<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Tiga Hari Operasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tiga-hari-operasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Jul 2021 11:22:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Tiga Hari Operasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ibu dan Anak di Sumenep Mati Secara Misterius, Jenazah Baru Ditemukan Setelah Tiga Hari</title>
		<link>https://memontum.com/ibu-dan-anak-di-sumenep-mati-secara-misterius-diduga-baru-ditemukan-setelah-tiga-hari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2021 22:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan Mengapung di Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Mati Secara Misterius]]></category>
		<category><![CDATA[Tiga Hari Operasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=147491</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Ketenangan warga di Desa Kepanjin, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, berubah menjadi gempar. Penyebabnya, seorang ibu berikut seorang anaknya yang teridentifikasi bernama Hasaniah (81) dan Halimatus Sa&#8217;diyah (55), ditemukan mati secara misterius di dalam rumahnya. Hasaniah ditemukan tidak bernyawa dengan posisi terlentang di atas ranjang kamarnya. Sementara sang anak, terbujur kaku dalam kondisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Ketenangan warga di Desa Kepanjin, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, berubah menjadi gempar. Penyebabnya, seorang ibu berikut seorang anaknya yang teridentifikasi bernama Hasaniah (81) dan Halimatus Sa&#8217;diyah (55), ditemukan mati secara misterius di dalam rumahnya.</p>



<p>Hasaniah ditemukan tidak bernyawa dengan posisi terlentang di atas ranjang kamarnya. Sementara sang anak, terbujur kaku dalam kondisi tengkurap.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Ibu dan Anak di Sumenep Mati Secara Misterius, Jenazah Baru Ditemukan Setelah Tiga Hari" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/phNfNCuXL38?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/puluhan-pelukis-nusantara-meriahkan-festival-seni-lukis-madura">Puluhan Pelukis Nusantara Meriahkan Festival Seni Lukis Madura</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-sumenep-kemas-pameran-pembangunan-dalam-madura-night-vaganza">Pemkab Sumenep Kemas Pameran Pembangunan Dalam Madura Night Vaganza</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gunakan-energi-bersih-rec-pemkab-sumenep-nota-kesepahaman-dengan-pln">Gunakan Energi Bersih REC, Pemkab Sumenep Nota Kesepahaman dengan PLN</a></li>
</ul>


<p>Peristiwa misterius dan menggemparkan ini, baru diketahui saat saksi mata yang juga kerabat korban, Ilyas (59), bertandang ke rumah tersebut. Saat itu, saksi mata sudah mendapati kedua almarhumah sudah meninggal. Sontak, peristiwa itu pun selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kota.</p>



<p>&#8220;Beberapa hari yang lalu, ibu saya (Hasaniah, red) mengeluh pusing dan saya bawa ke Puskesmas. Hasilnya saat itu, tekanan darahnya turun sampai 90. Sedangkan adik saya (Sa&#8217;diyah, red), mempunyai riwayat stres. Ibu saya juga sudah tua,&#8221; terang Ilyas.</p>



<p>Sementara itu, Kapolsek Kota Sumenep, AKP Jawali, membenarkan atas kejadian tersebut. Kedua korban atau almarhumah, diperkirakan sudah meninggal pada tiga hari yang lalu atau sebelum diketemukan Rabu (07/07) tadi.</p>



<p>&#8220;Tadi ada dari pihak keluarga datang ke Polsekta, untuk melaporkan kejadian tersebut. Sesuai informasi dari keluarga, almarhumah diperkirakan sudah meninggal pada tiga hari yang lalu,&#8221; kata Kapolsek, Rabu (07/07) tadi di lokasi kejadian.</p>



<p>Untuk keperluan penyelidikan, tambahnya, kedua jenazah tersebut akan di bawa ke RSUD Moh Anwar Sumenep. Namun, sesuai dengan permintaan pihak keluarga almarhumah, tidak mau dilakukan otopsi.</p>



<p>&#8220;Dari pihak keluarga tidak menghendaki untuk diotopsi. Sebab dari ibunya sendiri sudah Lansia dan adiknya mempunyai riwayat depresi,&#8221; ucapnya. Menurut Jawali, motif meninggalnya dua orang tersebut belum diketahui secara pasti. Yang jelas, pada diri kedua korban tidak ada tanda-tanda kekerasan. &#8220;Yang jelas di situ, tidak ada tanda-tanda kekerasan dan penganiayaan,&#8221; tuturnya. <strong>(dan/edo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">147491</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Hari Operasi, Polres Banyuwangi Berangus 4 Pengedar Pil Trex</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-hari-operasi-polres-banyuwangi-berangus-4-pengedar-pil-trex</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jan 2018 14:20:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Banyuwangi Berangus 4 Pengedar Pil Trex]]></category>
		<category><![CDATA[Tiga Hari Operasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=18784</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi&#8212; &#8211; Untuk memerangi dan membertas narkoba di Banyuwangi bukan hanya wacana belaka, sebagai bukti, dalam tiga hari, tepatnya pada Senin (8/1/2018) dan Rabu (10/1/2018) Satnarkoba berhasil meringkus pengedar Narkoba jenis, pil trihexyphenedil alias pil tex, di tiga Kecamatan, yakni, Kecamatan Glenmore, Kecamatan Genteng dan Kecamatan Muncar. Dari penangkapan tersebut, aparat berhasil menggelandang para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong><strong>&#8212;</strong><strong> &#8211;</strong> Untuk memerangi dan membertas narkoba di Banyuwangi bukan hanya wacana belaka, sebagai bukti, dalam tiga hari, tepatnya pada Senin (8/1/2018) dan Rabu (10/1/2018) Satnarkoba berhasil meringkus pengedar Narkoba jenis, pil trihexyphenedil alias pil tex, di tiga Kecamatan, yakni, Kecamatan Glenmore, Kecamatan Genteng dan Kecamatan Muncar.</p>
<p>Dari penangkapan tersebut, aparat berhasil menggelandang para terduga  pengedar pil yang harus dibeli dengan resep dokter tersebut. Penangkapan di</p>
<p>Kecamatan Genteng, unit Opsnal Narkoba, berhasil mengamankan  Imam Setyo Nugroho (24)  warga Dusun Wonoasih, Kecanatan Glenmore, saat diamankan tersangka sedang mengedarkan barang haram tersebut di lampu merah Tawangalun, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng.</p>
<p>Dari penangkapan ini, aparat berhasil mengamankan barang bukti, 145 butir obat Trihexyphenidil, 25 buah potongan plastik bungkus snack, 1 buah bekas bungkus rokok A Satu, 1 buah tas kresek warna putih, 1 buah Hp Nokia X2 warna hitam No. IMEI : 355907056054569, No Sim Card : 083853308604 dan 5 (lima) butir obat Trihexyphenidil  dan 1 (satu) lembar potongan plastik bekas bungkus snack disita dari saksi Bangkit Febriansyah</p>
<p><div id="attachment_18788" style="width: 710px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://memontum.com/18784-tiga-hari-operasi-polres-banyuwangi-berangus-4-pengedar-pil-trex/img-20180110-wa0160-copy" rel="attachment wp-att-18788"><img aria-describedby="caption-attachment-18788" decoding="async" class="size-full wp-image-18788" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180110-WA0160-copy.jpg?resize=700%2C525&#038;ssl=1" alt="Tersangka Jaenuri tak berkutik ketika digerebeg aparat Polsek Muncar dikediamannya.      " width="700" height="525" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180110-WA0160-copy.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180110-WA0160-copy.jpg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180110-WA0160-copy.jpg?resize=600%2C450&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180110-WA0160-copy.jpg?resize=200%2C150&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-18788" class="wp-caption-text">Tersangka Jaenuri tak berkutik ketika digerebeg aparat Polsek Muncar dikediamannya.</p></div></p>
<p>Pada hari yang sama, Unit Opsnal Narkoba, tepatnya pukul 21.30 Wib, mengamankan Wahyu Rajab (20) warga Dusun Karangharjo, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore. Saat dibekuk aparat, terduga pengedar ini sedang beraksi di Selatan RTH Karangharjo, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore.  Dari terduga ini aparat berhasil mengamankan, 120 butir obat Trihexyphenidil, dan  1 unit Hp Samsung Galaxy V warna putih No. IMEI : 356803070694481, No Sim Card : 083831010962.</p>
<p>Unit Opsnal Narkoba, sekitar pukul 22.30 Wib, di lokasi yang tidak jauh dari tersangka Wahyu Rajab, petugas bergeser di Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore. Mereka membekuk Sugeng Makali (35) warga Dusun Sepanjang Weta, Desa Magalenan, Kecamatan Glenmore dan berhasil mengamankan alat bukti, 2.800 butir obat Trihexyphenidil,  2 buah kresek warna hitam, 1 bendel plastik klip,1 buah tas warna ungu dan 1 Hp ASUS warna hitam No. IMEI : 359895073684847, No Sim Card : 089620548661.</p>
<p>Dikatakan Kapolres Banyuwangi, AKBP  Donny Aditiyawarman, melalui Kasat Narkoba, AKP Muh Indra Nadjib. Usai menggelandang dua tersangka pengedar obat-obatan daftar G di dua Kecamatan, Satnarkoba terus melakukan operasi dan hasil, pada Rabu (10/1/2018) siang unit Opsnal Narkoba berhasil mengamankan satu terduga pengedar diwilayah Kecamatan Muncar. Yakni Jaenuri (30) warga Dusun Kedungringin, Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar.</p>
<p>&#8220;Dari penangkan ini, kami berhasil menyita 1.160 butir TRIHEHXPHENIDYL, 117 butir Dexstrometorphan, Uang sisa hasil penjualan Rp. 750.000,-, 1 buah Hp Nokia warna biru laut, 1 buah kaleng bekas rokok gudang garam,  4 plastik bekas, 1 buah terpak  warna biru,&#8221;papar Kasatnarkoba Polres Banyuwangi, Rabu (10/1/2018) sore</p>
<p>Menurut Kasatnarkoba, para terduga pengedar obat-obatan daftar G ini, dijebloskan ditahanan Polres Banyuwangi untuk menjalani pemeriksaan. Dan barang buktinya disita untuk dijadikan barang bukti</p>
<p>&#8220;Para tersangka saat ini ditahan untuk menjalani pemeriksaan,&#8221;kata AKP. Muh. Indra Nadjib.</p>
<p>Akibat perbuatannya, para tersangka melanggar Pasal 197 sub pasal 196 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, yang ancaman hukumannya diatas lima tahun penjara.</p>
<p>Kasatnarkoba Polres Banyuwangi menghimbau kepada warga Banyuwangi hendaknya tidak mengkonsumsi obatan yang bisa merusak mental ini.</p>
<p>&#8220;Saya menghimbau kepada masyarakat, khususnya pemuda sebagai generasi penurus bangsa agar menghindari Narkoba, tidak ada untungnya mengkonsumsi Narkoba, justru akan merusak mental dan akan berurusan dengan polisi dengan megkonsumsi Narkoba, maka jauhilah,&#8221; imbau Kasatnarkoba, AKP. Muh. Indra Nadjib. <strong>(ras</strong><strong>/yan</strong><strong>)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18784</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
