<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Universitas Muhammadiyah Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/universitas-muhammadiyah-surabaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Jan 2019 15:58:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Universitas Muhammadiyah Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>RSUD dr Soegiri Jadi Penyelenggara Pendidikan Profesi Dokter UMS</title>
		<link>https://memontum.com/rsud-dr-soegiri-jadi-penyelenggara-pendidikan-profesi-dokter-ums</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jan 2019 15:58:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Dr Soegiri]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Muhammadiyah Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/72459-rsud-dr-soegiri-jadi-penyelenggara-pendidikan-profesi-dokter-ums</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; RSUD dr Soegiri Lamongan mendapat kepercayaan Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) sebagai penyelenggara pendidikan profesi dokter Fakultas Kedokteran. Terpilihnya RSUD dr Soegiri menurut Rektor UMS dr. Sukadiono karena sudah memenuhi semua aspek persyarakatan. “RSUD dr Soegiri sudah memenuhi sebagai rumah sakit penyelenggara pendidikan profesi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya. Baik dari aspek sumber [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; RSUD dr Soegiri Lamongan mendapat kepercayaan Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) sebagai penyelenggara pendidikan profesi dokter Fakultas Kedokteran. Terpilihnya RSUD dr Soegiri menurut Rektor UMS dr. Sukadiono karena sudah memenuhi semua aspek persyarakatan.</p>
<p>“RSUD dr Soegiri sudah memenuhi sebagai rumah sakit penyelenggara pendidikan profesi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya. Baik dari aspek sumber daya manusia, sarana prasarana, peralatan medis dan juga jumlah kunjungan pasien,” ungkap dr Sukadiono.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/sugiri1-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-72460" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/sugiri1-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/sugiri1-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sukadiono menjelaskan, dengan banyaknya jumlah pasien yang berkunjung di RSUD dr Soegiri, akan didapat variasi kasus yang lebih banyak. Sehingga nantinya akan meningkatkan kualitas dan kompetensi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya.</p>
<p>Selain RSUD dr Soegiri, UMS juga mengikat kerjasama dengan Pemkab Lamongan tentang Penyelenggaraan kegiatan akademik pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Lamongan.</p>
<p>Bupati Lamongan Fadeli menyambut antusias, penandatangan kerjasama dengan UMS yang dilaksanakan di Guest House Pemkab Lamongan, Rabu (9/1/2019) tersebut.</p>
<p>Menurut dia, hal itu selaras dengan harapan Pemkab Lamongan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. </p>
<p>“Selama ini pelayanan kesehatan masyarakat terutama pada RSUD dr Soegiri telah digenjot sehingga pada Desember 2018 mendapat penghargaan sebagai pelayanan terbaik dengan sertifikasi A,” ungkapnya.</p>
<p>Fadeli juga berharap kerjasama ini dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar sehingga memberikan keuntungan diantara dua belah pihak. Yakni untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Lamongan serta dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa Fakultas Kedokteran UMS.</p>
<p>Sementara Direktur RSUD dr Soegiri dr. Moh Chairil Anas menyampaikan saat ini RSUD dr Soegiri merupakan rumah sakit dengan akreditasi paripurna bertipe B pendidikan.</p>
<p>Fasilitas yang dimiliki saat ini berupa 19 poli spesialis dengan 25 fasilitas pendukung, 35 dokter spesialis dan 30 dokter umum.</p>
<p>Pada tahun 2019 ini akan dilakukan penambahan fasilitas berupa 23 tempat tidur VVIP. Juga mengoperasikan instalasi bedah central dengan lebih banyak kamar operasi sehingga dapat memperpendek jumlah antrian operasi serta menambah poli sesuai dengan kebutuhan masyarakat Lamongan. <strong>(Ifa/zen/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">72459</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UMS Semarakkan Milad ke-106 Muhammadiyah, Semangat Kepahlawanan Jenderal Sudirman Jadi Inspirasi</title>
		<link>https://memontum.com/ums-semarakkan-milad-ke-106-muhammadiyah-semangat-kepahlawanan-jenderal-sudirman-jadi-inspirasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Nov 2018 18:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Milad]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Muhammadiyah Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/64636-ums-semarakkan-milad-ke-106-muhammadiyah-semangat-kepahlawanan-jenderal-sudirman-jadi-inspirasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Muhammadiyah dan Universitas Muhammadiyah menjadi bagian tak terpisahkan dalam menjawab persoalan keummatan sejak 106 tahun lalu. Bersamaan Milad ke-106 Muhammadiyah tahun ini, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya), serta warga Muhammadiyah menggelar peringatan bertajuk &#8220;Ta&#8217;awun untuk Negeri&#8221;. Ini bertujuan untuk menjadikan pijakkan bagi Muhammadiyah, terlebih dalam berperan serta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Muhammadiyah dan Universitas Muhammadiyah menjadi bagian tak terpisahkan dalam menjawab persoalan keummatan sejak 106 tahun lalu. Bersamaan Milad ke-106 Muhammadiyah tahun ini, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya), serta warga Muhammadiyah menggelar peringatan bertajuk &#8220;Ta&#8217;awun untuk Negeri&#8221;. Ini bertujuan untuk menjadikan pijakkan bagi Muhammadiyah, terlebih dalam berperan serta mewujudkan baldatun thoyibatun warobbun ghofur. </p>
<p>Mengenai perayaan Milad yang lebih dari satu abad ini, Sukadiono selaku Rektor UMSurabaya mengatakan pihaknya ingin menunjukkan eksistensi dari Muhammadiyan sendiri. Menurut Sukodiono, Muhammadiyah akan eksis dari amal usahanya. Apabila amal usahanya berkualitas, maka kuantitasnya lebih banyak. Maka eksistensi dari Muhammadiyah akan tetap terjaga. </p>
<p>&#8220;Mangkanya Milad ke-106 Muhammadiyah ditempatkan di salah satu amal usaha, yaitu di UMSurabaya. Eksistensinya nanti akan menggambarkan bagaimana persyarikatan Muhammadiyah yang ada di kota Surabaya, khususnya dan Jawa Timur pada pada umumnya. Jadi kualitas amal usaha itu akan menentukan eksistensi Muhammadiyah,&#8221; ujarnya, Minggu (18/11).</p>
<p>Sementara itu, kegiatan Milad tersebut juga mengangkat sosok Panglima Besar Jenderal Sudirman. Masih dalam momentum Hari Pahlawan menjadi latar belakangnya. Selain itu, juga untuk menularkan semangat yang dimiliki oleh perwira tinggi Indonesia pada masa Revolusi Nasional Indonesia.</p>
<p>&#8220;Spirit kepahlawanan yang dimiliki oleh Jenderal Sudirman, harus dimiliki oleh warga Muhammadiyah pada umumnya dan khususnya pada pengelola amal-amal usaha. Tanpa spirit kepahlawanan, saya kira Muhammadiyah akan tergerus. Tapi kalau Muhammadiyah ini dikelola dengan spirit pahlawan, maka eksistensinya juga akan tetap terjaga,&#8221; jelas orang nomor satu di UMSurabaya ini. </p>
<p>Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih, Emil Elestianto Dardak terlihat turut menyemarakkan Milad ke-106 Muhammad memberikan sambutan kepada masyarakat Muhammadiyah yang hadir. Emil mengatakan jika Muhammadiyah sangat pintar dan aktif membangun suatu lembaga pendidikan, terlebihnya dalam mewujudkan bagian dari Nawa Bhakti Satya Jatim cerdas. </p>
<p>&#8220;Tentunya pendidikan ini bukan definisi hanya sekolah negeri, tapi jujur sebenarnya bagaimana kita mendukung sekolah-sekolah swasta. Tentunya pasti anggaran pemerintah terbatas,&#8221; ucap Emil saat akan meninggalkan UMSurabaya.</p>
<p>Oleh sebab itu, dalam tambahnya dengan tema ta&#8217;awun untuk negeri ini, bahwa Muhammadiyah dapat berdiri jika saling tolong menolong. </p>
<p>&#8220;Masyarakat ada ya, keluarga besar Muhammadiyah, maupun simpatisan dari Muhammadiyah dan juga pemerintah semua bahu membahu,&#8221; cakapnya.</p>
<p>Acara yang juga dihadiri oleh beberapa tamu penting, seperti wakil gubernur Jawa Timur terpilih, Pangdam V Brawijaya, Konsultat Jendral negara sahabat (USA, Australia, dan Jepang). “Konjen-konjen dari negara sahabat ini memiliki banyak program-program. &#8220;Harapan kita tentunya kader-kader media Pemuda Muhammadiyah semua bisa menjadi bagian program pemberdayaan masyarakat,&#8221; tutupnya. <strong>(est/ano/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">64636</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UM Surabaya Buka Prodi S1</title>
		<link>https://memontum.com/um-surabaya-buka-prodi-s1</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Nov 2018 14:15:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kebidanan]]></category>
		<category><![CDATA[prodi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Muhammadiyah Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/62821-um-surabaya-buka-prodi-s1</guid>

					<description><![CDATA[* Kebidanan Angkatan Pertama Dipatok Terakreditasi Internasional &#160; Memontum Surabaya &#8211; Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) menguatkan posisi sebagai lembaga pendidikan tinggi yang juga fokus dan mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) bidang kesehatan. Perguruan Tinggi (PT) bertagline Kampus Sejuta Inovasi ini menambah satu lagi program pendidikan (Prodi) sarjana strata 1 (S1) bidang kesehatan, yakni S1 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>* Kebidanan Angkatan Pertama Dipatok Terakreditasi Internasional</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) menguatkan posisi sebagai lembaga pendidikan tinggi yang juga fokus dan mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) bidang kesehatan. Perguruan Tinggi (PT) bertagline Kampus Sejuta Inovasi ini menambah satu lagi program pendidikan (Prodi) sarjana strata 1 (S1) bidang kesehatan, yakni S1 Prodi Kebidanan sebagai pengembangan D3 Kebidanan.</p>
<p>Peresmian S1 Prodi Kebidanan tersebut dilaksanakan di lantai 13 At Tauhid Tower, kampus UMSurabaya, Minggu (4/11/2018). Peluncuran bersamaan seminar nasional dan petisi pita warna lawan kanker. Menariknya, seminar dan petisi juga diikuti dr. Boy Abidin selaku host Dokter OZ pada salah satu stasiun televisi swasta nasional.</p>
<p>Prodi S1 Kebidanan baru akan menerima mahasiswa baru pada penerimaan 2018-2019 (pra semester gasal) mendatang. Kepastian ini setelah terbitnya SK Kemenristek No 896/KPT/I/2018 yang diberikan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur, baru-baru ini.</p>
<p>Rektor UMurabaya Dr. dr. Sukadiono, MM., mengatakan kampusnya akan kembali membuka prodi-prodi lain bidang kesehatan. “Sekarang sedang dirancang S1 Farmasi agar eksistensi UMSurabaya terjaga. Prodi bidang kesehatan yang sudah ada, ada Analis Kesehatan, Kedokteran Umum, D3 Kebidanan,” papar Sukadiono disela peluncuran, Minggu (4/11/2018).</p>
<p>Menurutnya, kendati baru akan menerima mahasiswa baru S1 Prodi Kebidanan namun UMSurabaya sudah menetapkan lulusannya harus terstandarisasi internasional. Sudah ada Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di Brunei Darussallam yang siap menjadi mitra UMSurabaya menerapkan sertifikasi calon lulusan.</p>
<p>Pada bidang kebidanan, kata Sukadiono, kampusnya juga sudah bekerjasama dengan sejumlah PT di Thailand. “Yang pasti pembukaan S1 Prodi Kebidanan ini sebagai pengembangan D3 Kebidanan. Kalau lulusan D3 itu mengedepankan ketrampilan bidang kebidanan, sedangkan S1 untuk menguatkan keilmuan. Lulusan D3 Kebidanan di UMSurabaya maupun kampus lain bisa melanjutkan studi,” tandasnya.</p>
<p>Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UMS sebagai pengelola langsung S1 Prodi Kebidanan, Mundakir, mengatakan pembukaan S1 Prodi Kebidanan sudah diinisiasi pihaknya sejak 2006 lalu.  “Untuk SDM dosen pada prodi baru ini sudah ada karena selama ini UMSurabaya sudah memiliki D3 Kebidanan. Dengan S1 Prodi Kebidanan diharapkan mampu meningkatkan kualitas bidan sehingga kinerjanya lebih bermanfaat untuk wanita Indonesia,” harap Pak Mun, sapaannya.</p>
<p>Masalah kesehatan yang dihadapi perempuan, menurut Mundakir, terus meningkat. Ada keputihan, kista, kanker, kanker serviks dan lainnya. “Dengan peningkatan kualitas SDM maka bidan akan mampu menjadi Sahabat Keluarga di kampung tempatnya tinggal,” ucap Mundakir.</p>
<p>Host Dokter OZ, dr. Boy Abidin menambahkan ada empat petisi melawan kanker. Pita merah muda (pink) adalah kanker payudara, pita hijau kebiruan untuk kanker ovarium, pita hijau-putih untuk kanker serviks, dan pita emas bentuk kepedulian dan dukungan untuk penderita kanker.</p>
<p>“Dari waktu ke waktu kesadaran wanita untuk memeriksakan kesehatan semakin tinggi. Ini yang mendasari munculnya kasus kanker yang membuat data lebih baik dan akurat,” kata Boy Abidin. Perubahan pola hidup menjadi pemicu lain tingginya kasus kanker. <strong>(ano/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">62821</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UMS Terima Penghargaan Dirjen HaKI</title>
		<link>https://memontum.com/mahasiswa-ums-terima-penghargaan-dirjen-haki</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Oct 2018 17:22:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Dirjen HaKI]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Muhammadiyah Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/62222-mahasiswa-ums-terima-penghargaan-dirjen-haki</guid>

					<description><![CDATA[Memomtum Surabaya &#8211; Menghadapi dunia yang semakin berkembang, inovasi menjadi keharusan lantaran menjadi urat nadi dalam mengawal perubahan di era ini. Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) mencoba menjawab kemajuan itu. &#8220;Kampus Sejuta Inovasi&#8221; menjadi tagline yang tidak berlebihan. Pasalnya, banyak mahasiswanya yang mampu mengaplikasikan idenya, berinovasi untuk mengatasi permasalahan di masyarakat. Buktinya, Selasa (30/10), di Dyandra [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memomtum Surabaya</strong> &#8211; Menghadapi dunia yang semakin berkembang, inovasi menjadi keharusan lantaran menjadi urat nadi dalam mengawal perubahan di era ini. Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) mencoba menjawab kemajuan itu. </p>
<p>&#8220;Kampus Sejuta Inovasi&#8221; menjadi tagline yang tidak berlebihan. Pasalnya, banyak mahasiswanya yang mampu mengaplikasikan idenya, berinovasi untuk mengatasi permasalahan di masyarakat.</p>
<p>Buktinya, Selasa (30/10), di Dyandra Convention Center Surabaya, Rektor UMS, Dr.dr Sukadiono memberikan sertifikat Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) dari Dirjen HaKI. Penghargaan itu diberikan kepada 14 Inovator. Di antaranya adalah paten untuk produk bantal terapi stress dan produk inovasi formula diapers anti-ruam,  portable ArtCres, hingga peraih hak cipta buku inovasi Engklek Giometri.</p>
<p>Dalam sambutannya Sukadiono menyatakan, bertepatan dengan Hari Inovasi Nasional ini, dirinya memberikan apresiasi secara langsung agar seluruh mahasiswa  tergugah saling berlomba menciptakan sebuah karya.</p>
<p>&#8220;sejak awal kami  mendesain sedemikian rupa untuk menciptakan budaya inovasi di lingkungan kampus. Terbukti seringnya kompetisi internal yang diadakan. Saya berharap lahir inovator baru dari kampus ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ada yang cukup menarik dari penghargaan ini, di antaranya pemberian penghargaan kepada 4 mahasiswa yang berhasil menciptakan karya inovasi pro-Diffabel. Driliyan, salah satunya. Ia memproduksi Rancang Rumah Tuna Daksa untuk On/Off Lampu via Smartphone.</p>
<p>&#8220;Alat ini berguna ketika seorang tuna daksa sendirian di rumah, tetapi ingin tetap melakukan aktivitas tanpa bergantung pada orang lain,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Produk-produk tersebut merupakan karya tugas akhir atau skripsi mahasiswa. Dalam kesempatannya acara yang bersamaan dengan wisuda ke-43 ini, ia berharap mahasiswa lain juga dapat memberi sumbangan bagi kemajuan inovasi terhadap penyandang disabilitias. <strong>(tny/ano/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">62222</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
