<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>timbang, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/timbang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 Aug 2023 11:44:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>timbang, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bulan Timbang dan Dispensasi Nikah Jadi Perhatian Wakil Ketua DPRD Lumajang dalam Tekan Stunting</title>
		<link>https://memontum.com/bulan-timbang-dan-dispensasi-nikah-jadi-perhatian-wakil-ketua-dprd-lumajang-dalam-tekan-stunting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Aug 2023 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Dispensasi]]></category>
		<category><![CDATA[perhatian]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[timbang,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196362</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, H Akhmat, memberikan perhatian lebih terkait upaya pemerintah daerah dalam rangka menurunkan angka stunting dan meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat Lumajang. Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, menilai bahwa untuk urusan program dan teori memang sudah bagus dalam upaya menurunkan angka stunting. Namun, di sisi lain ternyata masih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, H Akhmat, memberikan perhatian lebih terkait upaya pemerintah daerah dalam rangka menurunkan angka stunting dan meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat Lumajang.</p>



<p>Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, menilai bahwa untuk urusan program dan teori memang sudah bagus dalam upaya menurunkan angka stunting. Namun, di sisi lain ternyata masih banyak warga Lumajang yang enggan menimbangkan putra-putrinya ke Posyandu. Sehingga, banyak anak-anak yang seharusnya dapat perhatian lebih, namun justru luput dari pengawasan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Banyak warga Lumajang, khususnya wilayah Utara yang enggan untuk menimbangkan putra-putrinya saat Bulan Timbang. Ini tentunya, menjadi salah satu faktor untuk melakukan pemantauan dan langkah-langkah dalam menurunkan stunting,” katanya, Senin (21/08/2023) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan H Akhmat ST, selain mengenai Bulan Timbang, ternyata ada beberapa kendala lain yang harus dicarikan solusi pemerintah daerah. Yaitu, mengenai masih lumayan tingginya angka pernikahan dini di Kabupaten Lumajang.</p>



<p>“Saat ini, meski aturannya sudah ada tentang pernikahan dini, ternyata masih bisa dengan melakukan sidang dispensasi. Sehingga, meski minimal 19 tahun, tapi tetap saja banyak pernikahan di bawah usia 19 tahun, karena sudah dapat dispensasi nikah melalui putusan Pengadilan Agama,&#8221; paparnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196362</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Bulan Timbang, Wabup Lumajang Ingatkan Gerakan Cukup Dua Telur untuk Turunkan Stunting</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-bulan-timbang-wabup-lumajang-ingatkan-gerakan-cukup-dua-telur-untuk-turunkan-stunting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Aug 2023 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[timbang,]]></category>
		<category><![CDATA[turunkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195031</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, meminta agar masing-masing kelurahan, pemerintah desa serta stakeholder terkait dapat turut menggalakkan &#8216;Gerakan Cukup Dua Telur untuk Turunkan Stunting&#8217;. Pernyataan itu, dimaksudkan untuk meningkatkan akeselerasi penurunan angka stunting Lumajang yang masih berada di atas 21,6 persen rata-rata nasional. &#8220;Karena kita masih di atas rata-rata nasional, maka harus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, meminta agar masing-masing kelurahan, pemerintah desa serta stakeholder terkait dapat turut menggalakkan &#8216;Gerakan Cukup Dua Telur untuk Turunkan Stunting&#8217;. Pernyataan itu, dimaksudkan untuk meningkatkan akeselerasi penurunan angka stunting Lumajang yang masih berada di atas 21,6 persen rata-rata nasional.</p>



<p>&#8220;Karena kita masih di atas rata-rata nasional, maka harus bergerak cepat. Seluruh Lurah, Kades kemudian dengan Tim Penggerak PKKnya harus melakukan gerakan cukup dua telur,&#8221; katanya dalam kegiatan Bulan Timbang Serentak Paguyupan Posyandu Zahra, di Kantor Kelurahan Tompokersan Lumajang, Sabtu (05/08/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengatakan, bahwa pemerintah akan menargetkan angka stunting di Lumajang turun menjadi 10 persen di tahun 2024 mendatang. Sementara, dari hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, angka stunting Lumajang tercatat 23,8 persen. Jumlah itu turun 6,3 persen dari angka 30,1 persen di tahun 2021.</p>



<p>Bunda Indah optimis, angka stunting di tahun 2023 mampu mencapai sekitar 16 persen. Sehingga, pada 2024 mendatang prevalensi stunting bisa mencapai target di bawah 14 persen rata-rata nasional. &#8220;Tahun ini, stunting harus turun dari 23,8 persen menjadi sekitar 16 persen. Sehingga tahun depan bisa mencapai target yang kita harapkan, targetnya 10 persen,&#8221; jelasnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195031</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
