<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Toga &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/toga/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Oct 2020 04:12:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Toga &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Unikama Gelar Wisuda Online</title>
		<link>https://memontum.com/unikama-gelar-wisuda-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2020 13:39:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Toga]]></category>
		<category><![CDATA[unikama]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Kanjuruhan Malang]]></category>
		<category><![CDATA[wisuda daring]]></category>
		<category><![CDATA[wisudawan]]></category>
		<category><![CDATA[zoom]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126715</guid>

					<description><![CDATA[Cegah Penyebaran Covid-19 Memontum, Kota Malang &#8211; Karena tidak ingin ada kluster baru penyebaran Covid-19, pihak Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) bakal mengelar wisuda online atau dengan sistem daring, pada Sabtu (31/10/2020) pukul 08.30. Ini adalah proses wisuda pertama sejak masa pandemi dan dikuti oleh 1397 wisudawan. Ketua Pelaksana Wisuda, Dr Ninik Indawati MPd, mengatakan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Cegah Penyebaran Covid-19</strong></h3>
<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Karena tidak ingin ada kluster baru penyebaran Covid-19, pihak Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) bakal mengelar wisuda online atau dengan sistem daring, pada Sabtu (31/10/2020) pukul 08.30. Ini adalah proses wisuda pertama sejak masa pandemi dan dikuti oleh 1397 wisudawan.</p>
<p>Ketua Pelaksana Wisuda, Dr Ninik Indawati MPd, mengatakan bahwa wisuda kali ini akan dilaksanakan secara online dengan aplikasi Zoom. &#8220;Wisuda online ini akan dilaksanakan pada 31 Oktober 2020. Sebanyak 17 program studi S1 dan 3 program studi pasca sarjana. Sehingga semuanya ada 20 program studi di Universitas Kanjuruhan Malang yang akan mengikuti wisuda secara online,&#8221; ujar Ninik.</p>
<p>Wisuda online ini akan dimukai pukul 08.30 hingga pukul 11.50 yang akan dibagi menjadi dua link Zoom. &#8220;Prosesnya ada tetap ada pembacaan hasil terbaik dari mahasiswa terbaik yang akan disampaikan oleh Pak Warek I, ada ucapan sambutan dan ucapan selamat oleh Pak Rektor Universitas Kanjuruhan Malang hingga pengukuhan secara simbolis. Semoga bisa berjalan lancar,&#8221; ujar Ninik, Jumat (30/10/2020) siang.</p>
<p>Sementara itu Dr Sudi Dul Aji M.Si Wakil Rektor I Unikama mengatakan bahwa setiap calon wisudawan sebelum prosesi wisuda dimulai harus sudah menyerahkan foto bertoga. &#8220;Untuk toga bisa diambil di kampus atau kita kirimkan. Sebelum pengukuhan mereka harus uploud foto bertoga. Saat wisuda memang ada dua link Zoom. Kapasitas keduanya bisa melihat prosesi yang sama,&#8221; ujar Dr Sudi.</p>
<p>Diceritakan oleh Dr Sudi, bahwa ini adalah wisuda pertama di masa pandemi. &#8220;Awalnya akan dilakukan April 2020. Namun karena ada pandemi, kita belum siap benar sambil mengantisipasi. Kita berharap masa pandemi bisa segera berakhir dan melakukan wisuda manual. Ternyata saat ini pandemi belum berakhir hingga kita putusakan gelar wisuda secara daring,&#8221; ujar Dr Sudi.</p>
<p>Jika dilakukan manual ada prosesi dimana wisudawan akan berjalan lalu diucapkan selamat oleh dekan kemudian menerima ijazah lalu ke rektor diberikan selamat kemudian turun kembali. Namun saat wisuda online ada perbedaan karena peserta wisudah hanya bisa mengikuti melalui link Zoom.</p>
<p>&#8220;Saat wisuda online, wisudawan dipanggil namanya, maka fotonya bertoga akan muncul bersamaan dengan foto rektor dan foto dekan nya. Proses wisuda ruangannya terpusat di Sarwakirti. Kita semua disana seperti proses wisuda biasanya hanya pesertanya yang di rumah masing-masing. Setelah proses wisuda, ijazah bisa diambil. Namun jika ingin dikirim, akan kita kirim. Wisuda daring ini tidak akan mengurangi bahagianya wisudawan. Merka pasti tetap bahagia dan bisa memahami karena saat ini memang masih dalam masa pendemi,&#8221; ijar Dr Sudi. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126715</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wakili Jawa Timur Lomba Asman Toga Nasional, Bupati Blitar Targetkan Juara</title>
		<link>https://memontum.com/wakili-jawa-timur-lomba-asman-toga-nasional-bupati-blitar-targetkan-juara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Aug 2018 14:11:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Toga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/53132-wakili-jawa-timur-lomba-asman-toga-nasional-bupati-blitar-targetkan-juara</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Keluarga Binaan Asuhan Mandiri (Asman) Toga &#8216;Bersemi&#8217; Desa Genengan Kecamatan Bakung, menjadi salah satu desa di Kabupaten Blitar mewakili Jawa Timur pada perlombaan Kolompok Asuhan Mandiri (Asman) Kesehatan Tradisional melalui pemanfaatan Toga dan Akupresure Tingkat Nasional kategori wilayah desa tahun 2018. Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM mengatakan, tahun ini merupakan kali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar </strong>&#8211; Keluarga Binaan Asuhan Mandiri (Asman) Toga &#8216;Bersemi&#8217; Desa Genengan Kecamatan Bakung, menjadi salah satu desa di Kabupaten Blitar mewakili Jawa Timur pada perlombaan Kolompok Asuhan Mandiri (Asman) Kesehatan Tradisional melalui pemanfaatan Toga dan Akupresure Tingkat Nasional kategori wilayah desa tahun 2018.</p>
<p>Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM mengatakan, tahun ini merupakan kali kedua Kabupaten Blitar menjadi wakil Jawa Timur dalam perlombaan Kolompok Asman Kesehatan Tradisional melalui pemanfaatan Toga dan Akupresure Tingkat Nasional.</p>
<p>“Dimana tahun lalu, Desa Kebonagung Kecamatan Wonodadi berhasil mendapat juara 1 pada perlobaan yang sama,” kata Bupati Blitar.</p>
<p>Rijanto mengaku, jika persiapan yang dilakukan sejak lama dan murni dari masyarakat atau kelompok Keluarga Binaan Asman Toga &#8216;Bersemi&#8217; Desa Genengan Kecamatan Bakung. Awalnya, diadakan evaluasi dan penilaian di desa-desa. Hasilnya, menetapkan kelompok Asman Toga &#8216;Bersemi&#8217; ini jadi yang terbaik.</p>
<p>“Asman Toga &#8216;Bersemi&#8217; ini selanjutnya kita ajukan dokumen ke tingkat Provinsi Jawa Timur. Alhamdulillah kita dapat nilai terbaik, sehingga menjadi perwakilan Provinsi Jawa Timur,&#8221; jelas Rijanto.</p>
<p>Lebih lanjut Rijanto menyampaikan, pada lomba Kolompok Asuhan Mandiri Kesehatan Tradisional tingkat nasional ini, Kabupaten Blitar melalui kelompok Asman Toga &#8216;Bersemi&#8217; yang menjadi perwakilan dari Jawa Timur bisa menjadi terbaik tingkat nasional, dengan harapan kedepan daerah lain bisa melihat dan mencontoh apa yang sudah dilakukan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">53132</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
