<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tunggulmas &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tunggulmas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Apr 2025 09:33:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tunggulmas &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diduga Bunuh Diri, Mahasiswa PTN di Kota Malang Ditemukan Terbujur Kaku di Bawah Jembatan Tunggulmas</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-bunuh-diri-mahasiswa-ptn-di-kota-malang-ditemukan-terbujur-kaku-di-bawah-jembatan-tunggulmas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2025 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[terbujur]]></category>
		<category><![CDATA[tunggulmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220977</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang pria yang diketahui berinisial BGS (20) tahun, mahasiswa PTN di Kota Malang, asal Duren Sawit, Jakarta Timur, ditemukan meninggal dunia di bawah Jembatan Tunggulmas, Jalan Tlogomas Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan lowokwaru, Kota Malang, Kamis (10/04/2025) sekitar pukul 05.00. Tidak hanya itu, jenazahnya ditemukan tergeletak di bawah jembatan dengan kondisi mengenaskan. Yakni, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang pria yang diketahui berinisial BGS (20) tahun, mahasiswa PTN di Kota Malang, asal Duren Sawit, Jakarta Timur, ditemukan meninggal dunia di bawah Jembatan Tunggulmas, Jalan Tlogomas Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan lowokwaru, Kota Malang, Kamis (10/04/2025) sekitar pukul 05.00.</p>



<p>Tidak hanya itu, jenazahnya ditemukan tergeletak di bawah jembatan dengan kondisi mengenaskan. Yakni, kakinya patah dan sejumlah luka benturan di kepala.</p>



<p>Kejadian ini, kemudian dilaporkan ke Polsek Lowokwaru hingga petugas segera tiba di lokasi untuk melakukan penyelidikan. Jenazah korban sendiri, kemudian dievakuasi dibawa ke Kamar Jenazah RSSA Malang.</p>



<p>Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta, mengatakan bahwa jenazah korban pertama kali ditemukan warga saat hendak memancing di sekitar lokasi. &#8220;Saksi melihat korban sudah dalam kondisi tergeletak di lokasi kejadian. Dari situ, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Lowokwaru,&#8221; kata Kompol Anang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Petugas Polsek Lowokwaru dan Tim Inafis Polresta Malang Kota serta tim relawan, lanjutnya, pun segera tiba di lokasi kejadian untuk olah TKP dan evakuasi. &#8220;Petugas segera melakukan olah TKP. Jenazah korban kemudian dibawa ke kamar jenazah RSSA,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dari pemeriksaan sementara, di pakaian korban hanya ditemukan SIM C atas nama korban. Selain itu, juga satu ponsel dalam kondisi terkunci. &#8220;Ponselnya terkunci dengan menggunakan sidik jari. Saat ini kami masih terus melakukan penyelidikan,&#8221; urainya.</p>



<p>Dari hasil penyelidikan, dugaan awal bahwa korban sengaja melompat dari Jembatan Tunggulmas. Jenazah korban sudah dalam kondisi kaku hingga diperkirakan peristiwa ini terjadi pada Rabu (09/04/2025) malam.</p>



<p>&#8220;Kalau dilihat dari luka-lukanya, dugaan awal korban sengaja melompat dari jembatan yang memiliki ketinggian lebih dari 10 meter. Pelipis mengalami luka benturan dan kakinya patah. Namun untuk kepastiannya, masih menunggu hasil visum,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dari catatan di kepolisian, bahwa sebelum peristiwa ini, Jembatan Tunggulmas sudah pernah digunakan untuk aksi bunuh diri. &#8220;Sebelumnya sudah ada dua kali. Kepada instansi terkait, agar supaya pagar jembatan dibuat rapat sehingga sulit untuk digunakan meloncat. Minimal, terhalangi dan ada kesempatan orang lain untuk menggagalkan aksi bunuh diri dengan cara melompat,&#8221; tegasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220977</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gadis Asal Tangerang Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Jembatan Tunggulmas Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/gadis-asal-tangerang-ditemukan-tak-bernyawa-di-bawah-jembatan-tunggulmas-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 May 2024 03:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[tunggulmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209174</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang perempuan berinisial Agl (20) asal Kelapa Dua, Tangerang, ditemukan tergeletak di bawah Jembatan Tunggulmas, Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (06/05/2024) pukul 23.29. Kejadian ini, pun segera dilaporkan ke Polsek Lowokwaru hingga petugas segera mendatangi lokasi kejadian. Saat dilakukan pengecekan, kondisi Agl sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Petugas bersama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang perempuan berinisial Agl (20) asal Kelapa Dua, Tangerang, ditemukan tergeletak di bawah Jembatan Tunggulmas, Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (06/05/2024) pukul 23.29. Kejadian ini, pun segera dilaporkan ke Polsek Lowokwaru hingga petugas segera mendatangi lokasi kejadian.</p>



<p>Saat dilakukan pengecekan, kondisi Agl sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Petugas bersama Tim PMK Kota Malang, kemudian melakukan evakuasi jenazah korban ke Kamar Jenazah RSSA Malang.</p>



<p>Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anton Widodo, mengatakan bahwa penemuan jenazah korban bermula saat beberapa orang pemuda sepulang ngopi berhenti di sekitar Jembatan Tunggulmas, untuk berfoto di pinggir jembatan. &#8220;Ketika berfoto, topi salah seorang saksi jatuh ke bawah jembatan,&#8221; ujar Kapolsek, Selasa (07/05/2024) tadi.</p>



<p>Karena topinya jatuh di bawah jembatan, para pemuda tersebut kemudian mencarinya dengan senter kearah bawah jembatan. &#8220;Ketika saksi melihat ke bawah jembatan untuk mencari topi, melihat ada seseorang yang tergeletak dengan posisi terlentang tak bergerak,&#8221; urainya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Melihat peristiwa tersebut, mereka pun memanggil warga sekitar untuk melihat. &#8220;Setelah dilihat, ternyata benar ada orang tergeletak dan saat di panggil tidak ada jawaban. Menduga korban telah meninggal dunia, kemudian salah seorang warga datang ke Polsek untuk melapor,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Petugas yang datang ke lokasi kemudian menghubungi Unit Inafis Polresta Malang Kota, untuk melakukan pengecekan dan memastikan korban telah meninggal. Petugas kemudian menghubungi petugas PMK Kota Malang untuk bersama-sama melakukan evakuasi. &#8220;Saat ini kami masih melakukan melakukan penyelidikan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Saat ditanya apakah ada dugaaan lompat dari atas jembatan, pihaknya belum mamastikan. Namun, penyidik telah menemukan sebuah tulisan dalam bentuk diketik komputer tentang keinginan korban untuk melakukan bunuh diri.</p>



<p>&#8220;Jadi intinya, keinginan korban untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri itu ada. Tetapi dengan cara bagaimana, ini masih kita dalami,&#8221; jelasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209174</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
