<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>trembesi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/trembesi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Oct 2025 09:22:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>trembesi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pohon Trembesi Tumbang di Jalan Prof. Moch. Yamin, Satu Warga Luka dan Beberapa Kendaraan Rusak</title>
		<link>https://memontum.com/pohon-trembesi-tumbang-di-jalan-prof-moch-yamin-satu-warga-luka-dan-beberapa-kendaraan-rusak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2025 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beberapa]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[trembesi]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<category><![CDATA[yamin,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227066</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hujan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Kota Malang dan menyebabkan Pohon Trembesi tumbang di Jalan Prof Moch Yamin, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Jumat (24/10/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa itu, mengakibatkan satu orang mengalami luka dan beberapa kendaraan mengalami kerusakan. Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hujan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Kota Malang dan menyebabkan Pohon Trembesi tumbang di Jalan Prof Moch Yamin, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Jumat (24/10/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa itu, mengakibatkan satu orang mengalami luka dan beberapa kendaraan mengalami kerusakan.</p>



<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Prayitno, mengatakan bahwa berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Malang, akar Pohon Trembesi diketahui telah lapuk dan tumbang, akibat hujan intensitas ringan hingga sedang disertai angin. “Korban luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) untuk mendapatkan perawatan,” ujar Prayitno.</p>



<p>Selain korban luka, pohon tumbang juga menimpa dua mobil, sepeda motor dan becak. Tak hanya itu, kabel listrik milik PLN dan kabel provider, juga dilaporkan kendur akibat tertimpa batang pohon.</p>



<p>&#8220;Untuk kendaraan yang rusak, satu mobil dengan rusam sedang, satu mobil rusak ringan, satu becak rusak sedang dan satu sepeda motor rusak ringan,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mendapati laporan tersebut, Unit Reaksi Cepat (URC) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, PLN, relawan kebencanaan, Bhabinkamtibmas, serta anggota Polresta Malang Kota langsung melakukan penanganan dan evakuasi di lokasi kejadian. Proses pembersihan pohon selesai sekitar pukul 15.00 WIB.</p>



<p>&#8220;Saat ini kondisi jalan sudah lancar kembali,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Karena hal itu, BPBD juga mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi tanah amblas atau pohon rawan tumbang, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.</p>



<p>“Kami merekomendasikan pemangkasan berkala pada pohon dengan daun rimbun dan monitoring terhadap pohon yang mati atau rawan tumbang,” imbuh Prayitno.</p>



<p>Sementara itu, untuk total kerugian materi akibat insiden tersebut masih dalam proses perhitungan oleh tim BPBD bersama dinas terkait. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227066</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pohon Trembesi di Jalan Trunojoyo Tumbang dan Timpa Warung</title>
		<link>https://memontum.com/pohon-trembesi-di-jalan-trunojoyo-tumbang-dan-timpa-warung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Oct 2024 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[trembesi]]></category>
		<category><![CDATA[trunojoyo]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<category><![CDATA[warung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215845</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pohon Trembesi setinggi 10 meter dengan diameter 60 cm, tumbang menimpa sebuah warung di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jumat (25/10/2024) tadi. Saat kejadian, kondisi cuaca saat itu tidak ada angin dan tidak ada hujan. Salah satu saksi mata, Ahmad Al Hisyam, mengatakan jika sebelumnya, Pohon Trembesi itu sempat dilakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pohon Trembesi setinggi 10 meter dengan diameter 60 cm, tumbang menimpa sebuah warung di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jumat (25/10/2024) tadi. Saat kejadian, kondisi cuaca saat itu tidak ada angin dan tidak ada hujan.</p>



<p>Salah satu saksi mata, Ahmad Al Hisyam, mengatakan jika sebelumnya, Pohon Trembesi itu sempat dilakukan perempesan atau dipangkas di salah satu sisinya. &#8220;Mungkin karena yang dipangkas hanya satu sisi saja untuk keperluan Penerangan Jalan Umum (PJU) dan satu sisinya tidak. Jadi, mungkin pohonnya menjadi tidak seimbang. Termasuk, ditambah akarnya kemungkinan sudah tidak kuat,” ujar Hisyam.</p>



<p>Saat kejadian tumbangnya pohon tersebut, menurutnya juga ada beberapa pengunjung warung yang sempat panik. Namun, atap warung tidak sampai ambruk meskipun kondisinya sangat rusak berat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Cuacanya kan cerah dari tadi, angin juga tidak terlalu kencang. Jadi orang orang sini tadi sempat panik. Termasuk yang habis naik kereta,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Peristiwa tersebut, juga tidak hanya merusak atap warung saja. Namun, juga sebuah mobil dan satu unit motor yang terparkir di depan warung, meski hanya kerusakan kecil.</p>



<p>Pemilik warung yang terkena peristiwa tersebut, Supriyadi, mengaku sangat terkejut. Sebab, saat kejadian dirinya tengah beribadah salat Jumat.</p>



<p>“Kaget, datang-datang seperti ini. Apalagi warung ini sudah sejak tahun 1971. Ini rusak parah atapnya, mungkin ini kerugiannya sekitar Rp 20 juta ada. Maunya ada ganti rugi, tapi kemana tidak tahu,” imbuh Supriyadi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215845</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
