<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Tol Probowangi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tol-probowangi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Apr 2020 14:24:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Tol Probowangi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pembebasan Lahan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) di Situbondo Mandek</title>
		<link>https://memontum.com/pembebasan-lahan-tol-probolinggo-banyuwangi-probowangi-di-situbondo-mandek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2020 14:15:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pembebasan lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Tol Probowangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113210-pembebasan-lahan-tol-probolinggo-banyuwangi-probowangi-di-situbondo-mandek</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Proses pembebasan lahan warga untuk pembangunan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) di Kabupaten Situbondo mengalami kendala. Sebab, petugas tidak bisa melakukan pembebasan sejak mewabahnya Virus Corona atau Covid-19. Wakil Bupati Situbondo, Ir H Yoyok Mulyadi M Si mengatakan, sampai saat ini, sudah ada 16 desa yang telah selesai proses pembebasan lahannya. Desa-desa tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Proses pembebasan lahan warga untuk pembangunan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) di Kabupaten Situbondo mengalami kendala. Sebab, petugas tidak bisa melakukan pembebasan sejak mewabahnya Virus Corona atau Covid-19.</p>
<p>Wakil Bupati Situbondo, Ir H Yoyok Mulyadi M Si mengatakan, sampai saat ini, sudah ada 16 desa yang telah selesai proses pembebasan lahannya. Desa-desa tersebut berada di wilayah barat Situbondo.</p>
<div id="attachment_113211" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-113211" decoding="async" class="size-full wp-image-113211" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Pembebasan-Lahan-Tol-Probolinggo-Banyuwangi-Probowangi-di-Situbondo-Mandek.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Ir H Yoyok Mulyadi M Si, Wakil Bupati Situbondo. (im)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Pembebasan-Lahan-Tol-Probolinggo-Banyuwangi-Probowangi-di-Situbondo-Mandek.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Pembebasan-Lahan-Tol-Probolinggo-Banyuwangi-Probowangi-di-Situbondo-Mandek.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Pembebasan-Lahan-Tol-Probolinggo-Banyuwangi-Probowangi-di-Situbondo-Mandek.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Pembebasan-Lahan-Tol-Probolinggo-Banyuwangi-Probowangi-di-Situbondo-Mandek.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Pembebasan-Lahan-Tol-Probolinggo-Banyuwangi-Probowangi-di-Situbondo-Mandek.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-113211" class="wp-caption-text">Ir H Yoyok Mulyadi M Si, Wakil Bupati Situbondo. (im)</p></div>
<p>“Progres yang sudah selesai sama dengan sebelum ada wabah Corona. Jadi, belum ada peningkatan,” terangnya, Selasa (28/4/2020).</p>
<p>Wabup H Yoyok menjelaskan, dengan mandeknya proses pembahasan lahan, otomatis berdampak juga dalam pengerjaan fisik jalan tol. Dengan begitu, pengerjaan tol wilayah Situbondo, kemungkinan akan selesai lebih lama dari target semula.</p>
<p>Dia mengatakan, proyek tol ini tergantung tahap pembebasan lahan. Sebab, baru bisa dikerjakan pembangunan jalannya jika tanah yang dilewati sudah selesai dibebaskan.</p>
<p>“Karena proses pembabasan terkendala, kemungkinan yang lain juga terganggu,” kata Wabup H Yoyok.</p>
<p>Yoyok menjelaskan, sejumlah tahapan sudah tidak bisa dilaksanakan. Komunikasi pemerintah daerah dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) misalnya.</p>
<p>“PPK tol mau kesini sudah tidak bisa. Jadi, ini mempengaruhi komunikasi langsung,” terangnya.</p>
<p>Orang nomor dua di lingkungan Pemkab Situbondo itu menerangkan, hal ini bisa dimaklumi. Sebab, di tengah Pandemi Covid-19, semua aspek terdampak.</p>
<p>“Jadi, kita harus tetap bersabar dengan memperbanyak ikhtiar dan doa,” kata H Yoyok.</p>
<p>Tidak terkecuali dengan sejumlah kegiatan pemerintahan. H Yoyok menerangkan, program-program pemerintah daerah, saat ini banyak yang tidak bisa dilaksanakan.</p>
<p>“Bukan hanya tol, tapi hampir semua kegiatan. Jadi, ketika tol ini terkendala, kita bisa maklumi,” pungkasnya.</p>
<p>Seperti yang diketahui, trase tol Probowangi wilayah Situbondo melewati 14 kecamatan dan 46 desa. Mulai dari Desa/Kecamatan Banyuglugur di wilayah barat, hingga Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih di ujung timur. Di wilayah barat, trase tol melewati Kecamatan Banyuglugur, Besuki, Suboh, Mlandingan, Bungatan, Kendit, dan Panarukan.</p>
<p>Kemudian wilayah tengah melintasi Kecamatan Kota, Panji, Kapongan, Arjasa, Jangkar.</p>
<p>Trase terakhir yaitu di Kecamatan Asembagus dan Banyuputih. Di sepanjang trase tersebut, terdapat empat exit tol. Masing-masing di Kecamatan Besuki, sekitar jalan raya Pasir Putih, Kecamatan Panji, serta di Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa.<strong> (im/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113210</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sosialisasi Tol Probowangi Seksi 3 Kepada 4 Desa Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/sosialisasi-tol-probowangi-seksi-3-kepada-4-desa-kecamatan-wongsorejo-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jan 2020 12:34:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian PUPR]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tol Probowangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104213-sosialisasi-tol-probowangi-seksi-3-kepada-4-desa-kecamatan-wongsorejo-banyuwangi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pejabat Pembuat Keputusan (PPK) jalan Tol Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan sosialisasi kepada 4 Desa di lingkungan Kecamatan Wongsorejo yakni Desa Bengkak, Desa Alasbuluh, Desa Wongsorejo, dan Bangsring, bertempat di aula Kecamatan Wongsorejo, Kamis (16/01/2020) siang. Selain mengundang empat Desa, dalam acara sosialisasi tersebut juga dihadiri Muspika dan masyarakat yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pejabat Pembuat Keputusan (PPK) jalan Tol Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan sosialisasi kepada 4 Desa di lingkungan Kecamatan Wongsorejo yakni Desa Bengkak, Desa Alasbuluh, Desa Wongsorejo, dan Bangsring, bertempat di aula Kecamatan Wongsorejo, Kamis (16/01/2020) siang.</p>
<p>Selain mengundang empat Desa, dalam acara sosialisasi tersebut juga dihadiri Muspika dan masyarakat yang terdampak jalan tol Probowangi.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-104214" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200116-WA0105-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200116-WA0105-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200116-WA0105-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200116-WA0105-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200116-WA0105-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>PPK Tol Probowangi Kementerian PUPR, Priyadi menjelaskan sosialisasi pembangunan tol Probowangi seksi 3 sepanjang 32 kilometer dilakukan secara bertahap. Dalam sosialisasi ini pihaknya juga mengundang hadir masyarakat yang terdampak tol Probowangi.</p>
<p>&#8220;Untuk Probowangi seksi 3 panjangnya 32 kilometer. Bagian ini akan melintasi dua kecamatan diantaranya Kecamatan Wongsorejo dan Kecamatan Kalipuro,&#8221; ujar Priyadi.</p>
<p>Priyadi menghimbau kepada masyarakat yang lahannya terkena proyek tol Probowangi, hendaknya segera melengkapi berkas-berkasnya.</p>
<p>“Untuk berkas segera dilengkapi. Semua berkas harus dilegalisasi. Untuk dokumen kependudukan KTP harus yang e-KTP,” himbau Priyadi kepada warga.</p>
<p>Sementara Camat Wongsorejo, Dra. Sulistyowati berharap kepada tim proyek Probowangi bertindak dengan bijaksana. Dan masyarakat yang lahannya terkena proyek tersebut jangan sampai dirugikan dan jangan ada komplain masalah ini.</p>
<p>&#8220;Saya mohon kepada tim proyek Probowangi agar warga yang mempunyai lahan jangan dirugikan. Dan terkait pembebasan lahan ini jangan sampai ada komplain dari masyarakat Wongsorejo,&#8221; pinta Camat Wongsorejo.<strong> (kur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104213</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wabup Situbondo Patok Target Jalan Tol Probowangi Rampung 2021</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-situbondo-patok-target-jalan-tol-probowangi-rampung-2021</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Aug 2019 11:50:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Tol Probowangi]]></category>
		<category><![CDATA[Wabup Situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/90019-wabup-situbondo-patok-target-jalan-tol-probowangi-rampung-2021</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pembangunan Trase Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi (Probowangi) memasuki tahapan inventarisasi lahan yang akan dibebaskan pada pembangunan tol tersebut. Berkaitan itu Wabup Situbondo Ir H Yoyok Mulyadi M.Si mematok target pembangunan jalan tol Probowangi rampung pada 2021 mendatang. Pernyataan itu disampaikan langsung Wabup H Yoyok Mulyadi, usai memimpin rapat kosultasi publik bersama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Pembangunan Trase Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi (Probowangi) memasuki tahapan inventarisasi lahan yang akan dibebaskan pada pembangunan tol tersebut. Berkaitan itu Wabup Situbondo Ir H Yoyok Mulyadi M.Si mematok target pembangunan jalan tol Probowangi rampung pada 2021 mendatang.</p>
<p>Pernyataan itu disampaikan langsung Wabup H Yoyok Mulyadi, usai memimpin rapat kosultasi publik bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan jalan tol Probowangi Sesi II Agus Dwinarno.</p>
<p>Hadir dalam rapat tersebut yang dilaksanakan di DPUPR Kabupaten Situbondo, kepala DPUPR Kabupaten Situbondo Ir H Gatot Siswoyo dan 14 camat Se- Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.</p>
<p>“Karena memasuki tahapan konsultasi publik. Insyaallah konsultasi publik kita lakukan pada 26 Agustus 2019 dan kami menargetkan pembangunan jalan tol rampung pada 2021 mendatang,” kata Wakil Bupati Situbondo, H Yoyok Mulyadi.</p>
<p>Wabup H Yoyok Mulyadi mengatakan, sesuai kesepakatan 14 Camat di Kabupaten Situbondo yang hadir, konsultasi publik dilakukan pada 26 Agustus 2019.</p>
<p>Dalam konsultasi publik ini, akan diumumkan nama-nama warga pemilik lahan serta luasan lahannya yang dilewati jalan Tol Probowangi.</p>
<p>“Kita umumkan nama dan alamat pemilik lahan serta luasan lahan. Kita memberitahu mereka secara langsung, sekaligus negosiasi harga, karena tol Probowangi ini melewati 46 desa tersebar pada 14 kecamatan di Kabupaten Situbondo,” ujar Wabup H Yoyok Mulyadi.</p>
<p>Setelah konsultasi publik, pembangunan tol akan memasuki tahapan penentuan lokasi (penlok). Begitu penlok selesai, pembebasan lahan sudah mulai dilakukan.</p>
<p>“Pada tahun 2021 mendatang, pembangunan jalan tol Probowangi ditargetkan sudah rampung,” ungkap H.Yoyok Mulyadi. Jumat (9/8/2019) siang.</p>
<p>Sementara menurut Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Tanah Tol Probowangi Seksi II, Agus Dwinarno mengatakan, sesuai UU Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum, pembebasan lahan akan dilakukan secara terbuka dan fair.</p>
<p>“Merujuk pada UU No 2 tahun 2012 bersama Kepresnya tentang pengadaan tanah, pembebasan lahan harus dilakukan secara terbuka, termasuk harga lahannya,”kata Agus Dwinarno.</p>
<p>Namun Agus Dwinarno mengaku tidak bisa merinci harga lahan milik warga. Hanya saja ia memastikan warga pemilik lahan akan mendapat ganti untung bukan rugi.</p>
<p>“Soal harga bukan kewenangan kami, tetapi bisa dipastikan warga akan mendapatkan ganti untung,” pungkas Agus Dwinarno.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, 46 desa yang tersebar di 14 kecamatan, terkena pembebasan lahan Tol Probowangi. Total luas lahan yang akan dibebaskan mencapai 1071 hektare atau 10 juta meter persegi, sebagian besar berada di wilayah Perhutani. <strong>(im/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">90019</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalan Tol Probowangi Bakal Lewati 46 Desa 14 Kecamatan di Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/jalan-tol-probowangi-bakal-lewati-46-desa-14-kecamatan-di-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jul 2019 07:36:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Tol Probowangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88574-jalan-tol-probowangi-bakal-lewati-46-desa-14-kecamatan-di-situbondo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Trase jalan tol Probolinggo-Banyuwangi (PROBOWANGI) akan melewati sebanyak 46 desa, yang tersebar pada 14 kecamatan di Kabupaten Situbondo. Yakni mulai dari Desa/Kecamatan Banyuglugur hingga Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Wabup Situbondo, Ir H Yoyok Mulyadi, MSi mengatakan, sesuai dokumen perencanaan pengadaan tanah dari Dirjen Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Trase jalan tol Probolinggo-Banyuwangi (PROBOWANGI) akan melewati sebanyak 46 desa, yang tersebar pada 14 kecamatan di Kabupaten Situbondo. Yakni mulai dari Desa/Kecamatan Banyuglugur hingga Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo.</p>
<p>Wabup Situbondo, Ir H Yoyok Mulyadi, MSi mengatakan, sesuai dokumen perencanaan pengadaan tanah dari Dirjen Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, total luas lahan tol yang dibutuhkan di Situbondo mencapai 1.071 haktare atau 10 juta meter persegi.</p>
<p>“Saat ini, hanya tinggal di pembebasan lahan pada sejumlah titik tersebut,” kata Wabup H Yoyok Mulyadi, Rabu (17/7/2019) siang.</p>
<p>Menurutnya, desa paling banyak dilintasi jalan tol itu ada di Kecamatan Besuki. Yaitu enam desa. Masing-masing Desa Bloro, Blimbing, Langkap, Kalimas, Jetis dan Desa Demung.</p>
<p>Sedangkan paling sedikit di wilayah kota dan Kecamatan Kendit, di Kecamatan Situbondo hanya Desa Kotakan, serta Desa Klatakan di Kecamatan Kendit.</p>
<p>“Kecamatan lain ada yang 2 sampai 5 desa,” bebernya.</p>
<p>Pria yang akrab dipanggil H.Yoyok menambahkan, untuk wilayah barat, trase tol melewati Kecamatan Banyuglugur, Besuki, Suboh, Mlandingan, Bungatan, Kendit dan Panarukan.</p>
<p>Kemudian wilayah tengah melintasi Kecamatan Kota, Panji, Kapongan, Arjasa, Jangkar. Trase terakhir Kecamatan Asembagus dan Banyuputih.</p>
<p>H Yoyok mengatakan, dengan diterimanya dokumen perencanaan pengadaan tanah dari Dirjen Bina Marga, pemerintah pusat juga telah menyetujui empat exit tol yang diusulkan Pemkab Situbondo.</p>
<p>“Persoalan exit tol sudah klir. Kita sukses memperjuangkan agar ada empat pintu keluar di Situbondo,” imbuhnya.</p>
<p>Lebih jauh H Yoyok mengatakan, untuk usulan empat exit tol tersebut sempat dipertimbangkan pemerintah pusat. Awalnya, hanya disetujui dua pintu keluar.</p>
<p>“Karena menambah pintu tol itu jelas menambah anggaran. Satu pintu saja membutuhkan biaya hingga miliran rupiah. Makanya, direncanakan cukup dua pintu. Tetapi kita ngotot,” kata H Yoyok.</p>
<p>Masing-masing exit tol itu ada di Kecamatan Banyugulugur, wisata Pantai Pasir Putih, Kecamatan Kota, serta di Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa.</p>
<p>“Exit tol di Kecamatan Arjasa ini memudahkan akses menuju ke wisata Kawah Ijen,” imbuhnya.</p>
<p>H.Yoyok mengatakan, dokumen perencanaan pengadaan tanah dari Dirjen Bina Marga tersebut menjadi dasar Gubernur Jatim dalam penetapan lokasi (penlok). Sampai saat ini, trase tol dari Besuki sampai Banyuputih belum ditentukan penloknya.</p>
<p>“Tetapi sudah tidak ada perubahan. Wilayah administrasinya tetap melewati 46 desa yang tersebar pada 14 kecamatan,” pungkasnya. <strong>(im/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88574</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
