<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ucapan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ucapan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Feb 2025 20:23:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ucapan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diberi Surprise Penyambutan Sepulang Retreat, Wali Kota Malang Sampaikan Ucapan Permohonan Maaf</title>
		<link>https://memontum.com/diberi-surprise-penyambutan-sepulang-retreat-wali-kota-malang-sampaikan-ucapan-permohonan-maaf</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Feb 2025 16:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[diberi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penyambutan]]></category>
		<category><![CDATA[permohonan]]></category>
		<category><![CDATA[retreat]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[sepulang]]></category>
		<category><![CDATA[suprise]]></category>
		<category><![CDATA[surprise]]></category>
		<category><![CDATA[ucapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219747</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, diberi surprise penyambutan sepulang mengikuti retreat kepala daerah di Balai Kota Malang, Jumat (28/02/2025) malam. Prosesi penyambutan yang dikemas dengan lantunan Salawat dan Hadrah, itu diikuti sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Malang. Dalam prosesi penyambutan itu, Wali Kota Wahyu datang dengan mengenakan kemeja kotak-kotak dengan didampingi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, diberi surprise penyambutan sepulang mengikuti retreat kepala daerah di Balai Kota Malang, Jumat (28/02/2025) malam. Prosesi penyambutan yang dikemas dengan lantunan Salawat dan Hadrah, itu diikuti sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Malang.</p>



<p>Dalam prosesi penyambutan itu, Wali Kota Wahyu datang dengan mengenakan kemeja kotak-kotak dengan didampingi istri dan Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin. Berikutnya, secara bergantian sejumlah pejabat memberikan ucapan selamat seraya menuju ke lokasi yang sudah disiapkan.</p>



<p>Mengawali sambutannya, Wali Kota Wahyu menyampaikan permohonan maaf karena adanya acara penyambutan. Itu karena, dari awal dirinya tidak berkenan, dengan pertimbangan waktu yang malam dan bakal merepotkan. Namun ternyata, ada pertimbangan lain.</p>



<p>&#8220;Menjadi hal yang bahagia, melihat penyambutan ini. Saya sebenarnya sudah sampaikan, untuk tidak perlu adanya penyambutan. Namun, Pak Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang telah mengkonfirmasi jika persiapan penyambutan sudah disiapkan dengan mengundang seluruh elemen masyarakat. Bahkan, Pemkot Malang harus menyambut lebih awal, sebelum Pak Wali disambut lebih dahulu oleh warga. Makanya, saya terima kasih dan mohon maaf telah merepotkan,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, di momen ini dirinya juga meminta maaf, jika suaranya agak sedikit beda. Itu karena, kondisi kesehatannya yang sedang flu.</p>



<p>&#8220;Saya kurang enak badan, karena rangkaian kegiatan yang padat selama di sana (Akmil Magelang, red). Apalagi, memang menguras fisik dan tenaga akhir-akhir ini,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Di momen yang sama, Wali Kota Wahyu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wawali Kota Malang. Mengingat, selama dirinya mengikuti retreat, Wawali juga menggantikan kegiatannya di Pemkot Malang.</p>



<p>Seiring dengan kepulangannya usia mengikuti retreat, mantan Sekda Kabupaten Malang, itu juga berharap agar seluruh masyarakat Kota Malang, bisa menerima dirinya dan Wawali. Termasuk, melepaskan perbedaan yang sebelumnya terpisah karena pelaksanaan Pilkada.</p>



<p>&#8220;Saya berharap bahwa saya dengan Pak Wawali bisa diterima dengan tangan terbuka oleh seluruh masyarakat Kota Malang. Untuk itu, saya sampaikan tinggalkan semua perbedaan dan kita wujudkan kehidupan yang lebih baik. <strong>(pro/cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219747</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ucapan Selamat Pelantikan Bupati dan Wakil Melalui Bibit Tanaman Produktif juga Banjiri Pendopo Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/ucapan-selamat-pelantikan-bupati-dan-wakil-melalui-bibit-tanaman-produktif-juga-banjiri-pendopo-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Feb 2025 04:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[banjiri]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[melalui]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendopo]]></category>
		<category><![CDATA[Produktif]]></category>
		<category><![CDATA[selamat]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[ucapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219516</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pasca dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan Yudha Adji Kusuma oleh Presiden Prabowo Subianto, ucapan selamat atas pelaksanaan pelantikan berdatangan dari berbagai lapisan masyarakat. Ucapan selamat tersebut, disampaikan dengan berbagai cara, mulai dari flyer media sosial, promosi media massa hingga papan ucapan yang memenuhi setiap sudut Pendopo Arya Wiraraja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pasca dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan Yudha Adji Kusuma oleh Presiden Prabowo Subianto, ucapan selamat atas pelaksanaan pelantikan berdatangan dari berbagai lapisan masyarakat. Ucapan selamat tersebut, disampaikan dengan berbagai cara, mulai dari flyer media sosial, promosi media massa hingga papan ucapan yang memenuhi setiap sudut Pendopo Arya Wiraraja Lumajang.</p>



<p>Bahkan, ucapan selamat melalui bibit tanaman produktif seperti tanaman buah dan bunga, pun tidak ketinggalan juga dikirim ke Pendopo. Hal ini, kontan mendapat perhatian Pemkab Lumajang.</p>



<p>&#8220;Disampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah mengirimkan papan ucapan selamat atas pelantikan Bupati &amp; Wakil Bupati Lumajang. Bagi yang masih akan mengirimkan, disampaikan himbauan atau harapan agar ucapan tersebut diwujudkan dalam bentuk tanaman produktif atau bunga hias atau buah yang bisa bermanfaat untuk masyarakat,&#8221; kata Sekretaris Daerah (Sekda), Agus Triyono, Sabtu (22/02/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Himbauan yang disampaikan Sekda, bukan tanpa alasan. Itu karena, selain akan lebih bermanfaatkan untuk masyarakat, tanaman produktif tentunya mengurangi potensi sampah.</p>



<p>&#8220;Apalagi kemarin 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional. Jadi selain mengurangi sampah, kita turut menjaga lingkungan. Mari bersama-sama mewujudkan Lumajang yang lebih asri,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Himbauan yang disampaikan Pemkab Lumajang tersebut, pun mengundang respon positif dari masyarakat. Salah satunya, seperti disampaikan akun media sosial resita11 di kolom komentar media sosial resmi Kabupaten Lumajang, dirinya menyebutkan hal ini sebagai langkah positif dan berbiaya lebih murah.</p>



<p>&#8220;Malah bisa lebih murah daripada papan bunga lo, minim sampah, bermanfaat kalau buah, estetik kalau tanaman hias, what a good start,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219516</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Sembako sebagai Pengganti Karangan Bunga Ucapan Bupati dan Wakil Banyuwangi Terkumpul</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-sembako-sebagai-pengganti-karangan-bunga-ucapan-bupati-dan-wakil-banyuwangi-terkumpul</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Feb 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[karangan,]]></category>
		<category><![CDATA[pengganti]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[sembako]]></category>
		<category><![CDATA[terkumpul]]></category>
		<category><![CDATA[ucapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219471</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Ipuk Fiestiandani dan Mujiono dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi, oleh Presiden Prabowo Subianto, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/4/2025) tadi. Di waktu yang bersamaan, paket Sembako pengganti karangan bunga ucapan selamat pelantikan seperti yang dihimbau Pemkab Banyuwangi, terus berdatangan. Bahkan, banyak pihak yang mengapresiasi imbauan itu. Sebagaimana diberitakan, sebelumnya bupati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Ipuk Fiestiandani dan Mujiono dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi, oleh Presiden Prabowo Subianto, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/4/2025) tadi. Di waktu yang bersamaan, paket Sembako pengganti karangan bunga ucapan selamat pelantikan seperti yang dihimbau Pemkab Banyuwangi, terus berdatangan. Bahkan, banyak pihak yang mengapresiasi imbauan itu.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, sebelumnya bupati terpilih melalui Pemkab mengimbau bagi pihak yang hendak mengirimkan karangan bunga sebagai bentuk ucapan selamat atas pelantikan, sebaiknya dirupakan paket Sembako untuk disalurkan kepada warga miskin dan korban bencana.</p>



<p>&#8220;Kami memahami banyak pihak yang ingin memberikan ucapan selamat pada kami, melalui bentuk karangan bunga. Tanpa mengurangi rasa hormat, kami mengimbau agar ucapan selamat melalui karangan bunga, diganti dengan paket Sembako untuk warga miskin. Ini sesuai dengan program kami, Ipuk-Mujiono, yang salah satunya adalah gotong royong untuk menekan kemiskinan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Pihaknya juga memohon doa, agar kepemimpinan Ipuk-Mujiono dapat mengemban amanah dengan baik. Salah satunya, prioritas pembangunan adalah mengurangi angka kemiskinan.</p>



<p>Bahkan terlihat sejak Kamis pagi, paket Sembako berdatangan dari berbagai pihak mulai instansi, sekolah, organisasi, pendukung, relawan dan lainnya. Sementara hingga Kamis siang, telah terkumpul ratusan paket Sembako. &#8220;Terima kasih atas dukungan masyarakat Banyuwangi. Dengan diganti paket Sembako seperti ini, akan lebih berdaya guna untuk disalurkan ke warga miskin, juga untuk korban bencana,” tambah Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Banyak pihak yang mengapresiasi himbauan Bupati Ipuk tersebut. Salah satunya, seperti yang disampaikan perwakilan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banyuwangi, Nanang Kosim. “Selamat bertugas kepada Bupati dan Wakilnya. Program mengganti karangan bunga dengan Sembako ini sangat bagus sekali, karena memang lebih bermanfaat bagi masyarakat,” kata Nanang Kosim.</p>



<p>Paket Sembako juga datang dari Pemuda Katolik Komisariat Banyuwangi. Perwakilan Pemuda Katolik, Agustinus Iwan Sanjaya, mengucapkan selamat atas pelantikan Ipuk dan Mujiono dan berharap semua program yang telah baik bisa dilanjutkan. Organisasinya juga bersinergi dengan pemerintah daerah. “Kegiatan mengganti karangan bunga dengan Sembako ini merupakan terobosan baru yang sangat bermanfaat pastinya. Sembako lebih bermanfaat bagi warga,” ujarnya.</p>



<p>Asisten Administrasi dan Pembangunan, Choiril Ustadi, menambahkan bahwa paket Sembako dikumpulkan di Pendopo mulai Kamis hingg Jumat (21/02/2025). Paket Sembako dari berbagai pihak terus berdatangan. Mulai dari instansi, organisasi profesi dan kelembagaan seperti PT INKA, HIPMI dan pihak -pihak swasta.</p>



<p>&#8220;Pada hari pertama pengumpulan (Kamis) sudah masuk di catatan petugas sekitar 1.000 paket dari berbagai pihak. Semua mendukung kegiatan yang berupaya mengurangi kemiskinan ini. Dan Inshaallah terus bertambah,&#8221; kata Ustadi.</p>



<p>Pelantikan kepala daerah oleh Presiden Prabowo Subianto dilakukan Kamis sekitar pukul 09.30 di Istana Negara. Ipuk dan Mujiono bersama para kepala daerah yang dilantik melakukan prosesi kirab terlebih dahulu dari Monas menuju ke Istana Negara. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219471</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Karangan Bunga Ucapan Banjiri Taman Tugu Balai Kota Malang, DLH Sebut Tidak Ganggu Keindahan Kota</title>
		<link>https://memontum.com/karangan-bunga-ucapan-banjiri-taman-tugu-balai-kota-malang-dlh-sebut-tidak-ganggu-keindahan-kota</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Feb 2025 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[banjiri]]></category>
		<category><![CDATA[ganggu]]></category>
		<category><![CDATA[karangan,]]></category>
		<category><![CDATA[keindahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[ucapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219459</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Taman Tugu Balai Kota Malang, dibanjiri karangan bunga ucapan selamat atas pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang periode 2025-2030, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin. Keduanya sendiri, resmi dilantik di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/02/2025) tadi. Menanggapi itu, Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Taman Tugu Balai Kota Malang, dibanjiri karangan bunga ucapan selamat atas pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang periode 2025-2030, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin. Keduanya sendiri, resmi dilantik di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/02/2025) tadi.</p>



<p>Menanggapi itu, Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Laode KB Al Fitra, menyampaikan bahwa karangan bunga tersebut tidak mengganggu keindahan kota. Karena terpasang hanya di momen tertentu saja.</p>



<p>&#8220;Ini kan hanya momen tertentu saja. Nanti setelah itu juga akan dilepas kalau pelantikannya selesai,&#8221; ujar Laode, saat dihubungi, Kamis (20/02/2025) tadi.</p>



<p>Bahkan, sebelumnya petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga telah memasang pagar pembatas. Itu dilakukan, guna untuk mengantisipasi karangan bunga yang dapat mengotori taman akibat tertiup angin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Iya, betul. Itu sengaja dipasang agar karangan bunga tidak jatuh ke taman dan mengotori area hijau. Biasanya setelah pelantikan selalu ada ucapan yang diletakkan di sana, jadi pagar tidak dilepas dulu,&#8221; katanya.</p>



<p>Menurut Laode, pagar pembatas dan karangan bunga akan dilepas dalam waktu satu minggu. Itu dilakukan untuk menjaga estetika taman. &#8220;Jika dibiarkan terlalu lama, bunga akan layu dan merusak keindahan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Selain di bundaran Tugu, karangan bunga juga terlihat berada di Jalan Kertanegara. Namun, Laode menyarankan agar pemasangan karangan bunga tetap dipusatkan di bundaran Tugu untuk menjaga ketertiban dan kelestarian taman. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219459</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Banyuwangi Imbau Ucapan Karang Bunga Pelantikan Bupati dan Wakil Dirupakan Paket Sembako</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-imbau-ucapan-karang-bunga-pelantikan-bupati-dan-wakil-dirupakan-paket-sembako</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Feb 2025 09:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dirupakan]]></category>
		<category><![CDATA[karang]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[sembako]]></category>
		<category><![CDATA[ucapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219430</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi terpilih, Ipuk Fiestiandani dan Mujiono, akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Kamis (20/02/2025) besok. Merespon pelantikan dan pemberian ucapan, Pemkab Banyuwangi mengimbau kepada semua pihak yang akan memberikan karangan bunga sebagai ucapan selamat pelantikan, agar diganti dan dirupakan dalam bentuk paket Sembako. “Bagi semua pihak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi terpilih, Ipuk Fiestiandani dan Mujiono, akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Kamis (20/02/2025) besok. Merespon pelantikan dan pemberian ucapan, Pemkab Banyuwangi mengimbau kepada semua pihak yang akan memberikan karangan bunga sebagai ucapan selamat pelantikan, agar diganti dan dirupakan dalam bentuk paket Sembako.</p>



<p>“Bagi semua pihak yang ingin mengucapkan selamat pelantikan lewat karangan bunga, kami imbau agar mengalihkannya menjadi paket Sembako. Tujuannya, agar lebih bermanfaat bagi masyarakat. Paket Sembakonya yang setara dengan harga karangan bunganya,” kata Pj Sekretaris Daerah Banyuwangi, Guntur Priambodo.</p>



<p>Ditambahkan Pj Sekda Guntur, paket Sembako yang diterima tersebut akan didistribusikan kepada warga pra sejahtera dan kepada warga yang terdampak bencana angin kencang beberapa waktu lalu. “Nanti kita distribusikan ke warga miskin, juga keluarga yang kemarin kena bencana angin kencang. Paket sembako bisa dikumpulkan mulai besok (Kamis, red) pagi,” tambah Guntur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan KB, Henik Setyorini, menjelaskan bahwa paket Sembako tersebut bisa dikumpulkan di Pendopo Sabha Swagata mulai Kamis hingga Jumat (21/02/ 2025) dari pukul 08.00-14.00.&nbsp; “Paket Sembako bisa langsung diantar dan nanti akan ada petugas yang menerima,” jelasnya.</p>



<p>Untuk paket Sembako, Henik mengatakan bisa menyesuaikan. Namun jika ingin diseragamkan, bisa berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter dan mie instan 5 bungkus. “Nanti pihak Pemkab bersama tim relawan dari Dinas Siosial yang akan membantu menyalurkan,” ujar Henik.</p>



<p>Pasangan Bupati-Wakil Bupati Banyuwangi terpilih, Ipuk Fiestiandani-Mujiono, akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto, di Jakarta, Kamis (20/02/2025).&nbsp; Pelantikan serentak kepala daerah beserta wakilnya mulai dari Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia. Ada 481 kepala daerah dari total 505 kepala daerah terpilih yang akan dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219430</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek Ke-829, Bupati Arifin Bagikan Sejumlah Bibit Tanaman dari Ucapan Peringatan</title>
		<link>https://memontum.com/kirab-pusaka-hari-jadi-trenggalek-ke-829-bupati-arifin-bagikan-sejumlah-bibit-tanaman-dari-ucapan-peringatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Aug 2023 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bagikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ke-829,]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pusaka]]></category>
		<category><![CDATA[sejumlah]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[ucapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197144</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pemerintah Daerah Trenggalek menggelar Kirab Pusaka dalam peringatan Hari Jadi Trenggalek Ke-829 tahun 2023. Prosesi Hari Jadi (Harjad) yang diawali dengan Kirab Pusaka dari Balai Desa Kamulan menuju Pendopo Manggala Praja Nugraha, ini berjalan cukup sakral. Adapun pusaka yang di kirab, ini berjumlah tujuh pusaka, yang diantaranya dua tombak Koro Welang, satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Pemerintah Daerah Trenggalek menggelar Kirab Pusaka dalam peringatan Hari Jadi Trenggalek Ke-829 tahun 2023. Prosesi Hari Jadi (Harjad) yang diawali dengan Kirab Pusaka dari Balai Desa Kamulan menuju Pendopo Manggala Praja Nugraha, ini berjalan cukup sakral.</p>



<p>Adapun pusaka yang di kirab, ini berjumlah tujuh pusaka, yang diantaranya dua tombak Koro Welang, satu Tunggul Songsong Nogo, Panji Kabupaten Trenggalek ditambah dua pusaka pemberian Keraton Ngayogyakarta.</p>



<p>Dalam iring-iringan Kirab Pusaka kali ini, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, yang didampingi putri pertamanya nampak membagi-bagikan bibit tanaman kepada masyarakat yang memadati rute yang dilewati. &#8220;Yang berbeda dalam kirab pusaka tahun ini adalah bagi-bagi bibit tanaman kepada masyarakat. Ini sekaligus simbol sesuai tema kita Ngayomi Ngayemi Ngayani. Bibit tanaman ini, sekiranya merepresentasikan bahwa pengayoman pengayeman dan kekayaan atau kemakmuran itu bisa tercipta. Jadi selain lestari bisa menambah nilai ekonomi,&#8221; ujar Bupati Arifin saat dikonfirmasi, Kamis (31/08/2023) siang.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Suami Novita Hardiny ini mengaku senang, melihat antusias masyarakat yang begitu besar. Bahkan sebelum resmi dibagikan, masyarakat terlihat berbondong-bondong mengambil bibit-bibit tanaman yang ada di Halaman Pendopo. Dan dalam sekejap, bibit-bibit tanaman tersebut ludes diserbu warga.</p>



<p>&#8220;Hari ini saya bahagia sekali melihat antusias masyarakat dalam berebut bibit tanaman. Artinya, mereka memiliki semangat untuk menanam dan melestarikan alam kita,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dari kelestarian alam itu nantinya, kata Mas Ipin-sapaan akrabnya, diharapkan akan ada berkah atau rejeki karena rata-rata bibit tanaman yang dibagikan jenis buah-buahan. &#8220;Semoga setelah ditanam nanti, itu bisa dipanen dan menghasilkan nilai ekonomi yang bermanfaat juga untuk kebutuhan masyarakat. Itu target kita,&#8221; ujar Bupati Arifin.</p>



<p>Selain membagikan bibit tanaman kepada masyarakat, dalam rangkaian Hari Jadi Trenggalek tahun ini Pemerintah Daerah melakukan jamasan pusaka yang sebelumnya dilakukan di 2 tempat berbeda. Karena ada prasasti yang pulang, maka proses jamasan yang dilaksanakan Rabu (30/08/2023) kemarin, dilakukan di satu tempat yang sama yakni di Pendopo Manggala Praja Nugraha.</p>



<p>Usai pelaksanaan kirab pusaka ini, juga ada pagelaran wayang kulit sekaligus puncak acara Hari Jadi Trenggalek Ke-829. &#8220;Nanti malam sebagai puncak acara, kita akan memberikan penghargaan kepada kepala desa yang inovatif dalam gelaran Soetran Award,&#8221; tuturnya</p>



<p>Kedepannya, di tahun depan mereka akan mendapat hadiah berupa transfer fiskal dari kabupaten untuk masyarakat didesanya. Nanti akan kita berikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa.</p>



<p>Terkait ucapan berupa bibit tanaman ini, Bupati Arifin sengaja memerintahkan OPD agar tidak lagi menggunakan karangan bunga berbahan sterofom. &#8220;Di tahun-tahun selanjutnya, saya berharap karangan bunga untuk ucapan Hari Jadi berupa tanaman jenis bunga maupun buah-buahan atau sayur,&#8221; kata bapak 3 anak ini.</p>



<p>Dengan demikian, ujarnya, usai pelaksanaan Hari Jadi, tidak menghasilkan sampah. Bahkan, jika dilihat dari biaya justru lebih murah ketimbang karangan bunga berbahan sterofom. Kalau rata-rata karangan bunga berbahan sterofom itu Rp 700 hingga Rp 1juta, kalau pakai bibit tanaman hanya Rp 500 ribu saja.</p>



<p>&#8220;Jadi kedepannya pengusaha karangan bunga bisa melakukan pembibitan, sehingga jika ada pesanan ucapan selamat bisa memakai bibit-bibit tanaman. Dan itu tidak akan menimbulkan sampah karena bisa dimanfaatkan, kalau pakai sterofom kan mubadzir,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197144</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kurangi Produksi Sampah di Trenggalek, Mas Ipin Himbau Ucapan Hari Jadi dalam Bentuk Bibit Tanaman</title>
		<link>https://memontum.com/kurangi-produksi-sampah-di-trenggalek-mas-ipin-himbau-ucapan-hari-jadi-dalam-bentuk-bibit-tanaman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Aug 2023 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bentuk]]></category>
		<category><![CDATA[himbau]]></category>
		<category><![CDATA[kurangi]]></category>
		<category><![CDATA[produksi]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[ucapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197131</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pemandangan beda terlihat dalam kegiatan Hari Jadi (Harjad) Trenggalek Ke-829 tahun. Jika di tahun-tahun sebelumnya, ucapan Harjad Trenggalek selalu berbentuk karangan bunga berbahan sterofom, namun di tahun ini diminta agar karangan bunga tersebut diganti dengan ucapan dari bunga atau bibit tanaman yang masih hidup. Alasan Bupati Trenggalek mengeluarkan himbauan itu, karena tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Pemandangan beda terlihat dalam kegiatan Hari Jadi (Harjad) Trenggalek Ke-829 tahun. Jika di tahun-tahun sebelumnya, ucapan Harjad Trenggalek selalu berbentuk karangan bunga berbahan sterofom, namun di tahun ini diminta agar karangan bunga tersebut diganti dengan ucapan dari bunga atau bibit tanaman yang masih hidup.</p>



<p>Alasan Bupati Trenggalek mengeluarkan himbauan itu, karena tidak ingin menambah sampah yang sulit terurai. Sehingga nantinya seusai acara, bunga hidup atau bibit tanaman bisa bermanfaat bagi masyarakat. Bila ditanam, harapannya bisa menjaga ekologi dan juga bisa berdampak ekonomi bagi mereka.</p>



<p>&#8220;Kita meminta ucapan yang diberikan, itu dalam bentuk bukan karangan bunga artificial atau yang biasanya pakai sterofom dan segala macam yang tidak menambah sampah,&#8221; kata Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat dikonfirmasi, Kamis (31/08/2023) pagi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Dirinya ingin, melalui ucapan dari bunga hidup atau bibit tanaman ini, maka nantinya bisa bermanfaat bagi masyarakat. Utamanya, untuk kelestarian alam.</p>



<p>&#8220;Nanti setelah peringatan, dipersilahkan masyarakat untuk mengambil bibitnya dan ditanam. Selain melestarikan bumi, semoga juga bisa jadi jalan rejeki untuk masyarakat nantinya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Karena kegigihannya dalam menjaga ekologi di Trenggalek, Bupati Arifin juga mendapatkan penghargaan Nirwasita Tantra sebagai Kepala Daerah Kategori Kabupaten Sedang Terbaik dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Daerah Tahun 2022, yang diserahkan Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, 29 Agustus 2023 kemarin. &#8220;Sesuai tema kita tahun ini, yakni Ngayemi Ngayomi dan Ngayani, harapannya agar masyarakat di Trenggalek bisa lebih semangat untuk mengayomi sesama dan saling memberikan rasa ayem hingga saling memberikan keberkahan juga rasa tolong menolong dalam hal ekonomi,&#8221; jelas Bupati Arifin.</p>



<p>Suami Novita Hardiny ini menambahkan, jika saat ini Pemerintah Daerah juga masih ada PR yang perlu dituntaskan. Diantaranya, terkait kemiskinan ekstrem dan penanganan stunting.</p>



<p>&#8220;Semoga PR ini bisa segera kita dituntaskan bersama. Sehingga sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo, Pemerintah Kabupaten Trenggalek fokus mengentaskan kemiskinan ekstrem hingga 0 persen pada tahun 2024 bisa terwujud,&#8221; paparnya.<strong> (mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197131</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
