<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tutup &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tutup/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Feb 2025 08:21:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tutup &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hiburan Malam Wajib Tutup, Pemkot Malang segera Terbitkan Aturan Ramadan</title>
		<link>https://memontum.com/hiburan-malam-wajib-tutup-pemkot-malang-segera-terbitkan-aturan-ramadan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Feb 2025 06:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[aturan]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[segera]]></category>
		<category><![CDATA[terbitkan]]></category>
		<category><![CDATA[tutup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219377</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang Bulan Suci Ramadan, Pemerintah Kota Malang segera mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang mengatur berbagai aktivitas masyarakat. Tidak hanya membahas operasional tempat hiburan malam, namun juga akan mencakup aturan mengenai pasar takjil serta kegiatan lain guna menjaga ketertiban dan kenyamanan selama Ramadan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menyampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang Bulan Suci Ramadan, Pemerintah Kota Malang segera mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang mengatur berbagai aktivitas masyarakat. Tidak hanya membahas operasional tempat hiburan malam, namun juga akan mencakup aturan mengenai pasar takjil serta kegiatan lain guna menjaga ketertiban dan kenyamanan selama Ramadan.</p>



<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menyampaikan bahwa SE tersebut saat ini masih dalam tahap perumusan dan akan segera diterbitkan. &#8220;Untuk SE, kami sedang merumuskan dan secepatnya akan dikeluarkan. Ini dilakukan agar Kota Malang tetap kondusif selama Ramadan,&#8221; kata Sekda Erik, Selasa (18/02/2025) tadi.</p>



<p>Dalam aturan tersebut, nantinya seluruh tempat hiburan malam, termasuk panti pijat, wajib tutup selama Ramadan. Sementara, hotel tetap buka, karena itu tempat menginap, bukan tempat hiburan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Ini yang harus dibedakan. Setiap jenis usaha memiliki klasifikasi perizinan yang berbeda, yang dikenal sebagai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Beberapa usaha memiliki izin tunggal (single activity), sementara yang lain memiliki izin gabungan (multi activity), seperti hotel yang memiliki restoran dan karaoke dalam satu area,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain penutupan hiburan malam, Pemkot Malang juga akan melakukan pengawasan ketat terhadap aktivitas lainnya selama Ramadan. Sekda Erik menyebutkan bahwa aturan ini disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta kondisi terkini di Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Dalam SE ini, bukan hanya hiburan malam yang diatur, tapi juga pasar takjil dan berbagai aktivitas masyarakat lainnya. Semua bertujuan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan,&#8221; imbuh Erik. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219377</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TPA Tlekung Tutup, Aktivitas Pengolahan Sampah Berhenti</title>
		<link>https://memontum.com/tpa-tlekung-tutup-aktivitas-pengolahan-sampah-berhenti</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2023 09:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[berhenti]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<category><![CDATA[tutup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198110</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Paska dilakukan penutupan sejak 30 Agustus lalu, pemandangan beda terlihat di TPA Tlekung. Seperti yang terlihat Rabu (13/09/2023) tadi, nampak lengang dan tidak ada aktifitas pengolahan sampah. Sejumlah alat berat yang biasanya mengolah gunungan sampah, pun juga berhenti. Hanya kelihatan beberapa orang, yang bekerja merakit mesin pembakaran sampah. Sementara ibu-ibu yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Paska dilakukan penutupan sejak 30 Agustus lalu, pemandangan beda terlihat di TPA Tlekung. Seperti yang terlihat Rabu (13/09/2023) tadi, nampak lengang dan tidak ada aktifitas pengolahan sampah.</p>



<p>Sejumlah alat berat yang biasanya mengolah gunungan sampah, pun juga berhenti. Hanya kelihatan beberapa orang, yang bekerja merakit mesin pembakaran sampah. Sementara ibu-ibu yang biasa terlibat di pengolahan atau pemilahan, pun juga tidak ada.</p>



<p>Salah seorang petugas taman di TPA Tlekung, Jarwo, membenarkan bahwa sudah tidak lagi ada aktifitas pengolahan sampah di TPA Tlekung. &#8220;Memang, di dalam TPA sudah tidak ada lagi aktifitas pengolahan sampah. Karena, sudah tidak ada lagi sampah yang masuk. Hanya beberapa orang, yang membuat mesin pembakaran sampah,&#8221; terangnya, saat berada di pintu masuk TPA Tlekung, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Rabu (13/09/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Mengenai ibu-ibu yang biasa mengolah sampah di TPA, ujarnya, itu semenjak dilakukan penutupan, sudah disebar (berdayakan, red) untuk dipekerjakan di beberapa Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Kota Batu. &#8220;Ibu-ibu yang biasa memilah sampah di dalam TPA, itu disebar di tiga TPS. Yaitu, seperti di TPS Temas, Dadaprejo dan Stadion Brantas,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Ibu-ibu tersebut, imbuhnya, bekerja di TPS mulai pagi sekitar pukul 08.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB. Setelah pukul 12.00 WIB, sekitar pukul 13.00 WIB kembali lagi ke TPA Tlekung untuk membersihkan taman hingga sore hari.</p>



<p>&#8220;Ibu-ibu ini kembali lagi ke TPA setelah dari TPS. Mereka membersihkan taman hingga sore hari. Kalau jumlahnya, sekitar 20 an orang,&#8221; lanjutnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198110</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi TPA Tlekung Tutup, Desa Sidomulyo Batu Siapkan Lahan untuk TPS3R</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-tpa-tlekung-tutup-desa-sidomulyo-batu-siapkan-lahan-untuk-tps3r</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Jul 2023 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[lahan]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[Sidomulyo]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<category><![CDATA[TPS3R]]></category>
		<category><![CDATA[tutup]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194646</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Desa Sidomulyo, Kecamatan/Kota Batu menyiapkan lahan seluas sekitar 500 meter persegi yang direncanakan untuk Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce dan Recycle (TPS3R). Perencanaan itu, juga dimaksudkan untuk mengantisipasi bilamana TPA Tlekung, berhenti beroperasi. Kepala Desa Sidomulyo, Suharto, mengatakan bahwa lahan yang sudah disiapkan itu adalah untuk rencana pembuangan sampah. Lahan itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Desa Sidomulyo, Kecamatan/Kota Batu menyiapkan lahan seluas sekitar 500 meter persegi yang direncanakan untuk Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce dan Recycle (TPS3R). Perencanaan itu, juga dimaksudkan untuk mengantisipasi bilamana TPA Tlekung, berhenti beroperasi.</p>



<p>Kepala Desa Sidomulyo, Suharto, mengatakan bahwa lahan yang sudah disiapkan itu adalah untuk rencana pembuangan sampah. Lahan itu, berstatus sebagai Tanah Kas Desa (TKD) dan memiliki luas 500 meter persegi.</p>



<p>&#8220;Jadi, kita sudah siapkan lahan seluas 500 meter persegi untuk pembangunan sampah bagi warga Desa Sidomulyo. Letaknya, 50 meter dari Jalan Bukit Berbunga,&#8221; terangnya di rest area Desa Sidomulyo, Kecamatan/Kota Batu, Senin (31/07/2023) tadi.</p>



<p>Lahan yang sudah ada tersebut, paparnya, masih bisa ditambah lagi menjadi 1.000 meter persegi. &#8220;Rencana ini sebenarnya sudah lama. Tetapi, waktu itu dijanjikan oleh dinas soal alat dan lainnya, untuk pengolahan sampah. Namun, kami terlalu lama menunggu. Hingga akhirnya, kami lakukan sendiri dan tidak memakai bantuan dana pemerintah,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Untuk saat ini, tambah Suharto, memang anggaran belum bisa diestimasikan. Karena, masih dikonsep perencanaan TPS3R. Dan, saat ini masih tahap pengolahan tanah untuk diratakan.</p>



<p>&#8220;Sekarang masih persiapan sambil menunggu anggaran,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sedangkan selama persiapan, lanjutnya, memang lahan masih belum bisa digunakan untuk pembuangan sampah dari warga. &#8220;Seandainya TPA Tlekung ditutup, maka kita sudah antisipasi dengan menyiapkan lahan milik desa,&#8221; terangnya.</p>



<p>Mengenai sumber anggaran pembangunan TPS3R, imbuhnya, dari persiapan setidaknya selama setahun ke depan, maka alokasi anggaran yang digunakan berasal dana desa atau dari hasil pajak. &#8220;Yang pasti, setelah kita siapkan lahan untuk TPS3R ini, nanti perencanaannya masih dihitung. Sehingga, bisa saja anggaran lewat dana desa atau dari hasil pajak,&#8221; paparnya.<strong> (put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194646</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tutup Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat, Bupati Lamongan Minta Gotong Royong Tak Hanya Slogan</title>
		<link>https://memontum.com/tutup-bulan-bhakti-gotong-royong-masyarakat-bupati-lamongan-minta-gotong-royong-tak-hanya-slogan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jul 2023 11:33:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bhakti]]></category>
		<category><![CDATA[bulan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gotong]]></category>
		<category><![CDATA[hanya]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[minta]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[royong,]]></category>
		<category><![CDATA[Slogan]]></category>
		<category><![CDATA[tutup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194398</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, melaksanakan penutupan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) yang dalam Puncak Peringatan BBGRM ke-20 Tahun 2023 berlangsung di Balai Desa Dagan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Kamis (27/07/2023) tadi. Diketahui, bahwa BBGRM merupakan kegiatan yang dilaksanakan dengan tujuan untuk melestarikan nilai-nilai gotong royong masyarakat. Melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Lamongan</strong> &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, melaksanakan penutupan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) yang dalam Puncak Peringatan BBGRM ke-20 Tahun 2023 berlangsung di Balai Desa Dagan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Kamis (27/07/2023) tadi.</p>



<p>Diketahui, bahwa BBGRM merupakan kegiatan yang dilaksanakan dengan tujuan untuk melestarikan nilai-nilai gotong royong masyarakat. Melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, menjaga dan melestarikan budaya gotong royong sebagai budaya asli Indonesia.</p>



<p>Dikatakan Bupati Yuhronur, di era dengan kecenderungan kehidupan masyarakat yang individualistis, kompetitif dan ego sektoral yang masih menonjol, gotong royong ini harus dikenalkan kepada generasi penerus yang akan memikul masa depan bangsa. Karenanya, dirinya juga mengajak untuk benar-benar mengaktualisasikan gotong royong dalam tindakan nyata.</p>



<p>“Sudah saatnya gotong royong jangan hanya dijadikan slogan atau jargon semata. Namun, harus benar-benar kita aktualisasikan, kita laksanakan dan wujudkan dalam sebuah tindakan nyata pada kehidupan masyarakat desa,” kata Bupati Yuhronur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengungkapkan, bahwa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemkab Lamongan pada tahun 2023 telah mengalokasikan anggaran untuk pemerataan pembangunan di 462 desa melalui Dana Dusun, Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD) dan Bantuan Keuangan Khusus Kepada Pemerintah Desa (BKKPD). Melalui alokasi itu, diharapkan dapat difokuskan untuk perbaikan infrastruktur, penumbuhan ekonomi dan jaminan perlindungan sosial, penurunan angka kemiskinan, pengangguran dan stunting, serta peningkatan produksi pertanian, peternakan juga perikanan.</p>



<p>&#8220;Mari kita jadikan momentum ini sebagai ajang menyamakan ritme dan melahirkan semangat baru, untuk merawat harmonisasi sosial, meratakan pembangunan dan menjaga kebangkitan ekonomi masyarakat sebagai pondasi menuju Lamongan yang semakin Megilan,” ujarnya.</p>



<p>Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, M Zamroni, menambahkan bahwa kegiatan dengan tema ‘Dengan Semangat Gotong Royong Kita Tingkatkan Tansformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Optimis Jatim Bangkit’ ini meliputi bidang kemasyarakatan, ekonomi, sosial budaya dan agama, juga lingkungan.</p>



<p>Pada kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan kepada pemenang lomba BBGRM Kabupaten Lamongan, pemenang 10 Program Pokok PKK Lamongan tahun 2023 dan sertifikat kader inspiratif. <strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194398</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Grup Musik Asal Prancis, Denny Cak Nan hingga Salma Salsabil Tutup Rangkaian Even Tahunan Jazz Gunung 2023</title>
		<link>https://memontum.com/grup-musik-asal-prancis-denny-cak-nan-hingga-salma-salsabil-tutup-rangkaian-even-tahunan-jazz-gunung-2023</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jul 2023 17:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[asal]]></category>
		<category><![CDATA[denny]]></category>
		<category><![CDATA[even]]></category>
		<category><![CDATA[grup]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[jazz]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[prancis,]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[rangkaian]]></category>
		<category><![CDATA[salma]]></category>
		<category><![CDATA[salsabil]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tahunan]]></category>
		<category><![CDATA[tutup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193996</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Even tahunan Jazz Gunung yang digelar di Hotel Jiwa Jawa Resort Bromo (Java Banana), Desa Wonotoro, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jumat (21/07/2023) hingga Sabtu (22/07/2023) tadi, menghadirkan beberapa penyanyi dan grup musik internasional. Performa yang bagus, pun mampu memukau ribuan penonton yang menyaksikan. Grup musik yang didatangkan, diantaranya adalah grup musik asal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Even tahunan Jazz Gunung yang digelar di Hotel Jiwa Jawa Resort Bromo (Java Banana), Desa Wonotoro, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jumat (21/07/2023) hingga Sabtu (22/07/2023) tadi, menghadirkan beberapa penyanyi dan grup musik internasional. Performa yang bagus, pun mampu memukau ribuan penonton yang menyaksikan.</p>



<p>Grup musik yang didatangkan, diantaranya adalah grup musik asal Prancis, Jeremi Ternoy Trio, penyanyi jebolan Indonesian Idol, Salma Salsabil, yang merupakan berasal dari Kabupaten Probolinggo dan pemenang ajang pencarian bakat Indonesian Idol tahun 2023. Selain itu, juga ada penyanyi asal Banyuwangi yaitu Denny Cak Nan dan Yura Yunita.</p>



<p>Meski di gelaran ini dingin dan kabut menyelimuti lokasi, namun ribuan penonton seakan terbius ketika mendengarkan lagu andalan dari Jeremi Ternoy Trio seperti Le Sol, Dessus hingga Yacuba. Selain itu, penonton juga digoyang dengan dendang lagu koplo yang dibawakan oleh Denny Cak Nan, dengan tembang andalannya yang berjudul Los Dol. Tidak ketinggalan, tembang berjudul Andung-Andung dan Kertonyono, yang juga dinyanyikan oleh Denny Cak Nan hingga membuat para penonton yang hadir bergoyang mendengarkan alunan musik.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Jadi untuk lagu terakhir berjudul Los Dol ini, saya ciptakan saat banyak orang kesusahan karena pandemi Covid-19. Alhamdulillah, lagu karya saya ini dapat diterima oleh masyatakat dan akhirnya booming serta mengalir rejeki buat saya,” kata Denny Cak Nan.</p>



<p>Tidak kalah seru, Yura Yunita mengeluarkan lagunya yaitu Dunia Tipu-Tipu yang saat ini lagi naik daun membuat penutupan Jazz Gunung semakin spektakuler. Para penonton ikut bernyanyi bersama dan menyalakan flash handphonenya masing-masing, membuat suasana saat itu semakin meriah.</p>



<p>“Saya nonton Jazz Gunung 2023 ini bersama keluarga. Penampilan musisi yang paling ditunggu adalah Yura Yunita, seru pokoknya,” ungkap penikmat Jazz Gunung, Franciska (20) asal Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.<strong> (nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193996</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bakorpakem Kabupaten Probolinggo Tutup Petilasan Syaikh Maulana Ishaq</title>
		<link>https://memontum.com/bakorpakem-kabupaten-probolinggo-tutup-petilasan-syaikh-maulana-ishaq</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jul 2023 09:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bakorpakem]]></category>
		<category><![CDATA[ishaq]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[maulana]]></category>
		<category><![CDATA[petilasan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[syaikh]]></category>
		<category><![CDATA[tutup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192690</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) Kabupaten Probolinggo resmi menutup petilasan Syaikh Maulana Ishaq yang berada di Desa Kalianan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Petilasan tersebut ditutup, karena berdasarkan adanya fakta yang tidak benar. Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo, David P Dwarsa, yang juga merupakan Ketua Bakorpakem, mengatakan bahwa rekomendasi penutupan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) Kabupaten Probolinggo resmi menutup petilasan Syaikh Maulana Ishaq yang berada di Desa Kalianan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Petilasan tersebut ditutup, karena berdasarkan adanya fakta yang tidak benar.</p>



<p>Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo, David P Dwarsa, yang juga merupakan Ketua Bakorpakem, mengatakan bahwa rekomendasi penutupan tersebut dilakukan setelah proses rapat koordinasi yang dihadiri oleh Badan Kesbangpol dan Linmas, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Intel Kodim 0820 Probolinggo, Intelkam Polres Probolinggo, Intelkam Polres Probolinggo Kota dan Badan Intelijen Negara (BIN) wilayah Kabupaten Probolinggo. Peserta Rakor adalah masing-masing menyampaikan data, fakta dan pendapatnya masing-masing terkait keberadaan petilasan Syaikh Maulana Ishq.</p>



<p>&#8220;Rapat koordinasi berlangsung selama 3,5 jam. Sebab, kami buka forum dengar pendapat. Masing-masing pihak yang datang bergantian menyampaikan. Dari situlah, kemudian diperoleh data dan fakta,&#8221; katanya, Sabtu (08/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut David menjelaskan, lima poin hasil dari Rakor tersebut, diantaranya adalah penutupan petilasan Syaikh Maulana Ishaq. Karena, bukti tertulis dan data di lapangan tidak benar keberadaannya. Kemudian, tidak memiliki sejarah yang jelas merujuk pada petilasan ulama kharismatik.</p>



<p>Kemudian, paparnya, meminta Perhutani untuk tidak memberikan izin penggunaan lahan mengingat kawasan tersebut merupakan kawasan hutan lindung. Dan, meminta memberhentikan kegiatan keagamaan yang dilaksanakan pada lokasi tersebut.</p>



<p>Upaya ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kemudian, meminta MUI dan Kemenag Kabupaten Probolinggo untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat perihal ketidak benaran petilasan tersebut.</p>



<p>Terakhir, ujarnya, jika terdapat pelanggaran hukum terkait permasalah petilasan tersebut, Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum lainnya untuk menyelesaikan masalah tersebut. &#8220;Dari rapat ini mengerucut pada lima rekomendasi. Rekomendasi tersebut segera dilaksanakan oleh pihak-pihak terkait. Sejauh ini, sudah tidak ada aktivitas keagamaan di lokasi petilasan. Namun, tetap kami pantau,&#8221; paparnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192690</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kunjungan Wisata dan Pembeli Sepi, Pedagang di Pasar Wisata Songgoriti Pilih Tutup Kios</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungan-wisata-dan-pembeli-sepi-pedagang-di-pasar-wisata-songgoriti-pilih-tutup-kios</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jun 2023 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[Kios]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[pembeli]]></category>
		<category><![CDATA[pilih]]></category>
		<category><![CDATA[sepi,]]></category>
		<category><![CDATA[Songgoriti]]></category>
		<category><![CDATA[tutup]]></category>
		<category><![CDATA[uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192174</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Dari sekitar 150 kios yang ada di Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu, saat ini ada sekitar 25 kios yang bertahan. Ini disebabkan, karena kondisi Pasar Songgoriti yang menjadi topangan banyaknya kios di kawasan itu, sepi pengunjung. Ketua Paguyuban Pasar Wisata Songgoriti, Sugeng Wibowo, mengatakan bahwa kondisi sepi yang dialami di Pasar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Dari sekitar 150 kios yang ada di Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu, saat ini ada sekitar 25 kios yang bertahan. Ini disebabkan, karena kondisi Pasar Songgoriti yang menjadi topangan banyaknya kios di kawasan itu, sepi pengunjung.</p>



<p>Ketua Paguyuban Pasar Wisata Songgoriti, Sugeng Wibowo, mengatakan bahwa kondisi sepi yang dialami di Pasar Songgoriti, sebenarnya terjadi sejak pandemi Covid-19 yang lalu. Sementara imbasnya, adalah ke menurunnya kunjungan dan pendapatan di kios.</p>



<p>&#8220;Kalau dihitung, kios yang ada di Pasar Songgoriti ini total berjumlah 150 unit. Sementara sekarang, hanya tinggal sekitar 25 unit, yang masih bertahan,&#8221; terangnya di Songgoriti, Jumat (30/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Ditambahkannya, seperti saat liburan seperti sekarang, itu minim sekali pengunjung wisata yang datang ke area pasar. Karenanya, banyak kios yang memilih tutup. &#8220;Pilihan mereka untuk tutup, itu mungkin karena dari pada merugi. Karena, kondisi pasar masih sepi,&#8221; paparnya.</p>



<p>Keberadaan Pasar Songgoriti sendiri, ujar Sugeng, sekarang memang jauh tertinggal dengan pasar lain. Terutama, mengenai pernak pernik kebutuhan wisatawan. Mulai aneka kerajinan, souvenir hingga toko khas oleh-oleh yang menjual makanan.</p>



<p>Mensikapi kondisi itu, dirinya berharap, agar ada inovasi dari pengelola pasar. Baik itu dalam bentuk even atau acara. Sehingga, bisa menjadi motivasi pedagang untuk kembali bergairah. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192174</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tutup PPDB Sistem Zonasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Masih Terima Aduan</title>
		<link>https://memontum.com/tutup-ppdb-sistem-zonasi-dinas-pendidikan-dan-kebudayaan-kota-malang-masih-terima-aduan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jun 2023 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[aduan]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas]]></category>
		<category><![CDATA[kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[masih]]></category>
		<category><![CDATA[PPDB]]></category>
		<category><![CDATA[sistem]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[tutup]]></category>
		<category><![CDATA[Zonasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191018</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi, telah dimulai sejak Senin (12/06/2023) hingga Rabu (14/06/2023) kemarin. Meskipun ada beberapa kendala yang dialami, namun tetap berjalan dengan lancar dan cukup baik. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan jika masyarakat saat ini juga telah memahami bagaimana sistem dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi, telah dimulai sejak Senin (12/06/2023) hingga Rabu (14/06/2023) kemarin. Meskipun ada beberapa kendala yang dialami, namun tetap berjalan dengan lancar dan cukup baik.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan jika masyarakat saat ini juga telah memahami bagaimana sistem dari PPDB Zonasi tersebut. Yaitu, mengenai jarak dari titik tempat tinggal sampai dengan sekolah yang dituju.</p>



<p>“Alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar dan baik. Masyarakat sudah paham bahwa jarak dari rumahnya menuju sekolah yang dituju itu sekian. Laporan dari teman-teman hanya sedikit banget yang bermasalah, karena kurang paham titiknya saja,” terang Suwarjana, saat dikonfirmasi, Kamis (15/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>




<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="400" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2023/06/Tutup-PPDB-Sistem-Zonasi-Dinas-Pendidikan-dan-Kebudayaan-Kota-Malang-Masih-Terima-Aduan-1.jpg?resize=600%2C400&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-191027" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2023/06/Tutup-PPDB-Sistem-Zonasi-Dinas-Pendidikan-dan-Kebudayaan-Kota-Malang-Masih-Terima-Aduan-1.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2023/06/Tutup-PPDB-Sistem-Zonasi-Dinas-Pendidikan-dan-Kebudayaan-Kota-Malang-Masih-Terima-Aduan-1.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>


<p>Ditambahkannya, jika ada beberapa masyarakat yang masih belum puas dengan sistem zonasi, juga bisa melakukan aduan ke posko sekolah yang dituju atau pun posko yang berada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Jalan Veteran No 19, Kota Malang. &#8220;Kalau mereka kurang puas karena jaraknya dengan tetangganya, kok malah yang keterima tetangganya, monggo silahkan bawa ke posko sekolah. Kalau posko sekolah sudah tidak bisa menangani, silahkan ke posko kami di Jalan Veteran,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, untuk saat ini mengenai data dari pendaftaran PPDB tersebut masih melalui proses pengolahan. Sehingga, pengumuman hasil akan dilakukan pada Jumat (16/06/2023) besok. Pihaknya berpesan, agar masyarakat tetap memperhatikan akun-akun milik sekolah.</p>



<p>“Mudah-mudahan besok kita umumkan, hari ini data masih kita olah. Untuk masyarakat yang sekarang mendaftarkan, itu dilihat akunnya di hp atau alatnya masing-masing, yang kurang apa dan jangan sampai terlambat. Karena kalau sudah ditutup, kami sudah tidak bisa. Tadi malam kita tutup pukul 23.59 WIB dan kita beri kesempatan masyarakat,” imbuh Suwarjana. (<strong>rsy/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191018</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tutup Kunjungan di Tiongkok, Wali Kota Malang Lirik Sister City dan Ekspor Produk</title>
		<link>https://memontum.com/tutup-kunjungan-di-tiongkok-wali-kota-malang-lirik-sister-city-dan-ekspor-produk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jun 2023 16:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[city]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[lirik]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[sister]]></category>
		<category><![CDATA[tiongkok,]]></category>
		<category><![CDATA[tutup]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191066</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menutup kunjungan kerja di Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Wali Kota Malang, Sutiaji, menjajaki peluang kerja sama sister city di bidang pendidikan dan kebudayaan serta membahas terkait potensi ekspor produk Kota Malang dengan Kota Nanning, Guangxi, Rabu (14/06/2023) tadi. Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan bahwa terdapat beberapa kesamaan demografi dan situasi di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menutup kunjungan kerja di Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Wali Kota Malang, Sutiaji, menjajaki peluang kerja sama sister city di bidang pendidikan dan kebudayaan serta membahas terkait potensi ekspor produk Kota Malang dengan Kota Nanning, Guangxi, Rabu (14/06/2023) tadi.</p>



<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan bahwa terdapat beberapa kesamaan demografi dan situasi di Kota Nanning dengan Kota Malang. Terlebih, kota tersebut menaruh perhatian terhadap pembangunan pendidikan dan kebudayaan secara komprehensif.</p>



<p>“Ini menjadi sejalan dengan fokus pemerintah Kota Malang dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Terlebih, di sini pendidikan dan kebudayaan terbangun dengan baik. Mereka juga menjalin kerjasama lintas negara, demikian pula dengan Kota Malang tentu membuka ruang untuk kerja sama pengembangan pendidikan dengan negara-negara lain. Sesuai dengan proses dan prosedur yang harus dilalui,” kata Wali Kota Sutiaji.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak berhenti sampai di situ, bahwa kunjungannya juga menghantarkan bertemu dengan Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Guangxi, untuk membahas potensi ekspor produk. &#8220;Saya berkesempatan bertemu dengan Ketua Kadin Guangxi dan diperkenalkan dengan seorang dokter spesialis bedah plastik Indonesia, beliau importir kopi. Kami membahas potensi ekspor produk, rupanya luar biasa potensial. Pasar di sini sangat strategis, sementara komoditas di Kota Malang juga harus kita dorong untuk go internasional,” lanjutnya.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya juga sangat bersyukur, karena kunjungannya membuahkan banyak hasil yang positif. Terlebih, juga untuk memberikan dampak yang positif dalam kemajuan pembangunan daerah di Kota Malang.</p>



<p>“Alhamdulillah kunjungan kami ke Tiongkok ini, menghasilkan banyak hal yang bermanfaat. Termasuk hari terakhir ini, kami ke Nanning, Guangxi. Di sini melakukan penjajakan kemungkinan kerjasama sister city dan potensi ekspor produk lokal. Kami berharap, dapat memberikan kontribusi positif untuk pembangunan daerah di Kota Malang,” imbuh Sutiaji.</p>



<p>Sebagai informasi, Guangxi merupakan satu dari lima wilayah otonomi RRT, dan menjadi satu-satunya wilayah di Tiongkok yang menghubungkan ASEAN lewat darat dan laut. Guangxi juga telah lama menjadi pintu gerbang Jalur Sutera Maritim Abad 21 dan Sabuk Ekonomi Jalur Sutera. Sehingga pertumbuhan ekonomi di wilayah ini berkembang dengan pesat. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191066</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
