<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Tomohon Belajar Kerukunan Beragama di Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tomohon-belajar-kerukunan-beragama-di-surabaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jul 2021 10:18:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Tomohon Belajar Kerukunan Beragama di Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sejumlah Rw di Surabaya Siapkan Ruang Isoman untuk Warga</title>
		<link>https://memontum.com/sejumlah-rw-di-surabaya-siapkan-ruang-isoman-untuk-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2021 10:18:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[isoman]]></category>
		<category><![CDATA[Sejumlah Rw]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan Ruang]]></category>
		<category><![CDATA[Tomohon Belajar Kerukunan Beragama di Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=149038</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, sebelumnya telah mengeluarkan kebijakan tentang penyiapan ruang isolasi atau rumah sehat di tingkat kelurahan. Namun, ternyata sejumlah Rw di Kota Surabaya sudah menyiapkan ruang isolasi mandiri (Isoman) bagi warganya. Hal itu dilakukan atas inisiatif Rw sendiri dengan bergotong- royong bersama warganya. Agar warga yang terpapar Covid-19 tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, sebelumnya telah mengeluarkan kebijakan tentang penyiapan ruang isolasi atau rumah sehat di tingkat kelurahan. Namun, ternyata sejumlah Rw di Kota Surabaya sudah menyiapkan ruang isolasi mandiri (Isoman) bagi warganya.</p>



<p>Hal itu dilakukan atas inisiatif Rw sendiri dengan bergotong- royong bersama warganya. Agar warga yang terpapar Covid-19 tidak merasa dikucilkan, bahkan merasa dilindungi oleh warganya sendiri.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tiket-ka-angkutan-lebaran-2026-sudah-bisa-dipesan-dan-telah-terjual-31-persen">Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan dan Telah Terjual 31 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-surabaya-perkuat-komitmen-program-mbg-berjalan-optimal-aman-dan-tepat-sasaran">Pemkot Surabaya Perkuat Komitmen Program MBG Berjalan Optimal, Aman dan Tepat Sasaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-tahun-baru-imlek-pt-kai-daop-8-surabaya-layani-215-176-penumpang">Libur Tahun Baru Imlek, PT KAI Daop 8 Surabaya Layani 215.176 Penumpang</a></li>
</ul>


<p>Salah satunya, terdapat di Rw 08 Perum Babatan Pratama, Kelurahan Babatan, Kecamatan Wiyung, Surabaya. Di Rw ini, ada sebuah bangunan yang dibuat posko Kampung Tanggung Wani Jogo Suroboyo dijadikan tempat isolasi warga sekitar yang terpapar Covid-19.</p>



<p>“Tempat isolasi ini sudah sejak tahun lalu, dan sudah ada tiga pasien yang dirawat di tempat ini, termasuk salah satu warga yang sampai saat ini masih menjalani isolasi di tempat tersebut. Itu ada salah satu warga kami yang menjalani isolasi di dalam, sudah sekitar 10 harian,” kata Ketua Rw 08, Riyan Suhariyadi, Selasa (27/07).</p>



<p>Riyan mengaku sengaja menjadikan posko itu menjadi tempat isolasi. Sebab, rumah sakit banyak yang penuh dan rumah warga itu tidak memungkinkan untuk dijadikan tempat isolasi, sehingga disediakan di tempat tersebut.</p>



<p>“Kami tidak ingin warga yang terpapar itu merasa dikucilkan dan merasa dibuang hanya karena terpapar Covid-19. Kami semua memberikan motivasi dan semangat kepada warga yang terpapar itu, dengan cara itu kami berharap imunnya membaik dan segera pulih,” tegasnya.</p>



<p>Riyan juga menjelaskan bahwa warga yang Isoman di posko itu, dikontrol oleh dokter yang kebetulan berasal dari warga setempat dan bersedia menjadi relawan. Bahkan, untuk makan warga yang menjalani isolasi itu dibantu oleh warga dengan cara iuran atau donasi dari warga.</p>



<p>“Nah, dari donasi yang masuk itu kami belikan makanan tiga kali sehari untuk membantu warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di posko tersebut. Bahkan, donasi yang terkumpul ini juga kami bagikan dalam bentuk sembako kepada warga sekitar yang membutuhkan.” ujarnya.</p>



<p>Selain itu, ia juga mengaku mendukung apabila ada terobosan dari Wali Kota Eri yang akan membuat ruang isolasi mandiri atau rumah sehat di tingkat kelurahan. Sebab, rumah sehat itu pasti akan sangat membantu perawatan warga yang membutuhkan tempat isolasi.</p>



<p>Hal yang senada juga dari Rw 05 Wisma Kedung Asem Indah, Kelurahan Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut, Surabaya juga jadikan Gedung Balai Rw untuk tempat Isoman.</p>



<p>Di Rw 05 tempat tersebut juga sudah disiapkan tabung dan peralatan kesehatan lainnya untuk merawat warga yang terpapar Covid-19.</p>



<p>Ketua Rw 05, Didik Edy Susilo, mengatakan penyediaan ruang isolasi ini sudah dipersiapkan sejak awal dibentuknya Kampung Tanggung Wani Jogo Suroboyo.</p>



<p>“Kalau seperti itu, maka bisa dirawat sementara di tempat isolasi kami yang sudah kita persiapkan. Apalagi kita sudah siapkan oksigen dan peralatan medis lainnya. Jadi, sudah siap untuk dijadikan tempat isolasi,” kata Didik.</p>



<p>Didik bersyukur karena warganya sangat guyub dalam menghadapi berbagai persoalan di wilayahnya, termasuk dalam menangani Covid-19 ini. “Bahkan, kalau ada warga yang terpapar, kami langsung laporkan ke puskesmas dan langsung dibawa untuk dirawat. Kalau ada yang isolasi juga dibantu makannya oleh warga, jadi benar-benar gotong-royong mengatasi ini,” tegasnya.</p>



<p>Ia juga ikut mendukung apabila ada gagasan Wali Kota Surabaya yang ingin menyiapkan rumah sehat atau tempat isolasi di setiap kelurahan.</p>



<p>“Kalau masih ada penolakan, berarti warga itu belum paham dan perlu disadarkan pemikirannya. Memang kita tidak boleh mengedepankan egoisme dalam menghadapi Covid-19 ini, yang harus diutamakan adalah keselamatan warga kita. Jadi, kita mengatasi Covid-19 ini dengan guyub dan gotong- royong,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengapresiasi Rw-Rw yang sudah memiliki ruang isolasi untuk warganya.</p>



<p>“Yang betul sebenarnya seperti itu (menyiapkan isolasi di tingkat Rw), tapi karena mungkin tidak bisa, makanya saya tarik ke tingkat kelurahan, sehingga isolasi di setiap kelurahan,” tegas Wali Kota Eri.</p>



<p>Ia juga menyadari bahwa dalam menangani pandemi Covid-19 ini tidak bisa bekerja sendirian, butuh bantuan dan gotong-royong warga Surabaya. Sebab itu, Eri mengajak kepada warga Kota Surabaya untuk bersama-sama melawan Covid-19 ini. “Kalau kita bersama-sama, insyallah kita akan bisa melewati ini semua,” ujarnya. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">149038</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Alih Fungsi Bangunan untuk Isoman terus Tuai Polemik di Surabaya</title>
		<link>https://memontum.com/alih-fungsi-bangunan-untuk-isoman-terus-tuai-polemik-di-surabaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2021 14:55:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Alih Fungsi]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[isoman]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik]]></category>
		<category><![CDATA[Tomohon Belajar Kerukunan Beragama di Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=148749</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Alih fungsi beberapa tempat menjadi lokasi isolasi mandiri (Isoman) oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, menuai polemik. Meski pun, alih fungsi yang bersifat sementara dan hanya diperuntukkan bagi pasien tanpa gejala atau gejala ringan, sebagaimana yang disampaikan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, beberapa waktu lalu. “Termasuk Isoman di kelurahan, kalau di kelurahan kami [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Alih fungsi beberapa tempat menjadi lokasi isolasi mandiri (Isoman) oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, menuai polemik. Meski pun, alih fungsi yang bersifat sementara dan hanya diperuntukkan bagi pasien tanpa gejala atau gejala ringan, sebagaimana yang disampaikan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, beberapa waktu lalu.</p>



<p>“Termasuk Isoman di kelurahan, kalau di kelurahan kami manfaatkan gedung sekolah,” kata Eri Kamis (22/07) lalu.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tiket-ka-angkutan-lebaran-2026-sudah-bisa-dipesan-dan-telah-terjual-31-persen">Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan dan Telah Terjual 31 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-surabaya-perkuat-komitmen-program-mbg-berjalan-optimal-aman-dan-tepat-sasaran">Pemkot Surabaya Perkuat Komitmen Program MBG Berjalan Optimal, Aman dan Tepat Sasaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-tahun-baru-imlek-pt-kai-daop-8-surabaya-layani-215-176-penumpang">Libur Tahun Baru Imlek, PT KAI Daop 8 Surabaya Layani 215.176 Penumpang</a></li>
</ul>


<p>Karena langkah tersebut, membuat beberapa warga pun was-was hingga berujung pada penolakan. Seperti di lokasi sekolah yakni SDN Gunungsari I-484 Jalan Kencana Sari Timur dan SDN Barata Jaya di Jalan Barata Jaya VIII, serta SDN Gubeng I di Jalan Gubeng Jaya V. Masing-masing SDN tersebut, dialih-fungsikan sebagai tempat Isoman.</p>



<p>Ketua Rt 03 Rw 05 Kelurahan Barata Jaya, Imam Setiono, mengatakan jika Pemkot Surabaya tetap menjadikan SDN Barata Jaya tersebut menjadi ruang isolasi. Karenanya, warga tidak segan-segan memboikot akses jalan dengan menutup portal.</p>



<p>&#8220;Jadi saya sebagai perwakilan warga, menolak keras SD Barata Jaya digunakan untuk tempat Isoman. Kalau dipaksakan, dengan berat hati kami akan menutup portal yang ada di lingkungan kami, supaya tidak bisa lagi akses untuk masuk ke lokasi,&#8221; ujarnya, Jumat (23/07) tadi.</p>



<p>Alasan Penolakan tersebut oleh warga, karena berbagai pertimbangan. Seperti, banyaknya Lansia, anak kecil, Balita dan tergolong pemukiman padat penduduk.</p>



<p>Hal Senada, juga disampaikan dari Ketua Rt 03 Rw 06 Gunungsari, Agus Purwanto, mengatakan warga tadi baru mengetahui bahwa petugas gabungan yang diterjunkan Pemkot Surabaya ke lokasi tersebut untuk melakukan pembersihan tempat, Jumat (23/07) tadi.</p>



<p>&#8220;Mulai dibersihkan pukul 07.00, warga baru tahu ya pas dibersihkan itu, salah satu petugas beri tahu kalo buat isolasi mandiri,&#8221; kata Agus saat ditemui di lokasi, Jumat (23/07).</p>



<p>Hal tersebut membuat warga sekitar kecewa. Karena sebelumnya tak ada sosialisasi, mereka emosi dan mendatangi petugas kemudian menyatakan penolakan soal alih fungsi SDN jadi tempat isolasi.</p>



<p>Sementara itu, penolakan serupa juga muncul di GOR yang satu lokasi dengan Gelora Bung Tomo (GBT). Warga sekitar lokasi juga melakukan penolakan, dengan membawa berbagai spanduk berisi tulisan bernada kecaman.</p>



<p>Menurut, Plt Camat Gubeng, Dedik Irianto, sangat disayangkan sikap warga sekitar lokasi SDN Barata Jaya. Karena situasi saat ini sudah darurat. Nantinya jika terlaksana, tempat Isoman tersebut dikhususkan bagi warga kelurahan disitu.</p>



<p>&#8220;Salah satu keluhannya karena pemukiman padat. Dibandingkan sama SDN Airlangga. Ini SDN Barata Jaya masih gede. Jalannya lebar. Situasi darurat. Kami harus pakai gedung itu untuk isolasi,&#8221; ungkap Dedik.</p>



<p>Selain itu, Dedik berharap kepada masyarakat supaya legowo (ikhlas menerima). Sebab tempat Isoman ini berbeda dengan RS yang ada peralatan medisnya. &#8220;Gedung Isoman itu sebenarnya kayak di rumah. Cuma ini lebih terpusat. Itu yang masuk bukan orang yang sakit. Tapi OTG (orang tanpa gejala), sehat tapi positif. Saya berharap warga bisa terbuka hatinya dan bisa menerima. Itu bukan rumah sakit. Tapi rumah Isoman. Nggak ada alat medis oksigen dan lainnya. Nanti kalau pasien butuh darurat medis, kami bawa ke RSLT atau RS Soewandhie,&#8221; ujar Dedik. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">148749</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tomohon Belajar Kerukunan Beragama di Surabaya</title>
		<link>https://memontum.com/tomohon-belajar-kerukunan-beragama-di-surabaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Oct 2018 00:36:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tomohon Belajar Kerukunan Beragama di Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=61247</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya&#8212;Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan bersama dengan Dewan Penasehat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sambangi Pemkot Surabaya. Kedatangannya pun diterima langsung oleh Sekretaris Kota (Sekkota) Hendro Gunawan, di ruang sidang walikota. Tujuan kunjungan kerja wakil walikota tersebut untuk mendapati ilmu, terkait dengan kerukunan umat beragama yang ada di Surabaya. Syerly Adelyn Sompotan pun mengakui dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya&#8212;</strong>Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan bersama dengan Dewan Penasehat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sambangi Pemkot Surabaya. Kedatangannya pun diterima langsung oleh Sekretaris Kota (Sekkota) Hendro Gunawan, di ruang sidang walikota.</p>
<p>Tujuan kunjungan kerja wakil walikota tersebut untuk mendapati ilmu, terkait dengan kerukunan umat beragama yang ada di Surabaya. Syerly Adelyn Sompotan pun mengakui dan mengapresiasi atas kerukunan agama di Surabaya. Bahkan telah diakui oleh dunia serta memiliki enam rumah ibadah berdampingan di daerah Sumur Welut, Kecamatan Lakarsantri Surabaya.</p>
<p>“Itu contoh nyata kerukunan umat beragama di Surabaya, dan saya harap hasil kunker ini bisa memperkokoh kerukunan umat beragama sekaligus mencegah konflik di Kota Tomohon,” ujarnya saat memberi sambutan, Selasa (23/10).</p>
<p>Sekkota Hendro Gunawan menyampaikan kerukunan umat beragama di Surabaya sangatlah kondusif. Hal tersebut dikarenakan Pemkot Surabaya telah melibatkan semua unsur, mulai dari kejaksaan, kepolisian, LSM, Danrem, tokoh masyarakat dan pemuka agama.</p>
<p>“Tujuannya, agar banyak sumbangsih ide yang diterima dalam menjaga kerukunan umat beragama di Surabaya,” ucap Hendro.</p>
<p>Hendro menjelaskan langkah-langkah konkret apa saja ketika Surabaya menghadapi darurat kerukunan umat beragama, seperti saat terjadinya insiden bom di Surabaya mengguncang tiga gereja beberapa bulan lalu. Menurut Hendro, jajaran Forpimda dan FKUB telah bersinergi bersama-sama untuk melakukan sosialisasi, pendekatan, pendampingan kepada korban dan seluruh masyarakat tingkat kecamatan dan kelurahan hingga tuntas.</p>
<p>Hendro juga mengatakan, Pemkot Surabaya juga turut andil dalam menangung biaya pendidikan dan memberikan pekerjaan kepada korban yang terkena bom. “Nilai kerugian materiel semuanya ditanggung Pemkot Surabaya dengan melibatkan seluruh elemen. Itu yang membuat Surabaya cepat bangkit,” ujarnya.</p>
<p>Tak henti sampai di situ saja, pada beberapa kesempatan, setiap agama saling bahu membahu. Sekkota Surabaya mencontohkan saat ibadah gereja, GP Anshor menjaga gereja untuk merekatkan kerukunan antar umat beragama, begitu pun sebaliknya.</p>
<p>“Semua turut membantu dan menjaga lokasi dengan melibatkan semua unsur agama tanpa memandang etnis dan religiusnya,” imbuhnya.</p>
<p>Yazid Muhammad selaku Ketua FKUB Surabaya menambahkan apa yang telah disampaikan oleh Hendro, bahwa cara pandang warga Surabaya dalam menyikapi kerukunan umat beragama sudah sangat dewasa.</p>
<p>Hal ini dibuktikan ketika Surabaya diguncang bom dan mereka semua bangkit untuk saling membantu satu dengan yang lain. “Kami ingin menciptakan kedamaian dan sikap toleransi di Surabaya,” tambah Yazid.</p>
<p>Pun untuk mempererat kerukunan umat beragama, FKUB Kota Surabaya juga menggelar kegiatan forum group discussion (FGD) dengan melibatkan pemuda lintas agama untuk mengantisipasi gerakan-gerakan radikal.</p>
<p>Selain itu, lanjutnya, FKUB turut menggandeng ibu-ibu dengan wadah dialog perempuan lintas agama. Tujuannya, menambah wawasan terkait kerukunan umat beragama.</p>
<p>“Jadi, kalau ada gesekan atau provokasi yang tujuannya memecah belah kerukunan umat beragama, mereka semua bisa memfilter atau menyikapi hal tersebut dengan bijak dan cerdas,” ujarnya.</p>
<p>Ketua FKUB Kota Tomohon,  Joy Palilingan, mengaku tertarik dengan Forum Pemuda dan dialog Wanita Lintas Agama. “Kita tindaklanjuti ilmu yang sudah didapat dari Kota Surabaya untuk menjaga kedamaian dan kerukunan umat beragama di Kota Tomohon,” tutupnya. (est/ano/yan)</p>
<p class="yj6qo">
<p class="adL">
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">61247</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
