<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>UIN Maliki &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/uin-maliki/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Feb 2022 13:55:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>UIN Maliki &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>UIN Maliki Malang Kukuhkan Tiga Guru Besar</title>
		<link>https://memontum.com/uin-maliki-malang-kukuhkan-tiga-guru-besar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Feb 2022 13:55:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Besar]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[UIN]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Malang]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Maliki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=163333</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tiga dosen Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, dikukuhkan sebagai seorang Guru Besar (Gubes), Rabu (09/02/2022). Tiga Gubes yang dikukuhkan tersebut dari Fakultas Tarbiyah, yakni Prof Dr Hj Sutiah MPd, Guru Besar Bidang llmu Teknologi Pembelajaran Fakultas llmu Tarbiyah dan Keguruan, Prof Dr H Agus Maimun M Pd [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tiga dosen Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, dikukuhkan sebagai seorang Guru Besar (Gubes), Rabu (09/02/2022). Tiga Gubes yang dikukuhkan tersebut dari Fakultas Tarbiyah, yakni Prof Dr Hj Sutiah MPd, Guru Besar Bidang llmu Teknologi Pembelajaran Fakultas llmu Tarbiyah dan Keguruan, Prof Dr H Agus Maimun M Pd Guru Besar Bidang llmu Pendidikan Islam Fakultas llmu Tarbiyah dan Keguruan, dan Prof Dr H Nur Ali M Pd, Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Islam Fakultas llmu Tarbiyah dan Keguruan.</p>



<p>Rektor UIN Maliki Malang, Prof Dr Zainuddin MA, menyampaikan rasa bahagianya atas pengkukuhan dosen UIN Maliki Malang menjadi Gubes. Di periode kepemimpinannya, telah ada 34 Gubes dan akan terus ditingkatkan.</p>



<p>“Program peningkatan jumlah Gubes harus terus digalakkan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Pihaknya menginginkan, bukan hanya setiap fakultas, akan tetapi setiap program studi (Prodi) harus terdapat seorang Gubes. Hal ini menjadi bagian dari program besar UIN Maliki Malang, yang semakin memantapkan diri sebagai World Class University.</p>



<p>&#8220;Teman-teman yang lain segera mengusulkan gelar Gubes. Untuk pengkukuhan hari ini tentu bukan terakhir kali. Ini pengkukuhan yang masih akan terus berlangsung, tahun ini kita targetkan 50 Gubes, atau lebih dari itu,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dirinya berpesan, agar para Gubes tetap istiqamah, belajar dan mengajar serta meneliti yang merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. &#8220;Kami berharap Gubes kita bisa jadi mediator atau duta UIN Maliki Malang, sehingga UIN Maliki Malang bereputasi nasional maupun internasional dan menjadi destinasi kajian Islam didunia,&#8221; terangnya. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">163333</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UIN Maliki Kukuhkan Guru Besar</title>
		<link>https://memontum.com/uin-maliki-kukuhkan-guru-besar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2020 12:06:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Besar]]></category>
		<category><![CDATA[pengukuhan]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Maliki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125653</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Dosen senior Fakultas Syariah, Prof. Dr. H. Saifullah, S.H., M.Hum. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Kota Malang, dikukuhkan sebagai guru besar Bidang Ilmu Hukum, Rabu (14/10) di Gedung Rektorat Lantai 5. Dalam pengukuhannya, Saifullah memaparkan orasinya yang berjudul &#8216;Senja kala keadilan risalah paradigma baru penegakan hukum di Indonesia&#8217;. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Dosen senior Fakultas Syariah, Prof. Dr. H. Saifullah, S.H., M.Hum. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Kota Malang, dikukuhkan sebagai guru besar Bidang Ilmu Hukum, Rabu (14/10) di Gedung Rektorat Lantai 5.</p>
<p>Dalam pengukuhannya, Saifullah memaparkan orasinya yang berjudul &#8216;Senja kala keadilan risalah paradigma baru penegakan hukum di Indonesia&#8217;. Orasi itu, melihat banyak sekali kasus-kasus di Indonesia yang terjadi mulai Tahun 1965 hingga saat ini, memberikan pelajaran betapa sulitnya untuk mencari dan mendapatkan keadilan di Indonesia.</p>
<p>Berdasarkan buku yang ia baca, yang salah satunya berjudul &#8216;The End of Science&#8217;, menyatakan bahwa matinya kepakaran bukan matinya sebagai pakar tetapi disebabkan banjirnya informasi melalui internet dan mengakibatkan obesitas informasi.</p>
<p>“Jadi, tidak hanya tubuh saja. Tetapi juga informasi yang tidak terkendali, bisa membentuk watak dan karakter sehingga dapat membuat siapapun menjadi pakar,” terang pria kelahiran Kalimantan Timur itu.</p>
<p>Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa terdapat 5 tipe kejahatan di Indonesia, yang biasa disebut extra ordiary crime. Diantaranya adalah, korupsi, terorisme, narkoba , pelanggaran HAM dan kejahatan seks.</p>
<p>“Kasus korupsi di Indonesia semakin memburamkan penanganan kasus-kasus keadilan di Indonesia, kasus kejahatan yang dilakukan warga Negara Asing (WNA) di Indonesia dan juga Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di luar Negeri. Banyak orang-orang miskin yang sulit mencari keadilan,“ paparnya seraya menampilkan kasus-kasus hukum dilayar.</p>
<p>Menurutnya, Indonesia merupakan Negara yang sangat senang berbuat perkara. Akibatnya, terjadilah perkara disetiap pergantian Tahun. Hal tersebut ia sampaikan berdasarkan data statistik yang menunjukkan interval kejahatan yang terjadi adalah 107 kasus per detik pada tahun 2019.</p>
<p>Sedangkan, dimasa pandemi seperti ini angka kriminalitas meningkat di 3 bulan awal pandemi Covid-19 menjadi 19,72 persen. Dan pekan kedua bulan Juni menunjukkan kenaikan hingga 38,45 persen.</p>
<p>Rektor UIN Malik Ibrahim, Prof. Abdul Haris, M. Ag menyampaikan dalam sambutannya bahwa sangat setuju dengan apa yang disampaikan oleh Prof Saifullah. Ketika penegakan hukum ada dua versi minimal, ada yang tekstual dan konstekstual.</p>
<p>Ia juga menambahkan, bahwa memang saat ini orang-orang sulit untuk menegakkan hukum bagi dirinya sendiri dibandingkan menegakkan hukum pada orang lain.<br />
“Secara umum orang pasti melindungi dirinya sendiri dan keluarganya, dan mudah menghukum untuk kesalahan orang lain,” pungkasnya. <strong>(mg1/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125653</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UIN Maliki Rayakan Dies Maulidiyyah Ke 59</title>
		<link>https://memontum.com/uin-maliki-rayakan-dies-maulidiyyah-ke-59</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2020 08:33:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Dies Natalis ke 59]]></category>
		<category><![CDATA[kickoff]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Abdul Haris]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Maliki]]></category>
		<category><![CDATA[walikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124558</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, merayakan Dies Maulidiyyah ke-59, Selasa (29/9) pagi. Bertempat di Lapangan UIN, Kota Malang, serangkaian kegiatan bertema &#8216;Revolusi UIN Maliki Menuju Smart Islami University&#8217; digelar secara apik. Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Abdul Haris menyampaikan, makna dari pengambilan tema tersebut, karena pada kondisi saat ini manusia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, merayakan Dies Maulidiyyah ke-59, Selasa (29/9) pagi. Bertempat di Lapangan UIN, Kota Malang, serangkaian kegiatan bertema &#8216;Revolusi UIN Maliki Menuju Smart Islami University&#8217; digelar secara apik.</p>
<p>Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Abdul Haris menyampaikan, makna dari pengambilan tema tersebut, karena pada kondisi saat ini manusia sudah dipaksa untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam melaksanakan Tridharma di perguruan tinggi (PT). Terkait penyebutan pembukaan menjadi &#8220;kickoff&#8221;, baginya segala bahasa merupakan bahasa yang Islami dan semua memiliki makna yang sama. Dan agar menarik, sehingga dibuatlah nama Kickoff.</p>
<p>&#8220;Biar bagus dan menarik, pakai istilah kickoff. Kan seperti di permainan sepak bola, seru gitu,&#8221; katanya dengan bernada gurau.</p>
<p><div id="attachment_124559" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/09/giat-dies-natalis.jpeg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-124559" decoding="async" class="size-medium wp-image-124559" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/09/giat-dies-natalis-300x225.jpeg?resize=300%2C225&#038;ssl=1" alt="Perayakan Dies Maulidiyyah Ke 59 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim." width="300" height="225" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/09/giat-dies-natalis.jpeg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/09/giat-dies-natalis.jpeg?resize=200%2C150&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/09/giat-dies-natalis.jpeg?w=500&amp;ssl=1 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-124559" class="wp-caption-text">Perayakan Dies Maulidiyyah Ke 59 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.</p></div></p>
<p>Angka 59 pada perayaan tersebut, tambah Rektor, memiliki makna tersendiri. Menurutnya, bila dilihat dari Pancasila yang saling berkaitan antara Sila 1 dengan sila yang lainnya, dan begitu pula bila dilihat dari rukun islam. Yang artinya, bahwa angka 5 menunjukkan kerukunan dan kerjasama. Sedangkan, angka 9 memiliki makna sebagai puncak suatu kemajuan. Karena angka 9, merupakan angka tertinggi dari deret angka yang lain.</p>
<p>Dalam acara yang dibuka dengan senam pagi bersama itu, juga hadir Wali kota Malang, Sutiaji. Orang nomor satu di pemerintah Kota Malang itu, hadir tidak hanya sebagai Wali Kota dan alumni UIN Maliki Kota Malang. Namun, juga sebagai Mitra Kampus UIN.</p>
<p>&#8220;Harapan saya, dengan mengangkat tema ini, ke depan juga dapat mengembangkan IT dari berbagai segi. Sehingga nantinya, UIN semakin banyak dikenal oleh masyarakat luas. Tidak hanya nasional, tapi juga internasional,&#8221; kata Wali Kota Malang, Sutiaji.</p>
<p>Selain dosen dan karyawan, kegiatan Dies Maulidiyah UIN Maliki Malang juga diikuti oleh beberapa mahasiswa secara daring. Di akhir acara, dilakukan pelepasan balon oleh Rektor UIN Maliki Malang, dengan Wali Kota Malang. <strong>(mg1/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124558</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dugaan Plagiasi Pembantu Rektor I UIN Maliki, Polisi Kembali Hadirkan Prof Imam Suprayogo</title>
		<link>https://memontum.com/dugaan-plagiasi-rektor-i-uin-maliki-polisi-kembali-hadirkan-prof-imam-suprayogo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jul 2018 15:07:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Plagiasi]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Maliki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/46767-dugaan-plagiasi-rektor-i-uin-maliki-polisi-kembali-hadirkan-prof-imam-suprayogo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Nampaknya kasus dugaan plagiasi dengan terlapor Pembantu Rektor (PR) I UIN Maliki Maulana Malik Ibrahim) Malang, Dr HM Zainudin, masih terus berlanjut. Terbukti Prof Imam Suprayogo, kembali dihadirkan ke Polres Malang Kota pada Selasa (10/7/2018) sekitar pukul 13.00. Sebagai pihak yang dirugikan, Prof Imam dihadirlan untuk memberikan keterangan tambahan kepada pihak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Nampaknya kasus dugaan plagiasi dengan terlapor  Pembantu Rektor (PR) I UIN Maliki Maulana Malik Ibrahim) Malang, Dr HM Zainudin, masih terus berlanjut. Terbukti Prof Imam Suprayogo, kembali dihadirkan ke Polres Malang Kota pada Selasa (10/7/2018) sekitar pukul 13.00. Sebagai pihak yang dirugikan, Prof Imam dihadirlan untuk memberikan keterangan tambahan kepada pihak kepolisian. </p>
<p>Usai.memberikan keterangan kepada pihak kepolisian, Prof Imam mengatakan hanya diminta keterangan tambahan.  &#8220;Semula mengira yang diambil hanya dari buku biru Paradigma Pengembangan Keilmua,  itu saja. Kemudian diketahui selain dari buku itu, ada makalah makalah saya yang dicetak di buku Pak Zainudin. Saya ditanya apakah betul makalah saya juga dicetak, saya jawab betul,&#8221; ujar Prof Imam.</p>
<p>Terkait keterangan Zainudin beberapa waktu lalu, meyatakan  sudah mencantumkan foot note (catatan kaki) dalam bukunya. Namun foot note tersebut oleh Prof Imam dirasa tidak cukup. </p>
<p>&#8220;Tentunya tidak cukup hanya dengan foot note. Ada tata cara pengutipan nuku. sebagai seorang dosen kan harusnya tau, bagaimana cara mengutip 3 baris itu seperti apa, mengutip lebih dari 1 alinia itubharus seperti apa. Harus tetap mencantumkan daftar pustaka. Kan dia.juga sudah membuat permintaan maaf secara tertulis itu adalah sebuah pengakuan kesalahan. Ini menjadi pelajaran bagi siapa saja yang mengeluti keilmuan. Tata cara tulis menulis harus diikuti jangan mengambil tukisan orang lain,&#8221; ujar Prof Imam. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">46767</post-id>	</item>
		<item>
		<title>AMPLI Demo Terkait Dugaan Plagiasi</title>
		<link>https://memontum.com/ampli-demo-terkait-dugaan-plagiasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Apr 2018 12:25:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Demo]]></category>
		<category><![CDATA[plagiat]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Maliki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/37178-ampli-demo-terkait-dugaan-plagiasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Belasan mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim, yang tergabung dalam AMPLI (Aliansi Mahasiswa Peduli Literasi) Senin (16/4/2018) pagi melakukan orasi di depan Gedung Rektorat. Yakni terkait dugaan plagiasi buku PR I UIN Maliki Dr Zainudin. Mereka ditemui PR 3 Dr H Isroqunnajah dikarenakan Zainudin dan Prof Abdul Haris, Rektor UIN Maliki sedang ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8212; Belasan mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim, yang tergabung dalam AMPLI (Aliansi Mahasiswa Peduli Literasi)  Senin (16/4/2018) pagi melakukan orasi di depan Gedung Rektorat. Yakni terkait dugaan plagiasi buku  PR I UIN Maliki Dr Zainudin.</p>
<p>Mereka ditemui PR 3 Dr H Isroqunnajah dikarenakan Zainudin dan Prof Abdul Haris, Rektor UIN Maliki sedang ada di Jakarta.</p>
<p>Gus Is menjelaskan kepada para mahasiswa tersebut bahwa pihaknya masih menunggu prosea hukum yang kini sudah di tangani Polres Malang Kota. </p>
<p>&#8220;Buku itu sudah terbit 8 tahun lalu. Selama ini ini tidak terjadi apa-apa. Entah kenapa baru dipermasalahkan saat ini  dan pada Januari lalu ada yang mengadukan ke kepolisian. Karena ini negara hukum kita tidak  boleh sepihak,&#8221; ujar Gus Is.</p>
<p>(<strong>baca juga :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/13768-prof-imam-suprayogo-geram-bukunya-diplagiat" rel="noopener" target="_blank">Prof Imam Suprayogo Geram, Bukunya Diplagiat</a> )</p>
<p>Pihaknya juga menyesalkan bahwa permasalahan ini harusnya bisa diselesaikan di internal kampus. </p>
<p>&#8220;Kita kaget,  menyesalkan.  Kalau ada yang dirugikan harusnya dibawa ke kode etik. Kita punya senat dan bisa di bicarakan. Kalau memang terrbukti dan  benar plagiasi bisa ditarik dari peredaran. Namun sebelum permasalahan ini dibicarakan, sudah masuk ke kepolisian. Kita menunggu hasil penyidikan apakah benar ada plagiasi atau tidak,&#8221; ujar Gus Is.</p>
<p>(<strong>baca juga :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/14199-dugaan-plagiat-pr-i-uin-zainudin-tuduhan-plagiat-tidak-benar" rel="noopener" target="_blank">Dugaan Plagiat PR I UIN, Zainudin: Tuduhan Plagiat Tidak Benar </a>)</p>
<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Independen Masyarakat Malang Raya  mengadukan  Pembantu Rektor I, Dr HM Zainudin MA, ke Polres Malang Kota atas dugaan melakukan plagiasi</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">37178</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rektor UIN Maliki Ingin Kedua Belah Pihak Saling Menyadari, Diselesaikan Berdasarkan Norma Islami</title>
		<link>https://memontum.com/rektor-uin-maliki-ingin-kedua-belah-pihak-saling-menyadari-diselesaikan-berdasarkan-norma-islami</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Apr 2018 14:12:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[plagiat]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Maliki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/37053-rektor-uin-maliki-ingin-kedua-belah-pihak-saling-menyadari-diselesaikan-berdasarkan-norma-islami</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Terkait permasalahan Dr HM Zainudin dengan Prof Imam Suprayogo, membuat Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) turun tangan. Rektor UIN Maliki Prof Abdul Haris mengatakan bahwa pihaknya sudah menghubungi Prom Imam Suprayogo untuk datang ke rektorat untuk membicarakan permasalahan ini. “Kalau misalnya ada hal-hal yang dianggap salah, apalagi yang menganggap itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Terkait permasalahan Dr HM Zainudin dengan Prof  Imam Suprayogo, membuat Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) turun tangan.  Rektor UIN Maliki Prof Abdul Haris mengatakan bahwa pihaknya sudah menghubungi Prom Imam Suprayogo untuk datang ke rektorat untuk membicarakan permasalahan ini.</p>
<p>“Kalau misalnya ada hal-hal yang dianggap salah, apalagi yang menganggap itu dari anggota Senat, mestinya didiskusikan dilembaga senat universitas. Saya sendiri awalnya tidak tahu. Saya sudah japri ke Prof Imam. Secara umum kalau ada yang janggal dan tidak benar datanglah ke kampus,” ujar Prof Haris.</p>
<p>(<strong>baca juga :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/13768-prof-imam-suprayogo-geram-bukunya-diplagiat" rel="noopener" target="_blank">Prof Imam Suprayogo Geram, Bukunya Diplagiat</a> )</p>
<p>Namun sampai saat ini Prof Imam Suprayogo belum menemuinya. “Kalau lewat undangan resmi belum. Saya mengundangnya secara japri. Sampai saat ini prof Imam belum hadir. Untuk klarifikasikasi kan harusnya ketemu. Sampai sekarang pak Imam masih Pegawai Negeri Sipil dan tugasnya sebagai dosen di UIN Maliki. Jadi Pak Imam adalah orang dalam UIN Maliki, harusnya konfirmasi ke pimpinan. Kalau ada hal yang dianggap tidak benar, harusnya menghadap ke rektor. Kita akan bicarakan masalah ini di Kampus,” ujar Prof Haris.</p>
<p>Pihaknya berharap permasalahan dugaan plagiasi ini dapat diselesaikan dengan baik dan kekeluargaan. </p>
<p>(<strong>baca juga :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/14199-dugaan-plagiat-pr-i-uin-zainudin-tuduhan-plagiat-tidak-benar" rel="noopener" target="_blank">Dugaan Plagiat PR I UIN, Zainudin: Tuduhan Plagiat Tidak Benar</a> )</p>
<p>“Bisa mendamaikan, bisa juga yang lain. Namun tujuannya diselesaikan di atas norma-norma Islami. Itu penting, karena kita ini menjadi contoh sebagai orang yang diberi amanah untuk mendidik bangsa ini dengan dasar Islam. Tanggung jawab bukan hanya di dunia, namun sampai di akhir di hadapan Tuhan. Salah satu ciri orang beriman seperti itu. Harapan saya saling menyadari atas keterbasan sebagai manusia,” ujar Prof Haris. <strong>(gie/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">37053</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dugaan Plagiat PR I UIN, Zainudin: Tuduhan Plagiat Tidak Benar</title>
		<link>https://memontum.com/dugaan-plagiat-pr-i-uin-zainudin-tuduhan-plagiat-tidak-benar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Apr 2018 13:22:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[hak jawab]]></category>
		<category><![CDATA[plagiat]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Maliki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/37030-dugaan-plagiat-pr-i-uin-zainudin-tuduhan-plagiat-tidak-benar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Pembantu Rektor (PR) I UIN Maliki Maulana Malik Ibrahim) Malang, Dr HM Zainudin, Sabtu (14/4/2017) malam, angkat bicara. Dia mengatakan bahwa tuduhan yang selama ini dilayangkan kepadanya terkait aksi plagiat tidak benar. Hal itu dikarenakan buku buatannya yang berjudul Paradigma Pendidikan Terpadu : menyiapkan generasi Ulul albab yang diterbitkan oleh UIN [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Pembantu Rektor (PR) I UIN Maliki Maulana Malik Ibrahim) Malang, Dr HM Zainudin, Sabtu (14/4/2017)  malam, angkat bicara. Dia mengatakan bahwa tuduhan yang selama ini dilayangkan kepadanya terkait aksi plagiat tidak benar. Hal itu dikarenakan buku buatannya yang berjudul Paradigma Pendidikan Terpadu : menyiapkan generasi Ulul albab yang diterbitkan oleh UIN Press Tahun 2008 di Bab V sudah ada catatan kaki (Foot note) yakni “Naskah pada bab ini diadaptasi dari konsep integrasi ilmu dan agama yang ditulis oleh Prof Imam Suprayogo, Rektor UIN Malang. </p>
<p>&#8220;Saat itu saya masih menjadi pembantu dekan bidang akademik di fakultas tarbiyah. Saya kemudian menulis buku dengan judul paradigma Pendidikan terpadu : Menyiapkan generasi Ulul Albab, Tahun 2008. Dalam buku itu pada Bab V, saya memasukan tulisan beliau (Imam Suprayogo) dari makalah yang ditulis dan dari naskah yang saya edit dengan In’am Esha dalam buku yang berjudul Horizon baru Pengembangan pendidikan Islam, UIN press 2004. Dalam Bab V dalam buku itu  saya beri judul Pendidikan Terpadu Mazhab UIN Malang. Dalam Bab itu sudah ada catatan kaki bahwa konsep itu diadaptasi dari konsep intregitas ilmu dan agama  yang ditulis Prof Imam Suprayogo. Karena adaptasi, saya maknai  sebagai pandangan  umum beliau terkait dengan konsep intregitas ilmu  dan agama yang dimaksud,” ujar Zainudin.</p>
<p>Namun karena tidak ada daftar pustaka nama Imam Suprayogo dalam buku tersebut, permasalahan tuduhan aksi plagiat akhirnya dipermasalahkan setelah 8 tahun berlalu. </p>
<p>(<strong>baca juga : </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/13768-prof-imam-suprayogo-geram-bukunya-diplagiat" rel="noopener" target="_blank">Prof Imam Suprayogo Geram, Bukunya Diplagiat</a> )</p>
<p>“Dalam daftar pustaka memang tidak saya sebutkan nama Pak Imam, karena naskah beliau itu sudah saya masukan  dalam buku yang saya edit dari hasil seminar oleh beberapa narasumber, diantaranya Prof Imam Suprayogo itu sendiri. Buku itu berjudul Horizon Baru  pengembangan  pendidikan Islam UIN Press, Juni 2004, yang sudah saya masukan  dalam daftar Pustaka dalam buku yang saya tulis itu Paradigma  Pendidikan Terpadu : Menyiapkan Generasi Ulul Albab. Buku saya saat terbit sudah saya tunjukan ke Pak Imam  dan mengapresiasi. Hubungan kami baik-baik saja. Bahkan Pak Imam menugasi saya ke Jerman dalam rangka Program Sandwich. Tahun 2013, saya diamanahi menjadi wakil Rektor I oleh Rektor Mudjia Raharjo. Baru pada 2016, ada perbedaan pendapat antara saya dan pak Imam dalam World Class University saat kedatangan presiden SBY yang hendak meresmikan nama gedung Pascasarjana. Kurang lebih 8 tahun setelah buku saya terbit, baru mencuat tentang plagiasi. Tentunya hal itu membuat saya sangat terkejut,” ujar Zainudin.</p>
<p>(<strong>baca juga :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/14052-dugaan-plagiat-pr-i-uin-polisi-periksa-saksi" rel="noopener" target="_blank">Dugaan Plagiat PR I UIN, Polisi Periksa Saksi</a> )</p>
<p>Dia juga menyebutkan bahwa permintaan maafnya secara tertulis kepada Imam Suprayogo bukan masalah plagiasi melainkan masalah kemaslahatan. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">37030</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dugaan Plagiat PR I UIN, Polisi Periksa Saksi</title>
		<link>https://memontum.com/dugaan-plagiat-pr-i-uin-polisi-periksa-saksi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Apr 2018 11:43:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[plagiat]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Maliki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/36586-dugaan-plagiat-pr-i-uin-polisi-periksa-saksi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Petugas Polres Malang Kota terus melakukan penyelidikan terkait kasus plagiat buku yang diduga dilakukan oleh PR (Pembantu Rektor) 1 UIN Maliki Kota Malang DR Hm Zainudin. Seperti hanya yang terjadi pada Kamis (12/4/2018) pagi, penyidik melakukan pemeriksaan saksi yakni mantan Kabag Kepegawaian Uin Maliki, Luluk Fahrotul Luani. Tentunya Luluk diperiksa terkait [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8212; Petugas Polres Malang Kota terus melakukan penyelidikan terkait kasus  plagiat buku yang diduga dilakukan oleh PR (Pembantu Rektor) 1 UIN Maliki Kota Malang DR Hm Zainudin. Seperti hanya yang terjadi pada Kamis (12/4/2018) pagi, penyidik melakukan pemeriksaan saksi yakni mantan Kabag Kepegawaian Uin Maliki, Luluk Fahrotul Luani. Tentunya Luluk diperiksa terkait buku karya Zainudin yang diduga telah memplagiat daru buku dan makalah-makalah Prof DR Imam Suprayogo.</p>
<p>Memontum.com, mendatangi Kampus UIN Maliki untuk konfirmasi kepada Luluk yang kini menjabat sebagai TU di Fakultas Humaniora sekitar pukul 14.30. Namun saat itu Luluk tidak ada di ruangnya. &#8221; Tadi Bu Luluk sempat datang ke kantor namun sekarang sudahke RS karena ibunya sedang sakit,&#8221; ujar Desi, Staf TU Humaniora.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Ambuka Yudha SIK SH, saat dikonfirmasi salah seorang wartawan membenatkan adanya pemeriksaan saksi. &#8221; Hari ini ada saksi yang kami minta keterangan. Nantinya ada saksi-saksi lagi yang akan kami mintai keterangan,&#8221; ujar AKP Ambuka.</p>
<p>(<strong>baca juga :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/13768-prof-imam-suprayogo-geram-bukunya-diplagiat" rel="noopener" target="_blank">Prof Imam Suprayogo Geram, Bukunya Diplagiat</a> )</p>
<p> Dari sumber di lapangan bahwa Luluk diperiksa karena pernah menerima buku tersebut. Sebab informasinya buku karya Zainudin itu setelah diperiksa oleh Prof Baharuddin kemudian diserahkan kepada Luluk bagaian kepegawaian.</p>
<p>Informasi yang diperoleh setelah Luluk, saksi yang akan diperiksa yakni bagian percetakan. Karena buku milik Zainudin tersebut sudah cetak sebanyak 3 kali.</p>
<p>(<strong>baca juga : </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/13828-polresta-malang-usut-tuntas-kasus-plagiat-pr-i-uin-maliki" rel="noopener" target="_blank">Polresta Malang Usut Tuntas Kasus Plagiat PR I UIN Maliki</a> )</p>
<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Independen Masyarakat Malang Raya  melaporkan Pembantu Rektor I, Dr HM Zainudin MA, ke Polres Malang Kota atas dugaan melakukan plagiat.</p>
<p>Subaryo SH,ketua presidium Forum Independen Masyarakat Malang Raya menyebutkan bahwa ada bagian buku yang ditulis oleh Zainudin diduga mengambil tulisan Prof Dr Imam Suprayogo. Ironisnya buka tersebut dijiplak tanpa menyantumkan nama Imam Suprayogo.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36586</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polresta Malang Usut Tuntas Kasus Plagiat PR I UIN Maliki</title>
		<link>https://memontum.com/polresta-malang-usut-tuntas-kasus-plagiat-pr-i-uin-maliki</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2018 13:04:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[plagiat]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Maliki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/36033-polresta-malang-usut-tuntas-kasus-plagiat-pr-i-uin-maliki</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Nampaknya Polres Malang Kota akan serius dalam menyelesaikan kasus aksi plagiat yang diduga dilakukan oleh Pembantu Rektor I Universitas Islam Negeri Malang, Maulana Malik Ibrahim (Uin Maliki), Dr HM Zainudin. Bahkan informasinya pada 12 April mendatang akan ada saksi lagi yang bakal diperiksa terkait permasalahan ini. Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Nampaknya Polres Malang Kota akan serius dalam menyelesaikan kasus aksi plagiat yang diduga dilakukan oleh Pembantu Rektor I Universitas Islam Negeri Malang, Maulana Malik Ibrahim (Uin Maliki), Dr HM Zainudin. Bahkan informasinya pada 12 April mendatang akan ada saksi lagi yang bakal diperiksa terkait permasalahan ini.</p>
<p>Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri SIK MH sampai saat ini masih melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait kasus plagiat ini. &#8221; Kami masih terua melakukan pengembangan. Kasus ini masih kami tangani dan bakal jalan terus,&#8221; ujar AKBP Asfuri, pada Senin (9/4/2018) siang, saat ditemui di ruangan kerjanya. Namun sampai mana proses penyelidikan dan penyidikannya belum bisa dusampaikan karena masih pengembangan.</p>
<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Independen Masyarakat Malang Raya  melaporkan Pembantu Rektor I, Dr HM Zainudin MA, ke Polres Malang Kota atas dugaan melakukan plagiat.</p>
<p>Subaryo SH, ketua presidium Forum Independen Masyarakat Malang Raya menyebutkan bahwa ada bagian buku yang ditulis oleh Zainudin diduga mengambil tulisan Prof Dr Imam Suprayogo. Ironisnya buka tersebut dijiplak tanpa menyantumkan nama Imam Suprayogo.</p>
<p>“Buku ini dibuat oleh Zainudin sebagai syarat kenaikan pangkat. Buku karya Zainudin berjudul  &#8216;Paradigma Pendidikan Terpadu, Menyiapkan Generasi Ulul Albab&#8217; ada bagian yang sama persis dengan buku karya Pak Imam Suprayogo berjudul &#8216;Paradigma Pengembangan Keilmuan di Perguruan Tinggi&#8217;. Lebih dari 70 persen buku itu plagiat dari buku Pak Imam,” ujar Subaryo.</p>
<p>(<strong>baca juga :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/13768-prof-imam-suprayogo-geram-bukunya-diplagiat" rel="noopener" target="_blank">Prof Imam Suprayogo Geram, Bukunya Diplagiat</a> )</p>
<p>Bahkan informasinya saat ini petugas sudah memeriksa beberapa saksi termasuk Prof Imam Suprayogo, mantan Rektor UIN Maliki yang disebut-sebut bahwa bukanya telah diplagiat oleh Dr HM Zainudin. Sedangkan saksi lainnya yang sudah diperiksa adalah  Prof Mudjia Raharjo dan Prof Baharudin dan Dr Su&#8217;aib.</p>
<p>Pada Jumat (6/4/2018) ,malam, saat di temui di rumahnya Prof Imam Suparyogo mengatakan bahwa awalnya dia tidak tahu kalau bukunya di plagiat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36033</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
