<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Unesa &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/unesa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Mar 2020 08:21:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Unesa &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Berikan Pendampingan Psikologis Orang Tua Humaidi, Rektor Unesa Pastikan Tanggung Penuh Biaya Selama di Wuhan</title>
		<link>https://memontum.com/berikan-pendampingan-psikologis-orang-tua-humaidi-rektor-unesa-pastikan-tanggung-penuh-biaya-selama-di-wuhan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2020 08:21:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Unesa]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<category><![CDATA[Wuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107435-berikan-pendampingan-psikologis-orang-tua-humaidi-rektor-unesa-pastikan-tanggung-penuh-biaya-selama-di-wuhan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Salah satu warga Lamongan, Humaidi Said hingga saat ini diketahui masih tertahan di Wuhan, China. Oleh sebab itu, pihak kampus Universtas Negeri Surabaya (Unesa), almamater Humaidi menempa ilmu dijenjang perguruan tinggi memberikan pendampingan psikologis bagi keluarganya. Hadir dalam kesempatan itu diantaranya jajaran rektorat dan tim psikolog yang berkunjung di kediaman Humaidi Said, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan </strong>&#8211; Salah satu warga Lamongan, Humaidi Said hingga saat ini diketahui masih tertahan di Wuhan, China. Oleh sebab itu, pihak kampus Universtas Negeri Surabaya (Unesa), almamater Humaidi menempa ilmu dijenjang perguruan tinggi memberikan pendampingan psikologis bagi keluarganya. Hadir dalam kesempatan itu diantaranya jajaran rektorat dan tim psikolog yang berkunjung di kediaman Humaidi Said, di Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan.</p>
<p>Rektor Unesa Surabaya Prof Nurhasan, Minggu (1/3/2020) mengatakan pendampingan psikologis itu diberikan bertujuan agar orang tua Humaidi tidak cemas.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-107436" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/20200301_182422-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/20200301_182422-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/20200301_182422-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/20200301_182422-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/20200301_182422-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Yang jelas, dalam komdisi seperti ini pastinya semua orang tua punya rasa khawatir dan cemas, karena itu kedatangan kami kesini membawa psikolog agar dapat membantu menenangkan kondisi ibunya Humaidi. Sedangkan, waktu untuk pendampingan akan kami lakukan hingga Humaidi dipastikan bisa pulang ke Indonesia,&#8221; ujarnya menegaskan.</p>
<p>Tak hanya itu, Prof Nur Hasan berharap kepada orang tua Humaidi agar tetap sabar dan menunggu instruksi dari pihak kampus. Sebab, hingga saat ini Pemerintah Provinsi Jatim dan pusat terus berupaya maksimal untuk memulangkan Humaidi ke Indonesia.</p>
<p>&#8220;Hingga saat ini, kami selalu berkoordinasi dan terus berupaya hingga menyampaikan disetiap perkembangan Humaidi ke Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan beliau juga intens selalu berkoodinasi dengan pihak KBRI melalui menteri luar negeri (Menlu) di Jakarta,&#8221; katanya menegaskan.</p>
<p>Selain itu, Prof Nur Hasan juga mengaku, setelah tidak bisa pulang ke Indonesia bersama 238 WNI dari Wuhan, Tiongkok ke Bandara Hang Nadiem, Batam, Kepulauan Riau, pada 2 Februari lalu, kondisi Humaidi sempat drop selama empat hari. Namun sampai saat ini keadaannya dikabarkan sudah sangat membaik.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah kondisi Humaidi sehat wal afiat, bahkan tadi pagi ketika saya hubungi untuk memberi tahu kalau saya dan rombongan akan berkunjung ke rumahnya,&#8221; katanya menjelaskan.</p>
<p>Sementara itu, tandas Prof Nur Hasan sembari memastikan untuk kebutuhan Humaidi dalam keseharianya selama di Wuhan, Unesa menegaskan akan menanggung semuanya. Bahkan, pihak Unesa sendiri baru saja mengirimkan bantuan kepada Humaidi.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, kemarin baru saja kami kirim bantuan kepada Humaidi, Insyaallah, soal masalah biaya Humaidi di Wuhan, kami akan tanggung sepenuhnya,&#8221; pungkasnya. <strong>(aju/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107435</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terima Materi 6 Minggu, Mahasiswa Langsung Pamerkan Karya</title>
		<link>https://memontum.com/terima-materi-6-minggu-mahasiswa-langsung-pamerkan-karya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Apr 2019 23:43:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Show]]></category>
		<category><![CDATA[Unesa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/82592-terima-materi-6-minggu-mahasiswa-langsung-pamerkan-karya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Jurusan Pendidikan Tata Busana mengelar acara fashion show dengan tema &#8216;Busana Pesta Modern (Coktail dan Gala)&#8217;. Mahasiswa semester dua dan empat menunjukkan karya berupa gaun yang telah dirancang, meskipun desain tidak murni, menjiplak karya desainer lain. Seperti Amalia Maharani (20), mahasiswa semester empat, jurusan Pendidikan Tata Busana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Jurusan Pendidikan Tata Busana mengelar acara fashion show dengan tema &#8216;Busana Pesta Modern (Coktail dan Gala)&#8217;. Mahasiswa semester dua dan empat menunjukkan karya berupa gaun yang telah dirancang, meskipun desain tidak murni, menjiplak karya desainer lain.</p>
<p>Seperti Amalia Maharani (20), mahasiswa semester empat, jurusan Pendidikan Tata Busana Unesa mengusung tema coctail evening gold pada busananya. Menurutnya, gaun pilihannya ini berbeda dengan yang lain.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-82593" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG_20190406_165434-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG_20190406_165434-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG_20190406_165434-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG_20190406_165434-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG_20190406_165434-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG_20190406_165434-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Yang paling menarik dari rok bagian bawah, kain tile ditumpuk tujuh lapis dan bawahnya dikasih neci senar biar keriting dan memberikan efek bervolume. Dan dari semua gaun yang ditampilkan, semua gaun evening, yang pakai neci senar cuman saya,” ungkapnya saat diwawancarai di Craft Center Royal Plaza Surabaya, Jumat (6/4).</p>
<p>Ia mengaku, untuk menjadikan gaun ini membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan. Ada pun kesulitan yang dialaminya. “Kesulitannya mencari tempat yang bisa neci senar. Biaya keseluruhan untuk satu gaun ini kira-kira saya menghabiskan 700 ribu, dan sepenuhnya dari saya,” kata dia.</p>
<p>Sementara itu, Marniati selaku dosen mata kuliah tata busana Unesa mengatakan, fashion show ini merupakan hasil dari tugas mata kuliah tata busana. Dimana setiap mahasiswa diberi tugas membuat busana pesta coktail (busana pesta yang pendek selutut) dan gala (busana pesta yang panjang menjuntai).</p>
<p>&#8220;Ada total 78 busana pesta yang ditampilkan pada malam ini, model busana yang ditampilkan memang bukan hasil karya mereka (mahasiswa) sendiri alias meniru karya desainer yang sudah ada sebelumnya. Tapi untuk membuatan busana mereka yang membuat busana itu sendiri dengan hasil semirip mungkin,&#8221; ujar Marniati saat di temui usai acara.</p>
<p>Selain itu, Marniati mengatakan acara ini juga untuk melatih kreativitas mahasiswa dalam membuat busana, khususnya busana pesta. Serta membuat mereka percaya diri menampilkan karyanya di depan publik.</p>
<p>&#8220;Acara ini sekaligus ajang ujuk kemampuan di depan umum, bahwa mereka bisa dan harus menunjukkannya,&#8221; pungkasnya. <strong>(est/ano/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">82592</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bersama Minimalisir Paparan Paham Radikalisme</title>
		<link>https://memontum.com/bersama-minimalisir-paparan-paham-radikalisme</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Dec 2018 12:37:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[BIN]]></category>
		<category><![CDATA[Radikalisme]]></category>
		<category><![CDATA[Unesa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=67384</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Fenomena paham radikalisme kian merebak. Dilansir dari Badan Intelijen Negara (BIN), 39% mahasiswa perguruan tinggi di 15 provinsi telah terpapar radikalisme. Menanggapi fenomena itu, Ketua DPRD Jatim Halim Iskandar kian gusar. Halim mengatakan, “Saya ngomong radikal itu juga ingin berfikir radikal. Karena radikalisme harus diatasi dengan radikal. Nggak akan pernah selesai kalau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya </strong>&#8211; Fenomena paham radikalisme kian merebak. Dilansir dari Badan Intelijen Negara (BIN), 39% mahasiswa perguruan tinggi di 15 provinsi telah terpapar radikalisme. Menanggapi fenomena itu, Ketua DPRD Jatim Halim Iskandar kian gusar. Halim mengatakan, “Saya ngomong radikal itu juga ingin berfikir radikal. Karena radikalisme harus diatasi dengan radikal. Nggak akan pernah selesai kalau tidak radikal,” katanya, usai menjadi narasumber di acara Strategi Melawan Radikalisme, Mengelolah Keberagaman dan Menguatkan Jati Diri Ke Indonesiaan di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Kamis (6/12).</p>
<p>Sebenarnya ia tak mempermasalahkan, karena itu adalah sebuah pilihan. Namun kalau sudah bicara tentang kebangsaan dan Indonesia, maka sebagai WNI harus sadari betul bahwa Indonesia ini lahir atas sebuah kesepakatan. </p>
<p>Artinya, tidak ada perbedaan pandangan secara substansi antara tokoh-tokoh pendiri bangsa pada saat itu tentang bentuk NKRI. Dari berbagai suku bangsa, agama kemudian musyawarah mufakat. </p>
<p>“BPUPKI itu gak ada voting disitu. Dan musyawarah mufakat itu memutuskan untuk membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). NKRI bukan dibuat atas dasar guyonan, cangkrukkan segala macam, tapi ini dirumuskan secara serius oleh kakek-kakek dan buyut kita,” tandasnya. </p>
<p>Itu adalah pilihan, lanjutnya, karena rakyat Indonesia sudah memilih mufakat itu, ia merasa sebagai WNI yang baik, harusnya menghormati dan mengikuti yang telah disepakati oleh nenek moyangnya. “Kalau tidak mau ikut ya jangan disini,” tegas Halim.</p>
<p>Halim mencontohkan cara pandang Gus Dur dalam menanggapi masalah. Saat itu ketika masih menjadi Presiden Gus Dur mendapati adanya laporan tentang banyak orang yang tidak menghormati bendera saat upacara.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">67384</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Danramil Dawarblandong Terima Peserta KKN Mahasiswa Unesa</title>
		<link>https://memontum.com/danramil-dawarblandong-terima-peserta-kkn-mahasiswa-unesa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Sep 2018 13:05:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[KKN]]></category>
		<category><![CDATA[Koramil 0815/08]]></category>
		<category><![CDATA[Unesa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=55580</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Sejumlah 152 mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Kedatangan para mahasiswa peserta KKN tersebut diterima Forpimka Dawarblandong di Pendopo Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (12/09/2018) siang. Dalam sambutannya, Camat Dawarblandong Norman Handhito, SI.P, M.Si, mengucapkan selamat datang di Kecamatan Dawarblandong [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Sejumlah 152 mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Kedatangan para mahasiswa peserta KKN tersebut diterima Forpimka Dawarblandong di Pendopo Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (12/09/2018) siang.</p>
<p>Dalam sambutannya, Camat Dawarblandong Norman Handhito, SI.P, M.Si, mengucapkan selamat datang di Kecamatan Dawarblandong bagi mahasiswa peserta KKN dari Universitas Negeri Surabaya, segera menyesuaikan diri dengan kondisi daerah yang ditempati praktek. “Praktek di lapangan cenderung banyak dinamika dan sangat berbeda ketika menerima materi teori di ruangan,”ungkapnya. </p>
<p>Saat ini, lanjut Camat, di desa-desa banyak dilaksanakan kegiatan seperti PKK, Karang Taruna dan kegiatan kemasyarakatan lainnya, untuk itu para peserta KKN dapat menyesuaikan dengan kegiatan tersebut sehingga target tercapai.</p>
<p>Di akhir sambutannya, Camat meminta, agar para peserta KKN selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan dosen pembingbing maupun aparat desa setempat, bila menemui hambatan, kendala atau-hal lain yang perlu dikoordinasikan.  </p>
<p>Berikutnya penyampaian ucapan terima kasih dari Dosen Unesa Prof. Dr. Titik Taufikurrohmah, M.Si kepada Camat, Kapolsek dan Danramil serta para Kepala Desa yang sudah memberikan ijin tempat dan waktu untuk mahasiswa kami melaksanakan KKN di wilayah Kecamatan Dawarblandong. </p>
<p>“Kami mohon Pak Camat, Pak Lurah sudi kiranya mendidik dan mengarahkan anak didik kami selama pelaksanaan KKN, demikian pula bagi peserta KKN segera sesuaikan dan laksanakan materi yang telah didapat selama ini untuk dipraktekan di lapangan,” pintanya.</p>
<p>Masih di lokasi kegiatan, Danramil 0815/08 Kapten Inf Kasim saat diminta pendapatnya, mengungkapkan, pihaknya menyambut positif kegiatan KKN Mahasiwsa Unesa sebagai wahana untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat dari kampus, sekaligus membantu dalam memberdayakan masyarakat di wilayah yang ditempati.</p>
<p>Danramil berharap para peserta KKN untuk tetap menghormati adat istiadat, budaya dan kearifan lokal yang berlaku di masyarakat setempat.</p>
<p>Untuk diketahui KKN mahasiswa Unesa akan berlangsung mulai tanggal 12 September hingga 2 Oktober 2018 mendatang dan tersebar di sembilan desa di wilayah Kecamatan Dawarblandong, yakni Desa Pulorejo, Randegan, Pucuk, Gunungan, Cinandang, Jatirowo, Dawarblandong, Banyulegi, dan Desa Talunblandong.</p>
<p>Hadir dalam kegiatan antara lain, Kapolsek Dawarblandong AKP Supriyadi, SH,  Dosen Pembimbing Dr. Fajar Arianto, S.Pd, M.Pd, Perwakilan Kades se-Kecamatan Dawarblandong dan Perwakilan Mahasiswa Unesa Peserta KKN.<strong>(den/gan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">55580</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PLN Serahkan Bantuan Kelistrikan ke Unesa</title>
		<link>https://memontum.com/pln-serahkan-bantuan-kelistrikan-ke-unesa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Feb 2018 12:58:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[Unesa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/23788-pln-serahkan-bantuan-kelistrikan-ke-unesa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8212; Sebagai Badan Usaha Milik Negara, PLN Distribusi Jawa Timur berkomitmen penuh untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa. Selain melalui bidang ketenagalistrikkan, PLN juga banyak memberikan sumbangsih dalam sektor pendidikan. Bertempat Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya, dilakukan penyerahan bantuan pendidikan secara simbolis antara PLN Distribusi Jawa Timur dengan Universitas Negeri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8212; Sebagai Badan Usaha Milik Negara, PLN Distribusi Jawa Timur berkomitmen penuh untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa. Selain melalui bidang ketenagalistrikkan, PLN juga banyak memberikan sumbangsih dalam sektor pendidikan. </p>
<p>Bertempat Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya, dilakukan penyerahan bantuan pendidikan secara simbolis antara PLN Distribusi Jawa Timur dengan Universitas Negeri Surabaya olehGeneral Manager PLN Distribusi Jawa Timur, Dwi Kusnanto, kepada, Rektor UNESA, Prof. Dr. Warsono,MS (31/1).</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0007-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-23791" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0007-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0007-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0007-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0007-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Untuk melengkapi dan memperkuat sarana praktikum mahasiswa Jurusan Teknik Elektro, PLN menyerahkan material berupa 3 buah tiang beton, 473 SUTM A3CS, 1 buah LBS manual, 1 set MV Cubicle GI (incoming,outgoing), 1 set MV Cubicle ( incoming,metering,outgoing) 62 meter SKTM 20kv NA2XSEYBY 3&#215;150, 8 meter SKUTM mvtic 3&#215;150, 2 buah trafo 100 kva, 2 buah Phb TR 2 jurusan, 35 meter kabel TR Tic, 12 buah pin post isolator, 30 buah strain rod isolator, 9 buah arrester, 3 buah fuse cut out dan 1 buah rectifier 220vac to 48vdc yang sebelumnya diarak dari gudang material PLN di kawasan Surabaya selatan oleh para mahasiswa UNESA Jurusan Teknik Elektro. Penyerahan bantuan peralatan pendidikan ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara PLN Disjatim dengan UNESA pada November lalu.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0009-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-23790" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0009-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0009-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0009-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0009-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dalam sambutannya, Warsono, menyatakan bahwa kesempatan hari ini adalah kesempatan yang luar biasa bagi UNESA. “Kami atas nama Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Elektro, mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada PLN yang membantu mahasiswa untuk dapat mengalami dan melakukan pekerjaan di bidang distribusi tenaga listrik. Kesempatan ini tidak akan kami sia – siakan, akan kami pergunakan sebaik – baiknya, agar lulusan UNESA menjadi lulusan siap pakai di dunia kerja,” urainya. Dirinya menambahkan sarana peralatan ini punya dua tujuan yaitu yang pertama adalah sarana penelitian para dosen untuk jurnal penelitian serta untuk proyek akhir mahasiswa UNESA dengan PLN Distribusi Jawa Timur.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0011-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-23789" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0011-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0011-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0011-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0011-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sementara itu, Dwi Kusnanto  menambahkan, bahwa seluruh peralatan kelistrikkan ini adalah investasi yang tidak murah. “Tidak murah dalam artian tidak ternilai untuk meningkatkan value mahasiswa sebagai SDM siap pakai. Alat &#8211; alat ini semoga bisa membuat mahasiswa semakin akrab dengan peralatan ini, hingga nanti saat mereka sudah terjun ke dunia kerja di bidang kelistrikkan. Harapan kami, mahasiswa UNESA bisa menjadi SDM siap pakai dengan kompetensi yang lebih dari yang lain,” ujarnya. </p>
<p>Acara dilanjutkan dengan site visit ke truk material yang dipersiapkan untuk praktikum Beberapa kegiatan yang akan dilakukan pada praktikum. <strong>(rhm/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">23788</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
