<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ULP Sidoarjo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ulp-sidoarjo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Oct 2019 12:18:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ULP Sidoarjo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lagi,  ULP Disoal Terkait Paket Lelang Jaringan Irigasi Kedunguling Rp 2 M</title>
		<link>https://memontum.com/lagi-ulp-disoal-terkait-paket-lelang-jaringan-irigasi-kedunguling-rp-2-m</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Oct 2019 11:57:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[lelang proyek]]></category>
		<category><![CDATA[ULP Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/95585-lagi-ulp-disoal-terkait-paket-lelang-jaringan-irigasi-kedunguling-rp-2-m</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo – Menduduki nomor satu belum tentu merupakan yang terbaik versi Unit Pelayanan Lelang (ULP) Sekertriat Daerah Pemkab Sidoarjo. Hal itu dibuktikan dengan penetapan pemenang lelang dalam proyek jaringan irigasi Kedunguling yang dipecah dalam 2 paket lelang. Yakni proyek Peningkatan Jaringan Irigasi Kedunguling, Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo dengan pagu Rp 3,465 M dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> – Menduduki nomor satu belum tentu merupakan yang terbaik versi Unit Pelayanan Lelang (ULP) Sekertriat Daerah Pemkab Sidoarjo. Hal itu dibuktikan dengan penetapan pemenang lelang dalam proyek jaringan irigasi Kedunguling yang dipecah dalam 2 paket lelang.</p>
<p>Yakni proyek Peningkatan Jaringan Irigasi Kedunguling, Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo dengan pagu Rp 3,465 M dan .proyek Pemeliharaan affor Kedunguling Hilir Desa Gebang Kecamatan Sidoarjo dengan pagu Rp 2 M.</p>
<p>Leleng proyek Peningkatan Jaringan Irigasi Kedunguling, Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo dengan pagu Rp 3,465 M dan HPS Rp 3,464 miliar dimenangkan CV Barokah Abadi yang beralamatkan di Desa Balongtani, Kecamatan Jabon, Sidoarjo dengan nilai penawaran Rp 2,778 miliar.</p>
<p>Rekanan ini berada pada nomor 11 dari daftar rekanan yang lolos verifikasi dan ikut mendaftar dalam proyek ini. Kondisi ini membuat para rekanan di Sidoarjo mengeluhkan dugaan permainan lelang itu.</p>
<p>ULP Pemkab Sidoarjo berdalih terpaksa memenangkan rekanan dengan nomor urut 11. Alasannya, lantaran rekanan penawar nomor urut 1 sampai 10 tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam lelang proyek Peningkatan Jaringan Irigasi Kedunguling, Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo dengan Pagu Rp 3,465 miliar dan HPS Rp 3,464 miliar itu.</p>
<p>&#8220;Para penawar nomor urut 1 sampai 10 memang semua tidak memenuhi persaratan. Makanya kami memenangkan nomor urut 11, CV Barokah Abadi,&#8221; terang Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Sidoarjo, Sanadjihitu Sangaji, Senin (12/8/2019) melalui ponselnya.</p>
<p><a href="https://hukrim.memontum.com/28517-aneh-proyek-jaringan-irigasi-kedunguling-rp-3465-miliar-dimenangkan-rekanan-nomor-11" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Baca : </strong>Aneh, Proyek Jaringan Irigasi Kedunguling Rp 3,465 Miliar Dimenangkan Rekanan Nomor 11</a></p>
<p>Pria yang akrab dipanggil Sangaji ini berdalih kebanyakan rekanan (CV penawar) gugur saat tahap evaluasi teknis. Dia mencontohkan diantaranya soal metode pelaksanaan dan peralatan yang dibutuhkan dalam pengerjaaan proyek itu.</p>
<p>Kini, persoalan ini mencuat kembali ketika ULP mengumumkan pemenang lelang</p>
<p>proyek Pemeliharaan affor Kedunguling Hilir Desa Gebang Kecamatan Sidoarjo atas nama CV Jaya Maulana. Rekanan dengan nomor urut 2 ini oleh ULP dinyatakan sebagai pemenang dengan nilai penawaran Rp 1.598.937.170.</p>
<p><a href="https://hukrim.memontum.com/27516-aneh-proyek-avur-kedunguling-hanya-dipasang-kolom-delitasi-hingga-ambrol" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Baca Juga :</strong> Aneh ! Proyek Avur Kedunguling Hanya Dipasang Kolom Delitasi hingga Ambrol</a></p>
<p>Ketua LSM Cepad Kasmuin dengan penetapan pemenang secara acak ini menjadika rekanan bingung dan menduga ULP melakukan permainan lelang dengan memenangkan rekanan tertentu.</p>
<p>Untuk itu, rekanan harus berani membongkar dugaan permainan lelang oleh ULP.” Rekanan harus punya keberanian melawan kecurangan ULP. Kalau masa sanggah tidak diperhatikan, laporkan saja kecurangan itu ke aparat penegak hukum. Kami akan kawal” janji Kasmuin.<strong> (ari/fan/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">95585</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lelang Irigasi Rp 3,465 Miliar, ULP Berdalih Penawar Nomor 1 Sampai 10 Tak Penuhi Persyaratan</title>
		<link>https://memontum.com/lelang-irigasi-rp-3465-miliar-ulp-berdalih-penawar-nomor-1-sampai-10-tak-penuhi-persyaratan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Aug 2019 13:47:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Lelang Irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[lelang proyek]]></category>
		<category><![CDATA[ULP Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/90184-lelang-irigasi-rp-3465-miliar-ulp-berdalih-penawar-nomor-1-sampai-10-tak-penuhi-persyaratan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Sidoarjo berdalih terpaksa memenangkan rekanan dengan nomor urut 11. Alasannya, lantaran rekanan penawar nomor urut 1 sampai 10 tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam lelang proyek Peningkatan Jaringan Irigasi Kedunguling, Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo dengan Pagu Rp 3,465 miliar dan HPS Rp 3,464 miliar itu. &#8220;Para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Sidoarjo berdalih terpaksa memenangkan rekanan dengan nomor urut 11. Alasannya, lantaran rekanan penawar nomor urut 1 sampai 10 tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam lelang proyek Peningkatan Jaringan Irigasi Kedunguling, Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo dengan Pagu Rp 3,465 miliar dan HPS Rp 3,464 miliar itu.</p>
<p>&#8220;Para penawar nomor urut 1 sampai 10 memang semua tidak memenuhi persaratan. Makanya kami memenangkan nomor urut 11 (CV Barokah Abadi),&#8221; terang Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Sidoarjo, Sanadjihitu Sangaji, Senin (12/08/2019) melalui ponselnya.</p>
<div id="attachment_90185" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-90185" decoding="async" class="size-full wp-image-90185" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190812-WA0045-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt=" Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Sidoarjo, Sanadjihitu Sangaji" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190812-WA0045-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190812-WA0045-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190812-WA0045-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190812-WA0045-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190812-WA0045-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-90185" class="wp-caption-text"><strong>Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Sidoarjo, Sanadjihitu Sangaji</strong></p></div>
<p>Pria yang akrab dipanggil Sangaji ini berdalih kebanyakan rekanan (CV penawar) gugur saat tahap evaluasi teknis. Dia mencontohkan diantaranya soal metode pelaksanaan dan peralatan yang dibutuhkan dalam pengerjaaan proyek itu.</p>
<p>&#8220;Semua bisa dilihat di sistemnya itu. Ada banyak syarat yang tidak bisa dipenuhi hingga dinyatakan gugur,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Ditanya soal adanya titipan dari PPKom proyek itu, Sangaji justru membantahnya. Termasuk soal lelang lainnya yakni Proyek Pemeliharaan Afvoer Sidokare senilai Rp 4,452 miliar dengan pagu Rp 4,451 miliar serta Proyek Pembangunan Dam Golondoro (baru) Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Sidoarjo senilai Rp 3,5 miliar dengan pagu Rp 3,499 miliar.</p>
<p>&#8220;Saya yakin tidak ada (pesan sponsor) seperti itu dalam masalah ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sidoarjo, M Nizar mengaku tidak meyakini sebanyak 10 rekanan tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan di ULP itu. Meski pun dengan sistem gugur.</p>
<p>&#8220;Karena semua rekanan pasti sudah menyiapkan semua persyaratan yang ada sebelum menawar. Apalagi para penawarnya sudah punya pengalaman dalam bidang pekerjaan yang dilelang itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Karena itu, masalah proses transparansi proses pelelangan itu, bakal dibahas dalam sejumlah rapat diinternal Komisi C DPRD Sidoarjo. Hal ini agar proses pelelangan tetap sesuai tahapan dan prosedur yang ada.</p>
<p>&#8220;Kami siap membawa ke rana hearing. Bila perlu bakal dievaluasi menyeluruh baik ULP maupun Organisasi Perangkat Daerah (ULP) pengguna anggarannya,&#8221; tandas Sekretaris Komisi C DPRD Sidoarjo ini.</p>
<p>Sementara Kabid Pengairan, Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemkab Sidoarjo, Bambang Tjatur Miarso yang dikonfirmasi melalui ponselnya tidak memberikan jawaban. Padahal, saat ditelepon ponsel PPKom ini dalam keadaan aktif.</p>
<p><strong>Baca : </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/28517-aneh-proyek-jaringan-irigasi-kedunguling-rp-3465-miliar-dimenangkan-rekanan-nomor-11" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Aneh, Proyek Jaringan Irigasi Kedunguling Rp 3,465 Miliar Dimenangkan Rekanan Nomor 11</a></p>
<p>Diberitakan sebelumnya, sejumlah rekanan dan para kontraktor mengeluh di Sidoarjo. Ini menyusul lelang proyek diduga banyak yang dijadikan bahan &#8216;permainan&#8217; antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemegang proyek, Unit Layanan Pengadaan (ULP), serta rekanan (kontraktor pelaksana).</p>
<p>Salah satunya lelang proyek Peningkatan Jaringan Irigasi Kedunguling, Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo. Dalam lelang proyek dengan Pagu Rp 3,465 miliar dan HPS Rp 3,464 miliar itu justru dimenangkan CV Barokah Abadi yang beralamatkan di Desa Balongtani, Kecamatan Jabon, Sidoarjo dengan nilai penawaran Rp 2,778 miliar.</p>
<p>Padahal, rekanannya ini nomor 11 dari daftar rekanan yang lolos verifikasi dan ikut mendaftar dalam proyek ini. Kondisi ini membuat para rekanan di Sidoarjo mengeluhkan dugaan permainan lelang itu.<strong> (Wan/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">90184</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Aneh, Proyek Jaringan Irigasi Kedunguling Rp 3,465 Miliar Dimenangkan Rekanan Nomor 11</title>
		<link>https://memontum.com/aneh-proyek-jaringan-irigasi-kedunguling-rp-3465-miliar-dimenangkan-rekanan-nomor-11</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Aug 2019 12:45:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[lelang proyek]]></category>
		<category><![CDATA[ULP Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/90112-aneh-proyek-jaringan-irigasi-kedunguling-rp-3465-miliar-dimenangkan-rekanan-nomor-11</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sejumlah rekanan dan para kontraktor mengeluh di Sidoarjo. Ini menyusul lelang proyek diduga banyak yang dijadikan bahan &#8216;permainan&#8217; antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemegang proyek, Unit Layanan Pengadaan (ULP), serta rekanan (kontraktor pelaksana). Salah satunya lelang proyek Peningkatan Jaringan Irigasi Kedunguling, Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo. Dalam lelang proyek dengan Pagu Rp [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sejumlah rekanan dan para kontraktor mengeluh di Sidoarjo. Ini menyusul lelang proyek diduga banyak yang dijadikan bahan &#8216;permainan&#8217; antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemegang proyek, Unit Layanan Pengadaan (ULP), serta rekanan (kontraktor pelaksana).</p>
<p>Salah satunya lelang proyek Peningkatan Jaringan Irigasi Kedunguling, Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo. Dalam lelang proyek dengan Pagu Rp 3,465 miliar dan HPS Rp 3,464 miliar itu justru dimenangkan CV Barokah Abadi yang beralamatkan di Desa Balongtani, Kecamatan Jabon, Sidoarjo dengan nilai penawaran Rp 2,778 miliar.</p>
<div id="attachment_90113" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-90113" decoding="async" class="size-full wp-image-90113" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190811-WA0052.jpg?resize=650%2C1156&#038;ssl=1" alt="DAFTAR LOLOS - Inilah daftar belasan rekanan yang lolos dalam proyek Peningkatan Jaringan Irigasi Kedunguling, Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo dengan nilai pagu Rp 3,465 miliar" width="650" height="1156" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190811-WA0052.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190811-WA0052.jpg?resize=169%2C300&amp;ssl=1 169w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190811-WA0052.jpg?resize=576%2C1024&amp;ssl=1 576w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190811-WA0052.jpg?resize=600%2C1067&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190811-WA0052.jpg?resize=200%2C356&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-90113" class="wp-caption-text"><strong>DAFTAR LOLOS &#8211; Inilah daftar belasan rekanan yang lolos dalam proyek Peningkatan Jaringan Irigasi Kedunguling, Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo dengan nilai pagu Rp 3,465 miliar</strong></p></div>
<p>Padahal, rekanannya ini nomor 11 dari daftar rekanan yang lolos verifikasi dan ikut mendaftar dalam proyek ini. Kondisi ini membuat para rekanan di Sidoarjo mengeluhkan dugaan permainan lelang itu.</p>
<p>&#8220;Kalau ada nomor 1 sampai 10, kenapa yang dimenangkan justru nomor 11. Semua rekanan se Sidoarjo kaget melihat dugaan praktik dugaan permainan lelang ini,&#8221; terang salah satu rekanan, Minggu (11/08/2019).</p>
<p>Hal yang sama disampaikan rekanan lainnya. Dia menduga lelang proyek ini kental dengan dugaan permainan. Hal ini lantaran pemenang lelang itu merupakan orang yang sebelumnya menghadap ke PPKom di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA).</p>
<p>&#8220;Banyak yang tahu pemenang lelang itu bertemu dengan PPKomnya sebelum pengumuman pemenangan lelang,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Namun sayangnya, hingga pengumumam pemenang lelang itu sejumlah rekanan tidak ada yang berani mengajukan sanggah dan somasi. Hal ini lantaran mereka (rekanan) takut diincar Kelompok Kerja (Pokja) ULP agar selalu dikalahkan dalam setiap lelang.</p>
<p>&#8220;Maunya kami mengajukan sanggahan dan somasi. Tapi takut malah dalam lelang-lelang selanjutnya dicing (diincar) untuk dikalahkan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Menanggapi keluhan itu, Bupati LIRA Sidoarjo, M Nizar mengingatkan baik OPD dan ULP agar tidak main-main dalam setiap lelang proyek. Menurutnya pengaduan ke LIRA sudah cukup banyak baik praktik maupun modusnya.</p>
<p>&#8220;Kalau bermain yang cantik. Jangan sampai bermain dengan cara-cara mencolok. Kalau yang dimenangkan nomor 11 yang nomor 1 sampai 10 dibuat apa mereka itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Begitu juga soal adanya dugaan afiliasi antaran CV Barokah Abadi dengan CV Jaya Mulia. Selain alamatnya sama juga komisarisnya diduga sama.</p>
<p>&#8220;Nah, ini harus diverifikasi oleh panitia lelang jangan asal memenangkan saja,&#8221; pintahnya.</p>
<p>Sementara itu, secara terpisah Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Sidoarjo, Sanadjihitu Sangaji yang dikonfirmasi melalui ponselnya pihaknya mengaku tidak tahu menahu soal lelang proyek itu.</p>
<p>&#8220;Saya masih nunggu konfirmasi dari Pokjanya soal lelang proyek ini. Jangan ditulis dulu. Sekarang masih masih sanggah. Harus nunggu masa sanggah selesai,&#8221; tandasnya.<strong> (Wan/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">90112</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
