<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>transportasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/transportasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Apr 2026 11:33:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>transportasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bina Pelaku Jasa Wisata Transportasi, Sekda Budiar Ajak Sopir Jip Bromo Sinergi Pengembangan Pariwisata</title>
		<link>https://memontum.com/bina-pelaku-jasa-wisata-transportasi-sekda-budiar-ajak-sopir-jip-bromo-sinergi-pengembangan-pariwisata</link>
					<comments>https://memontum.com/bina-pelaku-jasa-wisata-transportasi-sekda-budiar-ajak-sopir-jip-bromo-sinergi-pengembangan-pariwisata#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[budiar]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231565</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, menyapa dan memberikan arahan dalam kegiatan pembinaan pelaku jasa wisata transportasi, bakti sosial, serta pemeriksaan kesehatan bagi kurang lebih 200 orang Sopir Jip Wisata Bromo, di Rest Area Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Rabu (08/04/2026) tadi. Dalam momen itu, Sekda bersama Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, menyapa dan memberikan arahan dalam kegiatan pembinaan pelaku jasa wisata transportasi, bakti sosial, serta pemeriksaan kesehatan bagi kurang lebih 200 orang Sopir Jip Wisata Bromo, di Rest Area Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Rabu (08/04/2026) tadi. Dalam momen itu, Sekda bersama Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Rudijanta Tjahja Nugraha, juga menyerahkan paket bantuan sosial (Bansos) sebagai bentuk kepedulian kepada para sopir yang turut mendukung pengembangan dunia pariwisata di Kabupaten Malang.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Sekda Budiar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna yang sangat strategis. Artinya, tidak hanya dalam rangka meningkatkan kapasitas dan profesionalisme para pelaku jasa wisata, tetapi juga sebagai bagian dari upaya bersama dalam menjaga kualitas layanan pariwisata di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.</p>



<p>Diuraikannya, bahwa sektor pariwisata merupakan salah satu penggerak utama perekonomian daerah, termasuk di Kabupaten Malang. Dimana kawasan Bromo, Tengger dan Semeru, menjadi destinasi unggulan yang memiliki daya tarik luar biasa, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.</p>



<p>&#8220;Dalam konteks tersebut, keberadaan pelaku jasa wisata, khususnya sopir Jip, memiliki peran yang sangat vital sebagai garda terdepan dalam memberikan pengalaman wisata yang aman, nyaman dan berkesan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi sebuah keniscayaan,&#8221; kata Sekda Budiar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Melalui kegiatan pembinaan ini, Sekda Budiar berharap akan terjadi peningkatan pemahaman terkait standar pelayanan wisata dan terwujudnya pelayanan yang mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan dan kebersihan. Dirinya juga mengajak semua, untuk membangun sinergi bersama yang kuat antara pengelola kawasan, pemerintah daerah dan para pelaku jasa wisata.</p>



<p>Di sisi lain, lanjutnya, kegiatan bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan ini, merupakan bentuk perhatian dan kepedulian bersama terhadap kesejahteraan para pelaku wisata. Menurutnya, hal itu penting karena pelayanan yang baik tentu diawali dari kondisi fisik dan kesehatan yang prima.</p>



<p>&#8221;Saya juga mengajak seluruh pelaku jasa wisata, untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai konservasi. Kita tidak hanya bertugas melayani wisatawan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kelestarian alam Bromo, Tengger, Semeru sebagai warisan yang harus kita jaga bersama,&#8221; urainya.</p>



<p>Sekda Budiar juga mengajak untuk membangun komitmen, bahwa wisata yang dikelola adalah pariwisata yang sustainable dan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi. Akan tetapi, juga menjaga keseimbangan lingkungan dan sosial.</p>



<p>&#8220;Mengakhiri kata, saya menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Semoga memberikan manfaat yang nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan wisata di kawasan Bromo dan kesejahteraan masyarakat. Amiin,&#8221; paparnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bina-pelaku-jasa-wisata-transportasi-sekda-budiar-ajak-sopir-jip-bromo-sinergi-pengembangan-pariwisata/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231565</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Banyuwangi Gencarkan Gerakan Naik Transportasi Umum Tiap Jumat</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-gencarkan-gerakan-naik-transportasi-umum-tiap-jumat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gencarkan]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230222</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemerintah Kabupaten Banyuwangi konsisten menerapkan gerakan menggunakan transportasi umum dan ojek online tiap hari Jumat bagi pegawai. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam kesempatan itu kembali memberi contoh dengan berangkat kerja tanpa kendaraan dinas. Seperti pekan-pekan sebelumnya, Bupati Ipuk berangkat dari rumah menuju Kantor Pemkab menggunakan moda transportasi publik. Jika sebelumnya sempat naik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Banyuwangi konsisten menerapkan gerakan menggunakan transportasi umum dan ojek online tiap hari Jumat bagi pegawai. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam kesempatan itu kembali memberi contoh dengan berangkat kerja tanpa kendaraan dinas.</p>



<p>Seperti pekan-pekan sebelumnya, Bupati Ipuk berangkat dari rumah menuju Kantor Pemkab menggunakan moda transportasi publik. Jika sebelumnya sempat naik Angkot dan ojek online, kali ini Bupati Ipuk memilih becak listrik.</p>



<p>Becak listrik tersebut, merupakan bagian dari program bantuan Presiden Prabowo yang disalurkan kepada para pengemudi becak lansia di Banyuwangi. &#8220;Nyaman juga naik becak listrik ini, tahu-tahu sudah sampai kantor,&#8221; ujar Bupati Ipuk, Jumat (13/02/2026) tadi.</p>



<p>Dirinya juga menyampaikan, naik transportasi umum setiap Jumat merupakan kebijakan rutin yang berlaku bagi seluruh pegawai Pemkab. &#8220;Ini gerakan rutin setiap Jumat dan akan terus berlanjut. Seluruh karyawan Pemkab berangkat dan pulang kerja menggunakan transportasi publik, baik angkutan umum maupun ojek online,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi salah satu cara mendorong peningkatan pendapatan para sopir angkutan umum sekaligus mengurangi polusi. &#8220;Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari dukungan kita agar transportasi umum semakin berdaya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Ipuk juga membagikan helm kepada sejumlah pengemudi sebagai bentuk perhatian terhadap keselamatan berkendara. Salah satu pengemudi ojek online asal Kecamatan Licin, Ambon, mengaku bersyukur adanya program ini sehingga bisa menambah pendapatan mereka.</p>



<p>&#8220;Di sini kami bersama dengan transportasi lain mendukung program Pemkab Banyuwangi,&#8221; ujar Ambon.</p>



<p>Dirinya juga bersyukur, dengan pertumbuhan pariwisata Banyuwangi. Karena dampaknya, dirinya kerap menerima penumpang dari wisatawan asing. Meski begitu, pengemudi juga dituntut mampu beradaptasi, termasuk berkomunikasi dengan wisatawan mancanegara.</p>



<p>Dirinya berharap, ke depan ada pendampingan atau pelatihan bahasa bagi para pengemudi, sehingga mereka bisa semakin menguasainya. &#8220;Beruntungnya saya bisa bahasa Inggris sedikit-sedikit. Karena tamu yang saya antar itu ada dari Australia dan Selandia Baru,&#8221; katanya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230222</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terima Audiensi FK KBIHU, Bupati Lumajang Tegaskan Kualitas Layanan Transportasi CJH</title>
		<link>https://memontum.com/terima-audiensi-fk-kbihu-bupati-lumajang-tegaskan-kualitas-layanan-transportasi-cjh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[audiensi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kbihu,]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229743</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa kualitas layanan transportasi menjadi kunci utama dalam menjamin kenyamanan dan keselamatan Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Lumajang 2026. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan akan mengawal penuh layanan antar jemput jemaah agar berjalan tepat waktu, aman dan nyaman sejak keberangkatan hingga kepulangan. Hal tersebut, disampaikan Bupati Indah-sapaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa kualitas layanan transportasi menjadi kunci utama dalam menjamin kenyamanan dan keselamatan Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Lumajang 2026. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan akan mengawal penuh layanan antar jemput jemaah agar berjalan tepat waktu, aman dan nyaman sejak keberangkatan hingga kepulangan.</p>



<p>Hal tersebut, disampaikan Bupati Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat menerima audiensi Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK KBIHU) Kabupaten Lumajang di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Senin (26/01/2026) tadi. Dalam arahannya, Bunda Indah menekankan bahwa layanan transportasi bukan sekadar urusan teknis, melainkan bagian dari pelayanan publik yang menyentuh langsung kondisi fisik dan psikologis jemaah, terutama jemaah lanjut usia.</p>



<p>“Layanan antar jemput harus dikelola profesional. Jemaah berangkat dalam kondisi tenang, tidak lelah, tidak khawatir. Pemerintah daerah akan mengawal penuh agar armada, jadwal dan pengawalan berjalan tepat waktu, aman dan nyaman,” kata Bunda Indah.</p>



<p>Diuraikannya, pengalaman perjalanan dari daerah menuju embarkasi, kerap menjadi fase paling melelahkan bagi jemaah. Karena itu, pemerintah daerah akan memastikan kesiapan armada, kelayakan kendaraan, kompetensi pengemudi, hingga sistem pengaturan waktu keberangkatan agar tidak menimbulkan antrean panjang dan kelelahan berlebih.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bunda Indah menegaskan, pemerintah daerah akan memperkuat koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah, FK KBIHU, serta instansi terkait untuk membangun sistem transportasi jemaah yang terintegrasi dan berstandar keselamatan tinggi. “Kita ingin tidak ada jemaah yang terlambat, tidak ada yang terpisah dari rombongan dan tidak ada yang mengalami risiko karena kelalaian teknis. Semua harus tertib, terukur dan terawasi,” ujarnya.</p>



<p>Dirinya juga menekankan, akan pentingnya aspek pendampingan selama perjalanan, khususnya bagi jemaah Lansia dan jemaah dengan kebutuhan khusus. Menurutnya, pelayanan transportasi yang baik harus disertai kesiapan petugas pendamping, layanan kesehatan dasar, serta mekanisme tanggap darurat.</p>



<p>“Transportasi yang nyaman adalah bagian dari ikhtiar menjaga keselamatan jemaah. Ini bukan soal fasilitas semata, tetapi soal tanggung jawab negara terhadap warganya,” tegasnya.</p>



<p>Audiensi tersebut menegaskan, arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Lumajang yang menempatkan layanan transportasi sebagai prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026. Dengan pengawalan ketat, koordinasi lintas sektor dan standar pelayanan yang jelas, Bupati Lumajang optimis perjalanan jemaah dari Lumajang menuju Tanah Suci dapat berlangsung lebih tertib, manusiawi dan berkualitas.</p>



<p>“Target kita sederhana tapi fundamental, jemaah berangkat dengan tenang, tiba dengan selamat dan bisa beribadah dengan khusyuk sejak langkah pertama,” imbuh Bunda Indah. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229743</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dishub Kota Malang Siapkan Rp 1,9 Miliar untuk Skema BTS Transportasi Pelajar di 2026</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-siapkan-rp-19-miliar-untuk-skema-bts-transportasi-pelajar-di-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2025 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228230</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan anggaran sekitar Rp 1,9 miliar pada APBD 2026 untuk penerapan skema Buy The Service (BTS) khusus transportasi pelajar. Kebijakan tersebut, diharapkan dapat menghidupkan kembali operasional Angkutan Kota (Angkot) sekaligus memperkuat layanan transportasi publik. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa anggaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan anggaran sekitar Rp 1,9 miliar pada APBD 2026 untuk penerapan skema Buy The Service (BTS) khusus transportasi pelajar. Kebijakan tersebut, diharapkan dapat menghidupkan kembali operasional Angkutan Kota (Angkot) sekaligus memperkuat layanan transportasi publik.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa anggaran tersebut bukan untuk peremajaan armada, melainkan murni untuk subsidi layanan Angkot yang akan difungsikan sebagai transportasi pelajar.</p>



<p>&#8220;Kami berhitung di awal, sudah ada konsepnya. Itu bentuknya subsidi BTS untuk anak sekolah. Dimungkinkan juga ada pengaturan re-routing, termasuk bagian dari feeder nanti,&#8221; ujar Jaya, Sabtu (29/11/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Jaya menegaskan, bahwa Rp 1,9 miliar tidak digunakan untuk peremajaan angkot, karena besaran anggaran tidak memungkinkan. Sebagai gantinya, Pemkot Malang akan mengonversi layanan transportasi pelajar yang sebelumnya dikelola Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).</p>



<p>&#8220;Anak sekolah yang kemarin difasilitasi 9 armada elf dan 6 bus sekolah, nanti dikonversi ke angkutan kota eksisting. Kendaraannya pakai angkot dengan harapan angkot bisa hidup kembali,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Skema BTS ini akan menanggung kebutuhan operasional Angkot, termasuk BBM dan biaya perjalanan harian. &#8220;Operasional itu seperti BBM. Kalau dihitung matematis, sekali jalan Rp 5 ribu, pulang-pergi Rp 10 ribu. Itu untuk pembiayaan kendaraan mereka sendiri. Selama ini kan armada bus dan elf sekolah ditanggung Disdikbud,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Jaya berharap, program ini menjadi bagian dari integrasi layanan dengan Trans Jatim, sehingga memperkuat konektivitas transportasi publik di Kota Malang. Pihaknya memperkirakan akan ada sekitar 80 unit Angkot yang dilibatkan untuk meng-cover kebutuhan mobilitas siswa di Kota Malang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228230</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tata Transportasi Publik, Dishub Kota Malang Siapkan Tatralok Berbasis Perwal</title>
		<link>https://memontum.com/tata-transportasi-publik-dishub-kota-malang-siapkan-tatralok-berbasis-perwal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2025 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berbasis]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Perwal]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[tatralok]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225940</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang tengah menyiapkan Tatanan Transportasi Lokal (Tatralok) sebagai pedoman pengelolaan transportasi. Tatralok itu, nantinya akan dilegalkan dalam bentuk Peraturan Wali Kota (Perwal), sehingga menjadi acuan resmi dalam penataan moda transportasi, khususnya transportasi publik. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa setiap daerah, baik kabupaten, kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang tengah menyiapkan Tatanan Transportasi Lokal (Tatralok) sebagai pedoman pengelolaan transportasi. Tatralok itu, nantinya akan dilegalkan dalam bentuk Peraturan Wali Kota (Perwal), sehingga menjadi acuan resmi dalam penataan moda transportasi, khususnya transportasi publik.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa setiap daerah, baik kabupaten, kota maupun provinsi, wajib memiliki Tatralok tersebut. &#8220;Tatralok itu suatu guidance (panduan, red) bagi setiap daerah untuk menyusun tata kelola transportasi lokal. Jadi bagaimana transportasinya, apa saja, itu diatur di sana. Tetapi memang diutamakan menggunakan transportasi publik. Hanya saja penerapannya bertahap,&#8221; ujar Jaya-sapaannya, Sabtu (13/09/2025) tadi.</p>



<p>Terkait kondisi Angkutan Kota (Angkot) di Kota Malang saat ini, menurutnya jumlah trayek yang beroperasi terus menyusut. Dari 25 trayek, kini hanya tersisa 18 trayek yang masih aktif dengan sekitar 60 persen armada dalam kondisi layak, baik secara fisik maupun administrasi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Tetapi nanti dengan hadirnya layanan transportasi publik baru, seperti Transjatim itu bukan berarti mengesampingkan Angkot. Malah mereka senang karena bisa dijadikan feeder. Ini menjadi bagian dari program penataan transportasi lokal,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Jaya juga menegaskan, bahwa pihaknya saat ini masih berdiskusi terkait integrasi trayek, termasuk kemungkinan melakukan re-routing Angkot. Ke depan, pola layanan transportasi publik di Malang diharapkan berjalan beriringan antara Transjatim, Buy The Service (BTS) dan angkot.</p>



<p>&#8220;Intervensi Pemkot ya lewat Tatralok tadi. Itu yang akan jadi pedoman dalam pengaturan transportasi publik,&#8221; imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225940</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Geliatkan Perekonomian Daerah, Bupati Arifin Buka Jalur Transportasi Baru Stasiun Tulungagung-Pasar Pon</title>
		<link>https://memontum.com/geliatkan-perekonomian-daerah-bupati-arifin-buka-jalur-transportasi-baru-stasiun-tulungagung-pasar-pon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2025 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[geliatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<category><![CDATA[tulungagung-pasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225438</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mencoba menggeliatkan perekonomian daerah dengan membuka jalur transportasi umum baru Trans Trenggalek dengan rute Stasiun Tulungagung-Pasar Pon Trenggalek. Selain jalur ini, juga ada City Integrated Car (Cikar) dengan rute Pasar Pon-Pantai Prigi 360 dan juga Atraktif Tour Bus, yang menjadi moda transportasi masyarakat dari Prigi 360 ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mencoba menggeliatkan perekonomian daerah dengan membuka jalur transportasi umum baru Trans Trenggalek dengan rute Stasiun Tulungagung-Pasar Pon Trenggalek. Selain jalur ini, juga ada City Integrated Car (Cikar) dengan rute Pasar Pon-Pantai Prigi 360 dan juga Atraktif Tour Bus, yang menjadi moda transportasi masyarakat dari Prigi 360 ke Pasir Putih di Kecamatan Watulimo serta dari Pasar Pon keliling kota-kota hingga Pasar Pon lagi untuk di area perkotaan di Trenggalek.</p>



<p>Pembukaan jalur ini, diharapkan mampu menggeliatkan perekonomian masyarakat serta memberikan alternatif lain bagi masyarakat untuk mengakses transportasi umum di daerahnya. &#8220;Kali ini kami sampaikan, ada berita menggembirakan bagi masyarakat yang ingin hadir menghabiskan waktu bersama keluarga, untuk datang di Trenggalek. Dalam sebulan ke depan, kita akan melakukan uji coba dan melakukan survei dimen atau permintaan, terkait dengan Angkutan Trans Trenggalek,&#8221; kata Bupati Arifin, dalam konferensi pers di Gedung Smart Center Trenggalek, Rabu (27/08/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkan suami Novita Hardini itu, untuk rute transportasi umum, diantaranya Pasar Pon-Stasiun Tulungagung dan Stasiun Tulungagung-Pasar Pon. Sedangkan untuk jadwal keberangkatan untuk Trenggalek Trans, pertama dari Pasar Pon menuju Stasiun Tulungagung mulai pukul 05.00. Untuk keberangkatan kedua, mulai pukul 09.00, keberangkatan tiga, pada pukul 13.00 dan keberangkatan selanjutnya pukul 17.00.</p>



<p>&#8220;Ini sesuai dengan masukan yang dijaring oleh Dinas Perhubungan yang berkoordinasi dengan KAI, yang dalam hal ini Stasiun Tulungagung. Selanjutnya dari Stasiun Tulungagung ke Pasar Pon, akan ada keberangkatan dari Stasiun Tulungagung jam 07.00. Kemudian pukul 11.00, pukul 15.30 dan yang terakhir pukul 19.00,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Maka itu, sambungnya, sebagai bentuk komitmen bahwa Pasar Pon menjadi Sentra Hub, Mobility Hub atau pusat transportasi dan mobilitas bagi warga masyarakat Trenggalek. Selanjutnya, Pemkab masih memiliki moda City Integrated Car (Cikar). Dan, ini akan melayani rute Pasar Pon ke Prigi 360. Untuk keberangkatannya, yaitu mulai dari pukul 08.00, kemudian pukul 09.00 Kemudian dari Prigi 360 pukul 14.00 dan pukul 15.00.</p>



<p>Setelah Pasar Pon ke Prigi 360, tambahnya, juga akan ada Tour Bus yang keliling dari Prigi 360 sampai ke Pasir Putih. Ini nanti, menyesuaikan kedatangan kendaraan dari Pasar Pon ke Prigi 360. Jadi, masyarakat yang ingin ke Prigi 360 sudah gratis mungkin ingin mampir ke Pasir Putih, tidak perlu membawa kendaraan sendiri.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Jadi parkir saja sepeda motornya dan&nbsp; parkir saja mobilnya ke Pasar Pon. Belanja-belanja di Pasar Pon sebelum keberangkatan. Nanti setelah itu berangkat ke sana, muter-muter rute yang saya sampaikan tadi sudah ada Tour Bus,&#8221; ujar Mas Ipin-sapaan Bupati Trenggalek.</p>



<p>Masih kata bupati muda ini, ada lagi yang baru Atraktif Tour Bus yang itu akan keliling seputaran kota. Di seputaran kota, jadwalnya nanti pukul 07.30 sampai 11.30. Kemudian yang sore, nanti pukul 15.30 sampai pukul 20.00. Dengan rute, Pasar Pon, Jalan Brigjen Soetran, Soekarno-Hatta, Sudirman, Hayam Wuruk kemudian Alun-alun hingga Pasar Pon.</p>



<p>&#8220;Yang paling penting uji coba ini dilaksanakan sebulan. Kalau dirasa antusiasnya cukup baik, akan kita teruskan. Dan ini, menjadi komitmen untuk menyediakan transportasi umum bagi masyarakat di luar kendaraan angkutan pelajar dan jalur wajar, kita ingin menambah jalur-jalur umum yang mungkin bisa mengungkit ekonomi di Kabupaten Trenggalek,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Adapun Hotline yang bisa dihubungi, yakni di 082-143-371-443 untuk mengetahui jadwal dan sebagainya. Atau juga bisa di lihat di Instagram @radardishubtrenggalek. Terpenting lagi disetiap moda transportasi, akan ada petugas Dishub yang akan mensurvei. Yakni terkait berapa tarif yang di inginkan, kemudian rutenya dimana saja. Masyarakat dipersilahkan berpartisipasi untuk bisa memberikan masukan.</p>



<p>&#8220;Insyaallah besok, disela-sela kegiatan juga akan mencoba sensasinya keliling kota menggunakan Tour Bus itu. Saya harap, ini mendapatkan respon yang bagus bagi masyarakat. Sehingga, kita nanti bisa menambah armadanya. Saya juga menekankan kepada Dishub, untuk ditambah armadanya dan komunikasi dengan perantau-perantau, dengan pemilik trayek,&#8221; imbuh Bupati Arifin.</p>



<p>Ditambahkannya, nanti juga bisa berkolaborasi dengan pengusaha MPU, yang selama ini sudah existing. Hal ini juga bisa jadi peluang usaha baru, juga bagi masyarakat, misalnya menjadi operator Tour Bus di Watulimo dan sebagainya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225438</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Kepala Daerah Malang Raya Komitmen Sinergi Pembangunan Transportasi Berbasis Kawasan</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-kepala-daerah-malang-raya-komitmen-sinergi-pembangunan-transportasi-berbasis-kawasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2025 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berbasis]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[kepala]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224102</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Tiga kepala daerah Malang Raya menyatakan komitmennya untuk memperkuat sinergi pembangunan kawasan, terutama di sektor transportasi dan infrastruktur lintas wilayah. Hal ini, dibahas dalam forum silaturahmi sinergitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan se Malang Raya, di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Jumat (18/07/2025) tadi. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam kesempatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Tiga kepala daerah Malang Raya menyatakan komitmennya untuk memperkuat sinergi pembangunan kawasan, terutama di sektor transportasi dan infrastruktur lintas wilayah. Hal ini, dibahas dalam forum silaturahmi sinergitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan se Malang Raya, di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Jumat (18/07/2025) tadi.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa pembangunan kawasan Malang Raya, tidak boleh lagi terjebak dalam batas-batas administratif. Wali Kota Wahyu menilai, bahwa persoalan kemacetan tidak dapat diselesaikan oleh satu daerah saja, karena tingginya mobilitas warga antar wilayah di Malang Raya telah menciptakan keterkaitan sistemik.</p>



<p>&#8220;Pemecahan masalah kemacetan di Kota Malang, tidak bisa dilihat hanya sebagai persoalan kota semata. Sehingga, perlu pendekatan kawasan, karena arus kendaraan dan warga sudah membaur. Maka, konektivitas infrastruktur jalan antar daerah serta transportasi massal perlu dikaji dan dibahas bersama,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Wali Kota Batu, Nur Rohman, selaku tuan rumah kegiatan, mengatakan bahwa forum silaturahmi tersebut menjadi momentum krusial untuk mendorong Malang Raya sebagai kawasan strategis nasional. &#8220;Isu kemacetan dan sampah menjadi persoalan lintas daerah yang perlu ditangani bersama. Maka dari itu, kolaborasi antar Pemda harus diperkuat lewat pertemuan rutin, integrasi data, serta perencanaan dan penganggaran terintegrasi,&#8221; kata Wali Kota Nur Rohman.</p>



<p>Senada dengan itu, Bupati Malang, HM Sanusi, mengatakan bahwa sinergi kawasan Malang Raya sudah pernah dibahas dalam dua pertemuan sebelum pandemi Covid-19. Saat itu, fokus utama adalah rencana pengembangan transportasi massal seperti kereta gantung (skytrain) serta percepatan infrastruktur jalan, termasuk Tol Malang–Kepanjen dan rencana Tol Pandaan/Sukorejo–Batu.</p>



<p>&#8220;Ini bukan hal baru, tapi harus kita lanjutkan secara konkret. Waktunya mewujudkan rencana besar ini demi kemajuan Malang Raya,” kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Sebagai informasi, ke depan rencana pembahasan terkait infrastruktur dan transportasi kawasan Malang Raya akan digelar di Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, pada 23 hingga 24 Juli 2025 mendatang. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224102</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketua DPRD Sebut Skema Buy The Service Jadi Solusi Transportasi Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-dprd-sebut-skema-buy-the-service-jadi-solusi-transportasi-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[service]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223261</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menilai bahwa skema Buy The Service (BTS) yang akan diterapkan melalui layanan Transjatim dapat menjadi solusi strategis bagi persoalan transportasi di Kota Malang. Konsep tersebut, dinilai mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat, terutama mahasiswa, sekaligus mengurai kemacetan kota. Perempuan yang kerap disapa Mia, itu menyampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menilai bahwa skema Buy The Service (BTS) yang akan diterapkan melalui layanan Transjatim dapat menjadi solusi strategis bagi persoalan transportasi di Kota Malang. Konsep tersebut, dinilai mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat, terutama mahasiswa, sekaligus mengurai kemacetan kota.</p>



<p>Perempuan yang kerap disapa Mia, itu menyampaikan bahwa skema BTS sendiri sangat relevan diterapkan di Kota Malang. Karena, Pemerintah Kota Malang hanya perlu menyiapkan feeder dari angkot eksisting, sementara operasional utama akan dijalankan menggunakan Transjatim.</p>



<p>&#8220;BTS ini adalah konsep transportasi publik yang sangat relevan untuk Kota Malang. Ini juga bisa menjadi jawaban atas keluhan masyarakat, terutama mahasiswa, yang selama ini kesulitan mengakses transportasi umum yang terjangkau dan terintegrasi. Mereka butuh transportasi yang nyaman, aman dan murah. Kalau ini berjalan, mereka akan lebih merasa seperti di rumah sendiri,” jelas Mia, Senin (23/06/2025) tadi.</p>



<p>Mia juga menepis, kekhawatiran bahwa kehadiran Transjatim justru menambah kemacetan. Menurutnya, jika dirancang dengan baik dan menjangkau titik-titik strategis, layanan ini justru akan menekan jumlah kendaraan pribadi di jalan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kalau titik pemberhentiannya jelas, dekat dengan pusat aktivitas warga, maka masyarakat akan terdorong beralih ke transportasi umum. Itu yang akan mengurangi kemacetan, bukan menambah,” katanya.</p>



<p>Terkait keberadaan angkot yang akan dijadikan feeder, pihaknya berkomitmen memastikan pengemudi dan pemilik angkot tetap diberdayakan. &#8220;Kami akan dorong regulasinya. Jangan sampai hanya armadanya dipakai, tapi sopirnya tidak dilibatkan. Mereka harus menjadi bagian dari sistem ini,” tegasnya.</p>



<p>Kemudian, menurutnya, pembahasan lebih lanjut dengan Pemkot Malang dan mitra terkait akan dilakukan untuk memastikan skema BTS dapat berjalan dengan memperhatikan aspek sosial dan ekonomi warga.</p>



<p>“Transportasi publik ini harus menjadi solusi, bukan menambah masalah. Maka semua harus diperhitungkan: rute, titik pemberhentian, tarif, hingga kesejahteraan pelaku angkot yang selama ini berperan di lapangan,” imbuh Mia. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223261</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Jelang Idul Fitri, Dishub Lumajang dan Kepolisian Cek Moda Transportasi</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-keselamatan-dan-kenyamanan-jelang-idul-fitri-dishub-lumajang-dan-kepolisian-cek-moda-transportasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Feb 2025 11:25:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[fitri,]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[kenyamanan]]></category>
		<category><![CDATA[kepolisian]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219151</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lumajang bersama jajaran Kepolisian melaksanakan inspeksi terhadap angkutan umum, barang dan orang di beberapa titik strategis, Senin (10/02/2025) tadi. Hal ini dilakukan, dalam upaya memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjelang arus mudik Idul Fitri 2025. Inspeksi yang digelar di terminal bus, stasiun kereta api serta garasi Perusahaan Otobus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lumajang bersama jajaran Kepolisian melaksanakan inspeksi terhadap angkutan umum, barang dan orang di beberapa titik strategis, Senin (10/02/2025) tadi. Hal ini dilakukan, dalam upaya memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjelang arus mudik Idul Fitri 2025.</p>



<p>Inspeksi yang digelar di terminal bus, stasiun kereta api serta garasi Perusahaan Otobus (PO), ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas dan mencegah terjadinya kecelakaan selama periode libur Lebaran. Karenanya, Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang bersama petugas Satuan Lalu Lintas dan instansi terkait, turun langsung dalam kegiatan tersebut.</p>



<p>“Kami ingin memastikan bahwa seluruh moda transportasi yang digunakan masyarakat dalam kondisi layak jalan. Pemeriksaan ini meliputi aspek teknis kendaraan, kelengkapan surat-surat, serta kepatuhan terhadap aturan keselamatan seperti penggunaan sabuk pengaman dan uji berkala kendaraan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang, Rasmin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, inspeksi ini juga menjadi momentum untuk mengedukasi para pengemudi dan pemilik kendaraan tentang pentingnya keselamatan di jalan. Dengan adanya langkah ini, diharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman, serta menekan angka kecelakaan lalu lintas selama musim mudik.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Lumajang terus berkomitmen dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas menjelang Idul Fitri dengan berbagai upaya, termasuk pengawasan intensif terhadap transportasi umum. Karenanya, masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.</p>



<p>Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berlangsung dengan lancar, aman dan penuh kebahagiaan. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219151</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
