<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tlanakan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tlanakan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Jan 2025 13:56:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tlanakan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pergi Mancing, Pemuda Tlanakan Pamekasan Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/pergi-mancing-pemuda-tlanakan-pamekasan-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jan 2025 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Mancing]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[tlanakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218145</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Drw (17), warga asal Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh nelayan di pesisir Pantai Desa Tlesah, Senin (06/01/2025) sekitar pukul 08.00. Sebelum ditemukan, korban bersama seorang temannya, Rf, berpamitan memancing dengan menggunakan perahu, di Perairan Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, pada Sabtu (04/01/2025) lalu. Hanya saja, saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Drw (17), warga asal Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh nelayan di pesisir Pantai Desa Tlesah, Senin (06/01/2025) sekitar pukul 08.00.</p>



<p>Sebelum ditemukan, korban bersama seorang temannya, Rf, berpamitan memancing dengan menggunakan perahu, di Perairan Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, pada Sabtu (04/01/2025) lalu. Hanya saja, saat itu perahunya dilaporkan mengalami kemiringan hingga membuat korban jatuh dan tenggelam.</p>



<p>Kapolres Pamekasan melalui Kasat Polairud Polres Pamekasan, Ipda Isrok Wahyudi, menjelaskan kronologis kejadian bahwa sebelum kejadian, Drw bersama satu temannya itu berangkat memancing pada Sabtu (04/01/2025) sore. &#8220;Namun ketika sampai di tengah perairan, terjadi musibah kapal yang ditumpangi korban alami kemiringan dan terjatuh,&#8221; ujarnya, Senin (06/01/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkan Ipda Isrok, saat terjatuh Drw yang tidak bisa berenang sempat dibantu oleh temannya, untuk dibawa ke tepian. Namun sebelum tiba di tepian, pegangannya terlepas.</p>



<p>&#8220;Temannya seorang diri berhasil sampai ke tepian, kemudian diantarkan nelayan ke kediamannya. Teman Drw ini pingsan lalu dirujuk ke Puskesmas Tlanakan. Setelah sadar, temannya ini bercerita kalau Drw hanyut hingga pihak keluarga melapor ke kami,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Ipda Isrok juga menyampaikan, bahwa seusai menerima laporan, pihaknya langsung melakukan pencarian namun hasilnya nihil. Kemudian, pada Senin tadi pagi, jenazah korban ditemukan oleh nelayan.</p>



<p>&#8220;Korban ditemukan nelayan di pesisir Desa Tlesah. Kemudian dilakukan evakuasi dan dirujuk ke Puskesmas Tlanakan serta dibawa ke rumah duka,&#8221; tambahnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218145</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kafe Sediakan Kamar untuk Karaoke di Tlanakan Pamekasan Disegel Satpol PP</title>
		<link>https://memontum.com/kafe-sediakan-kamar-untuk-karaoke-di-tlanakan-pamekasan-disegel-satpol-pp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Sep 2023 13:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Disegel]]></category>
		<category><![CDATA[Karaoke]]></category>
		<category><![CDATA[satpol]]></category>
		<category><![CDATA[sediakan]]></category>
		<category><![CDATA[tlanakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198134</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan menyegel sebuah kamar di Kafe One di Jalan Raya Tlanakan, Desa Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan. Penyegelan itu dilakukan, karena kamar itu diduga sebagai tempat karaoke. Kepala Satpol PP Pamekasan melalui Kabid Penegakan Perundang-Undangan, Moh Hasanurrahman, mengatakan bahwa tindakan penyegelan itu atas laporan dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Pamekasan</strong> &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan menyegel sebuah kamar di Kafe One di Jalan Raya Tlanakan, Desa Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan. Penyegelan itu dilakukan, karena kamar itu diduga sebagai tempat karaoke.</p>



<p>Kepala Satpol PP Pamekasan melalui Kabid Penegakan Perundang-Undangan, Moh Hasanurrahman, mengatakan bahwa tindakan penyegelan itu atas laporan dari masyarakat kepada Satpol PP Pamekasan. &#8220;Jadi, tindakan penyegelan ini dilakukan atas laporan masyarakat. Tentunya, dengan adanya keberadaan tempat karaoke berupa room yang dilarang di Kabupaten Pamekasan,&#8221; katanya, Rabu (13/09/2023) tadi.</p>



<p>Menurutnya, pelarangan keberadaan tempat karaoke itu telah termaktub pada Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pamekasan Nomor 2 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan hiburan dan rekreasi. &#8220;Jadi ini merupakan langkah kami untuk menegakkan aturan dan kondusifitas Kabupaten Pamekasan,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Hasanurrahman menegaskan, jika usai dilakukan penyegelan masih beroperasi kembali, maka pihak Satpol PP akan melakukan pemanggilan dan memberikan sanksi tindak pidana ringan (Tipiring). &#8220;Kalau masih beroperasi kembali, kami akan lakukan panggil pemiliknya. Akan kami sidang Tipiring. Jadi kalau semisal patuh, kami berterimakasih,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Pemilik Kafe One, Aldi, menyampaikan jika dirinya akan mengikuti peraturan yang telah disampaikan oleh Satpol PP Pamekasan. Sebelumnya, dirinya tidak mengetahui soal adanya Perda tersebut. &#8220;Ini tempat baru. Kalau saya mengikuti aturan saja. Kalau memang tidak diperbolehkan, kami akan tutup,&#8221; paparnya.</p>



<p>Aldi mengaku, jika di kafe miliknya itu memang ada tempat karaoke. Hanya saja, tidak setiap hari dibuka. Melainkan, hanya pada waktu ketika ada tamu yang memesan dengan sistem penyanyi panggilan.</p>



<p>&#8220;Memang ada karaokenya. Paling minim, itu harganya Rp 80 ribu persatu jam,&#8221; tambahnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198134</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
