<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>unik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/unik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 21 Jul 2023 11:03:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>unik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Cara Unik Bupati Arifin Pahamkan Kebermanfaatan Fasum, Ajak Jajaran Gunakan Kursi Roda dan Stroller</title>
		<link>https://memontum.com/cara-unik-bupati-arifin-pahamkan-kebermanfaatan-fasum-ajak-jajaran-gunakan-kursi-roda-dan-stroller</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 11:03:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[ajak]]></category>
		<category><![CDATA[arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[cara]]></category>
		<category><![CDATA[fasum]]></category>
		<category><![CDATA[gunakan]]></category>
		<category><![CDATA[jajaran]]></category>
		<category><![CDATA[kebermanfaatan]]></category>
		<category><![CDATA[kursi]]></category>
		<category><![CDATA[pahamkan]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[roda]]></category>
		<category><![CDATA[stroller]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193883</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengajak seluruh jajarannya mencoba fasilitas umum yang dimiliki Pemerintah Daerah. Tidak hanya itu, pejabat di lingkup Pemkab Trenggalek, pun juga diwajibkan membawa kursi roda dan stroller. Tujuan yang dilakukan Bupati Arifin itu, adalah untuk bisa merasakan pengalaman sebagai pengguna fasilitas umum tersebut. Dengan begitu, pejabat atau dinas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengajak seluruh jajarannya mencoba fasilitas umum yang dimiliki Pemerintah Daerah. Tidak hanya itu, pejabat di lingkup Pemkab Trenggalek, pun juga diwajibkan membawa kursi roda dan stroller.</p>



<p>Tujuan yang dilakukan Bupati Arifin itu, adalah untuk bisa merasakan pengalaman sebagai pengguna fasilitas umum tersebut. Dengan begitu, pejabat atau dinas terkait, bisa merasakan fasilitas yang dibangun dan apakah sesuai dengan fungsi atau peruntukannya.</p>



<p>Tidak hanya itu, kegiatan yang dilakukan Bupati Arifi ini, juga dimaksudkan untuk mengenali masalah. Apakah, ada kekurangan atau tidak dan kondisinya seperti apa. Dengan merasakan sendiri itu, diharapkan mereka menjadi tahu kondisi dan kebutuhan yang diperlukan saat ini. Sehingga, masyarakat dapat benar-benar bisa merasakan kebermanfaatan pembangunan yang ada.</p>



<p>&#8220;Agenda hari ini, kita Coffee Morning sambil jalan-jalan. Kita ngecek fasilitas publik yang mungkin perlu pembenahan. Seperti trotoar, itu harus ada bidang miring. Makanya, teman-teman kita minta bisa merasakan user experience atau pengalaman sebagai pengguna,&#8221; kata Bupati Arifin, Jumat (21/07/2023) siang.</p>



<p>Para pejabat pemangku kebijakan dari berbagai organisasi Pemerintah Daerah ini, diajak Bupati Trenggalek untuk berkeliling di sejumlah fasilitas umum (fasum).Di beberapa titik Fasum di Kota Keripik Tempe, mereka mencoba secara langsung menggunakan kursi roda hingga mendorong stroler.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kita tadi ke pasar, kemudian pergi ke sekolah, ke masjid dan fasilitas umum lainnya. Kita bisa membangun namun kemudian perawatannya kita tidak menganggarkan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Selain penyempurnaan, paparnya, proses perawatan berkala juga penting. Sehingga, dibutuhkan dukungan anggaran yang mencukupi.</p>



<p>Tidak hanya itu, pembenahan di beberapa titik juga perlu perluasan sosialisasi fungsi sejumlah Fasum yang telah dibangun pemerintah setempat. &#8220;Kadang fasilitas umum yang kita bangun sudah tidak berfungsi. Kita punya water-water tapping. Orang bisa langsung bisa minum air di taman-taman kita. Tetapi karena tidak ada sosialisasi, orang tidak ngerti apa itu fungsinya dan akhirnya belum termanfaatkan dengan baik. Selain itu, ini juga edukasi kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga,&#8221; terang suami Novita Hardiny ini.</p>



<p>Selain memanfaatkan kegiatan Coffee Morning untuk evaluasi kegiatan rutin pemerintah, Bupati Trenggalek mencoba memanfaatkan kegiatan ini untuk mengevaluasi fasilitas umum yang dimiliki. Mas Ipin-sapaan akrabnya menegaskan, pada dasarnya menjaga fasilitas umum dan ruang publik bukan hanya tugas pengelola. Melainkan, menjadi tanggung jawab bersama, termasuk pengguna fasilitas tersebut.</p>



<p>&#8220;Jadi, selain hari ini kita mencoba sekaligus mengevaluasi beberapa fasum yang dimiliki Pemerintah Daerah, kita berharap masyarakat umum juga ikut menggunakan dan menjaga tempat &#8211; tempat ini dengan baik. Utamanya, bisa lebih cermat dalam mematuhi aturan khusus bagi pengguna kursi roda maupun fasilitas untuk penyandang disabilitas,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193883</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Konsep Unik dari Kafe Bohemian Kota Malang, Beli Kopi Dibayar Buku</title>
		<link>https://memontum.com/konsep-unik-dari-kafe-bohemian-kota-malang-beli-kopi-dibayar-buku</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Mar 2022 10:55:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Cafe]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=165844</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pesan atau beli kopi dibayar buku, adalah hal yang tak biasa ditemukan hampir di setiap kafe yang ada di Kota Malang, dan tentunya Indonesia. Namun, berbeda dengan Kafe Bohemian di Jalan Manggis No 2, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, yang justru melakukan hal unik tersebut. Kafe yang berdiri sejak tahun 2016, ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pesan atau beli kopi dibayar buku, adalah hal yang tak biasa ditemukan hampir di setiap kafe yang ada di Kota Malang, dan tentunya Indonesia. Namun, berbeda dengan Kafe Bohemian di Jalan Manggis No 2, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, yang justru melakukan hal unik tersebut.</p>



<p>Kafe yang berdiri sejak tahun 2016, ini memiliki konsep yang berbeda dengan kafe pada umumnya, yaitu menerapkan perpustakaan agar pengunjung dapat ngopi sambil membaca buku secara gratis. Owner Kafe Bohemian, Gita Adi Tamtama, mengungkapkan selain membaca buku, para pengunjung dapat melakukan barter antara buku dengan menu pilihan mereka di kafe tersebut.</p>



<p>“Untuk bukunya, bukan sembarang buku yang kita terima untuk barter. Akan ada kurasi-kurasi yang sekiranya, ketika bukunya dijadikan koleksi perpustakaan kafe kami, maka orang lain (para pengunjung) juga bisa menikmati,” ungkapnya.</p>



<p>Untuk koleksi buku sendiri, dirinya menjelaskan, sangat random. Selama, itu bisa memberikan ruang literasi bagi para pengunjung. &#8220;Untuk jenis bukunya bebas. Bisa buku novel, ilmu pengetahuan, bisnis, pendidikan dan lainnya, selama itu memberikan sisi positif bagi para pembaca,” jelasnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>Adi Tamtama juga menegaskan, tujuan awal konsep membuka kafe dengan perpustakaan, ini karena buku dianggap sebagai pelarian yang positif. &#8220;Daripada pelarian-pelarian yang lain, lebih baik membaca buku saja. Karena sumber ilmu adalah buku,” terangnya.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya menjelaskan, untuk nama kafe sendiri, memakai nama Bohemian, karena diambil dari salah satu pergerakan atau suku yang ada di daerah Eropa Timur. &#8220;Yang kita ambil itu adalah filosofi Bohemian. Itu adalah pergerakan masyarakat yang ingin keluar dari hingar-bingarnya perkotaan. Tahun-tahun generasi bunga itu maraknya gerakan-gerakan yang tidak setuju dengan kapitalisme,” terangnya.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya mengatakan, usaha kafe yang dibuka selama kurang lebih 6 tahun tersebut, dikunjungi oleh para pengunjung dari berbagai kalangan. &#8220;Sebelum pandemi, rata-rata usia pengunjung yang datang itu dari usia 17 tahun hingga 40-an tahun. Namun setelah pandemi, rata-rata anak kuliahan usia 20-an tahun hingga 40-an tahun,” imbuhnya. <strong>(mg2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165844</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jamur Unik di Tengah Makam, Bikin Heboh warga Mojan</title>
		<link>https://memontum.com/jamur-unik-di-tengah-makam-bikin-heboh-warga-mojan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jul 2018 11:33:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[jamur]]></category>
		<category><![CDATA[makam]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/48822-jamur-unik-di-tengah-makam-bikin-heboh-warga-mojan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Sebuah fenomena unik terjadi di sebuah makam keluarga yang berada di Lingkungan Mojan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang-Jember, Rabu (25/7/2018). Pasalnya secara tiba-tiba muncul sebuah jamur berwarna putih besar di tengah salah satu makam tersebut. Masyarakat sekitar pun takjub, karena menurut mereka jika muncul sebuah jamur tidak mungkin berdiameter besar dan hanya bertahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Sebuah fenomena unik terjadi di sebuah makam keluarga yang berada di Lingkungan Mojan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang-Jember, Rabu (25/7/2018). Pasalnya secara tiba-tiba muncul sebuah jamur berwarna putih besar di tengah salah satu makam tersebut.</p>
<p>Masyarakat sekitar pun takjub, karena menurut mereka jika muncul sebuah jamur tidak mungkin berdiameter besar dan hanya bertahan hidup selama kurang lebih beberapa minggu.</p>
<p>Namun jamur yang menjadi viral tersebut, hidup selama dua bulan lebih dan kini berdiameter semakin besar dan menyerupai bunga teratai dan memiliki ukiran seperti batik.  </p>
<p>Ketua RW 02 Lingkungan Mojan Muhammad Arik Surya Putranto menyampaikan, sekitar dua bulan lalu, secara tiba-tiba muncul jamur di tengah makam, yang awal mulanya hanya berdiamter kecil.</p>
<p>Arik saat dikonfirmasi Memo x menyatakan, “Kebetulan makam ini, adalah makam keluarga istri saya. Kemudian jamur itu tumbuh tepat ditengah makam nenek istri saya sekitar bulan puasa kemarin. Kata pakdenya istri saya awalnya kecil dan semakin membesar,” ujarnya.</p>
<p>Dirinya pun awalnya tidak merasa aneh dengan munculnya jamur tersebut. Pasalnya jamur yang diketahui olehnya itu, hanya tumbuh hidup paling lama beberapa minggu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">48822</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bayi Kembar 3 Lahir Sehat dan Normal</title>
		<link>https://memontum.com/bayi-kembar-3-lahir-sehat-dan-normal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Feb 2018 13:46:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/28702-bayi-kembar-3-lahir-sehat-dan-normal</guid>

					<description><![CDATA[Berat di Atas 2 Kg, Panjang di atas 44 cm &#160; Memontum Kota Malang &#8212; Umumnya, bayi kembar 2 lahir dengan kondisi kesehatan bervariasi, ada yang normal dan dibawah normal. Bagi pasangan suami istri (pasutri) yang mendapat bayi kembar, apalagi kembar 3, tentunya sebuah rizky besar yang jarang didapat oleh pasutri pada umumnya. Kebahagiaan ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Berat di Atas 2 Kg, Panjang di atas 44 cm</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8212; Umumnya, bayi kembar 2 lahir dengan kondisi kesehatan bervariasi, ada yang normal dan dibawah normal. Bagi pasangan suami istri (pasutri) yang mendapat bayi kembar, apalagi kembar 3, tentunya sebuah rizky besar yang jarang didapat oleh pasutri pada umumnya. Kebahagiaan ini dirasakan pasangan Iman Galih Prasetyanto (33) dan Siti Mudaliana (33), yang mendapatkan amanah 3 anak perempuan yang sehat, cantik, dan normal sekaligus.</p>
<p>Pasutri yang telah memiliki anak laki-laki, Giri Prasetyanto (2), kini mendapat lagi amanah Sandhya Kaluna Prasetyanto (berat 2.430 gram, panjang 45 cm, lahir 6.25 WIB), Trisha Kalyna Prasetyanto (berat 2.180 gram, panjang 45 cm, lahir 6.26 WIB), dan Salasika Kamaniya Prasetyanto (berat 2.110 gram, panjang 46 cm, lahir 6.27 WIB), yang lahir di RSIA Melati Husada, jalan Kawi 32-34 Malang, Sabtu (24/2/2018).</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah kondisinya normal dan sehat semua. Genap 37 minggu. Uniknya meski masih bayi, mereka saling mengerti dan tertib mau gantian saat minum ASI,&#8221; jelas Siti, yang berprofesi ASN UPT Materia Medica Batu, Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, kepada Memo X, di ruang Kaliandra 1-2.</p>
<p>Warga jalan Lesti, Ngaglik, Batu ini mengaku mendapatkan nama ketiga anaknya dari teman diklat di Bogor, yang berdinas di Balai Pelestarian Nilai Budaya Pusat. &#8220;Nama itu dari bahasa jawa kuno yang memiliki makna yang baik. Cuma artinya saya lupa. Kami mempersiapkan nama tersebut, karena kami sudah tahu akan lahir kembar 3 sejak usia 8 minggu. Meski awalnya, saat 4 minggu kami tahunya kembar 2. Hingga segala persiapan sudah matang, termasuk operasi caesar karena ada lilitan yang menyebabkan sungsang,&#8221; jelas Siti, yang saat itu ditemani Unik Purwaningtyas (Kasubag TU UPT Materia Medica Batu) dan Selvy Anggraeni, temen satu kontrakan dan satu kantornya.</p>
<p>Perempuan asli Lamongan ini, mengaku masih bingung tentang perawatannya. Sebab Siti tinggal di Batu bersama si sulung karena pekerjaannya. Demikian pula sang suami menetap di Gresik karena bekerja di PT Wilmar, Gresik. &#8220;Dijalani saja, namanya rejeki. Kami pasrah saja sama yang memberi rejeki,&#8221;  jelasnya.</p>
<p>Disinggung tentang firasat akan momongan kembar 3, Siti mengaku tak mengalaminya. &#8220;Ga ada firasat apa-apa. Hanya awalnya waktu itu sebel aja sama suami, ga mau didekati. Bukan hanya awal, bahkan saat mau melahirkan. Untuk makanan, saya bisa makan apapun tanpa pantangan. Saya sempat mengalami bedrest di RS Baptist Batu selama 3 hari, karena flek dan pendarahan di minggu 30-31. Mungkin bisa jadi capek, kakaknya masih manja pingin nenen, padahal seharusnya sudah disapih,&#8221; ungkap Siti.</p>
<p>Pasien yang dirujuk dr Subandi, Sp.Og, dari Batu ke RSIA Melati Husada ini mengaku sangat menikmati proses persalinannya. &#8220;Enak, ga terasa seperti di rumah sakit. Malah seperti di hotel. Makanannya tak membosankan. Apapun dilayani dengan ramah oleh perawat dan dokter,&#8221; tukas Siti.</p>
<p>Sementara itu, Direktur RSIA Melati Husada jalan Kawi, dr Shinta Dwi Puspitasari, mengatakan kondisi pasien ibu dan anak sangat sehat dan normal. Sebab menurut catatan, terakhir bayi kembar 3 lahir di RSIA Melati Husada pada Januari 2017, dengan kondisi berat badan rata-rata sekitar 1,5 kilogram atau dibawah 2 kilogram, seperti beberapa kasus umumnya.</p>
<p>&#8220;Pasien masuk Jum&#8217;at malam atas rujukan dr Subandi, Sp.Og. Meski kembar 3 melalui operasi caesar karena ada lilitan dan sungsang, mereka lahir sehat dan normal dengan kondisi berat badan dan panjang normal. Tidak ada perlakuan layaknya prematur. Direncanakan hari Sabtu jam 5 pagi, yang ditangani oleh tim 8 orang dokter dan paramedis. Seminggu sebelumnya diberikan rekomendasi maturasi paru, agar bayi sehat,&#8221; jelas dr. Shinta, didampingi Humas RSIA Melati Husada, Adrian Eko.</p>
<p>Disinggung tentang biaya persalinan, pasien ibu dan anak ditanggung pihak BPJS. Meski anak keempat atau bayi kembar ketiga, ditanggung secara mandiri, diluar paket keluarga hingga anak ketiga. &#8220;Diperkirakan mereka akan dirawat seminggu, tergantung kondisi pasien. Setelah pulang, kami akan memberikan layanan Homecare, yaitu dikunjungi ke rumah 3 kali, untuk perawatan dan pengawasan kepada ibu dan bayi,&#8221; jelas dr Shinta, sembari menambahkan RSIA Melati Husada jalan Kawi dilengkapi 36 bed untuk rawat inap, 2 kamar operasi, 3 UGD, 3 kamar bersalin, dan 2 kamar ruang recovery (RR). <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28702</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Unik, Pasar Buah Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/unik-pasar-buah-kecamatan-klakah-kabupaten-lumajang-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Feb 2018 05:00:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Buah Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/7632-infrastruktur-desa-padomasan-harus-diutamakan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang&#8212;Apabila anda bertandang ke Pasar Klakah di Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang di pagi hari anda akan menyaksikan sebuah pemandangan yang cukup unik dan menarik, ratusan sepeda motor berjejer rapi dengan membawa hasil bumi. Pasar klakah terletak di Desa Mlawang Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang, Pasar klakah ini mulai ramai sejak dini hari sekitar pukul 05:00 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang&#8212;</strong>Apabila anda bertandang ke Pasar Klakah di Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang di pagi hari anda akan menyaksikan sebuah pemandangan yang cukup unik dan menarik, ratusan sepeda motor berjejer rapi dengan membawa hasil bumi.</p>
<p>Pasar klakah terletak di Desa Mlawang Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang, Pasar klakah ini mulai ramai sejak dini hari sekitar pukul 05:00 wib, berbagai hasil pertanian masyarakat dijajakan dipasar ini<br />
mulai dari berbagai macam jenis buah pisang, nangka, alpukat, durian, rambutan, kelapa muda dan buah lainnya.</p>
<p><a href="http://www.memontum.com/28194-finger-print-untuk-presiden-ribuan-paud-peringati-hari-gizi-nasional/img-20180224-wa0027-copy" rel="attachment wp-att-28199"></a> <a href="http://www.memontum.com/28194-finger-print-untuk-presiden-ribuan-paud-peringati-hari-gizi-nasional/img-20180224-wa0029-copy" rel="attachment wp-att-28200"></a></p>
<p>Dipasar ini kita juga bisa menemukan banyak buah labu di jual oleh petani, selain itu ada juga singkong yang dijual, namun menariknya beberapa komoditi seperti singkong dijual tidak perkilo dipasar ini, akan tetapi singkong tersebut dijual per Sak sama seperti buah alpukat.</p>
<p>Bila kita datang langsung ke pasar Klakah dipagi hari kita akan mendapatkan harga yang jauh lebih murah karena kita akan bertransaksi langsung dengan petani, namun jika sudah siang hari harga sudah berubah karena yang menjual sudah pedagang yang tiap hari berada dipasar klakah.</p>
<p>Untuk mendapatkan buah yang bagus dan murah kita harus pintar memilih dan menawar harga yang ditawarkan oleh petani maupun pedagang dipasar tersebut.</p>
<p>Kepala Pasar Klakah, Majuri, saat dikonfirmasi Memontum.com, Sabtu (24/2/2018) mengatakan, pasar klakah mulai ramai pada pukul 05:00 hingga pukul 08:00 wib.</p>
<p>&#8220;Mulah pukul 05:00 sampai pukul 08:00 pasar ini ramai dengan masyarakat yang menjual buah, hasil pertanian mereka,&#8221; terangnya.(adi/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7632</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Unik, Pasar Buah Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/unik-pasar-buah-kecamatan-klakah-kabupaten-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Feb 2018 05:00:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Buah Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=28212</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang&#8212;Apabila anda bertandang ke Pasar Klakah di Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang di pagi hari anda akan menyaksikan sebuah pemandangan yang cukup unik dan menarik, ratusan sepeda motor berjejer rapi dengan membawa hasil bumi. Pasar klakah terletak di Desa Mlawang Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang, Pasar klakah ini mulai ramai sejak dini hari sekitar pukul 05:00 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang&#8212;</strong>Apabila anda bertandang ke Pasar Klakah di Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang di pagi hari anda akan menyaksikan sebuah pemandangan yang cukup unik dan menarik, ratusan sepeda motor berjejer rapi dengan membawa hasil bumi.</p>
<p>Pasar klakah terletak di Desa Mlawang Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang, Pasar klakah ini mulai ramai sejak dini hari sekitar pukul 05:00 wib, berbagai hasil pertanian masyarakat dijajakan dipasar ini<br />
mulai dari berbagai macam jenis buah pisang, nangka, alpukat, durian, rambutan, kelapa muda dan buah lainnya.</p>
<p><a href="https://memontum.com/28194-finger-print-untuk-presiden-ribuan-paud-peringati-hari-gizi-nasional/img-20180224-wa0027-copy" rel="attachment wp-att-28199"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-28199" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180224-WA0027-copy.jpg?resize=500%2C375&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="375" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180224-WA0027-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180224-WA0027-copy.jpg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180224-WA0027-copy.jpg?resize=200%2C150&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /></a> <a href="https://memontum.com/28194-finger-print-untuk-presiden-ribuan-paud-peringati-hari-gizi-nasional/img-20180224-wa0029-copy" rel="attachment wp-att-28200"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-28200" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180224-WA0029-copy.jpg?resize=500%2C375&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="375" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180224-WA0029-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180224-WA0029-copy.jpg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180224-WA0029-copy.jpg?resize=200%2C150&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Dipasar ini kita juga bisa menemukan banyak buah labu di jual oleh petani, selain itu ada juga singkong yang dijual, namun menariknya beberapa komoditi seperti singkong dijual tidak perkilo dipasar ini, akan tetapi singkong tersebut dijual per Sak sama seperti buah alpukat.</p>
<p>Bila kita datang langsung ke pasar Klakah dipagi hari kita akan mendapatkan harga yang jauh lebih murah karena kita akan bertransaksi langsung dengan petani, namun jika sudah siang hari harga sudah berubah karena yang menjual sudah pedagang yang tiap hari berada dipasar klakah.</p>
<p>Untuk mendapatkan buah yang bagus dan murah kita harus pintar memilih dan menawar harga yang ditawarkan oleh petani maupun pedagang dipasar tersebut.</p>
<p>Kepala Pasar Klakah, Majuri, saat dikonfirmasi Memontum.com, Sabtu (24/2/2018) mengatakan, pasar klakah mulai ramai pada pukul 05:00 hingga pukul 08:00 wib.</p>
<p>&#8220;Mulah pukul 05:00 sampai pukul 08:00 pasar ini ramai dengan masyarakat yang menjual buah, hasil pertanian mereka,&#8221; terangnya.(adi/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28212</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Heboh&#8230; Sapi Berkepala Dua Muncul di Jember</title>
		<link>https://memontum.com/heboh-sapi-berkepala-dua-muncul-di-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Dec 2017 06:57:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[heboh !]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/11254-heboh-sapi-berkepala-dua-muncul-di-jember</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8212; Gempar informasi sapi berkepala dua lahir di Desa Pondok Joyo, Kecamatan Semboro, Jember setelah salah seorang warga ber-akun Nur Husni mengunggah kejadian aneh tersebut di facebook. Bayi sapi yang lahir pada Kamis (6/12/2017) dini hari ini, milik warga RT/RW 1/10 Dusun Songon, Desa Pondok Joyo, Kecamatan Semboro, Jember, atas nama Kusnadi (56). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8212; Gempar informasi sapi berkepala dua lahir di Desa Pondok Joyo, Kecamatan Semboro, Jember setelah salah seorang warga ber-akun Nur Husni mengunggah kejadian aneh tersebut di facebook. Bayi sapi yang lahir pada Kamis (6/12/2017) dini hari ini,  milik warga RT/RW 1/10 Dusun Songon, Desa Pondok Joyo, Kecamatan Semboro, Jember, atas nama Kusnadi (56). Saat lahir,  sapi itu memiliki keanehan fisik, yaitu kepalanya bercabang 2, sedang tubuh lainnya normal. </p>
<p>Merasa kaget dan setengah ketakutan, pemilik saat itu juga melaporkan kejadian aneh ini,  kepada pihak perangkat desa dan Kepala Desa Pondok Joyo, H Didik Saenulah. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171207-WA0175-copy.jpg?resize=650%2C450&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="450" class="aligncenter size-full wp-image-11264" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171207-WA0175-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171207-WA0175-copy.jpg?resize=300%2C208&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171207-WA0175-copy.jpg?resize=600%2C415&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171207-WA0175-copy.jpg?resize=200%2C138&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Setelah itu, pihak desa juga berkoordinasi dengan 2 Pilar Kecamatan Semboro dan mendatangi lokasi sapi tersebut melahirkan. &#8220;Memang aneh sekali, baru sekali ini ada sapi berkepala dua bertubuh satu, &#8220;ucap Kepala Desa Pondok Joyo, Didik menuturkan. </p>
<p>Dirinya juga menambahkan tak selang beberapa lama setelah dilahirkan, anak sapi unik tersebut mati. Pemilik sapi kepala dua Kusnadi awalnya tidak menyangka jika sapinya mendapat kelainan. Ini menyebabkan warga sekitar gempar dan sapinya menjadi ajang berfoto sebelum mati. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171207-WA0176-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Sapi berkepala dua milik Kusnadi warga Pondokjoyo, Semboro" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-11266" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171207-WA0176-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171207-WA0176-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171207-WA0176-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171207-WA0176-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kusnadi sebelum mendapat rejeki anak sapi kepala dua, dia mendapat impian yang sangat aneh. &#8220;Saya mimpi melihat indukan sapi menangis. Meronta-ronta dan menjerit seperti manusia kesakitan dan minta pertolongan,&#8221; pungkas Kusnadi. <strong>(Lum/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11254</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Geger Pisang Beranak dalam Kedebog Okus</title>
		<link>https://memontum.com/geger-pisang-beranak-dalam-kedebog-okus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Dec 2017 07:59:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[heboh !]]></category>
		<category><![CDATA[pisang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumberpucung]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/11045-geger-pisang-beranak-dalam-kedebog-okus</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Heran bercampur penasaran sebab ilmiah tumbuhnya buah pisang di bagian debog atau badan batang di Dusun Suko, Desa/Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Informasi tumbuhnya pisang di tubuh debog itu sempat di tersiar di media sosial Fesbuk (FB) Rabu (6/11 /2017) siang. Pemostingnya Siwo, salah satu seorang tokoh pemuda Sumberpucung. Katanya, lokasi pisang itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8212; Heran bercampur penasaran sebab ilmiah tumbuhnya buah pisang di bagian debog atau badan batang di Dusun Suko, Desa/Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. </p>
<p>Informasi tumbuhnya pisang di tubuh debog itu sempat di tersiar di media sosial Fesbuk (FB) Rabu (6/11 /2017) siang. Pemostingnya Siwo, salah satu seorang tokoh pemuda Sumberpucung. Katanya, lokasi pisang itu bertempat di Jalan Anusopati RT22/RW03. </p>
<p>Setundun pisang tumbuh dalam debog menimbulkan berbagai komentar. Pisang tumbuh di kebun, dekat rumah Yulia (40) atau depan rumah Kamituwo Suko (Okus) Sumberpucung. Jarang memang, pisang tumbuh dalam debog. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171206-WA0027-copy.jpg?resize=650%2C500&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="500" class="aligncenter size-full wp-image-10999" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Berikut komentar sejumlah pengguna akun Fesbuk (FB). &#8220;Pisang uwoh di wit pisang, kan yo ra aneh,&#8221; sebut seorang pengguna FB.  &#8220;Masya Allah, jika itu benar, tanda kekuasaan Allah SWT. Subhanallah, &#8221; komen Dewi Agustina.  </p>
<p>&#8220;Jabang bayik wo,la kok koyo ngunu kui tenan to&#8230;, &#8221; ujar Amy Hans. Luvia Fermosa turut berkomentar,&#8221; Beranak dalam kedebog, &#8220;. Siwo, seorang Nella Lover ini kemudian menjawab komentar seseorang, &#8220;kebrojolan iku,&#8221;. <strong>(sos)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11045</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kambing Beranak Mirip Bayi Manusia di Panarukan-Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/kambing-beranak-mirip-bayi-manusia-di-panarukan-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Nov 2017 09:19:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kambing]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/5169-kambing-beranak-mirip-bayi-manusia-di-panarukan-situbondo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8212; Kambing milik Kartuno (57) membikin geger warga di Dusun Pareyaan, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Sebab kambing milik Kartuno beranak tak wajar. Imam Joko (30) salah satu warga yang melihat langsung anak kambing itu mengatakan bahwa wajah dan badan anak kambing milik Kartuno memiliki kemiripan dengan manusia. &#8220;Muka dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo </strong>&#8212; Kambing milik Kartuno (57) membikin geger warga di Dusun Pareyaan, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Sebab kambing milik Kartuno beranak tak wajar.</p>
<p>Imam Joko (30) salah satu warga yang melihat langsung anak kambing itu mengatakan bahwa wajah dan badan anak kambing milik Kartuno memiliki kemiripan dengan manusia.</p>
<p>&#8220;Muka dan badannya mirip banget sama manusia,&#8221; ujarnya, Minggu (12/11/2017).</p>
<p>Tubuh anak kambing itu, tak dipenuhi bulu sebagaimana anak kambing pada umumnya. Imam menambahkan, anak kambing itu juga mempunyai wajah yang bulat seperti manusia.</p>
<p>Kabar tersebar hingga membuat heboh warga sekitar. Warga yang sejak dulu tidak pernah melihat kejadian ganjil seperti itu dibuat bertanya-tanya.</p>
<p>&#8220;Secara logika sangat tidak mungkin ada kambing yang melahirkan wajahnya mirip manusia,&#8221; kata Imam saat ditemui Memontum.</p>
<p>Apalagi, kambing milik Kartuno itu sebelumnya melahirkan anak kambing yang normal. Induk kambing juga melahirkan sesuai umur kehamilannya.</p>
<p>Sayangnya, anak kambing yang membikin heboh sekampung itu hanya hidup sebentar. Anak kambing berwarna putih kemerahan yang diperkirakan berjenis kelamin laki-laki itu, hidup selama kurang lebih 5 menit setelah dilahirkan.</p>
<p>&#8220;Kini anak kambing tersebut masih belum dikubur oleh pemiliknya,karena masih banyak warga sekitar melihatnya,&#8221; ujarnya <strong>(im/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">5169</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
