<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tunjungsekar &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tunjungsekar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 Apr 2025 06:41:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tunjungsekar &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hadiri Perayaan Paskah dan Hari Jadi GKJW Tunjungsekar, Wali Kota Malang Ajak Jaga Keharmonisan</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-perayaan-paskah-dan-hari-jadi-gkjw-tunjungsekar-wali-kota-malang-ajak-jaga-keharmonisan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Apr 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[keharmonisan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[paskah]]></category>
		<category><![CDATA[perayaan]]></category>
		<category><![CDATA[tunjungsekar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221252</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengikuti kemeriahan dan suka cita perayaan Paskah sekaligus Hari Jadi ke-29 Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Tunjungsekar di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (20/04/2025) tadi. Dalam sambutannya, Wali Kota Wahyu mengatakan bahwa dua hal tersebut merupakan momentum penting yang memberikan arti mendalam. Itu karena, bukan hanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengikuti kemeriahan dan suka cita perayaan Paskah sekaligus Hari Jadi ke-29 Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Tunjungsekar di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (20/04/2025) tadi.</p>



<p>Dalam sambutannya, Wali Kota Wahyu mengatakan bahwa dua hal tersebut merupakan momentum penting yang memberikan arti mendalam. Itu karena, bukan hanya menjadi refleksi spiritual, tetapi juga menjadi perayaan perjalanan panjang GKJW Tunjungsekar dalam melayani umat dan masyarakat Tunjungsekar selama 29 tahun perjalanannya.</p>



<p>Wali Kota Wahyu juga mengapresiasi, seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan. Mulai dari ibadah, jalan sehat, flashmob hingga pembagian hadiah.</p>



<p>Kegiatan tersebut, menurutnya juga menunjukan bahwa gereja bukan hanya tempat ibadah, akan tetapi juga menjadi pusat penggerak kehidupan sosial dan kebudayaan yang menyenangkan dan membangun semangat kebersamaan. “Atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, saya menyampaikan selamat merayakan Hari Paskah serta ucapan selamat ulang tahun yang ke-29 GKJW Tunjungsekar. Usia yang tidak muda lagi, tapi penuh dengan kematangan dan kontribusi nyata,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Wali Kota Wahyu mengatakan bahwa Pemkot Malang terus berupaya menciptakan kehidupan harmonis di Kota Malang, melalui salah satu Dasa Bakti Unggulan yaitu Ngalam Santun, yang menitikberatkan pembentukan karakter masyarakat yang santun yang diharapkan mampu bermuara pada terwujudnya Kota Malang yang kondusif, inklusif dan penuh toleransi. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, Pemkot Malang tentu tidak bisa berjalan dengan sendirinya. Sehingga, perlu adanya dukungan dari seluruh komponen masyarakat, termasuk jemaat GKJW dan masyarakat sekitar Tunjungsekar.</p>



<p>“Maka dari itu, saya mengajak seluruh jemaah GKJW Tunjungsekar untuk bersama mendukung setiap program pembangunan Kota Malang. Partisipasi aktif menjaga keharmonisan juga menjadi aset yang berharga bagi pembangunan Kota Malang,” paparnya.</p>



<p>Ketua Majelis GKJW Tunjungsekar, Pendeta Retnosari, menjelaskan bahwa kehadiran Wali Kota Malang di tengah-tengah jemaah GKJW Tunjungsekar, diharapkan dapat menunjukkan bahwa eksistensi jemaah GKJW yang juga menjadi bagian dari kehidupan di Kota Malang. &#8220;Saya berharap, dengan kehadiran Pak Wali ini semakin bisa membuka wawasan warga, bahwa jemaah ini merupakan bagian dari kehidupan di Kota Malang, ada sambung rasanya. Makanya, saya tadi matur (bahasa Jawa halus yang artinya bilang/menyampaikan) ke Pak Wali, apapun yang menjadi kebijakan Pemkot Malang, kami akan mensupport,” ujarnya.</p>



<p>Kegiatan perayaan yang dihadiri 530 jemaah dari total 973 jemaah yang berasal dari berbagai daerah di Malang yang terdaftar di GKJW Tunjungsekar, dirinya berharap bahwa kehadiran Wali Kota Malang pada acara ini dapat menjadi pemantik semangat baru bagi para jemaah GKJW Tunjungsekar. “Kami berharap, beliau sebagai kepala daerah di Kota Malang juga turut merasakan suka cita bersama kami dan ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu, Pak Wali bisa hadir bersama warga,” tambahnya. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221252</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ngombe STMJ di Kelurahan Tunjungsekar, Pemkot Malang Terima Aspirasi Terkait Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/ngombe-stmj-di-kelurahan-tunjungsekar-pemkot-malang-terima-aspirasi-terkait-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jul 2024 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[ngombe]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[terkait]]></category>
		<category><![CDATA[tunjungsekar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212266</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali menggelar Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe) dan Senam Tahes Mbois Jumat (STMJ). Kali ini, kegiatan menyasar di wilayah Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jumat (26/07/2024) tadi. Seperti biasa, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, hadir secara langsung dan menyerap beberapa keluhan yang disampaikan masyarakat Kecamatan Lowokwaru. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali menggelar Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe) dan Senam Tahes Mbois Jumat (STMJ). Kali ini, kegiatan menyasar di wilayah Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jumat (26/07/2024) tadi.</p>



<p>Seperti biasa, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, hadir secara langsung dan menyerap beberapa keluhan yang disampaikan masyarakat Kecamatan Lowokwaru. Beberapa keluhan yang disampaikan, diantaranya mengenai persoalan banjir yang kerap terjadi ketika hujan deras tiba.</p>



<p>“Tadi ada keluhan terkait dengan banjir dan ada sebanyak dua penanya yaitu dari warga Kelurahan Tulusrejo dan Kelurahan Jatimulyo. Jadi, itu segera kita tangani dan masterplan drainase sudah kita buat. Mudah-mudahan 2028 bisa tuntas banjir,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa persoalan banjir memang menjadi prioritas Pemkot Malang, untuk bisa segera terselesaikan. Namun, tentu ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan. Sehingga, banjir dapat terkurangi sedikit demi sedikit.</p>



<p>“Untuk menuju bebas banjir, itu sudah kita lakukan dan ada beberapa upaya untuk mengurangi. Namun, ini tidak bisa total tidak ada banjir. Melainkan mengurangi terkait genangan di wilayah tersebut,” tambahnya.</p>



<p>Apalagi, di tahun 2024 ini ada anggaran untuk mengurangi durasi genangan air. Terutama, untuk di wilayah Kelurahan Tulusrejo.</p>



<p>“Ada anggaran yang dianggarkan untuk mengurangi genangan air banjir tersebut. Tapi, tentunya untuk tahapannya itu bertahap. Sehingga, Kota Malang di tahun 2028 Kota Malang bebas banjir,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Senada dengan itu, Sekretaris Dinas (Sekdin) Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP), Yani Prasetyo, menyampaikan jika penanganan genangan banjir di Kelurahan Tulusrejo, sudah dimasukkan dalam masterplan drainase. Yakni, penanganan secara tersistem pada Dana Alokasi Desa (DAD) Tulusrejo dan Lowokwaru.</p>



<p>“Secara garis besar, dalam penanganan tersebut yaitu untuk pengurangan distribusi air limpasan dari arah barat atau dari wilayah Kota Batu dan Kabupaten Malang, yang menuju ke arah timur di Tulusrejo. Jadi, akan diurai melalui selatan yaitu menuju wilayah Samaan dan Rampal Celaket. Pengerjaan program tersebut akan kami laksanakan sesuai mengikuti kemampuan rencana kerja (renja) kami,” jelas Yani.</p>



<p>Untuk di tahun 2024 ini, ujarnya, penanganan drainase yang ada di wilayah Kelurahan Tulusrejo tepatnya di Jalan Cempaka akan disiapkan anggaran Rp 3,5 miliar. Selain itu, di Jalan Sigura-gura juga akan ada pengerjaan drainase dengan anggaran kurang lebih Rp 3,3 miliar.</p>



<p>“Semoga ini juga bisa mengurangi durasi genangan banjir di sana dan itu semua termasuk proyek strategis kami di tahun 2024 ini,” tambahnya.</p>



<p>Untuk di wilayah Kelurahan Jatimulyo, menurutnya ada keterbatasan wilayah penanganan. Yakni, terletak di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim). Namun, komunikasi dengan Pemprov Jatim rutin dilakukan.</p>



<p>“Jadi saat ini kami sedang menyusun Detail Engineering Design (DED) dan sudah kami usulkan di Kementerian. Semoga untuk penanganan di Jatimulyo, tepatnya di daerah Soekarno-Hatta nanti bisa teratasi,” imbuh Yani. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212266</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PLN Beri CSR untuk Sarpras SDN Tunjungsekar 1 Kota Malang senilai Rp 287 Juta</title>
		<link>https://memontum.com/pln-beri-csr-untuk-sarpras-sdn-tunjungsekar-1-kota-malang-senilai-rp-287-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jul 2024 03:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sarpras]]></category>
		<category><![CDATA[senilai]]></category>
		<category><![CDATA[tunjungsekar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212079</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; SDN Tunjungsekar 1, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) senilai Rp 287 juta. Bantuan itu, diberikan Direktur PLN kepada Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan diserahkan pada Kepala Sekolah SDN Tunjungsekar 1, Kota Malang, Budi Hartono, dalam rangkaian pelaksanaan Apel Pagi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; SDN Tunjungsekar 1, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) senilai Rp 287 juta. Bantuan itu, diberikan Direktur PLN kepada Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan diserahkan pada Kepala Sekolah SDN Tunjungsekar 1, Kota Malang, Budi Hartono, dalam rangkaian pelaksanaan Apel Pagi di Balai Kota Malang, Senin (22/07/2024) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Pj Wali Kota Wahyu berharap melalui pemberian CSR, nantinya dapat memberikan kebermanfaatan pada SDN Tunjungsekar 1. Apalagi, bantuan itu akan diperuntukkan untuk kelengkapan sarana dan prasarana (Sarpras) sekolah.</p>



<p>“CSR ini dari PLN untuk SDN Tunjungsekar 1 dan bentuk kerja sama ini untuk Sarpras, terutama terkait dengan sekolah digital. Mudah-mudahan, ini bisa dijaga kualitasnya dan memberikan kebermanfaatan untuk SDN Tunjungsekar 1 ini,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa CSR dari PLN untuk sekolah baru pertama kali ini diberikan. Karenanya, dirinya berharap nantinya CSR itu tidak hanya diberikan pada satu sekolah, namun juga beberapa sekolah lain.</p>



<p>“Karena pendidikan ini tidak hanya tanggung jawab dari Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat, akan tetapi BUMD dan masyarakat juga ikut bertanggung jawab,” kata Suwarjana.</p>



<p>Pemberian CSR itu, menurutnya untuk pengembangan Informasi Teknologi (IT) dan pengembangan UMKM. Termasuk juga untuk pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).</p>



<p>Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Tunjungsekar 1, Budi Hartono, mengatakan jika besaran CSR yang telah diberikan tersebut akan dibelanjakan untuk komputer, satu server, dua unit LCD, tiga printer dan alat batik. “Kemudian juga untuk pelatihan membatik dari kelas 1-6, mulai dari yang mudah hingga sulit dan juga ada pelatihan digitalisasi sekolah,” ujar Budi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212079</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tahun Pertama Ikuti APW, KIM Lestari Tunjungsekar Kota Malang Sabet Juara III</title>
		<link>https://memontum.com/tahun-pertama-ikuti-apw-kim-lestari-tunjungsekar-kota-malang-sabet-juara-iii</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Nov 2023 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[lestari]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pertama]]></category>
		<category><![CDATA[tunjungsekar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201014</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebagai penerima penghargaan Juara III bidang videografis dalam Anugerah Pewarta Warga (APW) yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinisi Jawa Timur (Jatim) 2023, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Lestari Tunjungsekar, merasa bersyukur dan bangga dengan capaian yang sudah didapatkan. Sebagai salah satu perwakilan KIM Lestaru Tunjungsekar, Vico Abiyu Taufiq (22), [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebagai penerima penghargaan Juara III bidang videografis dalam Anugerah Pewarta Warga (APW) yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinisi Jawa Timur (Jatim) 2023, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Lestari Tunjungsekar, merasa bersyukur dan bangga dengan capaian yang sudah didapatkan.</p>



<p>Sebagai salah satu perwakilan KIM Lestaru Tunjungsekar, Vico Abiyu Taufiq (22), menyampaikan jika pihaknya tidak menyangka dan baru pertama kalinya ikut berpartisipasi dalam ajang tersebut. Tentunya, hal itu juga tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kota Malang melalui Diskominfo Kota Malang dan Kelurahan Tunjungsekar.</p>



<p>“Tahun ini merupakan tahun pertama kami mengikuti APW Jatim 2023 dan itu juga atas dukungan dari Diskominfo Kota Malang. Dan, alhamdulillah langsung mendapatkan Juara III ini. Selain itu, dalam produksi kita juga dibantu oleh kelurahan. Baik itu berupa uang maupun peralatan serta perizinan dan lokasi,” kata Vico-sapaannya di Balai Kota Malang, Senin (06/11/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Vico juga menceritakan, jika film pendek berdurasi tiga menit yang dibuat bersamanya dengan tim, mengangkat tema Pemilih Pemula dalam video tersebut. Dalam proses pembuatan video menurutnya hanya membutuhkan waktu beberapa hari saja dan hanya melibatkan masyarakat Kelurahan Tunjungsekar itu sendiri.</p>



<p>“Proses pembuatan videonya kita tidak melibatkan orang luar kelurahan tetapi kita melibatkan SDM kita dari KIM Tunjungsekar itu sendiri. Karena kita ingin melibatkan potensi yang besar yang dimiliki oleh KIM kami, jadi kita menonjolkan dari SDM kami agar bisa dikenal oleh masyarakat luar. Alhamdulillah dalam proses produksi lancar, tidak ada hambatan,” ujarnya.</p>



<p>Dengan capaian yang sudah didapatkan tersebut, Vico berharap ke depan nantinya juga bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi. Terlebih, juga bisa mendapatkan prestasi yang lebih tinggi lagi.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Malang, Muhammad Nur Widianto, menyampaikan jika KIM tersebut menjadi mitra atau salah satu satu stakeholder dari Diskominfo. Sehingga, menurutnya KIM harus memiliki poin lebih dan harus menyatu dengan lingkungannya.</p>



<p>“KIM harus menyatu dengan apa yang ada di wilayahnya masing-masing. Poin utamanya memang kita bersama sama dengan rekan-rekan KIM itu selalu menekankan bahwa disaat ini ditengah tengah pemanfaatan ragam media, maka penting bagi kita untuk mengedepankan, mengenalkan dan mengedukasikan potensi-potensi yang dimiliki oleh Kota Malang,” jelas Wiwid-sapaan akrab Kadiskominfo Kota Malang.</p>



<p>Ke depan, Wiwid berharap KIM di Kota Malang nantinya bisa terus terbentuk dan ada di 57 Kelurahan yang ada di Kota Malang. Untuk saat ini jumlah KIM di Kota Malang sendiri, kurang lebih hanya ada sekitar 40.</p>



<p>“Kita memang berproses, tapi kita optimis dan meyakini bahwa KIM akan terbentuk dengan sendirinya seiring berjalannya waktu,” imbuhnya.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201014</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Kualitas Difabel, Kelurahan Tunjungsekar Kota Malang Gelar Pelatihan Pembuatan Keramik</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-kualitas-difabel-kelurahan-tunjungsekar-kota-malang-gelar-pelatihan-pembuatan-keramik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Oct 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[difabel]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[keramik]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[pembuatan]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[tunjungsekar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199686</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Untuk mendukung dan meningkatkan kualitas dari para difabel, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, menggelar pelatihan pembuatan keramik di Kantor Kelurahan Tunjungsekar, Kamis (12/10/2023) tadi. Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Kelurahan Tunjungsekar, Dian Safitri, menyampaikan jika tujuan dari kegiatan tersebut yakni untuk melatih dan meningkatkan sensor motorik dari para difabel itu sendiri. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Untuk mendukung dan meningkatkan kualitas dari para difabel, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, menggelar pelatihan pembuatan keramik di Kantor Kelurahan Tunjungsekar, Kamis (12/10/2023) tadi.</p>



<p>Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Kelurahan Tunjungsekar, Dian Safitri, menyampaikan jika tujuan dari kegiatan tersebut yakni untuk melatih dan meningkatkan sensor motorik dari para difabel itu sendiri. Apalagi, menurutnya dalam pembuatan keramik tersebut mudah diikuti oleh peserta.</p>



<p>“Jadi kegiatan hari ini pelatihan pembuatan keramik, khusus untuk difabel. Jadi kita ingin sedikit melatih dan menyenangkan mereka. Melalui pelatihan ini juga untuk meningkatkan motorik mereka, baik itu hanya mengecat vasnya atau pun pembentukan keramik. Jadi kita kerjasama juga dengan pusat keramiknya dinoyo,” jelas Dian.</p>



<p>Dalam kegiatan pelatihan itu, 15 peserta, yang diantaranya lima difabel, lima pendamping dan lima perwakilan dari berbagai lembaga yang ada di wilayah Tunjungsekar. Itu dilakukan, guna untuk membaurkan interaksi diantara para difabel tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Peserta pelatihan mencakup berbagai jenis disabilitas, termasuk tuli, down syndrome dan tunanetra. Pelatihan ini memang di setiap tahunnya itu ada, tetapi berbeda beda. Khusus di tahun ini, pelatihan keramik,” ujarnya.</p>



<p>Melalui kegiatan tersebut, Dian berharap ke depan para difabel tersebut nantinya tidak malu untuk melakukan kegiatan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Selain itu, juga tidak menutup kemungkinan, para difabel untuk berwirausaha.</p>



<p>“Harapannya ke depan nanti kegiatan ini bisa rutin dan sementara ini kita lebih ke pengenalan, supaya kita juga bisa berkomunikasi dengan lingkungan sekitar. Kemudian agar mereka juga tidak malu untuk keluar. Ini kita kenalkan dulu dan nanti kita lihat passionnya mereka,” katanya.</p>



<p>Dalam pelatihan keramik tersebut menurutnya juga tidak dipungut biaya apapun dan kegiatan itu hanya diperuntukkan bagi warga Kelurahan Tunjungsekar itu sendiri. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199686</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
