<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>unibraw &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/unibraw/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Jan 2023 10:38:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>unibraw &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>UB Malang Perluas Kerja Sama dengan Gandeng PT Sucofindo</title>
		<link>https://memontum.com/unibraw-malang-perluas-kerja-sama-dengan-gandeng-pt-sucofindo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2023 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[direktur]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[unibraw]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181069</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Universitas Brawijaya (UB) Malang menandatangani nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama, yang dilakukan langsung Rektor Universitas Brawijaya, Prof Widodo dan Direktur Utama PT Sucofindo, Mas Wigrantoro Roes Setiyadi. Pelaksanaan yang berlangsung secara luring dan daring di Gedung Rektorat, Universitas Brawijaya, digelar Kamis (05/01/2023) tadi. Baca Juga : Disampaikan Rektor UB Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Universitas Brawijaya (UB) Malang menandatangani nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama, yang dilakukan langsung Rektor Universitas Brawijaya, Prof Widodo dan Direktur Utama PT Sucofindo, Mas Wigrantoro Roes Setiyadi. Pelaksanaan yang berlangsung secara luring dan daring di Gedung Rektorat, Universitas Brawijaya, digelar Kamis (05/01/2023) tadi.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dugaan-korupsi-tanah-polinema-kuasa-hukum-terdakwa-minta-awan-setiawan-dibebaskan">Dugaan Korupsi Tanah Polinema, Kuasa Hukum Terdakwa Minta Awan Setiawan Dibebaskan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/giliran-bupati-cilacap-terjaring-ott-penyidik-kpk">Giliran Bupati Cilacap Terjaring OTT Penyidik KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/harga-telur-puyuh-melonjak-pedagang-sebut-stok-banyak-diserap-program-mbg">Harga Telur Puyuh Melonjak, Pedagang Sebut Stok Banyak Diserap Program MBG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-daya-beli-masyarakat-pemkab-malang-gelar-pasar-murah-di-kepanjen">Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkab Malang Gelar Pasar Murah di Kepanjen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/program-rt-berkelas-disesuaikan-regulasi-pencairan-kegiatan-nonfisik-dilakukan-usai-lebaran">Program RT Berkelas Disesuaikan Regulasi, Pencairan Kegiatan Nonfisik Dilakukan Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Disampaikan Rektor UB Malang, bahwa kerja sama ini akan diterapkan dalam bidang pendidikan dan penelitian. Serta, untuk peningkatan kualitas sumber daya dan pengembangan bisnis lain.</p>



<p>&#8220;Kerja sama ini juga sekaligus sebagai landasan sejumlah pihak untuk merumuskan kerja sama melalui kegiatan-kegiatan yang tercakup dalam kesepakatan. Tentunya, dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance,&#8221; tegas Rektor UB Malang. Turut hadir pula dalam kegiatan itu, diantaranya pimpinan fakultas, Prof Eko Ganis Sukoharsono, selaku Ketua Pusat Kerja Sama, Direktur Direktorat Kerja Sama dan Internasionalisasi, Karuniawan Puji Wicaksono, Direktur Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni, Agung Sugeng Widodo. <strong>(hms/ub/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181069</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Fisip UB Gelar Pemberdayaan Perempuan di Gedangan</title>
		<link>https://memontum.com/fisip-ub-gelar-pemberdayaan-perempuan-di-gedangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2020 09:16:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Gedangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[unibraw]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121326-fisip-ub-gelar-pemberdayaan-perempuan-di-gedangan</guid>

					<description><![CDATA[Kuatkan Literasi dan Jaringan Memontum Malang &#8211; Untuk menguatkan literasi perempuan, khususnya untuk pemahaman politik, FISIP Universitas Brawijaya dan JPD (Jaringan Perempuan Desa) mengadakan pemberdayaan penguatan politik di Desa Gedangan Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang baru-baru ini. Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah anggota jaringan perempuan desa, ibu-ibu PKK, karang taruna, ikatan pelajar NU serta pemudi desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Kuatkan Literasi dan Jaringan</h2>
<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Untuk menguatkan literasi perempuan, khususnya untuk pemahaman politik, FISIP Universitas Brawijaya dan JPD (Jaringan Perempuan Desa) mengadakan pemberdayaan penguatan politik di Desa Gedangan Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang baru-baru ini.</p>
<p>Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah anggota jaringan perempuan desa, ibu-ibu PKK, karang taruna, ikatan pelajar NU serta pemudi desa Gedangan. Mewakili Kades Gedangan Hendik Krisdiyanto,Sekretaris Gedangan Sutikno membuka kegiatan ini.</p>
<p>&#8220;Ibu-ibu,pemudi desa memang seharusnya diberikan pelatihan-pelatihan pemberdayaan agar semakin mampu secara kualitas SDM, gunanya juga untuk kebaikan dan kemajuan Desa Gedangan, &#8221; ujar Sutikno.</p>
<p>Hal yang tak kalah penting yakni meningkatkan keterlibatan perempuan dalam politik di desa menjadi salah satu upaya penguatan kapasitas politik perempuan.</p>
<p>Sementara itu, Dosen Ilmu Politik Universitas Brawijaya Juwita Hayyuning Prastiwi, S.IP, M.IP mengungkapkan bahwa kegiatan pemberdayaan masyarakat ini merupakan salah satu kewajiban sebagai upaya pengejahwantahan salah satu unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pengabdian kepada Masyarakat.</p>
<p>&#8220;Harapannya dari kegiatan pemberdayaan masyarakat ini ada praktik-praktik pengambilan kebijakan publik yang memperhitungkan kebutuhan perempuan,&#8221; tegas Juvita.</p>
<p>Di kesempatan yang sama, Koordinator Penggerak Jaringan Perempuan Desa, Agnia Addini mengungkapkan bahwa salah satu agenda utama dalam JPD adalah pendidikan politik perempuan. Karena politik bukan hanya menyoal kontestasi kekuasaan, namun juga kesadaran perempuan dalam menentukan pilihan hidupnya yakni turut andil dalam mendorong kebijakan-kebijakan yang berpihak terhadap perempuan.</p>
<p>&#8220;Kerja sama ini sangat baik karena ada keterlibatan lembaga akademis yang juga berkewajiban untuk melakukan pemberdayaan masyarakat,&#8221; terang Agniya seraya menambahkan, selain mengenai politik, agenda tersebut juga memberikan wawasan terkait perempuan dan lingkungan.</p>
<p>Hadir juga sebagai pembicara, Resya Famelasari S.Sos., M.Soc.Sc. Dosen FISIP UB mengatakan, saat ini perempuan harus menggeser paradigma dalam melihat alam, banyak pembangunan yang merusak alam.</p>
<p>&#8220;Desa Gedangan sebagai daerah bagian Malang selatan merupakan wilayah yang kaya akan sumber daya alamnya, dan bisa dibuka pariwisata tanpa harus merusak alam.Kami berharap, perempuan desa menjadi aktor yang tidak hanya sadar namun juga berperan aktif dalam menjaga pelestarian lingkungan, misalkan terkait persoalan sampah popok bayi dan pembalut perempuan yang perlu diminimalisir penggunaanya,&#8221;beber Resya. <strong>(sur/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121326</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Sutiaji Tinjau Lokasi Pelaksanaan UTBK di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-sutiaji-tinjau-lokasi-pelaksanaan-utbk-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2020 02:14:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[unibraw]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Malang]]></category>
		<category><![CDATA[UTBK]]></category>
		<category><![CDATA[walikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118463-walikota-sutiaji-tinjau-lokasi-pelaksanaan-utbk-di-kota-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hari pertama pelaksanaan UTBK di Kota Malang di mulai hari ini. Walikota Malang, H. Sutiaji meninjau langsung kesiapan Universitas Brawijaya Malang dan Universitas Negeri Malang hari Minggu (5/7/2020). &#8220;Kunjungan saya kali ini, untuk memastikan apakah protokol kesehatan Covid-19 telah diterapkan dengan baik, sesuai dengan surat permohonan yang diajukan beberapa waktu lalu,&#8221; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hari pertama pelaksanaan UTBK di Kota Malang di mulai hari ini. Walikota Malang, H. Sutiaji meninjau langsung kesiapan Universitas Brawijaya Malang dan Universitas Negeri Malang hari Minggu (5/7/2020).</p>
<p>&#8220;Kunjungan saya kali ini, untuk memastikan apakah protokol kesehatan Covid-19 telah diterapkan dengan baik, sesuai dengan surat permohonan yang diajukan beberapa waktu lalu,&#8221; ujar Walikota Sutiaji.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118465" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0130-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0130-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0130-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0130-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0130-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Walikota Sutiaji tak ingin UTBK menjadi kluster baru penyebaran Covid-19. Sehingga ia menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan UTBK. Bayangan saya sebelumnya, lanjut Sutiaji ada penumpukan peserta ketika menaiki lift, ternyata sudah difilter dengan baik. Secara keseluruhan sudah bisa diatur dengan bagus.</p>
<p>Walikota Sutiaji meninjau mulai tahapan peserta datang, cuci tangan, di thermo gun, meletakkan tas, menggunakan sarung tangan dan masker medis bukan kain, masuk ruang transit, antrian masuk lift/ruangan, hingga duduk di depan komputer.</p>
<p>“Di FK tadi sudah bagus dan bisa diseragamkan untuk semua gedung. Contohnya di Filkom, ketika transit seharusnya tas sudah tidak dibawa, tinggal masuk ruangan saja. Dan tas tidak boleh ditumpuk, agar tidak terjadi transmisi antar tas,” imbuhnya.</p>
<p>Sutiaji juga menambahkan bahwa penggunaan komputer antara sesi pertama dan sesi kedua dapat bergantian. Artinya komputer yang digunakan pada sesi pertama dan sesi kedua itu berbeda sehingga dapat menghindari transmisi virus melalui komputer, penyemprotan desinfektan pun akan lebih maksimal.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118464" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0131-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0131-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0131-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0131-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200705-WA0131-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Jumlah pendaftar UTBK di UB adalah 19.859 orang, dengan menggunakan 56 ruang lab komputer dan 2.180 komputer yang terbagi ke dalam 17 lokasi di dalam Kampus UB. Dimana penggunaan komputer harus separuh ruangan, seperti 20 komputer hanya dipakai 10 komputer per sesi berdasarkan jarak. Dengan waktu sesi pertama pada pukul 09.00-11.15, dan sesi kedua pada pukul 14.00-16.15 WIB.</p>
<p>Sama halnya dengan pelaksanaan UTBK di Universitas Negeri Malang. Satu ruangan maksimal hanya di isi oleh 15 peserta, dengan tujuan untuk menjaga physical distancing pada masing-masing peserta. Didampingi oleh Komandan Kodim 0833 Kota Malang, Letkol. (Inf) Tommy Anderson, Walikota Sutiaji mengunjungi UM dan berdialog dengan Rektor UM sesaat sebelum sesi kedua pukul. 14.00 WIB di mulai.<strong> (*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118463</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Malang Covid-19: Bilik SiCo Karya Mahasiswa UB, Tembus Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/malang-covid-19-bilik-sico-karya-mahasiswa-ub-tembus-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2020 12:38:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Bilik SiCo]]></category>
		<category><![CDATA[Corona Detector]]></category>
		<category><![CDATA[unibraw]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109859</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dibalik musibah pandemi Covid-19, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB) berkesempatan mengabdikan karyanya dalam upaya pencegahan Covid-19. Tantangan membuat inovasi alat sterilisasi manusia dari virus dan kuman yang diberi nama Bilik Sikat Corona (SiCo) ini, tak hanya diminati Pemkot Malang, Pemprov Jatim dan Kemendagri, namun hampir semua wilayah di Indonesia, seperti Jakarta, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dibalik musibah pandemi Covid-19, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB) berkesempatan mengabdikan karyanya dalam upaya pencegahan Covid-19. Tantangan membuat inovasi alat sterilisasi manusia dari virus dan kuman yang diberi nama Bilik Sikat Corona (SiCo) ini, tak hanya diminati Pemkot Malang, Pemprov Jatim dan Kemendagri, namun hampir semua wilayah di Indonesia, seperti Jakarta, Kalimantan, NTB, NTT dan wilayah lainnya.</p>
<p>Berawal dari permintaan Walikota Sutiaji kepada Tim Percepatan Pembangunan yang dimotori Prof M Bisri, maka tim meminta FT UB membuat alat yang bisa dimanfaatkan untuk mematikan bakteri dan virus di perkantoran maupun ruang publik. Hanya 2-3 hari, sebanyak 20 alat dari target 50 unit harus jadi sebelum dilaunching Jumat (20/3/2020) lalu.</p>
<p><div id="attachment_109861" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-109861" decoding="async" class="size-full wp-image-109861" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG_20200320_133120_resize_90-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Walikota Malang Sutiaji 'disterilkan' di Bilik SiCo. (Adn)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG_20200320_133120_resize_90-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG_20200320_133120_resize_90-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG_20200320_133120_resize_90-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG_20200320_133120_resize_90-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-109861" class="wp-caption-text">Walikota Malang Sutiaji &#8216;disterilkan&#8217; di Bilik SiCo. (Adn)</p></div></p>
<p>&#8220;Seperti penyemprotan disinfektan, alat ini fungsinya untuk mematikan/mengantisipasi bakteri dan virus, dengan memanfaatkan bilik screening SiCo. Menggunakan cairan antiseptik sesuai standar WHO, bukan disinfektan, karena untuk manusia yang diberikan oleh Dinkes Kota Malang,&#8221; jelas dosen Teknik Mesin Dr Sugiarto ST, MT, sebagai dosen pembimbing bersama Dr Eng Eko Siswanto ST, MT.</p>
<p>Teknisnya mudah, lanjut Sugiarto, sebelum masuk ke bilik berukuran 1 x 1 meter dengan ketinggian 2,3 meter, harus di thermal (diukur suhu badan). Kemudian masuk dan disemprot, dimana orang tersebut harus menunduk dan menutup mata, kemudian berputar 360 derajat agar penyemprotan merata, sesuai lamanya tombol ditekan. Usai disemprot, dipersilahkan keluar dari sisi satunya.</p>
<p>&#8220;Panduan SOP cara menggunakan bilik SiCo ditempelkan di salah satu sisi, sehingga siapa pun bisa mengoperasikannya. Itu untuk manual. Untuk otomatis, menggunakan sensor dimana ketika orang tersebut berada di tengah, langsung menyemprot otomatis selama 5-10 detik,&#8221; imbuh Sugiarto, sembari mengingatkan untuk tetap hati-hati dan tidak membawa barang yang bisa memantik api, sebab cairan menggunakan alkohol dan mudah terbakar.</p>
<p>Tujuh asisten laboratorium proses manufaktur 1 yang terlibat adalah mahasiswa Teknik Mesin FT-UB, di antaranya Muhammad Arief Hidayat, Rafi Ramaditya, Syahrizal Maulana, Ferdiansyah Pria Nugroho, Gilang Wisnu Syah Putra, Achmad Alwan Hidayat, dan Vicky Ihz, dituntut bekerja keras. Mereka juga menggandeng santri Ponpes Bahrul Maghfiroh dibawah pengasuhan Prof. M. Bisri, dalam memenuhi pesanan hingga ratusan unit tersebut.</p>
<p><div id="attachment_109862" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-109862" decoding="async" class="size-full wp-image-109862" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG_20200326_164319_compress59-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Proses pembuatan Bilik SiCo. (ist)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG_20200326_164319_compress59-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG_20200326_164319_compress59-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG_20200326_164319_compress59-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG_20200326_164319_compress59-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-109862" class="wp-caption-text">Proses pembuatan Bilik SiCo. (ist)</p></div></p>
<p>&#8220;Pembuatan SiCo ini sederhana, fungsional, dan murah. Sehingga mudah dibuat dan ditiru oleh masyarakat. Harapannya, ketika semua bisa membuat, semakin cepat virus Covid-19 teratasi,&#8221; jelas Syahrizal, mewakili rekan-rekaannya.</p>
<p>Untuk bahan-bahannya, lanjut Syahrizal, cukup mudah. Yaitu besi/aluminium sebagai rangka penyangga, plastik fiber dan plastik biasa untuk penutup dan atap bilik. Untuk biaya bahan pembuatan SiCo manual sekitar Rp 2,5 &#8211; 3 juta, sementara yang otomatis bisa mencapai Rp 5 juta karena lebih spesifik. &#8220;Untuk tangki berbahan fiber mampu menampung cairan alkohol atau etanol 70 persen. Kapasitasnya bervariasi tergantung kebutuhan dan penggunaan,&#8221; imbuh mahasiswa semester 8 asal Gresik ini.</p>
<p><iframe loading="lazy" src="https://www.youtube.com/embed/X2KDmolWRDc" width="750" height="350" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"><span data-mce-type="bookmark" style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" class="mce_SELRES_start">﻿</span></iframe><br />
<strong>Video : Prof Bisri melewati dan disemprot antiseptik di Bilik SiCo. (Adn)</strong></p>
<p>Tak hanya ditempatkan di Balai Kota Malang, SiCo bisa ditemukan hampir semua tempat pelayanan publik dibawah arahan Pemkot Malang. &#8220;Di awal ini, kami menerapkan di 20 titik pelayanan. Di Balai Kota Malang sendiri ada dua bilik ini. Ada juga di kantor dinas Pemkot Malang Jalan Bingkil, Kantor Terpadu Block Office di Kedungkandang, dan pelayanan publik lainnya. Di sana kan mobilitasnya tinggi. Tentunya yang kami perhatikan adalah fasilitas-fasilitas umum,&#8221; papar Kabag Humas Pemkot Malang, M. Nur Widiyanto.</p>
<p>Disebutkan Wiwid, sapaan akrabnya, 50 bilik SiCo pesanan Pemkot Malang ini ditempatkan di beberapa titik lain yang mobilitasnya juga tinggi. &#8220;Beberapa bilik SiCo juga ditempatkan di beberapa puskesmas yang melayani rawat inap serta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang. Tidak ketinggalan, 10 bilik SiCo akan ditempatkan pula di beberapa pasar tradisional di Kota Malang,&#8221; tandas Wiwid.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://memontum.com/109047-kota-malang-luncurkan-bilik-sico-dan-aplikasi-malang-corona-detector" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Kota Malang Luncurkan Bilik SiCo dan Aplikasi Malang Corona Detector</a></p>
<p>Humas Satgas Penanganan Covid-19 Kota Malang, dr. Husnul Muarif, mengatakan cairan antiseptik alkohol/etanol 70 % di bilik SiCo berfungsi membunuh, menghilangkan atau minimal mengurangi virus atau bakteri yang menempel di tubuh seseorang. &#8220;Cukup membantu, bilik SiCo memastikan orang-orang yang melewati tidak terkontaminasi virus,&#8221; jelas dr Husnul, sembari menambahkan tabung di bilik SiCo mampu menampung 15 liter cairan antiseptik, dimana tiga liter bisa menyemprot 80 hingga 90 orang. <strong>(Adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109859</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peserta Ujian SBMPTN dan Daftar Ulang SNMPTN Tumplek Blek</title>
		<link>https://memontum.com/peserta-ujian-sbmptn-dan-daftar-ulang-snmptn-tumplek-blek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 May 2018 13:15:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SBMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[unibraw]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=41787</guid>

					<description><![CDATA[Hindari akses jalan sekitar kampus UB, UM dan UIN &#160; Memontum Kota Malang &#8212; Menjelang pelaksanaan ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 pada Selasa (8/5/2018), ribuan peserta menyerbu beberapa lokasi ujian sehari sebelumnya. Rerata mereka tak ingin salah alamat masuk ruangan saat pelaksanaan SBMPTN. Sebab sebagian besar merupakan warga dari luar kota, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Hindari akses jalan sekitar kampus UB, UM dan UIN</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Menjelang pelaksanaan ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 pada Selasa (8/5/2018), ribuan peserta menyerbu beberapa lokasi ujian sehari sebelumnya. Rerata mereka tak ingin salah alamat masuk ruangan saat pelaksanaan SBMPTN. Sebab sebagian besar merupakan warga dari luar kota, pun warga Malang Raya, yang notabene jarang memasuki kampus atau sekolah tempat pelaksanaan ujian.</p>
<p>&#8220;Saya diantar orang tua untuk melihat tempat ujian. Maklum kami dari Lumajang, dan kemarin sore baru tiba dan menginap di rumah saudara di Malang. Biar saat ujian ga kesulitan menemukan ruangannya, apalagi sampai salah masuk. Toh banyak temannya, kebetulan saya dan 2 teman ini ujiannya di UB, 4 teman lainnya ada yang di UM dan UIN. Ga pa-pa sekarang repot, daripada besok telat ujian,&#8221; ungkap Rara, salah satu peserta ujian rombongan dari Lumajang, ditemui Memo X di UB, Senin (6/7/2018).</p>
<p>Tentunya, antisipasi peserta ini mengikuti pesan yang disampaikan panitia SBMPTN. &#8220;Dihimbau kepada para peserta SBMPTN 2018 agar memastikan lokasi tempat ujiannya sekurang-kurangnya satu hari sebelum tanggal pelaksanaan agar dapat mengikuti ujian secara tepat waktu. Dihimbau agar para peserta mempersiapkan diri sebaik-baiknya dan tidak terbujuk oleh janji-janji dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,&#8221; mengutip pesan Ketua Panitia Pusat SNPMB PTN 2018 Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS� dalam website SBMPTN, sembari ditambahkan catatan hasil seleksi SBMPTN 2018 akan diumumkan pada 3 Juli 2018. �</p>
<p>Sementara itu, para siswa yang telah diterima melalui jalur SNMPTN dipersilahkan daftar ulang di masing-masing PTN tujuan pada 8 Mei 2018 jam 07.00 waktu setempat, dengan membawa persyaratan yang telah ditentukan. Tentunya, bagi masyarakat Malang Raya yang menggunakan akses jalan sekitar kampus tersebut, diharapkan sabar atau memilih alternatif jalan lain agar terhindar dari kemacetan.</p>
<p>Sebagai informasi, untuk pelaksanaan SBMPTN di Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Malang (UM), dan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim ada sekitar 38.890 peserta mengikuti SBMPTN 2018. Jumlah tersebut terdiri dari Saintek 16.310 peserta di UM, Soshum 17.242 peserta di UB, Campuran 3.588 peserta di UIN, dan UTBK dekstop 1.750 peserta, yang terbagi UM 825, UB 745 dan UIN 180 peserta. Dari jumlah tersebut, ada beberapa peserta difabel, diantaranya Saintek 2 orang (Tuna rungu 1 dan Tuna daksa 1), Soshum 8 orang (Tuna netra 2, Tuna rungu 4, Tuna wicara 1, Tuna rungu dan wicara 1), dan Campuran 3 orang (Tuna netra 2, dan Tuna rungu 1). </p>
<p>Ujian tulis dilaksanakan dengan memilih 1 (satu) dari 2 (dua) metode, yaitu Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Dimana pelaksanaan UTBK menggunakan desktop (PC) yang disediakan panitia. Sementara UTBK menggunakan perangkat bergerak (Tablet atau Telepon Pintar) berbasis Android yang dibawa sendiri oleh peserta hanya berlaku di Panlok Bandung. Sementara, peserta yang memilih program studi Ilmu Seni dan/atau Keolahragaan diwajibkan mengikuti Ujian Keterampilan (UK) yang ditentukan oleh masing-masing PTN tujuan pada tanggal 9 Mei 2018 dan/atau 11 Mei 2018. </p>
<p>Materi Ujian Tulis terdiri atas Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) terdiri atas mata uji Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, TPA Verbal, TPA Numerikal, dan TPA Figural; Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek) terdiri atas mata uji Matematika IPA, Biologi, Kimia, dan Fisika; Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) terdiri atas mata uji Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41787</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sido Muncul Gandeng Fakultas Kedokteran UB, Manfaatkan Herbal, Solusi Sehat Ekonomis</title>
		<link>https://memontum.com/sido-muncul-gandeng-fakultas-kedokteran-ub-manfaatkan-herbal-solusi-sehat-ekonomis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 May 2018 17:01:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sido Muncul]]></category>
		<category><![CDATA[unibraw]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=41617</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Saat ini, para praktisi medis dan farmasi terus melakukan penelitian lanjutan mendalami dan membuktikan tingkat keberhasilan obat-obatan herbal, atau biasa disebut herbal medik. Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang herbal terus dilakukan oleh pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat, yaitu saintifikasi jamu, dalam hal ini penelitian berbasis kesehatan melalui herbal. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8212; Saat ini, para praktisi medis dan farmasi terus melakukan penelitian lanjutan mendalami dan membuktikan tingkat keberhasilan obat-obatan herbal, atau biasa disebut herbal medik. Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang herbal terus dilakukan oleh pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat, yaitu saintifikasi jamu, dalam hal ini penelitian berbasis kesehatan melalui herbal. </p>
<p>Untuk itu, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang, menjalin MoU dan menggelar Seminar Herbal bertemakan “Memanfaatkan Obat Herbal Menuju Indonesia Sehat”, di Ruang Auditorium FKUB lantai 6, Sabtu (5/5/2018).</p>
<p><div id="attachment_41620" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://memontum.com/41617-sido-muncul-gandeng-fakultas-kedokteran-ub-manfaatkan-herbal-solusi-sehat-ekonomis/img_20180506_141747-copy" rel="attachment wp-att-41620"><img aria-describedby="caption-attachment-41620" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180506_141747-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Guyon : Dalam pemaparannya, Irwan Hidayat menyelipkan joke hingga membuat peserta tertawa. (ist)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-41620" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180506_141747-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180506_141747-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180506_141747-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180506_141747-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-41620" class="wp-caption-text"><strong>Guyon : Dalam pemaparannya, Irwan Hidayat menyelipkan joke hingga membuat peserta tertawa. (ist)</strong></p></div></p>
<p>Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat mengatakan, seminar herbal Sido Muncul di Malang ini merupakan kali ke-40 sejak 2007. Diharapkan melalui MoU dan seminar ini, civitas akademik kedokteran terdorong untuk terus melakukan penelitian tanaman obat secara ilmiah melalui herbal. Tak hanya bergantung kepada obat modern berbasis kimia, namun dunia kedokteran mendapat wawasan mengenai industri jamu, penelitian pengembangan produk, dan penggunaan jamu untuk pelayanan kesehatan. </p>
<p>&#8220;Seperti halnya minum produk Tolak Angin dalam jangka panjang tidak menimbulkan efek samping, artinya tidak menimbulkan efek toksit bagi organ tubuh, aman dan berkhasiat. Kerjasama penelitian dengan Perguruan Tinggi ini untuk membuktikan bahwa produk kami aman dan berkhasiat. Hasilnya, tahun 2007 Tolak Angin telah mendapatkan sertifikat Obat Herbal Terstandar (OHT) dari Badan POM. Tak hanya itu, produk kami kini mampu menembus pangsa luar negeri, seperti Philipina, Nigeria, Australia, Myanmar, Thailand, Amerika, dan lainnya,&#8221; jelas Irwan, sembari menambahkan dalam 6 bulan ke depan akan mendirikan Herbal Research Centre.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41617</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Tim Robotika FT-UB Melaju ke KRI Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-tim-robotika-ft-ub-melaju-ke-kri-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 May 2018 12:29:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kontes robot]]></category>
		<category><![CDATA[polinema]]></category>
		<category><![CDATA[unibraw]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=41322</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Tim Robotika Universitas Brawijaya (UB) Malang kembali meraih prestasi di ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) Regional IV di Politeknik Negeri Malang (Polinema), Selasa-Rabu (1-3 Mei 2018). Kali ini UB menurunkan 5 tim untuk mengikuti lomba pada 5 divisi dalam KRI. Diantaranya KRAI (Kontes Robot ABU Indonesia), KRPAI (Kontes Robot Pemadam Api [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Tim Robotika Universitas Brawijaya (UB) Malang kembali meraih prestasi di ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) Regional IV di Politeknik Negeri Malang (Polinema), Selasa-Rabu (1-3 Mei 2018). Kali ini UB menurunkan 5 tim untuk mengikuti lomba pada 5 divisi dalam KRI. </p>
<p>Diantaranya KRAI (Kontes Robot ABU Indonesia), KRPAI (Kontes Robot Pemadam Api Indonesai), KRSTI (Kontes Robot Seni Tari Indonesia) dan KRSBI Beroda (Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Kategori Beroda) yang diwakilkan oleh Fakultas Teknik (FT) UB. Sementara KRSBI Humanoid (Kontes Robot Sepak Bola Indonesai Kategori Humanoid) diwakilkan oleh Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) UB.</p>
<p><div id="attachment_41325" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://memontum.com/41322-tiga-tim-robotika-ft-ub-melaju-ke-kri-nasional/img-20180504-wa0105-copy" rel="attachment wp-att-41325"><img aria-describedby="caption-attachment-41325" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180504-WA0105-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="Tim Robotika UB. (ist)" width="650" height="400" class="size-full wp-image-41325" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180504-WA0105-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180504-WA0105-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180504-WA0105-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180504-WA0105-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-41325" class="wp-caption-text"><em><strong>Tim Robotika UB. (ist)</strong></em></p></div></p>
<p>Tak tanggung-tanggung, tim Robotika UB berhasil memborong 4 prestasi, diantaranya juara 2 KRSBI Beroda, juara 2 KRSTI, dan KRPAI juara 3 sekaligus KRPAI Strategi Terbaik. Secara otomatis, 3 tim divisi UB ini bakal melaju ke kancah nasional yang rencananya dihelat di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada 10-14 Juli 2018. Sebab secara regulasi, 3 besar tiap divisi dalam regional berhak melaju ke tingkat nasional untuk berebut posisi mewakili Indonesia di tingkat Internasional.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, meski awalnya ada beberapa kendala dalam tahap Test Area, akhirnya kami berhasil melaju ke final. Meski hanya 3 dari 5 tim atau divisi, yaitu BHATARA WIJAYA (KRPAI), NAKULA-NAYAKA (KRSTI), dan  ENSPARTAN (KRSBI Beroda). Sementara INVICTO (KRAI) dan ATOM (KRSBI Humanoid) belum beruntung,&#8221; jelas Tri Wahyu Prabowo, ketua divisi Robotika dari Teknik Elektro FT  UB, kepada Memo X.</p>
<p>Wahyu menjelaskan, keberhasilan ini berbekal pengalaman kompetisi tahun lalu dengan mempelajari kinerja tiap robot dari tim pesaing, Tim Robotika UB telah menyiapkan strategi khusus. &#8220;Dari pengalaman kemarin, kami menerapkan strategi baru. Hanya saja kami terkendala terkait komponen lama yang kami gunakan. Karena biaya yang besar, kami coba cara kanibal komponen lama yang diambil dari robot yang diperlombakan tahun lalu. Kalau terpaksa ada yang perlu diganti, ya terpaksa beli baru,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FT UB, Dr. Eng. Denny Widhianuriyawan, ST, MT menunjukkan dukungannya dengan mendampingi tim berlomba. &#8220;Tentu kami inginkan yang terbaik bagi tim Robotika UB. Fakultas Teknik akan mendukung sampai kompetisi nasional mendatang. Syukur-syukur lolos mewakili Indonesia di kancah internasional,&#8221; ungkap pria asal Ponorogo ini. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41322</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Budaya Penelitian, IAI-KAPd Gelar Konferensi Regional Akuntansi V</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-budaya-penelitian-iai-kapd-gelar-konferensi-regional-akuntansi-v</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 May 2018 12:19:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[akutansi]]></category>
		<category><![CDATA[IAI-KAPd]]></category>
		<category><![CDATA[Konferensi Regional]]></category>
		<category><![CDATA[unibraw]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=41081</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Guna mendorong dan membangun budaya penelitian dan publikasi di kalangan pendidik khususnya anggota Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI-KAPd) Wilayah Jawa Timur menyelenggarakan Konferensi Regional Akuntansi (KRA) V Tahun 2018, di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya (UB) Malang, selama 2 hari, Kamis-Jumat (3-4/5/2018). Kali ini KRA didukung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Guna mendorong dan membangun budaya penelitian dan publikasi di kalangan pendidik khususnya anggota Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI-KAPd) Wilayah Jawa Timur menyelenggarakan Konferensi Regional Akuntansi (KRA) V Tahun 2018, di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya (UB) Malang, selama 2 hari, Kamis-Jumat (3-4/5/2018). Kali ini KRA didukung 36 PTN dan PTS se-Jawa Timur. </p>
<p>Ketua IAI-KAPd Wilayah Jatim, Prof Dr Dian Agustia SE, MSi, Ak, CMA, CA, mengatakan kegiatan ini merupakan sumbangsih dari Ikatan Akuntan Pendidik di Jawa Timur untuk membangun budaya penelitian dan publikasi. Menurutnya, semangat membudayakan riset dan publikasi, sesuai dengan visi Kemenristekdikti untuk membangun budaya dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian, sehingga publikasi Indonesia bisa melebihi target yang telah ditentukan.</p>
<p><div id="attachment_41084" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://memontum.com/41081-tingkatkan-budaya-penelitian-iai-kapd-gelar-konferensi-regional-akuntansi-v/img-20180503-wa0034-copy" rel="attachment wp-att-41084"><img aria-describedby="caption-attachment-41084" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180503-WA0034-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Ketua IAI-KAPd Wilayah Jatim, Prof Dr Dian Agustia SE, MSi, Ak, CMA, saat menjawab anak media. (rhd) " width="650" height="366" class="size-full wp-image-41084" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180503-WA0034-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180503-WA0034-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180503-WA0034-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180503-WA0034-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-41084" class="wp-caption-text"><em><strong>Ketua IAI-KAPd Wilayah Jatim, Prof Dr Dian Agustia SE, MSi, Ak, CMA, saat menjawab anak media. (rhd) </strong></em></p></div></p>
<p>Dian berharap, melalui KRA V ini para dosen dan peneliti dapat memperoleh input yang bermanfaat guna menyempurnakan artikel akademiknya, untuk selanjutnya dipublikasikan. &#8220;Diharapkan penelitiannya nanti akan diakhiri dengan publikasi di berbagai jurnal akreditasi nasional dan internasional sebagai wujud konkrit upaya membangun budaya penelitian dan publikasi,” jelas Dian Agustia usai pembukaan KRA V.</p>
<p>Bertemakan Contemporary Crisis in Accounting : Dealing with Energy Sustainability and Financial Technology, yang menjadi trending topic di 2018, serta beberapa tahun terakhir. Kali ini menghasilkan 165 paper yang lolos dari 220 paper yang masuk, dan 5 diantaranya dipresentasikan di kelas internasional dengan Bahasa Inggris. “Ini merupakan perkembangan yang luar biasa untuk partisipasi dari seluruh akuntan pendidik di Jawa Timur,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Dekan FEB UB, Nurkholis PhD Ak CA mengapresiasi KRA V, dimana FEB UB didapuk sebagai tuan rumah kali ini. &#8220;Pelaksanaan KRA V ini sebagai salah satu upaya bidang penelitian yang dapat mengantarkan kami menuju Fakultas Ekonomi dan Bisnis terbaik di Asia Tenggara,” jelas Nurkholis. </p>
<p>Sementara itu, Ketua Panitia RKA V, Yeney W. Prihatiningtias menyatakan KRA V kali ini ada suasana yang berbeda karena dari 165 paper yang lolos seleksi diketahui ada lima paper yang menggunakan bahasa Inggris. &#8220;Ada 160 peserta yang sudah confirm dimana ada yang mengirimkan paper dan ada yang non paper. KRA ini akan dilaksanakan selama dua hari,&#8221; ungkap Yeney. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41081</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Aliansi Brawijaya Menggugat Kebijakan Rektorat dan Senat UB</title>
		<link>https://memontum.com/aliansi-brawijaya-menggugat-kebijakan-rektorat-dan-senat-ub</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 May 2018 11:35:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Demo]]></category>
		<category><![CDATA[hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[unibraw]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=40637</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei, ratusan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) yang tergabung dalam Aliansi Brawijaya Menggugat Jilid II melakukan aksi demo di depan Rektorat UB, Rabu (2/5/2018). Menurut mereka, Universitas Brawijaya yang telah berdiri sejak tahun 1963 ini, menyimpan banyak permasalahan. Demo ini menyoroti beberapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei, ratusan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) yang tergabung dalam Aliansi Brawijaya Menggugat Jilid II melakukan aksi demo di depan Rektorat UB, Rabu (2/5/2018). Menurut mereka, Universitas Brawijaya yang telah berdiri sejak tahun 1963 ini, menyimpan banyak permasalahan. </p>
<p>Demo ini menyoroti beberapa kebijakan UB yang dinilai mahasiswa kurang terbuka, transparan, dan hal lainnya yang dinilai belum terlaksana secara maksimal. Hal tersebut tentunya bertolak belakang dengan tujuan bangsa dan negara untuk mewujudkan kecerdasan kehidupan bangsa. </p>
<p><a href="https://memontum.com/40637-aliansi-brawijaya-menggugat-kebijakan-rektorat-dan-senat-ub/img-20180502-wa0059-copy" rel="attachment wp-att-40640"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180502-WA0059-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-40640" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180502-WA0059-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180502-WA0059-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180502-WA0059-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180502-WA0059-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Dari banyaknya permasalahan tersebut, mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Brawijaya Menggugat Jilid II mengklasifikasi 6 tuntutan, diantaranya Pertama, menuntut pemberian legitimasi kepada mahasiswa vokasi untuk mengawal dan menyelesaikan permasalahan vokasi; Kedua, menolak PTN-BH UB dan menuntut pemberian transparansi informasi kajian dari tim khusus PTN-BH UB; Ketiga, menuntut untuk meningkatkan infrastruktur, pelayanan, dan pendidikan yang lebih inklusif; </p>
<p>Dilanjutkan, Keempat, menuntut transparansi progres  perizinan PSDKU, pembangunan, dan aliran dana UB Kampus 3 Kediri; Kelima, menuntut meningkatkan sistem keamanan dan fasilitas penunjang sarana pendidikan di UB; dan Keenam, menolak kredit pendidikan berbunga.</p>
<p>Sekitar belasan perwakilan dari tiap Fakultas menemui jajaran Rektorat dan Senat UB untuk menyampaikan tuntutan tersebut,  yang dilakukan secara tertutup di Aula gedung Rektorat UB lantai 7. Hingga berita ini ditulis, masih belum diketahui apakah semua tuntutan mahasiswa tersebut disetujui oleh jajaran Rektorat dan Senat UB. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">40637</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
