<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tunggal &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tunggal/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Dec 2025 12:46:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tunggal &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Laka Tunggal Bus PO Cahaya Trans di Semarang Sebabkan 16 Orang Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/laka-tunggal-bus-po-cahaya-trans-di-semarang-sebabkan-16-orang-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[cahaya]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[sebabkan]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[tunggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228935</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Semarang &#8211; Bus PO Cahaya Trans Nopol B 7201 IV, jurusan Jatiasih Jakarta -Jogja, mengalami kecelakaan (Laka) tunggal di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Senin (22/12/2025) sekitar pukul 00.45. Bus berpenumpang 34 orang tersebut, secara tetiba terguling ke arah sisi kiri. Akibat kejadian itu, sebanyak 16 orang dilaporkan meninggal dunia. Terkait penyebab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Semarang</strong> &#8211; Bus PO Cahaya Trans Nopol B 7201 IV, jurusan Jatiasih Jakarta -Jogja, mengalami kecelakaan (Laka) tunggal di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Senin (22/12/2025) sekitar pukul 00.45. Bus berpenumpang 34 orang tersebut, secara tetiba terguling ke arah sisi kiri.</p>



<p>Akibat kejadian itu, sebanyak 16 orang dilaporkan meninggal dunia. Terkait penyebab Laka, kejadian itu kini ditangani oleh petugas.</p>



<p>Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, mengatakan bahwa sebelum terjadi kecelakaan, bus tersebut melaju dengan kecepatan tinggi di tol hingga menabrak pembatas jalan. &#8220;Bus melaju dengan kecepatan tinggi menabrak pembatas jalan di tikungan jalur penghubung RAM 3, exit Tol Krapyak Semarang,&#8221; katanya.</p>



<p>Akibat benturan keras itu, menyebabkan kerusakan parah pada badan dan atap bus. Bus tersebut kemudian terguling ke sisi kiri. Sejumlah penumpang terjepit di dalam kendaraan, sehingga proses evakuasi berlangsung cukup lama.</p>



<p>Dari kejadian itu, seluruh korban dalam Laka itu selanjutnya dibawa ke beberapa rumah sakit di kawasan Semarang yaitu RS Tugu, RS Columbia, RS Elizabeth dan RS Kariadi Semarang untuk mendapatkan penanganan medis. &#8220;Kecelakan bus itu mengakibatkan 16 orang meninggal dan 8 orang luka,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Ribut Hari Wibowo, menyebut pihaknya juga mendalami terkait dugaan sopir mengantuk saat kejadian. Selain itu, polisi akan melakukan tes urine terhadap sopir bus tersebut untuk mendalami ada tidaknya pengaruh Narkoba.</p>



<p>&#8220;Kami masih melakukan penyelidikan. Dugaan awal adalah laka tunggal. Nanti terhadap driver, sopirnya juga sedang kita tes urine. Kita tes apakah yang bersangkutan menggunakan Narkoba atau kandungan zat yang dilarang lainnya,&#8221; ujar Irjen Ribut.</p>



<p>Dirinya mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan awal, pengemudi bus bernama Gilang merupakan sopir cadangan bus PO Cahaya Trans. &#8220;Kami masih mendalami penyebab kecelakaan bus tersebut,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Salah seorang penumpang, Sutiadi Sarwono (67), warga Dusun Lodalang, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, mengatakan bahwa dirinya berada di dalam bus tersebut dari Bogor hendak pulang ke Boyolali untuk menghadiri acara keluarga.</p>



<p>&#8220;Sebelum kejadian, saya masih terjaga. bus melaju kencang saat melewati tikungan Simpang Susun Tol Krapyak. Bus melaju di jalan turunan, namun saat itu tidak ada pelambatan seolah olah tidak ada pengereman. Pas di tikungan itu oleng hingga terjadi kecelakaan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sutiadi mengalami luka bagian kepala, wajahnya lecet dan dirawat di RSUD Tugurejo, Kota Semarang. Terlihat ada perban menutupi lukanya. Kakinya juga mengalami luka tekena pecahan kaca bus. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228935</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Meninggal, Bus Brimob Bawa Rombongan Pelajar SMAN 1 Porong Laka Tunggal di Tol Purwodadi</title>
		<link>https://memontum.com/dua-meninggal-bus-brimob-bawa-rombongan-pelajar-sman-1-porong-laka-tunggal-di-tol-purwodadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Feb 2025 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Brimob]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[porong]]></category>
		<category><![CDATA[purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[rombongan]]></category>
		<category><![CDATA[tunggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218885</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Bus milik Brimob yang mengangkut rombongan 31 siswa SMAN 1 Porong dan dua guru pendamping, mengalami kecelakaan lalu lintas di persimpangan pintu keluar Tol Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (01/02/2025) sekitar pukul 11.38. Bus yang dikemudikan Khoirul (60), pensiunan, warga Mojokerto tersebut, menabrak Duadrill Chevron Purwodadi KM 72-73. Akibat kecelakaan ini, sopir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Bus milik Brimob yang mengangkut rombongan 31 siswa SMAN 1 Porong dan dua guru pendamping, mengalami kecelakaan lalu lintas di persimpangan pintu keluar Tol Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (01/02/2025) sekitar pukul 11.38. Bus yang dikemudikan Khoirul (60), pensiunan, warga Mojokerto tersebut, menabrak Duadrill Chevron Purwodadi KM 72-73.</p>



<p>Akibat kecelakaan ini, sopir bus meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, sejumlah siswa menderita luka-luka dan dilarikan ke sejumlah rumah sakit. Selain sopir bus, ada satu korban perempuan yang dilaporkan juga meninggal dunia dalam peristiwa ini.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa rombongan bus tersebut berencana ke salah satu tempat rekreasi di Malang. Namun saat melintas di exit Tol Purwodadi, bus kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan tol yang terbuat dari besi baja. Akibatnya, terjadi benturan cukup keras hingga membuat bagian depan bus rusak parah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sopir bus, Khoirul, dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan para korban luka-luka telah dibawa ke sejumlah rumah sakit terdekat, termasuk RS Lawang Medika, RS Bangil, Puskesmas Purwodadi, hingga IGD RSSA Malang untuk mendapatkan perawatan medis.</p>



<p>Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Derie Prayoga, menjelaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. &#8220;Korban lainnya masih dalam proses pendataan, karena mengingat tadi kami fokusnya pada evakuasi dan penyelamatan korban lebih dulu,&#8221; kata AKP Derie</p>



<p>Sementara itu, Kepala Sub Bagian Humas RSUD Saiful Anwar, Dony Iryan Vebry Prasetyo, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakan sementara ini pihaknya telah menerima tujuh korban dalam peristiwa kecelakaan itu. &#8220;Lima orang korban sedang dalam perawatan. Dua korban meninggal dunia sudah di kamar jenazah. Korban yang mengalami luka-luka dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSSA terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan. Dua korban meninggal yang sudah berada di kamar jenazah, itu satu laki-laki dan satu perempuan,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218885</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Debat Publik Pilkada Trenggalek 2024, Paslon Tunggal Ipin-Syah Sampaikan Visi Misi</title>
		<link>https://memontum.com/debat-publik-pilkada-trenggalek-2024-paslon-tunggal-ipin-syah-sampaikan-visi-misi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Nov 2024 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Ipin - Syah]]></category>
		<category><![CDATA[paslon]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[tunggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216241</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek menggelar debat terbuka untuk satu-satunya pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek, Rabu (06/11/2024) tadi. Debat ini, menjadi ajang bagi panelis untuk menguji kesiapan Paslon tunggal yakni pasangan petahana Mochamad Nur Arifin &#8211; Syah Natanegara (Ipin &#8211; Syah), dalam menghadapi berbagai tantangan daerah. Adapun enam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek menggelar debat terbuka untuk satu-satunya pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek, Rabu (06/11/2024) tadi. Debat ini, menjadi ajang bagi panelis untuk menguji kesiapan Paslon tunggal yakni pasangan petahana Mochamad Nur Arifin &#8211; Syah Natanegara (Ipin &#8211; Syah), dalam menghadapi berbagai tantangan daerah.</p>



<p>Adapun enam tema debat kali ini, yakni adalah memaksimalkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, menyelaraskan pelaksanaan pembangunan daerah (kabupaten/kota) provinsi dan nasional serta memperkokoh NKRI dan kebangsaan.</p>



<p>Calon Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyampaikan harapannya dalam debat kali ini, dimana dalam kesempatan itu dirinya bersama Calon Wakil Bupati Trenggalek akan mewujudkan cita-cita Presiden RI, yakni Indonesia Emas.</p>



<p>&#8220;Mewujudkan Indonesia Emas yang dimaksud ini adalah bagaimana agar daerah bisa berpendapatan tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang merata. Kita juga mengharapkan pertumbuhan ekonomi tumbuh hingga 8 persen. Padahal selama 7 bulan terakhir tepatnya per Maret, inflasi 3, 05 menjadi 1,71 di bulan Oktober,&#8221; ungkap Mas Ipin, saat dikonfirmasi seusai debat, Rabu (06/11/2024) tadi.</p>



<p>Dirinya menegaskan, untuk salah satu cara dalam mendorong daya beli. Contohnya, kopiah yang dikenakannya dibeli dari toko Pak Sobirin yang ada di Pasar Pon, baju dijahit oleh Zelly, celana juga dijahit sendiri oleh Pak Nur dan sepatu juga dari pengrajin lokal.</p>



<p>&#8220;Itu contoh saja. Ibaratnya jika ke depan memang ada program makan siang gratis, kita tidak perlu lagi impor dari luar. Cukup mengambil bahan pangan lokal. Juga jika proyek perumahan rakyat akan direalisasikan, cukup dengan Pemerintah Daerah menyiapkan lahannya dan kementerian menentukan bangunannya. Maka otomatis akan menyerap tenaga kerja yang maksimal,&#8221; jelas Mas Ipin.</p>



<p>Selain itu, suami Novita Hardiny ini mengatakan ada salah satu hal yang belum tersampaikan dalam debat kali ini. Yakni, terkait hak masyarakat menilai ASN/PNS.</p>



<p>Seperti, jam kerja masih pagi usai absen fingerprint tetapi masyarakat melihat ASN/PNS di luar kantor (ngopi di warung, belanja dan sebagainya, red) dan mengetahui nama yang bersangkutan. Maka masyarakat bisa masuk ke skm.trenggalekkab.go.id dan memberikan rating 1 dengan menulis keterangan ASN/PNS sedang ngopi saat jam kerja.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dampak adanya penilaian masyarakat ini, nantinya yang bersangkutan tidak akan menerima TPP full. Hal ini membantu saya untuk mengawasi kinerja pegawai. Dan mereka juga tidak akan main-main saat bekerja,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Mas Ipin juga menambahkan, nantinya sektor pariwisata akan menjadi etalase ekonomi Trenggalek, yang perlu didorong dan dioptimalkan. Karena melihatkan banyak pekerja dan pelaku ekonomi lainnya, mulai biro jasa transportasi, ekraf, UMKM dan lain sebagainya.</p>



<p>Dari data statistik investasi yang masuk ke Trenggalek dan paling besar menciptakan lapangan pekerjaan adalah sektor industri, kedua sektor perdagangan dan yang ketiga sektor pariwisata sebesar 11,6 persen. &#8220;Industri dan perdagangan ini adalah industri dari hasil-hasil olahan pertanian perikanan dan segala macam dan statusnya termasuk industri mikro, kecil dan menengah. Jadi kita ingin kedepan ekonominya harus bisa tumbuh merata,&#8221; kata Mas Ipin.</p>



<p>Disinggung soal program sekolah bagi difabel, Mas Ipin menyebut sebelum mengambil cuti kampanye, dirinya sudah melakukan rapat terbatas bersama dengan Bappeda untuk menghitung semua siswa mulai dari tingkat PAUD hingga SMA yang berstatus difabel. Nyatanya, jumlah itu tidak terlalu banyak hanya 524.</p>



<p>Dan, Mas Ipin meminta untuk kuota tersebut ditambah dengan catatan meski siswa tersebut tidak difabel tetapi berasal dari orang tua difabel agar dimasukkan data. &#8220;Dari data yang masuk ini nantinya, sisa berkebutuhan khusus akan mendapatkan perhatian lebih untuk menempuh pendidikan yang layak. Dengan menggratiskan biaya sekolah, seragam dan lain-lain. Bahkan kita juga akan menyiapkan angkutan sekolahnya. Dan selama 5 tahun kedepan, siswa difabel maupun keluarga difabel akan kita gratiskan untuk biaya sekolah mulai dari PAUD hingga SMA,&#8221; terangnya.</p>



<p>Komisioner KPU Trenggalek Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Imam Nurhadi, mengatakan debat publik ini hanya akan digelar satu kali. &#8220;Alhamdulillah acara debat publik kali ini berjalan lancar tanpa kendala. Dan debat ini hanya dilakukan sekali dengan pertimbangan sudah menjadi keputusan bersama baik dari paslon dan tim pemenangan yang ingin jika debat hanya dilakukan sekali saja,&#8221; ujar Imam.</p>



<p>Untuk tahapan Pilkada selanjutnya, di 14 hari terakhir masa kampanye akan ada iklan kampanye. Dalam aturannya, paslon bisa memasang iklan kampanye di beberapa media baik cetak, online, radio atau televisi.</p>



<p>&#8220;Setelah iklan kampanye berlangsung, selanjutnya tanggal 24 hingga 26 November masuk masa. Sedangkan di tanggal 27 November kita akan melakukan tahapan pemungutan dan penghitungan suara,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216241</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KPU Trenggalek Jadwalkan Debat Publik untuk Satu Paslon Tunggal</title>
		<link>https://memontum.com/kpu-trenggalek-jadwalkan-debat-publik-untuk-satu-paslon-tunggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Nov 2024 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[jadwalkan]]></category>
		<category><![CDATA[paslon]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<category><![CDATA[tunggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216184</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek akan menggelar debat publik untuk pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek 2024. Meski hanya ada satu Paslon tunggal, yakni Mochamad Nur Arifin &#8211; Syah Natanegara (Ipin &#8211; Syah) atau Paslon petahana dengan nomor urut 2 dan diusung oleh 10 partai politik (Parpol) baik parlemen [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek akan menggelar debat publik untuk pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek 2024. Meski hanya ada satu Paslon tunggal, yakni Mochamad Nur Arifin &#8211; Syah Natanegara (Ipin &#8211; Syah) atau Paslon petahana dengan nomor urut 2 dan diusung oleh 10 partai politik (Parpol) baik parlemen maupun non parlemen, namun debat publik tetap akan digelar.</p>



<p>Diketahui, debat publik Pilbup Trenggalek ini akan digelar Rabu (06/11/2024) besok, sekitar pukul 14.30 hingga 16.00 WIB di salah satu hotel di Surabaya dan akan ditayangkan di salah satu stasiun televisi nasional. Sementara dalam tahapan kampanye, metode debat publik wajib diselenggarakan oleh masing-masing KPU kabupaten atau kota. Hal ini, bertujuan untuk menyebarluaskan profil, visi dan misi serta program kerja pasangan calon (Paslon) kepada masyarakat sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan pilihannya nanti.</p>



<p>Komisioner KPU Trenggalek Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Imam Nurhadi, mengungkapkan bahwa tujuan debat ini untuk menyebarluaskan profil, visi dan misi calon tunggal hingga program kerja yang akan ditawarkan kepada masyarakat. &#8220;Di debat publik besok, Paslon akan menyampaikan visi misi dan program kerja yang akan dilakukan kepada masyarakat,&#8221; katanya saat dikonfirmasi, Selasa (05/11/2024) tadi.</p>



<p>Selain itu, debat ini akan jadi ajang bagi warga untuk mendapat informasi menyeluruh dari Paslon tunggal yang ada di Kota Keripik Tempe. Dengan demikian, masyarakat akan bisa mempertimbangkan, memilih Paslon atau kotak kosong.</p>



<p>&#8220;Debat ini mengacu pada Keputusan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2024 dan KPT KPU nomor 1363 Tahun 2024. Mekanisme kampanye untuk calon tunggal ini, termasuk debat publik yang difasilitasi oleh KPU kabupaten atau kota,&#8221; kata Imam.</p>



<p>Dalam pelaksanaannya nanti, KPU Trenggalek akan bertanggung jawab atas persiapan teknis debat. Mulai dari desain acara, tata tertib, tema debat, hingga pemilihan moderator dan panelis.</p>



<p>&#8220;KPU juga berkoordinasi dengan partai politik atau tim kampanye pasangan calon untuk mensosialisasikan desain acara dan aturan yang harus diikuti,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Debat tersebut tetap akan dipimpin moderator yang netral dan harus memenuhi beberapa persyaratan. Antara lain, berasal dari kalangan profesional atau akademisi, memiliki integritas tinggi, jujur, simpatik, serta memiliki pemahaman tentang demokrasi dan Pemilu.</p>



<p>Bukan hanya moderator, KPU juga harus memastikan jika panelis yang dipilih dalam pelaksanaan debat harus netral dan tidak memihak. &#8220;KPU setidaknya mengundang lima panelis yang terdiri dari akademisi dan profesional. Mereka nanti juga harus bersikap netral dan memiliki keahlian sesuai dengan tema debat yang diusung,&#8221; tambah Imam.</p>



<p>KPU Trenggalek telah menyusun format debat yang terbagi dalam enam segmen. Segmen pertama dimulai dengan pembukaan, yang mencakup pembacaan tata tertib dan penyampaian visi, misi serta program dari pasangan Ipin &#8211; Syah.</p>



<p>Mengingat hanya ada satu Paslon, pada segmen kedua hingga kelima, moderator akan fokus untuk memandu sesi penajaman visi dan misi. Di sini, calon tunggal akan diberikan kesempatan untuk mengelaborasi program-program yang mereka tawarkan lebih mendalam.</p>



<p>Imam menambahkan, tema debat umumnya merujuk pada visi, misi, serta program yang mencerminkan rencana pembangunan jangka panjang Kabupaten Trenggalek. &#8220;Beberapa fokus utama yang diangkat diantaranya, upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, serta menyelesaikan permasalahan daerah,&#8221; katanya.</p>



<p>Selama debat berlangsung, peserta maupun pihak yang diundang dilarang membawa atribut kampanye, meneriakkan slogan, serta membuat kegaduhan. Hal ini dilakukan untuk menjaga suasana debat tetap kondusif.</p>



<p>Sampai saat ini pihaknya terus mematangkan konsep pelaksanaan debat publik dengan calon tunggal tersebut agar lebih menarik bagi masyarakat. &#8220;Kami berupaya menyajikan debat publik semenarik mungkin agar tidak monoton. Dengan begitu, audiens yang datang atau yang menonton tidak bosan. Semoga pelaksanaan debat publik besok berjalan lancar tanpa kendala yang berarti,&#8221; papar Imam. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216184</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Kota Malang Usulkan Calon Tunggal sebagai Pengganti Pj Wali Kota Wahyu</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-kota-malang-usulkan-calon-tunggal-sebagai-pengganti-pj-wali-kota-wahyu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jul 2024 06:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengganti]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[tunggal]]></category>
		<category><![CDATA[usulkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211965</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; DPRD Kota Malang mengusulkan satu nama sebagai calon pengganti Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam merespon pengajuan pengunduran diri sebagai Pj. Satu nama itu, yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso. Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, mengatakan bahwa usulan itu diperoleh dari rapat pimpinan bersama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; DPRD Kota Malang mengusulkan satu nama sebagai calon pengganti Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam merespon pengajuan pengunduran diri sebagai Pj. Satu nama itu, yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso.</p>



<p>Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, mengatakan bahwa usulan itu diperoleh dari rapat pimpinan bersama dengan enam ketua fraksi, Rabu (17/07/2024) kemarin. “Sudah kita lakukan rapat bersama dengan pimpinan fraksi dan ada calon tunggal yang kita usulkan. Yaitu, Bapak Sekda Erik. Karena dalam aturannya, minimal kepangkatan itu adalah Sekda dan kita sudah menjalin komunikasi dengan Pak Sekda,” kata Made, saat di Gedung DPRD Kota Malang, Kamis (18/07/2024) tadi.</p>



<p>Selain karena kepangkatan, ujar Made, pemilihan Sekda Erik juga didasarkan pada beberapa pertimbangan. Yaitu, karena saat ini sudah memasuki masa krusial untuk pembahasan perubahan APBD dan APBD murni.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kalau yang muncul nama dari provinsi dan Kemendagri berbeda, maka kita harus adaptasi lagi. Sementara kalau dengan Pak Erik, itu sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan kita sudah cul. Jadi, tinggal jalan saja. Kita usulkan calon tunggal saja dan saya yakin, Pak Erik akan lebih baik,” tambahnya.</p>



<p>Secara terpisah, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan hal yang sama. Dirinya menilai jika Sekda Kota Malang, bisa menjadi penggantikan posisinya sebagai Pj yang ideal.</p>



<p>“Kalau memang ada orang yang baru, maka adaptasinya lebih sulit dan kasian. Lebih baik yang sudah bersama dengan kami dan DPRD, yang sudah berseiring sejalan sesuai dengan keinginan masyarakat sampai dengan ada Wali Kota baru,” ujar Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, apabila Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menjadi pengganti Pj Wali Kota Malang, maka nantinya untuk jabatan Sekda akan diisikan oleh Pelaksana Tugas (Plt). &#8220;Kalau misalnya Pak Sekda jadi Pj, ya tidak rangkap jabatan pastinya. Karena nanti, posisi Sekda bisa diisi dengan Plt Sekda,” imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211965</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Alami Laka Tunggal, Tubuh Pria Asal Probolinggo Tertancap Besi Tulangan Tol Probowangi</title>
		<link>https://memontum.com/alami-laka-tunggal-tubuh-pria-asal-probolinggo-tertancap-besi-tulangan-tol-probowangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Feb 2024 08:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[probowangi]]></category>
		<category><![CDATA[tertancap]]></category>
		<category><![CDATA[tulangan]]></category>
		<category><![CDATA[tunggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205578</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Adi Purnomo (25), warga Desa Glagah, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, mengalami kecelakaan tunggal, Jumat (02/02/2024) dini hari. Akibat kecelakaan tersebut, bagian tubuh korban tertancap besi tulangan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi). Informasi yang dihimpun, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 00.30, tepatnya di Jalan Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Saat itu, korban mengendarai sepeda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Adi Purnomo (25), warga Desa Glagah, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, mengalami kecelakaan tunggal, Jumat (02/02/2024) dini hari. Akibat kecelakaan tersebut, bagian tubuh korban tertancap besi tulangan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi).</p>



<p>Informasi yang dihimpun, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 00.30, tepatnya di Jalan Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat Street, Nopol N 2338 OG, seorang diri dengan kecepatan tinggi dari arah Utara ke Selatan.</p>



<p>Sesampainya di lokasi, korban diduga kehilangan konsentrasi sehingga terjatuh. Tidak hanya itu, saat jatuh itu bagian tubuh korban tertancap besi tulangan Tol Probowangi.</p>



<p>Sementara warga yang mengetahui hal tersebut, kemudian memberikan pertolongan. Termasuk, memotong besi yang menancap pada tubuh korban dengan mesin gerinda.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Korban memang dengan kecepatan tinggi. Sementara di sini, juga sudah terang benderang karena banyak lampu penerangan. Setelah saya tanya, korban saat bicara seperti tercium bau alkohol, mas,&#8221; ujar Waker Tol Desa Sumberanyar, Paiton, Ahmad.</p>



<p>Korban sendiri, lanjutnya, setelah berhasil dievakuasi kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Rizani Paiton, untuk mendapatkan pertolongan medis.</p>



<p>Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, mengatakan bahwa dari hasil olah TKP, diketahui penyebab kecelakaan adalah karena korban kehilangan konsentrasi. &#8220;Seharusnya, saat di TKP berbelok ke kiri. Tetapi, pengendara kendaraan sepeda motor melaju terus dan menabrak besi yang berada di bahu jalan sebelah Selatan. Sekarang korban sedang dirawat di rumah sakit,&#8221; kata Ipda Aditya.</p>



<p>Terkait apakah korban dalam pengaruh minuman keras atau tidak, pihaknya belum menyimpulkan. &#8220;Kami belum bisa memastikan, karena kami masih belum dapat informasi dari pihak rumah sakit,&#8221; jelasnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205578</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sempat Mandek Lima Tahun, Bupati Arifin Resmikan Jembatan Bhinneka Tunggal Ika di Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/sempat-mandek-lima-tahun-bupati-arifin-resmikan-jembatan-bhinneka-tunggal-ika-di-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Nov 2023 04:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bhinneka]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[mandek]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[sempat]]></category>
		<category><![CDATA[tahun]]></category>
		<category><![CDATA[tunggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201225</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, meresmikan Jembatan Guyangan atau yang disebut dengan Jembatan Bhinneka Tunggal Ika di Desa Gondang Kecamatan Tugu. Pengerjaannya yang sempat mandek selama lima tahun ini, merupakan akses penghubung tiga desa di Kecamatan Tugu yaitu Gondang, Winong dan Kecamatan Banaran. Memiliki bentangan sekitar 5 meter x 45 meter, jembatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, meresmikan Jembatan Guyangan atau yang disebut dengan Jembatan Bhinneka Tunggal Ika di Desa Gondang Kecamatan Tugu. Pengerjaannya yang sempat mandek selama lima tahun ini, merupakan akses penghubung tiga desa di Kecamatan Tugu yaitu Gondang, Winong dan Kecamatan Banaran.</p>



<p>Memiliki bentangan sekitar 5 meter x 45 meter, jembatan yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 5,1 miliar, itu dibangun tanpa menggunakan tiang penyangga tengah. Nama Jembatan Bhinneka Tunggal Ika sendiri disematkan oleh KH Sulaiman, pengasuh Pondok Pesantren Al Badar Desa Gondang.</p>



<p>&#8220;Jadi, ini termasuk proyek yang kemarin dibiayai investasinya oleh PT SMI. Jadi kita memang punya effort di sini untuk bisa mewujudkan jembatan ini,&#8221; kata Bupati Arifin saat dikonfirmasi, Kamis (09/11/2023) siang.</p>



<p>Dikatakan suami Novita Hardiny ini, pembangunan Jembatan Bhinneka Tunggal Ika sempat tertunda hingga lima tahun akibat gagal tender. Bahkan, tahun ini lelang harus dilakukan dua kali.</p>



<p>&#8220;Pembangunan jembatan sendiri sebenarnya telah diusulkan sejak lama. Akan tetapi karena kondisi fiskal pemerintah daerah saat itu, akhirnya baru bisa rampung dibangun tahun ini,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Jembatan tersebut konstruksinya dibangun menggunakan beton precast. Sehingga menurut Mas Ipin-sapaan akrabnya, spesifikasinya bukan main-main. Sedangkan tanpa tiang penyangga tengah dimaksudkan meminimalisir resiko kerusakan jembatan akibat banjir.</p>



<p>&#8220;Untuk konstruksinya pakai sistem precast. Sengaja didesain tidak ada penyangga karena untuk meminimalisir gangguan aliran sungai seperti sampah atau ranting. Dan semoga saja tidak banjir,&#8221; kata Mas Ipin.</p>



<p>Di samping jembatan, dirinya juga sekaligus meresmikan fasilitas TPS 3R di Desa Banaran. Proyek senilai Rp 1,8 miliar tersebut diharapkan dapat menjadi solusi persoalan sampah rumah tangga.</p>



<p>Di kesempatan itu, Mas Ipin berharap kepada ibu-ibu yang disebutnya sebagai green angel, bisa mengolah sampah menjadi berkah. &#8220;Ibu-ibu ini kreatif, tahu kalau di sini banyak pembudidaya ikan, maka nanti sampahnya dikelola dengan mekanisme magot. Jadi yang organik-organik mekanisme magot. Nanti sebagian untuk pupuk, karena di sini juga basisnya pertanian, perkebunan, dan tadi di beberapa tempat sudah ada bank sampah yang digunakan untuk sampah-sampah yang bernilai jual sudah didayagunakan,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Pihaknya berharap, keberadaan TPS tersebut juga mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar. &#8220;Kedepannya, akan kembali dikaji untuk penanganan sampah yang tidak bisa diolah. Sehingga cita-cita Kabupaten Trenggalek di tahun 2030 atau 2045 benar-benar bisa menjadi kota dengan nol persen sampah dan polusi,&#8221; papar Bupati Arifin. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201225</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Laka Tunggal di Jalan Lumbang Probolinggo, Seorang Kades Meninggal Dunia</title>
		<link>https://memontum.com/laka-tunggal-di-jalan-lumbang-probolinggo-seorang-kades-meninggal-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Oct 2023 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[lumbang]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[tunggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200276</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Insiden kecelakaan (Laka) tunggal terjadi di Jalan Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Senin (23/10/2023) tadi. Akibat insiden tersebut, Kepala Desa Boto, Budi Santoso (37), meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kanit Laka Lantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, mengatakan bahwa insiden tersebut bermula saat Daihatsu Ayla Nopol L 1870 MQ, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Insiden kecelakaan (Laka) tunggal terjadi di Jalan Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Senin (23/10/2023) tadi. Akibat insiden tersebut, Kepala Desa Boto, Budi Santoso (37), meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).</p>



<p>Kanit Laka Lantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, mengatakan bahwa insiden tersebut bermula saat Daihatsu Ayla Nopol L 1870 MQ, yang dikemudikan oleh Abdul Muksim (38) yang berpenumpang Kepala Desa Boto, Budi Santoso, melaju dari Selatan ke Utara. &#8220;Sesampainya di TKP, diduga sopir mobil kurang konsentrasi. Hal itu, membuat mobil yang dikendarainya melaju ke arah kanan dan keluar jalur. Hingga akhirnya, mobil menabrak tembok yang ada di timur jalan,&#8221; katanya.</p>



<p>Kemudian, lanjut Ipda Aditya, mobil yang ditumpangi dua orang tersebut berhenti di selokan dengan posisi menghadap ke Selatan. Akibat kejadian ini, Kades udi Santoso meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan sang sopir, mengalami luka dan dilakukan perawatan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sementara, warga setempat yang mengetahui hal tersebut, kemudian menghubungi petugas kepolisian hingga korban dievakuasi ke Rumah Sakit Dr Moh Saleh. &#8220;Jadi dari hasil olah TKP, kecelakaan ini terjadi karena kelalaian pengemudi Daihatsu Ayla. Sehingga, kendaraan berbelok dan menabrak pagar,&#8221; imbuh Ipda Aditya.</p>



<p>Sementara itu, rekan korban yang juga Kepala Desa Menyono, Novan, mengatakan bahwa selama kepemimpin korban selama empat tahun ini, korban dinilai sukses mengajarkan warganya disiplin serta mendidik warganya agar tidak selalu menunggu bantuan dari pemerintah. &#8220;Selain itu, saya juga banyak belajar dari almarhum, yang mana dengan ketegasannya mampu membentuk mental warganya. Sehingga, warga memiliki pengertian dan kemampuan,&#8221; katanya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200276</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Demi Angkat Potensi Lokal, Desa Tulungrejo Kota Batu Jadi Desa Tunggal Tanpa Toko Modern</title>
		<link>https://memontum.com/demi-angkat-potensi-lokal-desa-tulungrejo-kota-batu-jadi-desa-tunggal-tanpa-toko-modern</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Oct 2023 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[angkat]]></category>
		<category><![CDATA[lokal]]></category>
		<category><![CDATA[modern]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[tulungrejo,]]></category>
		<category><![CDATA[tunggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199450</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, menjadi satu-satunya desa dari total 19 desa di Kota Batu, yang tidak mengizinkan daerahnya didirikan toko modern. Larangan pemberlakuan keberadaan toko modern di desa tersebut, sudah berjalan sekitar delapan tahun hingga sekarang. Dari berbagai potensi yang dimiliki, Kepala Desa Tulungrejo, Suliyono, mengatakan hal ini dilakukan untuk mengangkat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, menjadi satu-satunya desa dari total 19 desa di Kota Batu, yang tidak mengizinkan daerahnya didirikan toko modern. Larangan pemberlakuan keberadaan toko modern di desa tersebut, sudah berjalan sekitar delapan tahun hingga sekarang.</p>



<p>Dari berbagai potensi yang dimiliki, Kepala Desa Tulungrejo, Suliyono, mengatakan hal ini dilakukan untuk mengangkat segala potensi yang ada dari pertanian hingga pariwisata desa. Oleh karena itu, pemerintah desa tidak mengizinkan toko modern masuk.</p>



<p>&#8220;Iya, kami mengutamakan potensi yang dimiliki di wilayah kami. Dan, memang kami tidak menerima hadirnya toko modern,&#8221; terangnya, Minggu (08/10/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dijelaskannya, bahwa untuk memberlakukan ini, sebenarnya tidak mudah. Karena, selama perjalanan banyak dari pihak toko modern, yang berusaha mengajukan izin. Namun, karena warga dan pemerintah desa sepakat, sehingga hal ini bisa dilakukan.</p>



<p>Suliyono menambahkan, bahwa sebenarnya banyak yang berminat mengajukan perizinan toko modern. Itu karena, Desa Tulungrejo sudah sejak lama menjadi jujugan pariwisata.</p>



<p>&#8220;Jelas, di sini kalau toko modern berdiri, itu bisa mematikan pelaku usaha lokal. Apalagi, desa ini menjadi jujugan pariwisata di Kota Batu. Yang jelas, Perdes yang melarang berdirinya toko modern di Tulungrejo, sudah dibuat,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, potensi wisata di Desa Tulungrejo, ini antara lain Taman Rekreasi Selecta, Coban Talun, Wisata Religi Pura Giri Arjuna dan Petik Apel. Bahkan, hampir semua destinasi wisata itu sudah dikenal masyarakat luas. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199450</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
