<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Tipu Warga Kepanjen &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tipu-warga-kepanjen/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Jul 2021 10:31:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Tipu Warga Kepanjen &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Warga Kepanjen Harus Vaksin. Daftar Online, Cepat dan Disiapkan 12 Ribu Dosis</title>
		<link>https://memontum.com/warga-kepanjen-harus-vaksin-daftar-online-cepat-dan-disiapkan-12-ribu-dosis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2021 10:31:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Daftar Online]]></category>
		<category><![CDATA[Harus Vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[Tipu Warga Kepanjen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=148812</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Percepatan vaksinasi terus dilakukan pemerintah Kabupaten Malang. Seperti yang akan digelar di Stadion Kanjuruhan, pada Minggu (25/07) mulai pagi besok, Pemkab Malang bersama Polres Malang serta Forkopimda, menggelar vaksinasi untuk keseluruhan masyarakat di Kecamatan Kepanjen, tanpa terkecuali. Uniknya, dalam pelaksanaan yang akan digeber sejak pagi sekitar pukul 08.00 itu, masyarakat yang belum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Percepatan vaksinasi terus dilakukan pemerintah Kabupaten Malang. Seperti yang akan digelar di Stadion Kanjuruhan, pada Minggu (25/07) mulai pagi besok, Pemkab Malang bersama Polres Malang serta Forkopimda, menggelar vaksinasi untuk keseluruhan masyarakat di Kecamatan Kepanjen, tanpa terkecuali.</p>



<p>Uniknya, dalam pelaksanaan yang akan digeber sejak pagi sekitar pukul 08.00 itu, masyarakat yang belum vaksin, bisa mendaftar melalui layanan online. Atau, cukup mengklik https://vaksincovid19.malangkab.go.id/ untuk melakukan pendaftaran.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
</ul>


<p>Sebenarnya, tidak hanya itu fasilitas yang bisa dilakukan masyarakat yang ingin turut vaksinasi. Saat mengklik tersebut, selain bisa membaca deskripsi pelaksanaan dan syarat serta ketentuan, masyarakat juga bisa memilih sendiri jadwal vaksinasi.</p>



<p>Tentunya, tinggal mengikuti jadwal pelaksanaan atau jam yang sudah dijadwalkan oleh pelaksana. Salah satunya, apakah kelompok umur 18 tahun ke atas ataukah kelompok umur 12 sampai 17 tahun. Sehingga, sangat cepat dan simpel.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa langkah itu merupakan bagian dari percepatan pelaksanaan vaksinasi. Dengan cakupan lebih luas, atau seluruh masyarakat di Kecamatan Kepanjen, diharapkan bisa memvaksin seluruh masyarakat, yang sebelumnya tidak bisa mengikuti pelaksanaan vaksinasi. Karena, seperti Forkopimda di masing-masing jajaran, selama ini juga telah dan terus memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat.</p>



<p>&#8220;Untuk Minggu besok, target sementara adalah seluruh masyarakat di Kecamatan Kepanjen. Harapannya, kesempatan ini bisa dioptimalkan masyarakat dalam bersama-sama menekan angka penyebaran Covid-19 dan menjaga imun tubuh kian terjaga dengan turut vaksinasi,&#8221; kata Kadinkes, Sabtu (24/07) tadi.</p>



<p>Masih menurut mantan Dirut RSUD Lawang itu, dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut, peserta akan disiapkan sekitar 12 ribu dosis. Dari ketersediaan itu, diharapkan mampu menjangkau hingga 12 ribu masyarakat di Kecamatan Kepanjen. &#8220;Kita sudah mensiapkan sekitar 12 ribu dosis, untuk kebutuhan vaksinasi di Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Semoga, kesempatan ini bisa manfaatkan semaksimal mungkin masyarakat,&#8221; tambahnya. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">148812</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ngaku Keturunan Wali, Tipu Warga Kepanjen</title>
		<link>https://memontum.com/ngaku-kiai-raup-ratusan-juta-kepanjen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Sep 2018 10:24:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ngaku Keturunan Wali]]></category>
		<category><![CDATA[Ngaku kiai raup ratusan juta Kepanjen]]></category>
		<category><![CDATA[Tipu Warga Kepanjen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=55388</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212;Waspadalah orang yang mengaku bisa mengambil uang miliaran dari kardus. Terlebih, pelaku mengaku keturunan syech atau wali. Terbukti, perkataan santun dan meyakinkan itu hanyalah aksi penipuan semata di Kepanjen. Selama 10 bulanan tersangka Amar alias Asep (54) warga asal Kampung Kabuyutan RT01/RW04, Desa/Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung menipu seorang warga Kepanjen. Ia meraup ratusan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="auto"><strong>Memontum Malang &#8212;</strong>Waspadalah orang yang mengaku bisa mengambil uang miliaran dari kardus. Terlebih, pelaku mengaku keturunan syech atau wali. Terbukti, perkataan santun dan meyakinkan itu hanyalah aksi penipuan semata di Kepanjen.</p>
<p dir="auto">Selama 10 bulanan tersangka Amar alias Asep (54) warga asal Kampung Kabuyutan RT01/RW04, Desa/Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung menipu seorang warga Kepanjen. Ia meraup ratusan juta rupiah.</p>
<p dir="auto">Miris, korban menderita kerugian total Rp 200 juta. Musibah dialami Muslih (55) pengelola bengkel las, warga Dusun Legok RT04/RW02, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Selama 8 bulan lebih, ia sempat tertipu omongan tersangka.</p>
<p dir="auto">Korban mengenal tersangka sejak 2017. Tepatnya sejak 24 Desember. Sejak berkenalan, korban tertipu omongan halus tersangka. Apalagi terperanjat saat tersangka menunjukkan gelang emas hasil ritual. Padahal, gelang itu palsu.</p>
<p dir="auto">Kanit Reskrim Polsek Kepanjen, Iptu Supriyadi, menjelaskan jika praktik penipuan tersangka berjalan 10 bulan. Dia memakai bahasa halus, santun, mengaku keturunan wali, mengajak ritual dengan minyak wangi.</p>
<p dir="auto">&#8220;Tas koper ini. Dijanjikan sumber uang. Diambil 7 keturunan tidak akan habis. Awalnya. Dia memasukkan satu, gelang ini untuk meyakinkan korban, &#8221; ungkap Supriyadi dalam rilis pers, Rabu (12/9/2018) siang.</p>
<p dir="auto">&#8220;Baru ini saja menipu. Selama 5 tahun. Dulu di Bandung, pernah tawuran. Iya pernah, (Pakisaji&#8211;red). Dia pendatang. Saya mengaku orangtua syeh, &#8221; aku tersangka ditanya Supriyadi. (sos)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">55388</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
