<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Tracing &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tracing/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Nov 2025 09:21:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Tracing &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Eliminasi TBC, Dinkes Kabupaten Malang Lakukan Penguatan Tracing kepada Penderita</title>
		<link>https://memontum.com/eliminasi-tbc-dinkes-kabupaten-malang-lakukan-penguatan-tracing-kepada-penderita</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[eliminasi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kepada]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penderita]]></category>
		<category><![CDATA[penguatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tracing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228245</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berupaya mengeliminasi kasus Tuberkulosis (TBC) di 33 kecamatan. Salah satu pola yang dilakukan, yaitu dengan cara melakukan penguatan tracing penderita TBC atau Tuberkulosis. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, drg Wiyanto Wijoyo, mengatakan bahwa penyakit Tuberculosis kini telah menjadi fokus serius. Dari data [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berupaya mengeliminasi kasus Tuberkulosis (TBC) di 33 kecamatan. Salah satu pola yang dilakukan, yaitu dengan cara melakukan penguatan tracing penderita TBC atau Tuberkulosis.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, drg Wiyanto Wijoyo, mengatakan bahwa penyakit Tuberculosis kini telah menjadi fokus serius. Dari data Global Tuberculosis Report tahun 2024, Indonesia berada di urutan kedua dunia setelah India. Dengan estimasi sebanyak 1,09 juta kasus dan 125 ribu penderita TBC meninggal dunia di setiap tahunnya.</p>



<p>&#8220;Untuk menemukan satu kasus penyakit ini (TBC), perlu dilakukan pemeriksaan kepada puluhan orang. Jadi, proses pencarian penderita TBC membutuhkan tenaga, waktu serta fasilitas pendukung yang tidak sedikit. Itu tantangan yang sedang kita hadapi,&#8221; kata Wiyanto, Senin (03/11/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, jika sudah tertracing penderita TBC, maka akan lebih mempermudah dalam penanganan dan fokus pada pengawasan ketat pasien. Mengingat, penderita penyakit tersebut harus rutin mengkonsumsi obat serta makanan bergizi.</p>



<p>&#8220;Karena penularannya sangat cepat, maka dianjurkan penderita untuk tidak berinteraksi langsung dengan orang lain,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dijelaskan pula, dengan pengawasan ketat dalam mengkonsumsi obat secara tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang dianjurkan, merupakan kunci utama dalam proses penyembuhan penderita TBC. Karenanya, penguatan tracing sangat penting, dikarenakan pemerintah pusat telah menargetkan seluruh daerah di Indonesia dapat menemukan 900 ribu orang penderita TBC hingga akhir 2025 ini. Sehingga, percepatan eliminasi penyakit TBC di Indonesia segera terwujud.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dikatakan Wiyanto, selain penguatan tracing, Dinkes Kabupaten Malang juga mengkuatkan enam strategis khusus dalam penanganan kasus penyakit TBC. Diantaranya, seperti peningkatan promotif preventif, pelibatan mitra kerja, penguatan komitmen daerah dan intensifikasi pelayanan kesehatan. Termasuk, percepatan penemuan kasus melalui tracing yang masif serta pemanfaatan teknologi.</p>



<p>Masih menurut Wiyanto, dalam proses pemeriksaan penderita penyakit yang menyerang saluran pernafasan, nantinya para pasien suspec TBC akan diambil sampel dahaknya dengan menggunakan metode pemeriksaan Basil Tahan Asam (BTA). Sementara untuk saat ini, tidak semua Puskesmas di Kabupaten Malang, miliki alat deteksi dini penyakit TBC, yakni Tes Cepat Molekuler.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa untuk mengetahui pasien yang terjangkit penyakit tersebut, pemeriksaannya harus melalui tahapan periksa menggunakan alat X-Ray dan Tes Cepat Molekuler. Karenanya untuk mendukung itu, pihaknya juga menghimbau untuk terus memperkuat jaringan layanan kesehatan antar Puskesmas.</p>



<p>Selain itu, ungkap Wiyanto, pihaknya telah mengusulkan pengadaan 28 unit Tes Cepat Molekuler ke pemerintah pusat pada tahun 2025 ini. Untuk pengadaan itu, perunit Tes Cepat Molekuler tersebut memiliki kisaran harga Rp 600 juta hingga Rp 700 juta.</p>



<p>&#8220;Lebih mudah mengobati orang yang sudah positif menderita TBC, daripada menemukan orang yang menderita TBC,&#8221; jelasnya. <strong>(ser/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228245</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kasus PMK, Kapolres Sampang Kerahkan Kapolsek dan Bhabinkamtibmas Lakukan Tracing</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-kasus-pmk-kapolres-sampang-kerahkan-kapolsek-dan-bhabinkamtibmas-lakukan-tracing</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 May 2022 12:16:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bhabinkamtibmas]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek]]></category>
		<category><![CDATA[Lakukan Tracing]]></category>
		<category><![CDATA[PMK]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Tracing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168943</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Kapolres Sampang, AKBP Arman, memerintahkan seluruh jajaran Kapolsek dan Bhabinkamtibmas Polres Sampang untuk turun ke lapangan dalam rangka mengantisipasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan ternak yang belakangan ini mulai merebak. Perintah tersebut, merupakan tindak lanjut intruksi Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang mengatakan Polri siap melakukan pendampingan serta pengawasan penanganan PMK [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sampang</strong> &#8211; Kapolres Sampang, AKBP Arman, memerintahkan seluruh jajaran Kapolsek dan Bhabinkamtibmas Polres Sampang untuk turun ke lapangan dalam rangka mengantisipasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan ternak yang belakangan ini mulai merebak. Perintah tersebut, merupakan tindak lanjut intruksi Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang mengatakan Polri siap melakukan pendampingan serta pengawasan penanganan PMK hewan ternak Sapi.</p>



<p>Kapolres Sampang, AKBP Arman melalui Plh Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Dody Darmawan, menyampaikan Polres Sampang siap bekerja sama dengan Dinas Peternakan untuk membantu pencegahan dan penyebaran penyakit PMK, agar tidak terjadi di Kabupaten Sampang.</p>



<p>“Polres Sampang siap membantu Dinas Peternakan sebagai leading sector terkait adanya PMK. Kami siap membantu dinas terkait melakukan pengecekan ketat terhadap proses perdagangan hewan ternak agar penyakit ternak tersebut tidak terjadi di Sampang” tuturnya, Kamis (12/05/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Ipda Dody menambahkan, bahwa Kapolres Sampang telah memerintahkan kepada seluruh Kapolsek, Bhabinkamtibmas dan Polmas untuk lebih bersinergi dengan Dinas Peternakan dan Petugas Kesehatan Hewan di lapangan untuk melakukan tracing dan pengecekan apabila ditemukan penyakit PMK. Juga, sekaligus melakukan tindakan cepat dan tepat guna mencegah penyebaran penyakit tersebut ke hewan ternak lainnya.</p>



<p>Pihaknya juga menghimbau, masyarakat Kabupaten Sampang untuk tetap tenang dan tidak panik terkait dengan adanya PMK pada hewan ternak “Masyarakat kami imbau untuk tetap tenang dan tidak panik akan munculnya kasus penyakit hewan ternak di beberapa kabupaten di luar Madura. Kami akan bekerja secara maksimal dengan pihat-pihak terkait dalam kegiatan pendampingan serta pengawasan penanganan PMK hewan ternak sapi,&#8221; himbaunya.</p>



<p>Diungkapkannya, hasil pengecekan hewan ternak di Pasar Hewan Ketapang yang dilaksanakan pada Kamis (12/05/2022) oleh Kapolsek Ketapang, AKP Danang Eko Abrianto, beserta tim Puskeswan Ketapang, juga pengecekan hewan ternak di Pasar Hewan Aeng Sareh Sampang oleh Bhabinkamtibmas Desa Aeng Sareh, Bripka Andieka S Sampang dan tim kesehatan hewan tidak ditemukan satu pun hewan ternak yang mengalami penyakit PMK. <strong>(mds/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168943</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Koramil Kendit Situbondo Pantau Pelaksanaan Tracing dan Swab PCR pada Warga Suspect</title>
		<link>https://memontum.com/koramil-kendit-situbondo-pantau-pelaksanaan-tracing-dan-swab-pcr-pada-warga-suspect</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2021 13:35:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kodim 0823]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Tracing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=146041</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Angota Koramil 0823/06 Kendit pantau pelaksanaan tracing dan Swab PCR yang dilakukan Tim Survailen Kecamatan Kendit terhadap warga Desa Bugeman dan Desa Kendit yang mempunyai gejala pilek, batuk dan panas, Rabu (23/06). Pengambilan Swab PCR terhadap warga Desa Bugeman, berinisial SYN (49) dan ASR (21). “Swab PCR ini dilaksanakan pada tanggal 19 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo &#8211;</strong> Angota Koramil 0823/06 Kendit pantau pelaksanaan tracing dan Swab PCR yang dilakukan Tim Survailen Kecamatan Kendit terhadap warga Desa Bugeman dan Desa Kendit yang mempunyai gejala pilek, batuk dan panas, Rabu (23/06).</p>



<p>Pengambilan Swab PCR terhadap warga Desa Bugeman, berinisial SYN (49) dan ASR (21). “Swab PCR ini dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2021 ASR melakukan perjalanan pulang pergi Situbondo Surabaya. Setelah datang dari Surabaya, keesokan hari ASR merasakan gejala panas, linu, pilek dan batuk,” jelas anggota Koramil Kendit, Kopka Yudianto.</p>



<p><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
</ul>


<p>Selanjutnya, sambung Kopka Yudianto, pengambilan Swab PCR terhadap warga Desa Kendit berinisial HWA (23). “HWA dilakukan swab PCR karena kontak erat dengan salah satu hakim Pengadilan Agama Situbondo yang dinyatakan reaktif setelah dilakukan swab antigen,” tuturnya.</p>



<p>Dalam kegiatan Swab PCR ini, imbuh Kopka Yudianto, disaksikan oleh Babinsa Bugeman Sertu Suyitno, Babinsa Kendit Serda Suherman, Satgas PPKM Desa Bugeman dan Kendit serta Tim Survailen Kecamatan Kendit yang diketuai, Halimatus. “Hasil Swab PCR tersebut dikirim ke RSUD Abdur Rahem Situbondo dan hasilnya akan akan diketahui setelah 2 hingga 3 hari kedepan,” ujarnya. <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146041</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satgas Covid-19 Mangaran Situbondo Tracing dan Swab Antigen Penumpang Kapal dari Madura di Pelabuhan Kalbut</title>
		<link>https://memontum.com/satgas-covid-19-mangaran-situbondo-tracing-dan-swab-antigen-penumpang-kapal-dari-madura-di-pelabuhan-kalbut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2021 13:01:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Antigen]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal dari Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Pelabuhan Jangkar]]></category>
		<category><![CDATA[Penumpang di Stasiun KA Kepanjen Diprediksi Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[satgas covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Swab]]></category>
		<category><![CDATA[Tracing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=144804</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Satgas Covid-19 Kecamatan Mangaran bekerjasama dengan KSOP Kelas IV Panarukan Wilayah Kerja Pelabuhan Kalbut, Kapolsek Mangaran, Danramil Mangaran, Trantib Mangaran serta Polairut Polres Situbondo, melakukan tracing dan swab antigen kepada penumpang KLM Mila Jawa Indah dan KLM Anugrah Abadi Jaya, Kamis (10/06) tadi. Langkah ini dilakukan, karena beberapa kapal itu, bersandar dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Satgas Covid-19 Kecamatan Mangaran bekerjasama dengan KSOP Kelas IV Panarukan Wilayah Kerja Pelabuhan Kalbut, Kapolsek Mangaran, Danramil Mangaran, Trantib Mangaran serta Polairut Polres Situbondo, melakukan tracing dan swab antigen kepada penumpang KLM Mila Jawa Indah dan KLM Anugrah Abadi Jaya, Kamis (10/06) tadi. Langkah ini dilakukan, karena beberapa kapal itu, bersandar dan usai perjalanan dari Pulau Madura.</p>



<p>Satgas Covid-19 Kecamatan Mangaran, Drg Hj Dina Fitrya M.Kes, menjelaskan bahwa tracing, skrening dan swab antigen terhadap penumpang Kapal Layar Motor (KLM) yang sandar di Pelabuhan Kalbut, Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, salah satu tujuannya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-rapat-paripurna-penandatanganan-berita-acara-persetujuan-empat-raperda">DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Sesuai rapat koordinsi dengan Bapak Bupati dan Forkopimda, maka kita Satgas Covid-19 Kecamatan Mangaran melakukan tracing, skerining sekaligus rapid antigen terhadap penumpang KLM yang bersandar di Pelabuhan Kalbut ini. Alhamdulillah, dari 40 orang yang melaksanakan swab antigen, hasilnya negatif semua,&#8221; jelas Dina Fitrya Satgas Covid-19 Kecamatan Mangaran.</p>



<p>Tracing serta swab antigen, tambahnya, bagi penumpang KLM tersebut, karena adanya lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan.</p>



<p>“Pelabuhan Kalbut ini melayani akses pelayaran rakyat yang menuju Sapudi Kepulauan Madura. Oleh Karena itu, kami melakukan tracing, skrening dan swab antigen di tempat ini,” tutur Dina Fitrya.</p>



<p>Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan melalui Kordinator Wilker Pelabuhan Kalbut, Abdul Latif Sarjono, menjelaskan bahwa, tracing, skrening dan swab antigen yang dilaksanakan Satgas Covid-19 Kecamatan Mangaran bersama tiga pilar Kecamatan Mangaran di Pelabuhan Kalbut ini, berlangsung aman dan sukses. “Mereka yang menjalani swab antigen sesuai dengan sistem catatan muatan atau manifes kapal. Ada 40 penumpang yang menjalani swab antigen dan 5 penumpang membawa surat hasil negatif tes genose,” jelas Latif. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">144804</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Batu Sebutkan Zona Merah Bukan karena Wisatawan, Dipastikan dari Tracing</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-batu-sebutkan-zona-merah-bukan-karena-wisatawan-dipastikan-dari-tracing</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2020 04:52:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Tracing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118067-walikota-batu-sebutkan-zona-merah-bukan-karena-wisatawan-dipastikan-dari-tracing</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Belum genap satu minggu tempat wisata mulai beroperasi, Kota Batu kembali pada zona merah. Hal ini banyak menimbulkan pertanyaan serta kekuatiran di masyarakat, namun hal itu dibantah Walikota Dewanti Rumpoko, karena zona merah, kuning, hijau itu fluktuatif tergantung dari situasi kondisi perkembangan covid. &#8220;Yang terjadi perkembangan covid di masyarakat bukan karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Belum genap satu minggu tempat wisata mulai beroperasi, Kota Batu kembali pada zona merah. Hal ini banyak menimbulkan pertanyaan serta kekuatiran di masyarakat, namun hal itu dibantah Walikota Dewanti Rumpoko, karena zona merah, kuning, hijau itu fluktuatif tergantung dari situasi kondisi perkembangan covid.</p>
<p>&#8220;Yang terjadi perkembangan covid di masyarakat bukan karena wisatawan yang datang ke Kota Batu, tempat wisata tidak ada hubungannya dengan terjadinya zona merah,&#8221;</p>
<p>Masih menurut Dewanti, sebab yang sudah terkonfirm dan berkembang itu terjadi di lingkungan keluarga serta wilayah yang memang telah terjadi penyebaran covid tersebut.</p>
<p>&#8220;Karena tempat pariwisata telah ditinjau dan tidak ada hubungannya, yang terjadi di Desa dan sekeluarga dari bapak, anak,ibu, istrinya itu. Bukan yg datang ke tempat wisata dan positif. Jadi beda sehingga tidak relevan ketika dihubungkan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Sekarang yang harus dilakukan ialah ekonomi harus berjalan tapi tempat yang terkonfirm juga harus kita jaga agar tidak menulari yang lain. Kalau tempat wisata saya rasa sudah ketat. Setiap karyawan sudah rapid. Penjagaan luar biasa dan tidak boleh bersentuhan sama sekali, jaga jarak harus dilakukan. Karena tempat wisata merupakan bisnis, kalau ada terkonfirmasi yang rugi mereka (pengusaha) sendiri jadi mereka pasti jaga. Saya sudah wanti-wanti agar hotel dan pengusaha, kalau tidak terapkan protokol kesehatan yang rugi kamu sendiri. Jika ada kita tutup hotelnya. Karena itu, mereka jaga sendiri,&#8221; pungkasnya. <strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118067</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Malang Tekankan Rasio Tracing 1 : 30</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-malang-tekankan-rasio-tracing-1-30</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2020 04:41:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Tracing]]></category>
		<category><![CDATA[walikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118059-walikota-malang-tekankan-rasio-tracing-1-30</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tracing dilakukan dengan rasio 1 berbanding 30 (1 : 30). Artinya 1 dari konfirm positif, maka cari 30 kontak eratnya. Demikian ditekankan Sutiaji Walikota Malang saat monitoring penguatan tim tracing wilayah kerja puskesmas Cisadea kecamatan Blimbing dan puskesmas Kendalsari kecamatan Lowokwaru, Selasa (30/6/2020). &#8220;Harus kita lebarkan tracingnya, agar langkah antisipasi cakupannya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tracing dilakukan dengan rasio 1 berbanding 30 (1 : 30). Artinya 1 dari konfirm positif, maka cari 30 kontak eratnya. Demikian ditekankan Sutiaji Walikota Malang saat monitoring penguatan tim tracing wilayah kerja puskesmas Cisadea kecamatan Blimbing dan puskesmas Kendalsari kecamatan Lowokwaru, Selasa (30/6/2020).</p>
<p>&#8220;Harus kita lebarkan tracingnya, agar langkah antisipasi cakupannya lebih luas dan harapannya lebih kuat, &#8221; pesan Pak Aji.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118060" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200630-WA0167-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200630-WA0167-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200630-WA0167-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200630-WA0167-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200630-WA0167-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Kita harus belajar dari kasus yang muncul dari klaster keluarga dan juga klaster lingkungan. Terlebih kini sudah mulai keluar hasil swab dari PDP (Pasien Dalam Pantauan), yang ini juga menambah jumlah kasus covid 19 di kota Malang,&#8221; ujar Walikota Malang yang getol melakukan monitoring tracing tersebut.</p>
<p>Giat monitor tracing di puskesmas Kendalsari dan puskesmas Cisadea merupakan yang ke 7 dan ke 8 dari monitoring yang sudah dilakukan di puskesmas Bunulrejo, puskesmas Arjowinangun, puskesmas Pandanwangi, puskesmas Polowijen, puskesmas Arjuno dan puskesmas Ciptomulyo.</p>
<p>Mengacu pada data kesembuhan konfirm positif covid 19 untuk perhitungan hingga tanggal 28 Juni 2020, terpotret untuk kota Malang sebesar 27 %, dan terinci berdasarkan data kasus per wilayah, tingkat kesembuhan di Lowokwaru 46 %, Klojen 27 %, Blimbing 26 %, Sukun 24 % dan Kedungkandang 20 %.</p>
<p>Hal itu menunjukkan, harus ada langkah upaya untuk terus meningkatkan angka kesembuhan. &#8220;Treatmen menggunakan suplemen herbal bisa menjadi alternatif lain untuk meningkatkan kesembuhan para pasien. Segala upaya harus kita lakukan,&#8221; tegasnya. <strong>(*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118059</post-id>	</item>
		<item>
		<title>3 Bersaudara Pasien Covid-19 Meninggal Dunia, Satgas Tracing Pelayat</title>
		<link>https://memontum.com/3-bersaudara-pasien-covid-19-meninggal-dunia-satgas-tracing-pelayat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2020 04:10:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Tracing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116825</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Kasus Covid-19 terbaru di Bangkalan terjadi di Kecamatan Kota Kelurahan Pejagan. Dalam dua minggu, tiga kakak beradik meninggal usai dinyatakan PDP dan terkonfirmasi Covid-19. Humas gugus tugas penanganan percepatan Covid-19 sekaligus kepala dinas Kominfo Bangkalan, Agus Sugianto Zein mengatakan kejadian bermula saat keponakan tiga kakak beradik ini terkonfimasi Covid-19 dan tercatat sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Kasus Covid-19 terbaru di Bangkalan terjadi di Kecamatan Kota Kelurahan Pejagan. Dalam dua minggu, tiga kakak beradik meninggal usai dinyatakan PDP dan terkonfirmasi Covid-19.</p>
<p>Humas gugus tugas penanganan percepatan Covid-19 sekaligus kepala dinas Kominfo Bangkalan, Agus Sugianto Zein mengatakan kejadian bermula saat keponakan tiga kakak beradik ini terkonfimasi Covid-19 dan tercatat sebagai pasien ke-31.</p>
<p>&#8220;Jadi sebelum pasien ke 31 ini terinformasi positif, dirawat oleh tantenya yakni M. Tanggal 5 juni kemarin M meninggal saat berstatus PDP dan hasil swab menunjukkan terinfeksi setelah dua hari kemudian,&#8221; ucapnya Rabu (17/6/2020).</p>
<p>Tak berhenti disitu, pada tanggal 14 juni kemarin, adik M yakni DP menyusul sang kakak. Ia diduga tertular sebab melakukan kontak langsung dengan keduanya. Tak hanya itu, kini suami DP juga berstatus PDP dan dirawat di RS PHC Surabaya.</p>
<p>Kasus berlanjut hingga hari ini, saudara kedua kakak beradik itu yakni HM turut menyusul dua saudaranya. HM meninggal saat dalam perawatan di RS PHC Surabaya.</p>
<p>&#8220;Untuk suami pasien ke 31 saat ini di balai diklat dan berstatus OTG. Sementara 8 keluarga lainnya mengisolasi diri dirumahnya dan saat ini menunggu hasil pemeriksaan swab,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Kini, gugus tugas bersama elemen masyarakat melakukan tracing pada seluruh orang yang melakukan tahilan dan melayat. Nantinya setelah tracing tersebut, akan segera dilakukan rapid tes massal.</p>
<p>&#8220;Untuk saat ini akses masuk mandiri ke area tersebut ditutup untuk memutus penyebaran Covid-19, petugas juga melakukan penyemprotan di lokasi&#8221; pungkasnya. <strong>(isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116825</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kuatkan Tracing Covid-19, Walikota Malang Bentuk Tim Khusus</title>
		<link>https://memontum.com/kuatkan-tracing-covid-19-walikota-malang-bentuk-tim-khusus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2020 10:50:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Tracing]]></category>
		<category><![CDATA[walikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116542</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menyikapi banyaknya peningkatan kasus konfirm positif covid-19 di Kota Malang beberapa hari terakhir, Walikota Malang, Sutiaji menjadi gusar. Ia beranggapan diperlukan langkah penguatan tracing. Menindaklanjuti hal tersebut, Walikota Sutiaji segera mengumpulkan jajaran tim ahlinya untuk merumuskan strategi lebih lanjut dalam mengatasi permasalahan dimaksud. &#8220;Pilihannya adalah melakukan beberapa strategi penguatan tracing dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menyikapi banyaknya peningkatan kasus konfirm positif covid-19 di Kota Malang beberapa hari terakhir, Walikota Malang, Sutiaji menjadi gusar. Ia beranggapan diperlukan langkah penguatan tracing. Menindaklanjuti hal tersebut, Walikota Sutiaji segera mengumpulkan jajaran tim ahlinya untuk merumuskan strategi lebih lanjut dalam mengatasi permasalahan dimaksud.</p>
<p>&#8220;Pilihannya adalah melakukan beberapa strategi penguatan tracing dengan membentuk tim khusus yang bertugas untuk melakukan tracing sekaligus treatmen dan pendampingan khususnya pada prolanis,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Nanti, lanjutnya akan segera dibentuk tim tersebut di masing-masing kecamatan dengan bantuan perguruan tinggi. Masing-masing tim ahli juga akan bertanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tracing di kecamatan yang menjadi wilayahnya.</p>
<p>&#8220;Camat dan Lurah juga akan terus bekerja membantu tim khusus tersebut, agar warga yang memiliki kontak erat dengan kasus konfirm positif dapat terlacak dengan baik,&#8221; jelas Sutiaji.</p>
<p>Walikota Sutiaji juga menjelaskan bahwa hal itu diharapkan dapat memudahkan pemerintah, terutama para petugas agar bisa melakukan pendampingan sekaligus treatmen untuk menekan angka positif di Kota Malang.</p>
<p>Treatmen yang dimaksud adalah menggencarkan penggunaan ramuan herbal sebagai suplemen agar daya imunitas tubuh semakin meningkat. &#8220;Hal ini juga sebagai upaya Pemkot Malang mewujudkan Malherb yang kami luncurkan beberapa waktu lalu,&#8221; tandasnya.</p>
<p>&#8220;Kami juga berharap peningkatan imun tersebut dapat diterapkan pada prolanis. Agar masyarakat dengan penyakit komorbid, khususnya yang berada pada level 4 bisa mendapat pendampingan dan treatmen secara maksimal,&#8221; tambahnya lagi.</p>
<p>Berdasarkan data yang ada, saat ini sebanyak 24 orang baik pada kasus positif, PDP maupun reaktif hasil rapidnya telah menjalani treatmen suplemen herbal.</p>
<p>&#8220;Hasilnya menunjukkan peningkatan yang baik, secara klinis mereka mengalami percepatan kesembuhan dibandingkan pasien lainnya; orang yang tadinya reaktif setelah beberapa kali minum suplemen tersebut juga hasil rapid berikutnya dinyatakan non reaktif, hal ini perlu kita gencarkan bersama sebagai ikhtiar kita melawan Covid-19&#8221; tegas Sutiaji.<strong> (*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116542</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
