<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Timnas Putri U-16 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/timnas-putri-u-16/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Mar 2021 14:07:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Timnas Putri U-16 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pelaku Penganiaya Mantan Pemain Timnas Putri U-16 Minta Maaf dan Mengaku Bukan Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/pelaku-penganiaya-mantan-pemain-timnas-putri-u-16-minta-maaf-dan-mengaku-bukan-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Mar 2021 14:07:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Klojen]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Putri U-16]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136849</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pelaku penganiayaan terhadap mantan pemain Timnas Putri U-16, CSD (16), warga Kelurahan Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, akhirnya meminta maaf. Pelaku mendatangi rumah CSD dan meminta maaf kepada keluarga korban hingga kasus penganiayaan ini berakhir damai. Pria asal Kepanjen, Kabupaten Malang ini ternyata juga bukan anggota polisi. Dalam video berdurasi 28 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pelaku <a href="https://memontum.com/tag/penganiayaan">penganiayaan</a> terhadap mantan pemain Timnas Putri U-16, CSD (16), warga Kelurahan Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, akhirnya meminta maaf.</p>



<p>Pelaku mendatangi rumah CSD dan meminta maaf kepada keluarga korban hingga kasus penganiayaan ini berakhir damai.</p>



<p>Pria asal Kepanjen, Kabupaten Malang ini ternyata juga bukan anggota polisi. Dalam video berdurasi 28 detik yang diunggah di akun instagram pribadi CSD pada Jumat (12/3/2021), pelaku tampak meminta maaf dan menyatakan dirinya juga bukanlah anggota Polsek Klojen.</p>



<p>Adapun pernyataan pelaku dalam video tersebut. &#8220;Pada hari ini hari Jumat tanggal 12 Maret, saya di rumahnya Ceysa. Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas hal yang tidak menyenangkan kepada saudari Ceysa bersama keluarga besarnya,&#8221; ujar pelaku.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/136569-pelaku-penganiaya-mantan-pemain-timnas-putri-u-16-dipastikan-bukan-anggota-polsek-klojen">Pelaku Penganiaya Mantan Pemain Timnas Putri U-16 Dipastikan Bukan Anggota Polsek Klojen</a></strong></p>



<p>Permintaan maaf juga ditujukan kepada instansi kepolisian, sebab saat kejadian dia mengaku sebagai anggota Polsek Klojen.</p>



<p>&#8220;Adapun ucapan saya disaat kejadian itu saya mohon maaf. Dan tidak ada niatan mencemarkan nama baik kepolisian. Saya tidak akan mengulangi kejadian ini lagi,&#8221; ujar pelaku. Belum diketahui identitas pelaku, sebab dalam video tersebut tidak mencantumkan identitas pelakunya.</p>



<p>Sementara itu ibunda CSD yakni Diana mengatakan, bahwa pihak keluarga sudah memberikan maaf kepada pelaku.</p>



<p>&#8220;Suami saya juga sudah memaafkan. Karena pelaku beritikad baik datang ke rumah, dan meminta maaf secara langsung. Ada juga surat pernyataan bahwa pelaku bukan anggota Polsek Klojen dan berjanji tidak akan mengulangi perbuataanya kembali,&#8221; ujarnya , Minggu (14/3/2021).</p>



<p>Saat ini kondisi CSD sudah membaik, bahkan pada Sabtu (13/3/2021) suadah mengikuti seleksi Bhayangkara FC Putri di Stadion Gajayana Kota Malang.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya mantan pemian Timnas Putri U-16, berinisial CSD (16), warga Kelurahan Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, menjadi korban kekerasan oleh pengendara motor tak dikenal di Jl S Supriadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (8/3/2021) pukul 13.30.</p>



<p>Video penganiayaan ini viral di media sosial Facebook. Tampak CSD yang saat itu mengendarai motor Kawasaki KLX membonceng temannya, beberapa kali dipukul oleh pelaku.</p>



<p>Dalam video berdurasi 45 detik tersebut, menunjukkan seorang pria menaiki Honda Revo dan memakai jas hujan, sedang memarahi pengendara motor Kawasaki KLX. Setelah itu pria tersebut, menendang roda depan motor Kawasaki KLX. Nampak antara pengendara motor Kawasaki KLX dan Honda Revo saling berdebat.</p>



<p>Tiba-tiba pengendara motor Honda Revo, memukul bagian kepala pengendara Kawasaki KLX. Sempat ada warga yang melerai, namun pelaku tetap marah dan tetap melakukan pemukulan.</p>



<p>Tak hanya itu, teman pengendara KLX juga terkena pukulan. Kemudian pria itu mencopot kunci kontak motor Kawasaki KLX, lalu membuangnya. Ternyata korban penganiayan itu adalah CSD yang saat itu hendak ke rumah saudaranya.</p>



<p>Diceritakan oleh CSD, bahwa dia membonceng temannya mengendarai moror KLX dari Pakisaji hendak ke rumah saudaranya di Sukun.</p>



<p>&#8220;Setelah melewati pertigaan Jl Klatan Gang III, tas teman saya ditarik palaku. Pelaku memepet motor menyuruh saya berhenti depan Alfamart. Saat itu pelaku marah-marah,&#8221; ujar CSD.</p>



<p>Pelaku marah sambil mengatakan telah karena terkena cipratan genangan air hujan dari motor korban. </p>



<p>&#8220;Pelaku memukul kepala saya. Sudah saya jelaskan ke paku kalau saya ini perempuan, kok sampai memukul saya. Pelaku tidak menghiraukan dan malah juga memukul teman saya. Pelaku saat itu mengaku dinas di Polsek Klojen. Bahkan pelaku juga mengancam akan menilang karena motor trail saya tidak layak jalan,&#8221; ujar CSD.</p>



<p>Pelalu baru pergi setelah ada warga yang melerai. Namun sebelum pergi, pelaku mencabut kontak motor korban dan membuangnya. &#8220;Penganiayaan ini rencananya akan saya laporkan ke polisi,&#8221; ujar CSD.</p>



<p>Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo SH SIK mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan laporan penganiayaan tersebut. &#8220;Belum ada laporan pada kami,&#8221; ujar Kompol Tinton. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136849</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelaku Penganiaya Mantan Pemain Timnas Putri U-16 Dipastikan Bukan Anggota Polsek Klojen</title>
		<link>https://memontum.com/pelaku-penganiaya-mantan-pemain-timnas-putri-u-16-dipastikan-bukan-anggota-polsek-klojen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2021 12:57:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Klojen]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Putri U-16]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136569</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pelaku penganiayaan terhadap mantan pemain Timnas Putri U-16, CSD (16), warga Kelurahan Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang hingga, Rabu (10/3/2021) sore, masih belum diketahui identitasnya. Saat melakukan penganiayaan terhadap CSD di Jl S Supriadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang pada Senin (8/3/2021) siang, pelaku sempat mengaku sebagai anggota Polsek Klojen. Bahkan pelaku [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pelaku penganiayaan terhadap mantan pemain Timnas Putri U-16, CSD (16), warga Kelurahan Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang hingga, Rabu (10/3/2021) sore, masih belum diketahui identitasnya.</p>



<p>Saat melakukan penganiayaan terhadap CSD di Jl S Supriadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang pada Senin (8/3/2021) siang, pelaku sempat mengaku sebagai anggota Polsek Klojen.</p>



<p>Bahkan pelaku juga mengancam akan menilang CSD. Namun ternyata pelaku dipastikan, bukanlah anggota Polsek Klojen.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/136460-mantan-pemain-timnas-putri-u-16-asal-malang-jadi-korban-kekerasan">Mantan Pemain Timnas Putri U-16 Asal Malang Jadi Korban Kekerasan</a></strong></p>



<p>Kanit Reskrim Polsek Klojen, AKP Yoyok Ucuk menjelaskan pihaknya sudah melakukan lidik, sebab nama Polsek Klojen sudah dicatut oleh pelaku. Dari hasil lidik polisi, dipastikan pelaku bukanlah anggota Polsek Klojen.</p>



<p>&#8220;Jadi dari informasi yang kami lidik, disitu kami mendapatkan sekilas gambaran. Dan kami dapat katakan, bahwa pelaku bukan anggota Polsek Klojen,&#8221; ujar AKP Yoyok Ucuk, Rabu (10/3/2021) siang.</p>



<p>Tindakan petugas kepolisian selalu bergerak secara teknis dan aturan. Namun apa yang dilakukan oleh pelaku bahkan mengaku akan melakukan penilangan, dinilai sesuai aturan.</p>



<p>&#8220;Kalau ada anggota polisi, dalam hal ini ada suatu gesekan, atau suatu emosional secara subyektif atau perorangan personal. Kemudian dia meminta sesuatu barang pada seseorang, jangan diperbolehkan. Karena polisi selalu bertindak secara teknis kemudian aturan. Dan kejadian yang terjadi pada Senin (8/3/2021) kemarin, kami bisa pastikan bukan anggota Polsek Klojen,&#8221; ujar AKP Yoyok.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya mantan pemian Timnas Putri U-16, berinisial CSD (16), warga Kelurahan Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, menjadi korban kekerasan oleh pengendara motor tak dikenal di Jl S Supriadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (8/3/2021) pukul 13.30.</p>



<figure class="wp-block-video"><video controls poster="https://s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2021/03/Mantan-Pemain-Timnas-Putri-U-16-Asal-Malang-Jadi-Korban-Kekerasan.jpg" src="https://s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2021/03/csd.mp4"></video></figure>



<p>Video penganiayaan ini viral di media sosial Facebook. Tampak CSD yang saat itu mengendarai motor Kawasaki KLX membonceng temannya, beberapa kali dipukul oleh pelaku.</p>



<p>Dalam video berdurasi 45 detik tersebut, menunjukkan seorang pria menaiki Honda Revo dan memakai jas hujan, sedang memarahi pengendara motor Kawasaki KLX.</p>



<p>Setelah itu pria tersebut, menendang roda depan motor Kawasaki KLX. Nampak antara pengendara motor Kawasaki KLX dan Honda Revo saling berdebat.</p>



<p>Tiba-tiba pengendara motor Honda Revo, memukul bagian kepala pengendara Kawasaki KLX. Sempat ada warga yang melerai, namun pelaku tetap marah dan tetap melakukan pemukulan. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2021/03/csd.mp4" length="5884052" type="video/mp4" />

		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136569</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mantan Pemain Timnas Putri U-16 Asal Malang Jadi Korban Kekerasan</title>
		<link>https://memontum.com/mantan-pemain-timnas-putri-u-16-asal-malang-jadi-korban-kekerasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2021 14:02:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Putri U-16]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136460</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mantan pemian Timnas Putri U-16, berinisial CSD (16), warga Kelurahan Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, menjadi korban kekerasan oleh pengendara motor tak dikenal di Jl S Supriadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (8/3/2021) pukul 13.30. Video penganiayaan ini viral di media sosial Facebook. Tampak CSD yang saat itu mengendarai motor Kawasaki [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Mantan pemian Timnas Putri U-16, berinisial CSD (16), warga Kelurahan Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, menjadi korban kekerasan oleh pengendara motor tak dikenal di Jl S Supriadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (8/3/2021) pukul 13.30.</p>



<p>Video penganiayaan ini viral di media sosial Facebook. Tampak CSD yang saat itu mengendarai motor Kawasaki KLX membonceng temannya, beberapa kali dipukul oleh pelaku.</p>



<p>Dalam video berdurasi 45 detik tersebut, menunjukkan seorang pria menaiki Honda Revo dan memakai jas hujan, sedang memarahi pengendara motor Kawasaki KLX. Setelah itu pria tersebut, menendang roda depan motor Kawasaki KLX. Nampak antara pengendara motor Kawasaki KLX dan Honda Revo saling berdebat.</p>



<p>Tiba-tiba pengendara motor Honda Revo, memukul bagian kepala pengendara Kawasaki KLX. Sempat ada warga yang melerai, namun pelaku tetap marah dan tetap melakukan pemukulan.</p>



<p>Tak hanya itu, teman pengendara KLX juga terkena pukulan. Kemudian pria itu mencopot kunci kontak motor Kawasaki KLX, lalu membuangnya. Ternyata korban penganiayan itu adalah CSD yang saat itu hendak ke rumah saudaranya.</p>



<figure class="wp-block-video"><video controls src="https://s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2021/03/csd.mp4"></video></figure>



<p>Diceritakan oleh CSD, bahwa dia membonceng temannya mengendarai motor KLX dari Pakisaji hendak ke rumah saudaranya di Sukun.</p>



<p>&#8220;Setelah melewati pertigaan Jl Klatan Gang III, tas teman saya ditarik pelaku. Pelaku memepet motor menyuruh saya berhenti depan Alfamart. Saat itu pelaku marah-marah,&#8221; ujar CSD.</p>



<p>Pelaku marah sambil mengatakan telah karena terkena cipratan genangan air hujan dari motor korban.</p>



<p>&#8220;Pelaku memukul kepala saya. Sudah saya jelaskan ke paku kalau saya ini perempuan, kok sampai memukul saya. Pelaku tidak menghiraukan dan malah juga memukul teman saya. Pelaku saat itu mengaku dinas di Polsek Klojen. Bahkan pelaku juga mengancam akan menilang karena motor trail saya tidak layak jalan,&#8221; ujar CSD.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong> <a href="https://memontum.com/126419-lanjutan-penganiayaan-nenek-polisi-lacak-keberadaan-pelaku-di-lawang">Lanjutan Penganiayaan Nenek, Polisi Lacak Keberadaan Pelaku di Lawang</a></p>



<p>Pelalu baru pergi setelah ada warga yang melerai. Namun sebelum pergi, pelaku mencabut kontak motor korban dan membuangnya. &#8220;Penganiayaan ini rencananya akan saya laporkan ke polisi,&#8221; ujar CSD.</p>



<p>Sementara itu Kasat Reskrim <a href="https://memontum.com/tag/polresta-malang-kota">Polresta Malang Kota</a>, Kompol Tinton Yudha Riambodo SH SIK mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan laporan penganiayaan tersebut. &#8220;Belum ada laporan pada kami,&#8221; ujar Kompol Tinton. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2021/03/csd.mp4" length="5884052" type="video/mp4" />

		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136460</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
