<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tourism &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tourism/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Jan 2026 08:05:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tourism &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Malang Sambut Gelaran Gowes Peduli Sumatera, Dorong Sport Tourism dan Kepedulian Sosial</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-sambut-gelaran-gowes-peduli-sumatera-dorong-sport-tourism-dan-kepedulian-sosial</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[kepedulian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229539</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyambut baik kegiatan Gowes Peduli Sumatera, yang di gelar di Balai Kota Malang, Sabtu (17/01/2026) tadi. Kegiatan tersebut, kolaborasi antara Pemkot Malang, Lembaga Administrasi Negara (LAN), Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia (Kemenimipas) dan LCC Mojokerto. Pria yang akrab disapa Wahyu, itu mengatakan bahwa kegiatan tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyambut baik kegiatan Gowes Peduli Sumatera, yang di gelar di Balai Kota Malang, Sabtu (17/01/2026) tadi. Kegiatan tersebut, kolaborasi antara Pemkot Malang, Lembaga Administrasi Negara (LAN), Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia (Kemenimipas) dan LCC Mojokerto.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Wahyu, itu mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya mendorong olah raga dan sport tourism saja. Namun, juga menggelar aksi sosial untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh.</p>



<p>“Ini kegiatan olah raga sekaligus bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang terkena bencana. Selain bersepeda menikmati Kota Malang, peserta juga menyalurkan bantuan,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Tidak hanya itu, Wali Kota Wahyu juga menyampaikan apresiasi karena Kota Malang dipilih sebagai lokasi kegiatan. Menurutnya, selain didukung potensi sport tourism, Kota Malang juga baru saja meraih penghargaan Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) unggul tingkat nasional dari LAN.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Tadi disampaikan, salah satu alasan memilih Kota Malang karena sport tourism-nya menunjang dan kami juga mendapat penghargaan Indeks Kualitas Kebijakan paling unggul se-Indonesia,” tuturnya.</p>



<p>Menurutnya, pelaksanaan event berskala nasional tersebut juga sejalan dengan program 1.000 Event Pemkot Malang dan Dasa Bhakti Unggulan Ngalam Tahes. “Event-event seperti ini menjadi bagian dari 1.000 event yang terus kita dorong,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut Wali Kota Wahyu menegaskan, bahwa penyelenggaraan berbagai event di Kota Malang telah memberikan multiplier effect yang nyata bagi masyarakat. Dampak tersebut dirasakan sektor perhotelan, UMKM, hingga destinasi wisata.</p>



<p>“Sudah dibuktikan, hotel sampai sulit dicari, UMKM bergerak, oleh-oleh laku dan tempat wisata ramai,” lanjutnya.</p>



<p>Dalam waktu dekat, menurutnya Kota Malang juga akan menjadi tuan rumah ajang lari berskala Asia Tenggara, yang diperkirakan kembali mendongkrak perekonomian lokal. “Kami berharap event-event ini betul-betul terlaksana dengan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Kota Malang,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229539</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dongkrak Sport Tourism, EMBA Jetbus Run Malang 2026 Siap Digelar</title>
		<link>https://memontum.com/dongkrak-sport-tourism-emba-jetbus-run-malang-2026-siap-digelar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2026 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[digelar]]></category>
		<category><![CDATA[dongkrak]]></category>
		<category><![CDATA[jetbus]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229514</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pengambilan Race Pack (race collection) EMBA Jetbus Run Malang 2026 telah dibuka dan berlangsung selama dua hari menjelang pelaksanaan lomba. Ajang lari bergengsi tersebut, dijadwalkan akan digelar, Minggu (18/01/2026) lusa. Inisiator EMBA Jetbus Run Malang, Paulus Oliver Yoesoef, menyampaikan bahwa antusiasme peserta cukup tinggi. Sebanyak 3.600 pelari dipastikan ambil bagian dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pengambilan Race Pack (race collection) EMBA Jetbus Run Malang 2026 telah dibuka dan berlangsung selama dua hari menjelang pelaksanaan lomba. Ajang lari bergengsi tersebut, dijadwalkan akan digelar, Minggu (18/01/2026) lusa.</p>



<p>Inisiator EMBA Jetbus Run Malang, Paulus Oliver Yoesoef, menyampaikan bahwa antusiasme peserta cukup tinggi. Sebanyak 3.600 pelari dipastikan ambil bagian dalam race day, yang terbagi dalam kategori 5K dan 10K dengan komposisi peserta yang relatif seimbang.</p>



<p>“EMBA Jetbus Run Malang merupakan event elite dengan total hadiah mencapai Rp 430 juta. Pesertanya datang dari berbagai daerah, tidak hanya dari Malang dan Jawa Timur,” ujar Paulus dalam konferensi pers, Jumat (16/01/2026) tadi.</p>



<p>Dikatakan, bahwa EMBA Jetbus Run Malang 2026 dirancang dengan berbagai inovasi untuk memperkuat posisinya sebagai event lari nasional. Panitia bahkan menargetkan, ajang tersebut dapat menjadi event 10K terbaik di Indonesia dalam dua tahun ke depan, setelah sebelumnya diklaim sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Timur.</p>



<p>“Selain peningkatan hadiah, kami memperkenalkan medali trilogi untuk periode 2026–2028. Tahun ini juga menjadi yang pertama di Indonesia menggunakan live cam untuk memantau pelari elit secara real time sejak start,” tuturnya.</p>



<p>Tidak hanya menyasar pelari profesional dan komunitas, panitia juga membuka kategori pelajar usia 14–17 tahun dengan total hadiah Rp 30 juta. Berkolaborasi dengan PASI Kota Malang, event ini turut menghadirkan atlet nasional peraih medali SEA Games untuk berbagi pengalaman dengan peserta.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Beberapa atlet nasional yang hadir antara lain Robi Syianturi, pemegang rekor nasional half marathon, Suryo Agung Wibowo, peraih emas SEA Games nomor 100 meter, serta Atjong Tio, peraih emas 3.000 meter steeplechase,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengapresiasi penyelenggaraan EMBA Jetbus Run Malang 2026 yang dinilai sejalan dengan program 1.000 Event Pemkot Malang. Menurutnya, event tersebut memberi dampak ekonomi yang signifikan.</p>



<p>“Event ini diinisiasi putra daerah dan disponsori pengusaha lokal. Dampaknya sangat terasa, mulai dari hotel, kuliner, transportasi, hingga UMKM,” kata Eko.</p>



<p>Eko juga memperkirakan, dengan diselenggarakan event tersebut perputaran ekonomi selama tiga hari pelaksanaan dapat mencapai Rp 15–20 miliar, seiring banyaknya peserta luar daerah yang menginap dan berbelanja di Kota Malang.</p>



<p>“Dengan 3.600 peserta, hotel hampir pasti penuh. Kuliner ramai, UMKM bergerak. Ini dampak nyata dari event olahraga,” lanjut Eko.</p>



<p>Selain itu, perwakilan EMBA Group Malang, Ardianto, menegaskan komitmen dukungan jangka panjang terhadap EMBA Jetbus Run Malang. Selain mendukung penyelenggaraan, pihaknya juga melibatkan pelaku ekonomi kreatif dan UMKM lokal dalam produksi merchandise resmi.</p>



<p>“Lebih dari 50 persen peserta berasal dari luar Kota Malang. Ini menjadi peluang besar untuk mempromosikan pariwisata, budaya, dan produk unggulan Malang sebagai kota yang ramah bagi pelari,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229514</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diikuti 1400 Peserta, Sport Tourism GenRun Lengkapi Event Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/diikuti-1400-peserta-sport-tourism-genrun-lengkapi-event-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[diikuti]]></category>
		<category><![CDATA[genrun]]></category>
		<category><![CDATA[lengkapi]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229405</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Guntur Priambodo, melepas secara langsung ribuan peserta event sport tourism &#8216;GenRun&#8217;, dari garis start di area RTH Kecamatan Genteng, Minggu (11/01/2026) tadi. Kompetisi lari yang digelar oleh komunitas lari Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, ini diikuti sekitar 1400 peserta. Yang menarik, selain peserta dari Banyuwangi, gelaran itu juga diikuti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Guntur Priambodo, melepas secara langsung ribuan peserta event sport tourism &#8216;GenRun&#8217;, dari garis start di area RTH Kecamatan Genteng, Minggu (11/01/2026) tadi. Kompetisi lari yang digelar oleh komunitas lari Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, ini diikuti sekitar 1400 peserta.</p>



<p>Yang menarik, selain peserta dari Banyuwangi, gelaran itu juga diikuti dari Surabaya, Jember, Situbondo dan Bondowoso. “Event ini sangat keren, karena digagas oleh para pecinta olah raga dari komunitas lari lokal. Event ini semakin melengkapi berbagai event sport tourism yang digelar oleh pemkab,” kata Sekda Guntur.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa saat ini lari sudah menjadi budaya masyarakat, khususnya anak-anak muda. Dirinya berharap, dari para penghobi event lari nantinya akan lahir bibit-bibit pelari daerah yang berprestasi. Terlebih, Banyuwangi selama ini memiliki sejumlah event lari yang dikemas dalam berbagai agenda sport tourism, seperti Event Duathlon, Night Run hingga Ijen Trail Run.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Semoga ke depan dari para pelari culture ini akan tumbuh bibit-bibit atlet pelari daerah yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Terima kasih kepada panitia yang telah ikut menyemarakkan event sporttourism daerah,” ujar Sekda.</p>



<p>Ditambahkan Ketua Panitia Event GenRun, Yetty Rea, bahwa event ini digelar pertama kalinya oleh Komunitas Genteng Running, atau komunitas lari yang ada di Kecamatan Genteng. Komunitas yang telah berdiri 1 tahun ini, sebelumnya rutin melakukan latihan lari bersama setiap hari.</p>



<p>“Kami ingin memeriahkan event sport tourism daerah. Animo pesertanya luar biasa, yang terdaftar dan menjadi peserta sebanyak 1400 orang dari Banyuwangi dan berbagai wilayah seperti Surabaya, Jember, Situbondo dan Bondowoso,” terangnya.</p>



<p>Diuraikannya, bahwa ada dua kategori yang diikutkan, yaitu umum dan pelajar. Keduanya, menempuh jarak 6 km dengan start dan finish di RTH Kecamatan Genteng.</p>



<p>“Kami proyeksikan ke depan, event ini akan menjadi agenda rutin yang digelar tiap tahun,” imbuhnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229405</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kabupaten Jember Sabet Juara III Best Marketing Campaign di East Java Tourism Marketing Award 2025</title>
		<link>https://memontum.com/kabupaten-jember-sabet-juara-iii-best-marketing-campaign-di-east-java-tourism-marketing-award-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[campaign]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226815</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Sukses kembangkan pariwisata, Kabupaten Jember melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) berhasil menyabet penghargaan Juara III dalam kategori Best Marketing Campaign pada ajang bergengsi East Java Tourism Marketing Award (EJTMA) 2025. Penganugerahan ini, berlangsung meriah di Balai Pemuda Surabaya, kawasan Alun-Alun Surabaya, Rabu (15/10/2025) tadi. Penghargaan itu, diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Sukses kembangkan pariwisata, Kabupaten Jember melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) berhasil menyabet penghargaan Juara III dalam kategori Best Marketing Campaign pada ajang bergengsi East Java Tourism Marketing Award (EJTMA) 2025. Penganugerahan ini, berlangsung meriah di Balai Pemuda Surabaya, kawasan Alun-Alun Surabaya, Rabu (15/10/2025) tadi.</p>



<p>Penghargaan itu, diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, sebagai bentuk apresiasi kepada kabupaten atau kota di Jawa Timur, yang memenuhi beberapa kriteria. Diantaranya adalah, daerah yang dinilai memiliki strategi pemasaran pariwisata unggul, inovatif dan berdampak nyata terhadap pengembangan destinasi daerah.</p>



<p>Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Evi Afiana Sari, dalam momen itu hadir di malam puncak penganugerahan. Penghargaan tersebut, diterima langsung Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bobby menjelaskan, bahwa Jember telah melalui rangkaian proses penilaian yang ketat. “EJTMA 2025 yang diselenggarakan oleh Pemprov Jatim melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, puncaknya kemarin tanggal 15 Oktober 2025 di Alun-alun Kota Surabaya,” kata Bobby, Kamis (16/10/2025) tadi.</p>



<p>Proses penilaian, menurut Bobby, dimulai dari tahap seleksi berkas dan Kabupaten Jember lolos dalam 20 terbaik. Proses penilaian, dilanjutkan dengan paparan dan wawancara, hingga tahapan besar yaitu kunjungan lapangan (cek lapang) oleh tim juri di Kabupaten Jember.</p>



<p>&#8220;Penilaian untuk Jember di kategori Best Marketing Campaign ini mendapatkan Juara III. Penghargaan ini, merupakan satu prestasi bagi teman-teman di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, untuk terus memberikan semangat berinovasi sekaligus dalam mempromosikan pariwisata Kabupaten Jember,” ujarnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226815</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PJT I Dorong Sport Tourism Lewat Selorejo Bikefest 2025</title>
		<link>https://memontum.com/pjt-i-dorong-sport-tourism-lewat-selorejo-bikefest-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2025 15:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bikefest]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Selorejo]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226554</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perum Jasa Tirta (PJT) I, menggandeng Barokah Event Management dan Sido Production, menggelar Selorejo Bikefest 2025, yang dijadwalkan akan berlangsung Sabtu (11/10/2025) hingga Minggu (12/10/2025) mendatang. Event tersebut, menjadi ajang kolaborasi antara dunia olah raga, pariwisata dan pemberdayaan ekonomi lokal. Mengusung tema &#8216;Unite on Two Wheels&#8217;, kegiatan itu mempertemukan ratusan pesepeda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Perum Jasa Tirta (PJT) I, menggandeng Barokah Event Management dan Sido Production, menggelar Selorejo Bikefest 2025, yang dijadwalkan akan berlangsung Sabtu (11/10/2025) hingga Minggu (12/10/2025) mendatang. Event tersebut, menjadi ajang kolaborasi antara dunia olah raga, pariwisata dan pemberdayaan ekonomi lokal.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Unite on Two Wheels&#8217;, kegiatan itu mempertemukan ratusan pesepeda dari berbagai komunitas, mulai Gravel Bike, Fixie, MTB, hingga EMTB. Selain beradu ketangkasan di lintasan Selorejo Crossfest, para peserta juga diajak menikmati keindahan alam Waduk Selorejo yang dikelola PJT I.</p>



<p>&#8220;Event ini bukan sekadar perlombaan, melainkan langkah nyata untuk menghidupkan potensi sport tourism. Harapan kami, Waduk Selorejo bisa dikenang dan dimanfaatkan secara optimal untuk perputaran ekonomi lokal, terutama lewat UMKM. Sport tourism ini butuh banyak apparel dan perlengkapan. Sehingga, kami prioritaskan dari pelaku usaha sekitar,&#8221; jelas Kasubdiv Pengendalian Operasional Bisnis PJT I, Marturiawan Kristyono Putro, dalam press conference, Senin (06/10/2025) malam.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dikatakannya, bahwa Selorejo juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis olah raga alam. Bahkan, beberapa asosiasi telah mencanangkan Selorejo sebagai salah satu nominasi lokasi event nasional triathlon.</p>



<p>&#8220;Kami ingin Selorejo tidak hanya dikenal di Malang, tapi juga di kancah internasional. Pasarnya besar, karena banyak orang mencari pelarian sehat lewat aktivitas luar ruang seperti sport tourism,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain memperkuat citra Selorejo sebagai destinasi wisata alam, ajang ini juga menjadi ruang bagi UMKM apparel sepeda memperkenalkan produknya secara langsung kepada para penggemar sepeda. &#8220;Target kami bukan keuntungan, tapi pelayanan terbaik bagi komunitas sport tourism. Kami ingin Selorejo menjadi rumah bagi event-event olah raga luar ruang ke depan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, Selorejo Bike Fest 2025, menyasar usia 12 hingga 60 tahun dengan ada enam kategori kelas, diantaranya MTB &#8211; Under 15, MTB &#8211; Under 19, MTB &#8211; Men Elite, MTB &#8211; Men Master, MTB Women Open dan EMTB Open. Total hadiah yang disiapkan pun hingga Rp 14 juta. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226554</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Sport Tourism, BIG Downhill Sukses Digelar di Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-sport-tourism-big-downhill-sukses-digelar-di-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Sep 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[digelar]]></category>
		<category><![CDATA[downhill,]]></category>
		<category><![CDATA[sukses,]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226142</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, terus mendorong sport tourism berskala internasional yang kerap dilaksanakan di Kabupaten Banyuwangi. Seperti halnya kejuaraan sepeda internasional Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill, yang dilaksanakan di Gantasan Bike Park, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, 20 hingga 21 September 2025. Kejuaraan yang masuk agenda resmi Union Cycliste Internationale (UCI/Federasi Balap Sepeda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, terus mendorong sport tourism berskala internasional yang kerap dilaksanakan di Kabupaten Banyuwangi. Seperti halnya kejuaraan sepeda internasional Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill, yang dilaksanakan di Gantasan Bike Park, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, 20 hingga 21 September 2025.</p>



<p>Kejuaraan yang masuk agenda resmi Union Cycliste Internationale (UCI/Federasi Balap Sepeda Internasional), ini diikuti 313 pembalap dari 7 negara. Selain pembalap dari berbagai daerah di tanah air, kejuaraan ini diikuti pembalap Australia, Filipina, Malaysia, Rusia, Singapura dan Timor Leste.</p>



<p>“Selamat kami ucapkan kepada para pemenang yang telah menunjukkan performa terbaiknya. BIG Downhill 2025 ini adalah bagian dari event sport tourism berskala internasional yang kami laksanakan,” kata Bupati Ipuk, saat menyerahkan medali kepada para pemenang, Minggu (21/09/2025) tadi.</p>



<p>Bupati Ipuk menambahkan, ajang ini bukan sekadar balap sepeda, tapi komitmen daerah mengajak para riders nasional maupun dunia sekaligus memberi efek ganda bagi homestay, kuliner dan transportasi. “Selain menjadi daya tarik wisata, juga mempromosikan Banyuwangi ke dunia,” sambungnya.</p>



<p>Sementara di Kategori Women Elite, Riska Amelia Agustina (Marin Astrindo Racing Team) menjadi yang tercepat dengan waktu 5 menit 06,265 detik. Nilna Murni Ningtias (Spartan Racing Team) berada di posisi kedua dan Naomi (Trinx Factory Team PH/Fly Racing Team PH) berada di posisi ketiga.</p>



<p>Plt Kadispora Banyuwangi, M Alfin Kurniawan, menambahkan bahwa kejuaraan ini terbagi dalam 19 kelas. Hari pertama, para pembalap menjalani seeding run atau sesi percobaan untuk mencatat waktu terbaik sebagai penentu posisi start di babak final. Hari kedua merupakan final run untuk menentukan siapa yang menjadi juara.</p>



<p>“Event ini sudah memasuki kali keempat pelaksanaan dan menjadi agenda resmi UCI,” ujar Alfin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Diketahui, bahwa setelah di hari pertama, para pembalap mengikuti babak kualifikasi untuk menentukan pole position. Hari kedua, ratusan pembalap memasuki putaran final.</p>



<p>Trek yang basah dan licin usai diguyur hujan, membuat putaran final berlangsung sengit, bahkan membuat sejumlah pembalap terjungkal. Para pembalap harus ekstra hati-hati menaklukkan lintasan dengan rute sulit.</p>



<p>“Treknya menantang, jalurnya berlumpur sangat licin. Terutama trek bebatuannya. Jadi, trek di sini berbeda dari trek di Indonesia yang pernah saya ikuti sebelumnya,” kata Luke, pembalap kategori men junior dari Singapura.</p>



<p>Hal yang sama, dilontarkan Stephen Girys, pembalap asal Australia. Dirinya mengatakan top section track cukup susah. &#8220;Di luar itu, saya suka dengan Banyuwangi, tempatnya bagus dan indah,” ungkapnya.</p>



<p>Para pembalap harus melintasi trek sepanjang 2,3 kilometer. Mulai dari jalur tanjakan, menurun, tikungan tajam, bebatuan, drop pohon, wallret kayu, super bowll, hingga big drop.</p>



<p>Rendy Varera Sanjaya dari team XTR menjadi yang tercepat untuk Kategori Men Elite dengan catatan waktu 4 menit 08,442 detik. Pandu Satrio Perkasa (Sego Anget Racing Team Banyuwangi) berada di posisi kedua dan Andy Prayoga (Polair DH Team) berada di posisi ketiga. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226142</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Sanusi Launching Logo Hari Jadi dan Peresmian Gedung Malang Tourism Gateway serta Paket Wisata Offroad</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-sanusi-launching-logo-hari-jadi-dan-peresmian-gedung-malang-tourism-gateway-serta-paket-wisata-offroad</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gateway]]></category>
		<category><![CDATA[gedung,]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Offroad]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226099</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, melakukan serangkaian kegiatan persiapan menjelang Peringatan Hari Jadi ke 1265 Kabupaten Malang di Pendopo Agung, Sabtu (20/09/2025) tadi. Serangkaian kegiatan yang dimaksud, diantaranya Launching Logo Hari Jadi dan Peresmian Gedung Malang Tourism Gateway serta Paket Wisata Jeep Offroad. Dalam pelaksanaan itu, turut hadir Kapolda Jatim, Wali Kota Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, melakukan serangkaian kegiatan persiapan menjelang Peringatan Hari Jadi ke 1265 Kabupaten Malang di Pendopo Agung, Sabtu (20/09/2025) tadi. Serangkaian kegiatan yang dimaksud, diantaranya Launching Logo Hari Jadi dan Peresmian Gedung Malang Tourism Gateway serta Paket Wisata Jeep Offroad. Dalam pelaksanaan itu, turut hadir Kapolda Jatim, Wali Kota Malang, Forkopimda, Ketua DPRD bersama anggota DPRD Malang, Kepala OPD, Ketua TP PKK hingga peserta jepp dari Kalimantan.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Malang menyampaikan bahwa Kabupaten Malang dikenal sebagai wilayah dengan 1000 pantai dan 1000 pegunungan. Di mana, banyak sekali spot-spot menarik yang bisa terus dikembangkan. Mulai dari wisata buatan, candi, paralayang hingga alam yang menarik. Bahkan, sangat banyak titik wisata yang menarik untuk digali dan hari ini akan terus digali.</p>



<p>&#8220;Salah satunya adalah offroad, yang hari ini akan kita perkenalkan. Dalam pelaksanaan ini, kita salah satunya memperkenalkan potensi Gunung Kawi. Yang mana, Gunung Kawi dikenal akan mitos pesugihannya,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Ditambahkan bupati, Hari Jadi Kabupaten Malang adalah momentum yang sangat berharga. Itu karena, lebih dari 12 abad lamanya, Kabupaten Malang telah melalui berbagai dinamika sejarah, mulai dari kejayaan peradaban kerajaan di masa lalu, masa kolonial, hingga perjalanan panjang menuju pembangunan daerah modern yang kita rasakan saat ini.</p>



<p>Masih menurut Bupati Sanusi, tema dan logo yang diangkat pada Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang tahun ini, adalah &#8216;Peningkatan Daya Saing Daerah dalam Peningkatan Ekonomi Inklusif yang Berkelanjutan&#8217;. Tema ini lahir, dari kesadaran bahwa pembangunan tidak boleh hanya mengejar angka pertumbuhan ekonomi semata. Lebih dari itu, pembangunan harus menghadirkan manfaat yang merata bagi seluruh masyarakat, dari desa hingga kota, dari pelaku usaha besar hingga UMKM, dari generasi tua hingga generasi muda.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="434" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/09/Bupati-Sanusi-Launching-Logo-Hari-Jadi-dan-Peresmian-Gedung-Malang-Tourism-Gateway-serta-Paket-Wisata-Offroad-2.jpg?resize=600%2C434&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-226101" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/09/Bupati-Sanusi-Launching-Logo-Hari-Jadi-dan-Peresmian-Gedung-Malang-Tourism-Gateway-serta-Paket-Wisata-Offroad-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/09/Bupati-Sanusi-Launching-Logo-Hari-Jadi-dan-Peresmian-Gedung-Malang-Tourism-Gateway-serta-Paket-Wisata-Offroad-2.jpg?resize=300%2C217&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">OFFROAD: Bupati Malang bersama Kapolda Jatim dan Wali Kota Malang serta unsur Forkopimda saat akan memberangkatkan peserta offroad. (memontum.com/sit)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>“Logo Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang yang akan kita launching hari ini, secara garis besar melambangkan perjalanan panjang Kabupaten Malang, sekaligus optimisme kita untuk terus bergerak maju. Logo ini bukan hanya sekadar simbol visual. Logo ini adalah cerminan dari identitas, semangat dan cita-cita kita bersama. Saya berharap, logo ini akan menjadi perekat semangat kebersamaan, pemantik inovasi dan simbol persatuan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Malang dalam menyongsong masa depan yang lebih gemilang,” tambah Bupati Malang.</p>



<p>Menyinggung serangkaian pelaksanaan, Bupati Malang juga mengatakan bahwa Kabupaten Malang dianugerahi kekayaan alam yang indah, budaya yang luhur, serta sejarah yang bernilai tinggi. Saat ini, Kabupaten Malang memiliki sekitar 293 Daya Tarik Wisata (DTW) yang tersebar di berbagai wilayah.</p>



<p>“Oleh karena itu, pada kesempatan yang berbahagia ini, saya juga akan meresmikan Gedung Malang Tourism Gateway (MTG) sebagai pusat layanan terpadu dan terdepan, yang menghubungkan wisatawan dengan seluruh pesona pariwisata kita. Harapannya, dengan kehadiran Malang Tourism Gateway ini dapat semakin meningkatkan kunjungan wisatawan Kabupaten Malang, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara,” terangnya</p>



<p>Bupati Malang berharap, dengan kehadiran Malang Tourism Gateway akan memperkuat posisi Kabupaten Malang sebagai destinasi unggulan nasional bahkan internasional, serta membawa manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat. &#8220;Di samping itu, pada hari ini kita juga akan bersama-sama menikmati keindahan alam Kabupaten Malang dengan Wisata Offroad sekaligus bakti sosial untuk berbagi bersama masyarakat,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Usai sambutan dan peluncuran logo yang ditandai dengan penekanan tombol di layar, Bupati Malang bersama Kapolda Jawa Timur, Wali Kota Malang dan Ketua DPRD turut serta dalam prosesi pemasangan stiker kendaraan Jeep Bromo Tengger Semeru yang telah diasuransikan. Selanjutnya, Kapolda Jatim bersama Bupati dan Ketua DPRD meresmikan Gedung Malang Tourism Gateway (MTG), yang ditandai dengan pemotongan pita.</p>



<p>Serangkaian prosesi sendiri, selanjutnya ditutup dengan pemberangkatan peserta offroad. Dalam pelaksanaan ini, Wali Kota Wahyu memberangkatkan sejumlah peserta. <strong>(kom/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226099</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Sport Tourism Kota Malang, Wali Kota Wahyu Apresiasi Kompetisi Berkuda Equestrian 2025</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-sport-tourism-kota-malang-wali-kota-wahyu-apresiasi-kompetisi-berkuda-equestrian-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[berkuda]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[equestrian]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225889</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, membuka kegiatan Kompetisi Berkuda Equestrian Piala Wali Kota Malang 2025, di Puncak Joyo Stable, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kamis (11/09/2025) tadi. Dalam pembukaan itu, Wali Kota Wahyu menyampaikan bahwa ajang tersebut bukan hanya sekadar lomba olah raga, melainkan juga sarana pengenalan sekaligus pengembangan sport tourism di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, membuka kegiatan Kompetisi Berkuda Equestrian Piala Wali Kota Malang 2025, di Puncak Joyo Stable, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kamis (11/09/2025) tadi.</p>



<p>Dalam pembukaan itu, Wali Kota Wahyu menyampaikan bahwa ajang tersebut bukan hanya sekadar lomba olah raga, melainkan juga sarana pengenalan sekaligus pengembangan sport tourism di Kota Malang. Terlebih, kompetisi berkuda mulai mendapat banyak peminat dari berbagai kalangan.</p>



<p>“Ini yang ketiga kalinya. Mulai dari Piala Pj Wali Kota hingga sekarang Piala Wali Kota. Kami mengapresiasi olahraga berkuda karena masih baru dan kita perlu memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Semakin ke sini semakin banyak peminatnya. Yang paling penting, ini adalah sport tourism,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Penyelenggaraan event tersebut, menurutnya menjadi bukti bahwa Kota Malang memiliki potensi besar dalam menggelar kejuaraan berkuda berskala nasional. Bahkan, pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sebelumnya, Kota Malang telah menjadi tuan rumah dan berhasil teruji sebagai lokasi kejuaraan.</p>



<p>“Tempat ini sudah benar-benar teruji, tidak hanya dikenal di Jawa Timur saja, tetapi juga di Jakarta. Artinya, Kota Malang punya potensi untuk menyelenggarakan kejuaraan sekaligus menjadi tempat penggodokan atlet-atlet berkuda,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Owner Puncak Joyo Stable sekaligus Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kota Malang, Muhammad Evril Maulana, menyampaikan bahwa kompetisi tersebut berlangsung selama empat hari. Dengan diikuti sekitar 380 peserta dari berbagai daerah, mulai Jawa Timur, Semarang, Klaten, hingga Banjarmasin.</p>



<p>&#8220;Total ada 48 kelas yang dipertandingkan, meliputi kategori dressage pada Kamis dan Jumat, serta show jumping pada Sabtu dan Minggu,&#8221; ucap Evril.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa minat masyarakat terhadap olahraga berkuda, khususnya pada equestrian terus meningkat. Hal tersebut juga berdampak pada munculnya atlet-atlet baru.</p>



<p>“Dahulu olah raga berkuda sulit diakses, sekarang dengan adanya event ini semakin banyak orang mengenal equestrian. Bahkan ada yang berani mencoba hingga akhirnya ikut kompetisi. Dari situ, diharapkan lahir atlet-atlet baru yang bisa berkiprah di tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya.</p>



<p>Untuk saat ini, Pordasi Kota Malang memiliki 18 atlet equestrian yang aktif berlatih. Para atlet tersebut sebelumnya juga turun pada ajang Porprov dan berhasil menyumbang satu medali emas.</p>



<p>&#8220;Harapannya pada Porprov selanjutnya jumlah medali bisa bertambah, sekaligus mengantarkan atlet Malang untuk mewakili Jawa Timur di Kejurnas maupun PON,&#8221; imbuh Evril. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225889</post-id>	</item>
		<item>
		<title>500 Pesepeda Ramaikan M11 Family Reunion, Kota Malang Jadi Magnet Sport Tourism</title>
		<link>https://memontum.com/500-pesepeda-ramaikan-m11-family-reunion-kota-malang-jadi-magnet-sport-tourism</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[magnet]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pesepeda]]></category>
		<category><![CDATA[ramaikan]]></category>
		<category><![CDATA[reunion,]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223204</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Untuk ketiga kalinya, event sepeda lipat (Seli) nasional bertajuk M11 Family Reunion, kembali digelar di Kota Malang, Sabtu (21/06/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, tidak kurang sekitar 500 peserta dari 82 komunitas dari berbagai daerah Indonesia seperti Batam, Padang, Gorontalo dan tentunya Jawa, meramaikan acara yang menjadi bagian untuk menyemarakkan peringatan HUT [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Untuk ketiga kalinya, event sepeda lipat (Seli) nasional bertajuk M11 Family Reunion, kembali digelar di Kota Malang, Sabtu (21/06/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, tidak kurang sekitar 500 peserta dari 82 komunitas dari berbagai daerah Indonesia seperti Batam, Padang, Gorontalo dan tentunya Jawa, meramaikan acara yang menjadi bagian untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-111 Kota Malang.</p>



<p>Kegiatan yang diinisiasi komunitas Ngalam Folding Bike, ini menempuh rute sepanjang 50 kilometer dimulai dari Hotel Shalimar dan berakhir di Balai Kota Malang. Event sport tourism, pun menjadi wujud kolaborasi Pemkot Malang dengan komunitas dalam menyukseskan program prioritas ‘1.000 Event’ serta Dasa Bakti Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang utamanya Ngalam Tahes dan Ngalam Asyik.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengapresiasi kegiatan ini sebagai wujud dukungan terhadap visi Kota Malang sebagai destinasi sport tourism. “Peserta senang, karena atmosfer Kota Malang berbeda dengan kota lain. Udaranya sejuk, pemandangan indah dan daya tarik wisata yang lengkap. Banyak pesepeda, bahkan dari luar Jawa tertarik ikut event seperti ini,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, bahwa event ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Tingkat hunian hotel meningkat, begitu pula konsumsi makanan dan belanja. Mereka tidak hanya bersepeda, tapi juga berwisata dan menikmati kuliner Kota Malang,” sambungnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana M11, Arif Tri Sastyawan, menyebutkan tema event yang diangkat tahun ini adalah ‘Family Reunion’, yang menjadi wadah reuni peserta di event sebelumnya, yakni M109, M110 dan Jamselinas (Jambore Sepeda Lipat Nasional).</p>



<p>“Ada tiga kategori, solo rider, keluarga, dan komunitas, tapi tetap mengusung semangat fun bike dan sport tourism. Antusiasme peserta sangat tinggi, bahkan tiket M11 langsung sold out hanya dalam tiga hari,” ungkap Arif.</p>



<p>Tidak hanya bersepeda, peserta juga diajak mengeksplorasi dan berfoto di ikon-ikon menarik Kota Malang, seperti Kayutangan Heritage, Ijen Boulevard, Kampung Warna-Warni, Alun-Alun Tugu serta mengikuti M11 Photo Challenge.</p>



<p>Perwakilan dari salah satu komunitas Srikandi Dua Pedal, mengatakan bahwa komunitasnya senang sekali mengikuti event M111 ini. Menurut komunitas yang beranggotakan para perempuan ini, Kota Malang menjadi daerah yang sangat representatif untuk penyelenggaraan event bersepeda.</p>



<p>“Semoga ke depan ada event yang lebih besar, melibatkan pecinta berbagai jenis sepeda. Sehingga lebih banyak yang bisa eksplorasi Kota Malang. Kan, memang Kota Malang ini Kota Pendidikan, Kota Wisata, Kota Budaya, rutenya juga asyik, cocok untuk sport tourism,” ujarnya antusias. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223204</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
