<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tunas &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tunas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jun 2023 11:07:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tunas &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pastikan Hewan Kurban Aman, Wali Kota Malang Pantau RPH Perumda Tunas dan Juleha</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-hewan-kurban-aman-wali-kota-malang-pantau-rph-perumda-tunas-dan-juleha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jun 2023 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aman]]></category>
		<category><![CDATA[hewan]]></category>
		<category><![CDATA[juleha]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pantau]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda]]></category>
		<category><![CDATA[tunas]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192136</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Momen perayaan Idul Adha 1444 Hijriah, juga dimanfaatkan oleh Wali Kota Malang, Sutiaji, untuk memantau secara langsung prosesi penyembelihan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas) Kota Malang, Jalan Raya Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (29/06/2023) tadi. Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Momen perayaan Idul Adha 1444 Hijriah, juga dimanfaatkan oleh Wali Kota Malang, Sutiaji, untuk memantau secara langsung prosesi penyembelihan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas) Kota Malang, Jalan Raya Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (29/06/2023) tadi.</p>



<p>Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang telah diberikan oleh ratusan mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri di Kota Malang, yang telah membantu dalam proses penyembelihan hewan kurban di tahun ini. &#8220;Alhamdulillah, kita dibantu untuk pemantauan dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Kota Malang. Mereka ada sekitar 400 hingga 450 personel, yang menyebar di lima kecamatan Kota Malang,&#8221; kata Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Hal tersebut dilakukan, guna untuk menjaga kehigienisan (kebersihan) hewan dan memastikan agar tidak terjangkit penyakit apapun. Termasuk, dalam Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), yang menyerang pada sapi.</p>



<p>&#8220;Jangan sampai, nanti masyarakat itu mendapatkan daging dari hewan yang berpenyakit. Makanya, ini dilakukan pemeriksaan dan untuk memastikan hewan yang terjangkit PMK, juga sudah tidak ada,” ujarnya.</p>



<p>Kemudian, dalam kesempatan itu pihaknya juga melihat langsung proses penyembelihan lima ekor sapi miliknya di RPH Kota Malang. Dimana, dalam penyembelihan sendiri melibatkan 13 Juru Sembelih Halal (Juleha) yang sudah terlatih secara profesional dan mengikuti tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam.</p>



<p>“Saya berharap, ini bisa memberikan contoh yang baik. Apalagi, Juleha di RPH Kota Malang itu sudah profesional dalam melakukan penyembelihan, dan pasti dengan cara islami,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tunas Kota Malang, Dodot Tri Widodo, menyampaikan jika lima ekor sapi milik Wali Kota Malang, satu diantaranya berjenis Limosin dengan berat badan hampir 800 kg dan empat ekor sapi jenis Simental.</p>



<p>“Pak wali tadi selain 5 ekor sapi, juga 2 ekor kambing. Beliau tidak mau ribet, jadi kita yang melakukan pemotongan sampai masuk dalam tas kresek, dan mereka tinggal mendistribusikan. Pembagiannya sesuai permintaan, kalau yang mau dibagi banyak kita timbangnya per 1 kg sampai satu sentengah kg. Tetapi kalau sedikit ya bisa 2 kg, tergantung request,” jelas Dodot.</p>



<p>Lebih lanjut, Dodot memperkirakan, jika sampai dengan tiga hari ke depan, hewan kurban yang disembelih di RPH Kota Malang, bisa mencapai 200 ekor sapi, dan 150 ekor kambing. Sampai dengan saat ini, RPH Kota Malang telah melakukan pemotongan hingga lebih dari 100 ekor sapi.</p>



<p>“Saat ini yang terdata 100 lebih, kan berjalan terus. Kemarin 55 dan hari ini lebih banyak. Nanti sore atau malam baru ketahuan. Tapi perkiraan kami total sekitar 200 ekor sapi dan 150 ekor kambing. Karena tahun lalu segitu,” tambahnya.</p>



<p>Saat disinggung mengenai temuan penyakit, pihaknya menyampaikan jika sampai dengan saat ini aman dan belum ada temuan sama sekali. Sebab, sebelum masuk di RPH Kota Malang, hewan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.</p>



<p>“Alhamdulillah aman, jadi sebelum dan sesudah kami cek semua. Jadi ada dokter hewan dan kir master. Belum ada temuan dan tidak ada yang dipulangkan karena sakit. Karena kasian masyarakat, kalau mereka harus menerima daging dalam keadaan rusak atau berpenyakit,” imbuh Dodot. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192136</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Idul Adha 2023, Perumda Tunas Targetkan Peningkatan Penjualan Hewan Kurban</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-idul-adha-2023-perumda-tunas-targetkan-peningkatan-penjualan-hewan-kurban</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jun 2023 10:11:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[adha]]></category>
		<category><![CDATA[hewan]]></category>
		<category><![CDATA[idul]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<category><![CDATA[tunas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191342</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah tahun 2023, Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas) Kota Malang, kini menargetkan adanya peningkatan penjualan hewan kurban, dibanding tahun lalu. Jika sebelumnya hanya 20 ekor sapi dan 70 ekor kambing, kini ditargetkan bisa mencapai 30 ekor sapi dan 100 ekor kambing. Kepala Perumda Tunas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah tahun 2023, Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas) Kota Malang, kini menargetkan adanya peningkatan penjualan hewan kurban, dibanding tahun lalu. Jika sebelumnya hanya 20 ekor sapi dan 70 ekor kambing, kini ditargetkan bisa mencapai 30 ekor sapi dan 100 ekor kambing.</p>



<p>Kepala Perumda Tunas Kota Malang, Dodot Tri Widodo, menyampaikan jika selain memiliki tempat pemotongan hewan dan peternakan. Perumda Tunas juga memiliki tempat untuk penggemukan sapi yang dinilai cukup mumpuni.</p>



<p>“Mudah-mudahan di tahun ini ada peningkatan, paling tidak 100 ekor kambing dan 25 ekor sapi. Di kita juga ada penggemukan sapi, dan untuk kambing nanti kita ambil dari tempat lain partner kita,” jelas Dodot, saat dikonfirmasi, Senin (19/06/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, mengenai harga hewan yang dijualkan menurutnya juga lebih murah dan kompetitif. Karena Perumda Tunas memiliki farm (peternakan,red) sendiri. Untuk harga sapi hidup maksimal Rp 60 ribu per kilogramnya. Kalau kambing antara Rp 2,5 juta sampai Rp 3 juta.</p>



<p>“Insyaallah harga di kita lebih murah, karena kita juga punya ternak sendiri. Terus partner kita sudah jauh jauh hari kita booking. Jadi harganya wajar,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Selain penjualan hewan kurban, Perumda Tunas juga melayani jasa pemotongan hewan kurban. Mulai dari paket A senilai Rp 805 ribu hingga paket C senilai Rp 1.695.000 untuk pemotongan sapi. Sementara, untuk jasa pemotongan kambing, mulai dari Rp 225 ribu hingga Rp 335 ribu.</p>



<p>“Jasa potong macam macam. Apakah motong pengulitan atau sampai tas kresek. Sesuai dengan order mereka. Kalau mereka maunya hanya dipotong empat bagian saja, ya nanti mereka yang bagi bagi sendiri, potong potong sendiri tidak apa apa,” ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, bajwa pihaknya juga mengaku bakal menambah petugas atau tenaga borongan untuk membantu melayani jasa pemotongan tersebut. Dodot berharap, pelaksanaan Idul Adha tahun ini bisa berjalan dengan lancar dan tanpa ada kekhawatiran penyakit menular pada hewan.</p>



<p>“Mudah mudahan lancar, artinya sudah tidak ada lagi penyakit yang dikhawatirkan masyarakat,” imbuh Dodot.</p>



<p>Sebagai informasi, pemotongan hewan di Perumda Tunas diklaim memiliki berbagai kelebihan dibandingkan lainnya. Mulai dari fasiltas pemotongan yang lengkap dan mumpuni, tempat pemotongan yang higienis, proses pemotongan yang relatif lebih cepat, dan daging terjamin halal dan ASUH (aman, sehat, utuh dan halal). <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191342</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Stabilkan Harga, Perumda Tunas Kota Malang Gelar Pasar Murah di Kelurahan Bandungrejosari</title>
		<link>https://memontum.com/stabilkan-harga-perumda-tunas-kota-malang-gelar-pasar-murah-di-kelurahan-bandungrejosari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jun 2023 03:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bandungrejosari]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[murah]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[stabilkan]]></category>
		<category><![CDATA[tunas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190868</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka menstabilisasikan harga, Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas) Kota Malang menggelar kegiatan pasar murah di Kantor Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (14/06/2023) pagi. Direktur Perumda Tunas, Dodot Tri Widodo, menyampaikan jika Perumda Tunas juga menjadi bagian dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang, maka pihaknya hadir di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka menstabilisasikan harga, Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas) Kota Malang menggelar kegiatan pasar murah di Kantor Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (14/06/2023) pagi.</p>



<p>Direktur Perumda Tunas, Dodot Tri Widodo, menyampaikan jika Perumda Tunas juga menjadi bagian dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang, maka pihaknya hadir di tengah-tengah masyarakat Kota Malang untuk melakukan kegiatan tersebut. &#8220;Karena Perumda Tunas ini menjadi anggota dari TPID, maka nanti setiap hari kita akan jalan ke kelurahan-kelurahan yang ada di Kota Malang. Memang yang pertama ini di Kecamatan Sukun, karena kita berlokasi di sini, dan juga karena padat penduduknya, sehingga kita mulai dari sini,” jelas Dodot, saat ditemui di lokasi Kelurahan Bandungrejosari.</p>



<p>Ditambahkan Dodot, jika barang yang dijualkan dalam pasar murah tersebut, terutama yaitu sembako. Seperti, beras, gula, telur ayam, dan minyak. Tentu harga yang ditawarkan relatif lebih murah, dari harga pasaran biasanya.</p>



<p>“Kami bekerja sama langsung dengan peternak, produsen gula, dan produsen minyak. Sehingga, harga yang kita jualkan relatif lebih murah, dibanding dengan yang lain. Tujuannya supaya masyarakat bisa mengakses harga yang lebih murah,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut disampaikan, dalam pembelian tersebut juga tidak ada batasan yang diberikan, namun jika barang langka akan di batasi. Untuk jumlah barang yang disediakan oleh Perumda Tunas yaitu sebanyak satu truk.</p>



<p>“Hari ini kita bawa satu truk, kalau nanti habis ya kita ambil lagi, untuk melayani masyarakat. Tahap awal ini memang kita langsung menyasar ke masyarakat, tapi berikutnya kerjasama dengan UMKM di masing-masing kelurahan, atau pedagang kelontong. Harapannya kalau pedagang beli ke kita, mereka mendistribusikan ke masyarakat dengan harga yang wajar,” tuturnya.</p>



<p>Ke depan, kegiatan pasar murah tersebut akan terus dilakukan tiap harinya, dengan menyasar empat kecamatan lain yang ada di Kota Malang. Diantaranya, Kecamatan Kedungkandang, Kecamatan Blimbing, Kecamatan Klojen, dan Kecamatan Lowokwaru.</p>



<p>“Ini kita lakukan setiap hari. Jadi di lima kecamatan yang ada di Kota Malang, dengan menyasar 57 kelurahan,” imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, salah satu warga yang turut antusias dalam kegiatan pasar murah, Utami, sangat bersyukur dengan adanya kegiatan tersebut. Sehingga, pihaknya bisa membeli dua karton minyak dengan harga yang relatif murah.</p>



<p>“Bersyukur ada barang murah karena lainnya mahal. Kalau di luar kan harganya Rp 14 ribu, disini cuma Rp 13.500 aja. Apalagi ini juga untuk hajatan di bulan depan,” tambah Utami. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190868</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
