<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tlekung &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tlekung/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Jan 2024 06:51:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tlekung &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Warga Desa Tlekung Akhirnya Restui Pengoperasional TPA</title>
		<link>https://memontum.com/warga-desa-tlekung-akhirnya-restui-pengoperasional-tpa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jan 2024 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[akhirnya]]></category>
		<category><![CDATA[pengoperasional]]></category>
		<category><![CDATA[restui]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204300</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Warga Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, akhirnya merestui kembali difungsikannya TPA Tlekung. Keputusan tersebut diambil, setelah adanya pertemuan antara Pemkot Batu dengan Pemerintah Desa Tlekung serta perwakilan warga Desa Tlekung, di Ruang Rupatama, Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Selasa (09/01/2024) malam. Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Warga Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, akhirnya merestui kembali difungsikannya TPA Tlekung. Keputusan tersebut diambil, setelah adanya pertemuan antara Pemkot Batu dengan Pemerintah Desa Tlekung serta perwakilan warga Desa Tlekung, di Ruang Rupatama, Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Selasa (09/01/2024) malam.</p>



<p>Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa Pemkot Batu telah menggelar pertemuan dengan Pemerintah Desa Tlekung. Dalam pertemuan itu, telah mencapai keputusan bersama yaitu mengenai dibukanya kembali TPA Tlekung.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, bahwa sejak 9 Januari 2024 malam, TPA Tlekung resmi dibuka. Dan, mekanisme baru di TPA Tlekung adalah sebagai tempat pemrosesan akhir. Jadi, bukan tempat pembuangan akhir sampah.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Tlekung, yang bersedia membuka kembali TPA Tlekung. Dan, akhirnya permasalahan pembukaan kembali TPA Tlekung, dinyatakan tuntas. Sekali lagi, kami sampaikan bahwa TPA Tlekung bukan tempat pembuangan akhir sampah tetapi tempat pemrosesan akhir sampah,&#8221; terangnya, saat berada di Gedung DPRD Kota Batu, Rabu (10/01/2024) tadi.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa tiga mesin incinerator di TPA Tlekung diprioritaskan untuk mengolah sampah yang sudah ada, residu sampah yang zero waste dan pengolahan sampah khusus warga Tlekung. Dengan demikian, tidak ada penambahan volume sampah, pencemaran air dan juga bau.</p>



<p>Untuk itu, ujar Pj Wali Kota Aries, dirinya meminta kerja sama semua pihak. Termasuk, warga Desa Tlekung untuk bersama-sama menangani sampah.</p>



<p>&#8220;Pemerintah berupaya agar pengelolaan sampah perkotaan tertangani dengan baik. Tidak ada niatan sedikitpun, untuk merugikan warga Tlekung. Mari kita bersama-sama melakukan langkah-langkah yang terpadu agar kota ini bersih dan nyaman dan TPA Tlekung merupakan obyek vital yang harus kita jaga bersama,&#8221; urainya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Desa Tlekung, Sumardi, berharap pemerintah konsisten untuk tidak lagi menambah volume sampah di TPA Tlekung. &#8220;Kami berkeinginan agar segera disusun pedoman tata kelola sampah Kota Batu yang nantinya akan disosialisasikan kepada warga,&#8221; jelasnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204300</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembukaan TPA Tlekung Ditolak Warga, Tiga Mesin Incenerator TPA Mulai Beroperasi</title>
		<link>https://memontum.com/pembukaan-tpa-tlekung-ditolak-warga-tiga-mesin-incenerator-tpa-mulai-beroperasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jan 2024 08:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[beroperasi]]></category>
		<category><![CDATA[ditolak]]></category>
		<category><![CDATA[incenerator]]></category>
		<category><![CDATA[pembukaan]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204128</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Penolakan warga terkait rencana dibukanya kembali TPA Tlekung pada Jumat (05/01/2024) hari ini, tidak sepenuhnya membuat Pemkot Batu atau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, melakukan penundaan. Buktinya, sebanyak tiga mesin Incenerator atau pembakaran sampah milik Pemkot Batu yang berada di TPA Desa Tlekung, pun mulai dioperasikan, Jumat siang. Kepala Dinas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Penolakan warga terkait rencana dibukanya kembali TPA Tlekung pada Jumat (05/01/2024) hari ini, tidak sepenuhnya membuat Pemkot Batu atau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, melakukan penundaan. Buktinya, sebanyak tiga mesin Incenerator atau pembakaran sampah milik Pemkot Batu yang berada di TPA Desa Tlekung, pun mulai dioperasikan, Jumat siang.</p>



<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Muji Dwi Leksono, mengatakan bahwa perlu dipahami jika pengertian TPA yang dioperasikan saat ini, bukan Tempat Pembuangan Akhir. Tetapi, menjadi Tempat Pemrosesan Akhir.</p>



<p>&#8220;Pengoperasian tiga mesin Incenerator di TPA ini, kami sudah bersurat yang isinya pemberitahuan ke pihak Pemerintah Desa dan BPD Tlekung,&#8221; katanya.</p>



<p>Tiga mesin Incenerator yang dioperasikan tersebut, lanjutnya, masing-masing memiliki fungsi penanganan. Di mana, satu mesin untuk TPS3R Desa Tlekung. Lalu, satu mesin lagi untuk sampah yang lama. Kemudian, yang terakhir untuk menangani sampah baru yaitu sampah perkotaan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Yang jelas, mulai hari ini tiga mesin Incenerator di TPA ini dioperasikan. Dan, hari ini sudah dua dump sampah yang ditangani. Terdiri dari sampah lama dan sampah baru,&#8221; terangnya.</p>



<p>Mengenai penanganan pemrosesan sampah dengan Incenerator ini, ujarnya, dilakukan oleh sembilan orang. Setiap Incenerator ditangani oleh tiga orang. Sementara terkait dengan pengoperasian Incenerator tersebut, tentunya butuh dukungan dari masyarakat. Dalam pengertian, mulai dari bawah yaitu masyarakat, untuk memilah sampah. Sehingga, nantinya hasil akhir yaitu sampah residu yang diproses.</p>



<p>&#8220;Yang pasti, penanganan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) ini dilakukan secara bertahap. Nantinya, hanya sampah residu yang diproses. Dan, dalam pemrosesan sampah dengan Incenerator ini perjam 6,3 ton. Lalu, bak dump truk ditutup rapat dengan terpal terus sampahnya langsung dibakar,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, mengenai rencana dibukanya kembali TPA Tlekung, sempat memunculkan penolakan dari masyarakat. Hanya saja berdasarkan pantauan di lapangan, dimulainya pengoperasian Incenerator di TPA hari ini, kondisi di lingkungan setempat terlihat sepi. Justru, terlihat beberapa orang dari kepolisian berjaga-jaga di pintu masuk TPA. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204128</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masyarakat Desa Tlekung Kota Batu Tolak Rencana Dibukanya Kembali TPA</title>
		<link>https://memontum.com/masyarakat-desa-tlekung-kota-batu-tolak-rencana-dibukanya-kembali-tpa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jan 2024 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[dibukanya]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[rencana]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203966</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Masyarakat Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, secara terang-terangan menolak rencana dibukanya kembali TPA Tlekung oleh Pemkot Batu, yang direncanakan akan dibuka kembali 5 Januari 2024 mendatang. Salah satu alasan penolakan, karena masyarakat menilai bahwa Pemkot Batu masih belum menunjukkan kerjanya dalam mengurangi sampah lama yang sudah menggunung. Kepala Desa Tlekung, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Masyarakat Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, secara terang-terangan menolak rencana dibukanya kembali TPA Tlekung oleh Pemkot Batu, yang direncanakan akan dibuka kembali 5 Januari 2024 mendatang. Salah satu alasan penolakan, karena masyarakat menilai bahwa Pemkot Batu masih belum menunjukkan kerjanya dalam mengurangi sampah lama yang sudah menggunung.</p>



<p>Kepala Desa Tlekung, Sumardi, mengatakan bahwa tokoh masyarakat Tlekung menggelar rapat pada 30 Desember 2023 malam, terkait kabar rencana dibukanya kembali TPA Tlekung. Di sini, masyarakat telah menegur Pemdes Tlekung, terkait adanya kabar itu (pembukaan kembali TPA, red).</p>



<p>&#8220;Terus terang, masyarakat langsung menegur kepala desa. Karena, menurut mereka tanpa koordinasi. Tanpa pemberitahuan ke desa maupun masyarakat, kok tiba-tiba TPA dibuka lagi,&#8221; terangnya, di Kantor Desa Tlekung, Selasa (02/01/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Dalam rapat itu, tambahnya, hasil akhirnya adalah tanpa kesimpulan. Yang artinya, masyarakat dan tokoh Desa Tlekung tetap minta TPA Tlekung ditutup.</p>



<p>&#8220;Masyarakat Desa Tlekung tetap meminta TPA ditutup. Meskipun, Dinas Lingkungan Hidup ngotot dibuka dengan dalih sudah ada tiga unit mesin Incenerator. Termasuk, rencana pengelolaan mesin-mesin tersebut,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Alasan mengapa masyarakat desa Tlekung sudah tidak menginginkan lagi TPA dibuka kembali, papar Sumardi, karena khawatir dipermainkan lagi oleh Pemkot Batu. Di mana, masyarakat sudah melihat sendiri sejak uji coba tiga unit mesin Incenerator yang ada sejak 9 Desember 2023, itu masih belum bisa mengurangi sampah yang menggunung.</p>



<p>&#8220;Tiga unit mesin Incenerator dengan kapasitas besar itu sudah diuji coba, namun sepertinya sampah yang menggunung tidak berkurang. Jadi, masyarakat khawatir justru itu dibuat alasan untuk memasukkan sampah baru ke TPA,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Masih menurut Kades, sebenarnya apa yang dikehendaki masyarakat tidak mempersulit. Karena, masyarakat hanya butuh keseriusan Pemkot dalam menangani sampah yang sudah menggunung.</p>



<p>&#8220;Jika tidak dikurangi (sampah, red) terlebih dahulu, maka akan berakibat fatal apabila terjadi longsor. Yang jelas, masyarakat Desa Tlekung menolak dibukanya kembali TPA. Dan, yang penting bagi masyarakat Pemkot Batu jangan memasukkan sampah baru dahulu, sebelum kerja Pemkot Batu untuk mengurangi sampah yang menggunung dibuktikan,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203966</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Kembali Operasional TPA Tlekung, Pemkot Batu Standbykan Tiga Mesin Incenerator</title>
		<link>https://memontum.com/buka-kembali-operasional-tpa-tlekung-pemkot-batu-standbykan-tiga-mesin-incenerator</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Dec 2023 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[incenerator]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[operasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[standbykan]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203845</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pemkot Batu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pengadaan atau membeli Incenerator (mesin pembakaran sampah, red) sebanyak tiga unit dengan harga Rp 12 miliar. Tiga mesin itu, rencananya untuk mendukung dibukanya kembali TPA Tlekung, pada 5 Januari 2024 mendatang. Kepala DLH Kota Batu, Muji Dwi Leksono, mengatakan bahwa pengadaan Incenerator yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Pemkot Batu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pengadaan atau membeli Incenerator (mesin pembakaran sampah, red) sebanyak tiga unit dengan harga Rp 12 miliar. Tiga mesin itu, rencananya untuk mendukung dibukanya kembali TPA Tlekung, pada 5 Januari 2024 mendatang.</p>



<p>Kepala DLH Kota Batu, Muji Dwi Leksono, mengatakan bahwa pengadaan Incenerator yang dilakukan dinasnya merupakan salah satu langkah penanganan sampah di Kota Batu. &#8220;Jadi, kami melaksanakan pengadaan tiga unit mesin Incenerator. Perunitnya, itu seharga Rp 4 miliar. Rencananya, ketiganya ditempatkan di TPA di Desa Tlekung,&#8221; terangnya, saat di TPA Tlekung, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Kamis (28/12/2023) tadi.</p>



<p>Sumber anggaran dari pengadaan tiga unit Incenerator itu, ujarnya, berasal dari PAK APBD 2023. &#8220;Mesin ini sudah di trial 9 Desember 2023 kemarin. Untuk kapasitasnya, perunit Incenerator ini mampu menangani 15 ton selama 12 jam. Dengan kekuatan panas 400 sampai 800 derajat, yang nantinya bisa diatur saat sampah kering atau basah,&#8221; urainya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari tiga mesin itu, tambah Muji, satu unit nantinya akan menangani TPS3R Desa Tlekung. Kemudian, dua mesin lainnya menangani sampah pasar, Alun-alun serta di area perkotaan.</p>



<p>Untuk mekanisme pemrosesan sampah, nantinya sampah dari dump truk langsung masuk Incenerator. Artinya, tidak ada timbunan lagi. Sehingga, tidak menimbulkan bau. Lalu, untuk proses pengambilan sampahnya, yakni dengan ditutup terpal yang rapat. Sehingga, tidak berantakan di jalan. Begitu pula saat keluar dari TPA, seluruh bak kendaraan dibersihkan.</p>



<p>Terkait proses pemanfaatan kembali TPA Tlekung yang menggunakan tiga mesin Incenerator, dirinya menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan pendekatan dengan masyarakat setempat. Bahkan, bersama Kepala Desa Tlekung serta Camat Junrejo, juga sudah melakukan selamatan bersama.</p>



<p>&#8220;Kami sudah permisi dengan warga Desa Tlekung, untuk mengoperasikan kembali TPA Tlekung dengan tiga unit mesin Incenerator ini. Dan, tiga unit mesin Incenerator ini rencananya dioperasikan pada 5 Januari 2024 mendatang,&#8221; tegasnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203845</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Deteksi Spot Api di Gunungan Sampah TPA Tlekung, DPKP Kota Batu Gunakan T-Injection</title>
		<link>https://memontum.com/deteksi-spot-api-di-gunungan-sampah-tpa-tlekung-dpkp-kota-batu-gunakan-t-injection</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Oct 2023 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[deteksi]]></category>
		<category><![CDATA[gunakan]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[t-injection]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200245</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Batu mengunakan alat T-Injection untuk membantu proses pemadaman api di lokasi kebakaran yakni gunungan sampah di TPA Tlekung. Besi yang berbentuk huruf T ini, merupakan alat untuk mencari spot api yang masih membara di bawah tumpukan sampah. Kepala DPKP Kota Batu, Supriyanto, mengatakan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Batu mengunakan alat T-Injection untuk membantu proses pemadaman api di lokasi kebakaran yakni gunungan sampah di TPA Tlekung. Besi yang berbentuk huruf T ini, merupakan alat untuk mencari spot api yang masih membara di bawah tumpukan sampah.</p>



<p>Kepala DPKP Kota Batu, Supriyanto, mengatakan bahwa selama proses pemadaman, pihaknya menggunakan T-Injection. &#8220;Kondisi kebakaran di TPA Tlekung yang awalnya menimbulkan asap tebal, kini sudah menipis. Sudah tidak ada titik api, karena kami dibantu dengan menggunakan T-Injection untuk mendeteksi titik api di bawah tumpukan sampah,&#8221; terangnya di TPA Tlekung, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Minggu (22/10/2023) siang.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa T-Injection memiliki panjang dua meter. Besi berbentuk mirip paku dengan lubang di dalamnya, itu digunakan dengan cara ditusukkan ke timbunan sampah. Dengan diameter besi sekitar 12 cm yang dimasukkan, hampir keseluruhan menyisakan pegangan tangan yang berbentuk huruf T.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Kebakaran di TPA Tlekung ini terbagi jadi dua jenis, yaitu api pada bagian permukaan dan lapisan dalam sampah. Api pada bagian permukaan TPA, terjadi pada kedalaman 1 sampai 4 feet (0,3 sampai 1,2 meter). Lapisan sampah yang terbakar hanya di area permukaan TPA, yaitu area yang proses penguraian sampahnya masih berlangsung aerobik dan menghasilkan panas secara alami,&#8221; paparnya.</p>



<p>Supriyanto menilai, alat tersebut sangat efektif. Karena, kebakaran yang terjadi di permukaan sampah tak terkendali disebabkan adanya suplai gas metana dari dalam tumpukan sampah. &#8220;T-Injection ini juga berguna untuk mengetahui adanya gas metan di dalam tumpukan sampah. Titik-titik kebakaran di bagian dalam TPA ini disebut hot spot sehingga, dari Damkar tepat sasaran memadamkan api. Dan, bersyukur sekarang menipis asapnya. Titik api sudah tidak ada,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200245</post-id>	</item>
		<item>
		<title>320 Ribu Liter Air Untuk Padamkan Kebakaran Gunungan Sampah TPA Tlekung Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/320-ribu-liter-air-untuk-padamkan-kebakaran-gunungan-sampah-tpa-tlekung-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Oct 2023 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungan]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[padamkan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200226</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Kebakaran gunungan sampah di TPU Tlekung Kota Batu, sudah mulai padam. Hingga Minggu (22/10/2023) sekitar pukul 11.45, hanya terlihat asap tipis di beberapa titik sisa sampah yang terbakar. Diketahui, sejak mulai kebakaran pada Jumat (20/10/2023) siang, proses pemadaman telah menghabiskan sebanyak 320 ribu liter air. Hal itu, seperti yang dijelaskan Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Kebakaran gunungan sampah di TPU Tlekung Kota Batu, sudah mulai padam. Hingga Minggu (22/10/2023) sekitar pukul 11.45, hanya terlihat asap tipis di beberapa titik sisa sampah yang terbakar.</p>



<p>Diketahui, sejak mulai kebakaran pada Jumat (20/10/2023) siang, proses pemadaman telah menghabiskan sebanyak 320 ribu liter air. Hal itu, seperti yang dijelaskan Kepala Damkar Kota Batu, Supriyanto.</p>



<p>&#8220;Sampai siang hari ini, kondisi gunungan sampah TPA Tlekung yang terbakar tinggal menyisakan asap tipis. Lokasinya di tebing gunungan sampah sisi Selatan dekat lahan milik warga,&#8221; terangnya di TPA Tlekung, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Minggu (22/10/2023) tadi.</p>



<p>Dalam penanganan peristiwa kebakaran tersebut, paparnya, telah menghabiskan air sebanyak 80 rit mobil tangki. Untuk satu tangki, kapasitas air yang digunakan adalah sebanyak 4 ribu sampai 5 ribu liter air.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Kalau di rata-rata terendah, itu 4 ribu liter pertangki air. Terus dikalikan 80 rit mobil tangki air. Berarti sampai siang ini, kita sudah menggunakan 320 ribu liter air untuk pemadaman gunungan sampah TPA Tlekung,&#8221; paparnya.</p>



<p>Supriyanto menambahkan, kendala selama proses pemadaman, yaitu jauhnya sumber air untuk pengisian. Termasuk, kurangnya armada mobil tangki.</p>



<p>&#8220;Mulai awal, BPBD telah membuat parit untuk penyekat kebakaran. Saat ini, terus melakukan pembasahan di titik-titik kecil yang menimbulkan asap. Mulai tadi pagi, kondisi sudah mulai membaik dan semoga terus membaik. Jika sudah dinyatakan hijau, maka semua personel akan ditarik dari lokasi,&#8221; lanjutnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200226</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kebakaran di Gunungan Sampah TPA Tlekung Kota Batu Mulai Surut, Petugas Tetap Standby</title>
		<link>https://memontum.com/kebakaran-di-gunungan-sampah-tpa-tlekung-kota-batu-mulai-surut-petugas-tetap-standby</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Oct 2023 15:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungan]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[standby]]></category>
		<category><![CDATA[surut,]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200217</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Kebakaran gunungan sampah di TPA Tlekung Kota Batu, sudah mulai reda. Bahkan, asap membumbung yang sebelumnya menyelimuti lokasi, pun beransur-ansur sudah mulai meniois. Hal ini, sebagaimana disampaikan Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai. Dijelaskannya, bahwa pihaknya turut standby di lokasi sejak informasi kebakaran pada Jumat (20/10/2023) sekitar pukul 12.00 WIB. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Kebakaran gunungan sampah di TPA Tlekung Kota Batu, sudah mulai reda. Bahkan, asap membumbung yang sebelumnya menyelimuti lokasi, pun beransur-ansur sudah mulai meniois. Hal ini, sebagaimana disampaikan Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa pihaknya turut standby di lokasi sejak informasi kebakaran pada Jumat (20/10/2023) sekitar pukul 12.00 WIB. Termasuk hingga Sabtu (21/10/2023) pukul 23.00, terus memantau perkembangan proses pemadaman api di lokasi.</p>



<p>&#8220;Malam ini sudah tidak ada asap. Sekarang saya ada di lokasi dan sudah 24 jam di lokasi TPA Tlekung, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu,&#8221; terang Aries, saat dikonfirmasi via WhatsApp, Sabtu (21/10/2023) malam.</p>



<p>Untuk sementara ini, ujarnya, di TPA Tlekung dibuat posko guna istirahat petugas. Selain itu, juga dibuat dapur umum, untuk memastikan kondisi fisik para petugas pemadam kebakaran tetap terjaga dan sehat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sejak kemarin malam pukul 24.00 WIB, kami telah membuka dapur umum dari Dinas Sosial dan relawan Tagana Kota Batu. Ini dilakukan, untuk mendukung petugas Damkar yang bekerja selama 24 jam, dalam penanganan kebakaran. Sehingga diharapkan, kondisi fisik para petugas tetap terjaga seraya memantau kondisi lapangan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Terkait masalah kebakaran gunungan sampah itu, Aries menambahkan, jika pihaknya sudah menyusun strategi agar kejadian serupa tidak terulang. Termasuk, meminta Dinkes, Dinsos dan BPBD memantau kondisi warga di sekitar kawasan.</p>



<p>&#8220;Sementara langkah yang dilakukan yaitu melakukan pengecekan dan standby di lokasi. Terkait kondisi warga, kita minta beberapa dinas untuk melakukan pengecekan. Begitu juga dengan petugas, kalau ada yang merasa gejala sesak karena asap, bisa ke Puskesmas dan akan dilayani dengan baik,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu salah seorang petugas Damkar, menyebutkan bahwa dalam penanganan kebakaran di TPA Tlekung, hingga Sabtu tadi, total sudah menghabiskan sekitar 150 tangki berkapasitas 4.000 liter. Semua air disemprotkan, ke seluruh lokasi titik api dan dilakukan pembasahan. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200217</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kebakaran Gunungan Sampah TPA Tlekung Meluas, Pemerintahan Junrejo Siagakan Petugas</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-kebakaran-gunungan-sampah-tpa-tlekung-meluas-pemerintahan-junrejo-siagakan-petugas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Oct 2023 16:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungan]]></category>
		<category><![CDATA[Junrejo]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[meluas,]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[siagakan]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200159</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Peristiwa terbakarnya gunungan sampah di TPA Tlekung Kota Batu, sejak Jumat (20/10/2023) sekitar pukul 12.00 WIB dan hingga pukul 23.25 WIB belum padam, membuat warga Dusun Gangsiran Putuk, menjadi panik. Bahkan, sebagai langkah antisipasi, pihak pemerintahan Kecamatan Junrejo, mendatangi beberapa pemukiman warga yang dekat dengan lokasi, agar melakukan langkah antisipasi. Kamituwo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Peristiwa terbakarnya gunungan sampah di TPA Tlekung Kota Batu, sejak Jumat (20/10/2023) sekitar pukul 12.00 WIB dan hingga pukul 23.25 WIB belum padam, membuat warga Dusun Gangsiran Putuk, menjadi panik. Bahkan, sebagai langkah antisipasi, pihak pemerintahan Kecamatan Junrejo, mendatangi beberapa pemukiman warga yang dekat dengan lokasi, agar melakukan langkah antisipasi.</p>



<p>Kamituwo Dusun Gangsiran Putuk, Samian, mengatakan titik api dari gunungan sampah TPA Tlekung, memang tepat di bawah dusunnya. Karenanya, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka pihaknya menginformasikan kepada warga.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Antisipasi Kebakaran Sampah TPA Tlekung Meluas, Pemerintahan Junrejo Siagakan Petugas #shorts" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/S_MfPgIS9hA?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>&#8220;Jadi, tadi siang sekitar pukul 14.00 WIB, kebakaran meluas ke lahan milik warga. Karenanya membuat panik dan akhirnya dilakukan sosialisasi terkait kejadian itu,&#8221; terangnya, saat berada di sebelah Selatan gunungan sampah TPA Tlekung, Dusun Gangsiran Putuk, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jumat (20/10/2023) malam.</p>



<p>Kendati demikian, Samian menambahkan, pihak warga merasa lega. Itu karena dari Kecamatan Junrejo turun tangan dengan menempatkan beberapa petugas untuk stanby di Dusun Gangsiran Putuk, untuk berjaga-jaga jika ada kejadian yang tidak diinginkan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Terus terang, atas peristiwa terbakarnya gunungan sampah TPA Tlekung, kami tidak bisa nyaman. Kami panik jika api merembet yang kedua kalinya pada malam ini. Tapi, kami merasa lega juga, karena sudah ada petugas dari kecamatan yang stanby di wilayah kami,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Bahkan, dirinya pun menunjukkan beberapa titik sumber air untuk membantu pemadaman melalui jalur selatan dari gunungan sampah TPA Tlekung yang terbakar. &#8220;Jadi di sini, ada dua bahkan lebih titik sumber air yang biasanya untuk mengaliri sawah. Ini bisa dimanfaatkan untuk membantu memadamkan api,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Camat Junrejo, Dian Saraswati, menyampaikan atas kepanikan warga yang disebabkan kebakaran itu, pihaknya langsung turun menemui warga. &#8220;Malam ini, kami didampingi dari BPBD, Dishub hingga Damkar, melakukan sosialisasi atau pemberitahuan kepada warga bahwa semua OPD teknis siaga sampai api benar-benar tertangani,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sedangkan, menurutnya, dari Kecamatan Junrejo telah menurunkan tim Trantib dan Kasi Kesra untuk stanby di Dusun Gangsiran Putuk. Dan, warga sendiri juga sudah siap membantu memadamkan api.</p>



<p>&#8220;Mulai malam ini dari kecamatan disiagakan di Dusun Gangsiran Putuk. Kami melakukan sosialisasi dan membantu supaya warga tidak merasa panik,&#8221; ujarnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200159</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hingga Malam Ini Kondisi Api di Gunungan Sampah TPA Tlekung Masih Membara</title>
		<link>https://memontum.com/hingga-malam-ini-kondisi-api-di-gunungan-sampah-tpa-tlekung-masih-membara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Oct 2023 14:15:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[kondisi]]></category>
		<category><![CDATA[membara]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200155</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Kobaran api masih terus terlihat di gunungan sampah TPA Tlekung Kota Batu, Jumat (20/10/2023) pukul 20.25. Dan saat ini, petugas Damkar masih berjibaku melakukan pemadaman&#160; Kepala Dinas Damkar Kota Batu, Supriyanto, mengatakan kendala pemadaman karena terlalu jauhnya mencari sumber air. &#8220;Kondisi api, sempat berkurang. Karena, sulitnya mencari mata air, maka api [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Kobaran api masih terus terlihat di gunungan sampah TPA Tlekung Kota Batu, Jumat (20/10/2023) pukul 20.25. Dan saat ini, petugas Damkar masih berjibaku melakukan pemadaman&nbsp;</p>



<p>Kepala Dinas Damkar Kota Batu, Supriyanto, mengatakan kendala pemadaman karena terlalu jauhnya mencari sumber air. &#8220;Kondisi api, sempat berkurang. Karena, sulitnya mencari mata air, maka api kembali membesar sampai malam ini. Selain itu, api juga mudah merambat karena anginnya kencang,&#8221; ujarnya saat berada di TPA Tlekung, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jumat (20/10/2023) malam.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Hingga Malam Ini Kondisi Api di Gunungan Sampah TPA Tlekung Masih Membara" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/RvcGh7kLPiI?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Menurutnya, penanganan pemadaman sejak siang dilakukan pengambilan air di Hidrant Tlekung. Kemudian, di Hidrant RS Baptis. &#8220;Malam ini, kami mengambil air di sumber air Kolam Renang Keigun,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam penanganan pemadaman gunungan sampah ini, Supriyanto menambahkan, telah megerahkan empat mobil Damkar. Ditambah, dua unit mobil tangki air dari Dinas Lingkungan Hidup serta dua unit lagi dari PDAM Kota Batu.</p>



<p>Mengenai penyebab terjadinya kebakaran, tegasnya, hingga saat ini masih belum diketahui. Bahkan, berapa luasan diperkirakan yang terbakar juga masih belum diketahui secara pasti. &#8220;Memang, siang tadi titik api berada di selatan gunungan sampah ini. Kemudian, angin mengarah ke barat, hingga malam ini belum juga padam. Saya tidak mau berandai-andai berapa luasan yang terbakar. Yang jelas, saat ini berusaha dipadamkan,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200155</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
