<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>trafficking &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/trafficking/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Feb 2020 13:23:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>trafficking &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bejat, Berdalih Istri Tak Puas Begituan, Setahunan Pria di Pasuruan &#8220;Jual&#8221; Istri</title>
		<link>https://memontum.com/bejat-berdalih-istri-tak-puas-begituan-setahunan-pria-di-pasuruan-jual-istri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Feb 2020 13:23:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 12]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pasuruan Kota]]></category>
		<category><![CDATA[trafficking]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/105966-bejat-berdalih-istri-tak-puas-begituan-setahunan-pria-di-pasuruan-jual-istri</guid>

					<description><![CDATA[Pasuruan, Memontum &#8211; Entah karena ganguan kejiwaan atau sudah tak memiliki nurani, apa yang dilakukan oleh Sabik Salim Setiawan (28) warga asal Dusun Babadan, Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso ini. Pasalnya pria yang tak memiliki pekerjaan tetap ini, tega menjual istrinya pada sejumlah teman dan tetangga untuk melayani hasrat biologis. Tak ayal perilaku bejatnya ini tercium [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasuruan, Memontum </strong>&#8211; Entah karena ganguan kejiwaan atau sudah tak memiliki nurani, apa yang dilakukan oleh Sabik Salim Setiawan (28) warga asal Dusun Babadan, Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso ini. Pasalnya pria yang tak memiliki pekerjaan tetap ini, tega menjual istrinya pada sejumlah teman dan tetangga untuk melayani hasrat biologis.</p>
<p>Tak ayal perilaku bejatnya ini tercium sejumlah warga dan dilaporkan ke Polres Pasuruan Kota. Alhasil setelah dilakukan penelusuran, suami tak bermoral tersebut (Sabik Salim Setiawan) dicokok petugas pada Minggu (9/2/2020) malam, saat tersangka berada di rumah.</p>
<p>&#8220;Pelaku kami tangkap di rumahnya Minggu (9/2/2020) sekitar pukul 24. 00, &#8221; tegas AKBP Donny Alexander, Kapolres Pasuruan Kota saat giat rilis pers.</p>
<p>Dijelaskan mantan Kapolres Malang Kota itu, tersangka dengan sengaja dan melakukan pengancaman serta melakukan KDRT terhadap istri sahnya.</p>
<p>Korban berinisial F (23), dimana tersangka dengan tega telah menjual atau menyuruh istrinya (F) untuk melayani nafsu birahi beberapa temannya.</p>
<p>Perbuatan tersangka udah dilakukan sejak setahun lalu atau Januari 2019. Setiap melakukan pelayanan sex tersebut, sang istri diberi uang sebesar Rp 50 ribu.</p>
<p>Tak hanya di situ saja, pelaku juga merekam persetubuhan temannya dengan sang istri. Saat ini istri pelaku tengah hamil 3 bulan.</p>
<p>&#8220;Atas perbuatannya ini kami menjerat pelaku dengan pasal berlapis yaitu Pasal 47 Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, atau Pasal 12 Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang. Lalu Pasal 29 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi,” pungkas AKBP Donny Alexander.</p>
<p>Sementara itu di tempat yang sama, Sabik Salim Setiawan mengaku jika ia tega menjual istrinya dikarenakan sang istri pernah berkata tidak pernah puas bersetubuh dengannya.</p>
<p>&#8220;Istri saja ngomong tak pernah puas dengan saya mas,&#8221;ucapnya.</p>
<p>Sudah empat orang kawannya yang telah merasakan tidur dengan istrinya. Setiap selesai bersetubuh temannya membayar Rp 50 ribu dan uang tersebut diberikan ke istrinya untuk kebutuhan keluarga dan membeli peralatan kecantikan.<strong>(hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">105966</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPO Polres Situbondo, Pasutri Tersangka Human Trafficking Ditangkap di Blitar</title>
		<link>https://memontum.com/dpo-polres-situbondo-pasutri-tersangka-human-trafficking-ditangkap-di-blitar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Aug 2019 00:25:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[DPO]]></category>
		<category><![CDATA[polres situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[trafficking]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89611-dpo-polres-situbondo-pasutri-tersangka-human-trafficking-ditangkap-di-blitar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Tersangka kasus human trafficking (perdagangan manusia) anak dibawah umur berhasil ditangkap Tim Resmob Polres Situbondo, Sabtu (3/08/2019) malam. Pelaku sempat beberapa waktu lalu melarikan diri ke luar daerah dan masuk daftar pencarian orang (DPO) polisi. Kedua tersangka pasutri SL (57) dan SB (51) yang merupakan warga Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo kota itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Tersangka kasus human trafficking (perdagangan manusia) anak dibawah umur berhasil ditangkap Tim Resmob Polres Situbondo, Sabtu (3/08/2019) malam. Pelaku sempat beberapa waktu lalu melarikan diri ke luar daerah dan masuk daftar pencarian orang (DPO) polisi.</p>
<p>Kedua tersangka pasutri SL (57) dan SB (51) yang merupakan warga Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo kota itu, akhirnya berhasil ditangkap Tim Resmob Polres Situbondo.</p>
<div id="attachment_89612" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-89612" decoding="async" class="size-full wp-image-89612" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190804-WA0065-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="AMANKAN : 12 wanita pemandu lagu korban trafficking. (im)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190804-WA0065-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190804-WA0065-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190804-WA0065-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190804-WA0065-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190804-WA0065-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-89612" class="wp-caption-text"><strong>AMANKAN : 12 wanita pemandu lagu korban trafficking. (im)</strong></p></div>
<p>Penangkapan dipimpin Aiptu I Wayan Parka SH di rumah saudara tersangka yang berinisial SB di dusun Tegalrejo kelurahan Semen, Kecamatan Gandu Sari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.</p>
<p>Untuk pengembangan kasus human trafficking khususnya terhadap anak di bawah umur, pasutri SL dan SB yang sebelumnya sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Situbondo itu.</p>
<p>Usai ditangkap, keduanya digelandang dan langsung ditahan di sel tahanan Mapolres Situbondo.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Masykur SH saat dikonfirmasi Wartawan Memontum.com melalui Kasubag Humas Iptu H Nanang Priyambodo S Sos mengatakan, penangkapan terhadap tersangka pasutri tersebut berawal dari informasi bahwa keduanya bersembunyi di rumah kerabatnya di Kota Blitar.</p>
<p>Terima informasi itu, tim Resmob Polres Situbondo langsung melakukan koordinasi dengan petugas Resmob Polres Blitar.</p>
<p>“Dengan koordinasi dan kerjasama tersebut, tim Resmob Polres Situbondo kemudian berhasil menangkap kedua tersangka kasus human trafficking ini ditempat persembunyiannya di Blitar,” ujar Iptu H Nanang Priyambodo.</p>
<p>Menurut Iptu H Nanang, untuk pengembangan kasus tindak pidana perdagangan manusia tersebut, kedua tersangka saat ini masih dimintai keterangan oleh penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Situbondo.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Tim Resmob Satreskrim Polres Situbondo, berhasil mengamankan sebanyak 12 pemandu lagu dan plus-plus asal Bandung, Jawa Barat.</p>
<p>Mereka ditangkap di sebuah rumah kontrakan, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo Kota, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (27/07/2019) malam.</p>
<p><strong>Baca : </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/28124-polisi-amankan-belasan-pemandu-lagu-asal-bandung-masih-bocah" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Polisi Amankan Belasan Pemandu Lagu Asal Bandung Masih “Bocah”</a></p>
<p>Dari sejumlah para wanita itu mengaku bekerja sebagai pemandu lagu karaoke saat terjaring razia petugas, kelima wanita tersebut diantaranya diketahui masih berusia dibawa umur yakni berusia antara 14 hingga 16 tahun.</p>
<p>Selain itu, petugas Resmob Polres Situbondo juga berhasil mengamankan RN (20), selaku sopir yang membawa para wanita dari Bandung dan IC (20) yang berperan sebagai perekrut.</p>
<p>Seorang penjaga rumah karaoke berinisial HN (32) asal Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo Kota. Petugas menetapkan 3 orang tersangka, yakni HN, SL dan SB. <strong>(im/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89611</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolres Situbondo : 5 Korban Human Trafficking, Setahunan Tambang Ilegal</title>
		<link>https://memontum.com/kapolres-situbondo-5-korban-human-trafficking-setahunan-tambang-ilegal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jul 2019 09:51:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[konferensi pers]]></category>
		<category><![CDATA[polres situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[tambang ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[trafficking]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89058-kapolres-situbondo-5-korban-human-trafficking-setahunan-tambang-ilegal</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono SH SIK MH menggelar konferensi pers pengungkapan kasus human trafficking anak dibawah umur dan penertiban tambang ilegal, Senin (29/7/2019) siang. Pada kegiatan konferensi pers tersebut, Kapolres Situbondo Ajun Komisaris Besar Polisi Awan Hariono menjelaskan terkait penanganan kasus human trafficking anak dibawah umur, Polres Situbondo bekerja sama dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono SH SIK MH menggelar konferensi pers pengungkapan kasus human trafficking anak dibawah umur dan penertiban tambang ilegal, Senin (29/7/2019) siang.</p>
<p>Pada kegiatan konferensi pers tersebut, Kapolres Situbondo Ajun Komisaris Besar Polisi Awan Hariono menjelaskan terkait penanganan kasus human trafficking anak dibawah umur, Polres Situbondo bekerja sama dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo untuk penanganan 5 orang korban yang merupakan anak dibawah umur.</p>
<p>“Korban ada 12 orang, 5 diantaranya anak dibawah umur. Sedangkan tersangka yang diamankan sebanyak 2 orang dan 1 dalam proses pencarian (DPO), “ terang AKBP Awan Hariono.</p>
<p>Sementara itu terkait tambang illegal, kata Kapolres Awan, Polres Situbondo akan terus melakukan penertiban setelah kurang lebih 1 tahun.</p>
<p>&#8220;Sejak bulan Mei 2018, kami sudah melakukan sosialisasi dan himbauan kepada para pelaku tambang untuk melengkapi surat ijin, &#8220;katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, Kapolres Awan Hariono menjelaskan, dalam kegiatan penertiban tambang ilegal sebelumnya, Polres Situbondo telah mengamankan 1 unit dam truk dan 1 unit eksavator yang penangannanya masih proses penyelidikan.</p>
<p>&#8220;Bahwa penanganan kasus ini dilakukan secara objektif dan profesional serta mengharapkan peran aktif masyarakat untuk menjaga kamtibmas dan memberikan informasi kepada Polri apabila menemukan hal-hal yang mengganggu kamtibmas, &#8221; ujarnya. <strong>(im/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89058</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mantan Pemandu Lagu, Jual Cewek ke Pria Hidung Belang</title>
		<link>https://memontum.com/mantan-pemandu-lagu-jual-cewek-ke-pria-hidung-belang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Feb 2019 15:54:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Mucikari]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 296]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[trafficking]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/78316-mantan-pemandu-lagu-jual-cewek-ke-pria-hidung-belang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sri Rahayu terpaksa dijebloskan ke dalam tahanan Polresta Sidoarjo. Perempuan 48 tahun yang mengontrak di Dusun Pagerwojo, Desa Gelam, Kecamatan Candi, Sidoarjo ini dituding telah menjual Mawar (22) ke pria hidung belang seharga Rp 2,1 juta. Selain mengamankan mantan Pemandu Lagu (PL) ini, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya sebuah HP [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Sri Rahayu terpaksa dijebloskan ke dalam tahanan Polresta Sidoarjo. Perempuan 48 tahun yang mengontrak di Dusun Pagerwojo, Desa Gelam, Kecamatan Candi, Sidoarjo ini dituding telah menjual Mawar (22) ke pria hidung belang seharga Rp 2,1 juta.</p>
<p>Selain mengamankan mantan Pemandu Lagu (PL) ini, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya sebuah HP OPPO F1S warna Rosegold, uang sebesar Rp 2,1 juta, sebuah sprei warna putih ada bercak sperma, sebuah handuk warna putih ada bercak sperma, satu lembar kuintansi sewa kamar dari Hotel Delta Sinar Mayang, serta sebuah HP VIVO V5S warna putih.</p>
<div id="attachment_78317" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/20190213_131027-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-78317" decoding="async" class="size-full wp-image-78317" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/20190213_131027-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="MUCIKARI - Tersangka Sri Rahayu (48) yang mengontrak di Dusun Pagerwojo, Desa Gelam, Kecamatan Candi, Sidoarjo dijebloskan tahanan karena dituding menjual korban Mawar (22) ke pelanggannya Rp 2,1 juta, Rabu (13/02/2019)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/20190213_131027-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/20190213_131027-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/20190213_131027-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/20190213_131027-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/20190213_131027-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-78317" class="wp-caption-text"><strong>MUCIKARI &#8211; Tersangka Sri Rahayu (48) yang mengontrak di Dusun Pagerwojo, Desa Gelam, Kecamatan Candi, Sidoarjo dijebloskan tahanan karena dituding menjual korban Mawar (22) ke pelanggannya Rp 2,1 juta, Rabu (13/02/2019)</strong></p></div>
<p>&#8220;Mucikari ini menjual Mawar seharga Rp 2,1 juta. Tapi Mawar hanya diberi Rp 1,2 juta. Uang yang Rp 900.000 diambil mucikari ini sebagai keuntungannya. Tersangka ini memperdagangkan orang dan mengambil keuntungan itu,&#8221; terang Kasat Reskrim, Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris kepada Memontum.com, Rabu (13/2/2019).</p>
<p>Harris menceritakan perempuan yang juga mantan PL di sejumlah karaoke ini, sudah menjalankan aksinya sejak 2 tahun terakhir. Caranya dengan sistem manual. Yakni memperkenalkan para kelima anak buahkan ke para hidung belang dengan cara dari mulut ke mulut.</p>
<p>&#8220;Modus operandinya tidak menggunakan Hand Phone (HP), WA, instagram (IG) maupun melalui media sosial (Medsos). Tapi cukup dari mulut ke mulut karena mucikari ini mantan Pemandu Lagu,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">78316</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lelaki asal Bandung Jual Istri Lewat Medsos</title>
		<link>https://memontum.com/lelaki-asal-bandung-jual-istri-lewat-medsos</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2018 16:54:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Polrestabes Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[trafficking]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/27559-lelaki-asal-bandung-jual-istri-lewat-medsos</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8212; Tega Jual istri melalui medsos, tersangka berinisial DS (37) asal warga Jawa barat ditangkap di salah satu Hotel jalan Jemursari Surabaya. Anggota Res PPA Polrestabes Surabaya, pada hari Selasa (20/2/2018). Tersangka ini mengakui perbuatannya dengan menjual istrinya sendiri melalui media sosial Facebook. tersangka adalah sepasang suami istri yang datang dari Bandung untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8212; Tega Jual istri melalui medsos, tersangka berinisial DS (37) asal warga Jawa barat ditangkap di salah satu Hotel jalan Jemursari Surabaya. Anggota Res PPA Polrestabes Surabaya, pada hari Selasa (20/2/2018). Tersangka ini mengakui perbuatannya dengan menjual istrinya sendiri melalui media sosial Facebook. tersangka adalah sepasang suami istri yang datang dari Bandung untuk mencari penghasilan dengan menjual istrinya sendiri, demi kebutuhan rumah tangga dan untuk mencari kepuasan. </p>
<p>Menurut Kanit PPA Polrestabes Surabaya. Rutdyani, menjelaskam. tersangka ini bersama istri dan dua anaknya yang masih kecil berinisial DNF masih berusi (10) serta adiknya AMR (5) keluarga tersaka ini berangkat dari Bandung ke Surabaya,&#8221; Setelah itu tersangka ini membuat akun FB dengan nama SUDIONO ANA II  dan ANA JASUN, milik istrinya, untuk menawarkan istrinya kepada laki-laki hidung belang, tersangka DS ini memberikan tarif sebesar Rp 5000.000 (lima juta) kepada pembimbingnya. dan tersangka juga menawarkan permainan sexsual secara Swinger atau Trisoom,&#8221; tegasnya. Rutdyani. </p>
<p>Selanjutnya tersangka ini mendapatkan tamu seorang laki-laki dengan kesepakan tarif sebesar Rp. 2000.000 (dua juta) akan melakukan sexsual dengan laki-laki hidung belang secara Trisoom yang akan dilakukan disebuah Hotel jalan. Jemursari Surabaya, dengan menyewa dua kamar. Dimana 1kamar akan digunakan tersangka dan istrinya. Beserta ke 2anaknya yang masih kecil, sedangkan yang 1kamar akan dipergunakan tempat melayani laki-laki hidung belang, tersangka ini memulai pekerjaan ini diatas sejak awal tahu 2016 sampai 2018</p>
<p>Dengan kasus ini polisi mengamankan barang bukti Bill Hotel dan ID Card (kunci kamar Hotel), dengan uang tunai yang dibuat DP sebesar 2 jt dan satu buah Handphone Linovo warna hitam, sekaligus perbuatan bejat tersangka ini yang tega menjual istrinya sendiri akan mendekam dibalik jeruji besi. <strong>(spd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">27559</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polres Jember Amankan 4 Korban Human Trafficking asal Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/polres-jember-amankan-4-korban-human-trafficking-asal-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Feb 2018 13:09:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 81]]></category>
		<category><![CDATA[polres jember]]></category>
		<category><![CDATA[TKI Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[trafficking]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/24073-polres-jember-amankan-4-korban-human-trafficking-asal-banyuwangi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8212; Jajaran Polres Jember berhasil menggagalkan pengiriman TKI ilegal. TKI tersebut ditemukan saat ditampung di jalan Tempurerjo Desa Wonojati Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember, Jumat ( 2/2/2018). Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH SIK MH dalam press conference didampingi Kapolsek Jenggawah AKP Udik Budiarso, Kanit PPA Iptu Suyitno SH, Kasi Propam Iptu Nurcahyo. Anggota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8212; Jajaran  Polres Jember berhasil menggagalkan pengiriman TKI ilegal. TKI tersebut ditemukan saat ditampung di jalan Tempurerjo Desa Wonojati Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember, Jumat ( 2/2/2018). </p>
<p>Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH SIK MH dalam press conference didampingi Kapolsek Jenggawah AKP Udik Budiarso, Kanit PPA Iptu Suyitno SH, Kasi Propam Iptu Nurcahyo. Anggota PPA Polres Jember kepada awak media mengungkapkan, &#8220;Keberhasilan pengungkapan pengiriman, perekrutan, penampungan  dan penempatan tenaga kerja imigran Indonesia ilegal   atau human trafficking, ini tidak luput dari kerja keras jajaran Polsek Jenggawah dan masyarakat di sekitarnya.&#8221;</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/P_20180202_145055-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-24074" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/P_20180202_145055-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/P_20180202_145055-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/P_20180202_145055-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/P_20180202_145055-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo SH SIK MH bersama jajarannya langsung melihat dan memeriksa tepat penampungan tersebut. Ternyata di dalam rumah penampungan yang berlantai tiga tersebut terdapat sejumlah tempat tidur susun dan ruangan kesehatan, komputer untuk melatih calon pekerja yang akan di berangkatkan ke luar negeri.</p>
<p>AKBP Kusworo Wibowo SH. Sik. MH menambahkan, &#8220;Tenaga kerja ilegal yang kebanyakan wanita muda dan paruh bayah atau ini akan diberangkatkan ke negara Singapura, tenaga kerja wanita ini yang paling banyak berasal dari kota Banyuwangi dan kota Jember.”</p>
<p>&#8220;Kita langsung mengadakan pengecekan dan betul apa yang dikatakan masyarakat di penampungan ini terdapat beberapa wanita dan kemudian di dalamnya ada kasur, tempat untuk belajarnya para TKI yang di kerjakan di luar Negeri,&#8221; terangnya.</p>
<p>PJTKI Ilegal ini sudah berlangsung sejak pertengahan 2017, tersangka bersalah karena memberangkatkan TKI dengan visa turis bukan visa kerja. Atas tindakan ini tersangka akan dijerat pasal 81 junto pasal 69 UU No. 18 Tahun 2017.</p>
<p>&#8220;Perbuatan ini melanggar peraturan pasal 81 junto pasal 69 UU No. 18 Tahun 2017 tentang perlindungan pekerja imigran Indonesia dan juga UU No. 21 tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang,&#8221; jelasnya.</p>
<p> Satu orang kita tetapkan sebagai tersangka perdagangan orang atau human trafficking dan sudah diamankan. Seorang bernama PRASETYO, 31 tahun, Swasta, Desa Wonojati Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember. Di penampungan itu, kepolisian berhasil menemukan tersangka P (31) serta koban Y, M, S dan H. Semuanya dibawa ke Mapolres Jember yang didampingi PPA.<strong> (cw3/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">24073</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
