<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>UB &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ub/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 Jan 2021 09:35:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>UB &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bulan Depan UB Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru</title>
		<link>https://memontum.com/bulan-depan-ub-buka-pendaftaran-mahasiswa-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2021 09:35:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaftaran Maba]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaftaran UB]]></category>
		<category><![CDATA[SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisasi SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[UB]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<category><![CDATA[UTBK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132683</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Demi menambah informasi berkaitan dengan mekanisme pendaftaran dan penerimaan mahasiswa baru, Universitas Brawijaya (UB) mengadakan sosialisasi SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dan UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) Tahun 2021. Sosialisasi yang dilaksanakan secara daring ini berlangsung Rabu (20/01), dan dilaksanakan terbuka untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Demi menambah informasi berkaitan dengan mekanisme pendaftaran dan penerimaan mahasiswa baru, Universitas Brawijaya (UB) mengadakan sosialisasi SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dan UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) Tahun 2021.</p>



<p>Sosialisasi yang dilaksanakan secara daring ini berlangsung Rabu (20/01), dan dilaksanakan terbuka untuk umum.</p>



<p>Humas UB, Kotok Gurito, SE. mengatakan bahwa saat ini sistem seleksi masuk PTN meningkat prosesnya. &#8220;Sesuai dengan perkembangan IT era digital, LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi) mengadakan tes berbasis UTBK. Serta mengacu pada prinsip adil, transparan, akuntabel, fleksibel, dan efisien,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dijelaskan Kotok, jadwal pelaksanaan SNMPTN mulai tanggal 15-24 Februari 2021. Dimana persyaratan lengkap bisa diakses pada website LTMPT. Sedangkan UTBK dilaksanakan 2 gelombang, pertama tanggal 12-18 April 2021, kedua tanggal 26 April-2 Mei 2021. &#8220;Setelah mendapat hasil UTBK, baru mendaftar SBMPTN,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Koordinator Bagian Perencanaan Akademik dan Kerjasama UB, Hery Prawoto Widodo, S. Sos., MAB. menyampaikan bahwa selama 2 tahun berturut-turut UB menjadi PTN favorite dalam pemilihan di SNMPTN dan SBMPTN.</p>



<p>&#8220;Di tahun 2019 dan 2020 UB menempati peringkat pertama jumlah peminat SNMPTN. Begitu pula di tahun 2019 peminat SBMPTN UB menduduki peringkat pertama, dan tahun 2020 di nomer 2 setelah UGM,&#8221; paparnya.</p>



<p>Berdasarkan pemaparan Hery, kuota SNMPTN UB minimum 20 persen namun masih menunggu keputusan pimpinan. &#8220;Jadi untuk sekarang kami siapkan sekitar minimum 30 persen. Berdasarkan nilai akademik saja atau nilai akademik dan prestasi lainnya yang ditetapkan oleh PTN,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Untuk alokasi SBMPTN, UB menetapkan minimum 40 persen, berdasarkan hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN. Kemudian jalur Mandiri, alokasi maksimal 30 persen dimana dapat menggunakan hasil UTBK untuk mendaftar.</p>



<p>&#8220;Ada beberapa tips yang bisa kami sampaikan jika ingin diterima di UB pada jalur SNMPTN. Salah satunya adalah UB tidak mau menjadi pilihan ke dua. Seleksi SNMPTN dilakukan pada PTN pilihan pertama dahulu, sehingga jika daya tampung sudah terpenuhi di PTN pilihan pertama, maka PTN pilihan kedua tidak akan diseleksi,&#8221; tandasnya.</p>



<p>Adapun 5 prodi (program studi) yang memiliki keketatan tinggi saat SNMPTN 2020 adalah Farmasi, Ilmu Aktuaria, Ilmu Gizi, Kedokteran, dan Sistem Informasi di sektor saintek. Sedangkan untuk soshum yang tertinggi adalah Kewirausahaan, Ekonomi Keuangan dan Perbankan, Ilmu Komunikasi, Psikologi, dan Perpajakan.</p>



<p>&#8220;Untuk prodi dengan keketatan tinggi jalur SBMPTN ada Kedokteran, Farmasi, Kedokteran Gigi, Teknik Informatika, dan Ilmu Gizi. Kemudian untuk yang soshum ada Kewirausahaan, Ilmu Komunikasi, Psikologi, Manajemen, dan Pariwisata,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, diakui Hery saat ini UB belum melaunching proses dan prosedur untuk tes jalur Mandiri. &#8220;Tapi kami akan mengikuti ketentuan tahun 2020, sambil kita tunggu kebijakan pimpinan tahun 2021 seperti apa. Namun kami sampaikan secara umum saja,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Pada seleksi jalur Mandiri UB tahun 2020, pihaknya menggunakan 2 metode yaitu jalur UTBK dan jalur rapor.</p>



<p>Seperti diketahui jumlah peminat seleksi SNMPTN UB tahun 2020 sebanyak 30.932 dan 4.303 diantaranya diterima. SBMPTN UB tahun 2020 diminati sejumlah 61.743 dan yang diterima sebanyak 6.007. Sedangkan jalur Mandiri UB tahun 2020 terdapat peminat sejumlah 42.505, yang diterima hanya 5.605.</p>



<p>&#8220;Ini menunjukkan bahwa UB sangat selektif untuk bisa memilih yang terbaik. Walau kuota banyak, peminat juga banyak, persaingan masuk UB sangat tinggi,&#8221; tutupnya. <strong>(cw1/ed2)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132683</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ini Respon Jokowi Pada Dies Natalis ke-58, UB Daftarkan 132 Paten</title>
		<link>https://memontum.com/ini-respon-jokowi-pada-dies-natalis-ke-58-ub-daftarkan-132-paten</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2021 10:03:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Dies Natalis ke-58]]></category>
		<category><![CDATA[Respon Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[UB]]></category>
		<category><![CDATA[UB Daftarkan 132 Paten]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=131405</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Dalam rangka memperingati dies natalis ke-58, Universitas Brawijaya (UB) menggelar Rapat Terbuka. Giat yang turut dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy, dan seluruh civitas akademika UB itu berlangsung secara daring, Selasa (5/1) tadi. Melalui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Dalam rangka memperingati dies natalis ke-58, Universitas Brawijaya (UB) menggelar Rapat Terbuka. Giat yang turut dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy, dan seluruh civitas akademika UB itu berlangsung secara daring, Selasa (5/1) tadi.</p>



<p>Melalui penyampaian laporan kinerja dalam rangkaian acara tersebut, Rektor UB, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani A.R. MS, mengumumkan bahwa 132 paten sudah didaftarkan. “Laporan ini merupakan hasil kerja kita semua, warga UB, baik selaku dosen, tendik (tenaga kependidikan), maupun mahasiswa. Tidak kalah pentingnya, kita menempati peringkat 1 jumlah paten terbanyak di tahun 2020 pada kategori universitas,” terangnya.</p>



<p>Penghargaan terhadap jumlah pendaftaran paten terbanyak diberikan Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada November 2020 lalu.<br>Menanggapi prestasi UB tersebut, Presiden RI, Joko Widodo angkat bicara. “Saya memperoleh laporan bahwa selama pandemi Covid-19 ini total paten yang diajukan oleh para inventor UB sebanyak 132. Tertinggi di Indonesia dalam kategori universitas. Indonesia menunggu IPTEK unggul produk UB untuk membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ungkap orang nomor satu di Indonesia itu.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Jokowi itu berharap UB tidak berhenti pada jumlah paten, dan harus dilanjutkan dengan jalinan kerjasama. “Ini semata-mata untuk memperkuat hilirisasi hasil-hasil riset dan inovasi itu. Karena melalui kolaborasi antara universitas dengan dunia industri itu sangat berpengaruh bagi kemajuan bangsa,” imbuhnya.</p>



<p>Menurutnya, pendidikan tinggi adalah organisasi yang paling sempurna sebagai rujukan reformasi. Sehingga inovasi menjadi kata kunci. “Oleh sebab itu jangan lagi terjebak dalam rutinitas, melainkan cara-cara baru harus dikembangkan. Keinginan mahasiswa dan dosen untuk berinvoasi harus terus ditumbuhkan, kreasi baru pun harus difasilitasi,” tandasnya.</p>



<p>Oleh karena itu Jokowi berpesan pendidikan harus dilakukan dengan cara-cara baru. Mahasiswa harus difasilitasi agar bisa kerjasama dan belajar kepada siapa saja. Seperti kerjasama dengan para praktisi, dimana bukan hanya untuk memberikan pengalaman kerja, tetapi juga bisa untuk pengembangan penelitian teknologi.</p>



<p>Terakhir, dia menekankan bahwa pendidikan tinggi harus membangun karakter generasi muda dengan jiwa kebangsaan yang kokoh. “Harus memegang teguh Pancasila, menghargai kebhinekaan dalam persaudaraan dan persatuan, berintegritas tinggi dan anti korupsi. Serta penuh toleransi dan menghargai demokrasi. Saya yakin UB mampu memberikan kontribusi besar bagi Indonesia maju yang kita cita-citakan,” tutupnya. (cw1/ed2)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131405</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ditabrak Dua Mobil, Mahasiswa UB Tewas Seketika</title>
		<link>https://memontum.com/ditabrak-dua-mobil-mahasiswa-ub-tewas-seketika</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2020 15:00:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[laka lantas]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[UB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=128087</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Thomas Erik Astokrisno (21) mahasiswa Fakultas Teknik UB, asal Perum Villa Mutiara RT15 RW 07, Desa Ciantar, Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi, Minggu (22/11/2020) pukul 18.00 WIB, tewas seketika setelah alami kecelakaan di Jl Raya MT Haryono, depan kantor PLN, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Dia mengalami luka parah dibagian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Thomas Erik Astokrisno (21) mahasiswa Fakultas Teknik UB, asal Perum Villa Mutiara RT15 RW 07, Desa Ciantar, Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi, Minggu (22/11/2020) pukul 18.00 WIB, tewas seketika setelah alami kecelakaan di Jl Raya MT Haryono, depan kantor PLN, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.</p>
<p>Dia mengalami luka parah dibagian kepala setelah ditabrak Mobil Daihatsu Terios warna putih Nopol L 1672 QB yang dikemudikan M Ainoer Rohman (25) warga Bulak Cupat Barat III, Surabaya. Tak hanya itu akibat tubuhnya terpental, Erik juga tertabrak Mobil Honda Brio warna merah Nopol N 413 VR yang dikemudikan Achmad Choiron (43) warga Dusun Sukorejo, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa Erik baru saja dari sebuah minimarket. Dia kemudian menyeberang dari utara ke selatan menuju ke arah kampus UB. Karena banyak kendaraan, Erik yang berada di Zebra Cross, berjalan pelan dan sudah tiba garis aman tengah jalan.</p>
<p><div id="attachment_128088" style="width: 860px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Brio-ringsek.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-128088" decoding="async" class="size-full wp-image-128088" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Brio-ringsek.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Mobil Brio sampai alami kerusakan body bagian depan. (ist)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Brio-ringsek.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Brio-ringsek.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Brio-ringsek.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Brio-ringsek.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Brio-ringsek.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-128088" class="wp-caption-text">Mobil Brio sampai alami kerusakan body bagian depan. (ist)</p></div></p>
<p>Namun bersamaan dengan itu melaju mobil Daihatsu Terios yang dikemudikan Ainoer Rohman. Mobil melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat ke timur. Haluannya terlalu ke kanan hingga menabrak tubuh Erik. Benturan keras terjadi, Erik terpental ke arah selatan. Bersamaan itu, tubuh Erik tertabrak mobil Brio merah yang dikemudikan Choiron melaju dari timur ke barat.</p>
<p>Kejadian itu cukup mengundang perhatian warga sekitar hingga berdatangan memberikan pertolongan. Namun saat itu Erik yang tergeletak di jalan sudah dalam kondisi tak bernyawa dengan luka parah di kepala.</p>
<p>Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Unit Laka Lantas Polresta Malang Kota hingga petugaa segera tiba di lokasi melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi.</p>
<p>&#8220;Pengendara mobil Daihatsu Terios melaju dari barat ke timur. Karena kelalainnya kurang hati-hati dan tidak waspada dan tidak mengutamakan pejalan kaki yang menyeberang jalan. Mobil haluan terlalu ke kanan menabrak korban. Korban kemudian terpental ke selatan tertabrak mobil Honda Brio dari timur ke barat,&#8221; ujar Kasubnit 1 Unit Laka Lantas Polresta Mang Kota Ipda Deddy Cattur.</p>
<p>Jenazah Erik kemudian dievakuasi oleh petugas PMI Kota Malang dan RJT dibawa ke kamar jenazah RSSA Malang. Kasus ini masih dalam penyelidikan petugas. Baik pengemudi mobil Terios maupun pengemudi mobil Brio, keduanya masih menjalani pemeriksaan Unit Laka Lantas. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128087</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UB Munculkan Wisudawan Termuda</title>
		<link>https://memontum.com/ub-munculkan-wisudawan-termuda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2020 08:32:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[UB]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127120</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Salah satu Wisudawan Universitas Brawijaya (UB), tengah menjadi buah bibir. Adalah Rivaldo Brahmantio Hardani, S. ked, yang menjadi bahan pembicaraan karena telah menjadi wisudawan termuda di Fakultas Kedokteran (FK) UB di Tahun 2020. Rivaldo menceritakan, saat duduk dibangku SMP dan SMA, dirinya mengikuti program akselerasi. Sehingga, mampu melanjutkan pendidikan di FK [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Salah satu Wisudawan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Brawijaya">Universitas Brawijaya</a> (UB), tengah menjadi buah bibir. Adalah Rivaldo Brahmantio Hardani, S. ked, yang menjadi bahan pembicaraan karena telah menjadi wisudawan termuda di Fakultas Kedokteran (FK) UB di Tahun 2020.</p>
<p>Rivaldo menceritakan, saat duduk dibangku SMP dan SMA, dirinya mengikuti program akselerasi. Sehingga, mampu melanjutkan pendidikan di FK UB saat berusia 15,5 Tahun dan lulus pada usia 19 tahun.</p>
<p>&#8220;Dulu saat SMP dan SMA, saya ikut akselerasi selama 2 tahun. Jadi, bisa cepet kuliahnya dan sekarang bisa lulus. Alhamdulillah,&#8221; terang remaja kelahiran Balikpapan.</p>
<p>Selain itu, diketahui bahwa Rivaldo merupakan wisudawan dengan bebas sidang skripsi. Itu karenanya, dirinya pernah mengikuti lomba Saintific di Universitas Hasanudin, Makassar, tingkat Nasional dan mendapat juara 1.</p>
<p>&#8220;Kalau pernah mengikuti lomba dan mendapat juara 1 tingkat nasional dan mendapat juara 1, 2 atau 3 ditingkat Internasional, &#8221; imbuhnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Rivaldo menjelaskan bahwa ia memang sering mengikuti lomba-lomba baik secara nasional maupun internasional. Sebelumnya, juga pernah mengikuti lomba di Jember, untuk tingkat nasional.</p>
<p>&#8220;Saya di Universitas Hasanuddin itu mengirimkan dua proposal. Alhamdulillah, berhasil mendapat juara 1 dan 2. Kaget sekali dan tidak menyangka,&#8221; kata Rivaldo.</p>
<p>Remaja kelahiran bulan September tersebut mempunyai alasan tersendiri, terkait kecintaannya untuk mengikuti lomba. Pertama adalah karena suka dan menurutnya, dengan mencoba banyak hal, akan semakin banyak pengalaman dan ilmu yang didapat.</p>
<p>&#8220;Selain itu, juga bisa jalan-jalan, keliling-keliling biar tidak melulu di kota sendiri. Dapat kenalan baru, &#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dirinya berharap, langkah yang sudah dijalaninya, juga mampu ditiru atau diikuti oleh mahasiswa lain. Sehingga, kedepannya banyak teman-temannya yang lain untuk berani mencoba semua hal. &#8220;Tidak perlu ragu atau takut lagi, tetap semangat. Apalagi masih di usia muda, masih banyak kesempatan. Jadi, kita harus mencoba-coba dan coba terus,&#8221; ujar Rivaldo memotivasi. <strong>(mg1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127120</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Prodi Sosiologi Visitasi BAN-PT Secara Daring</title>
		<link>https://memontum.com/prodi-sosiologi-visitasi-ban-pt-secara-daring</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2020 09:33:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[ban-pt]]></category>
		<category><![CDATA[divistasi]]></category>
		<category><![CDATA[prodi sosiologi]]></category>
		<category><![CDATA[UB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126340</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) program studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (UB), melakukan kegiatan divisitasi secara daring, untuk kali pertama. Kegiatan yang mulai sejak Jumat (23/10) tadi, rencananya akan digelar selama dua hari atau hingga Sabtu (24/10) besok. Dekan FISIP-UB, Dr. Sholih Mu&#8217;adi, SH, M. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) program studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (UB), melakukan kegiatan divisitasi secara daring, untuk kali pertama. Kegiatan yang mulai sejak Jumat (23/10) tadi, rencananya akan digelar selama dua hari atau hingga Sabtu (24/10) besok.</p>
<p>Dekan FISIP-UB, Dr. Sholih Mu&#8217;adi, SH, M. Si, mengatakan bahwa tidak hanya mahasiswa aktif dan Tenaga Pendidik (Tendik) yang memberikan pengaruh akreditasi. Namun, juga melibatkan para alumni dan pengguna alumni dalam hal penyusunan visi-misi.</p>
<p>&#8220;Untuk bidang Enterpreneur, mahasiswa juga diberi kesempatan membuka usaha yang dibiayai dan dibina oleh FISIP-UB. Terhitung, sudah ada 47 proposal mahasiswa yang sudah didanai,&#8221; kata Sholih, sambil menampilkan dokumentasi kegiatan Forum Group Discussion (FGD) stakeholder fakultas itu.</p>
<p>Wakil Dekan l FISIP-UB, Siti Kholifah M. Si, Ph. D, menjelaskan bahwa pihak fakultas telah mengadakan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi internasional dan dosen asing. &#8220;Kami melakukan penelitian bersama dengan universitas di luar negeri. Serta, juga melakukan kerjasama dengan dosen asing melalui program 3 in 1,&#8221; ujar Kholifah.</p>
<p>Ditambahkannya, program studi Sosiologi FISIP UB, diharapkan dapat meraih nilai A. Sehingga, dapat menyusul program studi Doktor Sosiologi yang telah lebih dulu terakreditasi A.</p>
<p>Sebagai informasi, pihak assesor yang melakukan visitasi adalah Dr. Azwar M. Si. dari Universitas Andalas Padang dan Dr.Dra. H. R. Nunung Nurwati, M. Si. dari Universitas Pajajaran, Bandung. <strong>(mg1/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126340</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UB dan UM Gelar PKKMB Daring</title>
		<link>https://memontum.com/ub-dan-um-gelar-pkkmb-daring</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2020 10:19:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[daring]]></category>
		<category><![CDATA[maba]]></category>
		<category><![CDATA[PKKMB]]></category>
		<category><![CDATA[UB]]></category>
		<category><![CDATA[UM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123988</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Akibat adanya pandemi yang tak kunjung usai, Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang (UM) melakukan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) secara daring. Saat ini, UB tengah menggelar PKKMB di Fakultas masing-masing. PKKMB Fakultas ini bakal digelar 21-22 September 2020. Sebelumnya, pelaksanaan serupa juga dilakukan PKKMB Universitas Brawijaya. Sementara kegiatannya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Akibat adanya pandemi yang tak kunjung usai, Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang (UM) melakukan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) secara daring.</p>
<p>Saat ini, UB tengah menggelar PKKMB di Fakultas masing-masing. PKKMB Fakultas ini bakal digelar 21-22 September 2020. Sebelumnya, pelaksanaan serupa juga dilakukan PKKMB Universitas Brawijaya. Sementara kegiatannya, pada Sabtu dan Minggu (19-20/09).</p>
<p>&#8220;Sistemnya memang dibangun seperti itu. Sehingga, mereka tidak bisa melakukan interaksi verbal langsung. Semua perintah dan pernyataan dilakukan secara chat,&#8221; kata Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UB, Prof Dr Drs Abdul Hakim MSi.</p>
<p>Abdul menambahkan, kampus yang berada di jalan veteran tersebut berkolaborasi dengan Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Teknologi Informasi dan Komunikasi miliknya dan juga berkolaborasi dengan UB TV, tim khusus dari Staf Ahli Wakil Rektor III, serta panitia RAJA Brawijaya dari unsur mahasiswa. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya bullying secara verbal.</p>
<p>&#8220;Agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan terkontrol. Kami juga melibatkan 64 operator sesuai jumlah klaster mahasiswa baru tahun 2020,” tambah Abdul.</p>
<p>Kegiatan PKKMB merupakan Rangkaian Acara Jelajah Almamater Universitas Brawijaya (RAJA Brawijaya) Online 2020</p>
<p>Total diikuti oleh 14.492 Mahasiswa baru. Dimana dalam pelaksanaannya maba dibagi kedalam 64 klaster, dengan masing-masing klaster terdiri dari 250 maba. Setiap klaster dibimbing seorang operator ataupun panitia dari mahasiswa yang bertugas memastikan Maba dapat mengikuti seluruh rangkaian acara PKKMB dengan baik.  <strong>(mg1/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123988</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
