<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tp &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tp/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jun 2023 15:30:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tp &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ketua TP PKK Jawa Timur Lakukan Penilaian di Desa Oro-oro Ombo Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-tp-pkk-jawa-timur-lakukan-penilaian-di-desa-oro-oro-ombo-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 14:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[jawa]]></category>
		<category><![CDATA[ketua]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[ombo]]></category>
		<category><![CDATA[oro-oro]]></category>
		<category><![CDATA[Penilaian]]></category>
		<category><![CDATA[PKK]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[timur]]></category>
		<category><![CDATA[tp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192011</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak melakukan penilaian langsung di lapangan Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan/Kota Batu, Selasa (27/06/2023) tadi. Dalam penilaian itu, turut mendampingi Pj Wali Kota Batu bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Timur. Dalam penilaian itu, Arumi menyampaikan bahwa dalam lomba desa dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak melakukan penilaian langsung di lapangan Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan/Kota Batu, Selasa (27/06/2023) tadi. Dalam penilaian itu, turut mendampingi Pj Wali Kota Batu bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>Dalam penilaian itu, Arumi menyampaikan bahwa dalam lomba desa dan 10 program pokok PKK, Desa Oro-oro Ombo yang masuk nominasi tiga besar. &#8220;Saat ini, kami bersama tim penilai langsung turun lapangan di Desa Oro-oro Ombo. Dan, hari ini adalah akhir dari proses penilaian,&#8221; terangnya di Desa Oro-oro Ombo.</p>



<p>Hasil pandangannya terhadap Desa Oro-oro Ombo, ujarnya, bahwa pembangunan di desa tersebut begitu pesat. Dimana, potensi yang di desa, dinilai masih bisa dikembangkan untuk menambah pemasukan daerah.</p>



<p>Sedangkan maksud dan tujuan kunjungan lapang, tambah Arumi, yaitu ingin mensinkronkan apa yang telah dipaparkan dengan kondisi lapang. Harapannya, apa yang telah dipaparkan banyak kesesuaian dengan yang ada dan bahkan lebih bagus.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Jadi dari penilaian lapangan ini nanti, kita betul-betul bisa tahu satu-persatu apa saja yang dipaparkan kemarin. Dan, aslinya seperti apa. Terutama Desa Oro-oro Ombo, dengan inovasinya yang paling banyak dibanding yang lain,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Sementara itu, Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa Desa Wisata Oro-oro Ombo di Tahun 2020 memiliki PADes sebesar Rp 134 juta dan meningkat 467 persen menjadi Rp 850 juta di Tahun 2022. Peningkatan PADes, ini diperoleh dari pengelolaan tanah kas desa dan juga kerja sama desa, baik wisata dan kuliner.</p>



<p>Dengan peningkatan PADes ini, urainya, Desa Wisata Oro-oro Ombo menjadi salah satu desa yang berhasil menurunkan angka kemiskinannya sangat signifikan yaitu 66,6 persen dari Tahun 2018. Sedangkan, tahun 2018 tercatat jumlah kemiskinan mencapai 234 KK dan Tahun 2022 menurun menjadi 78 KK. Dimana, desa ini memiliki APBDes sebesar Rp 8 Miliar ini, memiliki luas wilayah 1.381 Ha dan jumlah penduduk 11.982 jiwa.</p>



<p>&#8220;Kami berharap, kedatangan tim penilai akan memberikan inspirasi sekaligus masukan untuk perbaikan ke depan. Terutama berkaitan dengan upaya kolaborasi yang harus dibangun, antara pemerintah pusat, desa, PKK dan juga masyarakat, sehingga akan berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192011</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Gaya Hidup Minim Sampah, Ketua TP PKK Kediri Ajak Buah Hati Lihat Lomba Daur Ulang</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-gaya-hidup-minim-sampah-ketua-tp-pkk-kediri-ajak-buah-hati-lihat-lomba-daur-ulang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ajak]]></category>
		<category><![CDATA[buah]]></category>
		<category><![CDATA[daur]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[gaya]]></category>
		<category><![CDATA[HATI]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[ketua]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[lihat]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[minim]]></category>
		<category><![CDATA[PKK]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tp]]></category>
		<category><![CDATA[ulang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191904</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Beragam cara dilakukan dalam memberikan contoh nyata. Seperti yang dilakukan Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, mengajak anak pertamanya, Shanaya Arsyila Pramana, dengan meninjau langsung lomba daur ulang sampah. Kedatangan istri Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bersama sang buah hati itu, dalam rangka pelaksanaan lomba Hari Lingkungan Hidup Sedunia di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Beragam cara dilakukan dalam memberikan contoh nyata. Seperti yang dilakukan Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, mengajak anak pertamanya, Shanaya Arsyila Pramana, dengan meninjau langsung lomba daur ulang sampah.</p>



<p>Kedatangan istri Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bersama sang buah hati itu, dalam rangka pelaksanaan lomba Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Taman Totok Kerot, Senin (26/06/2023) tadi. Dengan mengenakan tas selempang putih bergambar kuda poni, Shanaya pun juga terlihat antusias melihat hasil daur ulang sampah yang dibuat oleh TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Kediri.</p>



<p>Untuk mengabadikan momen langka itu, sesekali acap kali peserta lomba, pun mengajak ibu dan anak itu berswafoto. &#8220;Mbak Cicha (sapaan akrab Eriani Annisa, red), boleh saya minta foto bareng sama Dik Shanaya,” pinta salah satu peserta lomba.</p>



<p>Mendengar beberapa kali ajakan dari peserta, Mbak Cicha pun tidak segan-segan langsung mengambil posisi dengan latar belakang hasil karya daur ulang. Mulai dari plastik bekas dengan berbagai bentuk seperti lampion hingga vas bunga dan gaun, ataupun karya lain.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Mbak Cicha juga mengajak masyarakat untuk mengurangi sampah plastik yang susah terurai. &#8220;Di tangan orang-orang kreatif, sampah plastik daur ulang justru dapat dibuat menjadi karya yang menarik dan bernilai ekonomis. Meskipun begitu, karena sampah plastik sulit terurai, agar masyarakat juga bisa berhemat,&#8221; kata Ibu dua anak itu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain mengenai penggunaan plastik, pihaknya juga meminta kader-kader PKK, untuk terus berupaya membantu mengurangi dampak pemanasan global. Caranya, dengan gerakan menanam dan menjaga lingkungan.</p>



<p>Dengan upaya itu, lanjutnya, keseimbangan manusia dan alam akan terus terjaga agar terwujud Kabupaten Kediri bersih dan terbebas dari polusi plastik. &#8220;Mari kita hidupkan kembali dan tanamkan gaya hidup minim sampah untuk Kabupaten Kediri. Sehingga, Kediri menjadi kabupaten yang bersih, hijau dan bebas plastik,” terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti, menyebutkan bahwa dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023, dinas bekerjasama dengan TP PKK Kabupaten Kediri. Nantinya, ada dua agenda lain dalam rangkaian kegiatan tersebut. Yakni, lomba foto instagram dan melukis tempat sampah untuk SD dan MI.</p>



<p>“Di lomba daur ulang sampah ini, nantinya setelah karyanya jadi, maka akan didisplay dan kita beri hadiah,” ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa kegiatan semacam ini juga merupakan sarana edukasi masyarakat untuk mengurangi sampah plastik di Kabupaten Kediri. &#8220;Semoga hasil (daur ulang, red) ini nanti tidak hanya dipajang. Tetapi, juga dikembangkan sehingga memiliki nilai ekonomi,” paparnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191904</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jadi Nara Sumber Belajar Bareng, Ketua TP PKK Trenggalek Angkat Peran Perempuan dalam Gender</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-nara-sumber-belajar-bareng-ketua-tp-pkk-trenggalek-angkat-peran-perempuan-dalam-gender</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jun 2023 04:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[angkat]]></category>
		<category><![CDATA[bareng,]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Gender]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[ketua]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[nara]]></category>
		<category><![CDATA[peran]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[PKK]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[sumber]]></category>
		<category><![CDATA[tp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191390</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, menyebut bahwa gender antara perempuan dan laki-laki adalah setara namun tidak sama. Hal ini disampaikan Novita Hardini, saat menjadi nara sumber dalam acara &#8216;Belajar Bareng&#8217; yang digelar pengurus PAC Fatayat NU di Ponpes Bumi Hidayah At Taqwa Kedunglurah Pogalan-Trenggalek. Ibu tiga anak yang dikenal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, menyebut bahwa gender antara perempuan dan laki-laki adalah setara namun tidak sama. Hal ini disampaikan Novita Hardini, saat menjadi nara sumber dalam acara &#8216;Belajar Bareng&#8217; yang digelar pengurus PAC Fatayat NU di Ponpes Bumi Hidayah At Taqwa Kedunglurah Pogalan-Trenggalek.</p>



<p>Ibu tiga anak yang dikenal tidak pelit dengan ilmu kepada sesama tersebut, dalam kesempatan itu mengaku senang bila perempuan di daerahnya bisa meningkatkan kapasitasnya dalam keluarga. Karena tujuan besarnya itulah, tokoh perempuan ini menginisiasi sebuah yayasan yang bergerak di bidang perempuan dan UMKM yang bernama UPRINTIS Indonesia yang merupakan kesamaan nama dari UMKM Perempuan Perintis Indonesia.</p>



<p>Perempuan inspiratif ini juga mengatakan, ketika berbicara tentang pengaruh utama gender dalam pembangunan sebuah daerah, maka hal tersebut ditujukan untuk membangun kesadaran bahwa gender perempuan dan laki-laki itu setara. &#8220;Setara itu bukan sama, kalau kita membahas isu pemberdayaan bukan berarti pemberdayaannya adalah pemberdayaan yang kebablasan,&#8221; ungkap Novita, Selasa (20/06/2023) siang.</p>



<p>Yayasan ini, diikhtiarkan Novita Hardini untuk membantu para perempuan untuk mampu mandiri. Sehingga, bisa memperbaiki perekonomian keluarga serta membawa keluarganya lebih bahagia dan sejahtera.</p>



<p>Dalam perjalananya, ujar Novita, perempuan dihadapkan pada peran ganda. Sesukses apapun dalam karier dalam urusan domestik (keluarga), perempuan mempunyai tanggung jawab mengurusi keluarga. Mengasuh anak, dan urusan rumah tangga lainnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Bukan karena kita merasa kita sudah berdaya dan yakin akan berdaya kita tidak butuh lagi pasangan kita,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Hal ini, ujarnya, dikarenakan dalam isu pengarusutamaan gender diperuntukkan mengangkat perjuangan kesetaraan bukan kesamaan. Karena laki-laki dan perempuan, itu setara tapi tidak akan pernah bisa sama.</p>



<p>&#8220;Tanggung jawabnya, perannya, semua berbeda. Maka, di dalam isu pemberdayaan perempuan selalu membahas tentang kesetaraan peran bukan siapa yang lebih menang dan kalah, bukan siapa yang lebih kuat dan lemah,&#8221; kata Novita.</p>



<p>Pengalaman berjualan sejak Kelas II sekolah dasar (SD) di Surabaya, menjadikan perempuan ini semakin tangguh menghadapi tantangan hidup yang dihadapi. Pengalaman ini juga yang mengantarkan penggiat perempuan dan UMKM, ini bisa meraih kesuksesan di masa sekarang. Membiayai hidupnya sendiri hingga mampu membiayai kuliahnya secara mandiri.</p>



<p>Pahit getir perjalanan hidup selama 32 tahun, inilah yang ingin dibagi oleh Novita kepada seluruh anggota Fatayat NU PAC Pogalan guna memotivasi mereka untuk bisa lebih berdaya menapaki hidup yang dijalani. Karena dirinya yakin, dengan berdaya perempuan bisa menjadi pelopor peradaban dunia.</p>



<p>&#8220;Jadi, perempuan itu bukan hanya kita bersuara meminta hak. Tolong berikan kita program, berikan kesempatan kita berbicara. Kesetaraan gender kita masih berbicara pada pemenuhan hak, karena perempuan masih belum sadar bahwa dirinya bukanlah objek melainkan subjek bila melihat perannya dalam pengasuhan di keluarga,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191390</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
