<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>turunkan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/turunkan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Sep 2025 14:26:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>turunkan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sukses Turunkan Buta Aksara, Jember Raih Penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah</title>
		<link>https://memontum.com/sukses-turunkan-buta-aksara-jember-raih-penghargaan-dari-kementerian-pendidikan-dasar-dan-menengah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[aksara,]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian]]></category>
		<category><![CDATA[menengah]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[sukses,]]></category>
		<category><![CDATA[turunkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226329</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Pendidikan (Disdik) sukses menurunkan angka buta aksara. Atas keberhasilan itu, Pemkab Jember berhasil meraih penghargaan pada peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke-59, yang dirangkai dengan Gebyar Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) bertemakan &#8216;Kesalehan Literasi Digital, Membangun Peradaban&#8217; di Jakarta, yang digelar pada Kamis hingga Jumat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Pendidikan (Disdik) sukses menurunkan angka buta aksara. Atas keberhasilan itu, Pemkab Jember berhasil meraih penghargaan pada peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke-59, yang dirangkai dengan Gebyar Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) bertemakan &#8216;Kesalehan Literasi Digital, Membangun Peradaban&#8217; di Jakarta, yang digelar pada Kamis hingga Jumat (26/09/2025) tadi.</p>



<p>Penghargaan itu, diterima langsung Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Muhammad Ghozali, dari Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Tatang Muttaqin.</p>



<p>Keberhasilan dan prestasi jajaran Dinas Pendidikan, itu mendapat pujian dari Bupati Jember, Muhammad Fawait. Mantan legislator yang akrab dipanggil Gus Fawait, itu menyebut capaian ini sebagai buah kerja kolektif.</p>



<p>“Alhamdulillah, penghargaan ini bukti bahwa jika kita fokus kerja, kerja dan kerja sesuai arahan Presiden. Insyaallah, kita akan terus berkomitmen memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas SDM demi masa depan Jember yang lebih baik,” katanya, di sela kegiatan Bunga Desaku, Jumat (26/09/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini telah terjadi penurunan angka putus sekolah secara signifikan. Jika dibandingkan dengan 3 tahun lalu, saat ini menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Hadi Mulyono, terjadi percepatan yang luar biasa.</p>



<p>“Dua hingga tiga tahun lalu, Dapodik dan EMIS mencatat 42 ribu anak putus sekolah. Setelah verifikasi ulang bersama mahasiswa KKN, angka itu menurun signifikan jadi 22 ribu,” ujarnya.</p>



<p>Dengan capaian tersebut, membuat Jember menjadi salah satu dari 4 daerah di Indonesia, yang mendapat apresiasi. Bahkan, dinas setempat telah membuat program strategis untuk menopang, mulai dari penguatan pendidikan vokasi, verifikasi data berbasis mahasiswa KKN, hingga perluasan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dari 14 menjadi 28 lembaga.</p>



<p>“Upaya ini adalah langkah bersama. Bukan semata karena jumlahnya menurun, tetapi karena percepatan penanganan yang terukur, sesuai data resmi BPS. Itulah yang dinilai pemerintah pusat sebagai dedikasi nyata Jember,” imbuh Hadi.</p>



<p>Tidak sekedar mengejar penghargaan, masih banyak tugas yang harus diselesaikan pemerintah setempat untuk menyelesaikan persoalan pendidikan. Salah satunya, angka anak tidak sekolah masih relatif tinggi.</p>



<p>Pemkab Jember telah menyiapkan langkah lanjutan, antara lain memperluas program pendidikan kecakapan bagi masyarakat, menambah beasiswa, hingga memperkuat jalur pendidikan non formal. “Kami berkomitmen memastikan setiap anak di Jember mendapat hak pendidikan, karena masa depan daerah ini ditentukan oleh kualitas pendidikan hari ini,” imbuhnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226329</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Turunkan Angka Stunting, Ketua TP PKK Lumajang Harap Kegiatan SOTH Dioptimalkan</title>
		<link>https://memontum.com/turunkan-angka-stunting-ketua-tp-pkk-lumajang-harap-kegiatan-soth-dioptimalkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 May 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dioptimalkan]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[turunkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221872</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, melakukan kunjungan kerja ke Posyandu di Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kamis (08/05/2025) tadi. Dalam kesempatan itu, dirinya mengharap agar kegiatan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di desa dapat dioptimalkan, guna memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada orang tua dalam upaya pencegahan stunting. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, melakukan kunjungan kerja ke Posyandu di Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kamis (08/05/2025) tadi. Dalam kesempatan itu, dirinya mengharap agar kegiatan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di desa dapat dioptimalkan, guna memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada orang tua dalam upaya pencegahan stunting.</p>



<p>“Melalui program SOTH, orang tua dapat memperoleh ilmu yang berguna untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan dengan baik. Edukasi tentang pola asuh yang tepat, sangat penting dalam menurunkan angka stunting di Desa Pandanwangi,” kata Dewi Natalia.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Ketua TP PKK Lumajang juga berharap, adanya dukungan penuh dari camat, PKK Kecamatan, Kepala Desa serta PKK Desa Pandanwangi, untuk mengawal dan mendukung implementasi program-program yang dapat meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak di wilayah. “Peran serta semua pihak, baik pemerintah desa maupun masyarakat, sangat penting agar program-program yang ada bisa berjalan dengan maksimal. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan masa depan yang sehat dan cerah bagi anak-anak kita,” tambahnya.</p>



<p>Kegiatan Posyandu di Desa Pandanwangi sendiri, merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam mencegah stunting dan memastikan gizi yang optimal bagi balita. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221872</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sukses Turunkan Angka Kemiskinan, Mensos Puji Kinerja Pemkab Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/sukses-turunkan-angka-kemiskinan-mensos-puji-kinerja-pemkab-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Apr 2025 14:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Kinerja]]></category>
		<category><![CDATA[mensos]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[sukses,]]></category>
		<category><![CDATA[turunkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221220</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, memuji penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi. Upaya Pemkab Banyuwangi melalui program-program pengentasannya, dinilai telah berhasil menurunkan angka kemiskinan hingga di bawah rata-rata nasional. &#8220;Saya apresiasi Kabupaten Banyuwangi, yang kinerjanya bagus. Termasuk dalam penurunan kemiskinannya juga tinggi,&#8221; kata Gus Ipul-sapaan akrab Mensos, di Banyuwangi, Jumat (18/04/2025) tadi. Dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, memuji penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi. Upaya Pemkab Banyuwangi melalui program-program pengentasannya, dinilai telah berhasil menurunkan angka kemiskinan hingga di bawah rata-rata nasional.</p>



<p>&#8220;Saya apresiasi Kabupaten Banyuwangi, yang kinerjanya bagus. Termasuk dalam penurunan kemiskinannya juga tinggi,&#8221; kata Gus Ipul-sapaan akrab Mensos, di Banyuwangi, Jumat (18/04/2025) tadi.</p>



<p>Dengan berbagai program yang dijalankan, tambahnya, angka kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi turun dari 7,34 persen pada 2023 menjadi 6,54 persen pada 2024. Angka kemiskinan itu, sekaligus menjadi yang terendah sepanjang sejarah Banyuwangi.</p>



<p>Selain itu, ujarnya, angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Banyuwangi juga turun, yakni dari 0,43 persen pada 2023 menjadi 0,29 persen pada 2024. Gus Ipul menjelaskan, pemerintah pusat menargetkan kemiskinan di Indonesia turun signifikan dalam beberapa tahun mendatang. Bahkan, kemiskinan ekstrem ditargetkan turun di bawah 5 persen secara nasional pada 2029. Sementara untuk kemiskinan ekstrem ditargetkan 0 persen pada 2026.</p>



<p>&#8220;Saat ini angka kemiskinan rata-rata secara nasional di angka 8,57 persen,&#8221; tambah Gus Ipul.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Saat ini, lanjutnya, ada tiga provinsi dengan jumlah penduduk miskin tertinggi, yakni Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Karenanya, pemerintah pusat mengimplementasikan berbagai program untuk menekan angka kemiskinan tersebut.</p>



<p>Salah satu program yang dimaksud, ungkapnya, adalah pembangunan Sekolah Rakyat. Program yang merupakan bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan di seluruh daerah itu, berada di bawah kewenangan Kementerian Sosial.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan , bahwa Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang diharapkan bisa menggelar Sekolah Rakyat pada tahun ini. &#8220;Program ini kami harapkan signifikan terhadap penurunan angka kemiskinan,&#8221; ungkap Gus Ipul.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, menjelaskan bahwa upaya penanganan kemiskinan di Banyuwangi telah menjadi kesadaran bersama. Program pengentasan kemiskinan di Banyuwangi, digelar dengan melibatkan banyak pihak.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Semua pihak terlihat dalam pengentasan kemiskinan di Banyuwangi. Kami memiliki banyak program, baik jangka panjang maupun jangka pendek. Harapannya, kemiskinan di Banyuwangi bisa terus ditekan, sehingga bisa selaras dan mendukung target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat,&#8221; terang Bupati Ipuk. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221220</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program MBG di SDN Lowokwaru 03 Kota Malang Turunkan Pendapatan Kantin hingga 35 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/program-mbg-di-sdn-lowokwaru-03-kota-malang-turunkan-pendapatan-kantin-hingga-35-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jan 2025 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[kantin]]></category>
		<category><![CDATA[lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pendapatan]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[turunkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218341</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dilaksanakan di SDN Lowokwaru 03 Kota Malang, berdampak terhadap pendapatan kantin di sekolah itu. Bahkan, disebutkan jika pendapatan kantin turun sekitar 30 hingga 35 persen. Hal itu, sebagaimana dialami oleh salah satu pedagang, Sri Ngafi. &#8220;Menurunnya mungkin sekitar 30 hingga 35 persen. Karena kalau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dilaksanakan di SDN Lowokwaru 03 Kota Malang, berdampak terhadap pendapatan kantin di sekolah itu. Bahkan, disebutkan jika pendapatan kantin turun sekitar 30 hingga 35 persen. Hal itu, sebagaimana dialami oleh salah satu pedagang, Sri Ngafi.</p>



<p>&#8220;Menurunnya mungkin sekitar 30 hingga 35 persen. Karena kalau sekarang ini, itu ramainya hanya di jam istirahat pertama. Sementara kalau jam istirahat kedua, anak-anak (pelajar, red) hanya jajan dan itupun hanya sebagian saja atau tidak seramai sebelum adanya program MBG dilaksanakan,&#8221; ujar Sri, saat ditemui pada Senin (13/01/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya menambahkan, bahwa dampak tersebut telah dirasakan mulai saat pelaksanaan uji coba MBG di bulan Agustus hingga Desember 2024 lalu. Namun, dirinya tidak bisa berbuat banyak, karena MBG merupakan salah satu program pemerintah yang juga harus didukung.</p>



<p>&#8220;Kita tetap mendukung dengan adanya program MBG ini. Walaupun, ada penurunan pendapatan,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa program MBG tidak terlalu memengaruhi pendapatan pedagang kantin. Sebab, program tersebut difokuskan pada saat jam makan siang (jam istirahat dua, red).</p>



<p>&#8220;Program ini difokuskan untuk makan siang setelah waktu Salat Dhuhur. Anak-anak tetap bisa membeli makanan di kantin pada istirahat pertama atau sebelum duhur. Jadi, saya kira tidak akan berdampak signifikan,” ucap Suwarjana.</p>



<p>Meski demikian, Suwarjana mengakui pentingnya memantau dampak program MBG terhadap pelaku usaha kecil di lingkungan sekolah. Dirinya berharap, sinergi antara program MBG dan aktivitas kantin dapat berjalan beriringan tanpa merugikan pihak manapun.</p>



<p>&#8220;Program MBG di Kota Malang diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi siswa tetapi juga menciptakan keseimbangan dengan aktivitas ekonomi di sekolah, termasuk kantin sebagai bagian dari ekosistem pendidikan,&#8221; imbuh Suwarjana. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218341</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bantu Pengobatan Warga Penderita Tumor, Bupati Kediri Turunkan Tim Gabungan</title>
		<link>https://memontum.com/bantu-pengobatan-warga-penderita-tumor-bupati-kediri-turunkan-tim-gabungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Aug 2024 09:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[penderita]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[tumor]]></category>
		<category><![CDATA[turunkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212849</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menerjunkan tim gabungan untuk menindaklanjuti aduan melalui aplikasi Halo MasBup terkait adanya warga yang menderita tumor otak dan hanya mendapat perawatan di rumah oleh pihak keluarga, Rabu (07/08/2024) tadi. Adalah Tim Gabungan dari Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, yang diterjunkan untuk melakukan pengecekan dan memberikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menerjunkan tim gabungan untuk menindaklanjuti aduan melalui aplikasi Halo MasBup terkait adanya warga yang menderita tumor otak dan hanya mendapat perawatan di rumah oleh pihak keluarga, Rabu (07/08/2024) tadi. Adalah Tim Gabungan dari Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, yang diterjunkan untuk melakukan pengecekan dan memberikan langkah lanjutan kepada Vanessa Siami, yang tercatat sebagai pelajar MTs Negeri 4 Kediri dan domisili di Dusun Sambi Jajar, Desa Cengkok, Kecamatan Tarokan.</p>



<p>&#8220;Menindaklanjuti instruksi dari Mas Bup (Bupati Hanindhito, red) hari ini dari Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Tarokan mendatangi rumah Vanessa untuk melakukan assesment,&#8221; kata Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kediri, Ariyanto.</p>



<p>Berdasarkan assesment yang dilakukan tim gabungan, ujarnya, didapat identifikasi bahwa Vanessa mengidap tumor sejak 6 hingga 8 bulan lalu, pasca menjalani operasi amandel. Sebelumnya, yang bersangkutan pernah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Surabaya.</p>



<p>Karena kondisi penyakit tumor yang diidap, ujarnya, Vanessa pun sempat akan dioperasi. Hanya saja, pihak keluarga belum dapat memberikan keputusan hingga akhirnya memilih merawat Vanessa di rumah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di rumah, lanjutnya, Vanessa dirawat ayah dan neneknya. Dirinya hanya bisa terbaring di atas kasur dan tidak bisa berdiri sendiri. Pendengaran dan penglihatannya pun tidak berfungsi.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Ahmad Khotib, menyampaikan bahwa berdasarkan assesment, kondisi Vanessa harus segera mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Karenanya, saat itu juga diberikan rujukan untuk segera dibawa ke RSAL Dr Ramelan Surabaya.</p>



<p>“Untuk selanjutnya kita menunggu hasil pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut di RSAL Surabaya,” ungkapnya.</p>



<p>Dari hasil assesment, tim gabungan yang juga didampingi perangkat desa setempat, segera membawa Vanessa ke RSAL Dr Ramelan Surabaya. Keberangkatannya dengan menggunakan mobil siaga desa untuk mendapatkan perawatan intensif atas penyakit tumor yang diderita. Sementara untuk proses lanjutan, Dinsos akan memberikan bantuan berupa uang untuk kebutuhan keluarga selama menunggu di RS, juga termasuk kebutuhan Vanessa selama menjalani pengobatan. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212849</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPP PKB Turunkan Rekomendasi untuk Gus Haris dan Lora Fahmi Maju di Pilkada Probolinggo</title>
		<link>https://memontum.com/dpp-pkb-turunkan-rekomendasi-untuk-gus-haris-dan-lora-fahmi-maju-di-pilkada-probolinggo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jul 2024 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[rekomendasi]]></category>
		<category><![CDATA[turunkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211296</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi memberikan rekomendasi untuk Dr Muhammad Haris Damanhuri Romly atau Gus Haris berpasangan dengan Fahmi AHZ atau Lora Fahmi, sebagai pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo di Pilbup 2024. Bahkan, penyerahan rekomendasi sendiri diberikan Abdul Halim Iskandar di Jakarta, kepada Paslon tersebut, Minggu (30/06/2024) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi memberikan rekomendasi untuk Dr Muhammad Haris Damanhuri Romly atau Gus Haris berpasangan dengan Fahmi AHZ atau Lora Fahmi, sebagai pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo di Pilbup 2024. Bahkan, penyerahan rekomendasi sendiri diberikan Abdul Halim Iskandar di Jakarta, kepada Paslon tersebut, Minggu (30/06/2024) kemarin.</p>



<p>Dalam keputusan itu, DPP PKB juga memerintahkan seluruh struktur pengurus PKB Probolinggo, termasuk anggota legislatif dan anggota partai se-Kabupaten Probolinggo, untuk bekerja keras memenangkan pasangan Gus Haris dan Lora Fahmi. Keterlibatan semua pihak, diharapkan mampu menciptakan sinergi dan kolaborasi yang kuat untuk membawa perubahan positif di Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>&#8220;Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, yakni 27 Juni 2024 dan akan terus berlaku hingga ada perubahan lebih lanjut jika diperlukan. Dalam hal terdapat kekeliruan atau kesalahan dalam keputusan ini, akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya,&#8221; bunyi keputusan yang ditandatangani Muhaimin Iskandar dan Hasanudin Wahid itu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Probolinggo, Muhammad Zubaidi, merespon rekomendasi itu mengatakan bahwa dengan turunnya rekomendasi dari DPP PKB tersebut dan resminya Lora Fahmi sebagai Calon Wakil Bupati dari Gus Haris, maka akan memperkuat elektabilitas sebagai pasangan calon kuat dalam Pilkada Kabupaten Probolinggo. &#8220;Kami menargetkan kemenangan 85 persen untuk pasangan Gus Haris dan Lora Fahmi ini. Bismillah, dengan kebersamaan kita bisa mewujudkan,&#8221; ungkapnya, Senin (01/07/2024) tadi.</p>



<p>Selain itu, lanjut Zubaidi, secara otomatis semua partai yang sebelumnya sudah mengusung Gus Haris, juga ikut mengusung pasangan Gus Haris-Lora Fahmi ini. &#8220;Semua partai pengusung Gus Haris, sepakat dan menyerahkan wakilnya ke Gus Haris. Makanya dengan resminya pasangan Gus Haris dan Lora Fahmi ini, maka otomatis pula rekomendasi pasangan dari semua partai tinggal memasukkan nama Lora Fahmi,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Gus Haris dalam keterangannya mengatakan banyak terima kasih kepada semua partai yang telah memberikan kepercayaan terhadapnya, terkhususnya PKB. &#8220;Kami tentu menyampaikan terima kasih kepada semua partai, terkhusus PKB yang membersamai perjuangan ini. Kebersamaan, sinergi dan kolaborasi ini penting untuk membangun Probolinggo. Mari kita berbenah bersama untuk Probolinggo sae,&#8221; kata Gus Haris. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211296</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lacak Pelaku Begal Pasutri Probolinggo hingga Sebabkan Sang Suami Tewas, Polisi Turunkan K-9</title>
		<link>https://memontum.com/lacak-pelaku-begal-pasutri-probolinggo-hingga-sebabkan-sang-suami-tewas-polisi-turunkan-k-9</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 May 2024 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Pasutri]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sebabkan]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<category><![CDATA[turunkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209880</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Satreskrim Polres Probolinggo terus melakukan penyelidikan kasus pembegalan atau perampokan yang menimpa pasangan suami istri (Pasutri) hingga hilangnya nyawa sang suami, Maskur Mairullah (35), warga Desa Bringi, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Bahkan, untuk mengurai kejadian hingga mengungkap pelaku aksi nekad itu, petugas juga menurunkan Unit K-9 atau anjing pelacak ke lokasi kejadian, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Satreskrim Polres Probolinggo terus melakukan penyelidikan kasus pembegalan atau perampokan yang menimpa pasangan suami istri (Pasutri) hingga hilangnya nyawa sang suami, Maskur Mairullah (35), warga Desa Bringi, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Bahkan, untuk mengurai kejadian hingga mengungkap pelaku aksi nekad itu, petugas juga menurunkan Unit K-9 atau anjing pelacak ke lokasi kejadian, Minggu (26/05/2024) malam.</p>



<p>Tidak tanggung-tanggung, sebanyak dua anjing pelacak dari Unit K-19 Polda Jatim, turut diturunkan. Dua anjing tersebut, dibawa ke TKP pembegalan untuk melacak pelaku.</p>



<p>Kasat Reskrim Polres Probolinggo Iptu Putra Fajar Adi Winarsa, mengatakan bahwa saat pihaknya masih melakukan pengembangan terkait kejadian itu. Salah satunya, dengan menerjunkan dua anjing pelacak.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kasat juga mengatakan, bahwa dari hasil informasi yang didapat, pelaku ini bersenjatakan celurit dan bermasker. &#8220;Berdasarkan penyelidikan dan olah TKP, pelaku menghadang korban di TKP dengan Sajam Celurit. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan juga menunggu hasil Unit K-9,&#8221; katanya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, Pasutri Maskur Mairullah (35) dan Pujiana Marwari (23), menjadi korban begal saat melintas dengan menggunakan motor di Desa Pikatan, Kecamatan Maron, Minggu (26/05/2024) malam. Dalam kejadian itu, sang suami tewas setelah menerima bacokan dari pelaku begal. Sedangkan dompet dan HP, diketahui raib dari diri korban. Sementara sang istri, berhasil selamat dan meminta bantuan warga dengan menggunakan motor yang sebelumnya digunakan bersama sang suami. <strong>(nun/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209880</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Puskesmas Rampal Celaket Sukses Turunkan Angka Stunting dari 80 Persen Jadi 3 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/puskesmas-rampal-celaket-sukses-turunkan-angka-stunting-dari-80-persen-jadi-3-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 May 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[celaket]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[rampal]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[sukses,]]></category>
		<category><![CDATA[turunkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209592</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Keberhasilan Puskesmas Rampal Celaket, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dalam menurunkan angka stunting mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kota Malang. Sebab, Puskesmas ini mampu menurunkan angka stunting secara siginfikan dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Kepala Puskesmas Rampal Celaket, dr Muhammad Ali Sahib, menyampaikan bahwa angka stunting di wilayahnya sudah mencapai 3 persen, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Keberhasilan Puskesmas Rampal Celaket, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dalam menurunkan angka stunting mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kota Malang. Sebab, Puskesmas ini mampu menurunkan angka stunting secara siginfikan dalam kurun waktu satu tahun terakhir.</p>



<p>Kepala Puskesmas Rampal Celaket, dr Muhammad Ali Sahib, menyampaikan bahwa angka stunting di wilayahnya sudah mencapai 3 persen, dari yang sebelumnya di angka 80 persen. Tentu, dalam upaya penurunannya dilakukan sinergi dan kolaborasi dari semua pihak.</p>



<p>“Untuk kondisi riilnya tentang penurunan angka stunting ini kami bersinergi, bergotong royong dan tidak lepas dari peran masyarakatnya sendiri mulai dari kader, tokoh masyarakat di tingkat RT/RW, termasuk dengan tokoh agama juga kami bersinergi untuk memaksimalkan penurunan angka stunting,” kata Ali, seusai menerima penghargaan, Senin (20/05/2024) tadi.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa dalam upaya penurunan angka stunting tersebut tentunya telah dilakukan beragam inovasi ditingkat kelurahan. Terlebih, Puskesmas Rampal Celaket ini membawahi tiga kelurahan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kalau di Kelurahan Samaan, itu ada Klenteng Donasi. Kemudian Kelurahan Klojen, ada namanya Sambang Warga. Kami dari puskesmas juga selalu melakukan pemantauan terkait gizi buruk. Dalam pemantauannya ini, kami lakukan setiap hari dengan seksama. Kami bergerak bersama, terlebih dengan dukungan Dinas Kesehatan soal program pemberian makanan tambahan (PMT),” terangnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Ali juga menuturkan bahwa di Kelurahan Rampal Celaket saat ini kasus stunting yang ada hanya tersisa 1 anak. Sementara di Kelurahaan Samaan, tinggal 15 kasus dan di Kelurahan Klojen tinggal 7 kasus. Sebelumnya, tiga kelurahan tersebut rata-rata mempunyai kasus stunting sekitar 35 hingga 40 kasus.</p>



<p>“Kita berdoa dan berusaha bersama, agar Kelurahan Rampal Celaket bisa menuju zero stunting. Kami akan melakukan pendampingan secara intens. Kemarin kami juga sudah kerjasama dari pendamping keluarganya sendiri untuk kegiatan pemantauan setiap hari biar segera naik berat badannya,” ujarnya.</p>



<p>Diakhir, Ali juga menyampaikan bahwa Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, telah memberikan arahan dan penekanan. Tujuannya, agar dapat terus menggerakkan masyarakat dan meningkatkan kebersamaan untuk menurunkan angka stunting.</p>



<p>“Pak Pj menekankan untuk menggerakkan masyarakat, meningkatkan kebersamaan, baik itu dari keluarganya, tokoh masyarakat, sehingga termotivasi untuk terus menurunkan angka stunting,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209592</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berhasil Turunkan Stunting, Pj Wali Kota Malang Beri Penghargaan Kecamatan, Kelurahan hingga Puskesmas</title>
		<link>https://memontum.com/berhasil-turunkan-stunting-pj-wali-kota-malang-beri-penghargaan-kecamatan-kelurahan-hingga-puskesmas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 May 2024 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[turunkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209580</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang memberikan apresiasi penghargaan kepada kecamatan, kelurahan hingga puskesmas, yang berhasil menurunkan angka stunting. Prosesi penyerahan itu, dilakukan langsung Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, di Balai Kota Malang, Senin (20/05/2024) tadi. Penghargaan sendiri, diantaranya diberikan kepada tiga kecamatan, yakni Kecamatan Klojen, Kecamatan Sukun dan Kecamatan Lowokwaru. Lalu, untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang memberikan apresiasi penghargaan kepada kecamatan, kelurahan hingga puskesmas, yang berhasil menurunkan angka stunting. Prosesi penyerahan itu, dilakukan langsung Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, di Balai Kota Malang, Senin (20/05/2024) tadi.</p>



<p>Penghargaan sendiri, diantaranya diberikan kepada tiga kecamatan, yakni Kecamatan Klojen, Kecamatan Sukun dan Kecamatan Lowokwaru. Lalu, untuk tiga kelurahan, yakni Kelurahan Rampal Celaket, Kelurahan Kebonsari dan Kelurahan Klojen. Kemudian, untuk Puskesmas yang diantaranya Puskesmas Rampal Celaket, Puskesmas Cisadea dan Puskesmas Kendalsari.</p>



<p>“Penghargaan ini tentunya bentuk apresiasi yang kita berikan untuk memacu dan mendorong teman-teman yang lain. Karena ini bukan hanya untuk OPD saja, tetapi juga beberapa tanggung jawab yang dilakukan dari kecamatan, kelurahan maupun Puskesmas,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa dalam penurunan angka stunting tersebut tentunya sudah ada banyak inovasi yang dilakukan oleh masing-masing kecamatan, kelurahan dan puskesmas. Sehingga, angka penurunan stunting terus mengalami penurunan.</p>



<p>“Tentu ini data riil yang dihasilkan oleh tiap kelurahan, kecamatan dan Puskesmas. Ini ujung tombak dari yang selama ini mereka lakukan,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut diberikan sebagai reward untuk kelurahan, kecamatan dan Puskesmas. Rata-rata dari yang sudah menerima penghargaan tersebut, tentu telah mengalami penurunan yang signifikan.</p>



<p>“Jadi memang di tahun 2023 Dinkes Kota Malang sudah mengadakan monitoring dan verifikasi di lapangan, betul tidak datanya seperti ini. Alhamdulillah, data itu sudah divalidkan dan memang progresifitas angka stunting itu turun,” ujar Husnul.</p>



<p>Dalam hal ini, Husnul berharap agar di tahun 2024 data stunting Kota Malang dapat terus turun sesuai dengan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yakni sebesar 14 persen. Untuk saat ini data Kota Malang sesuai SSGI masih diangka 17,3 persen.</p>



<p>“Mudah-mudahan di tahun 2024 ini bisa sesuai dengan target nasional 14 persen. Dari 57 kelurahan, 5 kecamatan dan 16 Puskesmas, ini semua tentu mempunyai inovasi masing-masing. Nah, dari situ mereka berhasil untuk menurukan angka stunting,” imbuh Husnul. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209580</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
