<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Tulungagung &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tulungagung/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Apr 2026 13:15:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Tulungagung &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>KPK Tetapkan Bupati Tulungagung dan Ajudan Sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan Kepala OPD</title>
		<link>https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-tulungagung-dan-ajudan-sebagai-tersangka-dugaan-pemerasan-kepala-opd</link>
					<comments>https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-tulungagung-dan-ajudan-sebagai-tersangka-dugaan-pemerasan-kepala-opd#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[ajudan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan]]></category>
		<category><![CDATA[kepala]]></category>
		<category><![CDATA[pemerasan]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<category><![CDATA[tetapkan]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231636</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menetapkan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo (GSW) dan ajudannya, Dwi Yoga Ambal (DYA) sebagai tersangka dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Sebagaimana diberitakan, kedua nama tersebut sebelumnya terjaring operasi senyap yang dilakukan KPK, Jumat (10/04/2026) malam. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan Gatut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menetapkan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo (GSW) dan ajudannya, Dwi Yoga Ambal (DYA) sebagai tersangka dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Sebagaimana diberitakan, kedua nama tersebut sebelumnya terjaring operasi senyap yang dilakukan KPK, Jumat (10/04/2026) malam.</p>



<p>Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan Gatut diduga menekan para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tulungagung. &#8220;KPK telah menetapkan tersangka GSW selaku Bupati Tulungagung periode 2025-2030 dan saudara DYA selaku ajudan bupati,” ujarnya, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (11/04/2026) tadi.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa proses penekanan kepada para pimpinan OPD, dilakukan setelah proses pelantikan pejabat. Para pejabat, diminta menandatangani surat pernyataan kesiapan mundur dari jabatannya dan ASN tanpa mencantumkan tanggal.</p>



<p>Dari surat tersebut, diduga kemudian dijadikan sebagai alat tekanan terhadap para kepala OPD, dalam memenuhi permintaan dari bupati, termasuk saat dimintai setoran uang. “Bagi yang tidak ‘tegak lurus’ kepada bupati, maka terancam dicopot dari jabatan atau bahkan mundur sebagai ASN,” katanya.</p>



<p>Dalam praktiknya, Gatut juga diduga meminta sejumlah uang dari 16 OPD dengan berbagai alasan. Sebelum menarik uang dari OPD, Gatut disebut terlebih dahulu menaikkan anggaran dinas. Gatut juga diduga meminta jatah hingga 50 persen, dari setiap penambahan anggaran di OPD.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Nyatanya, sebelum cair, dana dari pos anggaran tambahan itu sudah lebih dahulu diminta. Di sini, yang bertugas melakukan penarikan adalah ajudannya, Dwi Yoga, yang dalam pelaksanaannya kerap memperlakukan para OPD seperti pihak yang memiliki utang.</p>



<p>Asep menambahkan, Gatut menargetkan pengumpulan uang hingga Rp 5 miliar dari para pimpinan OPD. Besaran setoran bervariasi antara Rp 15 juta hingga Rp 2,8 miliar. Proses terus berlanjut dan uang yang terkumpul Rp 2,7 miliar hingga penangkapan pada Jumat (10/04/2026) kemarin.</p>



<p>Dana tersebut, diduga digunakan untuk kebutuhan pribadi, mulai dari pembelian sepatu bermerek, biaya pengobatan, hingga jamuan makan pribadi. Selain itu, uang hasil pemerasan juga diduga digunakan untuk pemberian tunjangan hari raya (THR) kepada sejumlah jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).</p>



<p>Salah satu sepatu mewah yang dibeli oleh Gatut adalah merek Louis Vuitton (LV). Sepatu ini menjadi salah satu bukti yang diamankan oleh KPK dalam operasi tangkap tangan.&#8221; Barang bukti lainny berupa dokumen, barang bukti Eeektronik (BBE), beberapa pasang sepatu merek Louis Vuitton, serta uang tunai senilai Rp 335,4 juta yang merupakan bagian dari uang senilai Rp 2,7 miliar yang diduga telah diterima GSW,&#8221; jelas Asep.</p>



<p>Selain melakukan pemerasan, Gatut juga mengkondisikan sejumlah proyek pengadaan barang dan jasa agar rekanannya yang dimenangkan. Salah satu proyek yang dikondisikannya, adalah pengadaan alat kesehatan RSUD Tulungagung.</p>



<p>&#8220;Tersangka GSW dan DYA ditahan di Rutan KPK selama 20 hari ke depan untuk kebutuhan penyidikan,&#8221; imbuhnya. Para tersangka diancam dengan Pasal 12e atau 12 B UU 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor jo pasal 20c UU 1 Tahun 2023 tentang KUHP. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-tulungagung-dan-ajudan-sebagai-tersangka-dugaan-pemerasan-kepala-opd/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231636</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KPK Kembali Lakukan Operasi Senyap, Kali Ini Giliran Bupati Tulungagung</title>
		<link>https://memontum.com/kpk-kembali-lakukan-operasi-senyap-kali-ini-giliran-bupati-tulungagung</link>
					<comments>https://memontum.com/kpk-kembali-lakukan-operasi-senyap-kali-ini-giliran-bupati-tulungagung#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 15:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Giliran]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[senyap,]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231601</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepala daerah di Jawa Timur. Kali ini, giliran Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, yang terjaring operasi senyap di Tulungagung pada Jumat (10/04/2026) malam. Saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya OTT di Kabupaten Tulungagung. &#8220;Benar,&#8221; ujarnya singkat. Saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepala daerah di Jawa Timur. Kali ini, giliran Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, yang terjaring operasi senyap di Tulungagung pada Jumat (10/04/2026) malam.</p>



<p>Saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya OTT di Kabupaten Tulungagung. &#8220;Benar,&#8221; ujarnya singkat.</p>



<p>Saat ditanya apakah Bupati Gatut ikut diamankan, pihaknya kembali membenarkan. &#8220;Iya,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Meski begitu, Fitroh belum mengungkapkan terkait apa dan siapa saja yang juga diamankan pada operasi kali ini. Dirinya juga belum mengungkapkan, barang bukti yang disita dalam OTT tersebut.</p>



<p>Sebaliknya, KPK memiliki waktu 1&#215;24 jam untuk menentukan nasib para pihak yang ditangkap dalam OTT. Sementara saat ini, sejumlah pejabat Pemkab Tulungagung mulai berdatangan di Polres Tulungagung. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/kpk-kembali-lakukan-operasi-senyap-kali-ini-giliran-bupati-tulungagung/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231601</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bank Indonesia Kediri bersama Pemkab Tulungagung Luncurkan Program Sekolah Peduli Inflasi 2025</title>
		<link>https://memontum.com/bank-indonesia-kediri-bersama-pemkab-tulungagung-luncurkan-program-sekolah-peduli-inflasi-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2025 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[luncurkan]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222214</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, resmi meluncurkan Program Sekolah Peduli Inflasi (SPI) Tahun 2025, Senin (20/05/2025) tadi. Kegiatan ini, menjadi langkah strategis dalam mendukung pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas sekolah. SPI merupakan program edukatif yang dirancang untuk menanamkan pemahaman tentang inflasi, perilaku belanja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, resmi meluncurkan Program Sekolah Peduli Inflasi (SPI) Tahun 2025, Senin (20/05/2025) tadi. Kegiatan ini, menjadi langkah strategis dalam mendukung pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas sekolah.</p>



<p>SPI merupakan program edukatif yang dirancang untuk menanamkan pemahaman tentang inflasi, perilaku belanja bijak serta keterampilan urban farming kepada siswa sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, pelajar didorong aktif menanam dan merawat tanaman pangan di lingkungan sekolah, meski dalam lahan terbatas. Melalui program ini, diharapkan dapat membentuk kesadaran ekonomi generasi muda serta berkontribusi nyata terhadap stabilitas harga pangan daerah.</p>



<p>Program ini, menjadi bagian dari Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) serta sejalan dengan Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto, pada 23 April 2025. Gerakan tersebut, mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga ketahanan pangan melalui aktivitas bercocok tanam yang berkelanjutan.</p>



<p>Tahun ini, SPI diikuti oleh 25 SMP atau MTs se-Kabupaten Tulungagung dan berlangsung dari April hingga Agustus 2025. Para peserta akan menerima bibit komoditas strategis, seperti cabai merah, cabai rawit dan tomat atau tiga komoditas yang dikenal sering memicu fluktuasi inflasi di tingkat daerah. Selain itu, akan dilakukan pendampingan intensif terkait perawatan tanaman, inovasi pertanian sekolah, serta pengembangan kreativitas siswa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Perwakilan BI Kediri, Yayat Cadarajat, mengatakan bahwa SPI bukan sekadar sarana edukasi, tetapi juga bentuk nyata literasi ekonomi yang mengajarkan pentingnya keberlanjutan pangan. “SPI bisa menjadi pemicu bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai dunia pertanian sejak dini,” ujarnya.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, bahwa program serupa juga telah berjalan di wilayah lain. Diantaranya, seperti Kota Kediri dan Kota Madiun.</p>



<p>Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Soeroto, mengapresiasi pelaksanaan SPI yang dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah. “Program ini mendukung terwujudnya masyarakat yang sejahtera, mandiri, berdaya saing dan berakhlak mulia. Kami berharap SPI bisa menjangkau lebih banyak sekolah ke depan,” ujarnya.</p>



<p>Dalam kesempatan yang sama, turut diluncurkan aplikasi Cermat (Cerdas Mengelola Inflasi dan Tanaman), sebagai alat bantu pelaporan kegiatan urban farming di sekolah. Aplikasi ini, memungkinkan sekolah mencatat dan memantau hasil panen secara real-time. Sehingga, ketersediaan data produksi menjadi lebih akurat dan efisien.</p>



<p>Bank Indonesia Kediri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program SPI. Ke depan, SPI diharapkan dapat terintegrasi ke dalam kurikulum pembelajaran dan menjadi gerakan berkelanjutan dalam mencetak generasi muda yang cerdas, peduli, dan mandiri dalam menghadapi tantangan inflasi serta ketahanan pangan nasional. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222214</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Miliki Berbagai Program, Baznas Tulungagung Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/miliki-berbagai-program-baznas-tulungagung-komitmen-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Feb 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[berbagai]]></category>
		<category><![CDATA[kesejahteraan]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219255</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulungagung terus berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial dan ekonomi. Program-program tersebut, mencakup pemberian modal usaha, beasiswa pendidikan, bedah rumah, hingga santunan bagi warga kurang mampu. Plt Ketua Baznas Tulungagung, H Abdul Wachid, mengatakan program yang dijalankan meliputi pemberian modal usaha sebesar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulungagung terus berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial dan ekonomi. Program-program tersebut, mencakup pemberian modal usaha, beasiswa pendidikan, bedah rumah, hingga santunan bagi warga kurang mampu.</p>



<p>Plt Ketua Baznas Tulungagung, H Abdul Wachid, mengatakan program yang dijalankan meliputi pemberian modal usaha sebesar Rp1,5 juta perorang, budidaya kambing dalam sistem berkelompok serta beasiswa bagi pelajar dari tingkat SD hingga perguruan tinggi. Sementara salah satu program unggulan Baznas, yakni Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), yang telah membiayai pendidikan 80 mahasiswa dari keluarga tidak mampu di beberapa perguruan tinggi. Seperti di UIN Tulungagung, STAI Diponegoro, STAI Muhammadiyah, Universitas Tulungagung dan Universitas Bhineka PGRI Tulungagung.</p>



<p>Selain itu, Baznas juga menjalankan program bedah rumah bagi warga yang tinggal di hunian tidak layak dengan anggaran Rp 12,5 juta per unit dari Baznas Tulungagung, Rp 15 juta dari Baznas Provinsi, serta Rp 20 juta dari Baznas Pusat.</p>



<p>Program lainnya, mencakup pembangunan sanitasi bagi masyarakat yang tidak memiliki jamban, santunan bulanan Rp 300 ribu bagi Lansia sebatang kara, serta bantuan Sembako dan modal usaha bagi penyandang disabilitas, penderita HIV/AIDS dan pasien TBC. Baznas juga secara rutin melakukan evaluasi dampak program melalui survei triwulanan untuk mengukur efektivitas bantuan dalam mengentaskan kemiskinan.</p>



<p>“Kami melihat ada peningkatan ekonomi pada penerima bantuan, seperti pedagang kecil yang omzetnya bertambah setelah mendapatkan modal usaha,” ujar H Abdul Wachid, Kamis (13/02/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Namun, kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan dana akibat masih minimnya kesadaran masyarakat, terutama kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam menyalurkan zakat melalui Baznas. Oleh karena itu, pihaknya mengajak masyarakat, khususnya ASN di Tulungagung yang berjumlah sekitar 10.500 orang, untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui Baznas guna mendukung program sosial yang berkelanjutan.</p>



<p>Untuk memastikan transparansi, Baznas melaporkan pemasukan dan penyaluran dana kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para muzaki setiap tiga bulan sekali. Lembaga ini, juga diaudit secara berkala oleh Inspektorat, Kantor Akuntan Publik, serta Irjen Kemenag Pusat.</p>



<p>Sementara menyambut Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Baznas Tulungagung akan menyalurkan santunan bagi penjaga palang pintu kereta api yang tidak memiliki palang resmi serta bagi pekerja informal seperti pengatur lalu lintas di persimpangan jalan. Bantuan akan diberikan dalam bentuk Sembako dan uang saku.</p>



<p>Selain itu, Baznas akan mengadakan Gerakan Cinta Zakat dengan melibatkan ASN, Bupati dan Forkopimda untuk menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Santunan bagi anak yatim dan pendistribusian zakat fitrah juga akan dilakukan ke seluruh desa di Kabupaten Tulungagung.</p>



<p>Ke depan, Baznas Tulungagung berupaya bersinergi dengan OPD dalam upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan ekonomi masyarakat. “Kami berharap program ini bisa terus berjalan dan semakin memberikan manfaat bagi warga Tulungagung yang membutuhkan,” jelasnya. <strong>(kom/tul/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219255</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Suasana Damai, Hamparan Pasir Putih dan Sunset Jadi Bagian Suguhan Apik Pantai Lumbung Tulungagung</title>
		<link>https://memontum.com/suasana-damai-hamparan-pasir-putih-dan-sunset-jadi-bagian-suguhan-apik-pantai-lumbung-tulungagung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Sep 2023 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[bagian]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[damai]]></category>
		<category><![CDATA[hamparan]]></category>
		<category><![CDATA[Lumbung]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[pasir putih]]></category>
		<category><![CDATA[suasana]]></category>
		<category><![CDATA[suguhan]]></category>
		<category><![CDATA[sunset]]></category>
		<category><![CDATA[suset]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198628</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Kabupaten Tulungagung menyimpan destinasi wisata alam yang eksotis dan layak untuk dikunjungi saat berwisata. Adalah Pantai Lumbung, pantai yang sangat cantik dengan pemandangan sebuah batu besar yang berbentuk seperti lumbung (bangunan penyimpanan padi-padian yang telah dirontokan, red).  Batu besar tersebut, menjadi salah satu ikon dan paling sering digunakan untuk spot foto. Batu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Kabupaten Tulungagung menyimpan destinasi wisata alam yang eksotis dan layak untuk dikunjungi saat berwisata. Adalah Pantai Lumbung, pantai yang sangat cantik dengan pemandangan sebuah batu besar yang berbentuk seperti lumbung (bangunan penyimpanan padi-padian yang telah dirontokan, red). </p>



<p>Batu besar tersebut, menjadi salah satu ikon dan paling sering digunakan untuk spot foto. Batu yang berdiri tegak di pasir putih, adalah menjadi salah satu bagian pantai ini. Beberapa bagian dari batu besar ini, tampak berwarna hijau.</p>



<p>Warna hijau ini, ditimbulkan dari banyaknya lumut yang menempel di batu menambah kesan istimewa. Di pantai ini, wisatawan akan disuguhkan keindahan dan suasana damai. Tentunya, hal itu membuat wisatawan betah berlama-lama di bibir pantai hingga sore hari.</p>



<p>Saat sore hari, Pantai Lumbung akan terlihat semakin eksotis kala matahari mulai tenggelam. Pastinya, pengunjung tidak akan melewatkan saat sunset dengan pengambilan gambar foto yang sangat bagus.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Merelaksasi jiwa dan pikiran bersama orang-orang tercinta. Tentunya di hamparan pasirnya yang indah, juga banyak ditemukan spot-spot foto yang sangat bagus untuk diabadikan di sekitar pantai.</p>



<p>Ketika hendak mengunjungi objek wisata Pantai Lumbung, harga tiket masuknya sangat murah. Lokasi dari obyek wisata alam Pantai Lumbung sendiri, beralamat di Pucang Laban, Kabupaten Tulungagung.</p>



<p>Selain bersantai menikmati suasana damai dan pemandangan cantik dari Pantai Lumbung, jangan lewatkan aktivitas bermain air. Pantai dengan pasir putih bersih dan karang cantiknya satu ini rekomended untuk dijadikan setting fotografi. Tentunya di pantai ini wisatawan akan mendapatkan sensasi yang tidak akan terlupakan.</p>



<p>Tiap sudut dari pantai ini juga menawarkan pemandangan yang luar biasa. Satu lagi, pengunjung juga bisa mendirikan tenda di Pantai Lumbung. Namun jangan sekali-kali membuang sampah sembarangan, karena kondisi pantai masih sangat asri dan hamparan pasir putihnya sangat bersih. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198628</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ajak Warga Bijak dalam Pinjaman Online, Kemenkominfo Gelar Diskusi Digital di Kalidawir Tulungagung</title>
		<link>https://memontum.com/ajak-warga-bijak-dalam-pinjaman-online-kemenkominfo-gelar-diskusi-digital-di-kalidawir-tulungagung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Aug 2023 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[Kalidawir]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[pinjaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195682</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Pinjaman online (Pinjol) kini menjadi opsi bagi orang-orang yang butuh dana cepat. Meski begitu, sebelum melakukan pinjaman, masyarakat hendaknya tahu cara bijak untuk menggunakan Pinjol. Apalagi, tidak semua pinjol memiliki izin resmi dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk mengedukasi masyarakat saat hendak melakukan pinjaman online, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Tulungagung</strong> &#8211; Pinjaman online (Pinjol) kini menjadi opsi bagi orang-orang yang butuh dana cepat. Meski begitu, sebelum melakukan pinjaman, masyarakat hendaknya tahu cara bijak untuk menggunakan Pinjol. Apalagi, tidak semua pinjol memiliki izin resmi dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).</p>



<p>Untuk mengedukasi masyarakat saat hendak melakukan pinjaman online, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Karang Taruna Tunas Muda, akan menggelar diskusi literasi digital di Lapangan Desa Winong Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Minggu (13/08/2023) besok malam, pukul 19.00 WIB. Diskusi luring (offline) yang &#8216;chip in&#8217; dalam rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke-78, itu akan dimeriahkan dengan berbagai macam lomba. Diantaranya, lomba kreasi voli plastik, baris kreasi, cerdas cermat TK, SD, dan SMP, lomba azan dan kaligrafi, shalawat dan pentas seni.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Bijaksana Melakukan Pinjaman Online&#8217;, diskusi kali ini akan menghadirkan tiga nara sumber. Yakni, Konsultan IT, Ary Sunaryo, Pelatih Pusdiklatcab, Mohamad Subaweh, Entrepreneur, Wina Aulia Putri Kinanti dan Mohammad Noviyanto selaku moderator.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di <a href="https://s.id/DaftarTulungagung1308" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://s.id/DaftarTulungagung1308</a>. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Sabtu (12/08/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, aplikasi pinjaman online saat ini cukup menjamur dan populer di kalangan masyarakat. Bahkan, tidak sedikit masyarakat yang akhirnya menjadi ketergantungan menggunakan pinjaman online hingga punya banyak utang.</p>



<p>”Sebelum mulai menggunakannya, masyarakat harus tahu plus minus dari pinjol. Dengan begitu, mereka jadi tahu apa saja yang perlu dihindari saat meminjam dana di sana,” Jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemenkominfo menegaskan, sebelum melakukan pinjaman online, tak ada salahnya masyarakat mau mempertimbangkan secara matang dan mengetahui terlebih dulu cara bijak penggunaannya. Salah satunya, pinjaman dana hanya untuk kebutuhan yang mendesak.</p>



<p>Pinjaman online, lanjut Kemenkominfo, memang sangat berguna saat kita membutuhkan suatu dana yang mendesak. Apalagi, dengan proses pengajuan hingga pencairan yang relatif cepat membuat banyak orang menyukainya. ”Sebelum memutuskan untuk meminjam sejumlah uang ke sebuah aplikasi pinjol, sebaiknya pastikan kita memiliki tujuan yang jelas,” tegas Kemenkominfo.</p>



<p>Selain itu, masih menurut Kemenkominfo, pertimbangan lain sebelum melakukan pinjol, yakni pilih aplikasi pinjol yang sudah terdaftar di OJK, cari tahu besaran bunga, biaya tambahan dan tenor yang ditawarkan. ”Juga, buat kalender pembayaran tagihan dan jangan meminjam lagi saat masih memiliki utang,” paparnya.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tersebut tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195682</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bahas Tips dan Trik Cek Berita Palsu, Kemenkominfo Gelar Diskusi Kuring di Acara Tenggur Expo Tulungagung</title>
		<link>https://memontum.com/bahas-tips-dan-trik-cek-berita-palsu-kemenkominfo-gelar-diskusi-kuring-di-acara-tenggur-expo-tulungagung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Aug 2023 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kuring]]></category>
		<category><![CDATA[palsu]]></category>
		<category><![CDATA[tenggur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195611</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Pandemi memang sudah berlalu. Tapi &#8216;penyakit&#8217; ini tidak kalah berbahaya kalau dibiarkan terus menyerbu lingkungan kita. Terlebih, di jagat digital yang makin berjubel penghuninya. Data Hootsuite menyebut, di awal tahun 2023 ini, tercatat sebanyak 212,9 juta orang atau 77 persen populasi nyata penduduk Indonesia yang sudah terakses internet. Menilik super padatnya warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Pandemi memang sudah berlalu. Tapi &#8216;penyakit&#8217; ini tidak kalah berbahaya kalau dibiarkan terus menyerbu lingkungan kita. Terlebih, di jagat digital yang makin berjubel penghuninya. Data Hootsuite menyebut, di awal tahun 2023 ini, tercatat sebanyak 212,9 juta orang atau 77 persen populasi nyata penduduk Indonesia yang sudah terakses internet.</p>



<p>Menilik super padatnya warga pengakses internet dengan beragam dampak yang ditimbulkan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan menyelenggarakan diskusi literasi digital membahas tema &#8216;Tips dan Trik Cek Berita Palsu di Dunia Digital&#8217;. Diskusi luring ini, akan digelar chip in dalam acara Tanggur Expo memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-78 di Lapangan Desa Tenggur, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (12/08/2023) besok mulai pukul 19.00 WIB.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di http://s.id/DaftarTulungagung1208. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Jumat (11/08/2023) tadi.</p>



<p>Diskusi akan menghadirkan tiga nara sumber. Yakni, Kepala Bidang Publikasi Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Tulungagung, Mei Santi, Pelatih Pusdiklatcab RTIK Tulungagung, Muhamad Subaweh dan influencer, Faysal Antonio serta dipandu, Ary Utami sebagai moderator.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Hajatan malam nanti juga dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit, menampilkan dalang Ki Minto Sudarsono. Sementara, dalam rangkaian kegiatan Tenggur Expo, juga diselenggarakan parade shalawat, parade reog kendang, senam dan tari Jaranan Satrio Kusumo Yudho serta beragam pentas band anak bangsa yang digelar tiga hari berturut-turut sejak 10 hingga 12 Agustus 2023.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, apabila masyarakat tidak sadar dan kurang bijak saat beraktivitas di ruang digital, niscaya akan mudah terjangkit kebiasaan meneruskan berita palsu dalam beragam isu. Bukan cuma politik, tetapi juga kesehatan, agama, dan isu-isu lainnya.</p>



<p>”Kalau kebiasaan ini tidak distop, sangat berisiko mengancam kebersamaan, persatuan masyarakat dan berbangsa. Hobi meneruskan konten dan info palsu (hoaks) harus dihentikan. Pastikan informasi hoaks stop sampai di jarimu. Karena jarimu bisa menjadi harimaumu,” tulis Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Kemenkominfo berharap, lewat diskusi literasi digital, masyarakat makin terbuka wawasannya. Juga, makin bijak memahami banjir informasi yang bergulir cepat dengan akses mudah di ponsel kita, bahkan membersamai kita 6/8 jam sehari, diakses terus menerus. ”Warganet harus makin kritis, tidak mudah menjadi pelaku penerus hoaks yang masif,” urai Kemenkominfo.</p>



<p>Masih menurut Kemenkominfo, warganet harus cakap dan cerdas dalam berkarya, membuat konten yang bermanfaat untuk lingkungan sosial. ”Warganet juga mesti sadar, tidak semua berita yang beredar di ruang digital bermanfaat dan dibutuhkan. Jangan biasakan menyebar tanpa membaca judul yang tak akurat. Sadari hal itu berbahaya buat teman dan saudara kita kalau salah tafsir,” pesan Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga 2024.</p>



<p>Tahun ini, program #literasidigitalkominfo dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195611</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tabrakan Dua Perahu di Pantai Gladak Tulungagung, Empat Korban Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/tabrakan-dua-perahu-di-pantai-gladak-tulungagung-empat-korban-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Aug 2023 10:07:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[gladak]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[perahu]]></category>
		<category><![CDATA[tabrakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195383</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan empat korban tenggelam di Pantai Gladak Tulungagung, Rabu (09/08/2023) siang. Saat ditemukan, keempatnya sudah dalam kondisi meninggal dunia. Perlu diketahui, bahwa sejumlah korban adalah ABK korban dari kecelakaan dua kapal yang bertabrakan akibat terkena ombak saat mencari ikan di Pantai Gladak Tulungagung, Senin (07/08/2023) malam. “Masing-masing [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Tulungagung</strong> &#8211; Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan empat korban tenggelam di Pantai Gladak Tulungagung, Rabu (09/08/2023) siang. Saat ditemukan, keempatnya sudah dalam kondisi meninggal dunia.</p>



<p>Perlu diketahui, bahwa sejumlah korban adalah ABK korban dari kecelakaan dua kapal yang bertabrakan akibat terkena ombak saat mencari ikan di Pantai Gladak Tulungagung, Senin (07/08/2023) malam. “Masing-masing perahu memuat empat orang ABK,&#8221; ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Surabaya, M Hariyadi, yang sekaligus menjadi SAR Mission Coordinator dalam operasi SAR ini.</p>



<p>Pasca terjadinya laka laut ini, dua ABK dari Perahu Exel dan dua ABK dari Perahu Wilwo, berhasil selamat. &#8220;Dimana dua ABK dari masing masing perahu ditemukan dalam keadaan selamat. Sehingga, tim SAR gabungan lakukan pencarian terhadap empat orang lain yang dilaporkan hilang,” ujar Hariyadi.</p>



<p>Data ABK yang ditemukan selamat dari perahu Exel milik Hendy warga Trenggalek yakni Imam dan Rokhim. Sementara dua orang selamat dari perahu Wilwo milik Supar warga Trenggalek adalah Abu Siswoyo dan Aris.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tim SAR gabungan langsung diterjunkan untuk melakukan pencarian terhadap empat ABK yang tenggelam. Pencarian dilakukan dengan penyisiran laut dan juga daratan di sekitar lokasi kejadian.</p>



<p>Pada pencarian hari kedua ini, Yim SAR gabungan menemukan seluruh korban. Dua korban atas nama Hendy Purnomo, ABK Perahu Exel, dan Mukono, ABK Perahu Wilwo, ditemukan sekitar pukul 11.30.</p>



<p>Kurang lebih 1 jam kemudian, korban ketiga ditemukan atas nama Kukuh yang merupakan ABK Perahu Exel. Selanjutnya sekitar pukul 13.20, korban terakhir ditemukan yakni Suparni yang merupakan ABK Perahu Wilwo. “Keempat korban ditemukan Tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia dan dievakuasi menuju Pantai Prigi untuk diserahkan ke pihak Keluarga Korban,&#8221; terang Hariyadi.</p>



<p>Setelah ditemukannya seluruh korban, tim SAR gabungan menutup operasi SAR hari ini. Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian ini antara lain Pos Pencarian dan Pertolongan Trenggalek, BPBD Tulungagung, DitPolAir Pos BKO Polres Trenggalek, Syahbandar Pantai Prigi, Pos TNI AL Pantai Popoh Tulungagung, Pos TNI AL Pantai Prigi Trenggalek.</p>



<p>Selanjutnya, juga ada PSDKP Pantai Prigi Trenggalek, paguyupan nelayan, BPBD Trenggalek, Polsek Tanggung Gunung Tulungagung, Koramil Tanggung Gunung Tulungagung, Resob Blitar, Damkar Tulungagung, BP 1303 Trenggalek, Orari Lokal Trenggalek, Rapi Lokal Watulimo, Damkar Kab. Trenggalek, Pemdes Tasikmadu, Dinas Sosial Trenggalek, Dinas Perikanan Trenggalek, Koramil Watulimo, Polsek Watulimo dan nelayan sekitar. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195383</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelar Diskusi di Masjid Baiturrohim Tulungagung, Kemenkominfo Ajak Promosikan Komunitasmu via Medsos</title>
		<link>https://memontum.com/gelar-diskusi-di-masjid-baiturrohim-tulungagung-kemenkominfo-ajak-promosikan-komunitasmu-via-medsos</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Aug 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[baiturrohim]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[komunitasmu]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[medsos]]></category>
		<category><![CDATA[promosikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195047</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Takmir Masjid Jami’ Baiturrohim, akan menggelar diskusi literasi digital di Halaman Masjid Jami’ Baiturrohim Krandegan, Tulungagung, Minggu (06/08/2023) besok malam sekitar pukul 19.00 WIB. Diskusi luring (offline) yang &#8216;chip in&#8217; di acara Sholawatan dan Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1445 Hijriah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Tulungagung</strong> &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Takmir Masjid Jami’ Baiturrohim, akan menggelar diskusi literasi digital di Halaman Masjid Jami’ Baiturrohim Krandegan, Tulungagung, Minggu (06/08/2023) besok malam sekitar pukul 19.00 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) yang &#8216;chip in&#8217; di acara Sholawatan dan Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1445 Hijriah dan Milad Masjid Jami’ Baiturrohim ke-41 itu, mengusung tema &#8216;Mempromosikan Komunitasmu dengan Sosial Media&#8217;. Diskusi akan menghadirkan tiga nara sumber, yakni Wakil Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Tulungagung, Mochamad Ismanu Roziqi, dosen Universitas Tulungagung, Mokhamad Eldon, direktur LKP Mitra Ilmu, Khotibul Umam dan Ari Utami selaku moderator.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarTulungagung0608. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Sabtu (05/08/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, jumlah pengguna media sosial di Indonesia yang mencapai 167 juta orang atau 60 persen dari populasi (2023), dianggap memiliki kelebihan sebagai sarana untuk kegiatan promosi dan menyampaikan informasi. ”Kini, banyak komunitas mulai melakukan promosi melalui media sosial (medsos). Selain efektif, dengan aktif di medsos, komunitas akan mendapatkan perhatian masyarakat dalam menjaga eksistensinya,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Promosi komunitas melalui media sosial, lanjut Kemenkominfo, selain dapat memperkenalkan aktivitas komunitas, juga menaikkan ’brand awareness’. ”Karena memiliki banyak pengguna, wajar jika medsos kini tidak hanya digunakan untuk promosi produk dan jasa, tapi juga komunitas,” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p>Kelebihan media sosial sebagai sarana promosi, menurut Kemenkominfo, di antaranya fleksibel, biaya pengoperasian mudah dan murah, serta jangkauan akses yang luas. ”Luas, karena dapat diakses dengan jangkauan nasional maupun internasional,” tegas Kemenkominfo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Adapun media sosial yang lazim dijadikan sarana promosi, sambung Kemenkominfo, misalnya Facebook, Instagram, YouTube, TikTok, hingga aplikasi percakapan paling populer seperti WhatsApp. ”Selain itu juga tersedia aplikasi khusus berbayar lain yang dapat dijadikan media sarana berpromosi,” pungkas Kemenkominfo.</p>



<p>Selain diskusi, acara peringatan Tahun Baru Islam 1445 ini juga akan diisi dengan santunan anak yatim, sholawat bersama diiringi grup Hadroh Al-Muayyad, dan pengajian oleh Gus Muhammad Iqdam Khalid – pengasuh Majlis Ta’lim Sabilu Taubat dari Kabupaten Blitar.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tersebut tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195047</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
