<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tuai &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tuai/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 22 Jul 2023 10:07:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tuai &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gelaran Nobar Laga Persik Lawan Dewa United oleh Dewan Pembina Persik Tuai Apresiasi</title>
		<link>https://memontum.com/gelaran-nobar-laga-persik-lawan-dewa-united-oleh-dewan-pembina-persik-tuai-apresiasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 14:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[dewa]]></category>
		<category><![CDATA[dewan]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[laga]]></category>
		<category><![CDATA[lawan]]></category>
		<category><![CDATA[Nobar]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[oleh]]></category>
		<category><![CDATA[pembina]]></category>
		<category><![CDATA[Persik]]></category>
		<category><![CDATA[tuai]]></category>
		<category><![CDATA[united]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193929</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Upaya Dewan Pembina Persik, Hanindhito Himawan Pramana, menggelar acara nonton bareng (Nobar) laga Persik melawan Dewa United, patut diacungi jempol. Pasalnya, hal tersebut dapat meredam niat suporter untuk mendampingi tim tamu bertandang ke Stadion Indomilk Arena atau berlangsungnya laga. Meski tidak bisa ‘nribun’ langsung melihat tim kebanggaan, ribuan Persik Mania penuhi Convention [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Upaya Dewan Pembina Persik, Hanindhito Himawan Pramana, menggelar acara nonton bareng (Nobar) laga Persik melawan Dewa United, patut diacungi jempol. Pasalnya, hal tersebut dapat meredam niat suporter untuk mendampingi tim tamu bertandang ke Stadion Indomilk Arena atau berlangsungnya laga.</p>



<p>Meski tidak bisa ‘nribun’ langsung melihat tim kebanggaan, ribuan Persik Mania penuhi Convention Hall Simpang Lima Gumul, Jumat (21/7/2023) malam, atau tempat berlangsungnya Nobar bareng Tim Macan Putih lawan Dewa United.</p>



<p>Hal ini dilakukan, menyusul adanya larangan suporter tamu dari PSSI dan PT LIB. Pun demikian, pria yang juga Bupati Kediri ini tetap semangat mensuport Arthur Irawan dan kawan-kawan dengan nonton bareng bersama. &#8220;Nobar hari ini memang (menindaklanjuti) himbauan oleh PSSI bahwa suporter away ditiadakan selama dua musim pertandingan,” ujar pria berkacamata itu.</p>



<p>Melihat skema permainan yang dijalani Persik Kediri pada laga itu, Mas Dhito berharap Macan Putih bisa membenahi peformanya. Pasalnya, laga selanjutnya Persik harus menjamu Persib di Stadion Brawijaya pekan depan.</p>



<p>“Semoga Persik melakukan pembenahan dari pertandingan hari ini dan bisa merebut poin pada saat melawan Persib di kandang,” terangnya.</p>



<p><strong>Bacaa juga:</strong></p>





<p>Pembenahan itu juga diinginkan oleh Aliansi Suporter Persik Kediri melalui bendahara dan wakil ketua hariannya, Ferry Ariesta dan Edi Kurniawan. &#8220;Ya semoga tim (Persik) ini terus berbenah,” kata mereka.</p>



<p>Terkait Nobar laga tersebut, keduanya memperkirakan ada lebih dari 2000 anggotanya hadir untuk melihat serta mendukung tim kebanggaannya lewat layar kaca yang disediakan Mas Dhito.</p>



<p>Sementara dalam pertandingan itu, skuad Macan Putih harus mengakui keunggulan klub yang berhome base di Indomilk Arena tersebut dengan skor 3-0. Goal pertama Dewa United dicetak Egy Maulana Vikri pada menit 13. Sedangkan torehan dua goal tambahan berasal dari kaki Alex Martins pada menit 58 dan 61.</p>



<p>Dengan kekalahan tersebut, Persik Kediri harus bertengger di posisi 14 klasemen. Sedangkan Dewa United untuk sementara berhasil memuncaki klasemen dengan 10 poin.<strong> (kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193929</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kejujuran Driver Ojol Kediri Tuai Apresiasi Mas Dhito, Usai Kembalikan Dompet Berisi Uang Jutaan</title>
		<link>https://memontum.com/kejujuran-driver-ojol-kediri-tuai-apresiasi-mas-dhito-usai-kembalikan-dompet-berisi-uang-jutaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jul 2023 13:14:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[berisi]]></category>
		<category><![CDATA[Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[dompet]]></category>
		<category><![CDATA[driver]]></category>
		<category><![CDATA[jutaan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kejujuran]]></category>
		<category><![CDATA[Kembalikan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[Ojol]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tuai]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<category><![CDATA[usai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193500</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pengemudi ojek online (Ojol) bernama Anggit Setiawan (35), yang menemukan dompet berisi uang dengan nilai lebih dari Rp 5 juta di jalan dan dikembalikan kepada pemiliknya, melalui stasiun radio di Kediri, menuai perhatian. Sikap jujur pengemudi Ojol asal Desa Wonojoyo, Gurah, itu berbuah manis dengan diundang oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pengemudi ojek online (Ojol) bernama Anggit Setiawan (35), yang menemukan dompet berisi uang dengan nilai lebih dari Rp 5 juta di jalan dan dikembalikan kepada pemiliknya, melalui stasiun radio di Kediri, menuai perhatian. Sikap jujur pengemudi Ojol asal Desa Wonojoyo, Gurah, itu berbuah manis dengan diundang oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana di Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, Senin (17/07/2023) tadi.</p>



<p>Atas kejujurannya, Anggit menerima ganti apresiasi dari Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri. Tidak hanya ucapan terima kasih, bapak dua anak itu pun mendapatkan bantuan yang menjadi kebutuhannya.</p>



<p>Cerita inspirasi pengemudi ojek online ini, bermula pada Jumat (14/07/2023) sekira pukul 15.00 WIB, Anggit seperti biasa mencari orderan berkeliling melewati Kota Kediri. &#8220;Waktu melintas Jalan Kilisuci di dekat pot depan warung makan, saya lihat dompet. Kebetulan, saat itu tidak ada orang dan tidak ada juga kendaraan parkir,&#8221; cerita Anggit kepada Mas Dhito.</p>



<p>Dompet itu, pun kemudian diambilnya. Untuk memastikan pemiliknya, Anggit membuka dompet tersebut. Diketahui, pemilik dompet merupakan warga Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Saat itu, dirinya terpikir untuk mengembalikan dompet yang ditemukan.</p>



<p>&#8220;Saya mau kembalikan saat itu. Tetapi saya berfikir, iya kalau yang bersangkutan ada di rumah, tapi kalau tidak bagaimana,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Diakui Anggit, mengetahui nominal uang yang besar itu, tidak dipungkiri ada bisikan untuk tidak mengembalikan. Apalagi, pendapatan yang didapat dari pekerjaannya ojek online tidak menentu. Sedangkan, tiap bulan harus membayar angsuran pinjaman ke bank.</p>



<p>&#8220;Saat itu pula, saya berfikir kasihan kalau seandainya uang ini mau dibuat biaya ke rumah sakit atau menyekolahkan anak. Kalau saya ambil, jahat banget aku,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Dirinya lantas melanjutkan perjalanan untuk menemui istrinya yang bekerja di warung makan sekitar Simpang Lima Gumul. Kepada istrinya, Anggit menceritakan penemuan dompet berisi uang jutaan rupiah itu.</p>



<p>Fitriya Rahayu, istri Anggit, saat itu menyarankan kepada suaminya untuk mengembalikan uang itu. Masukan dari sang istri, pun semakin memantapkan niat Anggit.</p>



<p>Di rumah atau sekitar pukul 20.00 WIB, ketika tengah mengisi baterai ponsel, Anggit mendengarkan berita radio. Secara kebetulan, tersiar berita kehilangan dompet sebagaimana ciri-ciri yang ditemukan.</p>



<p>Mendengar berita itu, Anggit lantas menghubungi pihak radio. Setelah dikonfirmasi, malam itu pula pengemudi ojek online itu menyerahkan dompet berisi uang itu kepada pemiliknya di tempat radio yang menyiarkan.</p>



<p>Mendengar cerita Anggit, Mas Dhito seketika langsung memuji sikap kejujuran yang ada pada diri warganya tersebut. Dirinya merasa bangga, dengan sikap Anggit yang tidak mau mengambil sesuatu yang bukan miliknya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kalau sampeyan punya uang segitu, untuk apa mas?,&#8221; tanya Mas Dhito.</p>



<p>Seketika itu, Anggit pun menjawab untuk melunasi hutang. &#8220;Saya pingin lunasi hutang,&#8221; jawab Anggit.</p>



<p>Kepada orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu, Anggit menceritakan kondisi rumah yang ditempati bersama istri dan kedua anaknya. Rumahnya sederhana, bahkan tanah yang ditempati merupakan pemberian saudaranya.</p>



<p>Untuk membangun rumah, Anggit meminjam uang dari bank. Setidaknya, sudah setahunan, Anggit setiap bulannya menyisihkan penghasilannya mengojek untuk membayar angsuran.</p>



<p>&#8220;Kalau saya ingin bantu kira-kira apa mas?,&#8221; ujar Mas Dhito bertanya kepada Anggit.</p>



<p>Mendengar pertanyaan itu, Anggit tidak langsung menjawab. Setelah berfikir sesaat, dirinya meminta izin kepada Mas Dhito, untuk diberikan pekerjaan.</p>



<p>&#8220;Kalau bisa, pekerjaan pak,&#8221; jawab Anggit.</p>



<p>Mendengar jawaban Anggit, Mas Dhito merasa senang. Dirinya lantas mengaku akan mencarikan pekerjaan yang diharapkan bisa memberikan penghasilan tetap dan mengangkat kesejahteraan keluarga warganya tersebut.</p>



<p>Menurut Mas Dhito, dalam setiap pekerjaan kejujuran dan loyalitas itu sesuatu yang utama. Selain pekerjaan, bupati muda itu mengaku akan membantu membangunkan rumah Anggit supaya dapat lebih layak.</p>



<p>Tidak hanya itu, dengan uang pribadinya, Mas Dhito juga membayarkan sisa angsuran hutang Anggit ke bank. Bagi Mas Dhito, orang yang berani jujur dan berani mengatakan tidak yang bukan haknya itu harus kita apresiasi.</p>



<p>Dirinya berpesan kepada warganya itu, ketika nantinya telah mendapatkan pekerjaan supaya memberinya kabar. Kepada kedua anak dan istri yang ikut menemui, Mas Dhito pun menyampaikan bahwa mereka harus bangga memiliki sosok suami dan bapak yang jujur.</p>



<p>&#8220;Mas tidak usah terima kasih pada saya. Karena jenengan mengembalikan uang itu, Allah menggunakan tangan saya bantu jenengan. Terimakasihnya kepada Gusti Allah. Saya hanya perantara saja,&#8221; ucap Mas Dhito.</p>



<p>Dari kisah Anggit, Mas Dhito mengajak supaya budaya kejujuran tetap terjaga dalam kehidupan sehari-hari. Tidak lupa, Mas Dhito menyampaikan terima kasih kepada Radio Andika, sebagai media yang selama ini aktif menjembatani informasi di tengah masyarakat. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193500</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadirkan Semipro 2023, Wali Kota Habib Hadi Tuai Apresiasi Ketua Dekranasda Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/hadirkan-semipro-2023-wali-kota-habib-hadi-tuai-apresiasi-ketua-dekranasda-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jul 2023 16:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda]]></category>
		<category><![CDATA[habib]]></category>
		<category><![CDATA[hadi]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[ketua]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Semipro]]></category>
		<category><![CDATA[tuai]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193357</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Usai vakum akibat pandemi Covid-19, event tahunan Seminggu di Probolinggo (Semipro) kembali digelar mulai 8 hingga 14 Juli 2023. Pertunjukan kesenian Dug-Dug dan drama Tari Batik Spero serta parade kreasi baju anak sekolah, menjadi bagian penampilan pembuka pada gelaran Semipro tahun ini. Dalam sekejap, Alun-alun Kota Probolinggo, pun ramai diserbu ribuan warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Usai vakum akibat pandemi Covid-19, event tahunan Seminggu di Probolinggo (Semipro) kembali digelar mulai 8 hingga 14 Juli 2023. Pertunjukan kesenian Dug-Dug dan drama Tari Batik Spero serta parade kreasi baju anak sekolah, menjadi bagian penampilan pembuka pada gelaran Semipro tahun ini.</p>



<p>Dalam sekejap, Alun-alun Kota Probolinggo, pun ramai diserbu ribuan warga Kota Probolinggo yang ingin menyaksikan pembukaan Semipro, Sabtu (08/07/2023) malam. Semipro kali ini, sengaja digelar pada saat libur sekolah untuk mengisi waktu kosong anak-anak yang tidak lagi disibukkan dengan aktivitas akademis. Generasi penerus ini, akan dikenalkan dengan suguhan tampilan kesenian dan budaya serta kuliner khas Kota Probolinggo selama seminggu penuh.</p>



<p>“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa menumbuhkan semangat dan kekompakan kita semuanya. Karena kunci dari apa yang kita hadapi adalah kebersamaan. Maka, tidak boleh terjadi lagi perpecahan atau perbedaan, maka kita harus bersatu padu di dalam melangkah untuk menuju masa depan yang kita impikan bersama,” kata Wali Kota Probilinggo, Habib Hadi Zainal Abidin.</p>



<p>Habib Hadi menyebutkan, di bulan-bulan mendatang, event lainnya juga akan digelar di Kota Probolinggo. Seperti, Cokro Fair di sepanjang Jalan Cokroaminoto hingga Gladag Serang yang akan digelar Agustus mendatang. Kemudian, event peringatan Hari Jadi Kota Probolinggo (HadiPro) di Bulan September, yang akan dilaksanakan dengan tema dan konteks yang berbeda. Yakni, dengan mengajak stakeholder dan masyarakat untuk menampilkan kesenian dan budaya Kota Probolinggo.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Karena sejatinya kegiatan kesenian dan budaya yang dimiliki Kota Probolinggo, sangat luar biasa. Maka, pemerintah mengakomodir atau mewadahi untuk memunculkan potensi-potensi yang ada sehingga kita bisa mengenalkan ke dunia luar,” terangnya.</p>



<p>Pembukaan Semipro kali ini, juga dihadiri Ketua Dekranasda Provinsi Jatim, Arumi Bachsin, Wali Kota Pasuruan, KH Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Ketua Dekranasda Kabupaten Probolinggo dan Sidoarjo.</p>



<p>Di hadapan tamu kehormatan ini, Habib Hadi mengungkapkan batik Kota Probolinggo memiliki 150 lebih motif batik, yang harus terus dikembangkan dan dilestarikan. Dirinya berharap, melalui gelaran kemilau batik ini mampu menunjukkan batik Kota Probolinggo bisa bersaing menuju go nasional dan go internasional ke depannya.</p>



<p>“Insyaallah 22 Juli di Jakarta Fashion Food Festival (JF3), kita gandeng Lia Afif untuk mempromosikan batik Kota Probolinggo. Mudah-mudahan diberikan kelancaran dan kesuksesan. Sehingga bisa mengenalkan batik-batik Kota Probolinggo, bisa go nasional,” ujarnya.</p>



<p>Sebagai Kota Pendalungan, dimana semua etnis ada di Kota Probolinggo, Habi Hadi terus mengimbau agar tidak ada perpecahan dan permusuhan. Bersatu padu dan bergandengan tangan, tanpa membedakan dan tidak mau diadu domba oleh siapapun.</p>



<p>Dirinya pun meminta, agar masyarakat Kota Probolinggo, terus menjaga kondusifitas, keamanan, ketertiban, kekompakan dan keguyuban agar kota ini tetap aman, harmonis dan tentram. Pihaknya juga terus berupaya melalui berbagai macam terobosan dan event, sehingga perputaran ekonomi dapat terus berjalan dan budaya Kota Probolinggo tetap terjaga.</p>



<p>Wali Kota Habib Hadi bersama Kepala Perangkat Daerah setempat, juga berkomitmen untuk memeberikan yang terbaik untuk kesejahteraan masyarakat Kota Probolinggo. &#8220;Selagi kita bisa melakukan yang bermanfaat, maka kita beruntung hidup di dunia ini. Mari kita berlomba-lomba melakukan sesuatu hal yang terbaik untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi warganya. Mudah-mudahan kegiatan Semipro ini akan banyak muncul tampilan seni budaya, supaya masyarakat paham dan mampu menumbuhkan dan mengembangkan karakter yang ada di Kota Probolinggo,” pesannya.</p>



<p>Event Seminggu di Probolinggo (Semipro) yang berbarengan dengan libur sekolah anak-anak, diharapkan mampu menghadirkan nuansa kemeriahan dan keseruan tersendiri. Tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Kota Probolinggo, hal yang sama juga dirasakan oleh Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin.</p>



<p>Menurut istri Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak ini, Kota Probolinggo memiliki wali kota yang mampu membaca peluang untuk memajukan perekonomian di Kota Probolinggo. Selain menyuguhkan hiburan yang edukatif dengan tampilan seni dan budaya serta kuliner khas Kota Probolinggo, juga menjadikan Semipro ini sebagai event tahunan untuk menarik minat wisatawan asing dan luar daerah agar berkunjung ke Kota Probolinggo.</p>



<p>“Kata orang Surabaya, gak bahaya tha?!. Luar biasa wali kota satu ini. Seminggu warganya dipuaskan dengan makanan dan hiburan budaya. Mudah-mudahan saat liburan ini masyarakat mengajak semua keluarga ke Alun-alun untuk mengikuti Semipro,” ujarnya.</p>



<p>Ibu tiga orang anak ini juga menyempatkan menikmati kuliner ikan asap di Kelurahan Mayangan, dengan sambal dabu-dabu dan sambal belimbing wuluh. Dirinya mengaku betah, walau hanya sejenak datang ke Kota Probolinggo. Ditambah, juga tidak menyangka Kota Probolinggo memiliki 20 lebih replika motif batik lawasan yang telah direplika dari batik aslinya yang saat ini berada di museum Belanda.</p>



<p>“Saya rodhok kaget, motif-motifnya itu ternyata luar biasa dan banyak warnanya. Seingat saya, memang Probolinggo itu suka sekali dengan warna. Seiring dengan berkembangnya pewarnaan pada batik. Batik lawasan ini malah warnanya terlihat lebih halus. Mudah-mudah bisa kita kombinasi agar batik lawasan ini tidak punah, tetapi melalui modernisasi ini batik lawasan bisa tetap tergambarkan dan yang ada sekarang bisa tersirat di batiknya,” terangnya.</p>



<p>Arumi mengapresiasi kegiatan Semipro ini dengan terobosannya menggandeng Lia Afif sebagai desainer ternama di Jawa Timur. “Mudah-mudahan sukses dan masyarakat bisa menikmati dan terus mensupport. Selalu sukses untuk Kota Probolinggo dan sukses untuk Semipro,” tambahnya.</p>



<p>Hadir dalam kegiatan ini, Forkopimda Kota Probolinggo, Sekda Kabupaten Probolinggo, Sekda Kota Probolinggo, Ninik Ira Wibawati, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo, Pimpinan Bank Jatim, pejabat di lingkup instansi vertikal, pengusaha, dan penggiat seni budaya di Kota Probolinggo. <strong>(kom/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193357</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penggeseran Monumen Tentara Genie Pelajar Tuai Kecaman, DLH Klaim Sesuai Prosedur</title>
		<link>https://memontum.com/penggeseran-monumen-tentara-genie-pelajar-tuai-kecaman-dlh-klaim-sesuai-prosedur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jul 2023 13:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[genie]]></category>
		<category><![CDATA[kecaman]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[klaim]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Monumen]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[penggeseran]]></category>
		<category><![CDATA[prosedur]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[sesuai]]></category>
		<category><![CDATA[Tentara]]></category>
		<category><![CDATA[tuai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192442</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Penggeseran Monumen Tentara Genie Pelajar (TGP) yang berada di Jalan Semeru Kota Malang oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, menuai kecaman Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang. Itu karena, monumen tersebut diyakini sebagai peninggalan yang penuh dengan historis. Sekretaris TACB, Rakai Hino Galeswangi, menyampaikan jika monumen tersebut bernilai sejarah. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Penggeseran Monumen Tentara Genie Pelajar (TGP) yang berada di Jalan Semeru Kota Malang oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, menuai kecaman Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang. Itu karena, monumen tersebut diyakini sebagai peninggalan yang penuh dengan historis.</p>



<p>Sekretaris TACB, Rakai Hino Galeswangi, menyampaikan jika monumen tersebut bernilai sejarah. Karena pada zaman dahulu atau kala terjadi peperangan, ada nama-nama pahlawan yang telah gugur dan tertulis di dalam monumen tersebut.</p>



<p>“Hubungannya adalah dengan Monumen TGP yang berada di situ. Karena, nama-nama pahlawan yang gugur ada di sana. Menggeser monumen itu, sama saja mengxxxxxxi (sensor, red) kuburan kakeknya sendiri. Itu yang membuat saya emosi,” ujar Rakai, dengan nada tegas saat dihubungi, Selasa (04/07/2023) malam.</p>



<p>Dikatakan Rakai, bahwa dalih dari DLH Kota Malang jika menggeser Monumen TGP, itu karena bukan Obyek Diduga Cagar Budaya (ODCB) dengan alasan belum memenuhi persyaratan usia 50 tahun, itu tidak bersifat kaku. &#8220;Apakah usia itu sebagai acuan? Saya bilang tidak, karena bendera Merah Putih yang dijahit Fatmawati untuk pengibaran di Pegangsaan, itu ketika ditetapkan cagar budaya usianya belum 50 tahun. Kenapa bisa ditetapkan? Karena, dia punya nilai penting. Nilai sejarah, pendidikan, patriotisme, kebangsaan dan macam macam. Sehingga, mengalahkan umur 50 tahun tersebut,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, pihaknya mengaku dibuat kaget dan kecewa lantaran DLH Kota Malang, menyebut sudah mendapatkan izin dari dua perwakilan keturunan para pejuang Monumen TGP. &#8220;Saya sebagai sejarawan, bukan sebagai TACB merasa tersinggung. Kok bisa, monumen ini punyanya keturunannya saja. Apakah monumen TGP ini punya hak milik atau sertifikat kepemilikan? Sehingga, bisa jadi acuan untuk memindah,” katanya.</p>



<p>Kemudian, dikatakan jika dinas terkait melakukan penggeseran untuk kemaslahatan masyarakat terkait dengan manuver kendaraan. Terlebih, imbas dari penerapan satu arah pada Kawasan Kayutangan Heritage Kota Malang.</p>



<p>Untuk saat ini, pihaknya menyarankan agar monumen tersebut tidak dilakukan pergeseran terlebih dahulu. Namun, akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk membahas masalah tersebut. Selain itu, juga menyarankan kepada para keturunan TGP untuk membuat petisi yang sudah ditandatangani.</p>



<p>“Yang jelas, saya menyarankan jangan dipindah dan menyarankan ke keturunan anak-anaknya untuk membuat petisi penolakan, mencabut yang kemarin disetujui dan ditandangani. Karena sudah tahu nilai historisnya dan merawat pentingnya monumen tersebut di masa depan. Nanti saya siap bertanggung jawab,” tegas Rakai.</p>



<p>Sementara itu, Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Widjaya, menyampaikan jika penggeseran Monumen TGP akan terus belanjut sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh Pemkot Malang selama 120 hari kerja atau empat bulan. &#8220;Semua pada awalnya sudah membuat kesepakatan bersama DLH. Jadi ada legal formalnya dan bahwasannya memang tidak mempermasalahkan penggeseran yang dimaksud, dengan catatan tidak boleh merubah bentuk monumennya,” imbuh Rahman. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192442</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
