<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tujuan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tujuan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Apr 2026 11:42:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tujuan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pariwisata Lumajang Tempati Peringkat Pertama sebagai Tujuan Wisman</title>
		<link>https://memontum.com/pariwisata-lumajang-tempati-peringkat-pertama-sebagai-tujuan-wisman</link>
					<comments>https://memontum.com/pariwisata-lumajang-tempati-peringkat-pertama-sebagai-tujuan-wisman#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[peringkat]]></category>
		<category><![CDATA[pertama]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[tempati]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan]]></category>
		<category><![CDATA[wisman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231785</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pariwisata Kabupaten Lumajang memasuki fase akseleratif. Dalam unggahan media sosial, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengumumkan bahwa Lumajang menempati peringkat pertama sebagai tujuan wisatawan mancanegara (Wisman) di Jawa Timur, mengungguli Surabaya, Malang, Banyuwangi dan Bondowoso. “Capaian ini kami maknai sebagai indikator, bahwa arah pengembangan pariwisata Lumajang mulai menunjukkan hasil yang terukur,” kata Bunda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pariwisata Kabupaten Lumajang memasuki fase akseleratif. Dalam unggahan media sosial, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengumumkan bahwa Lumajang menempati peringkat pertama sebagai tujuan wisatawan mancanegara (Wisman) di Jawa Timur, mengungguli Surabaya, Malang, Banyuwangi dan Bondowoso.</p>



<p>“Capaian ini kami maknai sebagai indikator, bahwa arah pengembangan pariwisata Lumajang mulai menunjukkan hasil yang terukur,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, Sabtu (18/04/2026) tadi.</p>



<p>Capaian ini, lanjutnya, bukan sekadar prestasi peringkat. Melainkan, indikator perubahan struktur ekonomi daerah. Pariwisata mulai bergerak dari sektor pelengkap menjadi penggerak utama pertumbuhan berbasis potensi lokal.</p>



<p>“Pariwisata tidak berdiri sendiri. Ia terhubung langsung dengan ekonomi masyarakat, terutama sektor usaha kecil dan layanan lokal,” tambah Bunda Indah.</p>



<p>Penguatan posisi tersebut, paparnya, terlihat dari performa destinasi unggulan. Air Terjun Tumpak Sewu di kawasan Gunung Semeru, menjadi destinasi nomor satu kunjungan wisman di Jawa Timur. Sementara Teras Semeru, turut mengokohkan citra Lumajang sebagai episentrum wisata alam berkelas dunia.</p>



<p>“Daya tarik utama kita ada pada kekuatan lanskap alam. Tugas kita adalah menjaga kualitas pengalaman agar tetap konsisten,” jelasnya.</p>



<p>Substansi capaian ini, lanjutnya, diperkuat oleh data riil kunjungan Triwulan I 2026 Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang. Total kunjungan wisatawan mencapai 476.062 orang, melampaui target 450.000. Dari jumlah tersebut, wisatawan nusantara (Wisnus) masih mendominasi dengan 460.036 kunjungan, sementara wisman tercatat 16.026 kunjungan.</p>



<p>Dominasi Wisnus ini, menunjukkan bahwa fondasi pasar domestik Lumajang sangat kuat. Namun, kehadiran lebih dari 16 ribu wisman menjadi sinyal penting bahwa destinasi Lumajang mulai menembus pasar global secara konsisten.</p>



<p>“Kita melihat adanya tren positif pada kunjungan wisman, meskipun skalanya masih perlu diperkuat secara bertahap,” ujarnya.</p>



<p>Distribusi kunjungan, juga menunjukkan pola akselerasi. Januari tercatat 132.244 kunjungan, Februari 60.992, dan meningkat signifikan pada Maret menjadi 282.826 kunjungan.</p>



<p>“Lonjakan ini menunjukkan bahwa promosi dan momentum kunjungan mulai selaras, meski tetap perlu dijaga kesinambungannya,” kata Bunda Indah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari sisi destinasi, pergerakan wisatawan tersebar pada sejumlah titik strategis. Pantai Watu Pecak mencatat kunjungan tertinggi dengan 103.075 wisatawan, disusul Tumpak Selo sebanyak 95.305 kunjungan. Sementara Pemandian Alam Selokambang dan Pemandian Alam Tirtosari masing-masing mencatat 45.871 dan 38.484 kunjungan.</p>



<p>Meski secara total kunjungan Air Terjun Tumpak Sewu berada di angka 25.821, destinasi ini menjadi kontributor utama wisman dengan 15.908 kunjungan internasional. “Kontribusi wisman masih terkonsentrasi pada destinasi tertentu. Ini menjadi ruang evaluasi untuk memperluas sebaran kunjungan,” ungkapnya.</p>



<p>Dampak di lapangan, pun mulai terasa. Salah satu pemandu wisata lokal, Dedi, merasakan perubahan ritme kerja yang kini lebih hidup seiring meningkatnya kunjungan. “Dulu tamu asing belum tentu ada setiap hari. Sekarang mulai rutin datang, terutama ke Tumpak Sewu. Kami pelan-pelan belajar, dari bahasa sampai cara melayani. Ada rasa bangga juga, karena kami bisa ikut memperkenalkan Lumajang ke orang dari berbagai negara,” kata Dedi.</p>



<p>Fenomena serupa juga terlihat pada Air Terjun Kapas Biru, yang mulai menarik wisman. Hal ini, menunjukkan bahwa wisatawan mancanegara cenderung memilih destinasi dengan kualitas visual dan pengalaman yang kuat.</p>



<p>Namun demikian, masih terdapat ruang penguatan. Destinasi seperti Ranu Pani dan Ranu Regulo belum beroperasi optimal.</p>



<p>“Kami melihat pentingnya pemerataan pengembangan destinasi agar manfaat ekonomi bisa dirasakan lebih luas,” jelasnya.</p>



<p>Secara substantif, data ini menunjukkan bahwa pariwisata Lumajang tidak hanya tumbuh, tetapi mulai membentuk struktur yang lebih kuat. Wisnus menjaga volume kunjungan, sementara wisman memberikan nilai tambah ekonomi dan eksposur global.</p>



<p>Dampak ekonomi juga dirasakan pelaku usaha kecil. Irma, salah satu pelaku UMKM lokal, menyebut peningkatan kunjungan turut menggerakkan usahanya, meski secara bertahap.</p>



<p>“Kalau wisatawan ramai, dagangan ikut bergerak. Tidak selalu besar, tapi terasa. Ada yang beli oleh-oleh, ada yang sekadar mampir. Bagi kami, yang penting usaha tetap jalan dan bisa membantu ekonomi keluarga,” ujar Irma.</p>



<p>Pergerakan ini memperlihatkan bagaimana pariwisata mulai terhubung langsung dengan ekonomi masyarakat. UMKM, transportasi, pemandu wisata, hingga homestay mengalami peningkatan aktivitas.</p>



<p>“Pergerakan ekonomi lokal mulai terlihat, meskipun masih perlu diperkuat dari sisi kualitas layanan dan kapasitas pelaku usaha,” ujar Bunda Indah.</p>



<p>Dalam konteks pembangunan, capaian ini mempertegas arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Lumajang yang mendorong pariwisata sebagai sektor unggulan berbasis kolaborasi. “Kami membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, baik dengan pelaku usaha maupun masyarakat, agar pertumbuhan ini bisa dijaga bersama,” tegasnya.</p>



<p>Ke depan, tantangan yang dihadapi adalah menjaga kualitas destinasi, memperluas distribusi wisatawan, serta memastikan keberlanjutan lingkungan.</p>



<p>“Keberlanjutan menjadi kunci. Pertumbuhan harus berjalan seimbang dengan pelestarian,” papar Bunda Indah.</p>



<p>Dengan fondasi data yang kuat dan capaian yang terukur, Lumajang tidak hanya mencatat kemajuan, tetapi mulai membangun model pengembangan pariwisata yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pariwisata-lumajang-tempati-peringkat-pertama-sebagai-tujuan-wisman/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231785</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Wahyu Berangkatkan 9 Bus Mudik Gratis, Tujuan Ponorogo dan Banyuwangi Paling Diminati</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-wahyu-berangkatkan-9-bus-mudik-gratis-tujuan-ponorogo-dan-banyuwangi-paling-diminati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 02:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[diminati]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[paling]]></category>
		<category><![CDATA[ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231067</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama jajaran Forkopimda Kota Malang, memberangkatkan sembilan bus program mudik gratis bagi masyarakat, dari Halaman Balai Kota Malang, Selasa (17/03/2026) tadi. Pelaksanaan program tersebut, diikuti sekitar sebanyak 332 pemudik dengan berbagai tujuan di Jawa Timur. Pria yang akrab disapa Wahyu, itu mengatakan bahwa program mudik gratis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama jajaran Forkopimda Kota Malang, memberangkatkan sembilan bus program mudik gratis bagi masyarakat, dari Halaman Balai Kota Malang, Selasa (17/03/2026) tadi. Pelaksanaan program tersebut, diikuti sekitar sebanyak 332 pemudik dengan berbagai tujuan di Jawa Timur.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Wahyu, itu mengatakan bahwa program mudik gratis ini merupakan agenda rutin Pemkot Malang, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang hendak merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman. &#8220;Hari ini bersama Forkopimda, kami memberangkatkan sembilan bus dengan 332 orang pemudik. Mudik gratis ini dibantu oleh perbankan, perusahaan otobus dan juga perguruan tinggi di Kota Malang,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dengan adanya program tersebut, dirinya berharap dapat bisa mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas saat arus mudik. Terutama, bagi masyarakat yang biasanya pulang kampung menggunakan sepeda motor.</p>



<p>“Kami berharap, dengan mudik gratis ini bisa meminimalisir potensi kecelakaan. Biasanya mereka menggunakan kendaraan roda dua untuk kembali ke kampung halaman, tetapi sekarang difasilitasi dengan bus,” jelasnya.</p>



<p>Menurut Wali Kota Wahyu, program tersebut juga menjadi wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang hendak merayakan Idul Fitri bersama keluarga.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa tujuan terbanyak pemudik dalam program tersebut adalah ke Ponorogo dan Banyuwangi. Hampir seluruh bus yang diberangkatkan terisi oleh peserta mudik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Paling banyak menuju ke tujuan Ponorogo dan Banyuwangi. Banyuwangi lewat Situbondo, Banyuwangi lewat Jember. Itu penuh semuanya,&#8221; kata Jaya-sapaannya.</p>



<p>Hanya saja, menurutnya untuk tujuan ke Bangkalan, Madura akan menjadi bahan evaluasi. Karena jumlah peminatnya tidak sebanyak rute lain. Hal tersebut terjadi karena sebagian calon pemudik menginginkan perjalanan langsung hingga daerah yang lebih jauh di Madura seperti Pamekasan atau Sumenep.</p>



<p>“Masih banyak peserta mudik yang ingin sampai Pamekasan atau Sumenep, sementara bantuan bus yang kami terima hanya sampai Sampang,” ucapnya.</p>



<p>Jaya juga menjelaskan, bahwa tidak semua kursi bus diisi penuh. Hal tersebut dilakukan secara sengaja, demi menjaga kenyamanan pemudik selama perjalanan. Menurutnya, satu bus sebenarnya memiliki kapasitas sekitar 50 hingga 54 penumpang.</p>



<p>&#8220;Jumlah penumpang kami batasi sekitar 40 orang, agar mereka tidak berdesakan, terutama karena terdapat bayi dan anak kecil yang ikut dalam perjalanan. Terlebih, tagline-nya kan Mudik Nyaman, Keluarga Bahagia, jadi kami tidak ingin penumpang duduk berdesakan,” tuturnya.</p>



<p>Lebih lanjut, salah satu peserta mudik tujuan Bojonegoro, Soleh (50), mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis tersebut. Dirinya berangkat bersama istri dan anaknya untuk pulang ke kampung halaman.</p>



<p>“Alhamdulillah sangat terbantu dengan adanya mudik gratis ini. Saya berangkat bertiga dengan keluarga. Tahun lalu pulang pakai travel, baru tahun ini memanfaatkan mudik gratis,” imbuh Soleh. <strong>(rsy/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231067</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bandara Banyuwangi Buka Rute Penerbangan Baru Tujuan Lombok</title>
		<link>https://memontum.com/bandara-banyuwangi-buka-rute-penerbangan-baru-tujuan-lombok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[lombok]]></category>
		<category><![CDATA[Penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228607</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Terhitung mulai 21 Desember 2025 mendatang, Lion Air Group melalui maskapai Wings Air, akan membuka rute baru dengan tujuan Lombok – Banyuwangi pulang pergi (PP). Rute ini, dijadwalkan beroperasi empat kali dalam sepekan, sehingga akan memberikan pilihan perjalanan tambahan bagi masyarakat dan wisatawan. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam keterangannya menyambut baik pembukaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Terhitung mulai 21 Desember 2025 mendatang, Lion Air Group melalui maskapai Wings Air, akan membuka rute baru dengan tujuan Lombok – Banyuwangi pulang pergi (PP). Rute ini, dijadwalkan beroperasi empat kali dalam sepekan, sehingga akan memberikan pilihan perjalanan tambahan bagi masyarakat dan wisatawan.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam keterangannya menyambut baik pembukaan rute baru tersebut. Dirinya mengapresiasi maskapai Wings Air, yang kembali menghadirkan konektivitas baru untuk Banyuwangi.</p>



<p>“Ini kabar baik untuk Banyuwangi. Kehadiran rute baru ini akan mendorong perekonomian dan pariwisata daerah. Terlebih sebentar lagi mau libur akhir tahun,” kata Bupati Ipuk, Rabu (10/12/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, penerbangan rute ini akan memperluas akses bagi pelaku bisnis, wisatawan dan masyarakat, yang membutuhkan perjalanan lebih cepat dan efisien dari Lombok menuju Banyuwangi dan sebaliknya. Saat ini, Bandara Banyuwangi telah melayani rute Jakarta setiap hari, serta rute Surabaya empat kali dalam sepekan, yakni Rabu, Kamis, Jumat dan Minggu.</p>



<p>“Dengan tambahan rute Lombok-Banyuwangi, maka pilihan rute penerbangan menuju Banyuwangi semakin beragam,” lanjut Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Adapun jadwal rute penerbangan Lombok-Banyuwangi, akan beroperasi pada Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. Dijadwalkan, pesawat berangkat dari Lombok pukul 12.30 WITA dan tiba di Banyuwangi pukul 12.30 WIB. Dari Banyuwangi, pesawat lepas landas pukul 12.55 WIB dan tiba di Lombok pukul 14.25 WITA.</p>



<p>Selain itu, Wings Air juga menambah jadwal penerbangan Surabaya – Banyuwangi PP setiap hari. Dengan jadwal Banyuwangi – Surabaya pukul 07.00 WIB dan Surabaya – Banyuwangi pukul 15.25 WIB.</p>



<p>General Manager Bandara Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi, membenarkan mengenai rencana penambahan rute baru itu. Dirinya menyebut, bandara telah menerima surat dari maskapai Wings Air terkait operasional penerbangan baru.</p>



<p>“Penerbangan perdana ke Lombok dimulai 21 Desember,” kata Holik.</p>



<p>Alasan penambahan rute ini, imbuhnya, karena Banyuwangi dan Lombok secara geografis memiliki beragam destinasi yang banyak diminati wisatawan domestik maupun mancanegara. “Semoga penambahan rute Banyuwangi-Lombok ini berdampak positif pada peningkatan trafik,” paparnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228607</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Workshop Pengembangan Sekolah Unggulan Jenjang SD, Wabup Malang Sampaikan Tujuan dan Harapan</title>
		<link>https://memontum.com/workshop-pengembangan-sekolah-unggulan-jenjang-sd-wabup-malang-sampaikan-tujuan-dan-harapan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[jenjang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan]]></category>
		<category><![CDATA[unggulan]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226726</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, menghadiri gelaran pelaksanaan Workshop Pengembangan Sekolah Unggulan wilayah Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Malang, Selasa (14/10/2025) tadi. Pelaksanaan ini, merupakan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dengan Universitas Negeri Malang, yang diikuti oleh seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) Unggulan jenjang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, menghadiri gelaran pelaksanaan Workshop Pengembangan Sekolah Unggulan wilayah Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Malang, Selasa (14/10/2025) tadi. Pelaksanaan ini, merupakan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dengan Universitas Negeri Malang, yang diikuti oleh seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) Unggulan jenjang SD.</p>



<p>Wakil Bupati Lathifah berharap, melalui kegiatan workshop ini dapat menjadi pedoman dalam rangka semakin mengembangkan sekolah-sekolah unggulan di Kabupaten Malang. “Sekolah unggulan ini merupakan cita-cita kita bersama, untuk memajukan Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Malang dan semakin meningkatkan dunia pendidikan di Kabupaten Malang,” kata Wabup Lathifah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Malang ini, lanjutnya, adalah untuk semakin meningkatkan dunia pendidikan, yang salah satunya dengan menghadirkan sekolah unggulan. Yang mana, sekolah ini dituntut untuk menghasilkan lulusan dengan nilai rata-rata 9.</p>



<p>“Sekolah unggulan ini merupakan investasi jangka panjang yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Malang. Setelah lulus pendidikan di Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), para siswa baru akan merasakan hasilnya,” tambah Wabup Malang.</p>



<p>Di akhir, Wabup Malang berpesan untuk dapat mengikuti workshop ini dengan sebaik mungkin dan ikhlas, demi mewujudkan dunia pendidikan di Kabupaten Malang, yang lebih baik lagi. “Bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Malang, mari kita saling memegang komitmen untuk meningkatkan pendidikan agar dapat memberikan yang terbaik bagi generasi penerus,” tegas Wabup Lathifah. <strong>(pro/mlg/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226726</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Yuhronur bersama Gubernur Khofifah Resmikan Operasional Bus Trans Jatim Tujuan Lamongan</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-yuhronur-bersama-gubernur-khofifah-resmikan-operasional-bus-trans-jatim-tujuan-lamongan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 12:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah]]></category>
		<category><![CDATA[operasional]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan]]></category>
		<category><![CDATA[yuhronur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226592</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan operasional Bus Trans Jatim Koridor VII di Terminal Sunan Drajat, Selasa (07/10/2025) tadi. Inovasi transportasi publik ini, akan melayani rute Paciran &#8211; Dukun Gresik &#8211; Karanggeneng &#8211; Sukodadi &#8211; Terminal Lamongan. Sedikitnya, ada 15 bus telah disiapkan untuk mendukung operasionalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan operasional Bus Trans Jatim Koridor VII di Terminal Sunan Drajat, Selasa (07/10/2025) tadi. Inovasi transportasi publik ini, akan melayani rute Paciran &#8211; Dukun Gresik &#8211; Karanggeneng &#8211; Sukodadi &#8211; Terminal Lamongan.</p>



<p>Sedikitnya, ada 15 bus telah disiapkan untuk mendukung operasionalan ini. Dengan rincian, 7 bus akan beroperasi dari arah Lamongan menuju Paciran, 7 lainnya dari Paciran menuju Lamongan, serta 1 unit sebagai armada cadangan dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>Bupati Yuhronur dalam kesempatan itu menyambut baik program dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dirinya menyebut, dengan hadirnya Bus Trans Jatim yang dijuluki Bus Sunan Drajat sebagai dukungan kelancaran konektivitas antar daerah. Terlebih, Kota Soto masuk aglomerasi Gerbang Kertosusila. Sehingga, dukungan transportasi menjadi poin penting.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Pemkab Lamongan sangat mengapresiasi hadirnya Bus Trans Jatim Koridor VII. Tentunya, ini akan berperan penting dalam memudahkan dan meringankan (biaya) mobilitas masyarakat Pantura. Kabupaten Lamongan sendiri salah satu aglomerasi Gerbang Kertosusila, yang memiliki posisi strategis, tidak hanya dari sisi geografis, tetapi juga sisi ekonomi, sosial dan budaya. Sehingga, dukungan infrastruktur sangat membantu memperluas akses pemerataan pembangunan,&#8221; kata Bupati Yuhronur.</p>



<p>Beroperasinya Bus Trans Jatim Koridor VII, juga akan berdampak pada pengurangan penggunaan kendaraan pribadi hingga memfasilitasi siswa menuju ke sekolah. Tentunya, dengan fasilitas yang aman dan biaya yang terjangkau yakni Rp 5 ribu untuk umum dan Rp 2.500 rupiah untuk pelajar atau santri.</p>



<p>&#8220;Semua masyarakat Pantura, hingga pelajar akan sangat terbantu dengan adanya Bus Trans Jatim. Karena selain memiliki fasilitas yang maksimal, tarifnya juga sangat murah meriah. Bahkan pada 7 hari pertama beroperasi gratis,&#8221; ujar Bupati Yuhronur.</p>



<p>Untuk mendukung operasional koridor baru ini, telah terdapat sejumlah fasilitas penunjang. Seperti halte, rambu pemberhentian dan sarana jalan. Pemkab Lamongan berkomitmen untuk meningkatkan sarana dan prasarana. <strong>(kom/son/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226592</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Lumajang Tegaskan Tujuan Raperda Kepariwisataan Guna Tingkatkan Potensi Wisata</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-lumajang-tegaskan-tujuan-raperda-kepariwisataan-guna-tingkatkan-potensi-wisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[kepariwisataan]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[Raperda]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225417</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Rencana peraturan daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan di Kabupaten Lumajang, adalah bertujuan untuk meningkatkan potensi hingga pengelolaan wisata di Kabupaten Lumajang. Hal ini, ditegaskan Ketua komisi B DPRD Lumajang, Deddy Firmansyah. &#8220;Raperda ini membahas beberapa poin penting. Diantaranya, seperti pemenuhan infrastruktur, aturan ticketing hingga pengelolaan wisata,&#8221; kata Deddy Firmansyah, Senin (25/08/2025) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Rencana peraturan daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan di Kabupaten Lumajang, adalah bertujuan untuk meningkatkan potensi hingga pengelolaan wisata di Kabupaten Lumajang. Hal ini, ditegaskan Ketua komisi B DPRD Lumajang, Deddy Firmansyah.</p>



<p>&#8220;Raperda ini membahas beberapa poin penting. Diantaranya, seperti pemenuhan infrastruktur, aturan ticketing hingga pengelolaan wisata,&#8221; kata Deddy Firmansyah, Senin (25/08/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkan Deddy, Lumajang memiliki potensi wisata yang sangat besar. Termasuk, dalam pengembangan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM). “Lumajang potensi sekali. Terlebih, banyak yang bisa kita kembangkan, mulai dari sumber daya alam dan sumber daya masyarakatnya,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Melalui Raperda Pariwisata, ungkapnya, diharapkan dapat menjadi fondasi penting dalam menghadirkan tata kelola pariwisata yang inklusif. &#8220;Raperda ini juga membahas tentang wisata heritage dan sejarah, serta potensi wisata lainnya seperti wisata alam, buatan hingga edukasi,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Lumajang juga berharap, bahwa Raperda Kepariwisataan dapat menjadi dasar hukum yang kuat untuk pengelolaan pariwisata dan mendorong pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. &#8220;Dengan adanya Raperda pariwisata, diharapkan pariwisata di Lumajang dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,&#8221; imbuhnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225417</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Jombang Fasilitasi Program Angkutan Lebaran Gratis Tujuan Jakarta</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-jombang-fasilitasi-program-angkutan-lebaran-gratis-tujuan-jakarta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2025 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitasi]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220856</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang kembali fasilitasi pemudik melalui Program Angkutan Lebaran (Angleb) Gratis 2025, Sabtu (05/04/25) tadi. Pemberangkatan angkutan balik gratis tahun 2025 itu, ditandai dengan pemecahan kendi dan pemberangkatan oleh Sekdakab Jombang, Agus Purnomo bersama Asisten Administrasi Umum Setdakab Jombang, Syaiful Anwar, Kepala Dishub Jombang, Budi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang kembali fasilitasi pemudik melalui Program Angkutan Lebaran (Angleb) Gratis 2025, Sabtu (05/04/25) tadi. Pemberangkatan angkutan balik gratis tahun 2025 itu, ditandai dengan pemecahan kendi dan pemberangkatan oleh Sekdakab Jombang, Agus Purnomo bersama Asisten Administrasi Umum Setdakab Jombang, Syaiful Anwar, Kepala Dishub Jombang, Budi Winarno serta Kasatlantas Polres Jombang, Iptu Rita Puspitasari, di Terminal Kepuhsari Jombang.</p>



<p>Sekdakab Agus Purnomo menyampaikan bahwa program ini adalah wujud nyata kepedulian Pemkab Jombang kepada masyarakat dan diharapkan dapat memberi kenyamanan bagi warga yang ingin mudik maupun balik dari kampung halaman. Dirinya berharap, dalam perjalanan arus balik ini berjalan lancar dan selamat sampai tujuan serta membawa semangat baru dalam beraktivitas.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Khususnya di Jakarta, mereka bisa mudik ke Jombang dan hari ini bisa kembali ke Jakarta. Program ini gratis tidak dipungut biaya apapun,&#8221; kata Sekdakab.</p>



<p>Di tempat sama, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, Budi Winarno, mengungkapkan bahwa selain memfasilitasi warga yang hendak mudik dan balik Lebaran, program ini juga bertujuan mengurangi potensi kepadatan volume kendaraan di jalan. &#8220;Program angkutan Lebaran 2025 ini tidak hanya tujuan di wilayah Jawa Timur. Tetapi sampai ke Jakarta, Yogyakarta, Semarang dan Surabaya,” ungkapnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa program angkutan mudik ini telah diberangkatkan dari terminal di Jakarta yaitu dari Terminal Rambutan dan Terminal Pulo Gebang, beberapa waktu lalu. &#8220;Sedangkan untuk kota lain, hanya untuk angkutan balik saja dan tujuannya Terminal Mangkang, Semarang, Terminal Giwangan, Yogyakarta dan Terminal Purabaya Surabaya. Seluruhnya berangkat dari Terminal Kepuhsari Jombang,&#8221; imbuhnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220856</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wabup Banyuwangi Lepas Peserta Mudik Balik Gratis Tujuan Jakarta</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-banyuwangi-lepas-peserta-mudik-balik-gratis-tujuan-jakarta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220844</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, melepas sekitar 200 peserta mudik balik gratis dari depan Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Sabtu (05/04/2025) tadi. Ratusan peserta itu, akan mudik balik menuju Jakarta. &#8220;Selamat jalan. Semoga selamat sampai tujuan,&#8221; kata Wabup Mujiono. Diketahui, 200 warga tersebut merupakan peserta mudik gratis dari Pemprov Jawa Timur. Program tersebut, memfasilitasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, melepas sekitar 200 peserta mudik balik gratis dari depan Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Sabtu (05/04/2025) tadi. Ratusan peserta itu, akan mudik balik menuju Jakarta.</p>



<p>&#8220;Selamat jalan. Semoga selamat sampai tujuan,&#8221; kata Wabup Mujiono.</p>



<p>Diketahui, 200 warga tersebut merupakan peserta mudik gratis dari Pemprov Jawa Timur. Program tersebut, memfasilitasi para perantau asal Jatim yang berada di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) dan Karawang, untuk mudik dan balik gratis ke seluruh wilayah di Jatim, termasuk Banyuwangi.</p>



<p>&#8220;Selamat berkarya kembali di tanah rantau. Semoga sukses dan selalu diberikan keberkahan. Sampai berjumpa lagi tahun depan,&#8221; imbuh Wabup Mujiono.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Wabup Mujiono juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga Banyuwangi, termasuk para perantau, yang terus berpartisipasi membangun Banyuwangi. &#8220;Banyuwangi bisa seperti sekarang, bukan karena jasa pemimpinnya. Melainkan, hasil kerja keras dan gotong royong semua pihak, termasuk panjenengan semua. Mohon doakan terus Banyuwangi, ayo kita sama-sama membangun daerah ini sesuai kapasitas kita masing-masing,&#8221; papar Wabup Mujiono.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di hadapan peserta mudik balik, Wabup Mujiono juga membeber berbagai prestasi daerah, yang berhasil diraih berkat program-program inovatif yang telah digulirkan dan terbukti memberikan dampak positif bagi warga Banyuwangi. Mulai program beasiswa bagi pelajar kurang mampu, jemput bola pelayanan publik dan kesehatan, program peningkatan ekonomi arus bawah dan banyak lainnya.</p>



<p>Progres Banyuwangi tersebut, mampu menambah kecintaan para warga perantau terhadap kampung halamannya. Salah satunya, diungkapkan Dayat Osing yang telah 30 tahun merantau di Jakarta.</p>



<p>&#8220;Semakin bangga jadi orang Banyuwangi. Di tempat saya sekarang, semuanya sudah mengenal Banyuwangi. Bukan hanya destinasi wisatanya, tapi kuliner hingga lagu Osing pun sudah digandrungi daerah lain,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya juga mengaku, sangat terkesan dengan sambutan pemkab kepada para perantau melalui ajang Festival Diaspora, yang digelar setiap tahun saat lebaran. Disampaikan, bahwa ini merupakan temu kangen para Diaspora Banyuwangi dari berbagai belahan dunia untuk saling sharing memperkuat jejaring sembari bernostalgia dengan aneka sajian khas yang disuguhkan. Mulai kuliner, tradisi hingga musiknya.</p>



<p>&#8220;Semoga Banyuwangi semakin maju,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220844</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gubernur Jatim dan Bupati Situbondo Lepas Keberangkatan Ratusan Pemudik Gratis Tujuan Pulau Raas Madura</title>
		<link>https://memontum.com/gubernur-jatim-dan-bupati-situbondo-lepas-keberangkatan-ratusan-pemudik-gratis-tujuan-pulau-raas-madura</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2025 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[keberangkatan]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Pemudik]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220562</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Ratusan pemudik gratis yang menggunakan KPM Wicitra Dharma I, dilepas Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Situbondo, Ulfiah, serta Kepala OPD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dari Pelabuhan Jangkar Situbondo menuju Kepulauan Raas dan Sapudi, Kepulauan Madura, Senin (24/03/2025) tadi. Memanfaatkan momen [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Ratusan pemudik gratis yang menggunakan KPM Wicitra Dharma I, dilepas Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Situbondo, Ulfiah, serta Kepala OPD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dari Pelabuhan Jangkar Situbondo menuju Kepulauan Raas dan Sapudi, Kepulauan Madura, Senin (24/03/2025) tadi. Memanfaatkan momen mudik gratis yang diinisiasi Dinas Perhubungan Pemprov Jatim, ratusan pemudik yang didominasi dari Pulau Dewata Bali, itu akan pulang ke kampung halamannya di Kepulauan Raas dan Sapudi.</p>



<p>Gubernur Khofifah dalam sambutanya mengapresiasi gelaran yang secara rutin tahunan digelar Dishub Pemprov Jatim. Termasuk, sejumlah program yang dilakukan Pemkab Situbondo, dalam mendukung rangkaian pelaksanaan untuk memfasilitasi masyarakat.</p>



<p>“Terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo, yang telah menyediakan Masjid Ramah Pemudik di sepanjang Jalur Pantura Situbondo, serta sudah menyediakan Pos Pelayanan (Posyan) Terpadu di Pelabuhan Jangkar guna memberikan layanan kepada masyarakat pemudik,” kata Gubernur Jatim.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, bahwa dalam rangkaian ke Situbondo, dirinya bersama rombongan juga meninjau terlebih dahulu ke Masjid Ramah Pemudik di Masjid Mizbahul Yaqin, Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa. Termasuk, sekaligus membuka pelaksanaan gelaran Pasar Murah untuk masyarakat.</p>



<p>Lebih lanjut Gubernur Khofifah juga menyinggung mengenai pelebaran jalan yang ada di tikungan menuju Pelabuhan Jangkar. Yang mana, pelaksanaan itu sudah siap dilaksanakan, namun untuk pembebasan tanah diserahkan ke pemerintah daerah.</p>



<p>“Untuk pelebaran jalan, Dishub Jatim sudah siap. Tapi, untuk pembebasan lahannya kita serahkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo,” imbuh Gubernur Jatim.</p>



<p>Dalam momen yang sama, Gubernur Khofifah juga meminta kepada Kepala Dishub Jatim, untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik gratis. Termasuk, menyiapkan kapal tambahan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang mudik yang menuju Kepulauan di Madura.</p>



<p>&#8220;Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang mudik transfortasi laut menuju ke Pulau Raas dan Sapudi, saya meminta kepada Pak Nyono (Kadishub), agar menyiapkan kapal yang standby supaya para pemudik bisa terangkut semua. Dengan begitu, tidak menumpuk di Pelabuhan Jangkar,&#8221; papar Gubernur Jatim.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bahwa kolaborasi dan koneksitas antara Pemprov Jatim dan Pemkab Situbondo serta pihak-pihak terkait lain menjadi bagian terpenting untuk memaksimalkan seluruh pelayanan terbaik kepada masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri 1446 Hijriah. &#8220;Tradisi mudik dan balik ini sangat melekat bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Jawa Timur. Untuk itu, Pemprov Jawa Timur secara rutin memberikan pelayanan mudik gratis ini,” imbuhnya.</p>



<p>Untuk tahun ini, kata Gubernur Khofifah, Pemprov Jatim melalui Dishub Jatim kembali melaksanakan mudik gratis di Pelabuhan Jangkar. “Semoga mudik gratis yang diberikan Pemprov Jatim kepada masyarakat pemudik ini bisa dirasakan manfaatnya. Dan jika ada pelayanan yang kurang berkenan bagi pemudik, maka mohon dimaafkan. Tapi, percayalah Pemprov Jatim akan terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat pemudik,” ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, dalam sambutannya mengatakan bahwa pada kegiatan mudik gratis di Pelabuhan Jangkar Situbondo ini merupakan momentum pertama dirinya memberikan sambutan dihadapan Gubernur Jawa Timur. “Mudah-mudahan saya tidak gerogi dalam memberikan sambutan perdana dihadapan Ibu Gubernur,” kata Mas Rio, panggilan akrab Bupati Situbondo.</p>



<p>Lebih lanjut Mas Rio mengatakan bahwa Pelabuhan Jangkar Situbondo ini selalu menjadi prioritas dari Gubernur Jatim, dalam konteks transportasi laut penumpang maupun transportasi kendaraan pengangkut logistik. &#8220;Ketika kami menyusun Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), maka akan fokus dan insyaallah akan berkolaborasi mengenai salah satu kebutuhan dasar transportasi laut dan logistik di Pelabuhan Jangkar Kabupaten Situbondo ini,” ujar Mas Rio.</p>



<p>Ditambahkannya, karena perhatian serius ini, tentunya untuk tugas Pemkab Situbondo dan camat yang tidak jauh dari Pelabuhan Jangkar, akan melakukan mitigasi terkait dampak sosialogisnya. &#8220;Karena ketika masyarakat mengalami perubahan sosial, maka akan ada perubahan karakter. Untuk itu, kita akan memberikan ruang edukasi kepada masyarakat agar memahami tentang transformasi,” imbuhnya.</p>



<p>Kadishub Pemprov Jatim, Nyono, dalam laporannya menjelaskan bahwa jumlah masyarakat pemudik yang memanfaat tiket gratis kurang lebih sebanyak 3.750 orang dan 2.250 kendaraan. Sedangkan untuk jadwal pemberangkatan ke Pulau Sapudi, ada sebanyak 15 trip yang dimulai dari tanggal 21, 23, 24, 26 hingga 28 Maret 2025 dan semua empat kali pulang pergi (PP) Jangkar Raas dan satu kali PP Jangkar-Sapudi.</p>



<p>“Berkat dukungan Ibu Gubernur, Pelabuhan Jangkar Situbondo saat ini menjadi pelabuhan yang ramai dan akses jalan menuju pelabuhan juga telah diperlebar serta penambahan rute dari Pelabuhan Jangkar ke Pelabuhan Lembar NTB juga semakin ramai,” ujar Nyono. <strong>(her/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220562</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
