<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tombak &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tombak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Jan 2026 15:06:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tombak &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pengukuhan DPC PKDI, Bupati Lumajang Ingatkan Penguatan Peran Kades sebagai Ujung Tombak Pembangunan</title>
		<link>https://memontum.com/pengukuhan-dpc-pkdi-bupati-lumajang-ingatkan-penguatan-peran-kades-sebagai-ujung-tombak-pembangunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[penguatan]]></category>
		<category><![CDATA[pengukuhan]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[tombak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229322</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, kembali menegaskan pentingnya penguatan peran kepala desa (Kades) sebagai ujung tombak pembangunan. Hal ini disampaikan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat menghadiri pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Cabang Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (DPC PKDI) Kabupaten Lumajang periode 2025–2030 di Pendopo Suhanto Agro, Dusun Kebonarang, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Rabu (07/01/2026) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, kembali menegaskan pentingnya penguatan peran kepala desa (Kades) sebagai ujung tombak pembangunan. Hal ini disampaikan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat menghadiri pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Cabang Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (DPC PKDI) Kabupaten Lumajang periode 2025–2030 di Pendopo Suhanto Agro, Dusun Kebonarang, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Rabu (07/01/2026) tadi.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, sebanyak 31 Kades dari total 198 Kades se-Kabupaten Lumajang, resmi dikukuhkan sebagai pengurus DPC PKDI. Pengukuhan sendiri, dilakukan Ketua DPD PKDI Jawa Timur, Syaifullah Mahdi, sebagai penanda dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat kapasitas kepemimpinan desa dan sinergi lintas wilayah.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bunda Indah menekankan bahwa soliditas dan kekompakan kepala desa menjadi modal sosial utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di tingkat desa. Menurutnya, perbedaan kondisi dan persoalan di setiap desa hanya dapat diatasi melalui kebersamaan dan komunikasi yang sehat antar pemimpin desa.</p>



<p>“Mudah-mudahan PKDI ini menjadi wadah untuk menjaga kekompakan dan kesolidan para kepala desa. Sekecil apa pun dan sebesar apa pun permasalahan di desa, jika kita solid, InsyaAllah akan bisa diselesaikan,” kata Bunda Indah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengajak para Kades, untuk membangun semangat kebersamaan dalam menjalankan roda pemerintahan desa. Solidaritas sendiri bukan hanya soal kebersamaan dalam situasi nyaman, tetapi juga kekuatan untuk saling menopang ketika menghadapi kesulitan.</p>



<p>“Kita senang bersama, susah bersama. Dengan kebersamaan, pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik dan merata,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut Bunda Indah mengingatkan, akan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan wilayah desa serta memperkuat tata kelola administrasi pemerintahan desa. Profesionalisme, transparansi dan akuntabilitas administrasi menjadi prasyarat utama agar desa mampu mengelola kewenangan dan anggaran secara bertanggung jawab.</p>



<p>Bupati Indah menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPC PKDI yang telah dikukuhkan. Dirinya berharap, PKDI dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.</p>



<p>“Selamat kepada para pengurus. Mari terus bergandengan tangan memajukan Kabupaten Lumajang, melayani masyarakat dengan sepenuh hati, serta menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban, khususnya dalam pengelolaan administrasi desa,” tambahnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229322</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Desa Mandiri Jadi Ujung Tombak Pemerintah Sumenep Makmurkan Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/desa-mandiri-jadi-ujung-tombak-pemerintah-sumenep-makmurkan-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Oct 2023 15:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[makmurkan]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[tombak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200443</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Kekompakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, tidak hanya saat jam dinas atau di jam kantor. Hal itu terlihat, saat para OPD Sumenep ikut terjun ke lokasi dengan membuka stand pameran di Lapangan Giling Sumenep, Senin (23/10/2023) tadi. Pada momen peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep (HJS) Ke-754, Dinas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Sumenep</strong> &#8211; Kekompakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, tidak hanya saat jam dinas atau di jam kantor. Hal itu terlihat, saat para OPD Sumenep ikut terjun ke lokasi dengan membuka stand pameran di Lapangan Giling Sumenep, Senin (23/10/2023) tadi.</p>



<p>Pada momen peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep (HJS) Ke-754, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, juga membuka akses informasi pada masyarakat. Baik soal fungsi pemerintahan, produk unggulan desa dan potensi-potensi alam yang bisa dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).</p>



<p>Kadis PMD Sumenep, Anwar Syahroni, mengatakan stand DPMD dibuka agar masyarakat yang datang ke lokasi Event Madura Night Vaganza bisa mengenal lebih jauh tentang pemerintahan desa, potensi-potensi desa dan prestasi-prestasi yang sudah dicapai oleh pemerintah desa atau kepala desa (Kades).</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Semua akses informasi desa bisa disajikan secara infografis dan audio visual. Jadi masalah kearifan lokal itu harus dilestarikan oleh desa. Termasuk data-data BUMDes. Bisa diketahui BUMDes yang sudah bergerak di sektor apa saja. Seperti kategori 100 desa mandiri juga ditampilkan perkembangan di tata pemerintahannya maupun di badan usahanya,&#8221; kata Anwar.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa keterlibatan stand DPMD bukan sekedar hiburan semata. Melainkan masyarakat bisa transaksi informasi. &#8220;Jadi akses informasi dibuka bagi para pengunjung jika ingin mengenal lebih jauh soal tata kelola pemerintahan, produk unggulan, keberhasilan pembangunan dan lain seterusnya. Misalnya terkait usaha kuliner, pengembangan sektor wisata, kerajinan lokal, produk komoditas lokal dan lain sebagainya. Nanti akan dijelaskan sama pegawai yang jaga stand,&#8221; terang Anwar. <strong>(edo/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200443</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
