<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>upacara &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/upacara/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 May 2026 14:42:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>upacara &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pimpin Upacara Hardiknas, Bupati Mojokerto Sampaikan Pentingnya Deep Learning</title>
		<link>https://memontum.com/pimpin-upacara-hardiknas-bupati-mojokerto-sampaikan-pentingnya-deep-learning</link>
					<comments>https://memontum.com/pimpin-upacara-hardiknas-bupati-mojokerto-sampaikan-pentingnya-deep-learning#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[learning]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232155</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mojokerto, menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026, di Halaman Pendopo Graha Maja Tama, Sabtu (02/05/2026) tadi. Gelaran tersebut, dipimpin langsung Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra. Dalam sambutannya, bupati menyampaikan sambutan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu&#8217;ti. Diuraikan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mojokerto, menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026, di Halaman Pendopo Graha Maja Tama, Sabtu (02/05/2026) tadi. Gelaran tersebut, dipimpin langsung Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra.</p>



<p>Dalam sambutannya, bupati menyampaikan sambutan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu&#8217;ti. Diuraikan, beberapa poin penting yang ditekankan oleh Mendikdasmen RI, yang salah satunya adalah upaya pendekatan pembelajaran mendalam atau deep learning untuk mencapai pendidikan nasional yang ideal.</p>



<p>&#8220;Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam, deep learning, sebagai program prioritas untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional,&#8221; jelas Mendikdasmen RI, melalui Bupati Al Barra.</p>



<p>Bupati Mojokerto juga mengatakan, bahwa kunci keberhasilan dari tiap kebijakan maupun program pemerintah, adalah penerapan Mindset, Mental dan Misi (3M). Ketiga hal ini, menekankan bahwa tanpa perubahan fundamental pada aspek kualitatif manusia, kebijakan secanggih apa pun akan gagal mencapai esensinya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan terlaksana tanpa 3M. Yakni Mindset atau pola pikir yang maju, Mental yang kuat dan Misi yang lurus, tanpa ketiganya semua kebijakan hanya akan berhenti sebagai program dan formalitas yang sekadar ditandai dengan capaian angka-angka kuantitatif,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dalam momen itu, pelaksanaan dimeriahkan dengan adanya pagelaran seni tradisi oleh para pelajar, jajaran Pemkab Mojokerto, sekaligus menyambut kunjungan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 15 (SRMP 15) Mojokerto. Kunjungan tersebut, merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Pendidikan Nasional Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>Di SRMP 15 Kabupaten Mojokerto, Gubernur Khofifah tidak hanya sekadar berkunjung. Namun, dirinya juga mengapresiasi terkait tumbuh kembang para siswa, baik itu secara fisik maupun secara akademik.</p>



<p>Apresiasi tersebut seakan sesuai, mengingat baru 9 bulan SRMP 15 Mojokerto beroperasi. Namun, capaian yang diraih tergolong signifikan. &#8220;Program yang diinisiasi oleh Pak Presiden Prabowo ini dalam waktu 9 bulan kita sudah melihat prestasinya, pertumbuhan fisiknya dan tentu bagaimana interaksi sosialnya. Saya rasa ini sangat membahagiakan semuanya,&#8221; kata Gubernur Khofifah. <strong>(kom/puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pimpin-upacara-hardiknas-bupati-mojokerto-sampaikan-pentingnya-deep-learning/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232155</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional, Bupati Pasuruan Ajak Generasi Muda Gemar Baca Buku</title>
		<link>https://memontum.com/pimpin-upacara-hari-pendidikan-nasional-bupati-pasuruan-ajak-generasi-muda-gemar-baca-buku</link>
					<comments>https://memontum.com/pimpin-upacara-hari-pendidikan-nasional-bupati-pasuruan-ajak-generasi-muda-gemar-baca-buku#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232124</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, pimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Halaman Kantor Bupati Pasuruan, Sabtu (02/05/2026) tadi. Yang menarik dalam pelaksanaan itu, para undangan yang hadir kompak mengenakan baju adat nusantara. Tidak ketinggalan, Bupati Rusdi juga tampak elegan mengenakan pakai adat, Termasuk unsur Kepala OPD hingga Forkopimda. Dalam sambutannya, Mas Rusdi-sapaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, pimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Halaman Kantor Bupati Pasuruan, Sabtu (02/05/2026) tadi. Yang menarik dalam pelaksanaan itu, para undangan yang hadir kompak mengenakan baju adat nusantara. Tidak ketinggalan, Bupati Rusdi juga tampak elegan mengenakan pakai adat, Termasuk unsur Kepala OPD hingga Forkopimda.</p>



<p>Dalam sambutannya, Mas Rusdi-sapaan Bupati Pasuruan, mengatakan bahwa pendidikan merupakan modal utama yang harus dimiliki oleh sebuah negara jika ingin maju. Oleh sebab itu, dirinya mengajak anak-anak muda di Kabupaten Pasuruan untuk gemar baca buku.</p>



<p>&#8220;Sebab dari bukulah banyak informasi dan ilmu pengetahuan yang bisa didapatkan. Kalau kata pepatah Cina, kalau kamu tidak mau baca buku, siap-siap kamu kerja angkat batu. Sebegitu pentingnya, kita jadi orang berilmu,&#8221; kata Mas Rudi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya ajakan baca buku, Mas Rusdi juga berharap jika masih menemukan anak yang tidak bersekolah alias putus sekolah, untuk segera melaporkan ke kecamatan atau Dinas Pendidikan. Hal ini penting untuk dilakukan, dalam rangka pengentasan angka putus sekolah, pengangguran dan kemiskinan.</p>



<p>&#8220;Kalau ada anak yang belum sekolah, kurang terurus oleh keluarga atau kesehariannya di pinggir jalan, ayo dikoordinasikan. Yang tahu lebih dahulu, dikoordinasikan agar langkah cepat juga segera bisa dilakukan,&#8221; tegas Bupati Rusdi.</p>



<p>Sementara itu, seusai gelaran upacara peringatan rampung, barisan talenta luar biasa dari para siswa dihadirkan. Mulai dari Paskibraka SMPN 1 Gempol, marching band SMPN 1 Gondangwetan, paduan suara SMPN 1 Pandaan hingga tarik suara dari putra daerah, Cak Sodiq New Monata membuat perayaan Hari Pendidikan Nasional di Kabupaten Pasuruan terasa istimewa. <strong>(kom/puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pimpin-upacara-hari-pendidikan-nasional-bupati-pasuruan-ajak-generasi-muda-gemar-baca-buku/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232124</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pimpin Upacara HKN, Wabup Banyuwangi Ajak ASN Perkuat Pengabdian Pelayanan Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/pimpin-upacara-hkn-wabup-banyuwangi-ajak-asn-perkuat-pengabdian-pelayanan-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 04:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[pengabdian]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229556</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi, Mujiono, mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkab Banyuwangi untuk memperkuat komitmen pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal itu disampaikan, saat memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Senin (19/01/2025) tadi. Dalam sambutannya, Wabup Mujiono mengatakan bahwa ASN memiliki peran strategis dalam mewujudkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi, Mujiono, mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkab Banyuwangi untuk memperkuat komitmen pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal itu disampaikan, saat memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Senin (19/01/2025) tadi.</p>



<p>Dalam sambutannya, Wabup Mujiono mengatakan bahwa ASN memiliki peran strategis dalam mewujudkan pelayanan publik berkualitas, pemerintahan yang bersih, serta pembangunan yang berkeadilan. “Di momen HKN ini, mari kita perkukuh komitmen sebagai abdi negara. Mari bekerja dengan ritme yang lebih cepat dan komitmen pengabdian yang lebih kuat. Banyuwangi harus melaju, dengan birokrasi harus menjadi penggeraknya,” kata Wabup Mujiono.</p>



<p>Dirinya juga berpesan, agar ASN terus menguatkan semangat profesionalisme. Mengingat, tantangan daerah ke depan akan semakin kompleks seiring diterapkannya efisiensi anggaran oleh pemerintah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menjawab tantangan tersebut, Wabup Mujiono mengajak birokrasi Banyuwangi untuk bekerja lebih gesit dan berorientasi hasil. “Tidak sekadar bekerja keras, tetapi ASN harus bekerja cerdas dan berdampak. Kolaborasi antar OPD juga harus diperkuat. Begitu juga perencanaan dan pelaksanaan program, harus semakin tajam pada sasaran pengentasan kemiskinan. Setiap rupiah anggaran harus jelas kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi inklusif,” imbuhnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, Wabup Mujiono juga meminta seluruh ASN untuk menguatkan sinergi dalam mendukung target-target Pemkab Banyuwangi. Salah satunya, target pengentasan kemiskinan.</p>



<p>“Berbagai program sudah kita gulirkan untuk penanganan kemiskinan. Termasuk Banyuwangi Berbagi yang rutin digelar setiap bulan untuk membantu warga yang kurang mampu. Kami berharap, ASN bisa terus bergotong royong mensukseskan program ini,” tambahnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229556</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pimpin Upacara Peringatan, Wakil Wali Kota Malang Tekankan Pengabdian ASN, Guru dan Nakes</title>
		<link>https://memontum.com/pimpin-upacara-peringatan-wakil-wali-kota-malang-tekankan-pengabdian-asn-guru-dan-nakes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengabdian]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228286</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar upacara peringatan tiga hari besar nasional, yaitu Hari Korpri ke-54, Hari Guru Nasional ke-80 dan Hari Kesehatan Nasional ke-61, di Balai Kota Malang, Senin (01/12/2025) tadi. Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Ali Muthohirin, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan bahwa penyatuan tiga momen tersebut menjadi ruang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar upacara peringatan tiga hari besar nasional, yaitu Hari Korpri ke-54, Hari Guru Nasional ke-80 dan Hari Kesehatan Nasional ke-61, di Balai Kota Malang, Senin (01/12/2025) tadi.</p>



<p>Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Ali Muthohirin, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan bahwa penyatuan tiga momen tersebut menjadi ruang penting untuk meneguhkan kembali komitmen pengabdian. &#8220;Tiga elemen ini adalah ujung tombak pengabdian kita, ujung tombak mewujudkan cita-cita besar bangsa,&#8221; kata Wawali Ali.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa Korpri merupakan pilar yang tidak terpisahkan dari pelayanan publik. Karena itu, Wawali Ali meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kota Malang memperkuat kinerja dan transformasi layanan.</p>



<p>&#8220;Pemimpin bisa silih berganti, tapi Korpri-lah yang tetap mengabdi, tetap melayani,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Selain itu, momentum Hari Guru Nasional juga menjadi sorotan. Wawali Ali menekankan, akan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kita semua berdiri di sini berkat kontribusi guru. Mereka membentuk generasi terbaik bangsa,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Wawali Ali juga memastikan, bahwa Pemkot Malang siap berpihak pada guru, terutama dalam persoalan kedisiplinan siswa maupun masalah yang muncul selama proses pendidikan. &#8220;Kami akan mengadvokasi jika ada permasalahan yang dihadapi guru. Karena tanggung jawab mewujudkan karakter bangsa ada pada mereka,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Peringatan Hari Kesehatan Nasional juga turut menjadi penegasan penting. Wawali Ali menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan sebagai garda terdepan peningkatan kualitas hidup masyarakat.</p>



<p>&#8220;Tenaga kesehatan harus punya fisik dan pikiran tangguh. Bukan hanya menyembuhkan penyakit, tetapi mewujudkan budaya sehat,&#8221; imbuh Wawali Ali.</p>



<p>Upacara tiga momentum hari besar nasional itu, juga dirangkai dengan penyerahan Satyalancana Karya Satya bagi ASN dengan masa pengabdian 10, 20 dan 30 tahun. Selain itu, Pemkot Malang memberikan penghargaan Sinergitas Kecamatan, dengan Kecamatan Lowokwaru sebagai juara pertama, disusul Kecamatan Blimbing dan Sukun. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228286</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berbalut Busana Khas Malangan, Bupati Sanusi Pimpin Upacara Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang</title>
		<link>https://memontum.com/berbalut-busana-khas-malangan-bupati-sanusi-pimpin-upacara-hari-jadi-ke-1265-kabupaten-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berbalut]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[busana]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[ke-1265]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Malangan]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228274</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi dan Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, bersama jajaran Forkopimda mengenakan busana khas Kabupaten Malang berwarna hitam, dalam upacara Peringatan Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang 2025 yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang berlangsung di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (28/11/2025) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi dan Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, bersama jajaran Forkopimda mengenakan busana khas Kabupaten Malang berwarna hitam, dalam upacara Peringatan Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang 2025 yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang berlangsung di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (28/11/2025) pagi.</p>



<p>Pemakaian busana khas Kabupaten Malang ini, sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan budaya daerah. Dengan mengusung tema &#8216;Peningkatan Daya Saing Daerah dalam Peningkatan Ekonomi Inklusif yang Berkelanjutan&#8217;, peringatan Hari Jadi ke-1265 ini menjadi momentum refleksi perjalanan Kabupaten Malang dari masa ke masa.</p>



<p>&#8220;Tema ini, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya harus bergerak maju, tetapi juga memastikan pemerataan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan, dari pesisir hingga pegunungan, serta dari petani, nelayan, pelaku UMKM hingga generasi muda yang menjadi pilar masa depan,&#8221; kata Bupati Sanusi, saat sebagai inspektur upacara Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang.</p>



<p>Sejarah panjang Kabupaten Malang yang berakar pada Prasasti Dinoyo sejak 28 November 760 Masehi, menghadirkan warisan nilai berupa semangat pantang menyerah, kerja keras dan kegotongroyongan. Nilai-nilai ini, terus relevan dalam menjawab tantangan zaman, mulai dari transformasi digital, kompetisi global, perubahan iklim, hingga dinamika ekonomi yang bergerak cepat.</p>



<p>Bersamaan dengan momentum ini, juga diperingati Hari Ulang Tahun ke-54 Korpri dengan tema nasional Bersatu, Berdaulat, Bersama Korpri, Dalam Mewujudkan Indonesia Maju. &#8220;Tema tersebut, menegaskan peran strategis ASN dan anggota Korpri sebagai penggerak tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional dan berorientasi pelayanan,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, Korpri dituntut menjadi contoh kedisiplinan, moralitas dan etos kerja yang tinggi. Bupati Malang menegaskan, bahwa pelayanan publik harus terus diperbaiki menuju birokrasi yang cepat, tepat dan akuntabel.</p>



<p>“Tidak boleh ada birokrasi yang lamban, tidak boleh ada pelayanan yang berbelit-belit dan tidak boleh ada aparatur yang tidak memberi manfaat bagi rakyat. Kita harus memberikan bukti, bukan sekadar janji,” tegasnya.</p>



<p>Bupati Malang juga mengajak seluruh anggota Korpri Kabupaten Malang untuk terus memperkuat integritas dan profesionalisme. “Di usia ke-54 ini, saya mengajak seluruh anggota Korpri Kabupaten Malang untuk menjadikan pengabdian sebagai ibadah, menjadikan jabatan sebagai amanah dan menjadikan pelayanan masyarakat sebagai kemuliaan,” ujarnya.</p>



<p>Dirinya juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Malang, menatap masa depan dengan penuh optimisme. “Kita memiliki potensi yang besar sumber daya alam yang melimpah, generasi muda yang cerdas, budaya yang luhur, serta semangat gotong royong yang menjadi kekuatan utama bangsa. Jika seluruh potensi ini kita satukan, maka Insyaallah Kabupaten Malang akan menjadi daerah yang semakin berdaya saing, semakin maju dan semakin mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh warganya,” tambahnya.</p>



<p>Di penghujung seremonial, suasana upacara peringatan Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang semakin semarak dengan penampilan berbagai kesenian daerah. Performa seni tersebut menjadi penutup yang indah, menambah hangatnya kebersamaan dan keceriaan pada hari yang istimewa bagi seluruh masyarakat Kabupaten Malang dalam merayakan Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang. <strong>(kom/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228274</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketua dan Wakil Ketua II DPRD Lumajang Ikuti Prosesi Upacara Ziarah Nasional Peringatan Hari Pahlawan 2025</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-dan-wakil-ketua-ii-dprd-lumajang-ikuti-prosesi-upacara-ziarah-nasional-peringatan-hari-pahlawan-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[prosesi]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<category><![CDATA[ziarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227828</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Hj Oktafiyani, bersama Wakil Ketua II, Solikin, mengikuti prosesi pelaksanaan Upacara Ziarah Nasional dalam rangka Peringatan Hari Pahlawan 2025, yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa Lumajang, Senin (10/11/2025) tadi. Gelaran upacara yang berlangsung mulai pukul 06.00 itu, dipimpin oleh Inspektur Upacara (Irup) Dandim 0821/Lumajang, Letkol [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Hj Oktafiyani, bersama Wakil Ketua II, Solikin, mengikuti prosesi pelaksanaan Upacara Ziarah Nasional dalam rangka Peringatan Hari Pahlawan 2025, yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa Lumajang, Senin (10/11/2025) tadi. Gelaran upacara yang berlangsung mulai pukul 06.00 itu, dipimpin oleh Inspektur Upacara (Irup) Dandim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi dan diikuti oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang, seperti Bupati Lumajang, Wakil Bupati, para Wakil Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Kapolres, Kajari, Ketua PN, Ketua PA, Danyonif 527/BY, serta pimpinan instansi vertikal di Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Hj Oktafiyani, mengatakan bahwa momentum peringatan Hari Pahlawan ini menjadi wujud penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan dan kejayaan bangsa Indonesia. Dirinya juga mengajak seluruh masyarakat, untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Semangat juang para pahlawan harus terus kita warisi, dengan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” kata Ketua DPRD.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD, Solikin, menegaskan bahwa semangat kepahlawanan perlu diwujudkan dalam tindakan dan tanggung jawab bersama membangun Lumajang yang lebih baik.</p>



<p>Dalam pelaksanaan upacara peringatan yang berlangsung khidmat itu, diakhiri dengan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah gugur membela tanah air. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227828</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Upacara Tabur Bunga di Selat Bali dan di Atas Kapal Angkatan Laut Sembulungan Jadi Momen Peringatan Hari Pahlawan</title>
		<link>https://memontum.com/upacara-tabur-bunga-di-selat-bali-dan-di-atas-kapal-angkatan-laut-sembulungan-jadi-momen-peringatan-hari-pahlawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 05:52:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[angkatan]]></category>
		<category><![CDATA[pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[sembulungan]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227574</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Peringatan Hari Pahlawan di Banyuwangi, digelar dengan berbagai kegiatan. Salah satunya, dengan Upacara Tabur Bunga di Selat Bali di atas Kapal Angkatan Laut (KAL) Sembulungan II-5-42, Senin (10/11/2025) tadi. Sebagai inspektur upacara, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso. Sementara turut hadir dalam rangkaian itu, Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi, Mujiono, Kapolresta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Peringatan Hari Pahlawan di Banyuwangi, digelar dengan berbagai kegiatan. Salah satunya, dengan Upacara Tabur Bunga di Selat Bali di atas Kapal Angkatan Laut (KAL) Sembulungan II-5-42, Senin (10/11/2025) tadi.</p>



<p>Sebagai inspektur upacara, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso. Sementara turut hadir dalam rangkaian itu, Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi, Mujiono, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya, perwakilan veteran dan sejumlah pejabat lainnya turut dalam penghormatan kepada para pahlawan.</p>



<p>Dalam peringatan itu, suasana haru sangat terasa, terutama saat mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan. Termasuk, kru KRI Nanggala 402 yang gugur dalam tugas. Kegiatan, berikutnya dilanjutkan dengan pelarungan karangan bunga sebagai penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan dan ditutup dengan tabur bunga di laut.</p>



<p>“Momentum ini, sebagai bentuk penghargaan sekaligus mengenang jasa para pahlawan, termasuk kru KRI Nanggala 402 yang gugur dalam tugas dan dinyatakan patroli sepanjang masa,” kata Danlanal.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, Selat Bali sendiri memiliki nilai historis, karena menjadi jalur strategis perjuangan pahlawan masa lalu. Dahulunya, Selat Bali ini dijadikan perlintasan oleh pahlawan untuk melaksanakan pendaratan di Bali.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kegiatan ini, juga menjadi refleksi bagi seluruh generasi untuk meneladani semangat pengorbanan para pahlawan. “Nilai-nilai kepahlawanan itu harus terus kita jaga dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa,” tambahnya.</p>



<p>Di momen Hari Pahlawan, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiadani, juga mengajak agar semangat perjuangan para pahlawan harus diwujudkan dalam bentuk kerja nyata. Bukan lagi dengan mengangkat senjata, melainkan melalui penguatan potensi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p>



<p>“Sebagai generasi penerus, tugas kita adalah mengisi kemerdekaan dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki Banyuwangi, baik kekayaan alam, budaya, seni, maupun sumber daya manusianya,” ujarnya.</p>



<p>Bupati Ipuk juga berharap, semangat kepahlawanan terus hidup dalam setiap langkah pembangunan daerah. “Tujuannya satu, agar Banyuwangi menjadi daerah yang sejahtera, masyarakatnya makmur, serta penuh keberkahan,” lanjutnya.</p>



<p>Sebelumnya, juga digelar ziarah tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria Banyuwangi, yang dipimpin Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, serta Upacara Hari Pahlawan di halaman Pemkab Banyuwangi yang dipimpin langsung Bupati Ipuk Fiestiandani. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227574</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunakan Bahasa Madura, Bupati Pamekasan Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-495 Tahun</title>
		<link>https://memontum.com/gunakan-bahasa-madura-bupati-pamekasan-pimpin-upacara-peringatan-hari-jadi-ke-495-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gunakan]]></category>
		<category><![CDATA[ke-495]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227999</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, memimpin langsung pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-495 Kabupaten Pamekasan, yang berlangsung di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (03/11/2025) tadi. Upacara tahunan tersebut, diikuti pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pamekasan. Bupati KH Kholilurrahman mengatakan, bahwa pelaksanaan upacara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, memimpin langsung pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-495 Kabupaten Pamekasan, yang berlangsung di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (03/11/2025) tadi. Upacara tahunan tersebut, diikuti pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pamekasan.</p>



<p>Bupati KH Kholilurrahman mengatakan, bahwa pelaksanaan upacara ini menggunakan bahasa Madura. Tujuannya, sebagai salah satu upaya melestarikan identitas daerah.</p>



<p>&#8220;Peringatan Hari Jadi ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk mengenang perjalanan sejarah dan melestarikan budaya lokal,&#8221; katanya. Ditambahkannya, Peringatan Hari Jadi ini merupakan ajakan untuk memahami sejarah Pamekasan, bukan sekadar seremonial belaka tanpa tujuan jelas. Oleh karena itu, para pihak untuk mengambil pelajaran atas pelaksanaan tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Hari Jadi ini mengingatkan kita agar tidak melupakan sejarah. Di dalamnya ada banyak pelajaran yang bisa menjadi panduan bagi masa depan kita,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Mantan anggota DPR RI ini menambahkan, penggunaan bahasa Madura dalam Upacara Hari Jadi ini lantaran bahasa memiliki peran strategis dalam menjaga jati diri masyarakat. Apalagi, Pamekasan saat ini mendapat apresiasi dari pemerintah pusat karena konsisten melestarikan bahasa daerah.</p>



<p>&#8220;Pamekasan masuk salah satu dari sepuluh daerah di Indonesia, yang mendapat apresiasi itu. Bahasa Madura adalah bagian dari identitas kita. Jika bahasa ini ditinggalkan, perlahan identitas itu juga akan hilang,&#8221; terangnya.</p>



<p>Dirunya berharap, masyarakat tidak menghilangkan karakter budaya daerahnya di tengah perkembangan zaman. Karena local wisdom itu menjadi salah satu kekuatan daerah. &#8220;Bahasa dan budaya adalah fondasi peradaban yang harus kita rawat. Ayo kita rawat bersama,&#8221; harapnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227999</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Banyuwangi Tegaskan Pentingnya Pahami Ideolagi Pancasila</title>
		<link>https://memontum.com/pimpin-upacara-hari-kesaktian-pancasila-bupati-banyuwangi-tegaskan-pentingnya-pahami-ideolagi-pancasila</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ideolagi]]></category>
		<category><![CDATA[kesaktian]]></category>
		<category><![CDATA[pahami]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226453</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Rabu (01/10/2025) tadi. Pelaksanaan upacara ini, diikuti Forkopimda, Kepala OPD, veteran hingga unsur masyarakat serta ratusan peserta dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Korpri, mahasiswa dan pelajar. &#8220;Untuk mengenang jasa pahlawan dan pejuang-pejuang bangsa, mengheningkan cipta dimulai,&#8221; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Rabu (01/10/2025) tadi. Pelaksanaan upacara ini, diikuti Forkopimda, Kepala OPD, veteran hingga unsur masyarakat serta ratusan peserta dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Korpri, mahasiswa dan pelajar.</p>



<p>&#8220;Untuk mengenang jasa pahlawan dan pejuang-pejuang bangsa, mengheningkan cipta dimulai,&#8221; kata Bupati Ipuk, dalam serangkaian peringatan upacara.</p>



<p>Setelahnya, Bupati Ipuk membacakan teks Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta dan tamu undangan. Dilanjutkan, pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh petugas, yang dilanjutkan pembacaan Naskah Ikrar oleh Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai bentuk penghormatan, di lokasi upacara juga dipajang foto-foto Pahlawan Revolusi. Mulai Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani, Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Raden Suprapto, Kapten Czi (Anumerta) Pierre Andreas Tendean, Kolonel (Anumerta) Sugiyono Mangunwiyoto, Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Mas Tirtodarmo Haryono dan Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Siswondo Parman.</p>



<p>Bupati Ipuk menjelaskan, alasan memajang foto para pahlawan, adalah untuk mengenang jasa-jasa mereka yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk mempertahankan ideologi Pancasila. &#8220;Para Pahlawan Revolusi yang gugur itu demi mempertahankan ideologi Pancasila melawan gerakan Partai Komunis Indonesia. Ini harus kita hargai dan menjadi pegangan kita. Bahwa Pancasila adalah ideologi bangsa yang wajib kita pertahankan,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Baginya, Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar peringatan sejarah, namun juga simbol ketahanan dan persatuan bangsa Indonesia. “Peringatan ini harus kita maknai dengan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226453</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
