<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>titipan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/titipan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Nov 2025 12:26:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>titipan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kejari Kota Malang Terima Titipan Pembayaran Kerugian Negara Rp 2,1 Miliar dari Dugaan Korupsi Aset Pemkot</title>
		<link>https://memontum.com/kejari-kota-malang-terima-titipan-pembayaran-kerugian-negara-rp-21-miliar-dari-dugaan-korupsi-aset-pemkot</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari]]></category>
		<category><![CDATA[kerugian]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[pembayaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[titipan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227642</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang menerima titipan pembayaran kerugian negara sebesar Rp 2,1 miliar dari tersangka berinisial KS (65), warga Kota Surabaya, Selasa (11/11/2025) tadi. Uang tunai itu, diserahkan langsung oleh keluarga tersangka ke Kejari Kota Malang. Diketahui, bahwa sebelumnya Kejari Kota Malang telah menetapkan KS sebagai tersangka atas kasus dugaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang menerima titipan pembayaran kerugian negara sebesar Rp 2,1 miliar dari tersangka berinisial KS (65), warga Kota Surabaya, Selasa (11/11/2025) tadi. Uang tunai itu, diserahkan langsung oleh keluarga tersangka ke Kejari Kota Malang.</p>



<p>Diketahui, bahwa sebelumnya Kejari Kota Malang telah menetapkan KS sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pemanfaatan aset Pemkot Malang di Jalan Raya Dieng, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Bahkan akibat dari kejadian ini, Pemkot Malang mengalami kerugian lebih dari 2 miliar.</p>



<p>Kepala Kejari Kota Malang, Tri Joko, mengatakan uang tersebut diserahkan sebagai bentuk itikad baik dalam mengembalikan kerugian negara. Meski demikian, proses hukum tetap berjalan.</p>



<p>&#8220;Penitipan kerugian negara ini bukan berarti pembebasan. Proses hukum tetap berjalan termasuk pelaksanaan eksekusi hukumannya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya menegaskan, bahwa publik perlu memahami bahwa pengembalian kerugian negara bukan berarti menghapus unsur pidananya. &#8220;Bahwa pengembalian kerugian negara bukan berarti tuntutan pidana berhenti di situ,&#8221; tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dijelaskannya, dugaan kasus korupsi itu bermula saat aset Pemkot Malang seluas 513 meter persegi yang terletak di Jalan Raya Dieng, Kecamatan Klojen, dimanfaatkan sebagai tempat tinggal perorangan sejak tahun 1958 lewat perjanjian sewa menyewa. Namun tanpa seizin Pemkot Malang, pada 2011, KS telah melanggar perjanjian dengan mengalihkan kepada pihak ketiga untuk Restoran Saboten.</p>



<p>Selama kurun waktu 2011 hingga 2025, tersangka hanya membayar retribusi sebesar Rp 170 juta dari yang seharusnya diterima Pemkot Malang sebesar Rp 2,3 miliar. Sehinga kerugian Pemkot Malang mencapai Rp 2,1 miliar lebih</p>



<p>Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 UU RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.</p>



<p>Selain menerima uang kerugian, penyidik Kejari Kota Malang juga telah menyita sejumlah dokumen penting sebagai barang bukti. Dengan pelunasan kerugian negara, proses hukum akan berfokus ke pembuktian unsur pidana korupsi. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227642</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Halal Bihalal Ikawangi, Bupati Ipuk Fiestiandani dapat Titipan Jaga Banyuwangi Tetap Keren</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-halal-bihalal-ikawangi-bupati-ipuk-fiestiandani-dapat-titipan-jaga-banyuwangi-tetap-keren</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 May 2024 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bihalal]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[fiestiandani]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[ikawangi,]]></category>
		<category><![CDATA[titipan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209100</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, hadiri acara tahunan halal bihalal Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Jakarta Raya di Padi Sport Center, Kabupaten Tangerang, Minggu (05/05/2024) tadi. Halal bihalal ini berlangsung sangat meriah dan istimewa, karena juga dibalut pagelaran seni budaya khas Banyuwangi. Dalam kesempatan itu, hadir ratusan warga Banyuwangi dari berbagai Korwil dan Pokmas, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, hadiri acara tahunan halal bihalal Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Jakarta Raya di Padi Sport Center, Kabupaten Tangerang, Minggu (05/05/2024) tadi. Halal bihalal ini berlangsung sangat meriah dan istimewa, karena juga dibalut pagelaran seni budaya khas Banyuwangi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, hadir ratusan warga Banyuwangi dari berbagai Korwil dan Pokmas, yang diantaranya seperti Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang Selatan, Tangerang Raya dan Cilegon-Merak-Serang (Cimerang). Bahkan, turut hadir sejumlah tokoh nasional berdarah Banyuwangi, juga tampak hadir. Seperti Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas, Menteri Pariwisata 2014-2019, Arief Yahya, Sesepuh Ikawangi, Bambang Sugiyono, Kabareskrim RI 2008-2009, Komjen Pol Susno Duadji dan beberapa tokoh lain.</p>



<p>Ketua Ikawangi Pusat, Mayjen (Purn) Rusdi Maksum, dalam kesempatan itu menitipkan amanat para sesepuh Ikawangi kepada Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut. “Ada satu pesan dari para sesepuh Ikawangi. Jika ingin Ikawangi ini keren, maka Banyuwangi harus keren. Oleh karena itu, saya titip ke Ibu Bupati agar Banyuwangi bisa tetap dijaga &#8216;Keren&#8217;,” paparnya.</p>



<p>Saat ini, lanjutnya, Banyuwangi telah keren. Bahkan, banyak prestasi yang telah ditorehkan. Seperti halnya tetap ditetapkan sebagai kabupaten terinovatif, kabupaten berkinerja terbaik dan sebagainya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Ini harus dipertahankan. Agar kita sebagai orang Banyuwangi yang tinggal di luar bisa semakin lantang mengaku sebagai orang Banyuwangi,” lanjutnya.</p>



<p>Bupati Ipuk sendiri dalam kesempatan itu menyambut positif ajakan Ikawangi Pusat. Menurutnya, berbagai prestasi yang diraih oleh Banyuwangi, tidak terlepas dari berkat kerja keras semua pihak. “Transformasi Banyuwangi ini, dengan seluruh prestasinya, adalah berkat kerja bersama-sama. Termasuk teman-teman Ikawangi,” tegas Bupati Upik.</p>



<p>Untuk meningkatkan kekerenan itu, tambah Bupati Ipuk, harus disokong oleh semua pihak. Ikawangi juga harus turut mengambil peran. “Ada banyak (Ikawangi)yang sukses. Ini bisa menjadi stimulan dan penyemangat, utamanya bagi anak-anak muda di Banyuwangi untuk berprestasi pula,” paparnya.</p>



<p>Bupati Ipuk juga berharap, Ikawangi bisa menjadi inkubator bagi warga Banyuwangi untuk menumbuhkan jejaring ekonomi baru. Yaitu dari Banyuwangi ke berbagai kota dan negara tempat rantau. “Ayo kita tingkatkan pengembangan ekonomi asli Banyuwangi dengan daerah-daerah lain,” tambahnya. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209100</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
