<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Tumbang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tumbang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Mar 2026 12:58:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Tumbang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Antisipasi Pohon Tumbang, DLH Kota Malang Rempesi 119 Pohon</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-pohon-tumbang-dlh-kota-malang-rempesi-119-pohon</link>
					<comments>https://memontum.com/antisipasi-pohon-tumbang-dlh-kota-malang-rempesi-119-pohon#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[rempesi]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230807</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang melakukan perempesan atau pemangkasan pohon di sepanjang Jalan Jaksa Agung Suprapto hingga Letjen S Parman. Kegiatan tersebut, dijadwalkan berlangsung selama 12 hari dan telah dimulai sejak Rabu (04/03/2026) malam. Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, menyampaikan bahwa ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang melakukan perempesan atau pemangkasan pohon di sepanjang Jalan Jaksa Agung Suprapto hingga Letjen S Parman. Kegiatan tersebut, dijadwalkan berlangsung selama 12 hari dan telah dimulai sejak Rabu (04/03/2026) malam.</p>



<p>Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, menyampaikan bahwa ada sekitar 119 pohon yang dirempesi, baik pohon berukuran besar maupun kecil. Dari jumlah tersebut, sebanyak 59 pohon merupakan pohon besar yang diperkirakan berusia lebih dari 40 tahun.</p>



<p>&#8220;Pemangkasan sudah kita mulai sejak Rabu lalu, akan berjalan sampai 12 hari. Itu kita mulai dari depan Mako Polresta Malang Kota hingga depan Hotel Savana,&#8221; ujar Raymond, Senin (09/03/2026) tadi.</p>



<p>Menurutnya, perempesan dilakukan karena sebagian pohon sudah mulai lapuk dan berpotensi membahayakan jika terjadi angin kencang. Selain itu, juga sebagai bagian dari persiapan program pembangunan drainase dalam proyek Nu-Frep.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sehingga dari saran ahli tanaman metode pemangkasan yang dilakukan adalah uptoping. Karena nanti pembangunan drainase memungkinkan mengenai akar pohon. Dengan dipangkas pendek diharapkan pohon tidak membahayakan dan tidak mati,” jelasnya.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa dalam proses pemangkasan itu tidak mudah karena ukuran pohon sangat besar. Bahkan, dalam beberapa kasus satu pohon bisa membutuhkan waktu hingga dua hari untuk diselesaikan.</p>



<p>“Pohon-pohonnya besar sekali, terutama yang di depan Mako Polresta. Bahkan ada satu pohon yang dua hari belum selesai dipangkas,” katanya.</p>



<p>Untuk menghindari kemacetan panjang di kawasan tersebut, sebagian proses pemangkasan terutama pada pohon berukuran sangat besar dilakukan pada malam hari. “Kalau dilakukan siang hari, 15 menit saja sudah bisa menimbulkan kemacetan sampai tiga sampai empat kilometer. Jadi beberapa pekerjaan kami lakukan malam hari,” imbuh Raymond. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/antisipasi-pohon-tumbang-dlh-kota-malang-rempesi-119-pohon/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230807</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pohon Beringin Tua Tumbang dan Timpa Rumah Warga di Muharto Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/pohon-beringin-tua-tumbang-dan-timpa-rumah-warga-di-muharto-kota-malang</link>
					<comments>https://memontum.com/pohon-beringin-tua-tumbang-dan-timpa-rumah-warga-di-muharto-kota-malang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beringin]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Muharto]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230726</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pohon Beringin berukuran besar, tumbang dan menimpa rumah warga di Jalan Muharto Gang 5, RT 17 RW 06, Kota Malang, Kamis (05/03/2026) tadi. Peristiwa tersebut, diduga dipicu angin kencang, sehingga menyebabkan kerusakan pada beberapa bagian rumah warga. Salah satu rumah yang terdampak adalah milik Latif Widodo. Korban mengaku tidak mengetahui secara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pohon Beringin berukuran besar, tumbang dan menimpa rumah warga di Jalan Muharto Gang 5, RT 17 RW 06, Kota Malang, Kamis (05/03/2026) tadi. Peristiwa tersebut, diduga dipicu angin kencang, sehingga menyebabkan kerusakan pada beberapa bagian rumah warga.</p>



<p>Salah satu rumah yang terdampak adalah milik Latif Widodo. Korban mengaku tidak mengetahui secara pasti, detik-detik pohon tersebut roboh. Karena pada saat kejadian, dirinya masih tertidur di lantai dua rumahnya.</p>



<p>“Kalau untuk pastinya saya tidak tahu, karena waktu itu masih tidur. Tapi kata warga, kejadiannya sekitar kira-kira pukul 08.00 WIB,” ujar Latif, saat ditemui di lokasi kejadian.</p>



<p>Menurutnya dari informasi yang didapatkan, sebelum terjadi pohon tumbang sempat ada angin kencang yang menyerupai puting beliung di kawasan tersebut. Latif mengaku sangat terkejut saat mendengar suara keras dari arah luar rumahnya. Bahkan, dia sempat mengira telah terjadi gempa bumi.</p>



<p>“Saya langsung kaget sekali, suaranya keras sekali. Saya pikir gempa atau apa. Tidak terpikir sama sekali kalau pohon ini roboh,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Akibat kejadian itu, sejumlah bagian rumah Latif mengalami kerusakan, terutama pada bagian balkon dan plafon. Dirinya memperkirakan kerusakan masih perlu dicek lebih lanjut untuk mengetahui tingkat kerusakan secara keseluruhan.</p>



<p>“Plafon depan sudah pecah, balkon juga kena. Tapi belum dicek semuanya. Kalau rusak parah mungkin harus pembenahan total,” tuturnya.</p>



<p>Selain rumah Latif, pohon tumbang itu juga berdampak pada dua bangunan lain di sekitarnya. Namun, kedua bangunan tersebut diketahui tidak dihuni dan hanya digunakan sebagai gudang. Usai kejadian, Latif segera melaporkan peristiwa tersebut kepada ketua RT setempat. Tak lama kemudian petugas dari berbagai instansi, termasuk tim penanganan bencana, datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi pohon.</p>



<p>&#8220;Petugas kemudian melakukan pemotongan batang dan dahan pohon secara bertahap untuk menghindari risiko pohon bergeser dan menimbulkan kerusakan yang lebih besar,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pohon-beringin-tua-tumbang-dan-timpa-rumah-warga-di-muharto-kota-malang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230726</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem Serang Wilayah Kota Malang, Pohon Tumbang Dilaporkan Terjadi di Lima Titik</title>
		<link>https://memontum.com/cuaca-ekstrem-serang-wilayah-kota-malang-pohon-tumbang-dilaporkan-terjadi-di-lima-titik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[serang,]]></category>
		<category><![CDATA[terjadi]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229706</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Cuaca ekstrem yang melanda Kota Malang dan Malang Raya hingga akhir Januari 2026, mendapat perhatian serius dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang. Kondisi cuaca yang tidak menentu, atau ditandai dengan angin kencang disertai hujan atau reda, dinilai tetap berpotensi membahayakan keselamatan warga. Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno, mengimbau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Cuaca ekstrem yang melanda Kota Malang dan Malang Raya hingga akhir Januari 2026, mendapat perhatian serius dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang. Kondisi cuaca yang tidak menentu, atau ditandai dengan angin kencang disertai hujan atau reda, dinilai tetap berpotensi membahayakan keselamatan warga.</p>



<p>Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hendak beraktivitas di luar rumah. Dirinya meminta, agar warga rutin memantau informasi prakiraan cuaca yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).</p>



<p>“Kami harapkan masyarakat selalu melihat rilis BMKG sebelum beraktivitas. Kalau memang tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya menunda keluar rumah,” ujar Prayitno, Sabtu (24/01/2026) tadi.</p>



<p>Selain itu, Prayitno juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan mitigasi mandiri di lingkungan masing-masing. Beberapa potensi bahaya yang perlu diantisipasi antara lain pohon rawan tumbang, baliho, hingga atap seng yang mudah terlepas saat diterpa angin kencang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Imbauan ini kami berikan, juga menyusul terjadinya lima kasus pohon tumbang di sejumlah titik di Kota Malang akibat angin kencang pada hari ini, Sabtu (24/01/2026). Yakni di Jalan Jakarta–Simpang Ijen, Jalan Langsep, Janti, Jalan Sumbersari dan Karangbesuki,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dari lima lokasi tersebut, Jalan Simpang Ijen menjadi titik paling signifikan. Sebuah pohon dengan diameter sekitar 30 sentimeter tumbang dan menimpa kabel serta pagar rumah warga hingga menutup akses jalan.</p>



<p>“Ada lima lokasi terdampak. Yang paling signifikan di Jalan Simpang Ijen karena pohon menimpa kabel dan pagar warga sampai menutup jalan,” katanya.</p>



<p>Prayitno memastikan, BPBD telah menyiagakan personel dan relawan guna mengantisipasi potensi dampak lanjutan dari cuaca ekstrem. Koordinasi juga dilakukan dengan seluruh camat di Kota Malang.</p>



<p>“Kami sudah berkoordinasi agar kelurahan tangguh dan relawan siaga di wilayah masing-masing. Sistemnya standby on call, jadi bisa langsung bergerak jika ada kejadian,” imbuh Prayitno. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229706</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Angin Kencang Picu Pohon Tumbang, BPBD Kota Malang Catat Sembilan Kejadian</title>
		<link>https://memontum.com/angin-kencang-picu-pohon-tumbang-bpbd-kota-malang-catat-sembilan-kejadian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kejadian]]></category>
		<category><![CDATA[kencang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[sembilan]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229654</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Angin kencang yang melanda Kota Malang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mencatat, ada sembilan kejadian pohon tumbang, yang terjadi hingga Jumat (23/01/2026) tadi. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno, menjelaskan bahwa dari total kejadian tersebut, tujuh kejadian dipicu oleh cuaca ekstrem [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Angin kencang yang melanda Kota Malang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mencatat, ada sembilan kejadian pohon tumbang, yang terjadi hingga Jumat (23/01/2026) tadi.</p>



<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno, menjelaskan bahwa dari total kejadian tersebut, tujuh kejadian dipicu oleh cuaca ekstrem berupa angin kencang. Sementara satu kejadian, disebabkan kondisi akar pohon yang sudah lapuk dan satu kejadian lainnya masuk kategori nonbencana karena pohon tertabrak truk kontainer.</p>



<p>“Laporan terakhir yang kami terima, kejadian pohon tumbang terjadi pada Jumat, 23 Januari 2026 pagi tadi adanya pohon tertabrak truk kontainer,” ujar Prayitno.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa salah satu kejadian akibat cuaca ekstrem terakhir tercatat terjadi di Jalan Panggung, Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, sekitar pukul 13.48 WIB, pada Senin (19/01/2026). Berdasarkan laporan periodik, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Malang, dahan pohon patah akibat kondisi pohon yang sudah lapuk dan dipicu angin kencang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dahan pohon berjenis cemara udang dengan diameter sekitar 30 sentimeter dan panjang kurang lebih 15 meter tersebut sempat menutup sebagian badan jalan, sehingga lalu lintas terhambat sementara. Selain itu, kejadian tersebut juga menyebabkan kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) putus akibat tertimpa dahan pohon. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi dalam kejadian ini,” jelasnya.</p>



<p>Dalam hal ini, BPBD Kota Malang melalui Pusdalops langsung berkoordinasi dengan DLH Kota Malang, PJU, PLN, serta unsur terkait lainnya untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon tumbang. Tidak hanya itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi angin kencang.</p>



<p>&#8220;Apabila masyarakat menemukan pohon rawan tumbang di lingkungan sekitar, segera melaporkan ke BPBD, guna mencegah terjadinya kejadian serupa,&#8221; imbuh Prayitno. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229654</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hujan Lebat Guyur Kota Malang, Banjir Rendam 39 Titik dan Satu Pohon Tumbang</title>
		<link>https://memontum.com/hujan-lebat-guyur-kota-malang-banjir-rendam-39-titik-dan-satu-pohon-tumbang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[rendam]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228419</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Cuaca ekstrem kembali terjadi di Kota Malang, Kamis (04/12/2025) tadi. Hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak siang, menyebabkan debit air sungai dan drainase meluap hingga memicu banjir di sejumlah wilayah. Berdasarkan laporan awal BPBD Kota Malang, tercatat 39 titik banjir dan satu kejadian pohon tumbang tersebar di beberapa kecamatan. Hal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Cuaca ekstrem kembali terjadi di Kota Malang, Kamis (04/12/2025) tadi. Hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak siang, menyebabkan debit air sungai dan drainase meluap hingga memicu banjir di sejumlah wilayah.</p>



<p>Berdasarkan laporan awal BPBD Kota Malang, tercatat 39 titik banjir dan satu kejadian pohon tumbang tersebar di beberapa kecamatan. Hal itu, dibenarkan oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno.</p>



<p>Dengan adanya kejadian tersebut, BPBD Kota Malang, langsung menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan assessment cepat, evakuasi warga dan memastikan tidak ada korban. &#8220;Hujan lebat memicu luapan drainase dan sungai, sehingga air masuk ke jalan hingga permukiman. Ada warga yang sempat terjebak di rumahnya dan satu titik terjadi pohon tumbang. Tim sudah kita kerahkan di seluruh lokasi terdampak,&#8221; ujar Prayitno, saat dihubungi Memontum.com.</p>



<p>Berdasarkan laporan BPBD, banjir paling banyak terjadi di Kecamatan Blimbing, Lowokwaru dan Sukun. Beberapa titik bahkan dilaporkan mengalami genangan cukup tinggi hingga masuk ke rumah warga.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di Kecamatan Blimbing, luapan air terjadi di Jalan Ciliwung, Jalan Kedawung, Jalan Letjend S Parman, Jalan Sunandar Priyo Sudarmo, hingga Jalan Taman Siswa yang dilaporkan ada warga terjebak di dalam rumah. Bahkan, di Jalan Karya Barat, luapan air sempat menjebol tembok rumah.</p>



<p>&#8220;Di Kecamatan Lowokwaru, banjir terpantau di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Jalan Sudimoro, Jalan Candi Kalasan, Jalan Bukirsari, Jalan Kebon Jeruk, hingga Jalan Gajayana. Sementara di Kecamatan Sukun, genangan terjadi di EWS Bukit Barisan, EWS Candi, serta Jalan Tersusan Sigura-gura,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dari Kecamatan Kedungkandang, BPBD menerima laporan satu kejadian pohon tumbang di Jalan Raya Sawojajar, tepatnya di depan Kantor Maxim. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.</p>



<p>Dalam hal ini, Prayitno mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem masih tinggi. &#8220;Data ini bersifat dinamis dan terus kami update. Masyarakat kami minta tetap berhati-hati, terutama yang tinggal di daerah rawan genangan dan aliran sungai,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228419</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem Kota Malang Picu 9 Titik Banjir, Pohon Tumbang hingga Longsor</title>
		<link>https://memontum.com/cuaca-ekstrem-kota-malang-picu-9-titik-banjir-pohon-tumbang-hingga-longsor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228361</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hujan dengan intensitas lebat mengguyur Kota Malang sejak siang hingga sore, memicu beberapa kejadian bencana hidrometeorologi, Selasa (02/12/2025) tadi. Berdasarkan laporan awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, tercatat sembilan titik banjir, tiga titik pohon tumbang dan dua titik tanah longsor di sejumlah kecamatan. Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hujan dengan intensitas lebat mengguyur Kota Malang sejak siang hingga sore, memicu beberapa kejadian bencana hidrometeorologi, Selasa (02/12/2025) tadi. Berdasarkan laporan awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, tercatat sembilan titik banjir, tiga titik pohon tumbang dan dua titik tanah longsor di sejumlah kecamatan.</p>



<p>Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno, mengatakan bahwa derasnya hujan menyebabkan debit air pada drainase dan sungai meningkat tajam hingga meluap ke jalan raya dan sebagian permukiman warga. Selain itu, pohon tumbang dan material longsor mengganggu akses jalan di beberapa lokasi.</p>



<p>&#8220;Sembilan titik banjir terpantau terjadi di empat kecamatan, diantaranya di Kecamatan Blimbing, terjadi di Jalan Letjen Sutoyo, Kelurahan Purwantoro, kemudian di Kecamatan Sukun, Jalan Candi, Kelurahan Karangbesuki, di Kecamatan Lowokwaru terjadi banjir di Jalan Bendungan Sutami, Sumbersari, Jalan Veteran, Sumbersari dan Jalan Bungur, Kelurahan Lowokwaru. Lalu, di Kecamatan Klojen, terjadi di Jalan Galunggung, Kelurahan Gading Kasri, Jalan Bareng Raya II G, Bareng, EWS Kayutangan, Kelurahan Oro-oro Dowo dan EWS Bukit Barisan, Kelurahan Gadingkasri,&#8221; jelas Prayitno.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, tiga pohon tumbang mayoritas terjadi di Kecamatan Klojen, diantaranya di Jalan Trunojoyo, Jalan Ijen Street, Oro-oro Dowo dan Jalan Patimura. Material pohon menutup sebagian badan jalan dan tengah ditangani BPBD bersama pihak terkait.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, juga terjadi tanah longsor di dua titik, yakni di Gang 7 RW 02, Kecamatan Sukun dan Jalan Kenanga Indah, Kelurahan Jatimulyo, Lowokwaru. &#8220;Proses asesmen dan penanganan masih berlangsung karena data bersifat dinamis dan dapat terus bertambah seiring pemantauan di lapangan. Seluruh tim BPBD Kota Malang saat ini juga sedang melakukan penanganan cepat di titik-titik terdampak,&#8221; imbuh Prayitno. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228361</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pohon Tumbang di Kota Malang Timpa sejumlah Mobil</title>
		<link>https://memontum.com/pohon-tumbang-di-kota-malang-timpa-sejumlah-mobil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[sejumlah]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227395</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Malang dan sekitarnya, membuat pohon berukuran besar tumbang dan menimpa sebuah mobil Toyota Innova Nopol N 1729 FZ , di Jalan Raya Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu (02/11/2025) sekitar pukul 14.00. Menurut keterangan saksi, Dani (23), bahwa saat kejadian arus lalu lintas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Malang dan sekitarnya, membuat pohon berukuran besar tumbang dan menimpa sebuah mobil Toyota Innova Nopol N 1729 FZ , di Jalan Raya Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu (02/11/2025) sekitar pukul 14.00.</p>



<p>Menurut keterangan saksi, Dani (23), bahwa saat kejadian arus lalu lintas tidak terlalu ramai. Namun, secara tiba-tiba dirinya mendengar suara keras dan ternyata ada pohon tumbang yang menimpa mobil.</p>



<p>&#8220;Suara cukup keras. Langsung saya keluar dan ternyata pohon tersebut sudah tumbang menimpa Bentor dan mobil Toyota Innova,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tak lama kemudian, warga sekitar berdatangan ke lokasi memberikan pertolongan. Sementara itu, petugas dari BPBD Kota Malang dan DLH Kota Malang segera tiba di lokasi dan langsung melakukan proses evakuasi terhadap pohon yang tumbang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kondisi orang yang ada di dalam mobil aman semua dan langsung keluar. Sedangkan untuk Bentornya kondisi kosong dan sedang berhenti di pinggir jalan. Semuanya aman dan tidak ada korban jiwa. Kalau mobilnya ringsek bagian atap dan kaca-kacanya pecah. Sedangkan Bentornya ringsek,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, di saat yang hampir bersamaan, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Untung Suropati Utara Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Pohon itu tumbang dan menimpa mobil Toyota Innova Reborn Nopol AG 1456 MC yang sedang melintas hingga mengalami rusak parah.</p>



<p>&#8220;Kejadian pukul 14.15. Saat itu, kondisinya sedang hujan deras. Tidak lama berselang, pohon dengan ketinggian 15 meter dan berdiameter satu meter tumbang dan mengenai mobil yang melintas,&#8221; ujar salah seorang saksi, Naswandi.</p>



<p>Naswandi menuturkan, bahwa ada lima orang di dalam mobil yang tertimpa pohon tersebut. Terdiri dari 4 laki-laki termasuk pengemudi dan anak kecil serta 1 perempuan.</p>



<p>&#8220;Mereka orang Blitar dan habis ikut lomba burung dan sedang perjalanan pulang. Semuanya selamat dan tidak ada yang luka, dievakuasi keluar lewat jendela mobil,&#8221; terangnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227395</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pohon Trembesi Tumbang di Jalan Prof. Moch. Yamin, Satu Warga Luka dan Beberapa Kendaraan Rusak</title>
		<link>https://memontum.com/pohon-trembesi-tumbang-di-jalan-prof-moch-yamin-satu-warga-luka-dan-beberapa-kendaraan-rusak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2025 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beberapa]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[trembesi]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<category><![CDATA[yamin,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227066</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hujan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Kota Malang dan menyebabkan Pohon Trembesi tumbang di Jalan Prof Moch Yamin, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Jumat (24/10/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa itu, mengakibatkan satu orang mengalami luka dan beberapa kendaraan mengalami kerusakan. Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hujan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Kota Malang dan menyebabkan Pohon Trembesi tumbang di Jalan Prof Moch Yamin, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Jumat (24/10/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa itu, mengakibatkan satu orang mengalami luka dan beberapa kendaraan mengalami kerusakan.</p>



<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Prayitno, mengatakan bahwa berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Malang, akar Pohon Trembesi diketahui telah lapuk dan tumbang, akibat hujan intensitas ringan hingga sedang disertai angin. “Korban luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) untuk mendapatkan perawatan,” ujar Prayitno.</p>



<p>Selain korban luka, pohon tumbang juga menimpa dua mobil, sepeda motor dan becak. Tak hanya itu, kabel listrik milik PLN dan kabel provider, juga dilaporkan kendur akibat tertimpa batang pohon.</p>



<p>&#8220;Untuk kendaraan yang rusak, satu mobil dengan rusam sedang, satu mobil rusak ringan, satu becak rusak sedang dan satu sepeda motor rusak ringan,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mendapati laporan tersebut, Unit Reaksi Cepat (URC) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, PLN, relawan kebencanaan, Bhabinkamtibmas, serta anggota Polresta Malang Kota langsung melakukan penanganan dan evakuasi di lokasi kejadian. Proses pembersihan pohon selesai sekitar pukul 15.00 WIB.</p>



<p>&#8220;Saat ini kondisi jalan sudah lancar kembali,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Karena hal itu, BPBD juga mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi tanah amblas atau pohon rawan tumbang, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.</p>



<p>“Kami merekomendasikan pemangkasan berkala pada pohon dengan daun rimbun dan monitoring terhadap pohon yang mati atau rawan tumbang,” imbuh Prayitno.</p>



<p>Sementara itu, untuk total kerugian materi akibat insiden tersebut masih dalam proses perhitungan oleh tim BPBD bersama dinas terkait. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227066</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diserang Cuaca Ekstrem, Pohon Beringin Tumbang Timpa Truk di Ngajum</title>
		<link>https://memontum.com/diserang-cuaca-ekstrem-pohon-beringin-tumbang-timpa-truk-di-ngajum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beringin]]></category>
		<category><![CDATA[diserang]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Ngajum]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226972</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang, sebabkan satu Pohon Beringin tumbang di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Selasa, (21/10/2025) tadi. Adalah pohon berdiameter 1 meter dan tinggi 25 meter, yang mengalami tumbang di depan Kompleks Punden Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Ngajum. Akibat musibah itu, satu unit truk milik Hermanto, warga Dusun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang, sebabkan satu Pohon Beringin tumbang di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Selasa, (21/10/2025) tadi. Adalah pohon berdiameter 1 meter dan tinggi 25 meter, yang mengalami tumbang di depan Kompleks Punden Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Ngajum.</p>



<p>Akibat musibah itu, satu unit truk milik Hermanto, warga Dusun Krajan RT 8 RW 1, Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, yang saat itu sedang terparkir di lokasi, menjadi korban musibah itu. Beruntung, sang pemilik yang sedang beristirahat di dalam truk, tidak mengalami luka serius.</p>



<p>Kejadian itu, selain merusak truk, juga merusak sarana lain. Seperti, rusaknya instalasi kabel milik PLN dan PT Telkom.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Informasi kejadian itu, diterima oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Malang, sekitar pukul 16.10 WIB. Menindaklanjuti laporan, Pusdalops PB segera berkoordinasi dengan pihak terkait dan TRC PB melakukan assessment serta penanganan di lapangan. Proses pemotongan dan pembersihan material pohon tumbang telah dilakukan, dan penanganan dinyatakan selesai.</p>



<p>&#8220;Kami langsung bergerak cepat begitu menerima laporan. Tim kami bersama unsur terkait melakukan pemotongan pohon dan pembersihan material di lokasi kejadian. Saat ini kami juga terus memantau kondisi cuaca agar bisa mengambil langkah antisipatif jika terjadi kejadian serupa,&#8221; kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan.</p>



<p>Tidak ada korban jiwa maupun kebutuhan mendesak, dalam kejadian itu. Namun, BPBD Kabupaten Malang mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika cuaca menunjukkan potensi hujan lebat disertai angin kencang. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226972</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
