<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Tretes &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tretes/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2020 11:10:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Tretes &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tak Kunjung Dilakukan Swab Test, Ratusan Karyawan Ikan Tuna Resah</title>
		<link>https://memontum.com/tak-kunjung-dilakukan-swab-test-ratusan-karyawan-ikan-tuna-resah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2020 11:10:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Karantina]]></category>
		<category><![CDATA[tes swab]]></category>
		<category><![CDATA[Tretes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=117263</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Ratusan buruh pabrik pengolahan ikan tuna, yang saat ini menjalani protap kesehatan yakni karantina, mulai resah. Hal ini lantaran hingga hari kelima sejak dilakukan karantina pada 2 hotel di kawasan Tretes-Prigen, tidak kunjung dilakukan swab test. Seperti yang disampaikan salah satu karyawan setempat melalui sambungan telepon selular, Selasa (23/6/2020) sore. &#8220;Capek kami [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan </strong>&#8211; Ratusan buruh pabrik pengolahan ikan tuna, yang saat ini menjalani protap kesehatan yakni karantina, mulai resah. Hal ini lantaran hingga hari kelima sejak dilakukan karantina pada 2 hotel di kawasan Tretes-Prigen, tidak kunjung dilakukan swab test.</p>
<p>Seperti yang disampaikan salah satu karyawan setempat melalui sambungan telepon selular, Selasa (23/6/2020) sore.</p>
<p>&#8220;Capek kami menunggu disini (tempat isolasi), tidak kunjung dilakukan swab test. Di pabrik kemarin lusa sudah ditest rapid, Senin (22/6/2020) lalu, infonya akan dilaksanakan swab test.</p>
<p>Namun hingga hari ini (Selasa,23/6/2020) tidak kunjung dilakukan swab test dan kembali dilakukan rapid test lagi. Dari informasi terbaru yang berkembang di sini (tempat karantina), masih menunggu jadwal swab test, akan tetapi entah kapan.</p>
<p>Padahal menurut karyawan, mereka ingin sekali mengetahui kelanjutannya, apakah positif atau negatif. &#8220;Sampai kapan ada disini ? kami sangat rindu dengan keluarga,&#8221; keluhnya dan meminta agar namanya tidak disebutkan dengan alasan privacy, &#8221; keluhnya.</p>
<p>Sementara itu saat hal ini coba dikonfirmasikan pada Wakil Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Pasuruan, Anang Saiful Wijaya.</p>
<p>&#8220;Jadwal swab test atas karyawan yang dilalukan karantina,masih menunggu jadwal dari Dinas Kesehatan,&#8221; ucapnya</p>
<p>&#8220;Kami meminta dengan kerendahan hati serta kesabaran rekan-rekan yang saat ini menjalani program karantina.Hal Ini dikarenakan ada ratusan orang baik ODP, PDP dan OTG yang ditangani. Sementara rekan-rekan medis jumlah juga terbatas.Namun insallah dalam waktu tak lama lagi akan segera dilakukan swab test,&#8221; terang Anang Saiful Wijaya.</p>
<p>Lebih lanjut di sampaikan olehnya, saat ditanya mekanisme penganggaran program karantina massal pada ratusan karyawan pabrik pengalengan ikan tuna.</p>
<p>&#8220;Untuk penganggaran obat-obatan, rapid test dan swab test dicover oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan. Adapun untuk tempat karantina, makan dan keperluan lainnya di tanggung pihak managemen pabrik setempat. Untuk besaran anggaran secara detail yang di cover Dinas Kesehatan, silakan dikonfirmasikan langsung pada Dinas Kesehatan, karena kami disini (Gugus Tugas) tidak memiliki wewenang,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, pada Kamis (18/6/2020) lalu, sekitar 143 karyawan pabrik pengolahan ikan tuna yang berada di Kecamatan Gempol, menjalani program karantina di dua hotel yang ada di Tretes-Prigen. Hal ini terpaksa dilakukan lantaran salah satu karyawan setempat, telah dinyatakan positif corona. <strong>(hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117263</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tanpa Solusi, Lockdown Tretes Disoal Wakil Rakyat</title>
		<link>https://memontum.com/tanpa-solusi-lockdown-tretes-disoal-wakil-rakyat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2020 12:24:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Lockdown]]></category>
		<category><![CDATA[satgas covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Tretes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112158-tanpa-solusi-lockdown-tretes-disoal-wakil-rakyat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Satgas Covid-19 Kelurahan Prigen telah memberlakukan penutupan akses jalan yang ada di kawasan tretes, Kelurahan Prigen, Kecamatan Prigen. Dampaknya tempat penginapan seperti Villa, Kamaran dan tempat hiburan lainya menjadi sepi. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19. Menurut warga Pesanggrahan, Kelurahan Prigen, Eko bahwa mulai beberapa hari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Satgas Covid-19 Kelurahan Prigen telah memberlakukan penutupan akses jalan yang ada di kawasan tretes, Kelurahan Prigen, Kecamatan Prigen. Dampaknya tempat penginapan seperti Villa, Kamaran dan tempat hiburan lainya menjadi sepi. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.</p>
<p>Menurut warga Pesanggrahan, Kelurahan Prigen, Eko bahwa mulai beberapa hari kemarin akses jalan menuju ke Pesanggrahan ditutup. Jadi tempat Villa, Kamaran dan tempat hiburan lainya dilarang buka. Selain itu orang luar dilarang masuk, kecuali warga Tretes. Kalau warga luar masuk, harus mengetahui atau ijin satgas Covid-19 setempat.</p>
<p>Dampak Corona atau Covid-19 perekonomian warga tretes bagi yang tidak mampu jadi terganggu. Apalagi di suruh Lock Down tapi tidak diberi solusi, warga bisa-bisa mati kelaparan bukan mati karena virus corona. Bayangkan, kalau harus dengan di Lock Down apa keluarga kami nanti makan rumput-rumputan.</p>
<p>&#8220;Kami harap pemerintah daerah lekas memberikan solusi bagi rakyat kecil seperti kami. Mengenai kawasan prigen yang ditutup akses jalan saat ini mulai dari Pesanggrahan, Watuadem, Pecalukan, Gg Sono, Magersari, Ledug dan lainya. Sebab dalam kondisi zona merah,&#8221; terangnya.</p>
<p>Hal tersebur diakui warga asli Kelurahan Prigen yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi DPRD, Kabupaten Pasuruan, Joko Cahyono menyampaikan kawasan tretes sudah ditutup.</p>
<p>Penutupan dilakukan untuk memutus mata rantai pandemik Covid-19. Karena kawasan tretes kini memasuki zona merah, jadi masyarakat harus lebih hati-hati dan waspada pada penyebaran virus corona. <strong>(tam/hen/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112158</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lho Lho, 1 dari 6 PSK Tretes Positif HIV/AIDS</title>
		<link>https://memontum.com/lho-lho-1-dari-6-psk-tretes-positif-hiv-aids</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jan 2020 13:10:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[HIV/ AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[PSK]]></category>
		<category><![CDATA[satpol PP]]></category>
		<category><![CDATA[Tretes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/103786-lho-lho-1-dari-6-psk-tretes-positif-hiv-aids</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pemberantasan praktek prostitusi di wilayah Kabupaten Pasuruan terus digaungkan petugas penegak Perda yakni Satpol PP Kabupaten Pasuruan. Hal ini diketahui setelah petugas Satpol PP berhasil menciduk 6 PSK yang biasa beroperasi di wilayah Watuadem-Tretes-Prigen, Rabu (8/1/2020) malam. Menurut penjelasan Sulhi Plt Kasi Operasional Satpol PP Kabupaten Pasuruan pada sejumlah awak media, Kamis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pemberantasan praktek prostitusi di wilayah Kabupaten Pasuruan terus digaungkan petugas penegak Perda yakni Satpol PP Kabupaten Pasuruan. Hal ini diketahui setelah petugas Satpol PP berhasil menciduk 6 PSK yang biasa beroperasi di wilayah Watuadem-Tretes-Prigen, Rabu (8/1/2020) malam.</p>
<p>Menurut penjelasan Sulhi Plt Kasi Operasional Satpol PP Kabupaten Pasuruan pada sejumlah awak media, Kamis (9/1/2020) siang mengatakan kebenaran adanya ODHA.</p>
<p>&#8220;Dari 6 PSK yang berhasil kami amankan dan setelah dilakukan cek kesehatan, diketahui 1 orang PSK dinyatakan positif mengidap virus mematikan HIV/AIDS,&#8221; tutur Sulhi.</p>
<p>Setelah dilakukan pendataan, keenam PSK tersebut langsung dikoordinasikan dengan pihak Dinas Sosial untuk segera diberi pembinaan di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras yang terletak di Kabupaten Kediri.</p>
<p>&#8220;Sementara 1 PSK yang terjangkit virus HIV/AIDS dalam penanganan pihak Dinas Kesehatan dan instansi terkait,&#8221; pungkas Sulhi.</p>
<p>Seperti diketahui bersama, praktek prostitusi di wilayah Tretes-Prigen terus berkembang meskipun petugas baik dari Satpol PP maupun Polri melakukan operasi. Para PSK yang saat ini beroperasi hampir 60% merupakan PSK berdikari alias tanpa mucikari.<strong> (arf/hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103786</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Macet Menuju Tretes, Satlantas Polres Pasuruan Terapkan Rekayasa Lalin</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-macet-menuju-tretes-satlantas-polres-pasuruan-terapkan-rekayasa-lalin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Dec 2019 14:04:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalu lintas]]></category>
		<category><![CDATA[Tretes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102912-antisipasi-macet-menuju-tretes-satlantas-polres-pasuruan-terapkan-rekayasa-lalin</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Libur akhir tahun atau libur Nataru,selalu saja dijadikan oleh seluruh lapisan masyarakat untuk mengunjungi tempat wisata apalagi pada saat perayaan malam pergantian tahun. Tak terkecuali di wilayah Kabupaten Pasuruan, beberapa tempat wisata diantaranya Taman Safari, Kebun Raya Purwodadi, Air Terjun Kakek Bodo, Saygon Water Park dan Wisata Alam Tretes-Prigen. Diprediksi akan menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Libur akhir tahun atau libur Nataru,selalu saja dijadikan oleh seluruh lapisan masyarakat untuk mengunjungi tempat wisata apalagi pada saat perayaan malam pergantian tahun.</p>
<p>Tak terkecuali di wilayah Kabupaten Pasuruan, beberapa tempat wisata diantaranya Taman Safari, Kebun Raya Purwodadi, Air Terjun Kakek Bodo, Saygon Water Park dan Wisata Alam Tretes-Prigen. Diprediksi akan menjadi jujugan warga untuk merayakan malam pergantian tahun mendatang.</p>
<p>Guna untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan bermotor pada jalan menuju destinasi wisata tersebut, jajaran Satlantas Polres Pasuruan setidaknya akan merekayasa arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang.</p>
<p>Seperti yang disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim Nugraha, Kamis (26/12/2019) di ruang kerjanya. &#8220;Beberapa jalan menuju destinasi wisata telah kami petakan dan antisipasi adanya kepadatan kendaraan bermotor,&#8221;tegasnya.</p>
<p>Dijelaskan olehnya, sasaran utama kami untuk merekayasa arus lalu lintas yakni berada di jalan raya Pandaan-Prigen. Dari data yang ada, warga masyarakat akan tumpah ruah di sepanjang jalan tersebut saat malam pergantian tahun.</p>
<p>Secara otomatis jalan raya Pandaan-Prigen yang hanya lebar tak lebih dari 8 sampai 10 meter, akan dipadati oleh kendaraan bermotor R2 dan R4.</p>
<p>Untuk itu nantinya sejak 31 Desember pagi hari, akan memberlakukan sistem buka tutup pada jalan tersebut.</p>
<p>&#8220;Sistem buka tutup atau satu lajur ini akan dilakukan sesuai dengan kondisi di lapangan, jika terjadi kepadatan maka petugas akan mengarahkan jalan alternatif lain menuju Tretes-Prigen,&#8221; terang AKP Bayu.</p>
<p>Masih menurutnya, jalur alternatif menuju Tretes dari Malang bisa lewat simpang tiga Palang-Sukorejo melalui Dayurejo dan Ledug atau dari simpang empat Jetak-Pandaan belok kiri.</p>
<p>&#8220;Sementara dari Surabaya jalur alternatif ke Tretes-Prigen jika terjadi kemacetan, bisa melalui jalur alternatif dari arah Malang atau perempatan Kasri (belakang Mapolsek Pandaan) lurus ke barat lalu tembus ke Trawas &#8211; Lumbangrejo dan Prigen,&#8221; pungkas Kasatlantas Polres Pasuruan menerangkan. <strong>(arf/hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102912</post-id>	</item>
		<item>
		<title>1 Mucikari, 9 PSK Terjaring Razia</title>
		<link>https://memontum.com/1-mucikari-9-psk-terjaring-razia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jun 2018 14:11:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[PSK]]></category>
		<category><![CDATA[razia]]></category>
		<category><![CDATA[Tretes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/43859-1-mucikari-9-psk-terjaring-razia</guid>

					<description><![CDATA[Satpol PP Obrak-Abrik Tretes &#160; Memontum Pasuruan &#8211; Sekian kalinya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan melakukan razia dikawasan puncak Tretes. Tak tanggung -tanggung, satu mucikari dan sembilan wanita penghibur (PSK) terjaring razia, Senin (4/6/2018) malam. Kasat Pol PP, Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko mengatakan, semalam menyasar tempat atau wisma dikawasan Tretes, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Satpol PP Obrak-Abrik Tretes</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Sekian kalinya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan melakukan razia dikawasan puncak Tretes. Tak tanggung -tanggung, satu mucikari dan sembilan wanita penghibur (PSK) terjaring razia, Senin (4/6/2018) malam. Kasat Pol PP, Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko mengatakan, semalam menyasar tempat atau wisma dikawasan Tretes, Kecamatan Prigen yang diduga sebagai tempat portitusi. </p>
<p>&#8220;Dari sembilan orang PSK dan satu mucikari yang terjaring, dua orang diantaranya sudah pernah terjaring saat dilakukannya operasi pekan yang lalu,&#8221; ungkap Yudha pada Memo X, Selasa (5/6/2018) dimako Satpol PP Kabupaten Pasuruan.</p>
<div id="attachment_16009" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-16009" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/20180605_175044-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Mucikari Wisma ABG ikut terjaring (dim)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-43860" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/20180605_175044-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/20180605_175044-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/20180605_175044-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-16009" class="wp-caption-text"><em>Mucikari Wisma ABG ikut terjaring (dim)</em></p></div>
<p>Ditambahkan Yudha,  razia dimulai pukul 22.00, difokuskan dua titik yakni Pesanggrahan dan Gang Sono kawasan puncak Tretes. Razia ini dilakukan untuk meminimalisir adanya penyakit HIV yang banyak terjadi di Wilayah Kabupaten Pasuruan. </p>
<p>&#8220;Mereka langsung kita bawah ke mako untuk didata dan menjalani tes kesehatan, agar kita tahu dari sepuluh diantara mereka apakah ada yang terjangkit virus HIV,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selanjutnya, dari sepuluh orang yang terjaring, tujuh orang PSK akan diserahkan kepada Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan, 2 dua orang yang membandel menjalani sidang tipiring dan satu orang mucikari langsung dibawa ke Mapolres Pasuruan untuk diproses lebih lanjut. &#8220;Saat mau melakukan razia, kita harus extra hati-hati, takutnya bocor,&#8221; pungkasnya. <strong>(dim/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">43859</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
