<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>transmisi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/transmisi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Apr 2024 10:11:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>transmisi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tiga Ribu Rumah Warga di Kota Malang Terdampak Kerusakan Pipa Transmisi</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-ribu-rumah-warga-di-kota-malang-terdampak-kerusakan-pipa-transmisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Apr 2024 04:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[terdampak]]></category>
		<category><![CDATA[transmisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208546</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tiga ribu sambungan rumah warga di Kota Malang, terdampak akibat kerusakan pipa transmisi yang terjadi di Jalan Ranugrati, Kelurahan Sawojajar, Kota Malang, Jumat (19/04/2024) tadi. Plt Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Handi Priyanto, menyampaikan jika wilayah yang terdampak akibat peristiwa tersebut memang cukup luas. Apalagi posisi pipa tersebut berada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tiga ribu sambungan rumah warga di Kota Malang, terdampak akibat kerusakan pipa transmisi yang terjadi di Jalan Ranugrati, Kelurahan Sawojajar, Kota Malang, Jumat (19/04/2024) tadi.</p>



<p>Plt Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Handi Priyanto, menyampaikan jika wilayah yang terdampak akibat peristiwa tersebut memang cukup luas. Apalagi posisi pipa tersebut berada di perempatan jalan. &#8220;Wilayah yang terdampak ini agak luas, mulai dari Kelurahan Polehan, Kelurahan Ksatrian, Kelurahan Sawojajar sampai dengan Kelurahan Bumiayu. Ini memang kita matikan, selesai perbaikan nanti akan normal kembali kita hidupkan,” kata Handi.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya jika sumber air tersebut berasal dari Mendit, Kabupaten Malang. Diharapkan peristiwa tersebut dapat segera terselesaikan dalam waktu tiga sampai empat jam ke depan.</p>



<p>“Estimasi penyelesaian ini tiga sampai empat jam, mudah-mudahan sebelum jumatan ini sudah selesai. Mungkin selanjutnya nanti dari PUPR yang akan memadatkan tanah kembali seperti semula, estimasi tiga sampai empat hari,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, salah satu warga RT 06 RW 08, Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, yang terdampak persitiwa tersebut, Ranutama, mengakui jika aliran air di rumah nya mulai mati sejak pukul 03.30 WIB pagi tadi. Sehingga, segala aktivitas nya terganggu.</p>



<p>“Saya tadi mengetahui air mati di rumah itu pukul 03.30 WIB. Sehingga kebutuhan primer yang menggunakan air saja sudah terganggu sejak pagi. Misalnya untuk mandi, mencuci, masak,” kata Ranu.</p>



<p>Beruntungnya di sekitar pemukiman tempat Ranu tinggal, terdapat sumur yang masih digunakan. Sehingga beberapa warga harus mengantre untuk mengambil air yang dibutuhkan.</p>



<p>“Sejak sebelum subuh tadi sudah banyak yang mengantre dan harus mondar-mandir ke rumah untuk mengangkut air dari sumur ke dalam rumah, meski tidak jauh tapi kan merepotkan, biasanya kan lancar. Itu untuk kebutuhan rumah tangga saja, sedangkan bagi warga yang memiliki usaha kemungkinan juga bakal lebih mengganggu,” imbuh Ranu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208546</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Hal Ini Jadi Penyebab Sambungan Pipa Transmisi di Kelurahan Ranugrati Rusak</title>
		<link>https://memontum.com/dua-hal-ini-jadi-penyebab-sambungan-pipa-transmisi-di-kelurahan-ranugrati-rusak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Apr 2024 03:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab]]></category>
		<category><![CDATA[ranugrati]]></category>
		<category><![CDATA[sambungan]]></category>
		<category><![CDATA[transmisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208543</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sambungan pipa air transmisi milik Perumda Tugu Tirta Kota Malang, yang berada di pertigaan Jalan Ranugrati, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, mengalami kerusakan dan mengakibatkan kebocoran. Itu terjadi, pada Jumat (19/04/2024) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Saat dikonfirmasi, Plt Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Handi Priyanto, menyampaikan jika penyebab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sambungan pipa air transmisi milik Perumda Tugu Tirta Kota Malang, yang berada di pertigaan Jalan Ranugrati, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, mengalami kerusakan dan mengakibatkan kebocoran. Itu terjadi, pada Jumat (19/04/2024) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.</p>



<p>Saat dikonfirmasi, Plt Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Handi Priyanto, menyampaikan jika penyebab kerusakan pipa itu karena dua hal. Pertama, karena usia pipa yang sudah mencapai 30 tahun dan kedua karena sering dilewati oleh kendaraan bertonase tinggi.</p>



<p>“Jadi sambungan yang ada di pipanya ini lepas, kemudian diatasnya itu ada mobil, nah itu keinjek lalu pecah. Kejadiannya ini sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Ini memang usia pipanya sudah 30 tahun dan memang tidak kuat menahan beban. Apalagi ditambah saat libur lebaran ada rekayasa lalu lintas, yang membuat jalan di sini jadi padat,” jelas Handi.</p>



<p>Atas kejadian tersebut, Perumda Tugu Tirta Kota Malang segera mengganti pipa tersebut dengan ukuran 6 meter. Handi mengaku jika tidak menghitung kerugian dari kejadian tersebut, yang terpenting menurutnya pelanggan segera mendapatkan layanan air bersih.</p>



<p>“Kami tidak menghitung kerugian, yang penting kita sesegera mungkin bisa mengalirkan air ke pelanggan. Karena masyarakat yang terdampak kejadian ini sangat luas,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bahkan menurutnya, kejadian tersebut seharusnya dapat segera terselesaikan pada pukul 07.00 WIB pagi tadi. Namun, karena adanya mobil yang terdampak dan butuh dievakuasi, maka membutuhkan waktu yang cukup lama.</p>



<p>“Yang lama tadi kan karena evakuasi mobilnya. Setelah mobil dievakuasi, saat ini temen-temen sedang melakukan pembenahan antara tiga sampai 4 jam ke depan, mudah-mudahan sebelum Salat Jumat sudah selesai,” harap Handi.</p>



<p>Dari kejadian tersebut, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, melakukan tinjauan langsung. Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).</p>



<p>“Saya sudah minta pada Plt Dirut Perumda Tugu Tirta untuk segera menyelesaikan sebelum Salat Jumat. Kemudian juga minta pak Kadishub untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas dan Pak Kadis PUPR untuk segera menyelesaikan pemadatan tanah, agar tidak berongga dan kemudian segera diaspal,” ujar Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Lebih lanjut, dalam mengatasi persoalan tersebut, menurutnya juga melibatkan Satlantas Polresta Malang Kota. Agar mengetati pembatasan terkait dengan tonase yang tidak sesuai dengan kelas jalan.</p>



<p>“Kalau memang ini semua mengikuti ketentuan-ketentuan itu tidak ada kejadian ini. Ditargetkan sebelum Jumatan air sudah mengalir. Saya minta dipercepat, karena yang terdampak ini sekitar tiga ribu sambungan rumah,” tegas Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208543</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
