<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Tim Cobra &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tim-cobra/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Feb 2020 17:32:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Tim Cobra &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Curanmor Tempat Ibadah Ditembak Cobra Tangguh Polres Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/curanmor-tempat-ibadah-ditembak-cobra-tangguh-polres-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Feb 2020 17:32:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Curanmor]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Cobra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106732-curanmor-tempat-ibadah-ditembak-cobra-tangguh-polres-lumajang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Spesialis pencurian sepeda motor di tempat-tempat ibadah ditembak tim Cobra Tangguh Polres Lumajang. AN&#8217; (19) warga Desa Kaligagah Kecamatan Sumberbaru Jember. Dilumpuhkan dengan timah panas saat ditangkap karena berusaha melawan. Kasus ini berdasarkan dari pengembangan kasus curanmor pada Desember 2018 silam. Kapolres Lumajang, AKBP Adewira Negara Siregar Sik M.Si, mengatakan, AN ditangkap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8211; Spesialis pencurian sepeda motor di tempat-tempat ibadah ditembak tim Cobra Tangguh Polres Lumajang. AN&#8217; (19) warga Desa Kaligagah Kecamatan Sumberbaru Jember. Dilumpuhkan dengan timah panas saat ditangkap karena berusaha melawan. Kasus ini berdasarkan dari pengembangan kasus curanmor pada Desember 2018 silam.</p>
<p>Kapolres Lumajang, AKBP Adewira Negara Siregar Sik M.Si, mengatakan, AN ditangkap dirumahnya di Sumber Baru Jember. Karena berusaha melawan, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur. Ia juga menegaskan pada para pelaku kriminal yang meresahkan masyarakat untuk segera insaf.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-106733" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200219-WA0234-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200219-WA0234-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200219-WA0234-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200219-WA0234-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200219-WA0234-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Kita tidak akan segan-segan untuk menindak tegas, para pelaku kriminal, mereka sangat meresahkan masyarakat,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Dijelaskan, komplotan pelaku ini beranggotakan Tiga pelaku. Dua diantaranya sudah tertangkap lebih dulu dan kini sudah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lumajang. Saat diintrogasi, &#8216;AN&#8217; mengakui perbuatannya sebanyak 11 kali, terbagi 10 TKP di Lumajang dan 1 TKP di Jember.</p>
<p>&#8220;Sasaran aksi komplotan pelaku ini adalah tempat parkir Masjid,&#8221; ungkap Kapolres.<strong> (adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106732</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cobra Sikat  &#8216;Tikus Gula&#8217; PG Djatiroto Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/cobra-sikat-tikus-gula-pg-djatiroto-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jan 2020 02:42:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[PG Djatiroto]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Cobra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104190-cobra-sikat-tikus-gula-pg-djatiroto-lumajang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kasus pencurian di gudang PG Djatiroto Lumajang terbongkar, ternyata para pelaku yang menjadi &#8216;Tikus Gula&#8217; merupakan karyawan dari PG itu sendiri. Hal itu terungkap setelah Kepolisian Lumajang menangkap 6 pelaku dari 15 orang yang melakukan pencurian gula. Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Hasran, SH M.Hum menegaskan, Pengungkapan kasus pencurian gula di gudang penyimpanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8211; Kasus pencurian di gudang PG Djatiroto Lumajang terbongkar, ternyata para pelaku yang menjadi &#8216;Tikus Gula&#8217; merupakan karyawan dari PG itu sendiri. Hal itu terungkap setelah Kepolisian Lumajang menangkap 6 pelaku dari 15 orang yang melakukan pencurian gula.</p>
<p>Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Hasran, SH M.Hum menegaskan, Pengungkapan kasus pencurian gula di gudang penyimpanan PG Djatiroto tejadi pada tanggal 11 Januari 2020 jam 02.00 WIB di gudang nomer 10 pelaku melakukan aksinya dengan cara mencongkel pintu gudang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-99195" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/Ketiga-Perahu-Peninggalan-Kolonial-Belanda-Dijadikan-Koleksi-Baru-di-Waduk-Gondang.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/Ketiga-Perahu-Peninggalan-Kolonial-Belanda-Dijadikan-Koleksi-Baru-di-Waduk-Gondang.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/Ketiga-Perahu-Peninggalan-Kolonial-Belanda-Dijadikan-Koleksi-Baru-di-Waduk-Gondang.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Setelah kita lakukan olah tkp, ternyata dia modusnya bisa ngambil itu. dia bongkar gudang, dengan cara mencongkel,&#8221; terang Hasran. Kamis (16/1/2020) pagi di Kantornya.</p>
<p>Kasat Reskrim mengungkapkan, kasus pengungkapan oleh tim cobra di PG Djatiroto ini sangat ironis, karena berdasarkan informasi yang masuk kepada tim cobra. dalam gudang itu sering kehilangan sejumlah gula yang sudah dikemas dalam bentuk sak. Bersamaan dengan itu tim opsnal dari tim cobra polsek djatiroto bersama satreskrim polres lumajang melakukan rangkaian penyelidikan.</p>
<p>&#8220;Pada saat itu sempat tertangkap tangan salah se orang, ternyata adalah salah satu oknum satpam yang seyokyanya dia menjaga mengamankan area lingkungan PG. Dia diduga sebagai bagian dari pelaku,&#8221; katanya.</p>
<p>AKP Hasran menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan pendalaman kasus, karena dimungkinkan ada pelaku lain dibalik pelaku yang sudah ditangkap.</p>
<p>&#8220;Tidak menutup kemungkinan akan mengungkap jaringan yang lebih besar lagi, kita masih melakukan pendalaman, siapa dibelakang aksi kejahatan ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Hasran juga menyarankan agar ditempat-tempat vital seperti penyimpanan gula untuk dipasang cctv. &#8220;Ini yang kita sarankan muda-mudahan segera dia pasang ditempat tempat yang vital,&#8221; pungkasnya. <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104190</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tim Cobra Raih Juara lll Tingkat Polda Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/tim-cobra-raih-juara-lll-tingkat-polda-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Dec 2019 13:58:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Cobra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101081-tim-cobra-raih-juara-lll-tingkat-polda-jatim</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kegiatan perlombaan Olah TKP dan Upaya Paksa yang diselenggarakan Diitreskrimsus Polda Jatim sejak tanggal 4 s/d 8 November 2019 kemarin dan di ikuti oleh semua jajaran Reskrim di tiap Polres se Polda Jatim. Polres Lumajang dalam demo olah TKP dan tindakan upaya paksa tersebut Tim Cobra menyabet juara lll AKP Hasran SH. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kegiatan perlombaan Olah TKP dan Upaya Paksa yang diselenggarakan Diitreskrimsus Polda Jatim sejak tanggal 4 s/d 8 November 2019 kemarin dan di ikuti oleh semua jajaran Reskrim di tiap Polres se Polda Jatim.</p>
<p>Polres Lumajang dalam demo olah TKP dan tindakan upaya paksa tersebut Tim Cobra menyabet juara lll</p>
<p>AKP Hasran SH. M.Hum selaku Tim Cobra Polres Lumajang menceritakan pada awak media, Selasa (3/12/2019) pada perlombaan itu Tim Cobra Polres Lumajang menampilkan strategi bagaimana mengatasi pencurian sapi yang marak di Kabupaten Lumajang</p>
<p>&#8220;Setiap mengatasi pencurian sapi, fasilitas yang tidak luput dan selalu di bawa yakni drone dan anjing pelacak untuk memudahkan dalam menemukan pelaku dan sapi curian tersebut. Tak luput juga Tim Inafis Polres Lumajang yang turun untuk olah TKP karena sering berhasil menemukan data tersangka,&#8221; terangnya.</p>
<p>Hasran mrnjelaskan, ketika melakukan upayah penangkapan tersangka, Polres Lumajang juga memberdayakan Satgas Keamanan Desa (SKD) yang telah terampil dan sigap karena sudah mendapat pelatihan khusus dari Tim Cobra Polres Lumajang.</p>
<p>&#8220;Strategi yang kami terapkan sangat ampuh untuk menggagalkan rencana pencurian sapi oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab,&#8221; jelasnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-101082" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191203-WA0100-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191203-WA0100-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191203-WA0100-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191203-WA0100-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191203-WA0100-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Piagam penghargaan dari Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan diserahkan dalam Acara pamit kenal dari Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan SIK SH, M.Hum kepada Kombes Pol Pitra A Ratulangi SIK MM.</p>
<p>Pada Perlombaan Ditreskrimum Polda Jatim kali ini Juara l diraih Polrestabes Surabaya, Juara ll diraih Polres Malang dan Juara lll diraih Polres Lumajang. <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101081</post-id>	</item>
		<item>
		<title>2 Rampok Lumajang Tewas, 6 Keok</title>
		<link>https://memontum.com/2-rampok-lumajang-tewas-6-keok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Nov 2019 09:51:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 365]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Cobra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/100280-2-rampok-pasuruan-tewas-6-keok</guid>

					<description><![CDATA[Terlibat Pembunuhan Sopir Truk Lumajang Memontum Lumajang &#8211; Kawanan rampok sadis berjumlah 8 orang, yang menewaskan sopir truk pasir, Rabu (20/11/2019) pagi, diringkus Tim Cobra Polres Lumajang di Batu Malang. Kawanan ini kawanan rampok gabungan dari berbagai daerah, termasuk asal Lumajang, Pasuruan, Semarang, Surabaya dan Blitar. Berontak dan berusaha kabur saat disergap Tim Cobra, 2 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Terlibat Pembunuhan Sopir Truk Lumajang</h2>
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kawanan rampok sadis berjumlah 8 orang, yang menewaskan sopir truk pasir, Rabu (20/11/2019) pagi, diringkus Tim Cobra Polres Lumajang di Batu Malang. Kawanan ini kawanan rampok gabungan dari berbagai daerah, termasuk asal Lumajang, Pasuruan, Semarang, Surabaya dan Blitar.</p>
<p>Berontak dan berusaha kabur saat disergap Tim Cobra, 2 rampok tewas seketika akibat tertembus peluru di dada dan kaki. Satu pelaku dilumpuhkan dengan 3 pelor panas di bagian kakinya.</p>
<div id="attachment_100281" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-100281" decoding="async" class="size-full wp-image-100281" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191123-WA0100-1-copy.jpg?resize=740%2C493&#038;ssl=1" alt="TEWAS : Korban alami luka parah di lokasi temuan. (ist)" width="740" height="493" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191123-WA0100-1-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191123-WA0100-1-copy.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191123-WA0100-1-copy.jpg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191123-WA0100-1-copy.jpg?resize=200%2C133&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-100281" class="wp-caption-text">TEWAS : Korban alami luka parah di lokasi temuan. (ist)</p></div>
<p>Kawanan rampok sadis ini Rabu lalu merampok, menganiaya, hingga menewaskan sopir bernama Mokhamad Zainudin (32), warga Dusun Purut, Desa Bades, Kecamatan, Pasirian Kabupaten Lumajang.</p>
<p>Dua tewas dalam penyergapan di Batu, Ahmad (19) warga Desa Bago Kecamatan Pasirian, (eksekutor/meninggal dunia) dan Abduh (23), warga Semampir, Kota Surabaya (Eksekutor/meninggal dunia). Sedangkan Slamet Budiono (29), warga Desa Bades, Kecamatan Pasirian, tertembus pelor di kakinya.</p>
<p>Terlibat pula aksi perampokan, Muhammad Miftakhut Toyib (19) warga Desa Genuk, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang dan Indra Irawan (34) warga Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Pasuruan.</p>
<p>Turut aksi pula, Adi Rachmad (28), warga Perumahan Mutiara, Keluarga Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Pasuruan, Ahmad Baidowi (35) warga Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro, Blitar dan Dedi Nurdianto (25) warga Desa Bayeman Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.</p>
<p>Peristiwa itu berawal dari laporan pemilik truk ke Polsek Pasirian, Rabu (20/11/2019) sore. atas dugaan penggelapan. Pemilik melihat keberadaan truk melalui GPS bergerak dari Pasuruan menuju Kota Batu Malang. Tim Cobra lalu melakukan penelusuran hingga pada hari itu juga para pelaku berhasil diringkus.</p>
<p>Kapolres Lumajang AKBP Dr Muhammad Arsal Sahban, SH, SIK, MM, MH. Saat dikonfirmasi wartawan memontum.com, Jumat (22/11/2019) malam menyampaikan, bahwa korban saat itu mengendarai truk bermuatan pasir.</p>
<p>Dalam perjalanan di Jalan Dusun Ringinputih, Desa Gondoruso Pasirian, laju truk dihentikan Slamet. Korban tidak menduga ada niat jahat di balik benak Slamet. Korvan sempat mempersilahkan pelaku naik, karena sama-sama sebagai sopir angkutan tambang.</p>
<p>&#8220;Sampai di Morodadi Desa Bago 2 pelaku lain yakni Ahmad dan Abduh sudah menunggu, ikut naik ke dalam truk, lalu mereka melancarkan aksinya dengan merampas truk serta menganiaya korban hingga meninggal dunia. Setelah itu dibuang ke jurang di jalan baru Kecamatan Kedungjajang,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Kondisi korban sangat mengenaskan. Hasil forensik menyatakan, ada pukulan benda keras di kepala korban. Akibatnya ada robekan. Tidak hanya itu, korban juga diduga disetrum dan dianiaya. Banyak luka di sekujur tubuhnya.</p>
<p>&#8220;Meskipun melarikan diri ke luar kota bukan hambatan bagi Tim Cobra. Para pelaku berhasil kita tangkap di Kota Batu. Dua orang pelaku meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit akibat diganjar timah panas karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara, AKP Hasran SH MHum Kasat Reskrim Polres Lumajang, sekaligus Katim Cobra, yang memimpin langsung proses penangkapan tersebut, mengatakan jika pihaknya pasca mendapatkan laporan Tim Cobra langsung diterjunkan untuk memburu para pelaku.</p>
<p>“Saya pimpin langsung. Pergerakan kami mulai dari Lumajang, Pasuruan. Lalu, informasi kami peroleh pelaku bergerak ke Kota Batu Malang. Akhirnya saya dan Tim Cobra bergerak ke Kota Batu. Di sana kami hadang mereka”, ungkapnya.</p>
<p>Pelaku diancam dengan pidana, pasal 365 ayat 4 KUHP Tentang Pencurian dengan Kekerasan yang menyebabkan meninggal dunia yang dilakukan 2 orang atau lebih. Ancaman hukumannya 20 tahun atau seumur hidup atau pidana mati. <strong>(adi/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">100280</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tambah Kekuatan, Inilah Wajah Baru TIM Cobra Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/tambah-kekuatan-inilah-wajah-baru-tim-cobra-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Nov 2019 08:33:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Cobra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99618-tambah-kekuatan-inilah-wajah-baru-tim-cobra-lumajang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Guna meminimalisir tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat. TIM Cobra kini tidak hanya dari kalangan kepolisian, unsur Satpol PP juga menjadi satu untuk meningkatkan gerak antisipasi kejahatan di wilayah lumajang. Diharapkan dengan bergabungnya dua institusi dalam Tim Cobra bisa memberantas tindak kriminalitas yang selama ini meresahkan masyarakat. Bupati Lumajang H. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Guna meminimalisir tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat. TIM Cobra kini tidak hanya dari kalangan kepolisian, unsur Satpol PP juga menjadi satu untuk meningkatkan gerak antisipasi kejahatan di wilayah lumajang.</p>
<p>Diharapkan dengan bergabungnya dua institusi dalam Tim Cobra bisa memberantas tindak kriminalitas yang selama ini meresahkan masyarakat. Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq MML, menekankan, dua kekuatan dalam satu TIM Cobra ini nantinya akan berkerja tetap pada tugas pokok dan fungsi satuan masing &#8211; masing.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-99619" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191112-WA0099-copy.jpg?resize=740%2C396&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="396" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191112-WA0099-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191112-WA0099-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191112-WA0099-copy.jpg?resize=600%2C321&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191112-WA0099-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Ini peleburan, antara kepolisian dengan satpol PP dalam tim gabungan yang namanya Tim Cobra. Tentu tugasnya sesuai fungsi masing &#8211; masing&#8221;, Kata Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq itu. saat memimpin apel penggabungan TIM Cobra Polres Lumajang dengan Satuan Polisi Pamong Praja di halaman Pemkab Lumajang, Senin (11/11/2019).</p>
<p>Pihaknya ingin memastikan, TIM Cobra yang ada di Kabupaten Lumajang, satu arah dalam tugas memberikan rasa aman bagi masyarakat. Satpol PP akan melakukan tindak lanjut atas pelanggaran &#8211; pelanggaran peraturan daerah dan TIM Cobra Polres Lumajang akan menindak lanjuti hal yang menjadi pelanggaran aturan nagara.</p>
<p>&#8220;Tim Cobra menambah personil dari unsur Satpol PP. Jadi, kebersamaan ini untuk meningkatkan gerak antisipasi kejahatan kriminal. Sehingga dengan bertambahnya personil, bertambah pula kekuatan patroli keamanan di masyarakat, terutama daerah rawan kriminal&#8221;, tegas Cak Thoriq.</p>
<p>&#8220;Bagaimana dengan fungsi penindakan..? Terkait dengan penindakan, tetap sesuai dengan fungsi tugas masing masing. Tentu Tim Cobra Polres akan melakukan tindak lanjut penindakan pelanggaran Undang Undang. Sedangkan Tim Cobra Satpol PP akan menindak lanjuti penindakan pelanggaran Peraturan Daerah&#8221;, Imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolres Lumajang<br />
AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH, menjelaskan, pembentukan dua satuan menjadi TIM Cobra sedianya akan memberikan efek yang luar biasa guna memberikan rasa aman untuk lumajang kedepan.</p>
<p>&#8220;Komandan TIM Cobra bukan hanya Kapolres Lumajang, tapi juga Bupati bisa menggerakkan secara langsung, Kapolres juga demikian. Pada saat ada dua kepala atau TIM yang bisa menggerakkan secara langsung ini, maka akan kecil kemungkinan untuk tidak bergerak. Karena salah satunya akan merespon. Apalagi keduanya merespon, ini akan memberikan satu efek yang luar biasa bagi Lumajang&#8221;, jelas Kapolres yang sebentar lagi akan pindah tugas menduduki jabatan baru sebagai Waka Polres Bogor Kota itu. <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99618</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sabu 4,87 kg Dipasok ke Lumajang dari Sampang</title>
		<link>https://memontum.com/sabu-487-kg-dipasok-ke-lumajang-dari-sampang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Oct 2019 02:07:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[sabu]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Cobra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98666-sabu-487-kg-dipasok-ke-lumajang-dari-sampang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Setelah tertangkapnya Ali Wafa (pria, 26 th) warga Sokobana Kabupaten Sampang oleh Tim Cobra Res Narkoba Polres Lumajang dengan barang bukti seberat 77,7 gram sabu (31/7), selanjutnya Tim Cobra Res Narkoba Polres Lumajang melakukan pengembangan terkait jaringan narkoba yang masuk ke Lumajang. Dari pengembangan tersebut, Tim Cobra Res Narkoba akhirnya berhasil menangkap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Setelah tertangkapnya Ali Wafa (pria, 26 th) warga Sokobana Kabupaten Sampang oleh Tim Cobra Res Narkoba Polres Lumajang dengan barang bukti seberat 77,7 gram sabu (31/7), selanjutnya Tim Cobra Res Narkoba Polres Lumajang melakukan pengembangan terkait jaringan narkoba yang masuk ke Lumajang.</p>
<p>Dari pengembangan tersebut, Tim Cobra Res Narkoba akhirnya berhasil menangkap Hanif Rohman (pria, 27 th) warga Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang (13/10). Dari penangkapan tersebut, Tim Cobra Res Narkoba berhasil mengamankan sabu seberat seberat 4,87 kg senilai 5 milyar Rupiah yang di simpan di dalam tas koper oleh tersangka.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-98667" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191028-WA0124-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191028-WA0124-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191028-WA0124-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191028-WA0124-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191028-WA0124-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dalam pernyataannya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengatakan dirinya tak sudi jika Lumajang dijadikan tempat pelarian para kartel Narkoba. Penangkapan pelaku Hanif Rohman yang memiliki sabu seberat 4,87 kg adalah buah pengembangan dari kasus Ali Wafa atas kepemilikan sabu 77,7 gram, yang terkait dengan jaringan Sokobana.</p>
<p>&#8220;Saya tak sudi jika wilayah hukum Polres Lumajang dijadikan jalur pelarian para kartel narkoba. Jika memang masih berani masuk wilayah saya, maka Tim Cobra tak segan menangkap para kartel narkoba” tegas Arsal.</p>
<p>Kapolres menambahkan, sebelumnya Kapolda Jawa Timur Irjen. Pol. Drs. Luki Hermawan, M.Si menerangkan bahwa jalur masuk barang haram tersebut ke wilayah Jawa Timur cukup bervariasi.</p>
<p>“Jalur masuk peredaran narkoba di Jawa Timur ini melalui jalur darat, laut maupun udara dan melewati beberapa kota besar seperti Batam, Jakarta, Pontianak, dan Surabaya. Namun demikian, kesemuanya bermuara di Kecamatan Sokobanah, Sampang’ erangnya.</p>
<p>Sebagai catatan, beberapa waktu yang lalu (31/7) Ditresnarkoba Polda Jawa Timur memang menggrebek Kecamatan Sokobanah Kabupaten Sampang untuk membongkar sindikat peredaran narkoba skala internasional. Bahkan dalam penggrebekan tersebut, Kapolda Jawa Timur yang memipin operasi tersebut menggunakan helikopter agar mempermudah penggrebekan. Operasi tersebut berhasil mengamankan 50 Kilo gram sabu dan 99 butir ekstasi senilai total 74 Miliar Rupiah.<strong> (adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98666</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Heboh..! Korban Perampokan di Lumajang Minta Para Pelaku Tidak Dihukum</title>
		<link>https://memontum.com/heboh-korban-perampokan-di-lumajang-minta-para-pelaku-tidak-dihukum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Oct 2019 13:38:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 365]]></category>
		<category><![CDATA[perampokan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Cobra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98262-heboh-korban-perampokan-di-lumajang-minta-para-pelaku-tidak-dihukum</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kasus perampokan yang menimpa Tiananto (24) atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tante Tiara (Waria) warga Dusun Margomulyo Desa Kenongo Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang Jawa Timur menjadi viral pasca Tim Cobra Polres Lumajang Berhasil mengungkap aksi perampokan yang terjadi akhir Agustus lalu. Terungkap, jika pelaku yang beraksi saat itu, tak lain adalah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8211; Kasus perampokan yang menimpa Tiananto (24) atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tante Tiara (Waria) warga Dusun Margomulyo Desa Kenongo Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang Jawa Timur menjadi viral pasca Tim Cobra Polres Lumajang Berhasil mengungkap aksi perampokan yang terjadi akhir Agustus lalu.</p>
<p>Terungkap, jika pelaku yang beraksi saat itu, tak lain adalah anak buah korban sendiri (karyawan), dimana korban merupakan pengusaha rias pengantin.</p>
<p>Para pelaku yang berhasil ditangkap diantaranya, Johan (26), Harjo (27), Ridi (35), Izroil (29), semuanya warga Gucialit. Akibat kejadian itu, uang korban raib dibawa kabur para pelaku, sejumlah Rp. 31.000.000,00. Hal yang menghebohkan terkait kasus ini, hingga viral di media massa dan media sosial adalah Sang Korban Perampokan tidak mau para pelaku dihukum.</p>
<p>“Jangan dihukum pak, saya sudah merelakan uang tersebut. Mereka semua karyawan saya, mereka semua baik kepada saya dan juga mereka adalah saudara saya sendiri” ujarnya dihadapan Kapolres Lumajang.</p>
<p>Korban meminta agar Kapolres untuk mengampuni kejahatan yang dilakukan para tersangka. Korban tidak ingin karyawan yang sudah bertahun-tahun susah senang bersamanya dipenjara akibat kasus perampokan yang dilakukan dirumahnya. Bahkan Tiananto alias Tante Tiara sudah merelakan uang Rp 31 Juta yang telah diambil para perampok tersebut.</p>
<p>Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengungkapkan pada media ini, Minggu (20/10/2019). Bahwa pihaknya baru kali ini menemukan kasus, seorang korban tindak kejahatan mintak para pelaku yang telah merugikannya untuk tidak dihukum.</p>
<p>“Baru kali ini saya temukan kasus, korban mintak pelaku untuk tidak dihukum. Tapi biarlah nanti pak hakim yang menentukan apakah para pelaku harus di jerat hukuman atau sebaliknya. kami tidak punya kewenangan melepaskan para tersangka. saya paham kesedihan tante tiara tapi hukum harus ditegakkan” tegas Kapolres.</p>
<p>Kapolres menjelaskan uang 31 Juta hasil perampokan dibagikan oleh para tersangka secara bervariasi, ada yang mendapatkan Rp 10 juta, Rp 5 juta dan ada yang hanya mendapatkan Rp 1 Juta.</p>
<p>Uang tersebut digunakan oleh para pelaku untuk membeli 2 sepeda Motor, 3 ekor kambing, 1 Celana panjang, dan 2 buah jaket.</p>
<p>&#8220;Uang hasil pembagian tersebut, digunakan oleh para pelaku untuk membeli kambing, sepeda motor dan pakaian yang saat inipun disita petugas sebagai barang bukti. Pelaku melanggar pasal 365 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara&#8221;, pungkasnya. <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98262</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kades Pajarakan Randuagung Diciduk Tim Cobra Polres Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/kades-pajarakan-randuagung-diciduk-tim-cobra-polres-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Oct 2019 04:41:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[oknum kades]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[razia]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Cobra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/95204-kades-pajarakan-randuagung-diciduk-tim-cobra-polres-lumajang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Tim Cobra Polres Lumajang Jawa Timur mengamankan MRN, kades Pajarakan. Di kediaman kepala desa tersebut didapati sejumlah sepeda motor yang diduga bodong, STNK tanpa unit, dan sepucuk pistol, saat Tim Cobra menggelar razia door to door, Senin (30/9/2019) kemarin. &#8220;Kepala Desa Pajarakan kami amankan karena kepemilikan dua motor &#8216;bodong&#8217;, sepuluh STNK yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8211; Tim Cobra Polres Lumajang Jawa Timur mengamankan MRN, kades Pajarakan. Di kediaman kepala desa tersebut didapati sejumlah sepeda motor yang diduga bodong, STNK tanpa unit, dan sepucuk pistol, saat Tim Cobra menggelar razia door to door, Senin (30/9/2019) kemarin.</p>
<p>&#8220;Kepala Desa Pajarakan kami amankan karena kepemilikan dua motor &#8216;bodong&#8217;, sepuluh STNK yang kami tengarai hasil kejatahan berikut satu pistol,&#8221; terang Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban ketika dikonfirmasi, Selasa (1/10/2019).</p>
<p>Perwira polisi kelahiran Makasar itu mengaku jika sebelumnya banyak informasi yang masuk. Desa Pajarakan merupakan tempat dimana banyak sekali pelaku kejahatan bersarang. Terutama penadahan barang hasil kejahatan.</p>
<p>&#8220;Total saat itu, kami sita sepuluh motor dan sepuluh STNK ditengarai hasil kejahatan dan satu pistol,&#8221; kata Kapolres.</p>
<p>Kapolres berpesan, pada masyarakat jangan membeli dan menggunakan motor bodong. Karena menurutnya, selain motor bodong adalah hasil kejahatan, berdasarkan teori suplay and demand, semakin banyak permintaan motor bodong maka suplainya juga akan meningkat.</p>
<p>&#8220;Dimana suplainya diperoleh dari hasil kejahatan, salah satunya dari aksi begal&#8221;, pungkas Kapolres.<strong> (adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">95204</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tim Cobra Diminta Selidiki Pelaksanaan Program Bedah Rumah Jatirejo Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/tim-cobra-diminta-selidiki-pelaksanaan-program-bedah-rumah-jatirejo-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2019 01:41:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Cobra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/92452-tim-cobra-diminta-selidiki-pelaksanaan-program-bedah-rumah-jatirejo-lumajang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sempat senyap pasca viral, dugaan tipu &#8211; tipu dalam pelaksanaan program bedah rumah di Desa Jatirejo Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Rupanya, ada cerita terpendam dibaliknya. Muncul kepermukaan saat ini, Rabu (11/9/2019). Warga tak cukup puas, meski diwaktu sebelumnya, pada media ini Siti, Tim Pelaksana bedah rumah di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sempat senyap pasca viral, dugaan tipu &#8211; tipu dalam pelaksanaan program bedah rumah di Desa Jatirejo Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Rupanya, ada cerita terpendam dibaliknya. Muncul kepermukaan saat ini, Rabu (11/9/2019).</p>
<p>Warga tak cukup puas, meski diwaktu sebelumnya, pada media ini Siti, Tim Pelaksana bedah rumah di Desa Jatirejo menegaskan jika dirinya sudah melaksanakan program tersebut sesuai prosedur yang ada.</p>
<p>Misnadi (51), warga Dusun Jatiwangi desa setempat, merupakan salah satu dari ke enam warga yang lain, di desa tersebut yang turut menerima manfaat bedah rumah.Ia mengaku bukannya merasa senang, akan tetapi merasa terintimidasi saat ini.</p>
<p>Hal itu diutarakan pada media ini oleh Iip Anita Candra Sari (29), keponakan Misnadi. Kata Iip, pasca ramai di media masa, akan dugaan ketidak wajaran proses bedah rumah di desanya itu.<br />
Misnadi didatangi oleh staf desa sebanyak enam orang. Salah satunya kata Iip yaitu Siti (Timlak bedah rumah), ditemani yang lain diantaranya Kasun, Sekdes juga Mudin desa setempat.Ditanya Iip, keperluan dari ke enam orang tersebut yakni untuk mengembalikan uang sebesar 2,5 juta.</p>
<p>&#8220;Itu saya meneruskan cerita paman saya. Karena saat ke rumah, kalau tidak salah kemarin pas malam Selasa. Anak dan menantu paman saya, sedang tidak dirumah. Dan mereka datang malam sekira jam 20:30 an. Hemat saya, kenapa tidak menunggu ada pendamping dari anak atau yang lain, atau siang saja. Kenapa saat paman saya sendiri. Saat itu paman saya disuruh tanda tangan, sementara paman saya tidak bisa membaca,&#8221; kata Iip.</p>
<p>Menurut Iip, langkah dilakukan pihak pelaksana bedah rumah saat itu sepihak. Terkesan memaksakan kehendak untuk supaya pamannya tanda tangan.</p>
<p>&#8220;Kalau tidak tanda tangan, paman saya disuruh mengembalikan uang 7,5 juta. Yang didapat sebelumnya, dalam bentuk material. Atau pilihan lain, wajib menerima uang sisa 2,5 juta. Lalu menanda tangani lembaran yang sebenarnya tak diketahui apa isinya oleh paman saya Misnadi,&#8221; imbuh Iip.</p>
<p><strong>Baca :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/28871-program-bedah-rumah-di-desa-jatirejo-kunir-lumajang-disoal" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Program Bedah Rumah di Desa Jatirejo Kunir Lumajang Disoal</a></p>
<p>Alhasil, merasa takut dan lain &#8211; lain. Terang Iip saat itu Misnadi menanda tangani lembaran yang disodorkan ke hadapannya.</p>
<p>Ditanya apakah Misnadi menerima uang 2,5 juta pasca tanda tangan ?, perempuan berhijab itu menjelaskan jika pamannya tidak meneima uang sepeserpun.</p>
<p>Iip meminta Tim Cobra Polres Lumajang menyelidiki dugaan ketidak wajaran didalam pelaksanaan program bedah rumah di desanya itu.</p>
<p><strong>Baca Juga :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/28934-pasca-viral-bedah-rumah-di-desa-jatirejo-kunir-lumajang-supadi-dapat-pengembalian-batako" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Pasca Viral, Bedah Rumah di Desa Jatirejo Kunir Lumajang, Supadi Dapat Pengembalian Batako</a></p>
<p>&#8220;Supaya ada keadilan. Saya prihatin. Saya meminta Tim Cobra sedianya melakukan penyekidikan akan program bedah rumah di Desa Jatirejo. Karena menurut saya tidak transparan sama sekali. Kesannya menutup &#8211; nutupi,&#8221; tukas Iip.</p>
<p>&#8220;Biar ketemu, jalurnya seperti apa,&#8221; pungkas dia.</p>
<p>Sebelumnya, Siti, Timlak bedah rumah di Desa Jatirejo menjelaskan. Pelaksanaan bedah rumah tersebut bersumber tahun anggaran 2018 kemarin. Di Jatirejo ada enam pemerima.</p>
<p>Sementara Kades Jatirejo, Sukarmo, saat akan dimintai tanggapan sedianya meredam persoalan ini. Ia terkesan acuh, tak ingin ikut &#8211; ikutan dalan persoalan yang terjadi, kendati dirinya berkewajiban mengawasi hiruk pikuk desa yang ia pimpin.&#8221;Ke Timlak saja,&#8221; ucapnya lalu hengkang pergi.<strong> (adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92452</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
