<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>TNI Gadungan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tni-gadungan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Jun 2020 14:06:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>TNI Gadungan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>&#8216;Letkol&#8217; Bertekuk lutut di Hadapan Dandim Bondowoso</title>
		<link>https://memontum.com/letkol-bertekuk-lutut-di-hadapan-dandim-bondowoso</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2020 14:06:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kodim 0822]]></category>
		<category><![CDATA[polres bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[TNI Gadungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116727</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Ferdinand Mesias Santi (45) asal Bandung Jawa Barat seorang Perwira Tentara Nasional Indonesia (TNI) Gadungan Berpangkat Letnan Kolonel, Selasa (16/6/2020) bertekuk lutut dihadapan Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Jadi setelah kedoknya terungkap. Ferdinand Mesias Santi TNI Gadungan mengaku seorang anggota TNI aktif berseragam lengkap dengan pangkat Letnan Kolonel. Menurut Dandim 0822 Bondowoso [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Ferdinand Mesias Santi (45) asal Bandung Jawa Barat seorang Perwira Tentara Nasional Indonesia (TNI) Gadungan Berpangkat Letnan Kolonel, Selasa (16/6/2020) bertekuk lutut dihadapan Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Jadi setelah kedoknya terungkap. Ferdinand Mesias Santi TNI Gadungan mengaku seorang anggota TNI aktif berseragam lengkap dengan pangkat Letnan Kolonel.</p>
<p>Menurut Dandim 0822 Bondowoso letkol Inf.jadi mengatakan terungkapnya letkol gadungan tersebut berawal dari laporan masyarakat melalui Babinsa bahwa ada transaksi jual beli mobil dengan cara ofer kredit oleh Ferdinand yang mengaku TNI aktif dengan seragam lengkap berpangkat letnan kolonel.namun calon korban mengaku curiga dengan gerak gerik letkol gadungan itu.</p>
<p>&#8220;Kami mendapat laporan dari masyarakat melalui Babinsa bahwa ada transaksi ofer kredit oleh seorang yang mengaku TNI berpangkat letkol dengan seorang dr.&#8221;Ay&#8221; warga Bondowoso.namun dr.&#8221;Ay&#8221; curiga gerak gerik letkol gadungan,sehing ia dipancing dan dibawa oleh Babinsa ke kodim 0822 Bondowoso,&#8221; Ujar Letkol Inf.Jadi kepada momentum.</p>
<p>Lanjut Letkol Jadi kemudian melihat foto dan mengecek yang bersangkutan ke mabes TNI dan Mabes TNI-AU ternyata nama yang bersangkutan tidak ada.</p>
<p>&#8220;Saya coba tanya ke teman &#8211; teman di mabes TNI ,mabes TNI-AU ternyata foto dan nama yang bersangkutan tidak ada.kemudian saya interogasi pelan -pelan yang akhirnya yang bersangkutan mengaku bahwa TNI gadungan.saat itu juga seragamnya saya copot,&#8221; letkol Inf.Jadi menjelaskan.</p>
<p>Kini Ferdinand Mesias Santi sang TNI Gadungan Berpangkat Letkol digelandang ke Polres Bondowoso untuk dimintai keterangan atas perbuatannya.<strong> (dul/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116727</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TNI Gadungan, 3 Tahun Beroperasi Tipu-tipu di Lamongan</title>
		<link>https://memontum.com/tni-gadungan-3-tahun-beroperasi-tipu-tipu-di-lamongan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Dec 2018 14:15:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 378]]></category>
		<category><![CDATA[polres lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[TNI Gadungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/69191-tni-gadungan-3-tahun-beroperasi-tipu-tipu-di-lamongan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Berawal dari mengaku sebagai anggota TNI, pemuda ini di ringkus oleh kepolisian resort Lamongan setelah berhasil menipu sejumlah orang. Tersangka YT (35) beralamatkan di Dusun Prijeklor Desa Tamanprijek Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan. Bermodus dengan mengaku sebagai Anggota TNI serta memakai seragam dinas TNI/BIN dan lencana anggota BIN. Korban yakni Tony Fauzan Nafi&#8217; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Berawal dari mengaku sebagai anggota TNI, pemuda ini di ringkus oleh kepolisian resort Lamongan setelah berhasil menipu sejumlah orang. Tersangka YT (35) beralamatkan di Dusun Prijeklor Desa Tamanprijek Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan. Bermodus dengan mengaku sebagai Anggota TNI serta memakai seragam dinas TNI/BIN dan lencana anggota BIN.</p>
<p>Korban yakni Tony Fauzan Nafi&#8217; (41) Alamat Desa Tebluru kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan dan Moh Athour Rohman (46) alamat Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan.</p>
<div id="attachment_69192" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG_20181218_154100-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-69192" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG_20181218_154100-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="dengan Anggota polres Lamongan saat press rilis penipuan TNI gadungan " width="650" height="333" class="size-full wp-image-69192" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG_20181218_154100-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG_20181218_154100-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-69192" class="wp-caption-text"><strong>Tersangka dengan Anggota polres Lamongan saat press rilis penipuan TNI gadungan </strong></p></div>
<p>Tersangka telah beroperasi selama 3 tahun sebagai anggota TNI gadungan di desa Sekaran &#8211; Lamongan dengan menipu sejumlah orang, pasalnya tersangka sebelumnya hanya bekerja sebagai sales sampo, dan untuk saat ini tersangka mengaku sudah berhenti dari pekerjaannya. Bermula dari tersangka memodusi korban dengan modus operandi, mutasi serta mengiming-imingi korban untuk bisa menjadi PNS.</p>
<p>Menurut Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung, Setelah kami lakukan pemeriksaan dan pendalaman penyidikan yang bersangkutan, sementara ada 3 korban yang sudah di tipu dan kerugian total Rp 300 juta.</p>
<p>&#8220;Untuk sementara sampai saat  ini baru ada 3 korban yang sudah ditipu sedangkan yang lapor sudah 2 dan yang 1 baru akan lapor, dengan kerugian total Rp. 300 juta,&#8221; Ungkap AKBP Feby Saat press release di polres Lamongan, Selasa, (18/12/2018).</p>
<p>AKBP Feby juga menjelaskan, tersangka telah menipu korban dengan modus Mutasi, operandi dan menjanjikan korban untuk bisa masuk PNS.</p>
<p>&#8220;Dengan modus operandi, mengiming-imingi untuk masuk PNS kemudian mutasi dan seterusnya,&#8221; Jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, AKBP Feby menegaskan, Pelaku di jerat dengan Pasal 378 dan 372 KUHP dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara.</p>
<p>&#8220;Untuk pelaku di jerat dengan Pasal 378 dan 372 KUHP dengan ancaman maksimal 4 tahun tetapi masuk dalam kategori pasal pengecualian sehingga yang bersangkutan kita tahan,&#8221; Pungkasnya.</p>
<p>Sedangkan Barang bukti yang berhasil di aman kan petugas yakni , 1 unit mobil Daihatsu Ayla dengan Plat Nomor Dinas TNI 105-45, 1 Buah lencana BIN, 1 buah dompet berwarna hitam serta foto tersangka bersama istrinya dengan memakai seragam Dinas TNI.<strong> (Lai/zen/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">69191</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
