<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>trunojoyo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/trunojoyo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 Oct 2024 11:47:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>trunojoyo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pohon Trembesi di Jalan Trunojoyo Tumbang dan Timpa Warung</title>
		<link>https://memontum.com/pohon-trembesi-di-jalan-trunojoyo-tumbang-dan-timpa-warung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Oct 2024 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[trembesi]]></category>
		<category><![CDATA[trunojoyo]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<category><![CDATA[warung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215845</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pohon Trembesi setinggi 10 meter dengan diameter 60 cm, tumbang menimpa sebuah warung di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jumat (25/10/2024) tadi. Saat kejadian, kondisi cuaca saat itu tidak ada angin dan tidak ada hujan. Salah satu saksi mata, Ahmad Al Hisyam, mengatakan jika sebelumnya, Pohon Trembesi itu sempat dilakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pohon Trembesi setinggi 10 meter dengan diameter 60 cm, tumbang menimpa sebuah warung di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jumat (25/10/2024) tadi. Saat kejadian, kondisi cuaca saat itu tidak ada angin dan tidak ada hujan.</p>



<p>Salah satu saksi mata, Ahmad Al Hisyam, mengatakan jika sebelumnya, Pohon Trembesi itu sempat dilakukan perempesan atau dipangkas di salah satu sisinya. &#8220;Mungkin karena yang dipangkas hanya satu sisi saja untuk keperluan Penerangan Jalan Umum (PJU) dan satu sisinya tidak. Jadi, mungkin pohonnya menjadi tidak seimbang. Termasuk, ditambah akarnya kemungkinan sudah tidak kuat,” ujar Hisyam.</p>



<p>Saat kejadian tumbangnya pohon tersebut, menurutnya juga ada beberapa pengunjung warung yang sempat panik. Namun, atap warung tidak sampai ambruk meskipun kondisinya sangat rusak berat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Cuacanya kan cerah dari tadi, angin juga tidak terlalu kencang. Jadi orang orang sini tadi sempat panik. Termasuk yang habis naik kereta,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Peristiwa tersebut, juga tidak hanya merusak atap warung saja. Namun, juga sebuah mobil dan satu unit motor yang terparkir di depan warung, meski hanya kerusakan kecil.</p>



<p>Pemilik warung yang terkena peristiwa tersebut, Supriyadi, mengaku sangat terkejut. Sebab, saat kejadian dirinya tengah beribadah salat Jumat.</p>



<p>“Kaget, datang-datang seperti ini. Apalagi warung ini sudah sejak tahun 1971. Ini rusak parah atapnya, mungkin ini kerugiannya sekitar Rp 20 juta ada. Maunya ada ganti rugi, tapi kemana tidak tahu,” imbuh Supriyadi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215845</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bikin Ambigu Pengguna Jalan, Dishub Bakal Tata dan Perbaiki Markah Jalan Trunojoyo Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/bikin-ambigu-pengguna-jalan-dishub-bakal-tata-dan-perbaiki-markah-jalan-trunojoyo-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Sep 2023 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ambigu]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[markah]]></category>
		<category><![CDATA[Pengguna]]></category>
		<category><![CDATA[perbaiki]]></category>
		<category><![CDATA[trunojoyo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198175</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, akan melakukan perbaikan dan penataan ulang terkait dengan markah jalan yang berada di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Itu karena, markah jalan tersebut berada di satu badan jalan dengan tiga garis membujur putus-putus dengan posisi di tengah, samping kanan dan samping kiri. Tentunya, hal tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, akan melakukan perbaikan dan penataan ulang terkait dengan markah jalan yang berada di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Itu karena, markah jalan tersebut berada di satu badan jalan dengan tiga garis membujur putus-putus dengan posisi di tengah, samping kanan dan samping kiri. Tentunya, hal tersebut membuat beberapa pengendara merasa kebingungan.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan jika hal tersebut akan dilakukan perbaikan dan penataan. Namun, pelaksananya akan dilakukan secara bertahap.</p>



<p>“Ya nanti kita atur lagi. Pada prinsipnya akan kami atur karena memang ambigu. Itu juga menjadi tanggung jawab kami (Dishub) dan kami akan mengatur kembali, bertahap,” ujar Jaya, sapannya, Kamis (14/09/2023) tadi.</p>



<p>Selain melakukan perbaikan dan penataan markah jalan, pihaknya juga menyampaikan jika akan melakukan penataan mengenai parkir yang ada di depan Stasiun Kotabaru tersebut. Dalam hal tersebut juga akan dilakukan koordinasi bersama dengan pihak stasiun.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Kami harus bekerjasama dengan pihak stasiun. Karena stasiun itu selama ini tidak punya Satuan Ruang Parkir (SRP), seharusnya mereka jadi satu dengan parkiran di belakang (Stasiun yang baru). Tapi selama ini kan di depan (di Jalan Trunojoyo). Itu akan kami tata kembali,” ucapnya.</p>



<p>Dalam penataan parkir tersebut, nantinya juga akan dilakukan kerja sama dengan Polresta Malang Kota, untuk memasang barrier, agar tidak melebihi badan jalan yang ada. “Sebenarnya kan kita sudah ada garis kuning itu, itu sebenarnya adalah batas parkirnya, tapi selama ini tidak digubris. Saya juga akan sampaikan ke Polresta untuk memasang barrier,” tambahnya.</p>



<p>Sebagai informasi, di dalam regulasi Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) RI No. 67 Tahun 2018 tentang Markah Jalan, menerangkan jika untuk jalanan dengan sistem dua arah, ada beberapa opsi pembatas yang dapat diterapkan, yakni garis ganda yang terdiri dari dua garis utuh di tengah jalan, penggunaan median jalan, atau garis ganda yang terdiri dari garis utuh dan garis putus-putus.</p>



<p>Namun, yang terjadi di Jalan Trunojoyo tersebut, tidak terlihat adanya garis ganda di tengah jalan sebagai pembatas antar dua arah. Hal tersebut menciptakan potensi masalah dalam mengatur arus lalu lintas dan keselamatan. Sehingga, diperlukan perhatian lebih untuk menjaga keamanan dan keteraturan lalu lintas di seluruh jalan raya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198175</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Momen Libur Sekolah, Pocadi Taman Trunojoyo Kota Malang Jadi Jujugan Pengunjung</title>
		<link>https://memontum.com/momen-libur-sekolah-pocadi-taman-trunojoyo-kota-malang-jadi-jujugan-pengunjung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jul 2023 09:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[jujugan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Libur]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[momen]]></category>
		<category><![CDATA[pengunjung,]]></category>
		<category><![CDATA[pocadi]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Taman]]></category>
		<category><![CDATA[trunojoyo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193059</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pojok Baca Digital (Pocadi) yang terletak di Taman Trunojoyo Kota Malang, di musim libur sekolah kini menjadi tempat favorit untuk dikunjungi oleh anak-anak dan orang tua dalam memanfaatkan waktu luang. Hal tersebut, dikatakan oleh Petugas Pocadi, Hikmatul Ayu, Rabu (12/07/2023) tadi. Wanita yang kerap disapa Ayu, menyampaikan jika perharinya pengunjung yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pojok Baca Digital (Pocadi) yang terletak di Taman Trunojoyo Kota Malang, di musim libur sekolah kini menjadi tempat favorit untuk dikunjungi oleh anak-anak dan orang tua dalam memanfaatkan waktu luang. Hal tersebut, dikatakan oleh Petugas Pocadi, Hikmatul Ayu, Rabu (12/07/2023) tadi.</p>



<p>Wanita yang kerap disapa Ayu, menyampaikan jika perharinya pengunjung yang datang bisa mencapai puluhan orang. Biasanya, para pengunjung tersebut menikmati berbagai kegiatan yang ada di Pocadi.</p>



<p>“Kegiatan yang paling diminati di sini adalah mewarnai, membaca buku dan bermain puzzle. Kami juga memiliki layanan digital untuk membaca buku. Jadi, anak-anak bisa menikmati cerita melalui perangkat digital,” jelas Ayu saat dikonfirmasi tadi.</p>



<p>Selain ramai saat musim liburan tiba, Pocadi juga ramai dikunjungi pada hari-hari biasanya. Terlebih yang berkunjung para anak-anak usia TK, SD hingga SMA.</p>



<p>“Sehari-hari anak-anak sering mampir ke tempat ini setelah pulang sekolah. Terutama anak-anak usia SD hingga TK, mereka mengunjungi Pocadi untuk menyalurkan minat membaca dan bermain,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Selain menyediakan berbagai kegiatan menarik, Pocadi juga menyediakan layanan baca buku digital. Televisi yang disediakan pun diperuntukkan untuk menampilkan cerita rakyat Nusantara yang cocok bagi anak-anak SD. Terlebih, acara yang diputar disesuaikan dengan kehadiran pengunjung.</p>



<p>“Buku-buku di sini cukup beragam. Kami memiliki koleksi buku anak-anak, majalah, buku untuk orang dewasa, dan juga novel. Puncak kunjungannya pun ramai terjadi pada jam 10 pagi hingga 11 siang,” tambahnya.</p>



<p>Tidak hanya dikunjungi oleh masyarakat lokal, Pocadi juga menarik perhatian turis asing. Apalagi, baru-baru ini seorang turis dari Korea mengunjungi tempat tersebut dan menanyakan mengenai fasilitas yang disediakan.</p>



<p>“Beberapa waktu lalu, kami menerima kunjungan seorang turis asing, orang Korea. Mereka tertarik dengan Pocadi dan bertanya-tanya tentang fasilitas yang kami miliki,” imbuhnya.</p>



<p>Diakhir, pihaknya berharap, dengan adanya keberadaan Pocadi tersebut, dapat terus menjadi tempat inspiratif bagi generasi muda dalam mengisi waktu luangnya. Terlebih, fasilitas yang ada telah menjadi pilihan bagi anak-anak dan orang tua di Kota Malang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193059</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
