<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Topi Bangsa &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/topi-bangsa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Dec 2019 12:32:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Topi Bangsa &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Massa Topi Bangsa Gelar Aksi Tolak Radikalisme</title>
		<link>https://memontum.com/massa-topi-bangsa-gelar-aksi-tolak-radikalisme</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Dec 2019 12:32:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[aksi damai]]></category>
		<category><![CDATA[Radikalisme]]></category>
		<category><![CDATA[Topi Bangsa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102001-massa-topi-bangsa-gelar-aksi-tolak-radikalisme</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Ratusan massa yang mengatasnamakan Tolak Penjajahan Idiologi (Topi) Bangsa, beberapa ulama, DPC Sarbumusi Jember, Pemuda Pancasila dan para mahasiswa melakukan aksi penolakan terhadap Radikalisme, di depan Pemerintah Kabupaten Jember, Koordinator aksi, Gus Baiqun mengatakan, tujuan dari aksi ini ingin menyuarakan dukungan kepada pemerintah untuk mengendalikan dan bahkan menghilangkan segala bentuk radikalisme. &#8220;Hari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum </strong>&#8211; Ratusan massa yang mengatasnamakan Tolak Penjajahan Idiologi (Topi) Bangsa, beberapa ulama, DPC Sarbumusi Jember, Pemuda Pancasila dan para mahasiswa melakukan aksi penolakan terhadap Radikalisme, di depan Pemerintah Kabupaten Jember,</p>
<p>Koordinator aksi, Gus Baiqun mengatakan, tujuan dari aksi ini ingin menyuarakan dukungan kepada pemerintah untuk mengendalikan dan bahkan menghilangkan segala bentuk radikalisme.</p>
<div id="attachment_101957" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-101957" decoding="async" class="size-full wp-image-101957" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191212-WA0139-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Sambil bersalawat massa juga menggelar orasi menolak radikalisme di depan Pemkab Jember. (ist) " width="740" height="395" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-101957" class="wp-caption-text">Sambil bersalawat massa juga menggelar orasi menolak radikalisme di depan Pemkab Jember. (ist)</p></div>
<p>&#8220;Hari ini kita melihat banyak kelompok-kelompok yang mengaku beragama islam, namun sengaja membenturkan agama dengan negara,&#8221; ujar Gus Baiqun, Kamis (12/12/2019) siang.</p>
<p>Topi Bangsa sebagai kelompok terang Gus Baiqun yang juga beragama Islam dan banyak yang lulusan pesantren yang paham dalil Al-Qur&#8217;an dan Hadits, sampai saat ini belum menemukan dalil maupun Hadist agama dan negara terbenturan.</p>
<p>&#8220;Kami mengingatkan kepada kaum muslimin seluruh Indonesia agar tidak terprovokasi sebagaimana yang disampaikan Habib Zainal Abidin bin Abdurrohman Aljufri, jangan mengikuti ulama meski memakai imamah, surban dan bergelar apapun, bila konten ajarannya memusuhi pemerintah,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Karena, sambung korlap Aksi itu, berarti orang tersebut bodoh atau orang-orang pembohong, yang sebenarnya bertujuan hanya ingin menguasai negera Indonesia dan mengganti idiologi lain, padahal pancasila sudah final dan tidak bisa diganti dengan idiologi apapun,&#8221; Saya besar dan hanya belajar di pesantren tidak pernah menemukan satu dalil pun yang membenarkannya,&#8221; ucap Gus Baiqun.</p>
<p>Gus Baiqun bersama Topi Bangsa mengaku siap di belakang pemerintah untuk memusnahkan radikalisme dan mempertahankan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI serta UU 45, sebab menurut Gus Baiqun empat hal tersebut sudah final dan merupakan landasan berbangsa dan bernegara, bahkan, dengan empat Ideologi tersebut, muslim dan non muslim dapat terjaga dengan baik.</p>
<p>Gus Baiqun berjanji akan berdiri bersama masyarakat di belakang pemerintah untuk menegakkan pancasila, UUD 45 dan NKRI, bahkan Dia menegaskan akan menjaganya sampai tetes darah terakhir tidak akan mundur sejengkal pun.</p>
<p>Sementara Ketua DPRD Jember dihadapan massa, Itqon Syauqi menyatakan akan menidak lanjuti pesan dari Topi bangsa dan teman-teman lainnya, karena dirinya melihat dan membaca sudah sesuai dengan Nawacita, semangat perjuangan menjaga kemerdekaan NKRI.</p>
<p>&#8220;Kita harus merawat warisan dari pendahulu bangsa ini. Saya terima fakta integritas dari Topi bangsa ini dari tujuh point ini, dan saya mohon support serta dukungan. Ini akan kita teruskan ke lembaga yang lebih tinggi, sesuai dengan kewenangan kami,&#8221; tegasnya.<strong> (gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102001</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketua STDI Klarifikasi, Tudingan Topi Bangsa adalah Fitnah Besar</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-stdi-klarifikasi-tudingan-topi-bangsa-adalah-fitnah-besar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Aug 2018 14:00:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Klarifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[polres jember]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Topi Bangsa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/50117-ketua-stdi-klarifikasi-tudingan-topi-bangsa-adalah-fitnah-besar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Elemen masyarakat Topi Bangsa menggelar demonstrasi menuntut STDI (Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah) agar dibekukan karena dugaan statemen menyamakan kyai dengan dukun, sebagaimana yang disampaikan oleh Gus Baiquni penanggung jawab aksi. Gus Baiquni pengasuh majelis sholawat Alghofilin selaku penanggung jawab aksi ,&#8221;Kami menuntut pemerintah dalam hal ini untuk membekukan sementara lembaga STDI, masyarakat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Elemen masyarakat Topi Bangsa menggelar demonstrasi menuntut STDI (Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah) agar dibekukan karena dugaan statemen menyamakan kyai dengan dukun,  sebagaimana yang disampaikan oleh Gus Baiquni penanggung jawab aksi. </p>
<p> Gus Baiquni pengasuh majelis sholawat Alghofilin selaku penanggung jawab aksi ,&#8221;Kami menuntut pemerintah dalam hal ini untuk membekukan sementara lembaga STDI,  masyarakat resah mereka ini mengajarkan sesuatu yang tidak relevan dengan kurikulum di bangsa kita, saya tidak pernah tau sebelumnya bahwa ada sekolah yang menyebut kyai disamakan dengan dukun, ya STDI ini,&#8221; ungkapnya, Jumat kemarin (3/8/2018).</p>
<p>Akhirnya pihak STDI melalui Muhammad Arifin selaku ketua STDI Jember menepis isu yang digelorakan pihak Topi Bangsa saat aksi demonstrasi kemarin. Arifin menganggap hal tersebut sebagai fitnah besar. ketua STDI saat beri keterangan di kampus STDI Jember, Sabtu (4/8/2018).</p>
<p>&#8220;Itu fitnah besar, pemutar balikan fakta,  dukun yang disebut kiai atau itu adalah dukunnya,  penekanananya adalah dukunnya, maksudnya adalah hal yang hal yang membatalkan keislaman adalah mempercayai dukun,  jadi itu pembodohan fakta yang diputarbalikkan oleh mereka,&#8221; terangnya</p>
<p>Arifin menyebut itu adalah isu yang dibuat oleh oknum PNS yang tidak suka dengan keberadaan STDI, pihaknya mengaku memiliki bukti kuat untuk menyangkal isu negatif yang dilayangkan kepada STDI. </p>
<p>&#8220;Kami sudah punya bukti dan melapor kepada Polres Jember, dan isu itu sudah dipatahkan dihadapan forum formal bersama Bangkesbangpol Jember dan Provinsi dan Kemenag, sebenarnya saya sudah tidak perlu klarifikasi karena semua sudah jelas,&#8221; pungkasnya.<strong>(cw3/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">50117</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
