<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>TMII &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tmii/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jun 2023 10:40:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>TMII &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hadiri Pameran Produk Unggulan dan Ekraf di TMII, Bupati Lamongan Berharap Wisata dan Kuliner Kian Terkenal</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-pameran-produk-unggulan-dan-ekraf-di-tmii-bupati-lamongan-berharap-wisata-dan-kuliner-kian-terkenal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jun 2023 13:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[kian]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[terkenal]]></category>
		<category><![CDATA[TMII]]></category>
		<category><![CDATA[unggulan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191883</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Berbagai seni bertabur kebudayaan ditampilkan Lamongan dalam Pagelaran Seni Budaya Pameran Produk Unggulan dan Ekonomi Kreatif, yang dilaksanakan di Anjungan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Minggu (25/06/2023) tadi. Kegiatan rutin tahunan ini, diselenggarakan oleh Badan Penghubung Daerah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan. Selain Tari Adara Purwa, Campursari, serta Tayub, pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Berbagai seni bertabur kebudayaan ditampilkan Lamongan dalam Pagelaran Seni Budaya Pameran Produk Unggulan dan Ekonomi Kreatif, yang dilaksanakan di Anjungan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Minggu (25/06/2023) tadi. Kegiatan rutin tahunan ini, diselenggarakan oleh Badan Penghubung Daerah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan.</p>



<p>Selain Tari Adara Purwa, Campursari, serta Tayub, pada kesempatan tersebut juga ditampilkan drama tari yang mengisahkan tentang cerita &#8216;Danurekso Sang Duto&#8217;. Dimana, Danurekso merupakan seorang maling sakti yang tunduk dan menjadi santri pada Kanjeng Sunan Giri.</p>



<p>Pada suatu malam, dalam cerita itu, dirinya diutus untuk mengambil keris yang tertinggal di rumah Mbok Mbarang, dengan menggunakan ilmunya. Dirinyapun berhasil mengambil keris Kanjeng Sunan, namun Mbok Mbarang meneriakinya karena mengira maling. Sehingga, terjadi peristiwa saling kejar antara kelompok warga yang dipimpin oleh Joko Luwuk yang membuat Danurekso menyelam masuk dalam kolam lele.</p>



<p>Meski ditutupi oleh ikan lele dalam kolam, namun kejadian itu tidak berlangsung lama hingga akhirnya Danurekso, pun memilih keluar dari kolam lele. Pertarungan sengit antara Danurekso dan Joko Luwuk, tidak terelakkan hingga mengganggu munajat Kanjeng Sunan Giri.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/miliki-65-hektare-lahan-cabai-kota-malang-dinilai-mampu-jaga-ketersediaan-stok">Miliki 65 Hektare Lahan Cabai, Kota Malang Dinilai Mampu Jaga Ketersediaan Stok</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/stabilkan-harga-cabai-tpid-kota-malang-siapkan-intervensi-via-warung-tekan-inflasi">Stabilkan Harga Cabai, TPID Kota Malang Siapkan Intervensi Via Warung Tekan Inflasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
</ul>


<p>Kanjeng Sunan Giri kemudian melerai pertarungan tersebut dan berwasiat bahwa keris bernama Mbah Jimat Luk Limo merupakan lambang kewibawaan seorang pamong atau pemimpin yang harus menjaga lima perkara dalam agamanya juga lima waktu salatnya. Selain itu, lele yang menutupi Danurekso saat dalam pengejaran, merupakan perlambangan budaya tolong-menolong, keuletan, kesabaran dan kemakmuran dalam menjalani hidup dimanapun tempatnya.</p>



<p>Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang hadir pada kesempatan tersebut, berharap pesan moral yang diperoleh dari drama tari yang ditampilkan ini dapat benar-benar dicerna dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya untuk warga Lamongan. Dirinya juga berharap, sektor pariwisata dan kuliner Lamongan yang terkenal berdaya saing akan dapat terus menggerakkan perekonomian Lamongan.</p>



<p>&#8220;Ke depan saya ingin sektor pariwisata dan kuliner yang sudah menjadi branding Lamongan dan mempunyai daya saing tersendiri, juga ekonomi yang lainnya, menjadi lokomotif yang menggerakkan perekonomian di Kabupaten Lamongan,&#8221; ujarnya.<strong> (zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191883</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Trenggalek Pentaskan Kesenian Unggulan di TMII</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-trenggalek-pentaskan-kesenian-unggulan-di-tmii</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Nov 2022 18:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[TMII]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178539</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pemkab Trenggalek mementaskan beberapa kesenian unggulan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kegiatan ini, selain sebagai ajang silaturahmi juga ditujukan menjadi ajang promosi seni kebudayaan yang menguatkan potensi pariwisata di Kabupaten Trenggalek. &#8220;Ada tarian pembuka, yaitu Bedoyo Nitisari. Bedoyo Nitisari sendiri merupakan sebuah tari persembahan yang menggambarkan karakter sosok Putri Nitisari,&#8221; ungkap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Pemkab Trenggalek mementaskan beberapa kesenian unggulan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kegiatan ini, selain sebagai ajang silaturahmi juga ditujukan menjadi ajang promosi seni kebudayaan yang menguatkan potensi pariwisata di Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Ada tarian pembuka, yaitu Bedoyo Nitisari. Bedoyo Nitisari sendiri merupakan sebuah tari persembahan yang menggambarkan karakter sosok Putri Nitisari,&#8221; ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Trenggalek, Sunyoto, saat dikonfirmasi Jumat (18/11/2022) malam.</p>



<p>Kemudian, tambahnya, juga ada Tari Turonggo Yakso yang memang menjadi tarian khas masyarakat di Kabupaten Trenggalek. Turonggo Yakso sendiri, berasal dari sebuah upacara adat Baritan, yang merupakan bagian dari bersih desa wujud syukur terhadap hasil panen yang melimpah di Kecamatan Dongko.</p>



<p>&#8220;Turonggo mengandung arti kuda dan Yakso, adalah Buto atau Raksasa dan Turonggo Yakso menceritakan tentang Dadung Awuk, yang menjaga pertanian dan hewan peliharaan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/miliki-65-hektare-lahan-cabai-kota-malang-dinilai-mampu-jaga-ketersediaan-stok">Miliki 65 Hektare Lahan Cabai, Kota Malang Dinilai Mampu Jaga Ketersediaan Stok</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/stabilkan-harga-cabai-tpid-kota-malang-siapkan-intervensi-via-warung-tekan-inflasi">Stabilkan Harga Cabai, TPID Kota Malang Siapkan Intervensi Via Warung Tekan Inflasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
</ul>


<p>Dijelaskan Kadisparbud Trenggalek, untuk tokoh jahat disimbolkan celeng dan barongan. Saling bertempur untuk menjadi pemenang, namun akhirnya yang benarlah yang menang.</p>



<p>Puncaknya, ungkap Kadisparbud, ada drama tari dengan judul Prasasti Kamulan Tonggak Ing Trenggalih. Drama tari ini mengambil salah satu cerita dari 17 cerita yang dituturkan oleh salah satu tokoh masyarakat di sana. Melalui drama tari ini, diharapkan dapat menjadi ajang promosi sekaligus sumber inspirasi perkembangan budaya di Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Untuk pentas budayanya, saat ini masih membawa tarian dan kesenian unggulan kita. Ada Turonggo Yakso, kemudian tarian Bedoyo Nitisari yang biasa kita sebut sebagai tarian persembahan,&#8221; terang Sunyoto.</p>



<p>Selanjutnya, ada lagu-lagu langgam Jawa, kemudian nanti juga ada sendra tari. Dalam kesempatan kali ini, pihaknya mengambil satu cerita yang berasal dari Prasasti Kamulan (peristiwa Kamulan). Di sini ada 17 cerita setelah prasasti ini dibawa ke Trenggalek. Ada salah satu tokoh yang membuat cerita berdasarkan sejarah. Salah satu cerita itu, akan difragmenkan, realisasikan menjadi sebuah drama tari.</p>



<p>&#8220;Harapannya, setelah Prasasti Kamulan ini kembali ke Trenggalek, akan menjadi sumber-sumber inspirasi bagi kebudayaan kita. Kemudian tidak menutup kemungkinan menjadi inspirasi cerita ketoprak, ludruk dan kesenian lainnya,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, saat membuka kegiatan ini berharap pentas kesenian yang digelar di pusat ibu kota negara itu bisa menjadi ajang promosi dan perkenalan potensi yang dimiliki Trenggalek. &#8220;Kami berharap juga memohon dukungan serta doa agar bisa terus menjaga kelestarian alam Kabupaten Trenggalek. Salah satunya kesenian budayanya,&#8221; kata Wabup Syah.</p>



<p>Saat ini, sambungnya, Trenggalek dilanda bencana silih berganti. Pihaknya juga memohon doa agar bencana ini bisa lekas berakhir dan masyarakat Trenggalek kuat dan bisa menghadapi ujian ini.</p>



<p>Selain doa, Wabup muda ini juga berharap dukungan untuk menjaga kelestarian alam, karena kejadian bencana tidak lepas dari pergeseran keseimbangan alam yang mengakibatkan perubaha iklim yang tidak menentu. &#8220;Dari Jargon Meroket, ada tiga janji kami, janji politik yang kami usung dalam kampanye. Tiga janji ini, yaitu Maju Ekonominya, Orang atau Organisasinya kreatif dan yang ketiga ekosistem terjaga. Sehingga, saya memohon doanya semoga bisa menjaga kelestarian dan keseimbangan alam,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178539</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
