiba di lokasi.</p>



<p>Petugas kepolisian, pun kemudian mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tongas. &#8220;Korban diduga saat melintas kurang hati-hati hingga menyebabkan kecelakaan ini. Kita juga mengamankan motor bebek milik korban dan sejumlah barang bukti lainnya untuk bahan proses kelanjutan,&#8221; ujar Kapolsek Tongas, AKP Mugi.</p>



<p>Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian serta pihak PT KAI Daop 9 Jember menghimbau agar masyarakat hendak berhati-hati saat melintas di rel KA yang tanpa palang pintu. Hendaknya menoleh kanan kiri terlebih dahulu untuk memperhatikan keadaan sekitar.&nbsp;<strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190874</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Kedungkandang Kota Malang Tewas Ditikam Anak di Bawah Umur</title>
		<link>https://memontum.com/warga-kedungkandang-kota-malang-tewas-ditikam-anak-di-bawah-umur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jul 2022 12:03:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=171841</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Saifullah (21), warga Jl KH Malik Dalam, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, tewas ditikam oleh MS (17) warga kawasan Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, saat berada kawasan Jalan Citra Garden City, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Selasa (05/07/2022) sekitar pukul 22.30. Usai melakukan perbuatan nekad, pelaku pun kemudian menyerahkan diri ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Saifullah (21), warga Jl KH Malik Dalam, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, tewas ditikam oleh MS (17) warga kawasan Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, saat berada kawasan Jalan Citra Garden City, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Selasa (05/07/2022) sekitar pukul 22.30. Usai melakukan perbuatan nekad, pelaku pun kemudian menyerahkan diri ke security setempat, hingga kemudian dibawa ke Polsek Kedungkandang.</p>



<p>Namun, karena MS masih di bawah umur, dirinya pun kemudian diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Malang Kota. Hingga Rabu (06/07/2022) sore, MS masih menjalani pemeriksaan petugas.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa malam itu korban dan temannya, mengendarai motor dan berencana ke rumah temannya di Baran Ngingit, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Namun sesampainya di TKP, korban dan saksi dihadang oleh pelaku.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Nampaknya, antara pelaku dan korban, sudah saling mengenal hingga keduanya terlibat adu mulut. Kejadiannya cukup cepat dan pelaku mengeluarkan sebilah pisau dan langsung melakukan penikaman terhadap korban.</p>



<p>Belum diketahui pasti, berapa banyak luka tikam yang diderita korban. Pastinya usai kejadian, korban langsung roboh bersimbah darah. Mengetahui korbannya terluka, pelaku melarikan diri ke arah timur.</p>



<p>Sementara itu, teman korban pun langsung berlari meminta tolong security perumahan dan melapor ke Polsek Kedungkandang. Tak berselang lama, pelaku penusukan menyerahkan diri ke security perumahaan, hingga langsung&nbsp; dibawa ke Polsek Kedungkandang. Saat ini pelaku beserta BB pisau sudah diserahkan ke Polresta Malang Kota.</p>



<p>Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febrianto Prayoga, membenarkan adanya kejadian tersebut. &#8220;Sudah ditangani Polresta Malang Kota. Tersangka benar di bawah umur itu,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">171841</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wanita Tanpa Identitas Tewas Ditabrak KA di Gadang Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/wanita-tanpa-identitas-tewas-ditabrak-ka-di-gadang-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jun 2022 08:01:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[ditabrak]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170300</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang wanita tanpa identitas yang diperkirakan berumur 40 tahun ditemukan tewas di jalur perlintasan kerata api tak jauh dari Jl Gadang Gang VI, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Selasa (07/06/2022) pagi. Diduga, wanita tersebut meregang nyawa usai ditabrak kereta api (KA) Panataran. Tidak ada yang tahu persis kejadiannya, sebab saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Seorang wanita tanpa identitas yang diperkirakan berumur 40 tahun ditemukan tewas di jalur perlintasan kerata api tak jauh dari Jl Gadang Gang VI, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Selasa (07/06/2022) pagi.</p>



<p>Diduga, wanita tersebut meregang nyawa usai ditabrak kereta api (KA) Panataran. Tidak ada yang tahu persis kejadiannya, sebab saat ditemukan pukul 05.10, korban sudah tak bernyawa di tengah rel dengan kondisi kepala dan kaki luka parah.</p>



<p>Menurut keterangan Mujiono (69), warga sekitar, mengatakan bahwa saat jalan-jalan pagi, dia sudah menemukan korban tewas di rel. &#8220;Saya kira boneka, ternyata wanita dalam kondisi tewas usai ditabrak kerera api. Saya segera meminta tolong hingga warga berdatangan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Sukun hingga petugas segera mendatangi lokasi. Petugas PMI Kota Malang juga tiba di lokasi membantu petugas melakukan proses evakuasi. Jenazah korban kemudian dievakuasi dibawa ke kamar mayat RSSA Malang dengan status Mrs X, karena tidak ditemukan identitas yang melekat di tubuhnya.</p>



<p>Kapolsek Sukun, Kompol Nyoto Gelar membenarkan kejadian tersebut. &#8220;Saat dilakukan pemeriksaan pada jasad korban, tidak ditemukan identitas apapun. Kami masih melakukan penyelidikan,&#8221; ujar Kompol Suyoto.<strong> (gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170300</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bermain di Pantai Batu Bengkung, Wisatawan Kota Malang Tewas Terseret Ombak</title>
		<link>https://memontum.com/berenang-di-pantai-batu-bengkung-wisatawan-kota-malang-tewas-terseret-ombak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 May 2022 15:08:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Batu Bengkung]]></category>
		<category><![CDATA[Terseret Ombak]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169057</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Supriadi (32) warga Jl Prof Moch Yamin Gang V, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, menghembuskan nafas terakhir setelah terseret ombak di Pantai Batu Bengkung, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Sabtu (14/05/2022) tadi. Informasi yang dihimpun dari petugas di lapangan, korban datang untuk berwisata di Batu Bengkung, sejak Jumat (13/05/2022) malam. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Supriadi (32) warga Jl Prof Moch Yamin Gang V, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, menghembuskan nafas terakhir setelah terseret ombak di Pantai Batu Bengkung, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Sabtu (14/05/2022) tadi.</p>



<p>Informasi yang dihimpun dari petugas di lapangan, korban datang untuk berwisata di Batu Bengkung, sejak Jumat (13/05/2022) malam. Dia datang bersama teman-temannya menggunakan mobil pikap.</p>



<p>Kasatpolair Polres Malang, AKP Totok Suprapto, membenarkan kejadian yang terjadi di Pantai Batu Bengkung. &#8220;Iya, memang benar ada peristiwa itu. Kejadiannya pagi tadi,&#8221; kata AKP Totok Suprapto saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (14/05/2022).</p>



<p>Diuraikan Kasatpolair, setibanya di Batu Bengkung pada Jumat (13/05/2022) malam, korban bersama 12 rekannya mendirikan tenda di sekitar pantai. Lalu, Sabtu (14/05/2022) nya atau sekitar 05.30, korban bermain air di sekitar pantai bersama sejumlah rekannya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Tidak lama kemudian, korban terseret arus ke tengah dan masih sempat meminta tolong kepada temannya yang bermain di pinggir pantai. Namun apa daya, karena gelombang yang cukup besar disertai arus kencang, teman korban tak bisa menolongnya.</p>



<p>Hingga kemudian, sekitar pukul 05.45, korban baru dapat diselamatkan oleh petugas yang ada di lapangan. Namun naas, korban di evakuasi sudah dalam keadaan meninggal dunia. &#8220;Saat ini korban sudah di evakuasi dan telah dibawa ke kamar jenazah,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>AKP Totok mengimbau, agar seluruh wisatawan yang berkunjung ke Pantai Batu Bengkung agar tetap memperhatikan papan imbauan yang telah disediakan oleh pihak pengelola wisata Pantai Batu Bengkung. &#8220;Sebenarnya kalau papan imbauan itu sudah disediakan oleh pihak pengelola wisata Pantai Batu Bengkung. Oleh karenanya, kami berharap agar bisa lebih diperhatikan saja,&#8221; imbaunya. <strong>(cw1/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169057</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
