<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Trayek &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/trayek/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Jul 2025 13:03:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Trayek &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sopir Angkot Minta Jalur Trayek Dievaluasi, Dishub Kota Malang Siapkan Re-routing</title>
		<link>https://memontum.com/sopir-angkot-minta-jalur-trayek-dievaluasi-dishub-kota-malang-siapkan-re-routing</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Angkot]]></category>
		<category><![CDATA[dievaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[re-routing]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[Trayek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223646</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Para sopir Angkutan Kota (Angkot) di Kota Malang meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang untuk meninjau ulang jalur trayek yang selama ini digunakan. Itu karena, rute Angkot yang masih mengacu pada penetapan tahun 1998, dinilai tidak lagi relevan dengan kebutuhan masyarakat maupun dinamika transportasi saat ini. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Para sopir Angkutan Kota (Angkot) di Kota Malang meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang untuk meninjau ulang jalur trayek yang selama ini digunakan. Itu karena, rute Angkot yang masih mengacu pada penetapan tahun 1998, dinilai tidak lagi relevan dengan kebutuhan masyarakat maupun dinamika transportasi saat ini.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa para sopir Angkot menginginkan adanya kebijakan re-routing (mengubah rute, red) jalur yang mampu meningkatkan layanan Angkot. &#8220;Angkutan kota itu bertrayek, jalurnya terbatas. Sementara angkutan online tidak ada batasan wilayah. Maka wajar jika supir angkot merasa kalah bersaing. Ini menjadi aspirasi yang perlu kita respon,” kata Jaya-sapaan Kadishub, Jumat (04/07/2025) tadi.</p>



<p>Menurut Jaya, opsi re-routing menjadi langkah yang paling memungkinkan saat ini. Apalagi Dishub Kota Malang juga telah memiliki kajian teknis yang mendukung hal tersebut. Pemetaan ulang trayek akan difokuskan pada wilayah yang selama ini belum terlayani, seperti Jalan Danau Toba dan kawasan permukiman lainnya.</p>



<p>&#8220;Misalnya satu jalur ada 100 unit angkot, tapi load factornya cuma 30 persen. Sisanya ke mana? Sementara ada wilayah yang belum terlayani. Nah, ini yang perlu kita evaluasi. Tanpa menambah jumlah armada, kita bisa mengatur ulang distribusinya,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, menurutnya para sopir Angkot juga berharap agar dapat dilibatkan dalam sistem transportasi Trans Jatim sebagai feeder atau pengumpan. Hal ini diyakini bisa menjadi solusi berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para sopir angkot.</p>



<p>&#8220;Sehingga itu masuknya adalah re-routing tadi,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Tidak hanya soal rute, para sopir angkot juga mengeluhkan tingginya beban operasional, termasuk kewajiban membayar pajak kendaraan. Sehingga, menurutnya para sopir meminta pada Pemerintah Kota Malang agar menyampaikan permohonan keringanan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>“Selama ini mereka mengaku tidak mampu membayar pajak. Maka mereka minta agar Pemkot menyampaikan permohonan keringanan ke Pemprov Jatim,” tuturnya.</p>



<p>Menanggapi permintaan para sopir tersebut, menurut Jaya, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, tentu memberikan dukungan penuh terhadap langkah perbaikan layanan Angkot. Sebab, hal itu dinilai sejalan dengan misi dan program prioritas dalam RPJMD.</p>



<p>&#8220;Termasuk juga dalam Dasa Bhakti, Ngalam Ngopeni, Ngalam Asik dan Ngalam Nyaman, dimama itu salah satunya menyasar sektor transportasi,&#8221; imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223646</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bandara Internasional Dhoho Kediri Beroperasi, Dishub Nganjuk Dorong Jasa Angkutan Lokal Buka Trayek</title>
		<link>https://memontum.com/bandara-internasional-dhoho-kediri-beroperasi-dishub-nganjuk-dorong-jasa-angkutan-lokal-buka-trayek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jan 2024 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[beroperasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Trayek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204291</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Nganjuk &#8211; Menjelang beroperasinya Bandar Udara (Bandara) Internasional Dhoho Kediri, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Bidang Angkutan Umum, turut membaca peluang positif dari hasil proyek. Disampaikan Kepala Dishub Nganjuk, Tri Wahju Kuntjoro, melalui Kepala Bidang Angkutan dan Transportasi, Makrus, bahwa mendekati beroperasinya Bandara Dhoho Kediri, akan ada trayek khusus dari Terminal Anjuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Nganjuk</strong> &#8211; Menjelang beroperasinya Bandar Udara (Bandara) Internasional Dhoho Kediri, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Bidang Angkutan Umum, turut membaca peluang positif dari hasil proyek. Disampaikan Kepala Dishub Nganjuk, Tri Wahju Kuntjoro, melalui Kepala Bidang Angkutan dan Transportasi, Makrus, bahwa mendekati beroperasinya Bandara Dhoho Kediri, akan ada trayek khusus dari Terminal Anjuk Ladang menuju Bandara Dhoho Kediri.</p>



<p>&#8220;Untuk rute Terminal Anjuk Ladang menuju Bandara Internasional Dhoho Kediri, sesuai izin trayek dari Dishub Provinsi, ada dua armada yang nanti akan melayani trayek dari Terminal Anjuk Ladang Tipe B. Yakni, PO Harapan Jaya Prima dan PO Kawan Kita. Masing masing jasa angkutan akan menyediakan dua armada, non ekonomi,&#8221; kata Makrus, Selasa (09/01/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Dengan beroperasinya Bandara Dhoho, ujar Makrus, maka ini akan menambah peluang bagi jasa angkutan lokal Nganjuk. Dirinya berharap, peluang ini juga dapat segera dimanfaatkan oleh para pemilik jasa angkutan di Kota Angin. Sehingga, mampu bersaing dan mengambil peluang positif ini.</p>



<p>&#8220;Mereka agar dapat segera mendaftarkan izin trayek ke Dishub Provinsi untuk mengisi rute tersebut (Nganjuk ke Bandara Dhoho Kediri). Karena kalau sudah antar kabupaten, itu menjadi kewenangan provinsi yang mengeluarkan izin trayek itu,&#8221; jelasnya seraya menambahkan bahwa Dishub Nganjuk hanya memiliki kewenangan memberikan izin trayek antar kecamatan dalam kabupaten.</p>



<p>Untuk itu, papar Makrus, pihaknya akan siap membantu dan mengawal proses pengurusan izin bagi jasa angkutan umum MPU lokal Nganjuk. &#8220;Kami akan mendorong dan memberikan dukungan secara teknis untuk membantu memperlancar pengurusan trayek tersebut,&#8221; terangnya.&nbsp;<strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204291</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bus Karina Double Deaker Trayek Jakarta-Madura Terbakar di Pamekasan</title>
		<link>https://memontum.com/bus-karina-double-deaker-trayek-jakarta-madura-terbakar-di-pamekasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Nov 2023 03:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[deaker]]></category>
		<category><![CDATA[dealer]]></category>
		<category><![CDATA[double]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta-madura]]></category>
		<category><![CDATA[karina]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[Trayek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202398</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Bus Karina Double Deaker jurusan Jakarta &#8211; Madura, ludes terbakar di Jalan Raya Jokotole, Kelurahan Barurambat Kota, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Selasa (28/11/2023) pukul 04.00. Bus dengan Nomor Polisi B 7036 PRN, yang dikemudikan oleh Henki Narfii (34), warga asal Buntung Bengkong Batam, Kepulauan Riau, itu rencananya akan perjalanan ke Kabupaten Sumenep [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Pamekasan</strong> &#8211; Bus Karina Double Deaker jurusan Jakarta &#8211; Madura, ludes terbakar di Jalan Raya Jokotole, Kelurahan Barurambat Kota, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Selasa (28/11/2023) pukul 04.00. Bus dengan Nomor Polisi B 7036 PRN, yang dikemudikan oleh Henki Narfii (34), warga asal Buntung Bengkong Batam, Kepulauan Riau, itu rencananya akan perjalanan ke Kabupaten Sumenep Madura dari Jakarta.</p>



<p>Sopir Bus, Henki, mengatakan bahwa sebelumnya kondisi bus dalam keadaan stabil. Namun, sesampai di Simpang Empat Jalan Jokotole Pamekasan, dirinya melihat ada asap yang keluar dari bagian tengah bus.</p>



<p>&#8220;Bus kemudian saya parkir di pinggir jalan sebelah Utara, lalu saya cek dan ternyata ada api. Sempat dipadamkan menggunakan Apar, namun api semakin membesar,&#8221; ujarnya, Selasa (28/11/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sementara itu, Kasatlantas Polres Pamekasan melalu Kasi Humas Polres Pamekasan, Iptu Sri Sugiarto, mengatakan bahwa bus tersebut ditumpangi tiga orang yang hendak menuju ke Kabupaten Sumenep. Hanya saja, di tengah perjalanan mengalami kebakaran.</p>



<p>&#8220;Bus itu hanya berisi tiga orang, sopir atas nama Henki Narfii, Kondektur Bus, Warsidi dan sopir cadangan, Abdul Mutollib,&#8221; katanya.</p>



<p>Menurut Iptu Sri, anggota piket fungsi Polres Pamekasan mendengar laporan adanya kebakaran itu, kemudian menghubungi pemadam kebakaran (Damkar) Pamekasan. Petugas kemudian tiba di lokasi melakukan pemadaman.</p>



<p>&#8220;Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materil ditafsir mencapai Rp 2 miliar. Sementara, hasil olah TKP serta keterangan saksi dan bukti, kebakaran bus diduga disebabkan karena korsleting mesin,&#8221; tambahnya.<strong>&nbsp;(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202398</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Isu Mutasian, Dishub Sumenep Keluarkan Izin Trayek Baru Penyebrangan Pelabuhan</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-isu-mutasian-dishub-sumenep-keluarkan-izin-trayek-baru-penyebrangan-pelabuhan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Dec 2021 17:15:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[mutasi]]></category>
		<category><![CDATA[pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebrangan Pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Trayek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=160548</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Menjelang mutasi perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sumenep, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumenep, diinformasikan mengeluarkan surat izin trayek baru untuk menggandakan armada di penyebrangan Pelabuhan Kalianget-Talango. Informasi itu, pun kontan mengundang sorotan Ketua Lembaga Independen Pengawas Keuangan (LIPK) Sumenep, Sayfiddin. Dikatakannya, dengan adanya izin trayek baru, dirinya menilai Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Menjelang mutasi perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sumenep, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumenep, diinformasikan mengeluarkan surat izin trayek baru untuk menggandakan armada di penyebrangan Pelabuhan Kalianget-Talango. Informasi itu, pun kontan mengundang sorotan Ketua Lembaga Independen Pengawas Keuangan (LIPK) Sumenep, Sayfiddin.</p>



<p>Dikatakannya, dengan adanya izin trayek baru, dirinya menilai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) ada kesepakatan dengan armada yang telah ditunjuk itu. Apalagi, izin itu dikeluarkan menjelang mutasi, yang seharusnya setiap OPD tidak boleh mengeluarkan izin trayek.</p>



<p>&#8220;Pertanyaan saya, ada apa dengan Kepala Dinas Perhubungan Sumenep, mau mengeluarkn izin trayek baru di saat menjelang ada mutasi perampingn OPD,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, Say juga menjelaskan, pada minggu kemarin Dishub telah melakukan pemanggilan kepada tiga operator yang mengelola kapal tongkang. Tujuannya, guna untuk dimintai persetujuan dalam penambahan armada. Namun, hal itu ditolak oleh pengelola kapal tongkang, yang saat ini sedang beroperasi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Menurut Say, perencanaan penambahan armada baru itu, tidak akan mengurangi angka kemacetan. Karena saat ini, di pelabuhan tersebut tidak membutuhkan armada baru. Kecuali, dermaganya ditambah.</p>



<p>&#8220;Karena saat ini penyebrangn Kalianget-Talango tidak butuh armada baru, selama dermaganya belum di tambah. Itu justru akan tetap menimbulkan kemacetan, bukan mengurangi kemacetan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Say berharap, agar Kadishub dipanggil oleh Bupati Sumenep. Tujuannya, untuk dilakukan klarifikasi.</p>



<p>Sementara itu, Kadishub Sumenep, Agustino Sulasno, saat dikonfirmasi lewat via telefon, tidak mau berkomentar. Dengan alasan, dirinya memiliki banyak pekerjaan.</p>



<p>&#8220;Saya tidak bisa komentar, mas. Saya masih sibuk. Akhir tahun ini banyak SPJ, yang perlu ditandatangani,&#8221; jelasnya. <strong>(dan/edo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">160548</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bus Damri Trayek Sendangbiru via Balekambang Didukung Masyarakat Kabupaten</title>
		<link>https://memontum.com/bus-damri-trayek-sendangbiru-via-balekambang-didukung-masyarakat-kabupaten</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2020 10:33:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Balekambang]]></category>
		<category><![CDATA[Bus Damri]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sendangbiru]]></category>
		<category><![CDATA[Trayek]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127765</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Penghentian trayek Bus Damri jurusan Terminal Arjosari, Kota Malang ke Pantai Sendangbiru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang via Pantai Balekambang, per 6 November lalu, sempat membuat kecewa masyarakat Kabupaten Malang. Karenanya, begitu hari ini (Selasa) pengoperasional bus dilanjutkan kembali, masyarakat Kabupaten Malang, sangat menyambut baik. &#8220;Beroperasinya Bus Damri, inikan termasuk baru dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Penghentian trayek Bus Damri jurusan Terminal Arjosari, Kota Malang ke Pantai Sendangbiru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang via Pantai Balekambang, per 6 November lalu, sempat membuat kecewa masyarakat Kabupaten Malang.</p>
<p>Karenanya, begitu hari ini (Selasa) pengoperasional bus dilanjutkan kembali, masyarakat Kabupaten Malang, sangat menyambut baik.</p>
<p>&#8220;Beroperasinya Bus Damri, inikan termasuk baru dan sangat diinginkan masyarakat. Karena memang sebelumnya, tidak ada alat transportasi langsung yang menghubungkan Kota Malang ke wilayah pantai Malang Selatan, Kabupaten Malang. Makanya, wajar kalau masyarakat mendambakan beroperasinya bus itu,&#8221; kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang, Hafi Lutfi, Selasa (17/11).</p>
<p>Ditambahkan Hafi, warga sekitaran Sendang Biru, beberapa waktu lalu, juga menerbitkan surat yang ditujukan kepada pihak Dishub Kabupaten Malang, untuk mendukung kembali beroperasinya Bus Damri.</p>
<p>Tujuannya, agar Bus Damri, tetap beroperasi, walaupun sempat mendapatkan keluhan dari sopir angkot.</p>
<p>&#8220;Warga sempat melayangkan surat ke kami, beberapa waktu lalu untuk menyatakan dukungan kepada Bus Damri, untuk beroperasi kembali. Hingga akhirnya, kami juga mengaudiensikan kepada pihak Damri dan hari ini akhirnya mengoperasionalkan kembali bus wisata itu,&#8221; paparnya.</p>
<p>Dukungan pengoperasionalan bus, tambahnya, sebenarnya seperti sopir angkutan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Malang, tidak ada yang mempermasalahkan.</p>
<p>Karena, memang sudah paham bahwa kendaraan itu, tidak menaikkan atau menurunkan penumpang, selama dalam perjalanan.</p>
<p>&#8220;Kalau sopir angkutan desa (angkudes), tidak ada yang protes,&#8221; ujarnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127765</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
