<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Unusida &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/unusida/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Sep 2019 03:36:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Unusida &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hibah Kemenristekdikti, Hasilkan 4 Teknologi Tepat Guna di Unusida</title>
		<link>https://memontum.com/hibah-kemenristekdikti-hasilkan-4-teknologi-tepat-guna-di-unusida</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Sep 2019 12:22:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[hibah]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenristekdikti]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Tepat Guna]]></category>
		<category><![CDATA[Unusida]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/93147-hibah-kemenristekdikti-hasilkan-4-teknologi-tepat-guna-di-unusida</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Bantuan Kemenristekdikti RI yang dikucurkan dalam bentuk hibah di Universitas Nahdlotul Ulama Sidoarjo (Unusida) menghasilkan 4 teknologi tepat guna bagi masyarakat Sidoarjo. Keempat teknologi tepat guna itu, merupakan hasik dari Bakti Karya Mahasiswa (BKM) saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sejumlah desa di Sidoarjo. Keempat teknologi tepat guna hasil para dosen [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Bantuan Kemenristekdikti RI yang dikucurkan dalam bentuk hibah di Universitas Nahdlotul Ulama Sidoarjo (Unusida) menghasilkan 4 teknologi tepat guna bagi masyarakat Sidoarjo. Keempat teknologi tepat guna itu, merupakan hasik dari Bakti Karya Mahasiswa (BKM) saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sejumlah desa di Sidoarjo.</p>
<p>Keempat teknologi tepat guna hasil para dosen dan mahasiswa Fakultas Teknik Unusida itu, diantaranya Mesin Bakar Panggang dan Asap (alat bakar multifungsi), Bank Sampah Berbasis Android, Alat Penghancur Cangkang (Mixing Cangkang) Kerang serta Mesin Insinerator Penghancur Sampah.</p>
<p>Bahkan untuk berbagi hasil teknologi tepat guna itu, Faktultas Teknik Unusida menggelar acara Seminar Nasional Teknologi dan Sains di Gedung Rahmatul Ummah, Unusida, Rabu (18/09/2019). Acara ini bertema Aplikasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat sebagai Kontribusi Perguruan Tinggi Menuju Sustainabilitas Smart City. Para pembicaranya diantaranya Guru Besar Fakultas Sains ITS, Agus Rubiyanto dan Direktur PPBT Kemenristekdikti, Ir Retno Sumekar.</p>
<p>&#8220;Keempat tekonologi hasil dari para dosen Fakultas Teknik dalam merealisasikan bantuan hibah Kemenristekdikti. Alat-alat tepat guna itu bisa langsung digunakan masyarakat Sidoarjo untuk kebutuhan kerja sehari-hari,&#8221; terang Dekan Fakultas Teknik, Unusida, Lukman Hakim kepada Memo X, Rabu (18/09/2019) disela-sela seminar itu.</p>
<p>Bagi Lukman, semua peralatan dan teknologo tepat guna itu, salah satu bentuk pengabdian Unusida untuk masyarakat Sidoarjo. Targetnya peralatan dan teknologi tepat guna itu bisa memberikan kontribusi bagi para masyarakat Sidoarjo terutama di lokasi KKN (pengabdian) sekaligus bentuk BKM Unusida dan para dosennya.</p>
<p>&#8220;Kami ingin memberikan kontribusi kepada masyarakat Sidoarjo lewat program pengabdian masyarakat Unusida itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Untuk meraih Program Hibah Bina Desa (PHBD) itu, Unusida menyisihkan 2.000 proposal yang masuk ke Kemenristekdikti. Dari ribuan proposal itu diseleksi tinggal 90 dari sejumlah propinsi. Kemudian terakhir tinggal 21 proposal termasuk milik Fakultas Teknik Unusida.</p>
<p>&#8220;Proposal itu termasuk berisi teknologi tepat guna mesin insinerator penghancur sampah. Hal ini untuk menanggulangin sampah yang ada di wilayah Sidoarjo,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Sementara itu, salah satu pembicara Guru Besar Fakultas Sains ITS Surabaya, Agus Rubiyanto dalam materinya menyampaikan soal perkembangan teknologi 4.0. Hal itu langsung mendapat respon dari para dosen, mahasiswa dan peserta Seminar Nasional lainnya dari berbagai wilayah di Jatim dan dari luar Jatim itu. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">93147</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembekalan Peserta KKN Unusa dan Unusida, Bupati Terima Buku Potensi Jabon</title>
		<link>https://memontum.com/pembekalan-peserta-kkn-unusa-dan-unusida-bupati-terima-buku-potensi-jabon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jul 2019 01:11:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bupati sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[KKN]]></category>
		<category><![CDATA[Unusa]]></category>
		<category><![CDATA[Unusida]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88741-pembekalan-peserta-kkn-unusa-dan-unusida-bupati-terima-buku-potensi-jabon</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah mendapatkan kejutan. Bupati dua periode ini mendapatkan hadiah buku dan Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng saat acara Pembukaan KKN Unusa dan Unusida si Pendopo Delta Wibawa. Buku itu berjudul Menguak Potensi Kecamatan Jabon. Dalam buku ini berisi potensi Kabupaten Sidoarjo secara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah mendapatkan kejutan. Bupati dua periode ini mendapatkan hadiah buku dan Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng saat acara Pembukaan KKN Unusa dan Unusida si Pendopo Delta Wibawa.</p>
<p>Buku itu berjudul Menguak Potensi Kecamatan Jabon. Dalam buku ini berisi potensi Kabupaten Sidoarjo secara faktual, khususnya potensi seluruh desa di Kecamatan Jabon.</p>
<p>Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng mengatakan buku itu berisikan segala hal yang berkaitan dengan potensi 15 desa yang ada di Kecamatan Jabon, Sidoarjo. Yakni mulai potensi investasi, pertanian, perikanan, kelautan, peternakan, budaya, hingga sejumlah penghargaan yang diperoleh desa.</p>
<p>&#8220;Peluncuran buku ini, untuk memberikan bukti sejumlah desa yang ada di Kecamatan Jabon kaya akan segala potensi. Kekayaan itu baik hasil bumi, tradisi dan budaya masyarakat, hingga peluang investasi yang sangat menjanjikan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, kaa Jazidie buku itu merupakan hasil produk Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unusa selama 3 kali di Kecamatan Jabon. Selain itu, merupakan representasi secara nyata potensi-potensi yang ada di Kecataman Jabon.</p>
<p>&#8220;Di Jabon, banyak desa yang belum terekspos khalayak luas. Padahal desa-desa yang ada di Jabon memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan. Karena itu, Unusa tergerak untuk membuat buku potensi-potensi desa di Kecamatan Jabon,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah menegaskan KKN ini sebagai wahana untuk implementasi ilmu yang sudah diterima mahasiswa di bangku perkuliahan. Pihaknya berharap agar potensi-potensi yang ada di desa-desa di Kecamatan Jabon dikembangkan. Bahkan di dalam buku itu sudah dipetakan per desa sesuai keadaan di lapangan.</p>
<p>&#8220;Kami berharap melalui buku ini, potensi di seluruh desa di Kecamatan Jabon dapat tersebarluaskan ke masyarakat umum. Karena Kecamatan Jabon memiliki berbagai potensi untuk jadi destinasi wisata masyarakat umum mulai wisata perikanan hingga mangrove. Kami berharap banyaknya peserta KKN bisa menggalih potensi desa yang ada di Sidoarjo,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Sementara dalam acara itu, juga dihadiri Unusida, Dr Fatkhul Anam, Ketua PCNU Sidoarjo, KH Maskun, dan para kepala OPD Pemkab Sidoarjo.<strong> (Wan/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88741</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Aktivis Mahasiswa Unusida Dibekali Manajemen Keorganisasian di Pacet</title>
		<link>https://memontum.com/aktivis-mahasiswa-unusida-dibekali-manajemen-keorganisasian-di-pacet</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2019 16:30:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[LKMM-TM]]></category>
		<category><![CDATA[Unusida]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/74583-aktivis-mahasiswa-unusida-dibekali-manajemen-keorganisasian-di-pacet</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) menggelar Latihan Ketrampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM-TM). Kegiatan ini digelar mulai tanggal 18 hingga 20 Januari 2019. Kegiatan 3 hari ini digelar Villa Cemara, Pacet, Mojokerto. Sedangkan kegiatan ini tujuannya membekali para mahasiswa soal keorganisasian. &#8220;Kami mendorong agar mahasiswa lebih berkembang dan kreatif dalam memahami dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) menggelar Latihan Ketrampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM-TM). Kegiatan ini digelar mulai tanggal 18 hingga 20 Januari 2019. </p>
<p>Kegiatan 3 hari ini digelar Villa Cemara, Pacet, Mojokerto. Sedangkan kegiatan ini tujuannya membekali para mahasiswa soal keorganisasian.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/20190121_180055-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-74585" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/20190121_180055-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/20190121_180055-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/20190121_180055-copy.jpg?resize=600%2C307&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/20190121_180055-copy.jpg?resize=200%2C102&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Kami mendorong agar mahasiswa lebih berkembang dan kreatif dalam memahami dan mengimplementasikan keorganisasian,&#8221; terang Kepala Biro Kemahasiswaan Unusida, Ali Masykuri, Senin (21/01/2019).</p>
<p>Lebih jauh, Ali yang juga Wakil Ketua Komisi D dalam acara itu diikuti 40 mahasiswa. Mereka terdiri ketua dan sekretaris organisasi mahasiswa di Unusida. Acara ini dibuka Rektor Unusida dan ditutup Wakil Rektor I.</p>
<p>&#8220;Ada sejumlah materi keorganisasian yang diberikan. Karena peserta merupakan pimpinan organisasi kemahasiswaan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/20190121_180013-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-74584" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/20190121_180013-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/20190121_180013-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/20190121_180013-copy.jpg?resize=600%2C307&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/20190121_180013-copy.jpg?resize=200%2C102&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Ali menguraikan sejumlah materi diberikan di acara ini. Diantaranya kepemimpinan organisasi kemahasiswaan, berfikir ilmiah dalam organisasi dan analisa SWOT kinerja organisasi.</p>
<p>&#8220;Bekal itu penting bagi mereka. Agar keorganisasian mereka kuat,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara dalam acara ini, Ali Masykuri memberikan materi soal kebijakan bidang kemahasiswaan. Menurut Ali, materi yang diberikan di LKMM&#8211;TM, merupakan pendalaman dari kegiatan sebelumnya yang merupakan tingkat dasar. </p>
<p>&#8220;Pembekalan ini sifatnya pendalaman,&#8221; tandasnya. <strong>(Wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">74583</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maba Naik 2 Kali Lipat, Wabup Minta Unusida Terus Berinovasi</title>
		<link>https://memontum.com/maba-naik-2-kali-lipat-wabup-minta-unusida-terus-berinovasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Sep 2018 15:05:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Unusida]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/54457-maba-naik-2-kali-lipat-wabup-minta-unusida-terus-berinovasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Jumlah Mahasiswa Baru (Maba) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) Tahun 2018 mengalami kenaikan 2 kali lipat. Berdasarkan data Maba yang mengikuti Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) jumlahnya meningkat 100 persen dibanding jumlah Maba tahun sebelumnya. Jika Tahun 2017 lalu, jumlah Maba sekitar 300 mahasiswa, Tahun Ajaran 2018/2019 jumlah mahasiswa yang mendaftar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Jumlah Mahasiswa Baru (Maba) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) Tahun 2018 mengalami kenaikan 2 kali lipat. Berdasarkan data Maba yang mengikuti Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) jumlahnya meningkat 100 persen dibanding jumlah Maba tahun sebelumnya. Jika Tahun 2017 lalu, jumlah Maba sekitar 300 mahasiswa, Tahun Ajaran 2018/2019 jumlah mahasiswa yang mendaftar di Unusida naik menjadi 628 mahasiswa. </p>
<p>Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Nur Ahmad Syafuddin mengatakan Unusida merupakan salah satu kampus di Sidoarjo yang menjadi harapan masyarakat, terutama warga Nahdliyin. Menurutnya, dari tahun ke tahun jumlah mahasiswanya semakin bertambah banyak.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/pendidikan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/4/2018/09/IMG-20180904-WA0052-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-3158" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Pemkab Sidoarjo mengapresiasi atas perkembangan Unusida yang terbilang cepat ini,&#8221; terangnya kepada Memontum.com, Selasa (4/9/2018) saat membuka Ospek di Gedung Rohmatul Ummah, Perumahan Bluru Keluharan Sidoklumpuk, Kecamatan Sidoarjo. </p>
<p>Pria yang akrab disapa Cak Nur ini berharap seluruh perguruan tinggi di Sidoarjo bangkit dan eksis. Tidak terkecuali Unusida. Salah satu upaya yang harus dilakukan, kata Wabup yakni harus terus berinovasi seperti agar Unusida bisa berkembang.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/pendidikan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/4/2018/09/IMG-20180904-WA0051-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-3159" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Karena pemerintahan yang baik didukung perguruan tinggi. Kerja sama antara pemerintah dan kampus harus diperkuat. Kami berharap Unusida bisa menjadi wadah untuk memenuhi keinginan warga NU yang ingin meneruskan ke pendidikan tinggi bisa terwujud,&#8221; pintahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">54457</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pendapatan SKK Migas 130 Triliun Lampaui Target Pemerintah</title>
		<link>https://memontum.com/pendapatan-skk-migas-130-triliun-lampaui-target-pemerintah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Dec 2017 14:50:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah Umum]]></category>
		<category><![CDATA[SKK Migas]]></category>
		<category><![CDATA[Unusida]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/12389-pendapatan-skk-migas-130-triliun-lampaui-target-pemerintah</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Pendapatan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencapai Rp 130 triliun per Nopember 2017. Pendapatan itu nilainya melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat senilai Rp 120 triliun. &#8220;Karena 2017 tenyata harga minyak baik. Pendapatan kami melebihi target. Dari target 10 miliar dollar atau Rp 120 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8212; Pendapatan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencapai Rp 130 triliun per Nopember 2017. Pendapatan itu nilainya melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat senilai Rp 120 triliun.</p>
<p>&#8220;Karena 2017 tenyata harga minyak baik. Pendapatan kami melebihi target. Dari target 10 miliar dollar atau Rp 120 triliun per Nopember sudah tercapai Rp 130 triliun. Kenaikan berlipat belum Desember. Kami yakin hasilnya lebih banyak lagi,&#8221; terang Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa Bali dan Nusa Tenggara (JabalNusra), Ali Masyhar kepada Memo X, Selasa (12/12/2017) seusai acara Kuliah Umum Industri Hulu Migas di Gedung Rahmatul Ummah Universitas NU Sidoarjo (Unusida) yang diikuti 300 mahasiswa Unusida dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).</p>
<p>Namun demikian, lanjut pria yang akrab dipanggil Ali ini tidak dihitung per daerah atau sektoral. Melainkan dihitung secara nasional. Hal itu disebabkan semua pendapatan masuk dalam APBN sebagai Target Penerimaan Migas di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/20171212_121821-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-12390" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/20171212_121821-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/20171212_121821-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/20171212_121821-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/20171212_121821-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Pendapatan SKK Migas itu masuknya bukan ke penerimaan keuangan SKK migas tapi langsung masuk ke Kementerian Keuangan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Selain itu, lanjut Ali dalam pengelolaan industri hulu bukan tidak ada kendala. Namun dari tahun ke tahun kendalanya dipastikan hampir sama. Dia mengkategorikan 100 persen kendala itu terbagi dua. Yakni 20 persen kendala teknis misalnya misalnya ditemukan lokasi pengeboran yang sulit dijangkau menggunakan teknologi lebih canggih.</p>
<p>&#8220;Soal teknis masih lebih mudah untuk diatasi,&#8221; tegasnya. Sedangkan kendala terberat, kata Ali kendala kedua dikategorikan kendala 80 persen. Yakni kendala sosial. Mulai meyakinkan masyarakat sekitar saat memulai pengeboran hingga banyaknya proses perizinan dari pemerintah daerah sampai pemerintah pusat mengeluarkan izin sendiri-sendiri. </p>
<p>&#8220;Kalau dihitung ada sekitar 300 perizinan harus ditempuh. Ini bisa menghambat kegiatan perekonomian perusahaan. Ini terjadi di semua sektor makanya Presiden RI meminta adanya penyederhaaan perizinan itu. Kami harap itu bisa segera direalisasikan agar tak menghambat usaha perekonomian kami,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara kegiatan Kuliah Umum Industri Hulu Migas itu, kata Ali karena ingin mensosialisasikan seluas-luasnya kegiatan SKK Migas mulai eksplorasi hingga eksploitasi serta paska eksploitasi. Menurutnya kuliah umum di Unusida yang diikuti 300 mahasiswa Unusida dan Umsida itu kegiatan ke 11 sejak Nopember hingga Desember 2017. Sebelumnya sudah dilaksanakan di sejumlah kampus lainnya. Diantaranya ITS, Unair, Brawijaya, Undip, UGM, UPN dan sejumlah kampus lainnya.</p>
<p>&#8220;Sekali kegiatan kuliah umum diikuti bukan hanya satu kampus tapi dua sampai tiga kampus lain mahasiswanya juga diikutkan. Karena kami ingin memberikan informasi sebanyak-banyak dan seluas-luasnya ke masyarakat dan mahasiswa biar semua mengenal pentingnya usaha ini. Kami pilih kampus karena di kampus jadi kawah candradimuka (menggodok) para calon pemimpin masa depan,&#8221; pungkasnya. <strong>(wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12389</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PBNU Minta Pembangunan Unusida Berlantai 10 dan Kuasai Teknologi</title>
		<link>https://memontum.com/pbnu-minta-pembangunan-unusida-berlantai-10-dan-kuasai-teknologi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Dec 2017 14:02:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[PBNU]]></category>
		<category><![CDATA[Unusida]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/11850-pbnu-minta-pembangunan-unusida-berlantai-10-dan-kuasai-teknologi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Salah satu Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), M Nuh meminta pembangunan Universitas NU Sidoarjo (Unusida) yang dibangun di Jl Raya Lingkar Timur, Dusun Rangkah, Desa Blurukidul, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo konseonya dibangun dengan bangunan berlantai 10. Hal itu, selain kampus Unusida untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) juga untuk syiar agama. Selain itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212; Salah satu Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), M Nuh meminta pembangunan Universitas NU Sidoarjo (Unusida) yang dibangun di Jl Raya Lingkar Timur, Dusun Rangkah, Desa Blurukidul, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo konseonya dibangun dengan bangunan berlantai 10. Hal itu, selain kampus Unusida untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) juga untuk syiar agama. Selain itu, pihaknya meminta dikelolah dengan manajemen modern dan meminimalisir konflik kepentingan serta dikembangkan dengan pengusaan teknologi modern.</p>
<p>&#8220;Konflik (bertengkar) maka akan merugi. Karena akan kehilangan berkah, kehilangan energi dan kehilangan kesempatan. Mengelolah organisasi harus dengan soliditas dan kebersamaan. Begitu juga untuk membesarkan Unusida semangat itu harus dipegang rektor dan jajarannya,&#8221; terang M Nuh kepada Memontum.com, Minggu (10/12/2017).</p>
<p>Mantan Menteri Pendidikan di era SBY ini mengingatkan NU dan Muslimat Sidoarjo, jika pembangunan kampus Unusida dirancang sejak Tahun 2011/2012 lalu. Yakni saat turunnya Surat Keputusan (SK) yang diserahkannya ke Bupati Sidoarjo bersama Saifullah Yusuf (Wagub Jatim).</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/20171210_110549-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-11851" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/20171210_110549-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/20171210_110549-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/20171210_110549-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/20171210_110549-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Sekarang tiang pancang ditancapkan. Kurang lebih 9 sampai 10 tahun ke depan sudah 100 tahun NU. Kami minta kampus di lahan seluas 2 hektar dari sekitar 6 hektar yang dibebaskan ini jadi pusat pendidikan dan perekonomian. Makanya saat Pak Rektor (Fatkhul Anam) bilang dibangun berlantai 5 saya langsung minta 10 lantai agar kelihatan dari mana-mana sekaligus ada unsur syiarnya,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Sedangkan dalam menarik dan mengelolah mahasiswa harus mengutamakan inovasi teknologi dan mampu beradaptasi. Hal ini disebabkan mahasiswa saat ini merupakan generasi digital natif dan generasi netting. Kalau tak bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi bisa jadi NU maupun Unusida nasibnya seperti Kodak (film) dan Nokia (merek Hand Phone) yang kini semakin pudar di mata masyarakat umum.</p>
<p>&#8220;Harus selalu berinovasi dan beradaptasi. Jangan sampai kayak kodak dan nokia. Yang dihadapi adalah generasi digital natif dan netting. Kalau pendidikan tak mau membeber karpet merah akan devisit kader dan tidak akan berkembang. Itu berlaku bukan hanya di pendidikan dan pengajaran tapi untuk semua bidang. Jadikan Unusida pencetak kader berkarakter muslim NU. Tujuannya bukan untuk kepentingan NU semata, tapi demi bangsa dan negara,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua PWNU Jatim, KH Mutawakkil Allalloh meminta Unusida dijadikan tempat mencetak anak bangsa berkualitas. Oleh karenanya dirinya meminta karakter kampus NU harus dijaga sebagai perguruan tinggi Islam.</p>
<p>&#8220;Kami hanya memiliki 2 pesan. Yakni kelola dengan baik melalui managemen baik, modern, transparansi dan dijaga akuntabilitasnya serta hindari konflik internal karena memicu perpecahan,&#8221; pintanya.</p>
<p>Sementara Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah berjanji pembangunan Unusida bakal selesai sebelum masa jabatannya menjadi Bupati Sidoarjo berakhir. Namun pihaknya meminta seluruh pihak mendukung pembangunan Unusida itu. </p>
<p>&#8220;Sebelum masa jabatan saya habis. Insyaallah pembangunan Unusida selesai. Kami harap mahasiswa Unusida jadi alumni cerdas dan berkualitas serta harus pandai berbahasa asing karena MEA masuk Indonesia,&#8221; pungkasnya. <strong>(wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11850</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
